spot_imgspot_img
Kamis 9 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 224

SPPG Cinta Abadi 1 Hadir di Tasikmalaya, Dapur Gizi Megah Berstandar Premium

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
SPPG Cinta Abadi 1 Hadir di Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dari luar tampak sederhana, namun siapa sangka sebuah bangunan di kawasan Sambongjaya, Kota Tasikmalaya, justru menyimpan fasilitas megah berstandar tinggi. Bangunan tersebut merupakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Abadi 1, dapur penyedia makanan bergizi yang digadang-gadang menjadi yang paling representatif di Kota Tasikmalaya.

Resmi beroperasi Rabu (28/1/2026), SPPG Cinta Abadi 1 mengusung misi besar: mengolah bahan pangan lokal menjadi ribuan porsi makanan sehat dan berkualitas untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat.

Baca Juga: Syahdu dan Penuh Makna, Reuni Emas ISLAH Warnai Haul KH Ahmaji di Tasikmalaya

Interior Modern dan Ramah Lingkungan

Berdiri di atas lahan seluas 985 meter persegi, SPPG Cinta Abadi 1 sukses mencuri perhatian para tamu undangan, termasuk Camat Mangkubumi, Slamet. Interiornya yang modern dan tertata rapi bahkan sempat membuat sebagian tamu mengira sedang berada di area hotel berbintang.

Tak hanya unggul dari sisi tampilan, fasilitas ini juga dalam rancangan konsep berkelanjutan. SPPG Cinta Abadi 1 telah lengkap dengan instalasi Bio IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang memungkinkan pengolahan limbah cair kembali hingga layak untuk menyiram tanaman, sehingga ramah terhadap lingkungan sekitar.

Standar Rasa dan Gizi Tanpa Kompromi

Pemilik SPPG Cinta Abadi 1, H. Yusmara, menegaskan kemegahan bangunan harus sejalan dengan kualitas priduksi makanan. Ia mengusung filosofi sederhana namun tegas dalam setiap proses produksi.

“Kalau makanan itu tidak layak diberikan kepada anak sendiri, maka tidak pantas diberikan kepada orang lain,” tegas H. Yusmara.

Setiap menu yang tersaji telah memenuhi standar gizi seimbang, dengan cita rasa khas masakan rumahan yang aman dan nyaman menjadi konsumsi semua kalangan.

Serap Tenaga Kerja Lokal

Keberadaan SPPG Cinta Abadi 1 juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga Sambongjaya. Saat ini, dapur tersebut telah mempekerjakan 30 orang, dengan sekitar 90 persen di antaranya merupakan warga lokal.

Jumlah tenaga kerja meningkat hingga 40 orang seiring target produksi yang mencapai 2.000 porsi makanan per hari. Selain memperkuat ketahanan gizi, kehadiran fasilitas ini harapannya mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.

Prioritaskan Ibu dan Anak

Sejalan dengan program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045 dari Presiden Prabowo Subianto, SPPG Cinta Abadi 1 memfokuskan penerima manfaat pada kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Pada tahap awal operasional, sebanyak 1.000 porsi makanan bergizi dibagikan secara gratis setiap hari. Ke depan, jangkauan rencana jadwal pendistribusian akan meluas hingga menyasar sekolah-sekolah di wilayah sekitar.

Siap Ekspansi ke Wilayah Selatan

Kesuksesan peluncuran SPPG Cinta Abadi 1 menjadi langkah awal dari rencana pengembangan yang lebih luas. Dengan dukungan regulasi dan sistem permodalan yang semakin jelas dari pemerintah, H. Yusmara berencana memperluas jangkauan layanan.

Dalam waktu dekat, SPPG Cinta Abadi 2 dan 3 akan resmi lounching di wilayah Cipatujah dan Karangnunggal. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa pengusaha lokal Tasikmalaya mampu menghadirkan fasilitas pelayanan gizi berstandar tinggi demi menyiapkan generasi yang sehat dan unggul.

(Abdul)

Syahdu dan Penuh Makna, Reuni Emas ISLAH Warnai Haul KH Ahmaji di Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ribuan Santri Padati Pesantren Hidayatul Ulum Tasikmalaya, Haul ke-18 KH Ahmaji dan Reuni Emas ISLAH

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa malam (27/1/2026). Ribuan santri, alumni, serta masyarakat umum memadati area pesantren untuk mengikuti Haul ke-18 almarhum KH Ahmaji yang dirangkaikan dengan Reuni Ikatan Silaturahmi Alumni Hidayatul Ulum (ISLAH) ke-50.

Momentum ini tak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga mencerminkan kuatnya ikatan batin antara guru dan murid yang tetap terjaga meski sang kiai telah wafat. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana religius tersebut menjadi pengingat akan nilai-nilai keilmuan dan keteladanan yang diwariskan KH Ahmaji.

Baca Juga: 30 Usulan Prioritas Muncul dari Musrenbang Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya

Ziarah Akbar, Mengalirkan Doa dan Rasa Cinta

Rangkaian kegiatan haul mulai sejak siang hari dengan ziarah akbar ke maqbarah almarhum KH Ahmaji. Ribuan jamaah memadati area pemakaman, melantunkan tahlil dan doa sebagai ungkapan cinta serta penghormatan kepada sosok ulama kharismatik tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Pimpinan Pesantren Riyadul Mutaalimin Manonjaya, KH Yana Maosul Millah, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan haul tahun ini.

“Alhamdulillah, Haul ke-18 KH Ahmaji berjalan lancar. Antusiasme alumni dari berbagai daerah di Jawa Barat sangat luar biasa. Ini bukti kecintaan yang tidak pernah pudar kepada guru kita,” ujarnya.

Reuni 50 Tahun ISLAH, Meneguhkan Ukhuwah Alumni

Tahun 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Hidayatul Ulum, karena bertepatan dengan usia emas 50 tahun organisasi alumni ISLAH. Para alumni datang tak hanya dari Tasikmalaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Kehadiran santri dari pesantren-pesantren sekitar Cibeureum, termasuk pesantren cabang, semakin menambah semarak acara. Lautan sarung dan peci yang memenuhi halaman pesantren menghadirkan pemandangan religius yang menyejukkan hati.

Pengajian Akbar, Penutup Penuh Hikmah

Puncak acara haul beriringani dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan dua ulama ternama sebagai penceramah utama, yakni KH Aziz Apandi selaku Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda dan KH Nonop Hanafi, Pimpinan Pesantren Miftahul Huda 2 Bayasari, Ciamis.

Kehadiran kedua tokoh tersebut memberikan suntikan spiritual bagi para alumni dan jamaah, sekaligus menguatkan komitmen untuk terus mengamalkan nilai-nilai pesantren dalam kehidupan bermasyarakat.

Menutup rangkaian kegiatan, KH Yana Maosul Millah menyampaikan harapannya agar haul dan reuni alumni ke depan dapat terselenggara lebih semarak dan solid.

“Semoga di tahun-tahun mendatang, kebersamaan ini semakin kuat. Saya berharap seluruh alumni di berbagai koordinator wilayah dan para simpatisan terus menjaga kekompakan untuk menyukseskan reuni-reuni berikutnya,” pungkasnya.

(Abdul)

Gotong Royong dan Digitalisasi, Kunci Penurunan Stunting di Ciamis

0
Penurunan Stunting Ciamis fokusjabar.id
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Ciamis, dr. Eni Rochaeni.

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Upaya terpadu lintas sektor yang di lakukan Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai menunjukkan hasil nyata.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Ciamis mencatat tren penurunan prevalensi stunting yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu menandakan efektivitas program pencegahan yang di jalankan secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Ciamis, Eni Rochaeni menyebut, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Ciamis pada 2023 berada di angka 25,45 persen.

Angka tersebut turun signifikan menjadi 20,3 persen pada 2024. Sementara pada 2025, hasil pengukuran melalui Bulan Penimbangan Balita (BPB) menunjukkan prevalensi stunting sebesar 4,39 persen.

“Alhamdulillah, bukan hanya stunting, tetapi kasus wasting dan overweight juga terus menurun. Ini merupakan buah dari kerja bersama semua pihak,” ujar Eni, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Bikin Ikan Laut Langka, Pasar Manis Ciamis Kehabisan Stok

Program Asuh dan Intervensi Terpadu

Penurunan tersebut tak lepas dari pelaksanaan Program Bapak dan Bunda Asuh yang kini telah berjalan di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

Program ini di bina oleh 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan secara rutin di monitor serta di evaluasi oleh Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) bersama Tim Penggerak Posyandu.

Intervensi yang berjalan tidak hanya menyasar balita. Namun juga ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia. Selama ini, kondisi itu menjadi faktor risiko utama terjadinya stunting.

Eni menjelaskan, penyebab stunting masih terdominasi oleh kurangnya asupan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Terutama protein hewani.

Selain itu, pola asuh yang belum optimal, minimnya variasi makanan serta sanitasi yang kurang memadai turut memperbesar risiko.

Inovasi Sepanjang Siklus Kehidupan

Dalam upaya mempercepat penurunan stunting, Pemkab Ciamis menerapkan pendekatan kesehatan sepanjang siklus kehidupan. Mulai dari remaja hingga lansia.

Untuk remaja, Dinkes Ciamis menghadirkan Sistem Informasi Kesehatan Remaja Halo Cinta (Sikeren Halo Cinta), sebuah platform digital untuk skrining kesehatan dan pembiasaan aksi bergizi. Selain itu, inovasi Setiap Rabu Bantu Cegah Anemia Remaja Putri di Ciamis (Si Ratu Manis) juga digulirkan, dengan mengajak remaja putri mengonsumsi tablet tambah darah secara serentak setiap hari Rabu.

“Bagi calon pengantin, skrining kesehatan melalui aplikasi Elsimil, lengkap dengan pemeriksaan dan konseling sebelum menikah,” jelasnya.

Gerakan Gotong Royong Gizi

Bagi ibu hamil, bayi, dan balita, Dinkes Ciamis meluncurkan Gerakan Miliaran Cinta menuju Bayi, Balita, dan Bumil Sehat, Bahagia, Penuh Cinta (GeMil Ci Bucin). Gerakan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari TP3S, TP Posyandu, TP PKK, BJB, GOW, Baznas, hingga perguruan tinggi seperti Universitas Galuh dan Stikes Muhammadiyah Ciamis.

Sebagai pendukung, terdapat pula program Celengan Hati Bucin, yakni gerakan gotong royong ASN untuk membantu pemenuhan gizi ibu hamil dengan KEK dan anemia melalui pemberian makanan bergizi.

Pemantauan Digital dan Tantangan PHBS

Pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita berjalan melalui aplikasi SGizi, sementara cakupan imunisasi dipantau menggunakan aplikasi ASIK. Seluruh laporan pelayanan KIA, gizi, dan imunisasi dikirimkan secara rutin setiap bulan ke Kementerian Kesehatan.

Meski demikian, dr. Eni mengakui masih terdapat tantangan, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Jika penerapan PHBS dapat secara konsisten di tingkat individu dan keluarga, derajat kesehatan masyarakat akan meningkat secara otomatis,” tegasnya.

Ia juga menyoroti keterbatasan akses protein hewani serta masih terdapat kasus anemia dan KEK pada calon pengantin maupun ibu hamil.

Imbauan untuk Masyarakat

Di akhir, dr. Eni mengimbau masyarakat Tatar Galuh agar aktif memanfaatkan layanan kesehatan. Ibu hamil diminta melakukan pemeriksaan kehamilan minimal delapan kali. Kemudian balita rutin datang ke posyandu setiap bulan, serta remaja membiasakan Germas, aksi bergizi, dan konsumsi tablet tambah darah. Sementara usia produktif hingga lansia harapannya dapat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

(Nank Irawan)

Cuaca Ekstrem Bikin Ikan Laut Langka, Pasar Manis Ciamis Kehabisan Stok

0
CIamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Ajat salahseorang padagang ikan laut segar di pasar ikan terladu pasar manis ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ketersediaan ikan laut segar di Pasar Ikan Terpadu Pasar Manis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kian menipis. Sejumlah jenis ikan yang biasanya mudah ditemukan kini nyaris tak terlihat di kios-kios pedagang.

Beberapa komoditas ikan laut segar yang menghilang dari pasaran di antaranya ikan Salem, Kembung, Bawal, Tuna, hingga cumi ukuran besar. Kelangkaan ini diduga kuat dipicu menurunnya hasil tangkapan nelayan akibat cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah perairan.

Baca Juga: Pemkab Ciamis Tekankan Akurasi Data untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Salah seorang pedagang ikan laut segar di Pasar Manis Ciamis, Ajat, mengungkapkan kesulitan pasokan sudah terasa sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan, untuk komoditas tertentu seperti cumi berukuran besar, pasokan hampir tak ada sama sekali.

“Cumi besar sudah hampir sebulan ini tidak ada. Saya sudah tidak menjual lagi karena memang dari bandar sulit mendapatkannya,” ujar Ajat, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, selain cumi besar, sejumlah jenis ikan lainnya juga mulai langka. Sudah sekitar sepekan terakhir sulit memperoleh Ikan Salem, Tuna, dan Bawal, meski biasanya rutin dikirim oleh bandar langganan.

“Satu minggu belakangan ini ikan Salem, Tuna, dan Bawal mulai susah. Padahal biasanya dari bandar selalu ada,” katanya.

Menurut Ajat, saat ini hanya ikan Kembung yang masih sesekali tersedia. Namun stoknya pun terbatas dan harus berebut dengan para pedagang.

“Ikan Kembung masih bisa kita dapatkan, tapi stoknya sedikit. Pedagang harus berebut supaya kebagian. Itu pun belum tahu sampai kapan bisa tersedia,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Uu Ruzhanul Ulum Plt Ketua DPW PPP Jabar, DPC PPP Kuningan Fatsun SK DPP

0
Uu Ruzhanul Ulum PPP fokusjabar.id
Ketua DPC PPP Kuningan , H. Toto Taufikurrahman Kosim

KUNINGAN, FOKUSJabar.id: Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono menetapkan Uu Ruzhanul Ulum sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat (Jabar), Senin (26/1/2026).

Seperti di ketahui, Uu Ruzhanul Ulum merupakan mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat periode 2018–2023.

BACA JUGA:

PPP Gelar Milangkala ke-53, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Menuju 2029

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang di serahkan langsung Mardiono di Jakarta.

Penunjukan Uu Ruzhanul Ulum mendapat tanggapan dari sejumlah Ketua DPC yang ada di Jawa Barat. Salah satunya, Ketua DPC PPP Kuningan, Toto Taufikurrahman Kosim.

“Sebagai kader dan pengurus di bawah DPW PPP Jabar, kami sangat menghormati keputusan DPP yang telah menunjuk Pak Uu sebagai Plt,” kata Toto.

Menurut Dia, apapun bentuk kegiatan partai tentu menjadi kepatuhan bagi kader di tingkat daerah.

“Apapun kegiatan partai, semisal Pak Uu melakukan konsolidasi dan kunjungan ke daerah, kami tentu siap menyambut dan melaksanakan perintah partai sebagai pelayan masyarakat,” ungkapnya.

Terkait Pepep Syaiful Hidayat yang posisinya diganti oleh Uu Ruzhanul Ulum, Dia merupakan kader militan.

“Baik kepada Pak Pepep maupun Pak Uu Ruzhanul Ulum kami sangat menghormatinya. Apapun perintah partai pasti kami laksanakan,” ucap Toto.

Dia menyebut, agenda partai terdekat adalah menyusun kepengurusan di tingkat DPP. Selanjutnya di ikuti tingkat daerah.

BACA JUGA: Majelis Pakar DPW PPP Jawa Barat Dukung Hasil Muktamar X PPP

“Untuk agenda terdekat partai bersifat top down. Mulai dari Muktamar. Saat ini Kita sedang menunggu jadwal Muswil (Musyawarah Wilayah) yang di pastikan menyusul dengan agenda Musda (Musyawarah Daerah) DPC PPP Kuningan,” imbuhnya.

Plt Ketua DPW PPP Jabar, Uu RuzhanulUlum mengapresiasi kepercayaan Ketum yang diberikan kepadanya.

Uu berharap, kepemimpinan baru ini dapat menjadi momentum kebangkitan PPP di Jabar. Terutama dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP PPP. Mudah-mudahan Jabar ke depan mampu bangkit dengan langkah-langkah yang akan di laksanakan oleh pengurus hari ini. Terutama menjelang agenda politik terdekat,” singkat Uu.

(Bambang Fouristian)

Menikmati Senja Dengan Pizza di Grand Palma Pangandaran

0
grand palma pangandaran@fokusjabar.id
pizza grand palma pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Papi Café dan Resto di Grand Palma Pangandaran by Horison menghadirkan menu unggulan salah satunya adalah Pizza.

Hotel bintang empat ini bukan hanya sekedar menyajikan makanan yang lezat. Tetapi juga view yang indah membuat para pengunjung betah ketika berada di lokasi tersebut.

Pizza yang di buat langsung oleh cheff terbaik dengan menggunakan keuletan tangan dan racikan khusus.

Baca Juga: Aktivis Walhi Soroti Dugaan Pencemaran Limbah Hotel di Pangandaran

Adonan yang khas dengan menggunakan bahan-bahan terbaik membuat tekstur pizza jadi lebih gurih dan menggugah selera.

Cluster GM Hotel Grand Palma Pangandaran by Horison. Raden Angga Muhamad Mudzakir mengatakan, untuk pizza nya sendiri mempunyai beragam pilihan menu.

Di antaranya, Margherita, hawaian, pepperoni, pizza di pollo, calzone, meat lover, four cheese dan royal fruits.

“Apalagi kalau di mix dengan saus buatan langsung oleh cheff pilihan terbaik. Dan di buat langsung menggunakan bahan bahan pilihan berkualitas. Pastinya akan lebih menggugah selera,” kata Raden Angga Rabu, (28/1/2026).

Menurut Raden, Pizza-pizza tersebut dipanggang langsung menggunakan tungku kayu bakar langsung dengan suhu yang sesuai standar pembakaran.

Pengolahan ini yang membuat cita rasa pizza jadi lebih crispy dan mempunyai aroma khas tersendiri. Tak hanya Pizza, Papi Café dan Resto juga menyediakan menu Main Corse.

“Seperti, Salmon de blanc, Wagyu Mushroom sauce, Wagyu sambal matah, ayam taliwang sambal matah. Chicken teriyaki, Chicken ramen, Beef bulgogi, Beef black pepper, Fish sambal matah, Salmon teriyaki,” ungkapnya.

Manjakan Lidah Pengunjung

Menurut Raden, hidangan tersebut akan memanjakan lidah para pengunjung tamu Papi Café dan Resto. Adapun tambahan menu seperti Pasta sendiri juga berbagai macam pilihan, seperti Creamy mushroom, Aglio olio.

“Papi Café juga mempunyai hidangan makanan penutup, seperti fried banana ice cream dan waffle ice cream. Yang pastinya akan menjadi hidangan makanan penutup terbaik,” kata dia.

Selain itu, Papi Café mempunyai beberapa view yang indah, seperti view Pantai barat dan Pantai timur.

Baca Juga: Harga Kambing Terjun Bebas, Peternak di Pangandaran Kian Terjepit

“Kemudian di sampingnya langsung menghadap ke cagar alam salah satu icon nya pangandaran. Papi Café ada beberapa tempat seperti indoor dan outdoorsnya Adapun area smoking dan no smoking tersedia beberapa tempat,” katanya.

Saat ini, Papi Café resmi hadir di rooftop Grand Palma Pangandaran by Horison Syariah. Yang terbuka untuk umum bisa di kunjungi oleh tamu lokal maupun tamu yang menginap.

“Papi Café buka dari jam 11.00  – 23.00 WIB. Ada juga live music yang bisa kalian nikmati di malam sabtu dan malam minggu. Yang akan menambah suasana lebih hangat,” pungkasnya.

(Sajidin)

Pemkab Ciamis Tekankan Akurasi Data untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem 

0
kemiskinan ekstrem pemkab ciamis@fokusjabar.id
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, ketika menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Ciamis Tahun 2027 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Riset Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Ciamis, Rabu (28/01/2026)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan pentingnya keseragaman dan keakuratan data dalam upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem agar seluruh program bantuan tepat sasaran. 

Hal tersebut di sampaikan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, usai menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Ciamis Tahun 2027 yang di gelar di Aula Badan Perencanaan Riset Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Ciamis, Rabu (28/01/2026). 

Menurutnya, masyarakat miskin ekstrem memiliki kriteria yang jelas, di antaranya tingkat pengeluaran per kapita yang sangat rendah serta keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan. 

Baca Juga: FKP RKPD 2027, Langkah Pemkab Ciamis Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

“Masyarakat miskin ekstrem itu ada kriterianya. Paling tidak dari sisi pengeluaran per orang sangat rendah dan akses terhadap kebutuhan dasar juga terbatas. Ini yang harus benar-benar di pastikan datanya,” katanya. 

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih di temukan perbedaan data kemiskinan antara kementerian, lembaga, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Perbedaan indikator serta metode pendataan tersebut kerap memunculkan variasi angka dan kategori kemiskinan. 

“Di lapangan masih ada perbedaan data kemiskinan antara kementerian, lembaga, dan BPS. Ini tentu berpengaruh terhadap ketepatan sasaran program,” jelasnya. 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah pusat saat ini mendorong integrasi data kemiskinan ke dalam satu sistem nasional atau Satu Data Indonesia, sehingga seluruh pihak menggunakan acuan yang sama. 

“Selama ini kategori miskin di Kementerian A, Kementerian B, dan BPS bisa berbeda-beda. Sekarang pemerintah sedang mengarah ke satu data nasional. Mudah-mudahan ada kesinambungan dan kesepakatan bersama,” tandasnya. 

Membantu Pemerintah Daerah

Menurutnya, integrasi data akan sangat membantu pemerintah daerah dalam merancang dan menyalurkan program bantuan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi secara lebih efektif, terutama bagi warga yang benar-benar berada dalam kondisi miskin ekstrem. 

Baca Juga: Penjelasan Sekretaris Disdik Ciamis Soal Tes Kemampuan Akademik

“Kalau datanya sudah sama dan jelas, penanganan kemiskinan ekstrem akan lebih efektif. Program pemerintah bisa benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan,” ungkapnya. 

Seperti di ketahui, Pemkab Ciamis menangani kemiskinan melalui Layanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LTPKD), yang mencakup jaminan kesehatan melalui Program Ciamis Waluya, bantuan pendidikan Ciamis Calakan, serta program pemberdayaan sosial ekonomi. 

Upaya tersebut juga di dukung pemanfaatan Dana Desa maksimal 15 persen untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), pembangunan Sekolah Rakyat berasrama, serta sinkronisasi data melalui Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

(Nank Irawan)