spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 40

Soal Arah Politik Nasional, Politisi Senior Golkar Bilang Begini

0
arah politik Golkar fokusjabar.id
Arah Politik Partai Golakr

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Tokoh senior Partai Golongan Karya (Golkar), Azis Samual menyampaikan dua hal krusial mengenai dukungan penuh terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga Pemilu 2029 dan menindak tegas terhadapkader/pengurus partai yang terseret kasus korupsi.

Dia mendorong DPP Partai Golkar untuk menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) sebagai forum resmi pengambilan keputusan partai.

BACA JUGA:

Donny Oskaria: Manajer KDKMP bukan Pegawai Tetap BUMN

“Dinamika politik hari ini membutuhkan keberlanjutan kepemimpinan (sustainable authority) demi menjaga stabilitas nasional,” kata Azis di kutip jpnn.com, Rabu (23/9/2026).

Menurut Dia, kepastian politik jangka panjang sangat krusial untuk memberikan sentimen positif bagi pasar dan menjaga kepercayaan publik serta investor terhadap arah kebijakan pemerintah.

Soal isu integritas partai, Azis Samual mendesak DPP Partai Golkar untuk melakukan pembersihan secara masif di seluruh tingkatan organisasi.

Hal ini merespons masih adanya pengurus dan kader Golkar yang terjerat kasus korupsi. Termasuk kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang belakangan ini kembali melibatkan Partai berlambang Pohon Beringin.

“Perlu langkah-langkah tegas yang mendesak untuk segera memberhentikan atau memecat dari kepengurusan seluruh kader atau pengurus di semua tingkatan yang terbukti terlibat kasus korupsi atau terkena OTT KPK,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Mendiktisaintek Ungkap Persiapan Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi

Demikian juga untuk membersihkan kepengurusan partai dari kader yang berstatus sebagai mantan narapidana kasus korupsi. Hal ini untuk memastikan bahwa Partai Golkar tidak di nilai oleh masyarakat luas sebagai bunker atau “tempat perlindungan” bagi para pelaku kejahatan korupsi.

Menurutnya, langkah tegas pembersihan internal dari kader bermasalah hukum merupakan komitmen nyata dalam mendukung penuh visi Presiden Prabowo Subianto.

“Dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak cukup hanya di sampaikan melalui jargon atau forum politik. Namun harus di buktikan dengan tindakan konkret menjaga integritas partai pendukung agar senafas dengan semangat pemberantasan korupsi yang di gaungkan Kepala negara,” kata Azis.

Pembersihan institusi partai dari pengurus yang terseret kasus korupsi maupun mantan narapidana menjadi syarat mutlak untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, kuat dan berwibawa/

BACA JUGA:

Bos BGN Sebut Program MBG Masih Hadapi Persoalan

Dengan menjaga integritas partai dari praktek korupsi, Partai Golkar dapat menjadi pilar konsolidasi politik yang solid dan terpercaya dalam mengawal setiap program strategis Presiden Prabowo untuk kesejahteraan rakyat.

Azis juga menegaskan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap para menteri di Kabinet Merah Putih yang terbukti melakukan tindakan pidana korupsi.

Sikap tegas ini di nilai sejalan dengan cita-cita menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih (clean governance), demi terwujudnya stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat.

“Dukungan tanpa ragu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil tindakan paling tegas terhadap menteri maupun pejabat kabinet yang terlibat kasus korupsi,” ujar Azis.

Menurutnya, kepercayaan rakyat dan stabilitas pemerintahan harus berada di atas kepentingan politik manapun. Sehingga penegakkan hukum yang konsisten dan tanpa pandang bulu di jajaran kabinet menjadi harga mati yang tidak bisa di tawar.

Dia mengatakan, langkah berani Presiden dalam menindak tegas para pembantunya yang melenceng akan semakin memperkuat legitimasi serta kewibawaan pemerintahan di mata publik dan dunia internasional.

BACA JUGA:

Krisis Beras Premium di Ritel Modern, Stok Bulog 4,6 Juta Ton

“Dengan Kabinet Merah Putih yang bersih dari praktik korupsi, roda pemerintahan dapat bergerak efektif, fokus mewujudkan program strategis nasional serta memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar berdampak bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” tutup Azis.

(Bambang Fouristian)

Donny Oskaria: Manajer KDKMP bukan Pegawai Tetap BUMN

0
manajer KDKMP fokusjabar.id
foto ilustrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Donny Oskaria buka suara soal status manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurutnya, manajer KDKMP bukan berstatus sebagai pegawai BUMN. Meski begitu,Mereka akan menjalani penugasan selama dua tahun.

BACA JUGA:

Krisis Beras Premium di Ritel Modern, Stok Bulog 4,6 Juta Ton

Donny Oskaria menyebut, selama masa penugasan mereka akan di tempatkan di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). Adapun biaya yang timbul selama penugasan akan di tanggung pemerintah.

“Sebetulnya bukan pegawai BUMN. Nanti akan di sampaikan mereka. Karena ini penugasan selama dua tahun,” kata Donny di kutip republika.co.id, Rabu (23/9/2026).

Dia mengatakan, penempatan tersebut di lakukan sebagai bagian dari proses pembinaan koperasi selama dua tahun. Agrinas Pangan Nusantara akan menjadi pihak yang melakukan pembinaan terhadap para manajer dan koperasi.

“Nanti mereka akan di tempatkan dulu di bawah Agrinas Pangan. Seluruh biayanya dari pemerintah. Jadi pembinaannya akan di lakukan oleh Agrinas Pangan,” katanya.

Donny mengatakan, struktur lebih rinci mengenai penempatan dan status para manajer KDKMP akan di jelaskan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari sebelumnya mengatakan, Kementerian Koperasi saat ini tengah mempersiapkan penempatan calon manajer KDKMP melalui koordinasi dengan instansi terkait. Termasuk Badan Pengaturan BUMN dan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

Para manajer akan berstatus sebagai pegawai BUMN, bukan ASN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun sebagai masa penguatan awal.

BACA JUGA:

Mendiktisaintek Ungkap Persiapan Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi

Penempatan tersebut akan di lakukan secara bertahap di lokasi penugasan yang telah di tetapkan. Skema serupa di terapkan bagi calon manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan penempatan dengan berkoordinasi bersama Badan Pengaturan BUMN dan PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) untuk manajer KNMP.

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono mengatakan, soft launching operasional KDKMP mulai di lakukan pada Oktober 2026.

Ferry mengatakan, operasional KDKMP dapat di mulai setelah Peraturan Presiden tentang Tata Kelola Operasional KDKMP di tandatangani Presiden.

Namun, dia belum menyebutkan jumlah KDKMP yang akan di lakukan soft launching pada Oktober mendatang.

Selain regulasi, persiapan operasional juga mencakup penempatan manajer.

Para manajer yang telah di rekrut dan menjalani pelatihan telah mendapatkan surat keputusan (SK) pengangkatan. Termasuk penetapan gaji dan tunjangan.

Mereka yang terlah di latih akan di tempatkan pada KDKMP yang telah menyelesaikan pembangunan fisik gudang, gerai dan memiliki kelengkapannya.

Ferry menyebut, sekitar 23 ribu bangunan KDKMP telah selesai di bangun 100 persen. Dari jumlah tersebut, sekitar 17 ribu KDKMP sedang menjalani proses verifikasi dan validasi (verval) sebelum di serahterimakan kepada desa untuk di operasikan.

(Bambang Fouristian)

Pelatih Persib Bandung Doakan Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye

0
Persib Bandung timnas fokusjabar.id
Igor Tolic

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung mengirimkan enam pemain ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026.  Yakni, Marc Klok, Beckham Putra, Sandy Walshd, Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye.

Dari enam pemain tersebut, Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman hanya memasukan Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye ke dalam skuad Garuda.

BACA JUGA:

Bobotoh dan Suporter Persijap Duduk Berdampingan, Igor Tolic Puji Atmosfer di Jepara

Meski begitu, coach Persib Bandung, Igor Tolic mengirim doa untuk Timnas Indonesia. Dua pemainnya sudah berada di Jakarta untuk menjalani latihan bersama.

Pelatih asal Kroasia itu berharap, Skuad Garuda bisa menyapu bersih semua laga di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan meraih kemenangan.

“Untuk pemain tim nasional, doakan yang terbaik. Saya berharap, mereka memenangkan semua pertandingan,” kata Igor Tolic.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan di mulai pada tanggal 25 September 2026. Timnas Indonesia nantinya bersaing di Grup A bersama Malaysia, Singapura dan Bangladesh.

Skuad Garuda memulai perjuangannya dengan melawan Singapura.

Di sisi lain, Igor Tolic menyambut positif pemanggilan Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen ke skuad Garuda. Tolic menegaskan dukungan penuh klub bagi kedua anak asuhnya tersebut.

Tolic berharap, Haye dan Oratmangoen tampil maksimal sekaligus mengantarkan Indonesia meraih gelar juara.

BACA JUGA:

Thom Haye dan Ragnar Tinggalkan Persib, Igor Tolic Titip Harapan untuk Timnas Indonesia

Peta Persaingan Indonesia di Grup A

Dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia bertindak selaku tuan rumah dan menempati Grup A bersama Singapura, Malaysia serta Bangladesh

Seluruh laga fase grup yang melibatkan Timnas Indonesia bakal berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

(Bambang Fouristian)

Bos BGN Sebut Program MBG Masih Hadapi Persoalan

0
program mbg BGN SPPG fokusjabar.id
Kepala BGN, Sudaryono

TERNATE, FOKUSJabar.id: Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (Mas Dar) mengatakan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi berbagai persoalan.

Menurutnya, program MBG pada dasarnya merupakan program yang baik. Namun pelaksanaannya di lapangan masih perlu di perbaiki. Terutama dari sisi tata kelola dan standar operasional.

BACA JUGA:

Mendiktisaintek Ungkap Persiapan Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi

“Apakah MBG sudah bagus? Programnya bagus, pelaksanaannya bermasalah? Kalau tidak bermasalah, saya tidak jadi Ketua BGN. Tinggal saya mampu apa tidak,” ujar Sudaryono di kutip tribunternate.com, Rabu (23/9/2026).

Mas Dar menegaskan, berbagai persoalan dalam pelaksanaan program MBG tidak akan di tutup-tutupi. Pihaknya, saat ini fokus melakukan perbaikan tata kelola agar program tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Kami tidak menutup mata bahwa ada persoalan. Tapi kita perbaiki tata kelola. Yang salah kita tutup dapurnya,” ungkap Mas Dar.

Menurutnya, SPPG yang tidak memenuhi standar kebersihan dan higienitas akan di tutup.

Ia juga menyinggung kondisi dapur yang di nilai tidak layak. Termasuk persoalan kebersihan lingkungan sekitar SPPG.

“Yang dapurnya ada sarang burung walet di atasnya, kita tutup. Yang tidak ada standar higienis kita tutup. Kepala dapur yang bermasalah kita pecat,” katanya.

Sudaryono juga menyinggung posisi kepala dapur MBG yang menurutnya merupakan tanggung jawab besar. Ia mengingatkan para pengelola dapur agar menjalankan tugas dengan serius.

Ia bahkan membandingkan posisi tersebut dengan perjuangan para pekerja honorer yang bertahun-tahun menunggu kesempatan untuk di angkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

BACA JUGA:

Dirjen Bea Cukai Dipanggil Prabowo ke Istana, Ini yang Dibahas

“Jangan kau kira tempat dudukmu, posisimu, pekerjaanmu tidak di impikan oleh jutaan orang yang lain. Maka, pergunakanlah posisimu. Bekerjalah dengan sebaik-baiknya,” pesan Bos BGN.

Sudaryono juga menyinggung keluhan sejumlah pengelola atau pekerja MBG yang di sampaikan melalui media sosial. Ia meminta persoalan internal pekerjaan tidak sembarangan di bawa ke ruang publik.

Menurutnya, pekerjaan penyediaan makanan dalam jumlah besar memang menuntut persiapan sejak dini hari agar makanan dapat di sajikan sesuai jadwal.

Mas Dar mencontohkan, jika makanan harus di bagikan pada pagi hari, proses persiapan dan memasak harus di lakukan lebih awal. Terlebih jumlah penerima MBG jauh lebih banyak di bandingkan pelayanan makanan untuk beberapa orang saja.

Sudaryono mengatakan, berbagai persoalan tersebut menjadi tantangan yang harus di hadapi dalam memperbaiki pelaksanaan program MBG.

Di hadapan peserta kegiatan, Sudaryono juga memberikan apresiasi terhadap Maluku Utara dan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos.

Dia menyebut, Maluku Utara yang secara geografis berada jauh dari Jakarta mampu menunjukkan kinerja dan perkembangan yang menurutnya patut di apresiasi.

“Saya yakin, saya mencontoh Bu Sherly. Maluku Utara yang jauh dari Jakarta saja bisa bersinar. Apalagi saya kantornya di Jakarta. Masa saya kalah sama Bu Sherly,” ucapnya.

Sudaryono menegaskan, persoalan dalam pelaksanaan MBG menjadi bagian dari tantangan yang harus di benahi.

Dia menekankan pentingnya tata kelola, kebersihan dapur, kedisiplinan pengelola serta tanggung jawab dalam menjalankan program tersebut.

(Bambang Fouristian)

Majalengka Segera Punya JPO, Disiapkan jadi Ikon Kota

0
JPO Majalengka fokusjabar.id
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman (foto: Jilly Ortega)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) segera di bangun di Kabupaten Majalengka Jawa Barat (Jabar).

Keberadaan JPO selain untuk memudahkan warga menyeberang juga di proyeksikan menjadi ikon baru dan daya tarik wisata di pusat kota.

BACA JUGA:

Waduh! Mantan Pegawai Bank Ditangkap Satreskrim Polres Majalengka

Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan, JPO memiliki dua fungsi. Pertama, sebagai akses aman bagi warga yang hendak menyeberang dari kawasan Alun-alun menuju wilayah di seberangnya.

Menurut Eman, lebar jalan membuat warga khawatir saat menyebrang. Terutama anak-anak dan orangtua.

“JPO itu sebenarnya bagi kami ada dua fungsi. Satu, fungsinya sebagai penghubung, lintasan. Kalau masyarakat kita dari Alun-alun ingin ke utara kan lumayan lebar. Jangankan orangtua, anak-anak, kita saja kalau melihat lebar seperti itu melintas agak ngeri-ngeri sedap,” kata Eman.

Selain sebagai fasilitas penyeberangan, JPO juga di rancang untuk mempercantik kawasan pusat Kabupaten Majalengka.

“Yang kedua, harapannya ini menjadi sebuah ikon, karena akan menjadi daya tarik destinasi wisata. Bukan hanya sebagai fungsi jembatan penyeberangan, tapi juga nanti akan memperindah, mempercantik Kabupaten Majalengka,” ujarnya.

Eman berharap, JPO tersebut nantinya bisa menjadi ruang publik dan spot foto baru bagi masyarakat.

Terkait penyelesaian pembangunan, Eman memperkirakan JPO sudah dapat digunakan sekitar Agustus. Ia menjelaskan, pembangunan tersebut dilakukan oleh pihak perusahaan dan bukan proyek multiyears yang menggunakan APBD secara langsung.

Sementara untuk usulan JPO di sekitar Universitas Majalengka (Unma), Pemkab Majalengka masih mencari dukungan melalui program CSR perusahaan.

BACA JUGA:

Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus dan Amankan 40 Tersangka

Lebih lanjut Eman mengatakan, lokasi JPO di kawasan Cigasong dipilih karena dekat dengan pusat pemerintahan dan Alun-Alun Majalengka yang menjadi salah satu daya tarik wisata.

“Ini kan di tengah-tengah pusat Majalengka itu alun-alun, ini daya tarik wisata. Ini juga akan memperkuat daya tarik wisata. Dan pada akhirnya ini menjadikan sebagai wujud kemajuan Majalengka. Insyaallah tambah semarak nanti,” pungkasnya.

(Jilly Ortega)

KPPN Tasikmalaya Ungkap Realisasi APBN Rp6,6 Triliun untuk Priangan Timur

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kepala KPPN Dani Ramdani, bersama sejumlah pejabat perbendaharaan negara, saat sesi diskusi dan tanya jawab, dalam acara forum konsultasi publik di Aula Kantor KPPN Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tasikmalaya menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 di Aula KPPN Tasikmalaya, Jalan Raya Manonjaya, Kota Tasikmalaya, Selasa (22/9/2026).

Kepala KPPN Tasikmalaya Dani Ramdani memimpin langsung forum yang menghadirkan perwakilan OJK, Bank Indonesia, pemerintah daerah, akademisi, hingga jurnalis se-Priangan Timur.

Baca Juga: Krisis Air Bersih Makin Parah, 1,4 Juta Liter Air Sudah Disalurkan untuk Warga Tasikmalaya

Kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi dua arah antara KPPN selaku penyusun regulasi dengan para mitra kerja selaku pengguna layanan.

KPPN memanfaatkan ajang ini untuk memaparkan realisasi APBN sekaligus menyerap masukan demi meningkatkan kualitas pelayanan perbendaharaan.

Dani Ramdani menegaskan bahwa keterlibatan para pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mengawal APBN agar makin transparan dan akuntabel.

Realisasi APBN Priangan Timur Tembus Rp6,6 Triliun

Dani mengungkapkan bahwa KPPN Tasikmalaya mengelola pagu APBN tahun 2026 sebesar Rp8,861 triliun.

Realisasi penyaluran anggaran hingga 21 September 2026 telah menembus Rp6,602 triliun atau mencapai 74,51 persen.

KPPN menyalurkan dana APBN ini ke lima wilayah kerja, mencakup Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.

“Dari jumlah tersebut, BA BUN/Transfer ke Daerah memiliki pagu Rp6,286 triliun dengan realisasi Rp4,868 triliun atau 77,44 persen,” ujar Dani, Selasa (22/9/2026).

Sementara itu, belanja Kementerian/Lembaga mencatat realisasi Rp1,734 triliun atau 67,35 persen dari total pagu Rp2,575 triliun untuk 46 satuan kerja.

Dorong Pembangunan Irigasi hingga Inovasi Layanan SATRIA

Penyaluran APBN ini mendanai berbagai proyek vital masyarakat. Seperti jaringan irigasi DI Cikunten II dan DI Manganti, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), hingga pendidikan vokasi.

KPPN Tasikmalaya menjamin proses pencairan dana dapat selesai dalam waktu satu jam hingga satu hari kerja jika dokumen lengkap dan benar.

KPPN juga meluncurkan pendekatan inovasi SATRIA (Satker Risk Intelligence & Assistance) guna membaca data anggaran serta mengidentifikasi kebutuhan pendampingan berbasis risiko.

“Untuk lebih memudahkan dalam pemantauan pengelolaan dan penggunaan anggaran, perlu Pendekatan inovasi SATRIA yang digunakan untuk membaca data pelaksanaan anggaran. Selanjutnya mengidentifikasi kebutuhan pendampingan satker secara lebih awal,” jelas Dani.

Acara FKP ini memfasilitasi diskusi interaktif dan mengakhiri kegiatan lewat penandatanganan Berita Acara bersama sebagai bentuk komitmen meningkatkan pelayanan publik di Priangan Timur.

(Seda)

Krisis Air Bersih Makin Parah, 1,4 Juta Liter Air Sudah Disalurkan untuk Warga Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Ribuan warga Kota Tasikmalaya mengalami kekurangan air bersih. (Ilustrasi)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Krisis air bersih akibat musim kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino meluas secara signifikan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Puluhan ribu warga harus berjuang keras demi mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan harian seperti memasak, mencuci, dan beribadah.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Dapat Rp2,9 Miliar untuk Percepatan Eliminasi TBC, Ada Alat Portable X-Ray

Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat dampak kekeringan telah melanda 41 kelurahan di 10 kecamatan.

Kondisi darurat ini berdampak langsung pada 66.782 jiwa dari 20.957 kepala keluarga (KK).

Pemerintah daerah bersama tim gabungan telah menyalurkan pasokan air bersih mencapai 1.424.000 liter melalui 317 rit pengiriman ke 158 titik bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, menyebutkan bahwa kemarau tahun ini terasa jauh lebih parah ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

“Fenomena El Nino pada tahun ini semakin kering dan sudah mencakup 10 kecamatan. Pasokan air bersih yang diberikan mencapai 1.424.000 liter dilakukan guna meringankan beban masyarakat untuk kebutuhan minum, masak, cuci pakaian, hingga wudhu,” kata Budi, Selasa (22/9/2026).

Perjuangan Warga Mangkubumi Bertahan di Tengah Kekeringan

Dampak krisis air bersih merugikan kehidupan warga di tingkat akar rumput, salah satunya di Kampung Situ Beet, Kecamatan Mangkubumi.

Irwan (44), seorang warga setempat, menceritakan bahwa sumur bor dan sumur gali milik warga telah mengering sejak lima bulan lalu.

Warga setempat kini sepenuhnya menggantungkan pasokan air harian dari truk tangki bantuan BPBD dan perusahaan swasta.

“Sekarang hanya mengandalkan bantuan dari BPBD dan sumber mata air dari perusahaan swasta sekitar. Krisis air ini sangat parah, bahkan untuk mandi saja keluarga kami harus sangat hemat, terkadang hanya mengandalkan dua galon air bantuan per hari,” ujar Irwan.

Sinergi Lintas Sektor Kendalikan Krisis Air Bersih

BPBD Kota Tasikmalaya menggandeng berbagai pihak untuk menggelar distribusi air bersih gratis setiap hari tanpa henti.

Petugas tidak hanya memfokuskan pengiriman ke permukiman padat penduduk, tetapi juga menyisir berbagai fasilitas publik krusial.

Armada bantuan memasok air bersih ke pondok pesantren, sekolah, fasilitas kesehatan, perkantoran, hingga area perbankan.

“Pendistribusian air bersih tidak hanya dilakukan oleh BPBD, tetapi berbagai pihak turut membantu agar air bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” tutur Budi.

BPBD mengimbau masyarakat Kota Tasikmalaya agar terus menghemat penggunaan air. Serta menyiapkan wadah penampungan air untuk mengantisipasi potensi kemarau yang masih berlanjut.

(Abdul Latif)