spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 35

Ombudsman Temukan Fasilitas Mirip Apartemen di Lapas Cibinong

0
Ombudsman Lapas Cibinong fokusjabar.id
Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin (foto: web)

BOGOR, FOKUSJabar.id: Ombudsman Republik Indonesia menemukan bangunan dengan fasilitas menyerupai hunian pribadi di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Temuan tersebut di ketahui ketika tim Ombudsman melakukan inspeksi mendadak pada Rabu, 23 September 2026.

BACA JUGA:

Bareskrim Sita 47,5 Kg Sabu Asal Malaysia Senilai Rp132 Milyar

Pemeriksaan itu mengungkap adanya bangunan yang lokasinya berada di bagian belakang kompleks lapas dan terpisah dari blok hunian warga binaan.

Di dalam kawasan tersebut, Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar dengan sejumlah perlengkapan yang membuat kondisinya di sebut menyerupai apartemen.

Fasilitas yang di temukan tidak hanya berupa tempat tidur. Tim Ombudsman melihat adanya ruang tamu, ruang makan, dapur, televisi, kulkas hingga berbagai peralatan rumah tangga.

Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin menggambarkan kondisi fasilitas tersebut bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada.

Temuan itu menjadi perhatian karena bangunan tersebut berada di area yang terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya.

Saat pemeriksaan berlangsung, tim juga menemukan sejumlah orang yang di duga merupakan warga binaan berada di kawasan tersebut.

Ombudsman menyebut terdapat sekitar enam sampai tujuh orang yang menempati bangunan secara terpisah.

Pemeriksaan pada Rabu, 23 September 2026 juga berlangsung di tengah persoalan akses. Tim sempat mengalami cekcok dan aksi saling dorong dengan petugas keamanan ketika hendak memasuki bagian belakang lapas.

Salah seorang anggota Ombudsman bahkan di sebut mengalami kaki terjepit dalam insiden tersebut.

Fikri mengatakan, hambatan tersebut justru membuat tim mempertanyakan alasan mereka melarang memasuki area tertentu.

“Tentu kami semakin bertanya, ada apa kok kami di halang-halangi. Setelah ketemu di sana, ternyata banyak sekali rumah yang di duga narapidana ada di dalam sana,” katanya.

Meski menemukan sejumlah penghuni, Ombudsman belum dapat memastikan identitas seluruh orang maupun status setiap bangunan yang di periksa.

BACA JUGA:

BGN Tutup Permanen Operasional 4 SPPG

Keterangan mengenai penggunaan bangunan tersebut juga belum sepenuhnya jelas.

Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rasahan menyebut, lokasi bangunan berada di sekitar rumah dinas kepala lapas.

Berdasarkan penjelasan petugas Lapas Cibinong yang di terima Ombudsman, fasilitas itu di sebut sebagai tempat istirahat petugas.

Syafrida mempertanyakan penjelasan tersebut setelah melihat kondisi fasilitas secara langsung.

“Pengakuannya tadi untuk petugas, tapi secara fasilitas itu bukan untuk petugas, saya bisa pastikan,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Ombudsman juga menemukan minuman beralkohol di dalam salah satu kulkas serta sejumlah botol minuman beralkohol di tempat pembuangan sampah.

Meski demikian, tim belum mengetahui siapa pemilik atau pengguna barang-barang tersebut.

“Minuman keras itu bisa petugas atau napi. Dugaan ya,” katanya.

Karena belum ada kepastian mengenai pemiliknya, temuan itu tidak serta-merta dapat di kaitkan dengan pihak tertentu.

Hal lain yang di soroti adalah pengakuan salah seorang penghuni mengenai pembayaran untuk menempati fasilitas tersebut.

Syafrida mengatakan, orang yang di temui mengaku sebagai warga binaan dan menyebut dirinya mengeluarkan uang. Namun, proses wawancara belum selesai. Sehingga belum memperoleh informasi mengenai jumlah pembayaran ataupun kepada siapa uang tersebut di berikan.

Ombudsman juga belum memastikan sejak kapan fasilitas tersebut di gunakan. Berdasarkan informasi yang di peroleh dalam pemeriksaan, bangunan tersebut di perkirakan sudah berdiri sekitar satu tahun lebih.

Karena identitas penghuni, mekanisme pembayaran serta pihak yang mengelola fasilitas belum di ketahui secara lengkap, pihaknya masih perlu melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut.

Sidak pada 23 September 2026 bukan pemeriksaan pertama Ombudsman terhadap Lapas Cibinong.

Sebelumnya, lembaga tersebut juga melakukan pemeriksaan pada Juli 2026, tetapi tidak mendapatkan izin untuk masuk ke area tertentu.

BACA JUGA:

Soal Arah Politik Nasional, Politisi Senior Golkar Bilang Begini

“Selama perjalanan kita turun ke lapas, baik kunjungan maupun sidak, kami yang di tolak hanya Lapas Cibinong. Dan ini kedua kali,” ungkapnya.

Ombudsman kemudian meminta adanya evaluasi terhadap pengelolaan lapas. Termasuk pengawasan dan penjagaan.

Sebagai tindak lanjut temuan tersebut, pihaknya meminta fasilitas khusus yang berada di kawasan belakang Lapas Cibinong segera di bongkar.

Pembongkaran di minta di lakukan dalam waktu kurang dari satu bulan.

Ombudsman juga berencana kembali melakukan inspeksi untuk memastikan tindak lanjut tersebut benar-benar di laksanakan.

“Kami minta secepatnya. Kami akan melakukan sidak lagi mungkin kurang dari sebulan ini nanti,” ucap Dia.

Ombudsman mendorong sejumlah tindakan korektif lainnya. Warga binaan yang di duga menempati fasilitas khusus itu di minta di kembalikan ke sel. Sementara pengamanan lapas perlu di perketat.

Pihaknya juga meminta dua akses keluar yang di temukan di bagian belakang di tutup serta melakukan evaluasi terhadap pimpinan dan jajaran Lapas Cibinong.

Seluruh temuan dari pemeriksaan pada Rabu, 23 September 2026 selanjutnya akan di tuangkan Ombudsman dalam kajian dan di sampaikan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Lembaga tersebut akan memantau pelaksanaan tindakan korektif yang di minta. Termasuk pembongkaran fasilitas dan penataan kembali area lapas.

Ombudsman juga di jadwalkan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk melihat perkembangan setelah rekomendasi di sampaikan.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

Bareskrim Sita 47,5 Kg Sabu Asal Malaysia Senilai Rp132 Milyar

0
Bareskrim fokusjabar.id
Barang bukti 47,5 kg sabu asal Malaysia yang disita di Riau (foto: detik)

RIAU, FOKUSJabar.id: Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Dumai mengungkap upaya penyelundupan narkotika dari Malaysia melalui jalur laut menuju wilayah Riau.

Pengungkapan kasus tersebut di sampaikan pada Rabu, 23 September 2026,setelah petugas mengamankan sebuah kapal di kawasan pesisir Pulau Halang, Kabupaten Rokan Hilir.

BACA JUGA:

Soal Arah Politik Nasional, Politisi Senior Golkar Bilang Begini

Dalam operasi tersebut, aparat menyita sabu dengan berat mencapai 47.572,2 gram atau sekitar 47,5 kilogram. Selain sabu, barang bukti yang di amankan terdiri atas 20.044 butir ekstasi serta 3.600 cartridge yang mengandung etomidate dengan volume keseluruhan 9.011,5 mililiter.

Jika di hitung berdasarkan nilai ekonominya, seluruh barang bukti tersebut di perkirakan mencapai Rp132.708.460.000 atau sekitar Rp132,7 milyar.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi terkait rencana masuknya narkotika dari Malaysia menuju Bagansiapiapi melalui jalur laut.

“Berdasarkan hasil pengungkapan dan penyitaan barang bukti berupa narkotika jenis sabu 47.572,2 gram, ekstasi sebanyak 20.044 butir serta 3.600 cartridge yang mengandung etomidate dengan volume neto keseluruhan 9.011,5 mililiter di peroleh estimasi total nilai ekonomi sebesar Rp132.708.460.000,” kata Eko.

Informasi tersebut kemudian di tindaklanjuti tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri yang di pimpin Kombes Handik Zusen.

Petugas melakukan pemantauan di sejumlah titik yang mencakup kawasan pesisir, daratan dan perairan Bagansiapiapi.

Pada Rabu, 9 September 2026 sekitar pukul 18.30 WIB, petugas yang berada di darat melihat dua orang menggunakan sepeda motor mendekati sebuah kapal kayu di salah satu dermaga sungai.

Keduanya di sebut bernama Suan dan Dori. Saat petugas mendekati lokasi, kapal tersebut bergerak meninggalkan dermaga, sehingga tim laut bersama Bea Cukai Dumai langsung melakukan pengejaran. Sementara itu, Suan dan Dori berhasil di amankan oleh petugas di darat.

BACA JUGA:

Krisis Beras Premium di Ritel Modern, Stok Bulog 4,6 Juta Ton

Pengejaran kemudian berlanjut hingga Kamis, 10 September 2026. Sekitar pukul 22.58 WIB, tim menemukan kapal kayu berwarna hijau yang di curigai tengah menurunkan jangkar di pesisir Pulau Halang.

Petugas gabungan kemudian mendekati kapal tersebut untuk melakukan penyergapan.

“Ketika petugas melakukan pendekatan, satu orang yang berada di atas kapal langsung menceburkan diri ke laut. Sedangkan satu orang lainnya berupaya menghidupkan mesin kapal untuk melarikan diri,” ungkap Eko.

Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang nelayan bernama Fendi alias Aping.

Fendi di sebut berperan sebagai tekong atau pengemudi kapal yang di gunakan dalam pengiriman tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, ia mengaku membawa kapal yang memuat enam kardus bersama seorang pria bernama Ari.

“Fendi alias Aping mengakui membawa kapal yang mengangkut enam kotak kardus bersama Ari, yang saat ini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas Eko.

Menurut keterangan Bareskrim, Fendi mengetahui isi enam kardus yang di bawanya merupakan narkotika jenis sabu.

Kapal yang di gunakan dalam perjalanan tersebut di sebut milik Alu alias Yucin, warga Bagansiapiapi.

Alu juga telah masuk dalam DPO. Fendi di sebut mendapatkan perintah untuk mengambil kapal di perairan Kuala Sinaboi dan kemudian membawanya hingga di sandarkan di wilayah Tenayan. Atas pekerjaan tersebut, ia di janjikan imbalan.

BACA JUGA:

Donny Oskaria: Manajer KDKMP bukan Pegawai Tetap BUMN

Selain 48 bungkus sabu dengan berat neto 47.572,2 gram, petugas menemukan berbagai barang bukti lain di dalam kapal. Di antaranya, 20.044 butir ekstasi, 3.600 cartridge etomidate, lima bungkus Happy Water, satu paket sabu seberat 1 gram yang di simpan di dalam sarung, alat isap atau bong, paspor serta telepon genggam.

Dari jumlah narkotika yang berhasil di amankan, Bareskrim memperkirakan terdapat sekitar 262.411 jiwa yang dapat terhindar dari potensi penyalahgunaan narkotika.

“Di perkirakan jumlah jiwa yang berhasil di selamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika tersebut ±262.411 jiwa,” tegas Eko.

Setelah pengungkapan tersebut, Fendi alias Aping beserta barang bukti di bawa ke Kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk menjalani proses penyidikan.

Sementara itu, Ari dan Alu alias Yucin masih dalam pencarian dan telah di tetapkan sebagai DPO.

Penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri pihak lain yang di duga berkaitan dengan pengiriman narkotika dari Malaysia melalui jalur laut menuju Riau.

BACA JUGA:

Bos BGN Sebut Program MBG Masih Hadapi Persoalan

Kasus ini masih dalam tahap pengembangan oleh Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Dumai. Pengungkapan yang di sampaikan pada Rabu, 23 September 2026, tersebut merupakan hasil operasi yang di lakukan pada 9 hingga 10 September 2026.

Aparat masih menelusuri jaringan di balik pengiriman tersebut, sedangkan barang bukti dan tersangka yang telah di amankan di proses sesuai tahapan hukum yang berlaku.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

Bank BJB Tasikmalaya Salurkan 300 Paket Bantuan, Ada Perlengkapan Sekolah dan Sembako

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Pimpinan Bjb Tasikmalaya Fina Petrina Ahmad, foto bersama para pelajar penerima bantuan perlengkapan sekolah, saat acara peresmian pembangunan di Ballroom Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Bank BJB Cabang Tasikmalaya terus memperkuat komitmen sosial dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya. Bank milik Pemerintah Daerah Jawa Barat ini menyalurkan bantuan 150 paket sembako serta 150 paket peralatan sekolah bagi warga dan pelajar yang membutuhkan.

Pimpinan BJB Cabang Tasikmalaya Fina Petrina Ahmad menyerahkan secara langsung bantuan tersebut kepada para penerima manfaat. Momen penyerahan bertepatan dengan acara peresmian hasil pembangunan bersama Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan di Ballroom Aula Bappelitbangda, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: HUT ke-20 SMAN 10 Tasikmalaya Makin Meriah, Dicky Candra Mendadak Nyanyi Sambil Main Gitar

Aksi sosial ini mempertegas sinergi sektor perbankan dengan pemerintah daerah. Kolaborasi fokus mendorong peningkatan mutu pendidikan serta pengentasan angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya.

Sokong Program Tasik Pintar Bagi Pelajar Kurang Mampu

Pimpinan BJB Cabang Tasikmalaya Fina Petrina Ahmad menjelaskan bahwa penyerahan bantuan ini selaras dengan program unggulan daerah, salah satunya program Tasik Pintar.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen kami untuk mendukung program prioritas Wali Kota Tasikmalaya, salah satunya program Tasik Pintar dengan memberikan bantuan ratusan paket perlengkapan sekolah kepada pelajar, yang sangat membutuhkan demi kelancaran dalam menuntut ilmu di bangku sekolah,” ungkap Fina Petrina Ahmad, Rabu (23/9/2026).

Pihak bank memberikan bantuan perlengkapan sekolah mencakup tas, buku tulis, hingga alat tulis bagi siswa dari keluarga pra-sejahtera.

“Diharapkan bantuan ini dapat memotivasi sekaligus mendorong para pelajar untuk lebih giat belajar dan tidak terkendala oleh keterbatasan ekonomi demi meraih cita-cita yang tinggi,” ujarnya.

Bantu Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

Selain sektor pendidikan, Bank BJB Tasikmalaya menyasar kebutuhan pokok warga berpenghasilan rendah lewat penyaluran ratusan paket sembako. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan utama.

“Untuk membantu masyarakat tidak mampu, kami ingin berkontribusi dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 150 paket. Harapannya dapat membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang tidak baik-baik saat ini,” ucap Fina Petrina.

Fina menegaskan bahwa Bank BJB menjalankan tanggung jawab sosial secara rutin melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi aktif bank BJB tersebut.

“Bantuan pendidikan ini harapannya, agar pelajar penerima semakin bersemangat untuk menuntut ilmu di sekolah. Tentunya dalam meraih cita-cita, dan masyarakat penerima sembako dapat terbantu kebutuhan hariannya. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

(Seda)

HUT ke-20 SMAN 10 Tasikmalaya Makin Meriah, Dicky Candra Mendadak Nyanyi Sambil Main Gitar

0
TASILMALAYA, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara, bernyanyi sambil memetik gitar di atas panggung, saat HUT ke-20 SMAN 10 Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: SMAN 10 Kota Tasikmalaya merayakan hari jadi ke-20 dengan penuh kemeriahan. Pihak sekolah menggelar acara istimewa ini di halaman kampus, Jalan Karikil, Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (23/9/2026).

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara menghadiri langsung perayaan dua dekade tersebut. Jajaran Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Kepala KCD Disdik Wilayah Jawa Barat, para alumni, serta ratusan siswa turut memadati lokasi acara.

Baca Juga: Dari Jalan hingga Penanganan Banjir, 907 Proyek Pemkot Tasikmalaya Diresmikan

Ia memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi panjang SMAN 10 Tasikmalaya dalam mencetak generasi muda berprestasi.

“Selamat ulang tahun ke-20 untuk SMAN 10 Kota Tasikmalaya. 20 tahun adalah usia yang matang untuk terus berinovasi dan melahirkan siswa-siswi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing,” ungkapnya atas panggung utama.

Suasana acara mendadak riuh saat Wakil Wali Kota Tasikmalaya memberikan kejutan di tengah sambutannya. Ia merilis dan menyanyikan lagu ciptaan dadakan khusus.

Ia memainkan gitar di atas panggung layaknya seorang musisi profesional. Lirik lagu tersebut memuat pesan motivasi dan inspirasi dunia pendidikan bagi para siswa.

Aksi panggung orang nomor dua di Kota Tasikmalaya ini langsung memancing gemuruh tepuk tangan dari para siswa, guru, dan tamu undangan.

Transformasi Mutu Pendidikan dan Silaturahmi Lintas Generasi

Kepala SMAN 10 Kota Tasikmalaya Risris Triyadi mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian usia dua dekade sekolahnya. Ia menilai usia 20 tahun sebagai momentum evaluasi menuju sekolah yang lebih inklusif.

“Alhamdulillah, SMAN 10 Kota Tasikmalaya hari ini genap berusia 20 tahun. Terima kasih kepada semua pihak, para pendiri, para guru-guru terdahulu, komite, orang tua, dan pemerintah kota yang telah mendukung kemajuan sekolah, hingga sampai di fase ini,” ungkapnya.

Pihak sekolah menggelar berbagai perlombaan akademik, pentas seni, olahraga, bakti sosial, serta reuni alumni untuk memeriahkan peringatan HUT.

Risris berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan karakter dan akademik agar SMAN 10 menjadi sekolah pilihan utama.

“Kami ingin SMAN 10 tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tapi juga melahirkan lulusan yang berkarakter dan berakhlak mulia, kreatif, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman,” paparnya.

(Seda)

Dari Jalan hingga Penanganan Banjir, 907 Proyek Pemkot Tasikmalaya Diresmikan

0
TASIKMALAYA, FOKUSjabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menandatangani batu prasasti proyek infrastruktur, dengan disaksikan sejumlah pejabat lainnya di Ballroom Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya meresmikan hasil pembangunan Tahun Anggaran 2025. Proyek infrastruktur ini tersebar merata di 10 kecamatan dan 69 kelurahan se-Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan memimpin langsung acara peresmian tersebut. Acara berlangsung di Ballroom Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Dicky Candra Soroti Geng Motor di Tasikmalaya, Kepala Daerah Priangan Timur Diminta Bersinergi

Sejumlah pejabat hadir menyaksikan penandatanganan peresmian proyek tersebut. Jajaran pejabat meliputi Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara, Ketua DPRD H. Aslim, serta pimpinan OPD.

Pemkot Tasikmalaya telah merealisasikan 907 paket proyek pembangunan sepanjang tahun 2025. Total anggaran proyek ini mencapai Rp121,882 miliar.

Tuntaskan Masalah Banjir hingga Layanan Publik

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa peresmian ini menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada publik. Pemerintah memprioritaskan dampak nyata pembangunan bagi kehidupan masyarakat.

“Pembangunan yang kita telah laksanakan tersebut, tidak terlihat dari jumlah kegiatan maupun besaran anggaran yang terserap, tetapi yang terpenting adalah dampak serta manfaatnya dapat langsung masyarakat rasakan,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan, Rabu (23/9/2026).

Ratusan paket proyek ini menyasar perbaikan jalan, penanganan banjir, hingga sarana kesehatan dan pendidikan.

“Seluruh pembangunan infrastruktur yang sudah dalam pengerjaan, dan diresmikan hari ini, dapat mengatasi persoalan-persoalan di tengah-tengah masyarakat, seperti mengatasi persoalan banjir, akses pendidikan lebih terjangkau, akses kesehatan, maupun pelayanan publik lebih meningkat. Karena pada akhirnya, pembangunan yang kita laksanakan harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup, serta pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.

Viman meminta seluruh dinas, camat, lurah, dan warga untuk merawat hasil pembangunan ini. Ia menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.

“Anggaran pembangunan infrastruktur tidak sedikit. Karenanya, kita harus memastikan setiap rupiah yang pemerintah belanjakan benar-benar kembali dalam bentuk Infrastruktur yang memberikan manfaat signifikan untuk masyarakat Kota Tasikmalaya,” tegasnya.

Rincian Sebaran Proyek Infrastruktur di 10 Kecamatan

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Tasikmalaya H. Hanafi membeberkan rincian proyek tersebut. Pembangunan meliputi jalan utama, jalan lingkungan, drainase, perbaikan sekolah, puskesmas, kantor kelurahan, dan ruang publik.

Berikut Rincian Proyek dan Anggaran per Kecamatan:

  • Kecamatan Cihideung: 61 paket kegiatan (Rp6,3 miliar)
  • Kecamatan Tawang: 156 paket kegiatan (Rp20,6 miliar)
  • Kecamatan Purbaratu: 39 paket kegiatan (Rp6,5 miliar)
  • Kecamatan Cibeureum: 67 paket kegiatan (Rp7,3 miliar)
  • Kecamatan Tamansari: 106 paket kegiatan (Rp16,3 miliar)
  • Kecamatan Indihiang: 79 paket kegiatan (Rp7,6 miliar)
  • Kecamatan Cipedes: 68 paket kegiatan (Rp14,09 miliar)
  • Kecamatan Bungursari: 97 paket kegiatan (Rp13 miliar)
  • Kecamatan Mangkubumi: 100 paket kegiatan (Rp13,2 miliar)
  • Kecamatan Kawalu: 134 paket kegiatan (Rp16,6 miliar)

Pemkot Tasikmalaya berharap hasil pembangunan ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.

(Seda)

1,2 Hektare Kebun di Ciamis Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Lahan Kebun di wilayah Desa Kertaharja yang terbakar

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kebakaran hebat menghanguskan lahan kebun seluas 1,2 hektare di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Peristiwa ini melanda Blok Ampah, Dusun Surayuda, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing.

Peristiwa ini tidak menelan korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun, kobaran api melahap seluruh vegetasi di area kebun tersebut.

Baca Juga: Bukan Sekadar Fisik, Pasukan PHH Polres Ciamis Diuji Kesabaran Hadapi Provokasi Massa

Petugas menduga kobaran api berasal dari aktivitas pembakaran sampah rumput kering. Oknum tidak bertanggung jawab meninggalkan pembakaran sampah tersebut hingga api merembet tak terkendali.

“Kejadian kebakaran itu terjadi pada siang menjelang sore hari,” kata Sekdes Kertaharja Otong Dadi, Rabu (23/9/2026).

Respons Cepat Warga dan Koordinasi dengan Petugas Pemadam

Warga sekitar yang melihat kobaran api langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Kertaharja.

“Setelah menerima laporan dari warga secepatnya kami pun berkoordinasi dengan pihak BPBD dan Damkar UPTD Ciamis untuk menangani kejadian kebakaran itu,” katanya.

Pemerintah desa berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Ciamis, Damkar UPTD Ciamis, warga, serta unsur TNI-Polri. Petugas gabungan bahu-membahu menjinakkan si jago merah di lokasi kejadian.

“Saat ini api sudah berhasil dikendalikan dan dipadamkan sehingga api tidak merembet ke lahan lain,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Cuma 10 Menit dari Alun-alun Majalengka, Ada Pantun Stone dengan Batu Raksasa Mirip Situs Megalitikum

0
MAJALENGKA, FOKUSJabar.id
Keterangan Foto : Edukasi pelajar tentang hutan di kawasan batu pantun di bagian atas pada sore hari (Jilly Ortega / Fokus Jabar)

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Masyarakat yang ingin melepas penat tidak perlu menempuh perjalanan jauh dari pusat kota. Hanya berjarak 10 menit dari Alun-alun Majalengka, terdapat destinasi wisata alam tersembunyi bernama Pantun Stone atau Batu Pantun.

Lokasi wisata ini berada di tepi jalan raya Kelurahan Babakan Jawa, arah Pancurendang. Kawasan ini menyajikan keindahan pepohonan rimbun serta hamparan batu raksasa yang mirip peninggalan sejarah Megalitikum.

Baca Juga: Harga Cabai Kerap Naik Turun, Pemkab Majalengka Bagikan 6.000 Pohon untuk Ditanam di Rumah

Pengelola Pantun Stone, Asep Fadilah, mulai menata kawasan hutan lindung ini sejak tiga tahun lalu. Langkah ini menyusul penerbitan SK Menteri Kehutanan tentang Hutan Kemasyarakatan.

“Ada daya tarik di sini berupa hamparan batu-batu besar. Tempatnya sangat indah sekali. Kalau melihat batu-batu besar seperti ini, ya sangat jarang lah untuk di Majalengka bisa ditemui lokasi, ya Bapak menyebutnya rest area ya,” ungkap Asep saat menceritakan awal mula penataan tempat tersebut.

Warung 24 Jam dan Pembukaan Area Perkemahan

Pengelola menyediakan fasilitas warung sederhana yang beroperasi selama 24 jam penuh di tengah kawasan. Kehadiran warung ini memanjakan pengunjung yang ingin beristirahat saat malam hari.

“24 jam buka. Insyaallah, karena kebetulan ada rekan kami juga, staf kami yang istilahnya nginep di sini. Jadi kalau misalkan mau rehat, istirahat, bisa singgah di warung sini,” kata Asep.

Asep mengarahkan kawasan ini sebagai ruang terbuka hijau edukatif bagi pelajar dan generasi muda. Pria asal Bojong ini menggelar diskusi interaktif guna mengedukasi warga terkait pentingnya menjaga ekosistem hutan dan mata air.

“Bapak ingin mengajak kepada warga atau anak-anak untuk lebih mengenal tentang hutan dan lingkungan. Karena Bapak lebih fokus di sini untuk edukasi. Sambil ngopi, sambil ini, kita bisa sharing bagaimana kondisi lingkungan kita, hutan kita. Karena kebetulan di sekitar Batu Pantun ini banyak terdapat apa, sumber mata air yang harus kita jaga dan kita lindungi,” jelasnya.

Asep kini tengah menyiapkan pengembangan fasilitas baru berupa area perkemahan (camping ground) dengan tiga pos utama.

Misteri Sejarah Lokal Makam Buyut Kalang Bentang

Daya tarik Pantun Stone semakin kuat dengan adanya jejak sejarah lokal di bagian atas hutan. Pengunjung dapat berjalan kaki sekitar 10 menit menuju makam leluhur Buyut Kalang Bentang.

Asep berencana menggali silsilah tokoh tersebut bersama para ahli dan budayawan lokal.

“Nanti kapan-kapan kita ke sana, sekaligus kita bertanya, kita cari-cari ini ke juru kunci atau para budayawan lah, seperti apa silsilah atau legendanya,” pungkasnya.

Budayawan dari Grup Majalengka Baheula (Grumala), Naro, menyebut Buyut Kalang Bentang sebagai sosok sakti mandraguna dan sangat dihormati. Masyarakat menyejarahkannya di puncak gunung yang kini terkenal sebagai Puncak Kalang Bentang.

Perpaduan batu purba, sumber mata air, kemudian fasilitas kemah, dan mitos sejarah menjadikan Pantun Stone sebagai paket wisata edukatif yang lengkap.

(Jilly Ortega)