spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 37

YKI Ciamis Salurkan Santunan untuk 63 Pasien Kanker, Masing-Masing Terima Rp2,5 Juta

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: YKI Ciamis Kuatkan Pejuang Kanker Lewat Santunan (fokusjabar.id/Mia)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kabupaten Ciamis menyalurkan santunan kepada para pasien kanker dan ahli waris. Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi warga yang berjuang melawan kanker.

Acara bertema “Menyemai Harapan, Mendukung Ketangguhan Pejuang Kanker Tahun 2026” ini berlangsung di Gedung PKK Ciamis pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung subtema “Aku Kuat, Aku Bisa, Aku Sembuh”.

Baca Juga: Perhutani KPH Ciamis Gandeng Kejari, Perkuat Perlindungan Kawasan Hutan dan Mitigasi Risiko Hukum

Bentuk Kepedulian Moral dan Ketahanan Sosial Keluarga

Ketua YKI Ciamis Kania Ernawati Herdiat menegaskan bahwa santunan ini tidak hanya bernilai materi. Bantuan ini membawa pesan kepedulian untuk menguatkan mental pasien beserta keluarga.

“Kegiatan hari ini bukan semata-mata tentang pemberian santunan. Lebih dari itu, hari ini adalah tentang kepedulian, tentang kebersamaan, tentang menghadirkan harapan di tengah perjuangan,” ujar Kania.

Kania menilai perjuangan melawan kanker membutuhkan perhatian menyeluruh. Pengobatan medis harus berjalan seiring dengan penguatan kondisi sosial, ekonomi, serta psikologis keluarga. Ia meminta masyarakat terus mendampingi pasien tanpa memberikan stigma negatif.

“Bapak, Ibu tidak sendiri. Di tengah perjuangan yang sedang dijalani, ada keluarga yang selalu mendampingi, terlebih ada tenaga kesehatan, dan ada masyarakat yang peduli,” tuturnya.

Rincian Bantuan dan Sinergi Lintas Lembaga

YKI Ciamis menyalurkan bantuan kepada 63 pasien kanker dari 13 wilayah puskesmas. Masing-masing pasien menerima uang tunai sebesar Rp2,5 juta.

Selain itu, empat ahli waris dari pasien yang telah meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp750 ribu per orang. Kania berharap bantuan ini dapat meringankan beban biaya operasional pengobatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr. Rizali Sofiyan, mendorong agar aksi sosial ini terus berlanjut secara konsisten.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti hanya pada pemberian santunan, tetapi dapat menjadi bagian daripada upaya kita untuk membangun kepedulian sosial dan memberikan dukungan kepada para pasien kanker secara berkelanjutan,” kata Rizali.

Aksi kemanusiaan ini terwujud atas kolaborasi erat bersama BAZNAS Kabupaten Ciamis dan CSR Bank BJB Cabang Ciamis. Kemudian peran jajaran pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, para kepala puskesmas, serta keluarga penerima manfaat turut menghadiri acara tersebut.

(Mia)

UNS Solo Rebut 2 Gelar Individu Campus League 2026 – Badminton The Nationals

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Aksi pasangan ganda putri UNS Solo, Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat pada laga final Campus League 2026 - Badminton The Nationals di GOR Bandung, Rabu (23/9/2026). (FOTO: Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo meraup sukses besar pada Campus League 2026 – Badminton The Nationals. UNS Solo mengamankan dua gelar juara kategori individu dalam laga yang berlangsung di GOR Bandung pada Rabu (23/9/2026).

Turnamen bulutangkis antar-universitas ini mempertandingkan enam nomor individu. Kategori tersebut meliputi tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, dan 3v3.

Baca Juga: Makan Konate Kembali Merumput di Kasta Tertinggi Indonesia

Daftar Kampus Peraih Gelar Juara Sektor Individu

UNS Solo mendominasi nomor ganda putra dan ganda putri. Sementara itu, empat kampus lain membagi rata gelar tersisa.

Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, dan STKIP Pasundan Cimahi masing-masing merebut satu gelar.

Sumbangan Gelar dari Sektor Ganda UNS Solo

Pasangan Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah menyumbang gelar pertama untuk UNS Solo. Di partai puncak ganda putra, mereka menumbangkan Demorza Naafi/Muhammad Halim As Sidiq dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan skor 15-9 dan 15-6.

Gelar kedua UNS Solo lahir lewat aksi ganda putri Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat. Mereka menundukkan unggulan pertama asal Binus University, Feodora H. Eltriannisa/Veren Irvana Daula.

Lintang/Tanaya bangkit usai tertinggal di set pertama dan membalikkan keadaan menjadi 2-1 (12-15, 15-9, dan 15-13).

Hasil Pertandingan Sektor Lainnya

Ganda campuran Khaddhaffy A. Ramadhan/Alya Ardelia dari Universitas Budi Luhur mengalahkan pasangan UNJ Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono lewat skor 15-17, 15-8, dan 15-9.

Di sektor tunggal putri, Alfira Deanika dari UII Yogyakarta menaklukkan Maria Veronica Ngadien Prawesti dari Universitas Padjadjaran dua set langsung 15-9 dan 15-6.

Laga tunggal putra menghadirkan pertarungan sengit rubber set. Akmal Zaidan Pamuji (Unsoed Purwokerto) meraih juara usai menundukkan Muhammad Bagus Suyarto (UBL Jakarta) dengan skor 2-1 (10-15, 15-11, dan 13-15).

STKIP Pasundan Cimahi menyelamatkan gengsi tuan rumah Jawa Barat di nomor 3v3. Trio Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan membungkam wakil Universitas Gunadarma dua set langsung 15-7 dan 15-8.

Rencana Ekspansi Campus League 2027

Campus League 2026 menyedot perhatian 161 student-athlete dari 26 universitas. Partai puncak kategori beregu bakal berlangsung di GOR Bandung pada Jumat (25/9/2026).

Head of Media and Publication Campus League, Hedi Novianto menilai persaingan atlet sangat merata karena banyak atlet terbiasa tampil di sirkuit nasional.

“Campus League 2026 di cabor badminton ini langkah awal untuk menyemai bibit-bibit pebulutangkis unggulan. Bandung dan Semarang telah memperlihatkan semangat kompetisi sekaligus sportivitas,” kata Hedi saat ditemui di sela-sela pertandingan, Rabu (23/9/2026).

Pihak penyelenggara berencana memperluas jangkauan wilayah untuk edisi 2027 mendatang.

“Kami selalu di awal merencanakan lebih dari tiga atau empat regional di Pulau Jawa. Kemungkinan, tahun depan akan digelar di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Tapi kami akan meriset ulang apakah Yogyakarta dan Semarang bisa disatukan atau terpisah,” Hedi menegaskan.

(Ageng)

IAI Tasikmalaya Nyatakan Perang terhadap Obat Ilegal, Apotek hingga Rumah Sakit Diperketat

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ketua Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Tasikmalaya apt. Sridana, S.Farm., M.M., menyatakan perang terhadap obat ilegal dan OOT.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kabupaten Tasikmalaya menyatakan perang terbuka terhadap penyalahgunaan psikotropika. IAI Tasikmalaya menggandeng Pengurus Daerah IAI Jawa Barat dalam aksi perlawanan peredaran gelap Obat-Obat Tertentu (OOT) ini.

Ketua PC IAI Kabupaten Tasikmalaya, apt. Sridana, S.Farm., M.M., mengumumkan langsung langkah tegas tersebut di Sekretariat Mangunreja. Keputusan ini menjadi respons cepat atas maraknya peredaran obat berisiko tinggi tanpa izin edar.

Baca Juga: Pria di Tasikmalaya Jadi Tersangka Pencabulan, Modus Pinjamkan Ponsel Terbongkar

Apoteker Menjadi Benteng Terdepan Melawan Obat Berbahaya

Peredaran obat ilegal golongan OOT seperti Tramadol, Trihexyphenidyl, Hexymer, hingga Alprazolam marak terjadi di pasar gelap. Kondisi ini mengancam kesehatan masyarakat Tasikmalaya secara serius.

Sridana menegaskan bahwa peran apoteker modern jauh melampaui sekadar meracik obat. Apoteker bertindak sebagai perisai pelindung utama masyarakat dari bahaya farmasi ilegal.

“Apoteker tidak hanya bertugas meracik dan menyerahkan obat, tetapi juga menjadi benteng pertahanan utama masyarakat dari ancaman obat-obat berbahaya,” tegas Sridana, Rabu (23/9/2026).

IAI mewajibkan seluruh apotek, klinik, dan rumah sakit di Kabupaten Tasikmalaya memperketat operasional. Langkah ini bertujuan menutup rapat celah praktik mafia obat.

IAI Siapkan Sanksi Berat untuk Oknum Internal

Komitmen IAI Kabupaten Tasikmalaya juga menyasar internal organisasi. Pihaknya menerapkan pengawasan ketat untuk membersihkan oknum tenaga kefarmasian yang nakal.

IAI tidak memberikan ruang kompromi bagi anggota yang melanggar hukum. Organisasi akan menjatuhkan sanksi terberat hingga proses pidana bagi anggota yang terlibat jaringan obat ilegal.

Kampanye Nasional “Tanya Obat, Tanya Apoteker!”

Sridana mengimbau masyarakat agar tidak tergiur harga murah dari jalur penjualan tidak resmi. Ia mengajak warga selalu mengingat kampanye nasional “Tanya Obat, Tanya Apoteker!”.

Masyarakat wajib membeli produk farmasi di apotek berizin, puskesmas, atau klinik resmi. Pembeli harus memastikan apoteker yang melayani memiliki Surat Izin Praktik (SIP) sah. Masyarakat juga perlu berkonsultasi langsung mengenai dosis dan aturan pakai agar terhindar dari obat ilegal.

(Abdul Latif)

Pria di Tasikmalaya Jadi Tersangka Pencabulan, Modus Pinjamkan Ponsel Terbongkar

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: seorang pria paruh baya berinisial HS (50) tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur saat digelandang ke Mapolres Tasikmlaya.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya menetapkan pria berinisial HS (50) sebagai tersangka kasus pencabulan. Warga Kecamatan Sariwangi ini mencabuli bocah perempuan berusia 10 tahun berinisial AL.

Polisi menggelandang tersangka ke markas Polres Tasikmalaya pada Rabu (23/9/2026). Saat ini, HS resmi mendekam di sel tahanan untuk menjalani proses hukum lanjutan.

Baca Juga: Kisah Feby Surya, Guru Pelosok Tasikmalaya Mendunia Lewat Inovasi ‘TERPANA’

Modus Pinjamkan Ponsel dan Mengancam Korban

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri membeberkan kronologi insiden terakhir pada Rabu (16/9/2026). Pelaku mendatangi rumah korban di pagi hari dengan dalih bertamu.

Saat berada di teras, pelaku merayu siswi kelas 5 SD tersebut dengan meminjamkan ponsel. Pelaku melancarkan aksi bejat ini sebanyak enam kali kepada tetangganya sendiri. HS juga mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian ini kepada orang tua.

Rekaman Video Warga Bongkar Kejahatan Pelaku

Aksi pelaku akhirnya terbongkar setelah warga mengintai gerak-gerik mencurigakan HS dari celah dinding rumah. Saksi merekam detik-detik tindakan asusila tersebut menggunakan ponsel tanpa sepengetahuan pelaku.

Saksi menyerahkan bukti video amatir ini kepada orang tua korban sebelum membuat laporan resmi ke polisi.

“Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan minimal dua alat bukti, di antaranya keterangan saksi dan rekaman video yang sempat beredar di masyarakat,” tegas AKP Heru Samsul Bahri, Rabu (23/9/2026).

Pengakuan Pelaku dan Ancaman Hukuman 12 Tahun

HS memberikan pengakuan kepada penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya. Ia berdalih gagal menahan hasrat seksual setelah istrinya meninggal dunia.

Polisi tetap menindak tegas perbuatan kriminal tersebut tanpa kompromi. Polisi menjerat HS dengan Pasal 473 dan/atau Pasal 415 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

(Abdul Latif)

Kisah Feby Surya, Guru Pelosok Tasikmalaya Mendunia Lewat Inovasi ‘TERPANA’

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Feby Surya Abdul Bashit, S.Pd., Gr., guru Bahasa Indonesia di SMKN Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, sukses melahirkan TERPANA

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Feby Surya Abdul Bashit, S.Pd., Gr., guru Bahasa Indonesia SMKN Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, membuktikan kualitasnya. Keterbatasan geografis wilayah perbatasan selatan Jawa Barat tidak menghalangi dirinya untuk meraih prestasi tinggi.

Inovasi terpadunya yang bernama TERPANA mengantarkan Feby masuk ke dalam jajaran 10 Besar ASN Berprestasi Jawa Barat 2026 kategori PPPK. Terobosan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa sekolah kejuruan di daerah pelosok minim literasi.

Baca Juga: KPPN Tasikmalaya Ungkap Realisasi APBN Rp6,6 Triliun untuk Priangan Timur

Patahkan Stigma Minim Literasi di Sekolah Kejuruan

Masyarakat sering menganggap sekolah kejuruan hanya mencetak tenaga teknis. Akibatnya, aspek psikologis, berpikir kritis, dan kemampuan literasi siswa sering terabaikan.

Akses perpustakaan yang terbatas serta distraksi gawai sempat menurunkan minat baca siswa di Tasikmalaya Selatan (Tasela). Kondisi ini bahkan memicu rasa kurang percaya diri pada anak didik. Feby bergerak cepat menciptakan perubahan lewat jalur literasi dan seni.

Mengenal Konsep Gerakan TERPANA

Inovasi TERPANA (Teras, Panggung, dan Pena) meruntuhkan sekat formalitas dalam proses belajar. Gerakan ini mengusung tiga pilar utama:

  • Teras Literasi: Membiasakan siswa membaca buku di selasar sekolah sebelum jam pelajaran kelas XII.
  • Panggung Seni: Mengasah vokal, gestur, dan kepekaan rasa siswa berdasarkan nilai kearifan lokal Sunda Gapura Panca Waluya.
  • Pena Aksara: Menampung karya tulis siswa hingga menerbitkan buku antologi ber-ISBN dan publikasi digital.

Melahirkan Talenta Berprestasi hingga Kancah Internasional

Feby merintis perjalanan ini sejak tahun 2017 melalui ekstrakurikuler Teater Bakal. Usahanya melahirkan banyak siswa berprestasi tingkat daerah hingga internasional.

Siswa bernama Nur Rahma sukses menjadi delegasi Indonesia dalam forum internasional di Kolombo, Sri Lanka. Siswa lain, Yesi, meraih juara menulis dongeng Sasakala Lembur, sedangkan Kesa Herania menjadi finalis cerpen tingkat provinsi.

Feby bersama para siswa juga menerbitkan buku antologi puisi Ungkapan yang Meracau melalui penerbit Langgam Pustaka. Deretan nama siswa lain seperti Nisa, Chelse, Nita, dan Dina turut memperpanjang daftar prestasi seni tersebut.

Komitmen Nyata Mewujudkan Jawa Barat Istimewa

Konsistensi Feby dalam memberi dampak nyata berhasil menyisihkan ratusan peserta dari seluruh wilayah Jawa Barat. Inovasi TERPANA terbukti membangun mentalitas juara dan rasa percaya diri siswa SMK di daerah.

“Menjadi abdi negara di perbatasan bukanlah tentang mengeluhkan keterbatasan sarana, melainkan kerelaan melangkah lebih jauh untuk membuktikan bahwa dari sudut selatan Tasikmalaya, literasi dan karakter dapat terus menyala demi terwujudnya Jawa Barat Istimewa,” kata Feby penuh semangat.

(Abdul Latif)

Perhutani KPH Ciamis Gandeng Kejari, Perkuat Perlindungan Kawasan Hutan dan Mitigasi Risiko Hukum

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Perhutani KPH Ciamis Gandeng Kejari, Perkuat Perlindungan Kawasan Hutan dan Mitigasi Risiko Hukum

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Perum Perhutani KPH Ciamis memperkuat kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis. Langkah ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Pertemuan penting ini berlangsung di ruang kerja Kejari Ciamis pada Rabu (23/09/2026).

Administratur KPH Ciamis Tofik Hidayat memimpin jajaran Perhutani dalam agenda ini. Ia hadir bersama Wakil Administratur Cucu Suhendar dan Kepala Sub Seksi HKAKP Wahyu Hidayat. Kepala Kejari Ciamis Heru Kamarullah menyambut hangat kedatangan mereka bersama Kasubsi Intel.

Baca Juga: Bupati Herdiat Dorong Sekretariat Gerindra Ciamis Jadi Rumah Rakyat

Mitigasi Risiko Hukum dan Perlindungan Kawasan Hutan

Kedua pihak membahas strategi penguatan pendampingan hukum dan penanganan masalah kawasan hutan. Selain itu, diskusi ini berfokus pada mitigasi risiko hukum operasional perusahaan. Perhutani ingin memastikan tata kelola perusahaan berjalan transparan dan patuh pada regulasi.

Administratur KPH Ciamis Tofik Hidayat menilai koordinasi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan menjaga aset negara.

“Perhutani menyadari bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis kehutanan, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi yang kuat dengan aparat penegak hukum. Melalui koordinasi ini, kami berharap terjalin komunikasi yang semakin baik sehingga setiap langkah pengelolaan hutan dapat berjalan sesuai koridor hukum, serta mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Tofik.

Kejari Ciamis Siap Dampingi BUMN

Kepala Kejari Ciamis Heru Kamarullah memberi apresiasi tinggi atas inisiatif Perhutani. Ia menilai komunikasi aktif ini sangat berdampak positif bagi penegakan hukum.

Ia menyampaikan bahwa Kejaksaan melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara siap memberikan bantuan, pertimbangan, dan pendampingan hukum maupun tindakan hukum lainnya kepada instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk Perhutani.

Kedua lembaga sepakat mempererat kerja sama sesuai kewenangan masing-masing. Sinergi ini akan menjaga kelestarian hutan secara konsisten dan profesional.

(Diky)

Bupati Herdiat Dorong Sekretariat Gerindra Ciamis Jadi Rumah Rakyat

0
Ciamis@fokusjabar.id
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat menghadiri peresmian Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis ( fokusjabar.id/Mia)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mendorong sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis tidak hanya menjadi pusat aktivitas partai, tetapi juga terbuka bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Herdiat saat menghadiri peresmian Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Rabu (23/9/2026).

Herdiat mengapresiasi pembangunan sekretariat yang dinilainya cukup megah. Namun, menurut dia, keberadaan gedung tersebut harus diikuti dengan pemanfaatan yang lebih luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Amir Mahfud Resmikan Sekretariat DPC Partai Gerindra Ciamis

“Di samping digunakan untuk kegiatan-kegiatan partai, saya berharap gedung ini juga menjadi rumah rakyat,” kata Herdiat.

Ia menegaskan, keberadaan partai politik tidak bisa dilepaskan dari dukungan masyarakat. Karena itu, kedekatan dengan rakyat harus terus dipelihara melalui kegiatan yang melibatkan dan memberikan manfaat secara langsung.

“Sebesar apa pun sebuah partai, pasti membutuhkan rakyat. Tanpa dukungan dan doa dari masyarakat, dari rakyat, kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.

Herdiat juga mendorong Gerindra Ciamis mulai bergerak lebih aktif untuk mengajak dan membina masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi penting di tengah kondisi pembangunan daerah yang menghadapi keterbatasan anggaran.

“Gerindra ini harus sudah mulai bergerak. Mengajak, membina, dan bersama-sama. Intinya, bersama-sama memajukan Ciamis bersama masyarakat,” katanya.

Singgung Kondisi APBD Ciamis

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat menyinggung kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis yang mengalami penurunan. Ia menyebut APBD Ciamis yang pada 2019 berada di kisaran Rp3,1 triliun kini sekitar Rp2,3 triliun.

“Turunnya tajam sekali. Tahun 2019 masih sekitar Rp3,1 triliun, kemudian untuk tahun ini dan tahun depan menjadi sekitar Rp2,3 triliun,” ungkapnya.

Kondisi tersebut, kata Herdiat, membuat pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan partai politik, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya diperlukan untuk menjaga pembangunan tetap berjalan.

Herdiat menilai Gerindra Ciamis sejauh ini telah menunjukkan eksistensinya dengan hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat. Kedekatan tersebut, menurutnya, perlu terus dipertahankan dan diperkuat.

Baca Juga: Lansia Adu Kreativitas Mewarnai di Festival Literasi Dispusip Ciamis

“Partai Gerindra di Ciamis sudah cukup eksis. Dalam berbagai kegiatan selalu ada dan selalu hadir. Kedekatan dengan masyarakatnya juga cukup baik. Tinggal terus memelihara dan membina,” ujarnya.

Ia berharap peresmian sekretariat baru menjadi momentum bagi Gerindra untuk memperkuat konsolidasi sekaligus memperluas ruang interaksi dengan masyarakat.

“Intinya, kebersamaan dan gotong royong yang harus dikedepankan untuk mengatasi kesulitan,” pungkas Herdiat.

(Mia)