spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 33

LP2B Majalengka Disepakati 80,86 Persen, Pemkab Siapkan 7.000 Hektare untuk Kawasan Industri

0
MAJALENGKA, FOKUSjabar.id
Bupati Majalengka saat di wawancara sejumlah awaj media (Jilly Ortega / fokusjabar)

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Majalengka menyepakati penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebesar 80,86 persen. Kesepakatan ini lahir usai Pemkab Majalengka menggelar pembahasan bersama pemerintah pusat.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyebut persentase tersebut menjadi jalan tengah. Kebijakan ini menyeimbangkan perlindungan lahan pertanian dan kebutuhan ruang investasi.

Baca Juga: Cuma 10 Menit dari Alun-alun Majalengka, Ada Pantun Stone dengan Batu Raksasa Mirip Situs Megalitikum

Cari Jalan Tengah Demi Kemajuan Daerah

Pemerintah pusat awalnya mengarahkan penetapan LP2B sebesar 87 persen dari Lahan Baku Sawah (LBS). Namun, Pemkab Majalengka mengusulkan perhitungan menggunakan agregat provinsi.

“Kalau hitung-hitungan 87 persen per kabupaten, Majalengka tidak akan maju. Kita berorientasi ke depan karena posisi Majalengka strategis dan ingin terus berkembang,” kata Eman, Rabu (23/9/2026).

Eman menjelaskan bahwa luasan LP2B yang terlalu tinggi akan membatasi masuknya investasi. Padahal, Majalengka sedang gencar mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui sektor industri.

“Kalau LP2B-nya terlalu tinggi, investasi tidak akan mungkin bisa bergerak karena terkunci,” ujarnya.

Amankan 40.800 Hektare Lahan Pertanian

Luas lahan pertanian yang masuk dalam penetapan LP2B ini mencapai sekitar 40.800 hektare. Eman menilai angka ini tetap menjaga ketahanan pangan sekaligus menarik minat investor.

“Harapannya, Majalengka tetap menjadi pintu masuk investor. Dengan 80,86 persen ini, ada ruang yang cukup untuk investasi,” katanya.

Tata 7.000 Hektare Kawasan Industri

Pemkab Majalengka juga menyiapkan lahan seluas 7.000 hektare untuk menata kawasan peruntukan industri. Lahan ini bakal menampung pabrik-pabrik yang sudah berdiri di luar kawasan resmi.

“Kami mendorong sekitar 7.000 hektar untuk kawasan industri. Ini untuk mewadahi industri-industri yang sudah ada tetapi belum berada di kawasan industri,” kata Eman.

Fenomena pabrik di luar kawasan industri banyak terlihat di wilayah Ligung, Jatiwangi, dan Sumberjaya. Penataan ini penting untuk memberi kepastian hukum serta mendukung aktivitas ekspor-impor.

“Makanya kebijakan saya, industri yang sudah ada itu harus diamankan dan diwadahi. Dalam RTRW sekarang, kurang lebih 7.000 hektar disiapkan untuk mewadahi industri yang sudah tersebar,” ujarnya.

Eman menegaskan akan segera meresmikan penetapan angka LP2B tersebut.

“Besok akan saya tandatangani. Saya akan buatkan SK LP2B-nya, 80,86 persen,” kata Eman.

Eman menegaskan bahwa langkah penataan ini memberikan kepastian aturan bagi tata ruang pertanian, industri, dan pembangunan daerah. Pemkab Majalengka selanjutnya menyerahkan dokumen SK kepada Kementerian ATR/BPN untuk memperoleh rekomendasi sebelum memasuki tahap pembahasan Peraturan Daerah.

(Jilly Ortega)

SMAN 21 Bandung Juara AXIS Nation Cup 2026 West Java, Siap Berlaga di Grand Final Istora Senayan

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
SMAN 21 Bandung keluar sebagai juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java. Gelar tersebut sekaligus mengantarkan tim futsal sekolah asal Kota Bandung itu melaju ke Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, 31 Oktober 2026 mendatang -Ist-

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tim futsal SMAN 21 Bandung merengkuh gelar juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java. Kemenangan ini mengantarkan wakil Kota Bandung tersebut menuju Grand Final di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026.

SMAN 21 Bandung mengunci gelar juara usai menumbangkan lima tim unggulan di GOR Futsal ITB Jatinangor, Sabtu (19/9/2026). Para pesaing mereka terdiri dari SMAT Al-Mashum, SMKN 2 Garut, SMK Mekanik Cibinong, SMAN 2 Tasikmalaya, dan SMKN 1 Cirebon.

Baca Juga: Tiket PSGC Ciamis vs Semen Padang Ludes, Ratusan Suporter Masih Rela Antre di Stadion Galuh

Seluruh peserta merupakan jawara dari enam wilayah kualifikasi. Wilayah tersebut meliputi Bandung, Cianjur, Sumedang, Bogor, Tasikmalaya, dan Cirebon.

Apresiasi dari XLSMART

Regional Group Head XLSMART Area West Java, Arif Farhan Budiyanto, memuji keberhasilan SMAN 21 Bandung.

“Selamat kepada SMAN 21 Bandung yang berhasil menjadi kampiun Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java. Perjalanan mereka dari juara di Bandung hingga menjadi yang terbaik di level regional menunjukkan konsistensi, disiplin, kerja sama tim, serta mental bertanding yang kuat,” kata Arif dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).

Arif menegaskan bahwa perjuangan SMAN 21 Bandung belum usai.

“Perjalanan mereka masih berlanjut. Sebagai wakil West Java, kami berharap SMAN 21 Bandung mampu membawa semangat dan performa terbaiknya ke panggung nasional,” tegasnya.

Ia menyebut turnamen ini menjadi wadah pengembangan bakat generasi muda.

“Bagi kami, AXIS Nation Cup bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga tentang memberikan pengalaman bagi anak muda untuk berkembang, membangun kebanggaan terhadap sekolahnya, dan berani mengejar prestasi yang lebih tinggi,” tuturnya.

Magnet 55 Ribu Penonton

Ajang ini sukses menyedot perhatian publik. Lebih dari 55 ribu penonton memadati arena di enam lokasi kompetisi.

Kini, SMAN 21 Bandung bersiap memperebutkan total hadiah Rp950 juta di panggung nasional.

Selain turnamen, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mengenalkan jaringan 5G XLSMART lewat layanan AXIS 5G AF (Absolute Fast). AXIS juga memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis biometrik dan NIK Kartu Keluarga untuk pelanggan di bawah 17 tahun.

SMAN 21 Bandung kini fokus menatap babak puncak di Istora Senayan. Mereka membawa misi besar mengharumkan nama Jawa Barat.

(Yusuf Mugni)

Tiket PSGC Ciamis vs Semen Padang Ludes, Ratusan Suporter Masih Rela Antre di Stadion Galuh

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketfot: Tiketing di Stadion Galuh Ciamis (Fokusjabar.id/Mia)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Masyarakat Ciamis menunjukkan dukungan luar biasa menjelang laga sengit PSGC Ciamis melawan Semen Padang. Layanan online maupun offline resmi menutup penjualan tiket karena seluruh kuota sudah habis terjual, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Meskipun tiket sudah habis, suasana di lokasi penjualan tetap ramai. Ratusan suporter masih memadati area Stadion Galuh dan rela mengantre demi mengincar sisa tiket untuk menyaksikan laga PSGC kontra Semen Padang secara langsung.

Baca Juga: Tiket PSGC Ciamis vs Semen Padang Diburu Suporter

Namun, Panitia Pelaksana (Panpel) mengonfirmasi bahwa stok tiket offline benar-benar sudah habis. Panpel meminta masyarakat yang belum memegang tiket untuk tidak lagi bertahan di lokasi antrean.

“Kami mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket agar tidak mengantre lagi di stadion karena seluruh tiket sudah habis terjual,” ujar perwakilan Panpel.

Solusi Nonton Bareng dan Siaran Langsung

Panpel memberi jalan keluar bagi suporter yang tetap ingin menikmati atmosfer pertandingan. Mereka menyarankan pendukung Laskar Singacala untuk menggelar nonton bareng (nobar) di berbagai tempat, baik bersama keluarga maupun komunitas.

Selain nobar, para suporter juga bisa memberikan dukungan dari rumah melalui tayangan siaran langsung resmi.

Jadwal Pertandingan PSGC Ciamis vs Semen Padang

Pertandingan seru antara PSGC Ciamis menghadapi Semen Padang akan bergulir di Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (26/9/2026) pukul 15.30 WIB. Fenomena ludesnya tiket sebelum hari pertandingan membuktikan besarnya semangat warga Ciamis untuk mengawal tim kesayangan mereka. Walau tribun stadion sudah penuh, gelombang dukungan untuk PSGC bakal tetap bergema dari berbagai sudut kota.

(Mia)

Becak Listrik Belum Beropresi, Ini Langkah Pemkot Bandung

0
Bandung@fokusjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera menentukan titik operasi becak listrik bantuan Presiden. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera menentukan titik operasi becak listrik bantuan Presiden. Pemkot masih mengoordinasikan lokasi parkir, pengisian daya, hingga pengaturan lalu lintas sebelum becak listrik tersebut beroperasi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pengelolaan becak listrik perlu disiapkan dengan matang agar bantuan tersebut dapat digunakan sesuai kondisi di lapangan.

“Akan segera dikoordinasikan. Becak listrik ini bantuan dari Presiden, kami pastikan pengelolaannya berjalan baik,” kata Farhan, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: 52 Bangli di Cihampelas Bandung Ditertibkan, Dua Halaman Hotel Disorot

Farhan menyebut, titik operasi becak listrik nantinya akan disesuaikan dengan domisili para pengayuh. Dengan begitu, para pengayuh tidak perlu berpindah terlalu jauh dari wilayah tempat tinggalnya.

“Belum ditentukan, akan diatur agar sesuai domisili pengayuh. Tidak memindahkan pengayuh dari Sukajadi ke Ujung Berung, misalnya. Titik operasi ditetapkan sesuai kondisi masing-masing wilayah,” katanya.

Penentuan titik operasi juga akan mempertimbangkan kondisi lalu lintas. Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung, khususnya Satuan Lalu Lintas, untuk memastikan operasional becak listrik tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Di sisi lain, aturan mengenai kawasan bebas becak tetap diberlakukan. Farhan mencontohkan kawasan Jalan Asia Afrika yang tidak termasuk wilayah operasi becak listrik.

Baca Juga: Kuliner dan Oleh-oleh Khas Bandung yang Wajib Diburu

Persoalan pengisian daya juga menjadi bagian yang akan dibahas Pemkot Bandung. Farhan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk menentukan lokasi fasilitas pengisian daya.

Menurutnya, ketersediaan listrik bukan menjadi persoalan utama. Yang perlu disiapkan adalah lokasi alat pengisi daya yang mudah dijangkau para pengayuh.

“Akan dikoordinasikan dengan PLN. Listrik tersedia, tinggal menempatkan alat pengisi daya bersama-sama para pengayuh becak,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

52 Bangli di Cihampelas Bandung Ditertibkan, Dua Halaman Hotel Disorot

0
Bandung@fokusjabar.id
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menertibkan bangunan liar (Bangli) dan reklame yang berdiri di ruang milik jalan (Rumija) kawasan Jalan Cihampelas, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Kamis (24/9/2026). (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menertibkan bangunan liar (Bangli). Dan reklame yang berdiri di ruang milik jalan (Rumija) kawasan Jalan Cihampelas, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Kamis (24/9/2026).

Dalam penertiban tersebut, halaman depan Hotel Nalendra dan Grand Tjokro turut menjadi perhatian. Pasalnya, berdasarkan pengamatan awal di lapangan. Bentangan Rumija jika ditarik garis lurus dinilai masuk hingga ke area halaman kedua hotel tersebut.

Kepala Satpol PP Jawa Barat, Akhmad Taufikurrahman mengatakan, pihaknya akan memberikan kesempatan kepada manajemen kedua hotel. Untuk melakukan klarifikasi terkait status dan luas kepemilikan lahan.

Baca Juga: Kuliner dan Oleh-oleh Khas Bandung yang Wajib Diburu

“Kami akan bertemu, sudah janjian untuk bertemu. Kami akan mengklarifikasi dari pihak mereka, menunjukkan bukti-bukti kepemilikannya sampai sejauh mana. Nanti kami cocokkan dengan data-data yang ada di pemerintah Kota Bandung. Maupun di ruas jalan ini,” kata Akhmad saat ditemui dilokasi Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, klarifikasi diperlukan untuk memastikan batas lahan milik hotel dengan Rumija. Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung akan mencocokkan dokumen kepemilikan yang ditunjukkan pihak hotel dengan data pemerintah serta kondisi di lapangan.

Sementara itu, berdasarkan pendataan Satpol PP, terdapat 52 objek Bangli di Kecamatan Coblong. Dan 32 titik di Kecamatan Bandung Wetan yang menjadi sasaran penertiban.

“Bangunannya beragam. Mulai dari bangunan semi permanen, ada yang permanen, kemudian juga ada kios, kemudian juga ada papan reklame dan lain sebagainya. Kami akan melakukan penindakan hari ini,” katanya.

Untuk bangunan yang belum dapat dipastikan berada di atas Rumija, Satpol PP akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum memberikan tindakan. Pemilik atau pengguna bangunan juga akan diberikan surat peringatan (SP).

“Yang pasti, tadi bangunan liar yang sudah kita pastikan berada di atas Rumija di wilayah Cihampelas ini. Contohnya tadi warung, permanen ada Pos Siskamling di RW 02. Di sini dan juga menyasar nanti ada bangunan kios pedagang dan sebagainya, termasuk nanti reklame,” ucapnya.

PKL Masih Aktif Berjualan

Khusus kawasan Jalan Cihampelas, Akhmad menyebut terdapat sekitar 30 Bangli yang telah didata. Sebanyak 15 di antaranya merupakan PKL yang masih aktif berjualan.

Menurut Akhmad, para pemilik atau pengguna bangunan. Telah mendapatkan sosialisasi dan peringatan sebelum penertiban dilakukan, mulai dari SP 1 hingga SP 3.

“Mereka sudah terinformasi akan dilakukan penertiban dan mereka sudah terima. Mulai dari SP 1, 2, 3, sosialisasi dari aparat setempat sudah dilakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut Akhmad mengatakan, sejauh ini tidak terdapat kendala. Berarti dalam proses pembongkaran Bangli yang berdiri di atas Rumija Jalan Cihampelas.

“Kalaupun mereka menyatakan berkeberatan ya wajar, karena memang mata pencaharian mereka sehari-hari, tapi akhirnya mereka bersedia untuk dilakukan penertiban,” katanya.

Terkait kompensasi bagi pemilik atau pengguna Bangli, Akhmad menyebut belum ada keputusan lebih lanjut. Namun, ia mengakui terdapat rencana mengenai pemberian kompensasi yang nantinya menjadi bagian dari kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Wow! 15 Pasangan Ikut Nikah Massal Gratis di Bandung

“Kompensasi nanti akan ditentukan kemudian. Kita tidak menginfokan dapat kompensasi (untuk bangunan di Rumija). Karena kan memang secara hak mereka pun tidak punya hak untuk menempati, membangun di atas Rumija gitu. Tapi masalah kompensasi itu masalah kebijakan lain nanti,” jelasnya.

Akhmad menegaskan, penertiban Bangli dan reklame di Rumija Jalan Cihampelas dilakukan. Yaitu untuk mengembalikan fungsi ruang milik jalan, ruang terbuka, serta fasilitas umum.

“Selama ini dimanfaatkan oleh beberapa orang. Harus berkeadilan, melakukan penertiban ini Insya Allah di seluruh wilayah Kota Bandung,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Harga Cabai Hijau di Pasar Galuh Kawali Melambung Tinggi

0
harga cabai hijau fokusjabar.id
Cabai Hijau naik harga

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Harga Cabai hijau di Pasar Galuh Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) dalam beberapa terakhir ini mengalami kenaikan harga.

Untuk saat ini harga Cabai hijau sudah mencapai Rp60 ribu per kg. Di mana sebelumnya di kisaran Rp 40 ribu per kg.

BACA JUGA:

Anak Yatim dan Lansia Dapat Santunan, Primajasa Foundation Siapkan Program Beasiswa di Ciamis

Selain Cabai hijau, harga Bunga Kol yang semula Rp25 ribu per kg naik menjadi Rp30 ribu per kg.

“Kenaikan harga Cabai sudah dalam beberapa hari yang lalu,” kata Kepala UPTD Pasar Galuh Kawali, Dana Sudiana, Kamis (24/9/2026)

Dana mengatakan, kenaikan harga cabai hijau dan bunga kol serta wortel impor di duga karena tanaman sayuran itu terganggu cuaca kemarau yang melanda saat ini.

“Hasil panen petani tidak maksimal sehingga stok untuk pasar berkurang,” ucapnya.

Dana menuturkan, karena stok hasil panen berkurang sedangkan permintaan pasar berkurang sudah pasti harga itu menjadi mahal.

“Sudah merupakan hukum ekonomi kalau barang menipis sedangkan kebutuhan pasar banyak naka harga jadi mahal,” jelasnya.

BACA JUGA:

Bupati Herdiat Dorong Sekretariat Gerindra Ciamis Jadi Rumah Rakyat

Dana melanjutkan, walaupun ada sejumlah komoditas sayuran yang mengalami kenaikan seperti cabe hijau, wortel impor dan bunga kol ada juga yang mengalami penurunan harganya dibanding hari kemarin.

“Untuk harga cabai merah lokal saat ini harganya turun dari Rp 100 ribu menjadi Rp 80 ribu per kg,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Tiket PSGC Ciamis vs Semen Padang Diburu Suporter

0
PSGC Ciamis vs Semen Padang fokusjabar.id

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Stadion Galuh Ciamis mulai di padati warga yang memburu tiket pertandingan PSGC Ciamis vs Semen Padang.

Antrean pembelian tiket secara offline terlihat ramai pada Kamis (24/9/2026).

BACA JUGA:

Panpel PSGC Siapkan 500 Tiket untuk Suporter Semen Padang

Laga lanjutan Liga Pegadaian Championship 2026/2027 tersebut di jadwalkan berlangsung Sabtu (26/9/2026) pukul 15.30 WIB.

Tingginya minat penonton terlihat dari panjangnya antrean di area penjualan tiket Stadion Galuh sejak pagi hari.

Sejumlah warga bahkan harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan tiket pertandingan.

Salah seorang warga Imbanagara Raya, Hermansyah mengaku datang sekitar pukul 10.00 WIB. Namun Dia harus rela menunggu karena panjangnya antrean.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Ciamis cukup tinggi. Saya datang pukul 10.00 WIB. Untuk mendapatkan tiket harus antre,” ujar Hermansyah.

Menurutnya, salah satu hal yang membuat proses pembelian berjalan cukup lama adalah calon penonton harus memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Meski harus menunggu, Hermansyah menyebut kondisi tersebut sekaligus menunjukkan tingginya dukungan masyarakat terhadap PSGC.

“Antusiasme masyarakat bagus, sangat mendukung PSGC Ciamis,” katanya.

Ia pun berharap, PSGC mampu memanfaatkan dukungan publik saat menghadapi Semen Padang.

Hermansyah memprediksi Laskar Singacala dapat mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.

Dia mengingatkan para pemain PSGC untuk mewaspadai kekuatan Semen Padang yang di perkuat sejumlah pemain berpengalaman.

BACA JUGA:

Makan Konate Kembali Merumput di Kasta Tertinggi Indonesia

“Memang tidak di pungkiri Semen Padang itu banyak pemain jebolan Liga 1. Itu memang harus di jaga ketat oleh para pemain PSGC,” ujarnya.

Antusiasme juga datang dari Abas, warga Gayam. Ia membeli tiket bersama keluarganya.

Bagi Abas, laga PSGC melawan Semen Padang akan menjadi pengalaman pertamanya menyaksikan pertandingan PSGC secara langsung dari stadion.

Berbeda dengan Hermansyah, Abas memprediksi pertandingan akan berakhir imbang 2-2.

Terlepas dari perbedaan prediksi, tingginya antrean tiket menunjukkan laga PSGC kontra Semen Padang mendapat perhatian besar dari masyarakat Ciamis.

Selain penjualan secara offline, tiket pertandingan sebelumnya juga telah tersedia secara online sejak Rabu (23/9/2026).

Sementara penukaran tiket dapat di lakukan mulai Kamis (24/9/2026) di area Stadion Galuh Ciamis.

(Mia)