spot_imgspot_img
Minggu 22 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 43

Polres Banjar Hidupkan Ramadan dengan Lomba Adzan dan MTQ Antar Personel

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Salah satu peserta lomba adzan dalam rangka lomba semarak ramadhan (humas polres)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Nuansa religius terasa kuat di Masjid At-Taubah yang berada di lingkungan Markas Komando Polres Banjar, puluhan personel kepolisian memeriahkan bulan suci Ramadan dengan mengikuti lomba adzan dan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Polres Banjar untuk menghidupkan semangat Ramadan sekaligus memperkuat nilai spiritual di tengah padatnya tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.

Baca Juga: Cegah Kecurangan Saat Mudik, Pemkot Banjar Awasi SPBU

Personel dari berbagai satuan fungsi hingga jajaran polsek ambil bagian dalam perlombaan ini. Para peserta tampil secara bergiliran melantunkan adzan dengan suara merdu serta penghayatan mendalam di hadapan dewan juri. Suasana masjid pun terasa khidmat ketika setiap peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengapresiasi panitia dan seluruh peserta yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun karakter anggota Polri.

“Kegiatan seperti ini mampu memperkuat keimanan sekaligus membentuk karakter personel Polri yang berintegritas,” ujar Didi, Kamis (5/3/2026).

Ia menambahkan, Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi setiap personel untuk meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi spiritual maupun dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Didi berharap kegiatan Semarak Ramadan ini mampu menumbuhkan semangat kebersamaan serta memperkuat nilai religius di lingkungan Polres Banjar.

(Agus Purwadi)

Putri Karlina Dorong Kemajuan Ekonomi Kreatif Garut Plaza

0
Putri karlina ekonomi kreatif fokusjabar.id
Wabup Garut, Putri Karlina

GARUT, FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Putri Karlina membuka Ramadan Fashion Festival (Ramffest) 2026 di Lantai 2 Garut Plaza (GP), Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kamis (5/3/2026).

Momentum tersebut menandai langkah strategis Pemkab Garut dalam mengubah pusat perbelanjaan legendaris tersebut melalui sentuhan ekonomi kreatif.

BACA JUGA:

Putri Karlina Targetkan Relokasi PKL dan Aktivasi Ekonomi

Putri Karlina mengenang Garut Plaza sebagai pusat hiburan dan belanja pilihan utama di masa lalu.

Wabup menekankan pentingnya empati dan kolaborasi lintas sektor untuk membantu para pedagang lokal beradaptasi dengan perubahan zaman.

Menurut Putri Karlina, era digital pola perdagangan telah berubah total. Keberadaan TikTok Shop hingga e-commerce menuntut pedagang untuk tidak sekadar “menunggu pembeli.” Namun aktif mengevaluasi nilai jual produk mereka.

“Jadi mereka itu jangan hanya mengeluh tidak laku dagangannya.  Tapi harus bisa mengevaluasi, kenapa tidak laku. Pasti ada jawabannya dan pasti ada kenapa. Karena sekarang pola perdagangan itu sudah jauh berbeda,” katanya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya akan memberikan suntikkan kreativitas melalui Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf). Sehingga para pedagang di arahkan untuk memperbaiki pola pemasaran.

Asda II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dedy Mulyadi menjelaskan, Ramffest 2026 yang berlangsung pada 5-6 Maret merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213.

Selain bazar, agenda utama Ramffest adalah Fashion Show untuk menjaring talenta unggul di bidang busana. Nantinya, peserta terpilih akan di bina lebih lanjut oleh dinas terkait sebagai aset prestasi Kabupaten Garut.

“Penjaringan melalui fashion show hari ini kita tidak hanya sekedar untuk hura-hura, atau tidak untuk melaksanakan kegiatan yang sifatnya hanya sesaat. Tapi di harapkan ke depannya di bina lebih lanjut oleh dinas terkait,” kata Dedy.

BACA JUGA:

Putri Karlina Tinjau SLB-C Karya Bhakti dari Potensi Bencana

Perwakilan Garut Plaza, Aris Nurramdani mengapresiasi perhatian serius pemerintah yang baru kali ini di rasakan begitu nyata oleh para pedagang.

Baginya, terpilihnya Garut Plaza sebagai lokasi festival tahunan adalah titik balik sejarah.

“Di Garut Plaza terdapat berbagai produk-produk unggulan. Di antaranya, usaha tekstil, fashion kekinian, handphone, perhiasan dan emas. Saat ini terdapat 487 pedagang aktif, mayoritas adalah pelaku UMKM asli Garut. Mereka adalah wajah ekonomi rakyat yang sesungguhnya,” ungkap Aris.

Dia menegaskan, saat ini Garut Plaza terus berbenah dan menyatakan kesiapannya untuk menjadi wadah berbagai kegiatan pemerintahan maupun komunitas.

Dengan komoditas unggulan mulai dari tekstil, fashion kekinian, hingga pusat elektronik dan perhiasan, GP siap bersinergi menjadi destinasi kebanggaan masyarakat Garut di tahun 2026.

Tak hanya transaksi jual beli dan fashion show, dalam kegiatan ini juga menghadirkan pelayanan publik dari SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Seperti pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Gelar Pangan Murah oleh Dinas Ketahanan Pangan, dan juga pelayanan lainnya.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Perkuat Industri Kulit Melalui Kolaborasi Internasional

0
Bupati Garut Kulit fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan kerja strategis dari delegasi IPB University dan Direktur Australia-Indonesia Centre (AIC) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (5/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal transformatif bagi sektor industri unggulan Garut. Khususnya industri kulit untuk menembus pasar global.

BACA JUGA:

TPAKD Tetapkan Program Kerja 2026, Ini Kata Bupati Garut

Bupati menyambut kehadiran para akademisi dan pakar internasional. Dia menjelaskan, AIC merupakan lembaga koordinator kolaborasi yang membawahi sekitar 10 universitas ternama. Termasuk IPB yang kini tengah fokus terhadap potensi lokal Garut.

“Kami berdiskusi mengenai pengembangan sektor industri di Kabupaten Garut. Fokus utama pada industri kulit. Saya sangat yakin kerja sama ini dapat terjalin dengan baik dan mampu membuahkan hasil untuk menyejahterakan masyarakat,” ungkap Bupati Garut.

Wakil Rektor IV IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerja sama dan Alumni, Iskandar Z. Siregar mengatakan, tujuan kedatangan tim untuk mendiskusikan concept note bertajuk “Integrated Industrial Development.”

“Kami akan melakukan identifikasi rinci mengenai permasalah apa yang di hadapi sektor kulit (leather Industry) saat ini. Tim akan mencoba perkuat konsep perencanaan dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait agar implementasinya berjalan optimal,” jelas Iskandar.

Sebagai tindak lanjut, pihak IPB dan AIC berencana menggelar workshop dalam bentuk kick-off meeting dengan mengundang berbagai pihak relevan untuk mendesain strategi keberhasilan industri kulit Garut.

Direktur Australia-Indonesia Centre (AIC), Kevin Evans mengaku kagum terhadap potensi agrobisnis di Garut.

Ia mengenang, kualitas kulit Garut yang telah ia kenal sejak belasan tahun lalu dan melihat peluang besar untuk di kembangkan lebih jauh.

BACA JUGA:

Rentan dan Sekolah Sungai Cimanuk Peringati HPSN 2026

“Ide kolaborasi bersama IPB muncul karena kami memiliki peluang untuk menguatkan kembali sektor industri kulit. Kami berharap sektor ini mampu menjangkau pasar global dengan mengaitkan AIC sebagai penyedia teknologi, supplier maupun akses pasar,” tutur Kevin Evans.

Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur IPB University, Heti Mulyati berharap, sektor industri Kulit di Kabupaten Garut bisa menjangkau pasar global dengan produk yang di hasilkan taraf unggul serta bisa menyejahterakan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan kolaborasi antarUniversitas dan Pemerintah di level nasional hingga daerah bisa kita perkuat lebih dalam lagi,” tutupnya.

(Bambang Fouristian)

PDI Perjuangan Tasikmalaya Ultimatum Kader, Tidak Terlibat Pengelolaan MBG

0
PDI Perjuangan Tasikmalaya@fokusjabar.id
Kolase: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, H. Dodo Rosada dan Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Romli.(Dokumen Pribadi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya melarang keras terhadap jajaran pengurus partai dan kader. Ikut terlibat dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut di sampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada. Menurutnya, bahwa jika ada kader yang ikut terlibat dalam program MBG maka akan di jatuhkan sanksi sesuai mekanisme.

“Ini sesuai intruksi dari DPP PDI Perjuangan bahwa seluruh jajaran partai dilarang keras ikut terlibat mengelola program MBG. Dan apabila terdapat kader yang ikut ambil bagian dalam program tersebut. Maka DPP akan menjatuhkan sanksi sesuai dengan mekanisme,” ungkap Dodo Rosada, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Menu MBG Berkutu di Rajapolah Tasikmalaya, Ketua DPRD: Tutup Saja Dapurnya

Selain itu, Dodo menegaskan, bahwa DPP PDI Perjuangan juga mengintruksikan kepada seluruh kader khususnya yang menduduki jabatan. Kepala Daerah dan Anggota Legislatif untuk melakukan pengawalan program MBG.

“Jadi program MBG ini harus benar-benar sampai kepada masyarakat dengan makanan yang memiliki nilai bergizi bukan malah sebaliknya,” ucapnya.

Contoh kasus program MBG yang membuat tidak bergizi, Dodo menambahkan, yaitu seperti para penerima manfaat. Antara lain para pelajar mengalami keracunan seperti yang muncul dalam pemberitaan di media massa.

“Jadi seluruh kader PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya harus patuh dan taat terhadap intruksi yang di keluarkan oleh DPP. Yaitu di larang keras ikut terlibat pengelolaan MBG,” tuturnya.

PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya

Hal senada juga di sampaikan Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Romli. Dia menegaskan bahwa seluruh kader di larang untuk memanfaatkan program MBG secara langsung atau tidak.

Baca Juga: Menu MBG Berkutu di Rajapolah, Begini Kata Satgas MBG Tasikmalaya

“Jika ada kader PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya yang ikut memanfaatkan dan terjun dalam program MBG. Sudah di pastikan akan di kenakan sanksi tegas, sesuai AD/ART Partai,” tegasnya.

Sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Romli menghimbau kepada seluruh anggota untuk mengawal program MBG. Di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.

“Seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk mengawal program MBG benar-benar di rasakan oleh penerima manfaat,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

TPAKD Tetapkan Program Kerja 2026, Ini Kata Bupati Garut

0
Bupati garut TPAKD fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai membuka Rapat Pleno Penetapan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 di Ballroom Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (4/3/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut fokus untuk memperkuat sinergi antara literasi keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:

Rentan dan Sekolah Sungai Cimanuk Peringati HPSN 2026

Syakur mengapresiasi capaian ekonomi Kabupaten Garut yang menunjukkan tren positif.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2025 Garut mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,95 persen.

Bupai Garut menekankan bahwa di tengah tantangan investasi, akses keuangan menjadi kunci untuk mendorong belanja rumah tangga dan transaksi ekonomi di tingkat akar rumput.

“Bagi kami percepatan akses keuangan menjadi solusi untuk mendukung pengembangan UMKM, penguatan sektor ekonomi prioritas dan pemberdayaan masyarakat melalui sinergi program TPAKD,” ungkap Bupati Garut.

Asda II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi memaparkan rincian program kerja TPAKD 2026 yang di susun secara komprehensif.

Program pertama mengusung tema “Inklusi Tanpa Batas Menabung Sejak Dini dengan Berinvestasi Hari Ini.”

Salah satu fokus utamanya, program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) yang menargetkan optimalisasi produk perbankan konvensional maupun syariah bagi 258.000 nasabah pelajar di wilayah kota dan desa selama empat triwulan secara berkelanjutan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Tinjau Infrastruktur Daerah Selatan

Program selanjutnya, Satu Disabilitas Satu Rekening. Hal itu sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesetaraan akses bagi kaum disabilitas di seluruh pelosok Garut.

Target awal sebanyak 20 nasabah yang akan mendapatkan pendampingan intensif.

Selain itu, program Tabungan Emas juga turut di kenalkan sebagai instrumen investasi yang aman bagi masyarakat.

TPAKD Garut juga memiliki program Gema Digital (Gerakan Masyarakat Sadar Layanan Perbankan Digital).

Program kerja tersebut difokuskan pada digitalisasi produk dan layanan keuangan untuk memastikan masyarakat semakin cakap dalam bertransaksi secara digital.

Ketua OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati menegaskan, TPAKD harus menjadi motor penggerak nyata, bukan sekadar forum koordinasi.

Dia menyebut, data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025.

(Bambang Fouristian)

Rentan dan Sekolah Sungai Cimanuk Peringati HPSN 2026

0
Sekolah Sungai Cimanuk garut fokusjabar.id
Direktur Sekolah Sungai Cimanuk, Mulyonmo Khaddafi

GARUT, FOKUSJabar.id: DPC Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (Rentan) dan Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) Garut Jawa Barat (Jabar) peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026.

Momentum tersebut di rangkaikan dengan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Rentan Kecamatan Bayongbong serta menjadi ajang silaturahmi bagi berbagai komunitas peduli lingkungan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Tinjau Infrastruktur Daerah Selatan

Kegiatan tersebut di pusatkan di lokasi Harum Madu, Kampung Neglasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong.

Direktur Sekolah Sungai Cimanuk, Mulyono Khaddafi mendukung penuh terhadap gerakan kepedulian lingkungan dan mitigasi bencana DPC Rentan Kabupaten Garut.

“Saya sangat mendukung kegiatan yang di lakukan Rentan,” tegas Mulyono.

Pihaknya berharap, pengurus PAC Rentan Kecamatan Bayongbong menjadi garda terdepan dalam meminimalisir risiko bencana.

Camat Bayongbong, Jeje Jenal Abidin mengapresiasi inisiatif kolektif tersebut. Dia menekankan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus di wujudkan dalam aksi nyata.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Garut untuk selalu menjaga kelestarian alam. Baik melalui penanaman pohon dan pengelolaan sampah yang bijak di lingkungan masing-masing,” kata jeje.

BACA JUGA:

Sekolah Sungai Cimanuk Garut Segera Sosialisasi Mitigasi Bencana di Teras Cimanuk

Kegiatan di tutup dengan penanaman bibit pohon secara simbolis oleh unsur pemerintahan dan komunitas. Selanjutnya pembagian takjil kepada warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Desa Mekarsari.

(Bambang Fouristian)

Tambaksari Ciamis Diteror Rumah Ambruk

0
Ciamis ambruk fokusjabar.id
Camat Tambaksari Osep Hernandi saat memberikan bantuan

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Bangunan rumah milik Onoh di Dusun Pananggapan Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) ambruk.

Camat Tambaksari, Osep Hernandi menduga struktur bangunannya sudah lapuk. Sehingga tak kuat terus meners di guyur hujan.

BACA JUGA:

Bupati Ciamis: Moral Anak jadi Tantangan Era Digitalisasi

Dia menyebut, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa maupun luka.

“Kejadian rumah ambruk Rabu (4/3/2026) sore kemarin saat hujan deras,” ungkap Camat.

Menurut Osep, pihaknya sudah melakukan pendataan sebagai bahan laporan ke pimpinan.

“Karena kerusakan cukup parah dan rawan kalau di tempati, maka pemilik rumah di ungsikan ke rumah putranya,” ucap Camat.

BACA JUGA:

Warga Resah, Damkar Ciamis Tuntaskan Ancaman Tawon Berbahaya

Osep mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada jika wilayahnya diterjang hujan deras.

“Tetap tenang namun harus waspada jika terjadi hujan deras mengguyur apalagi dengan durasi yang lama,” pesan Camat.

(Husen Maharaja)