spot_imgspot_img
Senin 13 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 257

Ingin Persija Kampiun Super League, Pramono Anung Borong Pemain

0
Pramono Anung fokusjabar.id
Pramono Anung dan Menteri Pemuda dan Olahraga (foto: web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Punya keinginan Persija menjadi kampium Super League 2025/2026, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana borong pemain.

Langkah tersebut di siapkan untuk menjegal hattrick juara Persib Bandung.

BACA JUGA:

Eliano Reijnders Fokus Putaran 2 Super League 2025/26

“Bisik-bisik saya sama Pak Erick Tohir, kalau diizinkan kami mau beli pemain lebih banyak lagi supaya bisa jadi juara satu. Terutama untuk tahun depan sebagai kado hari jadi Jakarta ke-500,” kata Pramono di kutip kompas.com, Jumat(23/1/2026).

Gubernur DKI Jakarta mengaku, Dia telah membahas rencana tersebut secara informal dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.

Menurut Pramono, Jakarta merupakan pasar besar bagi sepakbola nasional dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 11 juta jiwa dan meningkat hingga 15 juta orang saat jam sibuk.

Kondisi tersebut di nilai menjadi modal kuat bagi perkembangan Persija Jakarta sebagai klub kebanggaan ibu kota.

Pramono juga menegaskan, Jakarta layak menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional karena memiliki fasilitas yang memadai.

BACA JUGA:

Nazriel Alfaro Siap Pertahankan Puncak Klasemen

Beberapa stadion besar seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dan Jakarta International Stadium (JIS) di sebut siap di gunakan untuk pertandingan berskala global.

“Sebagai kota global yang berdaya saing, saya ingin Jakarta di gunakan untuk momen-momen pertandingan internasional,” ungkapnya.

Pramono juga menyampaikan dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan FIFA World Cup Trophy Tour.

Dia berharap, kehadiran trofi Piala Dunia dapat meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap sepakbola.

“Walaupun Indonesia belum pernah menjadi juara Piala Dunia. Minimal publik Jakarta dan Indonesia pernah melihat trofinya secara langsung,” kata Pramono.

Sebagai informasi, Persija Jakarta menempati peringkat ketiga klasemen Super League 2025/2026 dengan 35 poin.

Persija hanya selisih tiga poin dengan Persib Bandung yang berada puncak klasemen sementara.

(Bambang Fouristian)

HJG ke-213, Sekda Garut Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

0
Sekda Garut pbj fokusjabar.id
Sekda Garut, Nurdin Yana

GARUT, FOKUSJabar.id: Sekda Garut, Nudin Yana yang juga Ketua Panitia Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 mengatakan, Pemda siap merayakannya dengan semangat baru.

Menurut Sekda Garut, tema yang diusung “Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang” dirancang bukan sekadar seremoni. Namun refleksi sejarah sekaligus proyeksi masa depan yang bertumpu pada kekuatan ekonomi rakyat, budaya dan pendidikan.

BACA JUGA:

Makna Mendalam di Balik Logo Hari Jadi Garut ke-213

Nurdin menjelaskan, pemilihan tema tersebut mewakili jati diri kabupaten sekaligus menjadi pondasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang fokus pada ziarah di Cipeujeuh, pihak panitia tahun 2026 menambah rangkaian kegiatan yang lebih mendalam.

Di antaranya, ngarawat Sumur Cigarut di komplek SMPN 1 Garut, mengenang titik nol pusat pemerintahan di Jalan Kiansantang, ziarah perluasan ke Makam Hoof Penghoeloe Garoet selain ke Makam Bupati Pertama RAA Adiwijaya dan doa bersama di Masjid Agung.

“Kami ingin perayaan ini menjadi daya tarik bagi masyarakat, memberikan nilai manfaat nyata dan melibatkan peran serta publik secara aktif,” kata Sekda Garut.

Terkait pelaksanaan upacara pokok, Nurdin Yana menjelaskan ada pergeseran waktu ke tanggal 18 Februari 2026. Karena tanggal resmi HJG (16 Februari) bertepatan dengan libur dan cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577.

BACA JUGA:

Garut Masuk Enam Besar Kabupaten Kreatif Nasional

“Sesuai Perda Nomor 30 Tahun 2011, jika tanggal 16 jatuh pada hari libur, maka upacara dan rapat paripurna di laksanakan mendahului atau setelahnya dengan ketentuan tidak lebih dari 2 x 24 jam,” jelasnya.

Pada hari puncak tersebut, selain upacara akan di gelar pula pameran sejarah, pergelaran seni budaya, mini pelayanan publik serta gelar pangan murah dan produk UKM.

Pesan untuk Investor dan Ekonomi Kreatif

Melalui identitas visual logo yang penuh warna, Pemkab Garut mengirimkan pesan kuat kepada wisatawan dan investor mengenai potensi luar biasa di sektor pertanian dan pariwisata.

Nurdin menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah yang ramah investasi.

Selain itu, keterlibatan komunitas budaya dan pelaku ekonomi kreatif. Khususnya seniman sudah di mulai sejak tahap penyusunan tema dan logo hingga pelaksanaan acara nanti.

Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merayakan HJG ke-213 dengan rasa syukur dan kebersamaan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Usung Tema Pemerataan Layanan Dasar dan Peningkatan Produktivitas pada RKPD 2027

Sekda Garut berharap, momentum tersebut memperkuat kesalehan sosial.

“Mari kita bantu warga yang masih membutuhkan agar memiliki kemampuan menjamin penghidupan yang lebih baik. Jadikan ini semangat kemandirian dan kegotongroyongan kita bersama,” pungkasnya.

(Y.A. Supianto)

Istri Deden Maulana Korban Pesawat ATR 42-500 Diangkat jadi Pegawai KKP

0
Deden Maulana pesawat ATR 42-500 fokusjabar.id
(foto: web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Deden Maulana salah satu korban tragedi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk tidak membiarkan pengabdian seorang abdi negara berakhir tanpa penghargaan.

BACA JUGA:

6 Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan

Mengutip tribuntrends.com, Anumerta Deden Maulana di kenang bukan hanya sebagai pegawai. Namun sebagai sosok yang gugur saat menjalankan tugas negara.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasa almarhum, KKP memastikan akan memenuhi seluruh hak keluarga yang di tinggalkan.

Langkah tersebut menjadi simbol, pengabdian yang berakhir di medan tugas tidak akan di lupakan oleh negara.

Demikian di sampaikan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono.

Menurut Dia, pemenuhan hak keluarga Deden Maulana merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai pegawai bidang pengelola barang milik daerah di lingkungan KKP.

Pung menyebut, jasa dan loyalitas Deden tidak bisa diukur hanya dengan jabatan. Namun dengan keberanian dan tanggung jawab yang Dia emban hingga akhir hayat.

Dia menyampaikan pesan khusus dari Menteri Kelautan dan Perikanan terkait masa depan keluarga yang di tinggalkan almarhum.

Anak almarhum di pastikan akan mendapatkan perhatian penuh dari negara. Khususnya dalam hal pendidikan.

“Pak Menteri akan diberikan beasiswa sampai perguruan tinggi,” ungkap Pung.

BACA JUGA:

Basarnas Lanjutkan Pencarian 8 Korban Pesawat ATR 42-500

Selain beasiswa pendidikan, KKP juga memastikan pemberian asuransi sebagai bagian dari hak yang di terima keluarga Deden Maulana.

Tak hanya itu, KKP juga mengambil langkah konkret dengan memastikan keberlanjutan kehidupan keluarga almarhum.

Di manaistri almarhum, Vera akan direkrut menjadi pegawai KKP. Langkah tersebut agar semangat pengabdian Deden tetap berlanjut. Sekaligus memberikan jaminan masa depan bagi keluarga yang di tinggalkan.

Keputusan tersebut sebagai bentuk empati dan tanggung jawab institusi terhadap keluarga pegawai yang gugur saat menjalankan tugas negara.

Pung mengisahkan, Deden Maulana gugur saat menjalankan misi pengawasan di wilayah perairan Republik Indonesia. Ini merupakan sebuah tugas yang memiliki risiko tinggi. Baik di laut maupun di udara.

Menurutnya, para pegawai PSDKP setiap hari bekerja di bawah ancaman bahaya demi menjaga kedaulatan sumber daya kelautan Indonesia.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Direktorat Jenderal PSDKP serta KKP, saya apresiasi atas jasa, dedikasi dan loyalitas almarhum selama mengabdi kepada negara,” ucap Pung.

BACA JUGA:

Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia Lolita Wibisono Ditemukan

Sebagai informasi, Deden Maulana merupakan pegawai bidang pengelola barang milik daerah di KKP dan menjadi salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT).

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, institusi dan rekan-rekan sejawat. Mereka mengenalDeden sebagai sosok pekerja keras dan berdedikasi.

(Bambang Fouristian)

Perjuangkan Nasib Kesenian Tasikmalaya, Dicky Candra Lobi Fadli Zon

0
Dicky Candra fokusjabar.id
Kunjungan Dicky Candra ke Menteri Kebudyaan (foto: Abdul Latif/fokusjabar)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Upaya memperkuat ekosistem seni dan budaya di Kota Tasikmalaya terus di genjot hingga ke level pusat. Langkah tersebut di tunjukkan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra.

Yakni dengan melakukan kunjungan strategis ke Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Kamis (22/1/2026) kemarin.

BACA JUGA:

Pengukuhan KSB di Curug Wedus, Warga Sodonghilir Siap Siaga Bencana Sekaligus Promosikan Wisata Alam

​Dalam kunjungannya, Dicky Candra di dampingi sosok fenomenal yang kini menjabat Anggota DPD RI, Alfiansyah Komeng, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisbudpar)  Kota Tasikmalaya, Dedi Mulyana, Kabid Kebudayaan dan Ketua KONI, Anton Suherlan.

​Kunjungan khusus tersebut di awali dengan pertemuan resmi bersama Direktur Jenderal Kebudayaan, Ahmad Mahendra.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya memaparkan secara detail kondisi sarana prasarana seni di Kota Santri yang kondisinya sangat memperihatinkan.

​Di antaranya, optimalisasi Gedung Kesenian (GK), Gedung Creative Center (GCC) dan Pembinaan Budaya.

BACA JUGA:

Pemkot Tasikmalaya Ajak IPPAT dan INI Perkuat Peran dalam Kepastian Hukum

​Dirjen Kebudayaan menyambut hangat paparan yang di sampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

Pihak kementerian mengapresiasi proaktif Pemkot Tasikmalaya dalam menjemput bola demi pengembangan budaya lokal.

​Jamuan Khusus dari Menteri Fadli Zon

​Kejutan justru terjadi di sela-sela kunjungan. Di luar agenda formal yang di rencanakan, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon secara khusus meminta Dicky Candra, Komeng dan rombongan untuk tidak langsung pulang.

Fadli Zon mengajak rombongan menuju ruang kerjanya untuk berdiskusi lebih santai namun mendalam.

BACA JUGA:

Musrenbang Mangkubumi Tasikmalaya Fokus Infrastruktur dan Digitalisasi UMKM

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kepedulian Kota Tasikmalaya pada sejarah, Fadli Zon memberikan cendera mata istimewa berupa piringan hitam lagu asli Indonesia Raya versi asli tahun 1928 karya W.R. Supratman.

​”Ini adalah simbol bahwa akar budaya dan sejarah bangsa harus tetap kita jaga. Tasikmalaya punya potensi besar dalam menjaga identitas itu,” ungkap Fadli Zon.

​Selain urusan gedung kesenian, pertemuan ini juga menyentuh isu krusial mengenai pelestarian sejarah lokal. Yakni Tugu Koperasi.

Dicky bersama Kadisbudpar memaparkan hasil kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Tasikmalaya terkait status dan rencana penataan tugu bersejarah tersebut.

​Pembahasan tersebut menjadi penting. Mengingat Tasikmalaya memiliki julukan sebagai Kota Koperasi. Dan keberadaan tugu tersebut adalah identitas yang tidak boleh hilang meski pembangunan kota terus berjalan.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya mengakui, langkah melakukan lobi ke pemerintah pusat adalah sebuah keharusan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

BACA JUGA:

Pengelolaan SPBU Ciherang Tasikmalaya, Warga Tuntut Asuransi Lingkungan dan Tanggung Jawab Sosial

​”Efisiensi anggaran dan minimnya dana mengharuskan kami untuk berikhtiar keras menjalin silaturahim dengan berbagai pihak. Kami tidak bisa hanya menunggu. Kami harus menjemput peluang demi kemajuan seni dan budaya Tasikmalaya. Mohon doanya dari seluruh masyarakat,” ungkap Dicky.

Dia berharap, kunjungan tersebut menjadi pintu pembuka bagi kucuran dana dekonsentrasi maupun bantuan pusat untuk merevitalisasi aset-aset budaya di Tasikmalaya. Sehingga kota ini kembali menjadi barometer kesenian di Jawa Barat.

(Abdul Latif)

Jembatan Sodongkopo Pangandaran, Proyek Mandek di Era Ridwan Kamil

0
jembatan sodongkopo pangandaran@fokusjabar.id
Jembatan Sodongkopo Pangandaran.(foto: Yud's)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Jembatan Sodongkopo yang menghubungkan Nusawiru dan pantai batu karas Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, merupakan proyek mandek di era Gubernur Jawa Barat, Muhammad Ridwan Kamil.

Dan mengawali pembangunan, peletakan batu pertama proyek jembatan Sodongkopo di lakukan Gubernur Jabar periode 2018-2024, Muhammad Ridwan Kamil yang di gelar pada Minggu (9/7/2023) lalu.

Namun, proyek jembatan Sodongkopo Pangandaran yang di prediksi akan selesai pada akhir tahun 2023 lalu ternyata mandek hingga berganti kepemimpinan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Jembatan Sodongkopo Pangandaran Gagasan Ridwan Kamil, Diselesaikan Dedi Mulyadi

Masalah terkait mandeknya proyek Jembatan Sodongkopo Pangandaran di era Gubernur Jabar Muhammad Ridwan Kamil, tentu menjadi pertanyaan publik hingga saat ini.

Proyek Jembatan Sodongkopo di biayai Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jabar, senilai Rp72 Miliar pada pekerjaan tahap pertama.

Setelah berganti kepemimpinan, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi melanjutkan pembangunan proyek jembatan Sodongkopo Pangandaran terhitung sejak 21 April 2025, dengan lama pekerjaan 255 hari kalender.

Dan pada tahap kedua pembangunan Jembatan Sodongkopo Pangandaran, dengan pembiayaan dari APBD Provinsi Jabar senilai Rp55,4 Miliar.

PT. Putra Borneo Sakti

Walaupun sempat mandek, namun pemenang tender Jembatan Sodongkopo Pangandaran pada tahap pertama dan kedua tetap PT. Putra Borneo Sakti. Dengan nilai total anggaran biaya Rp127 Miliar.

Jembatan Sodongkopo yang kini menjadi primadona dan ikon baru Kabupaten Pangandaran, memiliki panjang 140 meter dan lebar 7 meter, dan jalur bagi para pejalan kaki, masing-masing 2,5 meter.

Tetapi, meski proyek jembatan Sodongkopo Pangandaran sudah rampung. Namun hingga saat ini pembangunan yang di biayai oleh APBD Provinsi Jabar belum juga di resmikan.

Baca Juga: Ada Apa Dengan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Belum Juga Diresmikan?

Padahal, jembatan Sodongkopo penghubung Nusawiru dan pantai batu karas Pangandaran, sudah bisa di lintasi oleh kendaraan roda dua dan empat.

“Peresmian Jembatan Sodongkopo memang sangat di nanti masyarakat, perjalanan pembangunannya memang panjang. Sempat mandek proyeknya di era Gubernur Jabar Ridwan Kamil,” ungkap Dede Aos Firdaus, warga Kabupaten Pangandaran, Jumat (23/1/2026).

Setelah sekian lama, lanjut Dede, proyek jembatan Sodongkopo Pangandaran di lanjutkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Namun, kata dia, meski pembangunan sudah selesai, tapi belum juga di resmikan.

“Kapan atuh ya di resmikan ini jembatan Sodongkopo Kang Dedi Mulyadi, ada apa belum juga di resmikan?, masyarakat sangat begitu menantikan,” ucapnya.

(Yud’s)

Teja Paku Alam Targetkan 3 Poin kontra PSBS Biak

0
Teja Paku Alam fokusjabar.id
Teja Paku Alam (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam siap mengarungi putaran kedua kompetisi Super League 2025/2026 yang akan bergulir akhir pekan ini.

Pada pertandingan perdana putaran kedua, Teja Paku Alam dan kawan-kawan akan melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (25/1/2026).

BACA JUGA:

Nazriel Alfaro Siap Pertahankan Puncak Klasemen

Teja mengatakan, timnya sudah menyiapkan dengan baik untuk menatap laga pertama putaran kedua.

Persib Bandung menargetkan meraih kemenangan guna menjaga posisi puncak klasemen.

Seperti diketahui, Persib pada akhir putaran pertama kompetisi Super League 2025/2026 berhasil menjadi juara paruh musim dengan mengumpulkan 38 poin.

“Kami siap. Pertandingan pertama putaran kedua ini, kami akan berusaha untuk meraih hasil terbaik,” kata Teja Paku Alam.

Persib memiliki catatan pertemuan yang bagus ketika menghadapi PSBS Biak, pada putaran pertama kompetisi Super League 2025/2026 skuad Maung Bandung berhasil menaklukkan PSBS.

Meski demikian, Teja Paku Alam menegaskan catatan pertemuan di putaran pertama tersebut tidak dapat dijadikan patokan untuk pertandingan kali ini.

BACA JUGA:

Federico Barba Masih bagian dari Persib Bandung

Lantaran penjaga gawang andalan Persib ini menilai, pada putaran kedua kompetisi Super League 2025/2026 semua tim akan berbenah termasuk PSBS Biak.

Sehingga, pada saat nanti Teja Paku Alam mengajak rekan-rekannya untuk fokus dan bekerja keras, agar target meraih kemenangan bisa tercapai.

“Alhamdulillah putaran pertama kami bisa menang. Tapi mereka juga pada putaran kedua ini berbenah, kami juga berbenah. Semoga hasil positif bisa kami raih juga di putaran kedua ini,” tegasnya.

(Arif)

Eliano Reijnders Fokus Putaran 2 Super League 2025/26

0
Eliano Reijnders fokusjabar.id
Eliano Reijnders (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain serba bisa Persib Bandung, Eliano Reijnders fokus menatap putaran kedua kompetisi Super League 2025/2026.

Eliano Reijnders siap kembali bekerja keras menampilkan permainan terbaiknya dalam setiap pertandingan.

BACA JUGA:

Federico Barba Masih bagian dari Persib Bandung

Pada putaran pertama kompetisi Super League 2025/2026, skuad Maung Bandung berhasil berada di puncak klasemen dengan mengumpulkan 38 poin.

Meski demikian, Eliano Reijnders mengajak rekan-rekannya untuk tidak terlena dengan status juara paruh musim.

Dia menuturkan, perjalanan skuad Maung Bandung di kompetisi Super League 2025/2026 masih panjang. Oleh karena itu, seluruh anggota tim harus tetap fokus memperjuangkan kemenangan dalam setiap pertandingan.

“Masih jauh jalan yang perlu ditempuh. Kami harus tetap fokus,” kata Eliano.

Menurut Dia, kondisi timnya saat ini sedang bagus, jeda kompetisi membuat tim punya waktu untuk mempersiapkan diri lebih baik saat laga perdana di putaran kedua.

BACA JUGA:

Persib Day Festival di Malangbong, Bobotoh Rayakan Masa Depan dan Sejarah

Pada pertandingan perdana putaran kedua kompetisi Super League 2025/2026, skuad Maung Bandung akan melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu, 25 Januari 2026.

Dalam pertandingan ini, Reijnders berharap, Bobotoh kembali memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan memberikan dukungan langsung untuk membantu meraih hasil maksimal.

Eliano sendiri dipastikan absen pada pertandingan menghadapi PSBS Biak, lantaran pemain yang menggunakan nomor punggung 2 ini mendapatkan akumulasi kartu kuning.

“Sangat bagus, Bobotoh selalu hadir memberi dukungan kepada kami dan itu sangat bagus. Saya rasa kami membutuhkan itu hingga akhir kompetisi musim ini,” tegasnya.

(Arif)