spot_imgspot_img
Minggu 22 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 44

Tambaksari Ciamis Diteror Rumah Ambruk

0
Ciamis ambruk fokusjabar.id
Camat Tambaksari Osep Hernandi saat memberikan bantuan

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Bangunan rumah milik Onoh di Dusun Pananggapan Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) ambruk.

Camat Tambaksari, Osep Hernandi menduga struktur bangunannya sudah lapuk. Sehingga tak kuat terus meners di guyur hujan.

BACA JUGA:

Bupati Ciamis: Moral Anak jadi Tantangan Era Digitalisasi

Dia menyebut, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa maupun luka.

“Kejadian rumah ambruk Rabu (4/3/2026) sore kemarin saat hujan deras,” ungkap Camat.

Menurut Osep, pihaknya sudah melakukan pendataan sebagai bahan laporan ke pimpinan.

“Karena kerusakan cukup parah dan rawan kalau di tempati, maka pemilik rumah di ungsikan ke rumah putranya,” ucap Camat.

BACA JUGA:

Warga Resah, Damkar Ciamis Tuntaskan Ancaman Tawon Berbahaya

Osep mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada jika wilayahnya diterjang hujan deras.

“Tetap tenang namun harus waspada jika terjadi hujan deras mengguyur apalagi dengan durasi yang lama,” pesan Camat.

(Husen Maharaja)

Bupati Ciamis: Moral Anak jadi Tantangan Era Digitalisasi

0
Bupati Ciamis digitalisasi fokusjabar.id
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya (foto: Ist)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Jawa Barat (Jabar), Herdiat Sunarya mengatakan, pengawasan orang tua terhadap anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi sangat penting.

Pernyataan tersebut Bupati Ciamis sampaikan saat Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Ikhlas Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara.

BACA JUGA:

Konflik Timur Tengah Memanas, Kantor Haji dan Umrah Ciamis Imbau Jemaah Tunda Umrah

Menurut Herdiat, kemajuan teknologi khususnya media sosial telah membawa dampak yang luar biasa dalam kehidupan masyarakat. Bagaimana tidak, informasi positif maupun negatif dalamhitungan menit dapat menyebar luas.

“Perkembangan teknologi harus di sikapi dengan bijak. Terutama oleh generasi muda. Jangan sampai kemudahan akses informasi justru menjerumuskan,” pesan Bupati Ciamis.

Dia menyebut, praktik Judi Online (Judol) saat ini  menjadi tren di  Ciamis. Sehingga cukup banyak masyarakat yang mulai terpengaruh dan terjerat.

“Kalau tidak di awasi dengan sungguh-sungguh, anak-anak kita bisa terjerumus pada hal-hal yang tidak kita inginkan. Salah satunya, Judol,” tegas Bupati.

Herdiat mengaku khawarit terhadap berbagai penyimpangan perilaku di ruang digital. Termasuk fenomena kelompok LGBT yang kini semakin terbuka di media sosial dan kekerasan seksual terhadap anak.

“Anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual berpotensi mengalami trauma berkepanjangan. Bahkan dikhawatirkan dapat menjadi pelaku di kemudian hari jika tidak mendapatkan pendampingan yang tepat,” jelasnya.

BACA JUGA:

Baznas Ciamis Konsisten Jaga Integritas Laporan Keuangan

Herdiat menjelaskan, pengawasan terhadap anak-anak tidak bisa hanya diserahkan kepada sekolah. Namun peran orang tua di rumah dinilai sangat krusial karena anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.

“Jangan hanya mengandalkan sekolah. Waktu anak lebih banyak di rumah bersama orang tua. Di sinilah peran pengawasan itu sangat penting,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Disnaker Kota Bandung Buka Posko Pengaduan THR

0
Disnaker kota bandung fokusjabar.id
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana (foto: FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR).

Posko tersebut untuk memastikan hak pekerja di Bandung terpenuhi.

BACA JUGA:

Dedi Mulyadi Siapkan Jalur Darurat bagi Warga Jabar di Timur Tengah

Pengawasan akan di perketat. Terutama pada sepekan sebelum Lebaran untuk mencegah keterlambatan atau pelanggaran pembayaran oleh perusahaan.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menegaskan, pihaknya siap mengawal pelaksanaan pembayaran THR dan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

“Kami akan membuka Posko Pengaduan THR untuk menerima laporan dari pekerja yang mengalami kendala pembayaran. Kami juga melakukan sosialisasi kepada perusahaan agar kewajiban THR di penuhi tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Yayan, Kamis (5/3/2026).

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pengawas ketenagakerjaan tingkat provinsi apabila di temukan indikasi pelanggaran.

“Kami berharap seluruh pengusaha di Kota Bandung membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya. THR adalah hak pekerja yang harus di penuhi,” katanya.

Secara nasional, pengawasan pembayaran THR juga mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 yang berkomitmen memastikan kepatuhan pengusaha pada 2026.

BACA JUGA:

Mulai Besok, Proyek Galian IPT di Kota Bandung Dihentikan Sementara

Penegakan hukum pembayaran THR mengacu pada sejumlah regulasi ketenagakerjaan yang berlaku. Termasuk ketentuan tentang pengupahan dan THR keagamaan.

Adapun pekerja yang berhak menerima THR adalah mereka yang memiliki masa kerja minimal satu bulan secara terus-menerus. Baik berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maupun Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

Pekerja PKWTT yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam kurun waktu 30 hari sebelum Hari Raya Keagamaan tetap berhak atas THR. Sementara itu, pekerja PKWT yang masa kontraknya berakhir sebelum hari raya tidak berhak menerima THR.

Pekerja yang di pindahkan ke perusahaan lain dengan masa kerja berlanjut juga tetap berhak menerima THR sepanjang belum mendapatkannya dari perusahaan sebelumnya.

Bagi pekerja dengan masa kerja 12 bulan atau lebih, THR di berikan sebesar satu bulan upah. Sedangkan pekerja dengan masa kerja satu hingga kurang dari 12 bulan menerima THR secara proporsional sesuai masa kerja.

Komponen upah yang menjadi dasar perhitungan meliputi upah pokok dan tunjangan tetap. Atau upah bersih tanpa tunjangan (clean wages). Untuk pekerja harian, perhitungan di lakukan berdasarkan rata-rata upah yang diterima.

Pemerintah menegaskan THR wajib di bayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Keagamaan dan harus dalam bentuk uang rupiah.

Pembayaran di lakukan satu kali dalam setahun sesuai hari raya masing-masing pekerja.

Jika dalam Perjanjian Kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di atur besaran THR yang lebih besar, maka perusahaan wajib membayarkan sesuai ketentuan tersebut.

Pengawasan intensif di jadwalkan berlangsung pada 13–19 Maret 2026. Dan akan berlanjut setelah hari raya pada 25–27 Maret 2026 guna memastikan seluruh kewajiban telah di penuhi.

(Yusuf Mugni)

Ramadan Penuh Makna, IIDI Tasikmalaya Santuni dan Edukasi Anak Yatim

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Ketua IIDI Prima Nanda Farid bersama pengurus IIDI lainnya, foto bersama dengan para anak-anak yatim dalam kegiatan Berbagi Kebahagiaan (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti Restoran Asep Stroberi, Rabu (4/3/2026). Ratusan anak yatim piatu dari berbagai wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya berkumpul dalam kegiatan santunan Ramadan yang digagas para istri dokter.

Para perempuan yang tergabung dalam Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Tasikmalaya menginisiasi aksi sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian di bulan suci 1447 Hijriah. Mereka membagikan paket sembako, perlengkapan sekolah, serta uang kadeudeuh untuk membantu kebutuhan anak-anak.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Matangkan Strategi Hidupkan Bandara Wiriadinata

Sejak awal acara, raut bahagia terpancar dari wajah para peserta. Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terutama saat menerima bantuan yang telah disiapkan.

Ketua IIDI Tasikmalaya, Prima Nanda Farid, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud empati dan komitmen para istri dokter untuk terus hadir membantu sesama, khususnya anak-anak yatim dari keluarga kurang mampu.

“Kami ingin meringankan beban mereka sekaligus menumbuhkan motivasi agar tetap semangat belajar. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus tumbuh sehat, cerdas, dan percaya diri,” ujarnya.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, panitia juga mengisi kegiatan dengan edukasi kesehatan. Para istri dokter memberikan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang untuk pertumbuhan serta cara merawat kesehatan gigi dengan benar.

Mereka mengajarkan kebiasaan sederhana namun penting, seperti menyikat gigi minimal dua kali sehari setelah makan dan sebelum tidur. Anak-anak pun mengikuti sesi ini dengan penuh perhatian.

Prima menekankan bahwa edukasi kesehatan memiliki peran besar dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, anak yang sehat dan cerdas akan menjadi aset berharga bagi masa depan bangsa.

“Kami berharap mereka terus semangat belajar, rajin beribadah, serta tumbuh menjadi generasi yang unggul. Kemudian dapat berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Melalui kegiatan ini, IIDI Tasikmalaya tidak hanya berbagi materi, tetapi juga menanamkan harapan. Terlebih semangat bagi anak-anak agar berani bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik.

(Seda)

Warga Resah, Damkar Ciamis Tuntaskan Ancaman Tawon Berbahaya

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Personel Damkar UPTD Ciamis saat memusnahkan sarang Tawon Vesva

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel Damkar UPTD Ciamis memusnahkan sarang tawon vespa affinis yang bersarang di dahan pohon jati di lingkungan Bolenglang, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Rabu (4/3/2026). Keberadaan koloni tawon dengan jumlah ribuan itu sempat mengancam keselamatan warga sekitar.

Serangga yang dikenal agresif tersebut memiliki sengatan beracun yang dapat memicu reaksi serius, bahkan berisiko fatal jika menyerang secara berkelompok. Karena lokasi sarang berada dekat permukiman, warga segera meminta bantuan petugas.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Kantor Haji dan Umrah Ciamis Imbau Jemaah Tunda Umrah

Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis, Rd Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto, menjelaskan bahwa petugas menerima laporan dari masyarakat beberapa waktu lalu.

“Begitu menerima laporan, personel piket Damkar UPTD Ciamis langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Trisyanto.

Pemilik kebun pertama kali melihat sarang berukuran besar itu menggantung di dahan pohon jati. Menyadari potensi bahaya, ia segera melapor agar tidak menimbulkan korban.

Setibanya di lokasi, petugas langsung menyiapkan langkah pengamanan dan mensterilkan area sekitar. Tim kemudian memusnahkan sarang beserta koloninya dengan metode pembakaran terkendali.

“Kami berhasil memusnahkan sarang dan koloni tawon tersebut agar tidak lagi membahayakan warga,” kata Trisyanto.

Damkar Ciamis mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan sarang tawon berbahaya di sekitar rumah atau fasilitas umum. Respons cepat dinilai penting untuk mencegah risiko sengatan massal yang dapat mengancam keselamatan.

(Husen Maharaja)

Tinggal Tiga Rute! Segera Daftar Mudik Gratis via Sapawarga, Tersisa 660 Kursi

0
Segera Daftar! Sisa Tiket Mudik Gratis Jabar Tinggal 660
Segera Daftar! Sisa Tiket Mudik Gratis Jabar Tinggal 660

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Program mudik gratis 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat hampir terisi penuh. Dari total 3.040 kursi yang tersedia, kini hanya tersisa 660 kuota bagi masyarakat yang ingin ikut serta.

Antusiasme warga membuat sebagian besar rute ludes dalam beberapa pekan sejak awal pembukaan pendaftaran. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyebut hingga Selasa (3/3/2026) hanya tiga jalur yang masih memiliki kursi kosong.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Siapkan Jalur Darurat bagi Warga Jabar di Timur Tengah

“Rute Bandung–Sukabumi tersisa 288 kuota, Bogor–Pelabuhan Ratu 156 kuota, dan Bogor (Cileungsi)–Bandung 216 kuota,” ujar Dhani.

Sementara itu, rute lain seperti Bekasi–Tasikmalaya, Bandung–Solo, Bandung–Wonogiri, Bandung–Yogyakarta, Bekasi–Bandung, Bandung–Ciledug, Bandung–Semarang, Bandung–Sragen, Yogyakarta–Bandung, hingga Bekasi–Purbalingga telah penuh.

Pendaftaran berlangsung secara daring melalui aplikasi Sapawarga sejak 11 Februari dan akan tutup pada 12 Maret 2026. Calon peserta wajib mengisi data diri lengkap, termasuk nama, NIK, alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, serta memilih rute tujuan.

Setelah proses pendaftaran, peserta harus melakukan aktivasi tiket dan menentukan tanggal keberangkatan pada periode 1–12 Maret 2026. Tahapan ini menjadi syarat utama untuk mengamankan kursi.

Program ini terbuka bagi warga berdomisili di Jawa Barat yang hendak bepergian ke luar provinsi, maupun masyarakat luar daerah yang ingin pulang ke wilayah Jabar.

Pemprov menjadwalkan keberangkatan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026 dengan titik awal dari Terminal Leuwipanjang Bandung, Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi. Sebanyak 74 bus akan melayani para pemudik.

Melalui fasilitas ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan momen Lebaran dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya transportasi besar. Selain membantu ekonomi warga, penggunaan bus secara kolektif juga harapannya mampu menekan kepadatan kendaraan pribadi saat arus mudik.

(Jingga Sonjaya)

Dedi Mulyadi Siapkan Jalur Darurat bagi Warga Jabar di Timur Tengah

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Ketfot: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka jalur komunikasi khusus bagi warga Jawa Barat yang berada di kawasan Timur Tengah. Langkah ini merespons meningkatnya ketegangan konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang menjadi sorotan dunia internasional.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan warga Jabar di wilayah terdampak. Ia meminta seluruh masyarakat tetap tenang dan selalu memperbarui informasi terkait kondisi keamanan setempat.

Baca Juga: BGN Respons Video Viral Menu MBG, Ajak Warga Laporkan Menu Tak Layak

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Jabar menyediakan hotline 082126030038 yang dapat dihubungi kapan pun. Saluran tersebut berfungsi untuk menerima laporan, permintaan bantuan, maupun pembaruan kondisi dari warga Jawa Barat di Timur Tengah.

“Kami ingin memastikan seluruh warga dalam keadaan aman. Semoga kita semua tetap sehat, nyaman, dan khusyuk berpuasa,” ujar Dedi, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, keberadaan hotline memudahkan pemerintah daerah memantau situasi sekaligus merespons cepat jika muncul kondisi darurat. Pemprov berupaya menjaga komunikasi aktif agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera terpetakan.

Selain langkah dari pemerintah daerah, perhatian juga datang dari perwakilan Indonesia di luar negeri. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tehran telah mengeluarkan imbauan resmi kepada warga negara Indonesia yang berada di Iran.

Intruksi Kewaspadaan dari KBRI

Melalui surat edaran tersebut, KBRI meminta WNI meningkatkan kewaspadaan serta segera mengambil langkah konkret untuk melindungi diri dan keluarga. Pihak kedutaan juga menginstruksikan warga untuk rutin menyampaikan informasi kondisi terkini melalui grup koordinasi yang telah Pemerintah siapkan.

KBRI menilai komunikasi aktif sangat penting agar perwakilan Indonesia dapat memetakan situasi secara akurat dan menentukan langkah perlindungan jika eskalasi konflik meningkat.

Selain itu, WNI diimbau mematuhi seluruh aturan serta arahan otoritas keamanan setempat guna meminimalkan risiko di tengah situasi yang dinamis.

Melalui koordinasi antara Pemprov Jawa Barat dan perwakilan Indonesia di luar negeri, pemerintah berharap warga Jabar maupun WNI lainnya di Timur Tengah tetap terlindungi dan memperoleh informasi yang jelas selama perkembangan konflik berlangsung.

(Jingga Sonjya)