spot_imgspot_img
Senin 13 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 251

1 Rumah di Panyingkiran Ciamis Tertimpa Pohon Tumbang

0
[ohon tumbang ciamis fokusjabar.id
Pohon tumbang timpa rumah

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Atap rumah milik Misbah di Dusun Panyingkiran Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) rusak tertimpa pohon tumbang, Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Dalam insiden pohon tumbang tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka. Pemilik rumah hanya mengalami kerugian materi.

BACA JUGA:

Longsor Babakan KBB Timbun 30 Rumah, 3 Orang Meninggal

“Kejadiannya tadi pagi saat angin kencang,” kata tokoh masyarakat Ciharalang, Kuswara.

Menurut Kuswara, masyarakat sekitar gotong royong membantu membereskan material bangunan rumah yang berserakan.

” Warga langsung melakukan penanganan secara gotong royong,” ucapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani mengaku telah menerima laporan sejumlah kejadian akibat terjangan angin kencang.

BACA JUGA:

Bangunan Lapuk Tak Mampu Tahan Cuaca Ekstrem, Warga Ciamis Mengungsi

“Untuk pemilik rumah yang tertimpa pohon tumbang sudah diberikan bantuan logistik kedaruratan. Kami masih memantau situasi pascaterjadinya terjangan angin kencang itu,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Konten Kreator Egi Prastian Tewas Kecelakaan di Malangbong Garut

0
konten kreator Egi Prastian fokusjabar.id
Egi Prastian (foto: FACEBOOK)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Jagat maya di gegerkan atas tewasnya konten kreator bernama Egi Prastian (26). Dia meninggal akibat insiden kecelakaan maut di Jalan Raya nasional Malangbong, Kabupaten Garut, Jumat (23/1/2026) malam.

Egi Prastian mengalami kecelakaan saat sedang mengendarai sepeda motor Yamaha RX King miliknya.

BACA JUGA: Diserang Babi Hutan Jelang Panen, Petani Muda Pangandaran Merugi Jutaan Rupiah

Benturan keras yang membuat korban mengalami luka fatal dan di nyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kepergian Egi Prastian menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat di Pangandaran. Korban dikenal sebagai konten kreator yang cukup aktif di media sosial.

Melalui akun pribadinya, ia kerap membagikan aktivitas keseharian, perjalanan hingga konten ringan yang dekat dengan kehidupan anak muda.

Beberapa jam sebelum kecelakaan terjadi, Egi Prastian sempat mengunggah aktivitas terakhirnya di media sosial.

Di dalam unggahnya, Egi menunjukkan foto sepeda motor RX-King yang ia kendarai saat sedang berteduh di salah satu rest area.

“Hujan”, tulis Egi Prastian dalam keterangan potonya.

BACA JUGA: Polres Pangandaran Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa

Tidak di sangka, unggahan tersebut merupakan unggahan terakhirnya. Kini, postingan itu mengundang rasa haru dari para pengikutnya.

Ungkapan duka dan doa pun membanjiri kolom komentar, menandakan bahwa kepergian korban meninggalkan jejak bagi banyak orang.

Warga sekitar lokasi kejadian juga mengaku terkejut dengan insiden tersebut.

Diketahui, Jalan Raya Malangbong di kenal sebagai jalur rawan kecelakaan. Terutama pada malam hari dan saat hujan turun.

Kondisi jalan yang berbelok serta tingginya volume kendaraan kerap menjadi kombinasi berbahaya bagi pengendara.

(Sajidin)

Longsor Babakan KBB Timbun 30 Rumah, 3 Orang Meninggal

0
Longsor babakan KBB fokusjabar.id
Longsor di KBB (foto: web)

KBB, FOKUSJabar.id: BPBD Provinsi Jawa Barat melaporkan terjadinya bencana longsor di Kampung Babakan, RT05/11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (23/1/2026) malam.

Mengutip repulika.co.id, peristiwa tersebut di picu oleh hujan lebat di sertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut.

BACA JUGA:

BMKG: 23-29 Januari 2026 Masih Diterjang Cuaca Ekstrem

Pranata Humas Ahli BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat mengatakan, sedikitnya 30 rumah terdampak dan tertimbun material tanah.

Hingga Sabtu (24/1/2026), petugas masih melakukan pendataan serta upaya pencarian korban.

“Kurang lebih 30 rumah terdampak dan tertimbun longsoran,” ungkap Hadi.

Menurut Dia, tiga orang di temukan meninggal dunia. Sementara itu, sekitar 10 orang lainnya di duga masih tertimbun material longsor dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat dalam sepekan ke depan.

Kondisi tersebut di nilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin kencang.

“BMKG mengimbau masyarakat waspada karena pada periode 23 hingga 29 Januari di perkirakan terjadi peningkatan curah hujan di Jawa Barat,” kata Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu.

Teguh meminta masyarakat melakukan langkah-langkah antisipatif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari agar tetap aman. Mengingat cuaca bersifat dinamis, masyarakat di imbau tetap tenang namun waspada terhadap perubahan kondisi cuaca.

BACA JUGA:

6 Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan

Ia menjelaskan, dalam sepekan ke depan terdapat peningkatan pertumbuhan awan hujan. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, disertai angin kencang serta petir atau kilat.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat antara lain, Bandung Raya, Cianjur, Kabupaten Subang, Sukabumi, Priangan Timur, serta Cirebon, Kuningan dan Indramayu.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak bersumber dari instansi resmi,” ujar Teguh.

(Bambang Fouristian)

Soal Insinerator, Begini Peringatan DPRD Kota Bandung

0
DPRD Kota Bandung fokusjabar.id
Mesin Insinerator di Kota Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) agar tidak tergesa-gesa memilih teknologi pengelolaan sampah. Khususnya insinerator tanpa kajian menyeluruh terhadap dampak lingkungan dan kesehatan.

Andri menegaskan, DPRD tidak menutup diri terhadap inovasi teknologi. Namun, setiap metode pengolahan sampah harus memenuhi standar regulasi, aman bagi lingkungan serta tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

BACA JUGA:

Wali Kota Bandung Jawab Laporan TomTom dengan Roadmap Transportasi

“Kami bukan anti-teknologi. Tapi jangan sampai solusi yang di anggap cepat justru memunculkan masalah baru bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” Kata Andri, Sabtu (24/1/2026).

Andri menilai, arah kebijakan pengelolaan sampah Kota Bandung semestinya mengedepankan prinsip kemandirian dan keberlanjutan. Bukan terus bergantung pada daerah lain sebagai lokasi pembuangan akhir.

Untuk itu, pihaknya mendorong Pemkot Bandung segera menyusun roadmap pengelolaan sampah yang komprehensif dan terukur.

Roadmap tersebut harus mencakup penguatan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) dan bank sampah, pengembangan fasilitas pengolahan berbasis kewilayahan serta edukasi publik secara masif.

Transparansi anggaran dan kinerja sektor persampahan juga di nilai penting untuk di buka kepada publik.

BACA JUGA:

Disebut Kota Termacet, Ini Penjelasan Dishub Kota Bandung

“Pengelolaan sampah yang efektif harus di mulai dari hulu. Warga perlu di biasakan memilah sampah organik, anorganik dan residu. Pemerintah bisa memberikan insentif bagi warga yang taat. Sekaligus menerapkan sanksi progresif bagi yang abai,” jelasnya.

Andri juga menyoroti peran strategis TPS3R berbasis wilayah yang di nilai mampu mengolah sampah organik menjadi kompos serta menekan volume residu ke TPA hingga 40–60 persen.

Sementara itu, bank sampah di nilai perlu di revitalisasi agar terintegrasi secara digital dan terhubung dengan UMKM serta program CSR. Sehingga memberikan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat.

Selain penguatan sistem, pengelolaan sampah organik skala komunitas juga di nilai layak dikembangkan. Seperti komposter tingkat RW, budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) hingga urban farming berbasis kompos.

Terkait pemanfaatan teknologi, Andri menekankan perlunya sikap selektif. Setiap teknologi pengolahan sampah harus di pastikan aman, ramah lingkungan dan telah melalui uji Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

BACA JUGA:

Pengelola TPS3R Bandung Tolak Larangan Insinerator: Ini Tulang Punggung Kami

Ia juga menilai edukasi publik sebagai kunci keberhasilan pengelolaan sampah, tidak hanya melalui sosialisasi. Tetapi juga lewat kurikulum sekolah dan komunitas keagamaan.

“Krisis sampah ini harus menjadi momentum untuk berbenah. Publik perlu tahu ke mana sampah di buang, berapa biayanya dan apa dampaknya bagi lingkungan. Dengan transparansi, rasa tanggung jawab masyarakat akan tumbuh,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Gubernur Jabar: Direksi dan Komisaris bank bjb Harus Punya Naluri Tajam

0
Gubernur Jabar komisaris bjb fokusjabar.id
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mengatakan, seluruh jajaran direksi dan komisaris bank bjb harus memiliki naluri tajam dalam bisnis perbankan.

Gubernur Jabar juga berpesan agar tidak mudah terpengaruh oleh tekanan pihak luar ketika akan memberikan kredit.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar Dorong bank bjb Raih Laba Rp2,2 Trilyun

Dia menyebut, investasi Jawa Barat pada 2025 mencapai Rp298,6 trilyun. Jika sebagian investor mendapatkan pendanaan dari bank bjb, maka akan memberikan dampak besar bagi kinerja perusahaan.

Kemudian, proyek infrastruktur Jabar pada 2026 sekitar Rp7 trilyun juga harus mampu di tangkap peluangnya oleh bank bjb.

“Harus mengasah naluri itu. Jadi tahu mana peminjam jujur dan yang tidak. Mana kala lembaga perbankan netral dan beritegritas, maka akan semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat,” kata Gubernur Jabar.

Perusahaan yang berinvestasi di Jawa Barat juga dapat ditawari untuk menjadi nasabah bank bjb. Pembayaran upah pegawai perusahaan dapat melalui bank bjb.

“Ada pengusaha dari Cina ingin membuka pabrik di Jabar, saya tawarkan 3.000 pekerja terampil. Nanti mereka harus menabung di bjb. Tetapi bjb juga harus memiliki devisi IT yang bagus, jangan sampai transaksi elektronik ‘lemot’, ATM ‘lemot’,” tegas KDM.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar Dorong bank bjb Bermitra dengan Industri

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Dedi Mulyadi meminta bank bjb untuk bermitra dengan semua perusahaan yang berkontribusi terhadap investasi.

Menurut Gubernur Jabar, masuknya bank bjb ke wilayah industri tersebut akan menjadi bank terbesar dan tersehat di Indonesia.

“bank bjb harus masuk ke area industri yang hari ini membuat investasi di Jabar tertinggi se-Indonesia. Kalau semuanya menjadi mitra, maka bjb akan jadi bank terbesar dan sehat,” kata KDM pada Business Review semester II tahun 2025 dan Executive Workshop 2026 di Bale Pakuan Bandung, Jumat (23/1/2026).

Seperti diketahui, Jawa Barat masih menjadi tujuan investasi terbesar di Indonesia sepanjang 2025.

Berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM RI, realisasi investasi di Jawa Barat sepanjang 2025 mencapai Rp296,8 trilyun atau 109,9 persen dari target yang di tetapkan.

(Bambang Fouristian)

Gubernur Jabar Dorong bank bjb Raih Laba Rp2,2 Trilyun

0
Gubernur Jabar fokusjabar.id
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendorong bank bjb memperoleh laba Rp2,2 trilyun pada tahun 2026.

“Jika ingin jadi Dirut, tahun ini keuntungan harus mencapai Rp2,2 trilyun. Tidak bisa di tawar lagi,” tegas Dedi Mulyadi kepada Plt Dirut bank bjb, Ayi Subarna.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar Dorong bank bjb Bermitra dengan Industri

Tujuan perolehan laba sebesar itu agar bank bjb dapat memberikan deviden kepada Pemprov Jabar hingga Rp400 milyar.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, Darwisman membenarkannya.

“Jika di target deviden Rp400 milyar. Maka tahun ini bank bjb harus mampu meraup laba bersih di atas Rp2,2 trilyun,” katanya.

Darwisman menyebut, jika melihat kinerja beberapa tahun ke belakang, deviden sebesar Rp400 milyar yang di inginkan Gubernur Jabar seharusnya dapat di capai.

“Tahun 2023, laba bank bjb sudah mencapai Rp1,8 trilyun. Namun kembali turun. Artinya ada peluang besar untuk mencapai target dari Pak Gubernur,” ungkapnya.

Dia menyarankan bank bjb untuk melakukan efesiensi lebih tajam, bekerja keras dalam penetrasi kredit dan mengawasinya agar tidak terjadi kecurangan dalam kinerja ke depan.

Jika kredit dapat tumbuh hingga 12 persen dan mampu melakukan efesiensi hingga Rp1,4 trilyun, maka laba bank bjb di prediksi dapat mencapai Rp2,58 trilyun.

BACA JUGA:

Sinergi Pembiayaan dan Pemberdayaan, bank bjb Perkuat Ekosistem Perumahan Jawa Barat

Plt Dirut bank bjb, Ayi Subarna menyebut, hingga 31 Desember 2025, bjb meraih laba bersih senilai Rp1,09 trilyun dengan aset perusahaan mencapai Rp181 trilyun.

“bjb terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan program daerah dengan memegang prinsip kehati-hatian,” ungkapnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada gubernur yang terus mempromosikan bank bjb hingga keluar wilayah Jawa Barat.

“bjb terus mengembangkan sayapnya hingga ke Bali, Padang, Medan dan Aceh,” kata Dia.

(Bambang Fouristian)

Gubernur Jabar Dorong bank bjb Bermitra dengan Industri

0
Gubernur bank bjb fokusjabar.id
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta bank bjb untuk bermitra dengan semua perusahaan yang berkontribusi terhadap investasi.

Menurut Gubernur Jabar, masuknya bank bjb ke wilayah industri tersebut akan menjadi bank terbesar dan tersehat di Indonesia.

BACA JUGA:

Pemprov Jabar Soroti Kredit Macet BUMN di Bank BJB, Gubernur Minta Ketegasan

“bank bjb harus masuk ke area industri yang hari ini membuat investasi di Jabar tertinggi se-Indonesia. Kalau semuanya menjadi mitra, maka bjb akan jadi bank terbesar dan sehat,” kata KDM pada Business Review semester II tahun 2025 dan Executive Workshop 2026 di Bale Pakuan Bandung, Jumat (23/1/2026).

Seperti diketahui, Jawa Barat masih menjadi tujuan investasi terbesar di Indonesia sepanjang 2025.

Berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM RI, realisasi investasi di Jawa Barat sepanjang 2025 mencapai Rp296,8 trilyun atau 109,9 persen dari target yang di tetapkan.

Dari total realisasi investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat mencapai Rp147,02 trilyun. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp149,8 trilyun.

Kepercayaan investor menanamkan modalnya di Jawa Barat harus dimanfaatkan bank bjb untuk bermitra dengan investor asing maupun dalam negeri.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar: Rawat Alam Adalah Wujud Nyata Cinta Kasih Natal

Selain bermitra dengan industri, Gubernur Jabar meminta bank bjb untuk bermitra dengannya.

KDM ingin bank bjb bermitra dengannya dalam membangun rumah bagi rakyat miskin, sekolah-sekolah baru, menyekolahkan anak yatim hingga membantu pelaku UMKM.

KDM mendorong bjb menjadi bank tersehat dan visioner di Indonesia.

Menurutnya, bank sehat dan visioner lahir dari menajemen, jajaran komisaris dan lingkungan perbankan yang sehat dan visioner.

(Bambang Fouristian)