spot_imgspot_img
Senin 10 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 35

Hartono Soekwanto Ungkap Teknik Keeping Irfan Hakim Meningkat Pesat hingga Raih Male Champion A di 13thKediri Koi Show 2026

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Artis Irfan Hakim kembali mengukir prestasi gemilang dalam kompetisi ikan koi tingkat nasional. Melalui varietas Showa Sanshoku berukuran 68 cm, ia sukses menyabet gelar Male Champion di Kediri Koi Show 2026.

Ajang bergengsi tersebut berlangsung di Convention Hall SLG Kediri pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Baca Juga: Usia 54 Tahun, Bos Koi Hartono Soekwanto Bikin Heboh! Nyaris Juarai Kompetisi Padel Open Bandung

Ikan koi milik Irfan memukau juri di Kelas A Gosanke berkat keunggulan warna, postur, serta pola seimbang.

Irfan Hakim mendapat binaan teknis langsung dari pengusaha asal Bandung Hartono Soekwanto atau Bos Koi. Tim Samurai Koi Centre Bandung mengawal proses handling hingga membawa koi tersebut merebut podium tertinggi.

Hartono Soekwanto melayangkan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan anak didik barunya di arena kontes nasional.

“Teknik keeping Pak Irfan Hakim sekarang melonjak pesat, makanya ia selalu berhasil naik panggung,” puji Hartono, Minggu (2/8/2026).

Irfan Hakim sukses mengumpulkan 22 gelar juara dari tiga kompetisi nasional hanya dalam waktu kurang dari sebulan.

Ia memborong 14 gelar di Bogor Koi Show, dua gelar di Jogja, serta enam gelar di Nusatic Koi Show.

Pencapaian spektakuler ini membuktikan efektivitas kombinasi antara kualitas koi, teknik keeping, serta penanganan matang.

Gelaran 13th Kediri Koi Show 2026 sendiri menghadirkan ratusan peserta yang memperebutkan puluhan kategori bergengsi.

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Bandung sebagai pusat pembinaan dan pengembangan hobi koi berkualitas di Indonesia.

(IrfansyahRiza)

3 Tahun Menunggu, Faris Abdul Hafizh Pecah Telur

0
Faris Abdul Hafizh fokusjabar.id
Faris Abdul Hafizh (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Buah sabar dan kerja keras bek muda Persib Bandung, Faris Abdul Hafizh akhirnya mendapat kepercayaan coach Igor Tolic.

Seperti di ketahui, Faris Abdul Hafizh di promosikan ke tim senior sejak musim 2023/2024.

BACA JUGA:

Balsa Sekulic Senang Cetak Gol kontra Tampines Rovers

Pemain jebolan Akademi Persib ini akhirnya menjalani debut kompetitif bersama Pangeran Biru saat menghadapi Tampines Rovers FC pada laga terakhir Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), Jumat (31/7/2026).

Faris Abdul Hafizh menyebut, kesempatan tampil sebagai starter menjadi momen yang telah lama dia nantikan.

Sejak promosi ke skuad utama, Dia terus bekerja keras mempersiapkan diri. Sebelumnya, kembali memperkuat tim Elite Pro Academy U-20 dan menjalani masa peminjaman ke Gresik United pada awal 2025.

“Setelah penantian lama, alhamdulillah di kasih kepercayaan buat debut sejak menit pertama oleh coach Igor Tolic,” ungkapnya.

“Terima kasih kepada tim pelatih atas kepercayaan yang di berikan,” Faris menambahkan.

Kepercayaan yang di berikan pelatih Igor Tolic di jawab dengan penampilan yang cukup menjanjikan. Selain tampil disiplin menjaga lini pertahanan, Dia juga beberapa kali ikut membantu serangan.

Bahkan, Dia sempat mengirim umpan matang dari sisi kanan kepada Ramon “Tanque” de Andrade Souza. Kemudian, ia juga mengirim bola berbahaya melalui sepak pojok yang di sambut Uilliam Barros.

Meski belum berbuah gol, kontribusi tersebut menunjukkan keberaniannya tampil di level tertinggi.

Debut Dia juga membuahkan hasil maksimal. Persib Bandung menang 1-0 atas Tampines Rovers FC melalui tendangan roket Balsa Sekulic pada menit ke-82.

Kemenangan tersebut membukukan Persib Bandung menyapu bersih tiga pertandingan fase grup Piala Presiden 2026.

Tim kebanggaan Bobotoh mengantongi sembilan poin dengan catatan tanpa kebobolan untuk melaju ke babak semifinal sebagai juara Grup A.

BACA JUGA:

Umuh Muchtar Puas dengan Gol Spektakuler Balsa Sekulic

Faris berharap, debutnya menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang bersama Pangeran Biru.

Pemain muda asal Bandung itu bertekad terus meningkatkan kualitas permainan untuj menjawab kepercayaan tim pelatih.

“Kepercayaan yang sangat besar dari tim pelatih dan dipercaya mengambil tendangan sepak pojok. Jika di beri kesempatan lagi, saya siap berkontribusi lebih banyak untuk tim,” tutup Faris di kutip persib.co.id.

(Bambang Fouristian) 

HUT ke-75 IBI, Ini Pesan Dinkes Garut

0
Dinkes Garut fokusjabar.id
Kepala Dinkes Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Leli Yuliani membuka puncak acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tahun 2026.

Acara tersebut dirangkaikan dengan Seminar Kesehatan Ibu dan Anak yang di gelar di Aula RS Intan Husada, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

BACA JUGA:

Bupati Garut Proyeksikan Curug Sanghyang Taraje jadi Destinasi Unggulan

Kepala Dinkes Garut menyoroti besarnya kontribusi para bidan yang memegang peran hingga 85 persen dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Pihaknya mengajak jajaran bidan untuk mengubah narasi penanganan. Yakni dari sekadar berfokus pada penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi gerakan aktif mewujudkan ibu dan bayi yang sehat serta selamat.

“Kita semua bertekad selamatkan ibu dan bayi atau wujudkan ibu dan bayi sehat selamat. Saat membantu persalinan, bidan harus rileks,” pesan Leli.

Dia juga berpesan agar para bidan tidak lupa menjaga kesehatan diri sendiri agar tetap bisa bekerja secara optimal, selaras dengan moto Dinkes Kabupaten Garut yaitu “Sehat, Bugar, Produktif.”

Pengurus Pusat (PP) IBI, Ade Jubaedah mengingatkan, bidan tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawal kesehatan masyarakat.

“Karena bidan punya kemampuan terbatas. Sehingga kemampuan-kemampuan lain butuh dukungan profesi kesehatan lain. interprofesional dan kolaborasi adalah harga mati,” tegasnya.

BACA JUGA:

Semangat Perjuangan PM Gatra tak Pernah Padam

Ketua IBI Cabang Garut, Husnul Hotimah menyampaikan bahwa kehadiran para pimpinan dan stakeholder menjadi dorongan motivasi bagi para bidan di lapangan untuk menjalankan tugas guna memberikan pelayanan dalam rangka penyelamatan ibu dan bayi.

Dari sisi fasilitas kesehatan, Direktur RS Intan Husada, Muhammad Hasan menekankan bahwa upaya penyelamatan ibu dan bayi merupakan tugas kolektif seluruh elemen, bukan hanya Dinas Kesehatan.

“Ibu dan bayi itu sangat berharga sekali dan tidak ternilai harganya. Semakin banyak bidan yang kompeten, profesional dan berdaya saing dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Muhammad Hasan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Pembibitan Atlet Lewat Piala Soeratin 2026

Ketua Pelaksana Kegiatan, Dedeh Hamidah melaporkan, puncak HUT ke-75 IBI mengusung tema “One Million More Midwives.”

Seminar ini di rancang untuk memperkuat peran bidan di jalur promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif pada ibu dan bayi.

HUT ke-75 IBI Kabupaten Garut juga di isi dengan beragam aksi nyata dan edukatif. Di antaranya, Gerakan Cegah Stunting (Genting), pelayanan KB dan Imunisasi gratis dan seminar Bidan Cerdas.

(Bambang Fouristian)

Barcode Solar Subsidi Bikin Ribet Perajin Bata di Pangandaran

0
Barcode solar pangandaran fokusjabar.id
Ilustrasi (foto: web)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Cuaca kemarau mempercepat pengeringan batu bata di Pangandaran. Tapi di balik lancarnya produksi, para perajin di Desa Paledah Kecamatan Padaherang justru ketar-ketir gara-gara solar.

‎Bahan bakar untuk mesin cetak itu kini susah di dapat lewat jalur subsidi. Ribetnya urus barcode bikin mereka lari ke solar eceran yang harganya jauh lebih mahal.

BACA JUGA:

Saat Petani Khawatir Kemarau, Perajin Batu Bata di Pangandaran Justru Kebanjiran Pesanan

‎Nining, perajin batu bata di Desa Paledah mengaku mesin cetaknya nyala hampir setiap hari. Tanpa solar, 5.000 batu bata yang di targetkan tiap 2 hari sekali tidak akan jadi.

‎”Untuk produksi seminggu butuh sekitar 50 liter. Sebulan bisa sampai 200 liter,” ujar Nining di lokasi produksinya.‎

‎Harga resmi solar subsidi di SPBU Rp6.400 per liter. Tapi untuk beli, perajin wajib punya Surat Rekomendasi Pembelian BBM dari dinas, lengkap dengan barcode atau QR Code.

‎Masalahnya, surat itu cuma berlaku 1-3 bulan. Kalau habis masa berlakunya, harus urus lagi dari awal.

‎”Barcode itu isi suratnya harus di perpanjang tiga bulan sekali. Memang gratis, tapi kita harus ke Parigi. Jauh,” kata Nining.

‎Nining menyebut prosesnya panjang. Pertama minta surat pengantar ke desa. Lalu dokumen itu di bawa ke kantor dinas di Parigi untuk di proses dan dapat barcode baru.

‎Tak hanya itu, prosesnya butuh waktu, tenaga dan biaya. Sedangkan produksi tidak bisa berhenti.Oleh karena itu, banyak perajin pilih jalan pintas dengan membeli solar eceran.

‎”Solar Rp6.400 di SPBU. Kalau di eceran Rp8.500. Gak tentu ecerannya di mana. Kita harus minta bahkan sampai nyedot ke mobil, minta 10 liter,” ucapnya.

‎Dari pembelian itu, selisih Rp2.100 per liter. Untuk kebutuhan 200 liter sebulan, artinya Nining harus keluar uang lebih Rp420 ribu di banding harga subsidi.

‎”Ya kita mending bayar saja lah ke eceran. Ya bayar lebih sedikit,” ujarnya pasrah.

‎Ia menyebut tidak semua penjual bensin eceran punya solar. Kadang harus keliling dulu baru dapat.

‎Di Paledah, batu bata masih jadi andalan ekonomi warga. Hasil produksinya di kirim ke berbagai wilayah di Pangandaran bahkan sampai Jawa Tengah.

BACA JUGA:

Dulu Memulung Bersama Ayah, Kini Tiga Anak di Pangandaran Siap Kembali Bersekolah

‎Namun, dengan sistem barcode yang harus di perpanjang tiap 3 bulan dan jarak ke Parigi yang jauh, perajin kecil seperti Nining merasa terbebani.

‎Aturan subsidi ini di buat BPH Migas bersama Pemda untuk menertibkan penyaluran.

“Tujuannya memang baik agar solar subsidi tepat sasaran,” ujar Nining.

‎Tetapi fakta di lapangan, justru mempersulit pelaku usaha mikro yang butuh solar setiap hari dan tidak punya waktu luang untuk bolak-balik urus administrasi.

‎Akibatnya, alih-alih menghemat, perajin justru membayar lebih mahal demi produksi tetap jalan.

‎”Mesin harus tetap nyala. Kalau berhenti, pesanan numpuk,” tutup Nining.

(Sajidin)

Persib Bertemu Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

0
semifinal Piala Presiden 2026 fokusjabar.id
Persib Bandung kontra Persija Jakarta

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung sebagai juara Grup A di pastikan akan berhadapan dengan Persija Jakarta pada pertandingan semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Kepastian tersebut di dapat setelah pertandingan terakhir Grup B turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026).

BACA JUGA:

Umuh Muchtar Puas dengan Gol Spektakuler Balsa Sekulic

Pada pertandingan tersebut, Persija berhasil menaklukkan PSMS Medan dengan skor telak 4-1. Empat gol Macan Kemayoran di cetak Arlyansyah pada menit ke-23, Victor Dethan (80′), Agi Firmansyah (84′) dan Gustavo Almeida (88′).

Sementara itu, satu-satunya gol balasan PSMS Medan di cetak Ikhsan Chan saat pertandingan memasuki menit ke-60.

Kemenangan atas PSMS tersebut, membuat Persija naik ke posisi dua klasemen akhir Grup B turnamen pramusim Piala Presiden 2026, menggeser Port FC.

Port FC sendiri pada pertandingan terakhir Grup B, harus mengakui keunggulan tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 2-1. Sebelumnya, Port sempat unggul lebih dulu melalui Issam Abdallah pada menit ke-30.

Namun, Persebaya berhasil bangkit dan membalikkan kedudukan lewat gol Miguel Pereira di menit ke-40 dan Alex Martins pada menit ke-47.

Dengan hasil tersebut, Persebaya kokoh di puncak klasemen dan menjadi juara Grup. Sedangkan Port FC finish di peringkat tiga serta gagal melangkah ke babak semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

BACA JUGA:

Menalo Ungkap Kunci Persib Taklukkan Tampines dan Lolos ke Semifinal

Persebaya sendiri akan bertemu dengan Arema FC yang menjadi runner-up Grup A, pada pertandingan semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Sementara itu, hingga saat ini venue pertandingan belum ditentukan, rencananya lokasi semifinal akan diumumkan pada hari ini Minggu (2/8/2026).

(Arif)

Bupati Garut Proyeksikan Curug Sanghyang Taraje jadi Destinasi Unggulan

0
Curug Sanghyang Taraje fokusjabar.id
Bupati Garut di Curug Sanghyang Taraje

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai berkunjung ke objek wisata Curug Sanghyang Taraje di Kecamatan Pamulihan, Sabtu (1/8/2026).

Kunjungan tersebut di lakukan untuk meninjau langsung potensi pariwisata sekaligus merespons kebutuhan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Pembibitan Atlet Lewat Piala Soeratin 2026

Bupati Garut menegaskan pentingnya keterkaitan antara pengembangan sektor olahraga dan pariwisata (sport tourism).

Menurutnya, pariwisata memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian lokal. Meski begitu, harus tetap di barengi dengan komitmen menjaga kelestarian alam.

“Konon Curug Sanghyang Taraje salah satu yang tercantik di Jabar. Bahkan mungkin juga di Indonesia. Karena itu, harus di pelihara, jaga dan kita kembangkan. Sehingga memberikan dampak yang baik kepada masyarakat,” kata bupati Garut.

Guna meningkatkan fasilitas dan aksesibilitas kawasan wisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut berkomitmen mencari formulasi terbaik sesuai kapasitas anggaran daerah.

Meski demikian, Syakur menekankan pentingnya prinsip kolaborasi dan keterlibatan aktif masyarakat desa melalui skema timbal balik.

Pemkab Garut mendorong alokasi anggaran desa serta kepatuhan partisipasi masyarakat. Termasuk dalam memenuhi kewajiban pajak agar pembangunan tidak sepenuhnya di bebankan kepada pemerintah daerah.

“Ke depan saya berharap mereka akan membayarkan BPJT-nya (pajak) dan kita akan kembalikan dalam bentuk sarana pembangunan fasilitas. Tanpa mereka membayar pun kita sudah bangun, apalagi kalau membayar,” sebut Syakur.

Pengelola Curug Sanghyang Taraje, Deni Tamrin menyambut baik perhatian dari Pemkab Garut.

Ia menyampaikan, aspirasi utama para pengelola dan masyarakat setempat saat ini adalah pembenahan akses jalan sepanjang 2,5 kilometer dari jalan desa menuju lokasi wisata serta penambahan penerangan jalan.

Deni menjelaskan, konsep alami Curug Sanghyang Taraje sengaja di pertahankan. Sehingga perbaikan infrastruktur jalan menjadi kunci utama untuk meningkatkan kenyamanan dan daya tarik wisatawan.

BACA JUGA:

Semangat Perjuangan PM Gatra tak Pernah Padam

“Kami mohon perbaikan infrastruktur jalan dan penerangan jalan,” katanya.

Potensi Curug Sanghyang Taraje sangat besar. Selain ramai di kunjungi wisatawan lokal setiap akhir pekan, keindahan objek wisata ini juga telah memikat wisatawan mancanegara dari berbagai negara. Di antaranya, Australia dan Prancis.

(Bambang Fouristian)

3 Pengunjung Hiburan Malam Diamankan Timgab Polres Ciamis

0
pengunjung hiburan malam fokusjabar.id
Timgab Polres Ciamis tes urine pengunjung hiburan malam

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Tiga orang pengunjung tempat hiburan malam di wilayah Kecamatan/Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) di amankan polisi, Sabtu (1/8/2026) malam.

Mereka di amankan petugas Timgab Polres Ciamis karena di duga mengonsumsi Narkotika dan obat obat terlarang (Narkoba).

BACA JUGA:

Timgab Polres Ciamis Sita Puluhan Botol Miras di Panyingkiran

Dari hasil test urine awal yang di lakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, ketiga pengunjung tempat hiburan malam itu di duga positif menggunakan obat terlarang.

Menurut Kabag Ops Polres Ciamis, Kompol Aep Saepudin, saat timgab Polres Ciamis, POM AD, BNN dan Satpol PP menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) mendapati orang yang mencurigakan yang keluar dari lokasi tempat hiburan.

“Karena gerak gerik orang itu mencurigakan, kami panggil mereka untuk tes urine,” katanya, Minggu (2/8/2026).

Menurut Aep, saat ini masih di lakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Ciamis.

“Benar atau tidaknya ketiga orang itu menggunakan Narkoba masih dalam penyidikan Satres Narkoba,” ucapnya.

Aep melanjutkan, selain mengamankan ke tiga orang yang di duga menggunakan Narkoba, timgab juga telah menyita sebuah sepeda motor dari parkiran Caffe Kopi di bilangan jalan jendral Sudirman Ciamis.

“Dari dalam bagasi sepeda motor itu  kami temukan 2 botol miras yang sudah di curah ke botol plastik,” jelasnya.

BACA JUGA:

Damkar Ciamis Latih Warga Cijeungjing Tangani Kebakaran dan Kebocoran Gas LPG

Aep menjelaskan, sepeda motor yang di gunakan sebagai sarana pengedaran miras itu langsung di bawa ke Mako Polres Ciamis.

“Barang haram dan sepeda motor itu saat di lokasi tidak ada yang mengakui. Sehingga kami bawa ke Mako Polres Ciamis,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)