spot_imgspot_img
Senin 13 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 253

Nurul Awalin Dorong Padat Karya, Hidupkan Lagi Gotong Royong Warga Tasikmalaya

0
Nurul Awalin Tasikmalaya FOKUSJabar.id
Nurul Awalin Dorong Padat Karya, Hidupkan Lagi Gotong Royong Warga Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Nilai gotong royong yang selama ini menjadi napas kehidupan masyarakat Tasikmalaya di nilai mulai tergerus oleh dinamika zaman.

Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Nurul Awalin mendorong penerapan program padat karya sebagai langkah konkret untuk menghidupkan kembali kepedulian sosial warga sekaligus memperbaiki infrastruktur lingkungan.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ciherang, ketika warga menyuarakan kebutuhan akan program yang tidak hanya menyentuh persoalan fisik lingkungan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung.

Baca Juga: Agus Rudianto Kembali Pimpin Dekopinda Tasikmalaya Periode 2026–2030

Irigasi Jadi Prioritas Warga

Nurul Awalin menyoroti kondisi saluran air dan infrastruktur dasar di wilayah Ciherang dan Kecamatan Cibeureum yang memerlukan penanganan segera.

Pendangkalan selokan dan irigasi di nilai menjadi salah satu pemicu genangan air. Terutama saat intensitas hujan meningkat.

“Banyak saluran air yang perlu di keruk agar fungsinya kembali optimal. Program padat karya ini sangat tepat di terapkan untuk menjawab persoalan tersebut,” kata Nurul Awalin saat berdialog dengan warga, Jumat sore (23/1/2026).

Menurutnya, keterlibatan langsung masyarakat dalam perbaikan lingkungan akan menciptakan rasa memiliki yang lebih kuat terhadap fasilitas umum.

Menghidupkan Kembali Kerja Bakti

Berbeda dengan proyek konstruksi pada umumnya, program padat karya yang di usulkan Nurul Awalin mengedepankan nilai kebersamaan. Skema upah dalam program ini tidak di samakan dengan tenaga profesional, melainkan sebagai pemantik partisipasi warga.

“Ini bukan soal besar kecilnya bayaran. Padat karya sifatnya stimulan agar warga tidak merasa berat ketika di ajak kerja bakti. Anggarannya bisa setengah dari upah tukang, atau dialihkan untuk konsumsi bersama, tergantung kesepakatan warga,” jelasnya.

Dengan konsep tersebut, pemerintah hadir sebagai fasilitator, sementara masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan lingkungannya sendiri.

Respons Positif dari Pemkot

Usulan padat karya ini mendapat respons positif dari jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya. Nurul Awalin mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh, dan program tersebut berpeluang direalisasikan.

“Alhamdulillah, Pak Sekda menyampaikan bahwa program ini memungkinkan untuk dilaksanakan,” ujarnya.

Jika terealisasi, pengelolaan anggaran direncanakan akan dititipkan melalui kelurahan agar pelaksanaan di lapangan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Bangun Lingkungan, Bangun Kebersamaan

Melalui program padat karya, Nurul Awalin berharap wajah Tasikmalaya sebagai kota yang guyub dan rukun dapat kembali menguat. Infrastruktur yang terawat tidak hanya menjadi hasil pembangunan pemerintah, tetapi lahir dari partisipasi aktif masyarakat.

“Mudah-mudahan anggaran program padat karya ini benar-benar bisa terealisasi, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh warga,” pungkasnya.

(Abdul)

Agus Rudianto Kembali Pimpin Dekopinda Tasikmalaya Periode 2026–2030

0
Dekopinda Tasikmalaya fokusjabar.id
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, menyerahkan Bendera Plakat kepada Ketua Dekopinda Kota Tasikmalaya terpilih Periode 2026-2030 Agus Rudianto (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kepercayaan penuh kembali di berikan kepada Agus Rudianto untuk memimpin Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Tasikmalaya.

Ia resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dekopinda periode 2026–2030, melanjutkan kepemimpinannya pada periode sebelumnya 2021–2026.

Keputusan tersebut di ambil dalam Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Kota Tasikmalaya yang di gelar di Kantor Dekopinda, Tugu Koperasi, Jalan Mohammad Hatta, Cipedes, Jumat (23/1/2026).

Seluruh perwakilan koperasi yang hadir sepakat mengusulkan Agus Rudianto untuk kembali menahkodai organisasi induk koperasi tersebut selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Gaungkan Hidup Sehat Lewat GEMAS yang Humanis

Musda ini turut di hadiri Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Kepala Diskoperindag dan UMKM Kota Tasikmalaya Sofian Zaenal Mutaqien, perwakilan koperasi se-Kota Tasikmalaya, serta sejumlah undangan lainnya.

Dukungan Pemerintah Daerah

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Agus Rudianto. Ia berharap kepemimpinan periode kedua ini mampu membawa angin segar bagi kebangkitan koperasi di Kota Tasikmalaya.

“Saya ucapkan selamat kepada Pak Agus Rudianto yang kembali di percaya memimpin Dekopinda. Semoga di periode kedua ini, kiprah beliau semakin kuat dalam memajukan dan mengembangkan koperasi di Kota Tasikmalaya,” ujar Viman.

Menurutnya, koperasi saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan usaha hingga perubahan pola ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dan kreativitas agar koperasi tetap mampu bertahan dan berkembang.

“Dekopinda memiliki peran strategis sebagai rumah besar koperasi. Harus menjadi pemantik kebangkitan koperasi agar kembali berdaya dan memberi manfaat bagi anggota serta masyarakat,” tambahnya.

Viman juga menegaskan, Kota Tasikmalaya memiliki nilai historis kuat sebagai Kota Koperasi, mengingat pernah menjadi lokasi Kongres Koperasi Pertama Indonesia pada 12 Juli 1947. Ia pun berharap peringatan Hari Koperasi tahun 2026 mendatang dapat kembali digelar di Kota Tasikmalaya.

Fokus Konsolidasi dan Kebangkitan Koperasi

Ketua Dekopinda terpilih, Agus Rudianto, menegaskan bahwa periode keduanya akan difokuskan pada penguatan kelembagaan serta membangun kekompakan internal organisasi.

“Kepengurusan lima tahun ke depan harus solid dan kompak untuk membangkitkan kembali semangat perkoperasian di Kota Tasikmalaya,” tegas Agus.

Ia mengakui, kondisi koperasi di Tasikmalaya saat ini masih menghadapi banyak persoalan. Dari lebih dari 600 koperasi yang terdaftar, hanya sekitar 370 koperasi yang aktif, dan yang rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) baru sekitar 170 koperasi.

“Kondisi ini tentu memprihatinkan. Banyak koperasi yang hidup segan mati tak mau. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Dekopinda,” ujarnya.

Ke depan, Agus menyatakan pihaknya akan melakukan pendataan dan pemetaan ulang untuk mengidentifikasi permasalahan koperasi secara menyeluruh. Selain itu, Dekopinda akan memperkuat kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih (KMP) serta pemerintah daerah.

“Kami akan menyusun perencanaan dan roadmap yang jelas, agar setiap tahun ada progres nyata yang terukur demi keberlangsungan koperasi di Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

(Seda)

Pemkot Tasikmalaya Gaungkan Hidup Sehat Lewat Gemas yang Humanis

0
GEMAS TAsikmalaya fokusjabar.id
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan bersama peserta lainnya menyempatkan diri membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana Bale Kota Tasikmalaya, Jumat pagi (23/1/2026) tampak lebih semarak dari biasanya. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti sebuah kegiatan yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menggelar Gerakan Masyarakat Sehat (Gemas), sebuah program yang memadukan aktivitas olahraga, layanan kesehatan, dan aksi sosial dalam satu rangkaian kegiatan.

Inisiatif ini membuktikan bahwa pola hidup sehat bisa di jalankan secara menyenangkan sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Dari Pendidikan hingga Koperasi, Aksi Nyata Yod Mintaraga di Ciherang Tasikmalaya

Olahraga Massal dan Layanan Kesehatan Gratis

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan lari bersama dan senam energik yang diikuti berbagai kalangan, mulai dari generasi muda hingga warga lanjut usia. Area Bale Kota pun dipenuhi antusiasme peserta yang datang sejak dini hari.

Tak hanya mengajak masyarakat bergerak aktif, Pemkot Tasikmalaya juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis. Warga dapat memeriksakan tekanan darah, kondisi kesehatan dasar, hingga berkonsultasi ringan sebagai langkah pencegahan penyakit.

“Kegiatan seperti ini membuat kami lebih sadar kesehatan. Bisa olahraga sekaligus cek kondisi tubuh tanpa harus ke rumah sakit,” ungkap salah seorang warga yang memanfaatkan layanan tersebut.

Aksi Berbagi di Tengah Rute Lari

Kegiatan Gemas kali ini terasa berbeda dan lebih bermakna. Di sepanjang rute lari pagi, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan bersama peserta lainnya menyempatkan diri membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Aksi spontan tersebut menjadi simbol bahwa olahraga tidak hanya tentang menjaga kebugaran fisik, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan empati dan solidaritas sosial.

“Gerakan lari pagi ini tidak hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga harapannya mampu menyebarkan kebaikan dan kebahagiaan bagi seluruh warga Kota Tasikmalaya,” ujar Viman Alfarizi Ramadhan.

Tasik GEMAS, Pilar SDM Unggul

Program Tasik Gemas merupakan satu dari tujuh program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya. Program ini sebagai upaya jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Melalui penggabungan olahraga massal, layanan kesehatan, dan aksi sosial, Pemkot Tasikmalaya menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warganya secara menyeluruh.

(Abdul)

Dari Pendidikan hingga Koperasi, Aksi Nyata Yod Mintaraga di Ciherang Tasikmalaya

0
Yod Mintaraga Tasikmalaya FOKUSJabar.id
H. Yod Mintaraga Kawal Pendidikan dan Ekonomi Warga Ciherang Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Komitmen mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 benar-benar di wujudkan secara nyata oleh Yod Mintaraga.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar ini kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus menghadirkan solusi konkret.

Pada Jumat (23/1/2026) sore, Yod Mintaraga menyambangi SPS Taam Cahaya Mutiara Hati di Cibangun Kidul, Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Kehadirannya di sambut antusias warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog tanpa jarak dengan wakil rakyatnya.

Baca Juga: Perjuangkan Nasib Kesenian Tasikmalaya, Dicky Candra Lobi Fadli Zon

Pendidikan Agama Jadi Fondasi Generasi Emas

Dalam suasana dialog yang hangat dan penuh keakraban, Yod Mintaraga menegaskan pentingnya pendidikan usia dini. Khususnya yang berbasis keagamaan.

Ia menilai, kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan spiritualitas.

“Pendidikan agama adalah fondasi utama. Jika sejak kecil jiwa dan karakternya sudah kuat, mereka akan menjadi benteng bangsa di masa depan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemenuhan gizi yang baik serta akses pendidikan berkualitas merupakan dua pilar penting yang tidak boleh diabaikan dalam membangun generasi muda yang sehat secara fisik maupun mental.

Respons Cepat atas Kebutuhan Dasar Warga

Tak sekadar menyampaikan gagasan, Yod Mintaraga langsung merespons keluhan warga. Salah satu persoalan mendesak yang di sampaikan adalah keterbatasan fasilitas sanitasi. Khususnya akses MCK yang layak bagi siswa dan jemaah.

Menyikapi hal tersebut, Yod Mintaraga menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan pembangunan MCK sebagai bentuk pelayanan publik yang langsung di rasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Momen kebersamaan itu juga di warnai dengan peresmian gedung SPS Taam Mutiara Hati, hasil kolaborasi antara Yod Mintaraga dengan Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Nurul Awalin.

“Gedung ini menjadi bukti bahwa dengan gotong royong, fasilitas pendidikan yang layak bisa kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi

Kepedulian Yod Mintaraga tidak berhenti di sektor pendidikan. Ia juga menunjukkan perhatian serius pada penguatan ekonomi kerakyatan. Melalui dukungannya, lebih dari 100 warga Cibangun Kidul dibantu untuk melunasi simpanan wajib di Koperasi Merah Putih.

Langkah ini membuka akses warga untuk aktif secara administratif dan memanfaatkan berbagai program pemberdayaan ekonomi yang di sediakan koperasi.

Upaya tersebut di nilai sebagai langkah konkret dalam menghidupkan kembali ekonomi rakyat di tingkat kelurahan serta mendorong budaya berkoperasi di tengah masyarakat.

Sebelumnya, pada pagi hari, Yod Mintaraga juga melakukan kunjungan ke SMPN 16 Tasikmalaya. Di sana, ia menyerap aspirasi dari para guru, komite sekolah, dan orang tua murid terkait berbagai tantangan dunia pendidikan saat ini.

“Tugas saya sebagai wakil rakyat adalah memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari pendidikan hingga kesejahteraan ekonomi, semuanya harus terkawal,” pungkasnya.

(Abdul)

PPDI Ciamis Dukung Patung Macan Jadi Ikon Baru Kota

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Ketua PPDI Kabupaten Ciamis Ahmad Himawan ( Mas Ahim )

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Wacana penggantian patung bunga Raflesia yang berdiri di tengah Alun-alun Kota Ciamis dengan patung Macan terus menuai dukungan dari berbagai kalangan. Arus dukungan tersebut kian deras, menandakan kuatnya aspirasi publik terhadap simbol baru yang dinilai lebih merepresentasikan jati diri Ciamis.

Setelah sebelumnya gagasan ini disuarakan oleh budayawan muda sekaligus dosen Unigal Ciamis, Ilham Purwa, kini dukungan datang dari Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis, Ahmad Himawan, yang akrab disapa Mas Ahim.

Baca Juga: Legenda Ayam Sentul Ciamis, Sang Penentu Tahta Ciung Wanara

Mas Ahim menilai, patung Macan jauh lebih pantas menjadi ikon di pusat kota. Karena mampu memancarkan kewibawaan dan kekuatan karakter yang kuat.

“Ketika orang melihat patung Macan, aura yang terasa tentu akan sangat berbeda dengan bunga Raflesia,” ujar Ahim, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, keberadaan patung di ruang publik bukan sekadar ornamen, tetapi juga simbol yang membangun persepsi dan kebanggaan masyarakat. Sosok Macan memiliki daya sugesti yang lebih kuat dalam membangkitkan rasa percaya diri dan kewibawaan daerah.

“Bayangan kita langsung tertuju pada sosok yang gagah, berwibawa, dan kuat ketika melihat patung Macan berdiri di alun-alun pusat Kota Ciamis,” ucapnya.

Ahim menambahkan, Macan di habitat aslinya terkenal sebagai raja rimba simbol kekuatan, keberanian, dan kepemimpinan yang tidak mudah tertandingi. Nilai-nilai tersebut relevan untuk menjadi spirit dalam membangun Ciamis ke depan.

“Macan adalah simbol pantang menyerah dan kekuatan. Itu bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan kehidupan sekaligus membangun Ciamis,” jelasnya.

Atas dasar tersebut, PPDI Kabupaten Ciamis secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penggantian patung bunga Raflesia dengan patung Macan sebagai simbol baru daerah.

“Dengan berbagai pertimbangan itu, saya sepakat jika patung bunga Raflesia berganti dengan patung Macan. Patung yang menjadi simbol semangat dan identitas Ciamis,” pungkas Ahim.

(Husen Maharaja)

Livin Mandiri Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026 Seri Bandung

0
Proliga 2026
Pemain Jakarta Livin Mandiri merayakan kemenangan perdana di ajang Proliga 2026 usai mengalahkan Medan Falcons 3-1. (FOTO. PP PBVSI/BW)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kemenangan pertama di ajang Proliga 2026 berhasil diraih Jakarta Livin Mandiri pada laga keempat mereka yang berlangsung di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (23/1/2026). Livin Mandiri berhasil mengalahkan Medan Falcons dengan skor 3-1 (25-21, 25-20, 20-25, 25-14) sekaligus memperpanjang rekor tak pernah menang pasukan Marcos Sugiyama dari lima laga yang sudah dijalani.

Lanjutan laga Proliga 2026 seri Bandung antara Jakarta Livin Mandiri kontra Medan Falcons, berlangsung cukup ketat. Kedua tim yang sama-sama mengejar kemenangan perdananya di ajang Proliga 2026, menurunkan skuad utama.

Duo asing Ana Bjelica dan Ceyda Aktas, didampingi Yolla Yuliana, Ola Puhili, Salsabila dan setter Dian Pratiwi menjadi starting six Livin Mandiri. Sementara Medan Falcons menurunkan Maya Kurnia Indri, Pascalina Mahuze, Khanza Putri, setter Yolana, serta duo asing Dell Palomata dan Vi Thi Nhu Quyhn.

Proliga 2026
Pemain asing Jakarta Livin Mandiri, Ana Bjelica melepaskan spike yang dihadang blok dua pemain Medan Falcons pada laga lanjutan Proliga 2026 seri 3 putaran I di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (23/1/2026). (FOTO: PP PBVSI/BW)

Medan Falcons sempat berusaha bangkit dan mengejar ketertinggalan poin. Namun anak-anak Livin Mandiri mampu menjaga konsistensi dan set pertama pun menjadi milik Yolla Yuliana dkk dengan skor 25-21.

Kondisi hampir serupa terjadi pada set kedua. Livin Mandiri yang mengandalkan spike keras dua pemain asingnya serta quick spike YollaYuliana mampu mendominasi dan kembali unggul 2-0 usai menang dengan skor 25-20.

Di set berikutnya, tekanan dari anak-anak Livin Mandiri justru sedikit menurun. Keunggulan dua set membuat Yolla Yuliana cs sedikit lepas konsentrasi.

Kondisi tersebut berhasil dimanfaatkan Medan Falcons dan mulai mengembangkan permainan usai melakukan rotasi pengumpan. Hasilnya, Maya Kurnia Indri dkk berhasil menyegel set ketiga dengan skor 25-20 dan memperkecil ketertinggalan atas Livin Mandiri menjadi 1-2.

Pada set ketiga, coach Danai menginstruksikan para pemainnya kembali fokus dan tampil menekan. Spike keras yang dilancarkan Anna Bjelica, Ceyda Kastas, maupun Salsabila Dara Putri berhasil mendulang poin bagi Livin Mandiri.

BACA JUGA: Misi Pertama Bandung bjb Tandamata Sukses, Jakarta Pertamina Enduro Ditekuk 3-2

Sementara Medan Falcons justru kembali gagal mengantisipasi serangan-serangan dari anak-anak Livin Mandiri. Akhirnya, Yolla Yuliana dkk pun berhasil menutup set ketiga dengan kemenangan 25-14 sekaligus memenangkan laga dengan skor 3-1.

“Pada set pertama dan kedua, kita bermain seperti ada yang missing. Banyak kesalahan mendasar yang dilakukan pemain. Soal kekalahan atas Livin Mandiri, jelas kecewa karena sebenarnya pertandingan inilah peluang bagi kita untuk bisa meraih poin,” kata kapten Medan Falcons, Maya Kurnia Indri usai laga, Jumat (23/1/2026).

Maya menuturkan, tim Jakarta Livin Mandiri sebagian besar dihuni para pemain muda. Kondisi ini membuat permainan Medan Falcons naik turun dan kurang konsisten.

“Tapi para pemain muda di Falcons ini sudah bermain cukup bagus dan mengalami progres peningkatan dibanding pertama kali Proliga 2026 bergulir. Kita akan tetap berusaha meraih kemenangan perdana di Proliga 2026 dan perbaiki kesalahan-kesalahan kita,” Maya menegaskan.

Proliga 2026
Pemain Medan Falcons, Maya Kurnia Indri melakukan spike melewati hadangan pemain Jakarta Livin Mandiri pada laga lanjutan Proliga 2026 seri 3 putaran I di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (23/1/2026). (FOTO: PP PBVSI/BW)

Hal senada diungkapkan pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama. Pelatih asal Brasil ini cukup kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya pada laga kelimanya di Proliga 2026.

“Kita kalah karena memang para pemain gagal mengoptimalkan setiap kesempatan menambah poin dan justru banyak melakukan kesalahan sendiri. Faktor usia dari pemain kita maupun mental sebenarnya tidak terlalu berpengaruh, tapi kegagalan kita untuk mengambil peluang poin terutama di momen krusial seperti di poin 16 atau 20,” Marcos Sugiyama menuturkan.

Sementara itu, ucap syukur diungkapkan kubu Jakarta Livin Mandiri atas kemenangan perdana di Proliga 2026. Kemenangan 3-1 atas Medan Falcons di Bandung, menjadi poin penting bagi Livin Mandiri untuk terus menjaga asa melaju ke babak final four Proliga.

“Alhamdulillah, kemenangan atas Medan Falcons jadi berharga dan modal bagi kita untuk bisa mengarungi sisa laga di Proliga 2026. Kemenangan ini diharapkan jadi momen kebangkitan dan penambah semangat para pemain untuk bisa tampil lebih baik dan lebih solid,” kata asisten pelatih Jakarta Livin Mandiri, Wilda Siti Nurfadhila.

Wilda menambahkan, kemenangan yang diraih tidak terlepas dari progres para pemain yang cukup meningkat. Meski demikian, tim pelatih tidak menampik jika masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi dan dibenahi.

“Seperti saat momen kritis yang seharusnya kita bisa ambil poin tapi justru lepas. Ini terlihat saat di set ketiga, ini harus dievaluasi dan dibenahi kedepannya,” Wilda menegaskan.

Kemenangan pertama ini pun disyukuri para pemain Jakarta Livin Mandiri. Salah satunya Salsabila Dara Putri yang menggantikan peran Naisya Pratama Putri yang harus menepi akibat cedera.

“Alhamdulillah bisa menang dan menjadi tambahan semangat untuk tampil lebih baik kedepannya. Semua pemain tampil baik dan semoga bisa berlanjut di laga berikutnya,” kata Salsabila.

Tambahan poin penuh berkat kemenangan atas Medan Falcons, membuat posisi Jakarta Livib Mandiri di klasemen sementara Proliga 2026 naik. Sementara Medan Falcons terpuruk di dasar klasemen.

Jakarta Livin Mandiri naik ke posisi enam di klasemen sementara Proliga 2026 dengan poin tiga hasil dari tiga kekalahan dan satu kemenangan. Sedangkan Medan Falcons terpuruk di dasar klasemen dengan poin 1 hasil dari 5 laga tanpa kemenangan.

(ageng)

Sinergi Pembiayaan dan Pemberdayaan, bank bjb Perkuat Ekosistem Perumahan Jawa Barat

0
Perumahan BJB fokusjabar.id
Sinergi Pembiayaan dan Pemberdayaan, bank bjb Perkuat Ekosistem Perumahan Jawa Barat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: bank bjb terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah dengan memperluas akses pembiayaan perumahan dan usaha.

Komitmen tersebut di wujudkan melalui Forum Bisnis Perumahan Bersama bank bjb bertajuk “Rumah Nyaman Usaha Berkembang” yang di gelar di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung, Kamis (22/1/2026).

Forum ini menjadi bagian dari strategi bank bjb dalam mendukung pemerataan kepemilikan rumah sekaligus memperkuat pertumbuhan usaha. Khususnya UMKM di Jawa Barat dan sekitarnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor, bank bjb mendorong terciptanya ekosistem pembiayaan perumahan yang inklusif, berkelanjutan, dan produktif.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis, mulai dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Pusat Statistik, asosiasi pengembang, jajaran manajemen bank bjb, hingga 195 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

Baca Juga: Drama Lima Set, Bandung bjb Tandamata Tekuk JPE di Sijalak Harupat

Perumahan Jadi Pengungkit Ekonomi

Menteri PKP Maruarar Sirait yang hadir dalam forum tersebut menegaskan bahwa Kredit Program Perumahan (KPP) tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembiayaan rumah, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Kredit Program Perumahan bukan semata soal rumah. Program ini dirancang untuk mendorong aktivitas ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat UMKM agar dapat tumbuh dan naik kelas, mulai dari sektor konstruksi, bahan bangunan, hingga jasa pendukung,” ujar Maruarar.

Dalam kesempatan itu, Maruarar juga memberikan apresiasi kepada bank bjb atas komitmennya dalam mendukung program perumahan nasional. Pada forum tersebut, bank bjb berhasil mencatatkan realisasi pipeline KPP senilai Rp70,8 miliar dengan 109 debitur, yang disebut sebagai capaian tertinggi dalam satu kegiatan.

“Ini menunjukkan komitmen nyata perbankan daerah dalam mendukung perumahan nasional sekaligus penguatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Dorong Literasi dan Akses Keuangan

Selain pembiayaan, forum ini juga menjadi sarana edukasi keuangan. Program Tapera disosialisasikan oleh Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, yang menjelaskan peran dana jangka panjang sebagai sumber pembiayaan perumahan rakyat sesuai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 dan PP Nomor 21 Tahun 2024.

bank bjb juga memberikan literasi terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Materi disampaikan oleh perwakilan bank bjb, Apsoro, yang menekankan pentingnya menjaga kualitas kredit dan transparansi data. Serta pengelolaan riwayat keuangan guna mempermudah akses pembiayaan di masa depan.

Melalui edukasi ini, bank bjb mendorong masyarakat menjadi debitur yang bertanggung jawab sekaligus siap mengakses pembiayaan secara berkelanjutan.

Dukungan Nyata ke Dunia Usaha

Forum ini turut menghadirkan testimoni debitur UMKM, Bintang, yang mengungkapkan peran bank bjb sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha. Termasuk pemanfaatan agunan sertifikat rumah untuk ekspansi bisnis.

“UMKM sangat terbantu dengan dukungan pembiayaan dari bank bjb. Modal ini membuat kami bisa berkembang dan bersaing di era digital,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, bank bjb juga menyalurkan pembiayaan produktif kepada PT Helmindo Pratama Indonesia dengan total plafon Rp19,3 miliar untuk modal kerja distributor helm, serta tambahan Rp2 miliar untuk unit produksi. Pembiayaan ini diarahkan untuk memperkuat rantai pasok industri perlengkapan keselamatan nasional.

Dalam rangkaian acara, bank bjb juga menggelar seremoni penandatanganan kredit dengan sejumlah debitur. Termasuk pelaku usaha garment dari Cabang Majalaya serta pengembang dari Cabang Suci yang memperoleh fasilitas KPP Supply.

Melalui forum ini, bank bjb tidak hanya mempertemukan pembiayaan perumahan dan usaha. Tetapi juga membangun jejaring kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha. Dengan semangat “Rumah Nyaman Usaha Berkembang”, bank bjb optimistis dapat terus mendorong kesejahteraan masyarakat. Kemudian memperkuat sektor riil, serta menopang pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.