spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 243

Bupati Majalengka Lepas Kontingen Pramuka ke Jamnas XII 2026

0
Majalengka. FOKUSJabar.id
Foto: DIskominfo Majalengka

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Bupati Majalengka Eman Suherman melepas kontingen Pramuka menuju Jambore Nasional XII, Selasa (11/8/2026). Acara pelepasan berlangsung khidmat di Gedung Yudha Abdi Negara Kompleks Pemkab Majalengka.

Pihak Kwarcab juga melantik Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Majalengka.

Baca Juga: Sambut HUT ke-81 RI, Distan Cirebon Adakan Pasar Tani dan Vaksinasi Rabies

Para peserta akan mengikuti Jamnas XII di Buperta Cibubur pada 12–21 Agustus 2026.

Komposisi Kontingen dan Tahap Seleksi

Sekretaris Kwarcab Majalengka Adam Suhara mengirimkan total 38 anggota kontingen ke Cibubur.

Rincian kontingen mencakup 32 peserta utama, dua pimpinan kontingen, dan empat pembina pendamping.

Para peserta merupakan siswa SMP dan MTs terbaik hasil seleksi ketat tiga tahapan.

“Mereka telah melalui proses seleksi ketat sebanyak tiga tahapan,” ungkap Adam Suhara.

Pembentukan Karakter Generasi Muda

Bupati Eman Suherman meminta anggota Pramuka bijak membatasi penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mendorong para pemuda memperkuat akhlakul karimah, disiplin, serta rasa hormat kepada orang tua.

“Saya ingin Pramuka menjadi garda terdepan dalam membentuk dan mempersiapkan masa depan generasi muda,” tegas Eman.

Eman meminta para peserta membawa nama baik serta mempromosikan kebudayaan Majalengka di tingkat nasional.

(KuninganKab/Irfansyahriza)

Sambut HUT ke-81 RI, Distan Cirebon Adakan Pasar Tani dan Vaksinasi Rabies

0
CIREBON, FOKUSJabar.id
Sambut HUT ke-81 RI, Distan Cirebon Adakan Pasar Tani dan Vaksinasi Rabies

CIREBON,FOKUSJabar.id: Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon menggelar Pasar Tani di halaman kantor dinas setempat pada Selasa (11/8/2026).

Ajang ini memberi ruang bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menjual hasil olahan pertanian dan peternakan.

Baca Juga: Peringatan HUT ke-81 RI, Bupati Cirebon Imbau PKK Fokus Cegah Stunting dan Didik Anak

Kepala Distan Kabupaten Cirebon Deni Nurcahya membuka langsung kegiatan tahunan tersebut.

“Pasar Tani ini untuk memasarkan produk-produk dari KWT,” kata Deni saat pembukaan acara.

Ia menilai KWT berhasil menambah nilai jual hasil tani sehingga memicu pertumbuhan ekonomi warga.

Mendorong Kemandirian Pemasaran Produk

Deni berharap kegiatan ini mampu memperluas jangkauan pasar dan mengenalkan produk KWT kepada konsumen luas.

Ia meminta seluruh anggota KWT tidak terus bergantung pada bantuan fasilitasi pemerintah daerah.

“Harapannya, KWT dapat mandiri dan bisa memasarkan produk-produknya sendiri,” katanya.

Meski begitu, pihak dinas tetap memberi pendampingan intensif demi kelangsungan bisnis kelompok tani tersebut.

“Kami tentu saja membantu untuk memasarkan, dan selanjutnya mereka bisa memasarkan sendiri,” tuturnya.

Vaksinasi Rabies dan Penanganan Kekeringan

Pasar Tani menjadi bagian rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pihaknya juga menyediakan layanan vaksinasi rabies gratis dengan target 300 hewan peliharaan warga.

Selain fokus acara perayaan, Deni turut merespons ancaman musim kemarau yang mulai melanda lahan pertanian.

“Kita harus menangani kekeringan dengan tenang dan berkoordinasi dengan stakeholder untuk mencari pemecahan yang terbaik bagi para petani,” katanya.

(CirebonKab/Irfansyahriza)

Peringatan HUT ke-81 RI, Bupati Cirebon Imbau PKK Fokus Cegah Stunting dan Didik Anak

0

CIREBON,FOKUSJabar.id: Bupati Cirebon Imron menghadiri Pertemuan Rutin PKK dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI, Selasa (11/8/2026). Acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Cirebon ini menekankan penguatan peran keluarga demi masa depan bangsa.

Imron menyebut keluarga memegang kunci utama dalam membentuk karakter anak-anak sebagai generasi penerus.

Baca Juga: Tim Wasev Mabes AD Tinjau Pelaksanaan TMMD di Desa Luwung Kencana Cirebon

Ia mendorong PKK dan Dharma Wanita menjadi motor penggerak perubahan dalam pola hidup sehat serta pendidikan.

“PKK dan Dharma Wanita ini menjadi tulang punggung penggerak kemajuan di daerahnya,” ujar Imron.

Bahaya Gawai dan Tiga Modal Utama Anak

Imron mengingatkan para orang tua agar tidak menyerahkan pendidikan anak sepenuhnya kepada gawai.

Anak-anak membutuhkan keteladanan nyata, kegiatan fisik, serta ruang untuk merangsang kemampuan berpikir.

“Jangan cuma anak diam, dikasih HP diam, nanti ke depan, anak akan hancur. Anak harus dididik,” katanya.

Ia lalu mengenalkan tiga modal penting pembangunan manusia, yaitu kekuatan otot, ketajaman otak, dan kebersihan hati nurani.

Secara ringkas, ia merangkum ketiga prinsip tersebut melalui kombinasi olah raga, olah pikir, serta olah zikir.

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Imron membagikan pengalamannya yang aktif menekuni olahraga bela diri sejak usia muda.

Ia meminta orang tua membiasakan anak-anak berolahraga demi menjaga kebugaran tubuh secara konsisten.

Selain fisik dan otak, masyarakat perlu mengelola hati nurani agar tidak mudah sombong atau berkecil hati.

“Wong sukses aja sombong, kudu bersyukur. Wong kang gagal, aja sakit hati, aja minder, tapi harus sabar,” ungkapnya.

Bupati mengajak kader PKK memperkuat pendampingan keluarga guna mencegah stunting dan melahirkan generasi berkualitas.

(CirebonKab/Irfansyahriza)

Tim Wasev Mabes AD Tinjau Pelaksanaan TMMD di Desa Luwung Kencana Cirebon

0
CIREBON, FOKUSJabar.id
Tim Wasev Mabes AD Tinjau Pelaksanaan TMMD di Desa Luwung Kencana Cirebon

CIREBON,FOKUSJabar.id: Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mempererat kebersamaan TNI, pemerintah daerah, dan warga Kabupaten Cirebon.

Tim Wasev TMMD Mabes AD Brigjen TNI Yohanes Toar Pioh meninjau Desa Luwung Kencana pada Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Hadapi Kemarau dan Banjir, Pemkot Cirebon Lakukan Strategi Mitigasi Besar-besaran

Ia menegaskan interaksi sosial dan kebersamaan warga menjadi marwah utama pelaksanaan TMMD.

“Fisik oke, tujuannya fisik. Tetapi nonfisik dan kebersamaan dengan masyarakat itu yang paling bermanfaat,” ujar Yohanes.

Sasaran Proyek Fisik dan Sinergi Lintas Sektor

Personel TNI memfokuskan kegiatan pada penanggulangan masalah air bersih, renovasi rumah, dan pembangunan jalan sepanjang 660 meter.

Yohanes menilai keberhasilan seluruh program memerlukan dukungan penuh lintas instansi serta pemerintah daerah setempat.

“TMMD ini melibatkan semua stakeholder. Tanpa dukungan dari pemerintah daerah, ini tidak akan terlaksana,” tuturnya.

Interaksi harian dengan warga juga memunculkan aspirasi penting bagi kebijakan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten Cirebon

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menyambut positif dedikasi penuh seluruh personel TNI dan Polri.

Pria yang akrab menyapa media sebagai Jigus ini berharap warga memanfaatkan seluruh fasilitas secara optimal.

“Harapannya, hasil pembangunan fisik maupun nonfisik ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” tutur Jigus.

Ia mengajak seluruh pihak mempertahankan sinergi harmonis demi kemajuan masyarakat Kabupaten Cirebon pada masa depan.

(CirebonKab/Irfansyahriza)

Hadapi Kemarau dan Banjir, Pemkot Cirebon Lakukan Strategi Mitigasi Besar-besaran

0
CIREBON, FOKUSjabar.id
Hadapi Kemarau dan Banjir, Pemkot Cirebon Lakukan Strategi Mitigasi Besar-besaran

CIREBON,FOKUSJabar.id: Perubahan iklim memicu kenaikan angka bencana hidrometeorologi di Kota Cirebon secara signifikan. Masyarakat merasakan dampak langsung dari perubahan cuaca ekstrem ini dalam beberapa tahun terakhir.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana di Grage City Hub pada Selasa (11/8/2026).

Ia memaparkan data lonjakan bencana dari 88 kasus pada 2020 menjadi 156 kasus pada 2025.

Baca Juga: Wajah Baru Grage City Hub, Kini Jadi Pusat Kantor Setda Kota Cirebon

Ancaman Banjir dan Langkah Mitigasi

Banjir awal tahun 2026 merusak tanggul serta merendam lima kelurahan di tiga kecamatan. Peristiwa tersebut mengganggu kehidupan lebih dari 4.000 jiwa warga Kota Cirebon.

Pemerintah Kota Cirebon langsung menetapkan status siaga darurat bencana periode 2025–2026. Pemkot Cirebon menata Sungai Sukalila, memperbaiki drainase Sungai Suba, dan menguatkan tanggul Argasunya.

Pemerintah juga membentuk 12 Kelurahan Tangguh Bencana dan melatih puluhan fasilitator sekolah aman.

“Perubahan iklim bukan lagi sesuatu yang hanya kita bicarakan sebagai persoalan di masa depan,” ujar Wali Kota.

Krisis Air Bersih Musim Kemarau

Puncak musim kemarau pada Agustus 2026 memicu kekeringan di wilayah Kelurahan Argasunya. Bencana kekeringan ini melanda tiga RW dan menyulitkan 3.271 jiwa mendapatkan air bersih.

Pemkot Cirebon bersama BPBD, PDAM, dan PMI menyalurkan 45.000 liter air bersih ke lokasi terdampak. Wali Kota mendorong timnya menyiapkan pasokan air sebelum masyarakat memasuki kondisi kritis.

“Jadi, penanggulangan bencana harus semakin bergeser pada langkah pencegahan dan kesiapsiagaan,” tuturnya.

Pelepasan Kontingen Jambore Nasional XII

Pada kesempatan sama, Wali Kota melepas Kontingen Pramuka Penggalang menuju Buperta Cibubur. Para anggota Pramuka ini akan mengikuti Jambore Nasional XII pada 13–20 Agustus 2026.

Effendi Edo meminta para peserta menjaga nama baik daerah dan menimba pengalaman sebanyak-banyaknya.

“Jadikan setiap kegiatan sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemandirian dan keterampilan,” katanya.

Ia menegaskan kolaborasi seluruh pihak akan mewujudkan pembangunan kota yang tangguh dan berkelanjutan.

(PemkotCirebon/Irfansyahriza)

Wajah Baru Grage City Hub, Kini Jadi Pusat Kantor Setda Kota Cirebon

0
CIREBON, FOKUSJabar.id
Wajah Baru Grage City Hub, Kini Jadi Pusat Kantor Setda Kota Cirebon

CIREBON,FOKUSJabar.id: Wali Kota Cirebon Effendi Edo meresmikan kantor baru Sekretariat Daerah di kawasan Grage City Hub, Selasa (11/8/2026). Pihaknya sekaligus meluncurkan wajah baru kawasan Grage City Mall menjadi Grage City Hub.

Wakil Wali Kota, Sekda, pejabat daerah, serta manajemen Grage Group menghadiri acara peresmian tersebut.

Effendi Edo menegaskan kepindahan kantor Setda menandai babak baru bagi Pemerintah Kota Cirebon.

Lingkungan kerja baru ini bertujuan mengubah pola kerja birokrasi agar lebih terbuka dan dinamis.

“Hari ini kita mencatat babak baru bagi Pemerintah Kota Cirebon. Kepindahan Sekretariat Daerah ke kawasan ini bukan hanya soal pindah kantor atau berganti meja kerja. Ini menjadi bagian dari upaya kita mengubah cara kerja birokrasi supaya lebih segar, lebih terbuka, dan lebih mudah berkoordinasi,” ujarnya.

Suasana kerja baru memicu semangat aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Tempat yang representatif membuat koordinasi antarperangkat daerah berlangsung lebih cair dan efektif.

“Harapannya tentu semangat kerjanya juga bertambah. Koordinasi lebih mudah, pekerjaan lebih cepat, dan pada akhirnya pelayanan kepada masyarakat bisa kita berikan secara lebih maksimal dan optimal,” katanya.

Pemerintah Kota Cirebon menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen Grage Group atas penyediaan tempat tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya menyampaikan terima kasih kepada manajemen Grage Group yang sudah memberikan tempat yang baik dan representatif. Tentu ini bukan hal kecil. Pemerintah mendapatkan ruang untuk bekerja dengan lebih nyaman, sementara kita juga berada di tengah kawasan yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat,” tuturnya.

Makana Iteraksi Warga

Perubahan nama kawasan menjadi Grage City Hub memiliki makna sebagai pusat interaksi warga.

“Nama Hub ini menurut saya punya pesan yang kuat. Artinya bukan lagi sekadar tempat orang datang untuk berbelanja, tetapi menjadi titik temu dan penghubung berbagai kegiatan. Ada kegiatan usaha, interaksi sosial, hiburan, pelayanan, dan berbagai aktivitas lainnya. Ini membuat kawasan ini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat Kota Cirebon,” ungkapnya.

Kerja sama ini menjadi contoh nyata sinergi menguntungkan antara pemerintah dan sektor swasta.

“Pemerintah mendapatkan tempat yang baik untuk bekerja dan memberikan pelayanan, sementara kawasan Grage City Hub juga akan semakin hidup karena menjadi salah satu pusat pergerakan masyarakat. Ini adalah bentuk kerja sama yang saling memberikan manfaat,” katanya.

Wali Kota meminta seluruh jajaran Setda meningkatkan disiplin dan mempercepat pelayanan administrasi.

“Kantor baru harus dibarengi dengan semangat kerja yang baru. Saya minta seluruh jajaran Setda meningkatkan disiplin, mempercepat urusan administrasi, dan memberikan dukungan penuh kepada perangkat daerah lainnya. Setda harus menjadi rumah koordinasi yang memastikan program-program pembangunan berjalan lancar, menyentuh kebutuhan masyarakat, dan tepat sasaran,” tegasnya.

CEO Grage Group Dekon Gunawan Boediman menyambut hangat kehadiran kantor pemerintah di kawasannya.

“Bagi kami, kehadiran kantor Sekretariat Daerah di sini merupakan suatu kehormatan. Kami melihat tempat ini sebagai rumah bersama untuk melayani masyarakat. Ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan swasta dalam semangat kebersamaan,” ujar Dekon.

Keberlanjutan Roda Pembangunan Daerah

Ia menambahkan kepindahan ini mendukung keberlanjutan roda pembangunan daerah secara optimal.

“Ini bukan sekadar pindah ruang kerja. Yang paling penting adalah bagaimana tempat ini bisa menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal dan roda pembangunan terus berputar. Kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Grage Group berkomitmen terus membuka ruang kolaborasi demi kemajuan masyarakat Kota Cirebon.

“Kita ingin membangun kota ini bersama-sama. Pemerintah hadir untuk melayani, sementara pihak swasta mendukung melalui ruang dan sumber daya yang kami miliki. Semoga kolaborasi seperti ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

(PemkotCirebon/Irfansyahriza)

Pemkab Sumedang Prioritaskan Infrastruktur Jalan, 80 Paket Dikerjakan Tahun Ini

0
Sumedanga, FOKUSJabar.id
Ilustrasi pembangunan infrastruktur Kabupaten Sumedang. Sumber Gambar: sumedangkab.go.id

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Sumedang terus menempatkan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu fokus utama pembangunan daerah pada 2026. Tahun ini, pemerintah daerah menyiapkan sekitar 80 paket pekerjaan ruas jalan yang dikerjakan secara bertahap.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumedang meningkatkan kondisi serta kemantapan jalan bagi masyarakat. Pelaksanaannya menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah serta waktu yang tersedia.

Baca Juga: Pemkab Bogor Berencana Kembangkan Menara Masjid Raya Nurul Wathon untuk Wisatawan

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak menggarap puluhan paket tersebut secara bersamaan, melainkan membaginya ke dalam beberapa tahapan kerja.

Dari sekitar 80 paket pekerjaan ruas jalan pada tahun ini, sebanyak 16 ruas jalan telah selesai pengerjaannya. Sementara itu, sekitar 40 ruas jalan lainnya masih dalam tahap pengerjaan fisik di lapangan.

Adapun sisa ruas jalan yang belum masuk tahap pengerjaan saat ini masih menempuh proses pengadaan atau tender.

Bupati Dony menegaskan bahwa proses pembangunan jalan membutuhkan waktu dan tidak dapat tuntas seketika. Karena itu, pemerintah memilih menjalankan program secara bertahap dengan tetap menempatkan jalan sebagai prioritas utama.

“Memang tidak bisa semuanya selesai dalam satu minggu atau satu bulan. Kami lakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan dan waktu yang tersedia. Tetapi jalan menjadi prioritas kami,” ujar Bupati Dony saat memantau ruas jalan Pasirhuni-Jingkang dan Jingkang-Cisumur, Selasa (11/8/2026).

Targetkan Kemantapan Jalan Sumedang Capai 95 Persen Tahun Depan

Pemantauan terhadap ruas jalan Pasirhuni-Jingkang dan Jingkang-Cisumur menegaskan perhatian serius pemerintah daerah terhadap pemerataan infrastruktur. Kegiatan pemantauan ini berlangsung di tengah pengerjaan sejumlah ruas jalan lainnya.

Pemkab Sumedang berharap pengerjaan bertahap ini mendongkrak kualitas serta kekuatan jalan di seluruh wilayah kabupaten.

Target pemerintah daerah tidak sekadar menuntaskan paket pekerjaan tahun ini, melainkan mendongkrak tingkat kemantapan jalan Kabupaten Sumedang secara keseluruhan.

Bupati Dony menargetkan tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Sumedang mampu menembus angka 95 persen atau lebih pada tahun depan.

“Harapan kami tahun depan kemantapan jalan sudah meningkat menjadi 95 persen lebih. Mohon doa dan dukungannya,” katanya.

Melalui pengalokasian sekitar 80 paket pekerjaan pada 2026, Pemkab Sumedang menjaga komitmen pembangunan infrastruktur jalan tetap berjalan konsisten.

(Jingga Sonjaya)