spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 38

Amir Mahfud Resmikan Sekretariat DPC Partai Gerindra Ciamis

0
Ciamis@fokusjabar.id
Amir Mahfud Resmikan Sekretariat Gerindra Ciamis (fokusjabar.id/Mia)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Amir Mahfud, meresmikan gedung baru Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis yang berlokasi di Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, Rabu (23/9/2026).

Peresmian tersebut menandai penggunaan sekretariat baru yang disiapkan sebagai pusat kegiatan organisasi, tempat konsolidasi kader, sekaligus rumah perjuangan Partai Gerindra di Kabupaten Ciamis.

Dalam sambutannya, Amir Mahfud meminta sekretariat tersebut tidak hanya difungsikan sebagai kantor partai. Ia menekankan pentingnya menjadikan gedung itu sebagai ruang terbuka bagi masyarakat.

Baca Juga: Lansia Adu Kreativitas Mewarnai di Festival Literasi Dispusip Ciamis

“Sekretariat sebagai rumah rakyat, pusat kerja kader. Saya meminta agar pintu sekretariat ini selalu terbuka bagi masyarakat. Jangan hanya ramai ketika ada rapat atau menjelang pemilu,” ujar Amir.

Menurut Amir, kekuatan partai tidak ditentukan oleh megahnya bangunan sekretariat, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia meminta kader Gerindra Ciamis menjadikan sekretariat tersebut sebagai pusat pengabdian.

“Megahnya kantor bukan ukuran utama kekuatan partai. Ukurannya adalah seberapa besar manfaat yang dirasakan, terkhusus oleh rakyat,” katanya.

Amir juga meminta DPC Gerindra Ciamis segera memperkuat kerja organisasi. Konsolidasi struktur hingga tingkat ranting dan basis TPS, penataan data, program pelayanan masyarakat, serta penyiapan kader harus dilakukan secara terukur.

Ia mengingatkan para kader agar tidak hanya hadir ketika momentum pemilu tiba. Menurutnya, kader harus dikenal karena kehadirannya dalam kehidupan masyarakat.

“Kader bukan hanya pandai berbicara, tetapi mampu mendengar. Bukan hanya dikenal ketika kampanye, tetapi dipercaya karena kehadiran ketika menghadapi kesulitan rakyat,” ujarnya.

Rumah Perjuangan Kader

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Ciamis, Pipin Arif Apilin, menyebut pembangunan sekretariat tersebut sebagai simbol kemajuan sekaligus rumah perjuangan kader.

“Pembangunan dan peresmian gedung baru ini bukan sekadar pencapaian fisik semata. Ini merupakan simbol kemajuan, rumah perjuangan, serta pusat lahirnya gagasan untuk melayani masyarakat,” kata Pipin.

Pipin menjelaskan, pembangunan sekretariat tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp1,2 miliar, mulai dari pembelian tanah hingga pembangunan gedung tahap pertama.

Sekitar 80 persen pembiayaan berasal dari partisipasi kader dan Fraksi Gerindra Kabupaten Ciamis. Sementara 20 persen lainnya berasal dari para donatur.

Pembangunan gedung tersebut juga akan dilanjutkan. Pipin mengatakan pondasi bangunan telah disiapkan untuk pembangunan lantai dua yang ditargetkan mulai dikerjakan pada Maret atau April 2027.

“Ini tahap pertama. Insyaallah tahun depan kita akan mulai pembangunan lantai dua,” ujarnya.

Baca Juga: Indeks Literasi Ciamis Tempati Posisi Kedua di Jawa Barat

Pipin menyampaikan terima kasih kepada para kader, anggota fraksi, panitia pembangunan, dan donatur yang telah bergotong royong mewujudkan sekretariat tersebut.

Ia berharap gedung baru itu menjadi tempat kader memperkuat silaturahmi, berdiskusi, merumuskan gagasan, sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat Ciamis.

“Mari kita jadikan tempat baru ini sebagai titik awal untuk memperkuat kerja-kerja politik yang bersih, santun, dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

(Mia)

BGN Tutup Permanen Operasional 4 SPPG

0
BGN SPPG fokusjabar.id
BGN tutup Permanen 4 SPPG

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menghentikan operasional secara permanen terhadap empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan tersebut di ambil setelah keempat SPPG di nilai indisipliner dalam pelaksanaan operasional dan tidak memenuhi standar keamanan pangan.

BACA JUGA:

Donny Oskaria: Manajer KDKMP bukan Pegawai Tetap BUMN

Pemberhentian operasional permanen di tetapkan berdasarkan rekomendasi Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) dengan mempertimbangkan rekam kepatuhan, riwayat kejadian serta kemampuan SPPG dalam melakukan perbaikan fundamental terhadap sistem keamanan pangan.

Deputi Tauwas BGN, Ketut Sumedana menyebut, ke empat SPPG yang di berhentikan secara permanen yakni, SPPG Karo Berastagi Semajaya Sumatera Utara, SPPG Blora Tunjungan Sukorejo 2 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

SPPG Bantul Jetis Patalan 2 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan SPPG Jayapura Depapre Waiya di Kabupaten Jayapura, Papua.

SPPG Karo Berastagi melayani 2.997 penerima manfaat, di berhentikan operasionalnya secara permanen melalui SK Kepala BGN Nomor 63515 Tahun 2026.

BACA JUGA:

Krisis Beras Premium di Ritel Modern, Stok Bulog 4,6 Juta Ton

SPPG Blora Tunjungan Sukorejo 2 di kelola Yayasan Tirto Mirah Asih dengan 2.614 penerima manfaat. Di berhentikan operasionalnya secara permanen melalui SK Kepala BGN Nomor 63516 Tahun 2026.

SPPG Bantul Jetis Patalan 2 di kelola Yayasan Panji Satria Nusantara dengan 2.281 penerima manfaat. Di berhentikan operasionalnya secara permanen melalui SK Kepala BGN Nomor 63517 Tahun 2026.

SPPG Jayapura Depapre Waiya di kelola Yayasan Kasih Iman Samuel Papua dengan 2.220 penerima manfaat dan di berhentikan operasionalnya secara permanen melalui SK Kepala BGN Nomor 63519 Tahun 2026.

Total sebanyak 10.112 penerima manfaat pada keempat SPPG tersebut akan di alihkan layanannya ke SPPG terdekat yang telah memiliki SLHS dan berkapasitas memadai. Sehingga hak penerima manfaat atas program MBG tetap terpenuhi.

Ketut menegaskan, pemberhentian operasional permanen merupakan langkah yang di terapkan setelah upaya perbaikan tidak menunjukkan hasil yang memadai dalam batas waktu yang telah di tetapkan.

“Pemberhentian operasional permanen merupakan langkah tegas terakhir yang kami ambil setelah SPPG bersangkutan tidak menunjukkan itikad perbaikan yang memadai dalam batas waktu yang di tetapkan. Khususnya menyangkut riwayat kejadian fatal yang berdampak pada penerima manfaat.”

“Kesehatan dan keselamatan anak-anak penerima manfaat adalah prioritas utama. Karena itu, kami tidak akan berkompromi terhadap standar keamanan pangan,” tegas Ketut.

BACA JUGA:

Bos BGN Sebut Program MBG Masih Hadapi Persoalan

Pemberhentian permanen dapat di lakukan apabila SPPG mengalami insiden keamanan pangan lebih dari satu kali, telah di kenakan sanksi pemberhentian operasional sementara lebih dari dua kali, tidak mampu membuktikan penyelesaian perbaikan fundamental pada sistem keamanan pangan atau tidak memperoleh rekomendasi kelayakan dari instansi terkait.

Ketut menjelaskan, aspek keamanan menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan operasional dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap  Program MBG

“Kami memastikan tidak ada penerima manfaat yang kehilangan haknya atas program MBG akibat pemberhentian operasional permanen ini. BGN akan memastikan proses pengalihan berjalan lancar, sekaligus terus memperkuat pengawasan lapangan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Ketut.

(Bambang Fouristian/Biro Hukum dan Humas BGN)

Bupati Garut Dorong Mahasiswa Tingkatkan Produktivitas Daerah

0
Bupati Garut fokusjabar.id
Bupati Garut Dorong Mahasiswa Baru Tingkatkan Produktivitas Daerah

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin hadir dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Garut (Uniga) dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus 1 Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (23/9/2026).

Syakur mengatakan, mahasiswa baru merupakan orang-orang beruntung karena mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

BACA JUGA:

Kobaran Api Musda Golkar Garut Dipadamkan Ketua DPD Jabar

Mengingat tingkat partisipasi pendidikan sarjana di Garut masih rendah, ia berpesan agar kesempatan tersebut di manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualifikasi diri. Baik dari segi pengetahuan, keterampilan maupun sikap.

Dengan demikian, para mahasiswa di harapkan mampu memberikan dampak bagi masyarakat dan meningkatkan produktivitas daerah.

“Saya percaya, di Uniga mereka di didik dengan sebaik-baiknya untuk jadi orang-orang yang memiliki kompetensi yang di harapkan oleh masyarakat,” kata Bupati Garut.

Dia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai program bantuan. Termasuk optimalisasi program Satu Sarjana Satu Desa yang di sesuaikan dengan data riil di lapangan.

“Penerima beasiswa kita sesuaikan dengan jumlah yang terdaftar sebagai peserta Satu Desa Satu Sarjana. Tahun kemarin tidak semuanya terpenuhi. Tahun ini kita minta untuk di penuhi. Di tambahkan lagi,” pesan Bupati.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto secara virtual menekankan pentingnya peran strategis pendidikan tinggi dalam membangun kapasitas manusia serta karakter bangsa yang beradab dan bermartabat.

Pihaknya mendorong mahasiswa tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Tetapi juga aktif mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepemimpinan dan kepedulian sosial guna menjadi agen perubahan yang siap mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada keberhasilan akademik. Tetapi juga perlu memiliki kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial serta karakter yang kuat sebagai penggerak perubahan,” ucapnya.

Rektor Universitas Garut, Irfan Nabhani menyampaikan laporan penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.

Universitas Garut secara resmi menerima sebanyak 1.071 mahasiswa baru dari berbagai fakultas dan program pascasarjana.

BACA JUGA:

Bupati Garut Siap Dukung Program Bioethanol

Dengan tambahan tersebut, total mahasiswa Universitas Garut saat ini mencapai 6.931 orang dan masih berpotensi bertambah seiring berjalannya jalur penerimaan lanjutan.

“Perlu saya laporkan, Uniga secara resmi menerima 1.071 mahasiswa. Meliputi, program Pascasarjana (28 orang), FISIP 84 orang, Fakultas Ekonomi 346 orang, Fakultas MIPA 130 orang, Fakultas Teknik 44 orang, Fakultas Pertanian 73 orang, FPIK 209 orang, FKominfo 112 orang dan Fakultas Kewirausahaan 45 orang,” ucapnya.

Rektor juga menegaskan, rangkaian kegiatan PKKMB merupakan agenda akademik yang berada di bawah pengawasan pimpinan kampus.

Ia menegaskan tidak ada bentuk perpeloncoan yang bertentangan dengan norma dan etika institusi.

(Bambang Fouristian)

Wow! 15 Pasangan Ikut Nikah Massal Gratis di Bandung

0
Bandung@fokusjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar program nikah massal gratis bagi 15 pasangan dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216 di Mall Pelayanan Publik (MPP) Rabu (23/9/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar program nikah massal gratis bagi 15 pasangan dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung  (HJKB) ke-216.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, dari 15 pasangan tersebut, 10 pasangan merupakan muslim dan 5 lainnya nonmuslim.

“Hari ini kita sudah memberikan pengesahan pernikahan terhadap 15 pasangan, 10 pasangan muslim, 5 pasangan nonmuslim,” kata Farhan di Malla Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Proyek Crossing Drainase Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung Rampung

Untuk lima pasangan nonmuslim, Pemkot Bandung menyerahkan dokumen pencatatan sipil berupa akta pencatatan perkawinan, Kartu Keluarga (KK) baru, serta KTP baru dengan status perkawinan yang telah diperbarui.

Sementara itu, 10 pasangan muslim melaksanakan prosesi pernikahan bersama Kantor Urusan Agama (KUA). Setelah itu, mereka mendapatkan buku nikah, KK baru, dan KTP baru dengan status perkawinan.

Farhan menyebut, peserta program tersebut tidak semata-mata dipilih berdasarkan kriteria tertentu seperti masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Bandung memastikan seluruh warga memperoleh layanan administrasi kependudukan secara merata.

“Sebab bagi kami, yang paling penting adalah semua warga negara Indonesia di Kota Bandung harus mendapatkan layanan Dukcapil untuk pernikahan yang merata,” katanya.

Dapat Hadiah Bulan Madu

Selain layanan pernikahan dan dokumen administrasi kependudukan, para peserta nikah massal juga mendapatkan hadiah bulan madu.

Farhan mengatakan, hadiah tersebut merupakan dukungan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) serta Persatuan Riung Priangan yang beranggotakan para general manager hotel berbintang di Kota Bandung.

“Ada hadiah bulan madu dari teman-teman di Kadin dan juga dari Persatuan Riung Priangan, para GM hotel berbintang di Kota Bandung,” ucapnya.

Farhan juga mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak ragu melangsungkan pernikahan secara sederhana. Pasalnya, akad nikah dapat dilakukan pada hari dan jam kerja di KUA. Selain sederhana, proses tersebut juga tidak dipungut biaya.

“Pada dasarnya kami ingin mendorong semua orang melakukan akad nikah dengan sederhana pada jam kerja dan hari kerja di KUA. Karena proses tersebut sudah pasti gratis, dan insyaallah akan dimudahkan untuk mendapatkan KTP status baru serta Kartu Keluarga baru bagi yang baru menikah,” ungkapnya.

Meski demikian, Farhan menegaskan Pemkot Bandung tidak melarang masyarakat yang memilih menggelar pernikahan pada akhir pekan dengan konsep yang lebih besar.

“Jadi kita dorong ke arah sana. Tapi bukan berarti melarang atau menghalangi bagi yang mau menikah di akhir pekan, silakan. Itu hak masing-masing. Yang penting nikah, jangan sampai tidak nikah,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu peserta, David Septian mengaku bahagia sekaligus terharu bisa mengikuti program tersebut.

Informasi Melalui Medsos

David mengetahui informasi nikah massal melalui media sosial Instagram. Ia dan pasangannya kemudian mencoba mendaftar karena memang sudah memiliki rencana untuk menikah pada tahun ini.

“Kalau untuk infonya kita dapatnya dari IG-nya langsung. Iseng-iseng lihat terus ada postingan tentang nikah gratis, terus kita coba-coba ikut, ternyata lolos,” kata David.

Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat dari sisi penghematan biaya karena berbagai kebutuhan pernikahan difasilitasi pemerintah.

“Kalau untuk keuntungan juga dari segi hemat biaya, terus fasilitas juga difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bandung. Terus untuk hantaran dan hadiah lain-lainnya juga diberikan oleh Pemerintah Kota Bandung untuk setiap pasangan,” ujarnya.

David mengaku tidak mempermasalahkan anggapan bahwa pernikahan merupakan momen sekali seumur hidup yang biasanya dirayakan secara besar-besaran. Bagi dia dan pasangannya, hal terpenting adalah niat untuk membangun rumah tangga.

Baca Juga: Galian 2,8 Meter Bikin Jalan Ibrahim Adjie Bandung Macet

“Kalau untuk gengsi sih mungkin kalau dari kami berdua enggak. Cuma kalau untuk saudara sama keluarga mungkin ada kayak gitu. Cuman kita berdua berusaha meyakinin mereka kalau ini baik, niatnya baik,” ungkapnya.

David berharap, program serupa dapat kembali digelar Pemkot Bandung pada tahun-tahun berikutnya sehingga semakin banyak pasangan yang mendapatkan kesempatan menikah melalui layanan gratis.

“Semoga tahun depan dan ke depannya bisa ngadain lagi acara nikah gratis buat pasangan-pasangan di luar sana yang ingin menikah juga,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Kobaran Api Musda Golkar Garut Dipadamkan Ketua DPD Jabar

0
Musda Golkar Garut fokusjabar.id
Peserta Musda bersama Ketua DPD Golkar Jabar

GARUT, FOKUSJabar.id: Ketua penyelenggara Musda XI DPD Golkar Kabupaten Garut, Deden Sopian mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan atensi atas berjalannya pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah.

Termasuk Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC), peserta, peninjau, tamu undangan dan masyarakat Kabupaten Garut.

BACA JUGA:

Musda Golkar Jabar Memanas, Daniel Mutaqien vs Ahmad Hidayat Head to Head

Pihaknya juga mengucapkan selamat kepada Abdusy Syakur Amin atas terpilihnya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Garut periode 2025-2030.

Deden berharap, partai berlambang Pohon Beringin di bawah komando Abdusy Syakur Amin yang notabene seorang Bupati bisa membawa ke arah yang lebih baik.

“Mudah-mudahan Beliau di berikan kelancaran dan kemudahan dalam memimpin dan memajukan Partai Golkar,” kata politisi senior yang satu ini, Rabu (23/9/2026).

Pria yang akrab di sapa Kang Deden menyebut, Musda sudah selesai terlaksana dengan sukses, aman dan damai. Kondisi tersebut menunjukan kedewasaan berpolitik semua kader dan para calon ketua.

“Kedewasaan berpolitik telah di implementasikan oleh semua kader dan para calon ketua.”

“Slogan kepentingan partai serta kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan telah di ejawantahkan oleh kedua kubu calon beserta timnya. Di mana mufakat dulu baru musyawarah adalah jalan terbaik untuk tidak terjadi perpecahan di kubu partai Golkar,” ungkap Kang Deden.

Musda Holkar Garut fokusjabar.id
Pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Garut

Menurutnya, Musda tanggal 20 September 2026 adalah rangkaian akhir dari pelaksanaan pramusda yang di lakukan sejak tanggal 15 September 2026 dengan pedebatan yang penuh argumentatif hingga terbentuk kemufakatan bulat.

Mufakat di atas segala kepentingan bukanlah pekerjaan yang ringan dan mustahil bisa selesai bila tidak ada penengah yang bijak.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqin Sapiudin adalah sosok yang mampu memberikan pemahaman yang bijak dan tidak melukai dan mengayomi tidak menekan.

BACA JUGA:

Musda XI DPD Golkar Garut “Kawinkan” Eksekutif dan Legislatif?

Dia sangat paham bahwa politik adalah kepentingan. Namun dengan kecerdasannya, kobaran api bisa berangsur mengecil dan padam.

“Saya sebagai orang yang terlibat di dalam diskusi tersebut (karena salah satu yang pernah mencalonkan). Oleh Beliau, peserta tidak di tekan tapi di cerdaskan dengan gaya kepemimpinan yang lugas dan tegas,” imbuhnya.

Abdusy Syakur, Aris Munandar dan Deden Sopian akhirnya harus berbagi peran sesuai dengan kapasitasnya masing-masing untuk membesarkan partai dan membaktikan diri kepada masyarakat.

“Itulah tugas ke depan yang di berikan oleh Ketua DPD Jabar,” katanya.

Untuk kebesaran Partai besutan Bahlil Lahadalia ke depan tentunya harus di mulai dari kesolidan pengurus dan kader.

Semua harus menurunkan tensi egonya di manapun pimpinan menempatkan kita dalam kepengurusan. Itulah yang terbaik dan kita jalankan dengan sungguh-sungguh.

Musda telah selesai. Api sudah di padamkan oleh Ketua DPD Golkar Jabar.

DPD Partai Golkar Garut tinggal berlayar bersama nakhoda baru dengan penuh optimistis bersama pengurus dan kader-kader tangguh.

Selanjutnya semua kader bisa menjaga situasi kondusif dan terus solid. Golkar Garut “ngahadean” Jabar.

(Bambang Fouristian)

Sepanjang September 2026, 27 Kebakaran Lahan Terjadi di Pangandaran

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Ciganjeng Kabupaten Pangandaran. (Foto: Sajidin)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Musim kemarau panjang memicu puluhan kejadian kebakaran lahan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Sedikitnya 27 kejadian kebakaran lahan tercatat sepanjang September 2026.

Data tersebut dicatat Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pangandaran. Kebakaran terjadi hampir merata di sejumlah wilayah kecamatan.

Baca Juga: Merokok di Kawasan Wisata Pangandaran Didenda Rp50 Juta

‎Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Pangandaran Ade Soed mengatakan sebagian besar kebakaran terjadi di lahan perkebunan dan kawasan perbukitan.

‎”Pada bulan September sekarang sudah 27 titik kejadian kebakaran,” kata Ade Rabu, (23/9/2026).

‎Jumlah tersebut, kata Ade, belum termasuk kejadian kebakaran lahan yang terjadi pada Agustus maupun bulan-bulan sebelumnya.

‎September menjadi salah satu periode dengan frekuensi kebakaran lahan yang cukup tinggi di Kabupaten Pangandaran. 

‎Sebagian kebakaran bahkan dapat ditangani masyarakat secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.

‎”Warga juga ada yang memadamkan menggunakan ranting pohon,” ujarnya.

‎Namun, kondisi geografis menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Sejumlah titik kebakaran berada di kawasan perbukitan sehingga kendaraan pemadam tidak selalu bisa menjangkau lokasi.

Baca Juga: Kekeringan Meluas di Pangandaran, 9 Kecamatan dan 32 Desa Kini Krisis Air Bersih

‎”Yang menjadi kendala untuk pemadaman kobaran api yaitu akses menuju titik lokasi yang mengalami kebakaran. Karena banyak juga terjadi di area perbukitan. Kalau dekat pemukiman, itu bisa terjangkau,” jelasnya.

‎Ade mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

‎”Jangan membakar rumput, jangan buang puntung rokok sembarangan, dan pastikan fasilitas yang memicu api seperti kabel listrik di rumah bisa diantisipasi,” pungkasnya.

(Sajidin)

Makan Konate Kembali Merumput di Kasta Tertinggi Indonesia

0
Makan Konate fokusjabar.id
Makan Konate (foto: ilustrasi)

KALTENG, FOKUSJabar.id: Setelah beberapa musim nerumput di Luga 2, kini Makan Konate kembali merasakan persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2026/2027.

Pemain asal Mali tersebut kini memperkuat Isenmulang Kalteng FC di BRI Super League.

BACA JUGA:

Pelatih Persib Bandung Doakan Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye

Makan Konate bukan nama asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Dia pernah memperkuat sejumlah klub besar. Di antaranya, Arema FC, Persib Bandung, Persija Jakarta dan Sriwijaya FC.

Pengalaman panjang tersebut menjadi modal berharga saat dirinya kembali tampil di kompetisi level teratas.

Namun kembalinya Dia ke Super League kali ini datang dalam situasi yang cukup berbeda. Pasalnya, Konate harus menyaksikan kondisi Kalimantan Tengah yang tengah menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Situasi tersebut turut berdampak terhadap aktivitas Isenmulang Kalteng FC. Untuk sementara, tim berjuluk Isenmulang itu belum dapat menjalani pertandingan di markas mereka di Palangka Raya.

Konate mengaku senang melihat perkembangan kompetisi Indonesia yang menurutnya semakin kompetitif. Dia juga merasakan adanya perubahan regulasi di bandingkan ketika terakhir kali bermain di kasta tertinggi.

“Ya, ada banyak perbedaan sekarang. Waktu terakhir saya main di kasta tertinggi, hanya ada empat pemain asing. Sekarang ada tujuh pemain asing. Saya senang sekali bisa kembali ke Super League,” kata Makan Konate di kutip JawaPos.com, Rabu (23/9/2026).

Meski antusias menjalani pertandingan bersama Isenmulang, pemain yang di kenal murah senyum tersebut tetap memikirkan kondisi masyarakat di Kalimantan Tengah.

Dia berharap, persoalan karhutla dapat segera teratasi. Sehingga masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas dengan normal.

Dia juga ingin Isenmulang FC segera kembali menggunakan stadion di Palangka Raya sebagai kandang.

“Saya berdoa agar situasinya segera membaik. Saya sangat ingin bisa kembali main di sana. Semoga situasi segera membaik,” tutur Makan Konate.

BACA JUGA:

Eliano Reijnders Ungkap Makna Kemenangan Persib atas Persijap

Bagi Konate, bermain di hadapan pendukung sendiri tentu menjadi pengalaman yang ingin segera di rasakan.

Apalagi, dukungan suporter di kandang bisa menjadi tambahan motivasi bagi tim dalam menjalani persaingan BRI Super League 2026/2027.

“Saya berdoa keadaan di Kalimantan semoga segera membaik. Seluruh masyarakat bisa kembali hidup normal, Isenmulang FC bisa bermarkas di sana dan menjadi tim kebanggaan masyarakat Kalimantan,” ungkapnya.

Kehadiran Konate di harapkan bisa memberikan pengalaman sekaligus kekuatan tambahan bagi Isenmulang Kalteng FC dalam menghadapi ketatnya persaingan Super League musim ini.

(Bambang Fouristian)