spot_imgspot_img
Selasa 7 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 195

Polda Jabar Lakukan Risk Assessment Keamanan di Kawasan Wisata Pangandaran

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana tim Ditpamobvit memaparkan evaluasi sistem manajemen pengamanan, pemetaan potensi kerawanan, kesiapan sarana prasarana keselamatan, serta mekanisme penanganan situasi darurat di kawasan wisata.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jawa Barat melakukan penilaian risiko sistem manajemen keamanan dan pengamanan di kawasan wisata Pantai Pangandaran selama dua hari, Selasa hingga Rabu (3–4/2/2026).

Langkah ini menegaskan komitmen Polri dalam meningkatkan standar keamanan destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Sekaligus memastikan keselamatan pengunjung dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Polemik Limbah, DLHK Pangandaran Akan Panggil Ratusan Pengelola Hotel

Pada hari pertama, tim Ditpamobvit menggelar evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan yang berjalan. Mereka membahas pemetaan potensi kerawanan, kesiapan sarana dan prasarana keselamatan, serta prosedur penanganan kondisi darurat di kawasan wisata.

Kasubdit Audit Pam Obvit Polda Jabar, AKBP Dr. Bohari, menyebut kegiatan tersebut sebagai sarana menyamakan persepsi antara kepolisian dan pemangku kepentingan daerah.

“Kegiatan ini menjadi forum sinkronisasi untuk memperkuat pengamanan destinasi wisata secara terpadu,” ujarnya.

Memasuki hari kedua, tim turun langsung ke sejumlah titik wisata di Pangandaran. Mereka mengecek penerapan sistem pengamanan di lapangan. Mulai dari jalur evakuasi, area rawan kecelakaan, kesiapan personel pengamanan, hingga kelengkapan fasilitas keselamatan bagi wisatawan.

Melalui kegiatan ini, Polri mendorong pengelola destinasi wisata agar menerapkan sistem pengamanan yang profesional, terukur, dan berkelanjutan. Demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.

“Kami ingin memastikan setiap destinasi wisata memiliki standar pengamanan yang mampu melindungi masyarakat dan wisatawan,” pungkas AKBP Bohari.

Wakapolres Pangandaran Kompol Usep Supiyan, jajaran pejabat utama Polres Pangandaran, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran Dadan Sugistha, serta unsur instansi terkait lainnya hadir dalam kegiatan tersebut.

(Sajidin)

Cuaca Ekstrem Siang Hari, Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga Pamarican Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Warga saat bergotong royong di rumah yang tertimpa pohon waru tumbang

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Angin kencang yang menerjang wilayah Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, menyebabkan sebuah pohon waru tumbang dan merusak rumah warga pada Selasa siang (3/2/2026).

Pohon tersebut menimpa atap rumah milik Karjo (69) di Dusun Kertaharja. Rumah itu dihuni dua orang. Meski kerusakan cukup parah pada bagian atap, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Pemilik rumah hanya menanggung kerugian material dalam perkiraan mencapai Rp10 juta.

Baca Juga: Peluru Nyasar Saat Berburu, Anak Asal Ciamis Dirawat Intensif di RSHS Bandung

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Baehaqi Efendi, menyebut angin kencang mulai melanda kawasan tersebut sejak siang hari. Pohon waru roboh sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung menimpa bangunan rumah warga.

“Laporan masuk sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu kami langsung bergerak ke lokasi,” ujar Baehaqi.

Setibanya di lokasi, petugas Tagana bersama warga dan unsur kebencanaan lainnya segera melakukan gotong royong untuk mengevakuasi batang dan ranting pohon yang menutup rumah korban.

Selain menangani kejadian di lapangan, Tagana juga melaporkan hasil asesmen kerusakan kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis sebagai dasar penanganan lanjutan.

Baehaqi menambahkan, keluarga korban saat ini membutuhkan bantuan darurat seperti sembako, terpal plastik, dan family kit untuk menunjang kebutuhan harian pascakejadian.

“Bantuan tersebut sangat mereka perlukan agar penghuni rumah tetap bisa bertahan selama proses pemulihan,” katanya.

(Husen Maharaja)

Peluru Nyasar Saat Berburu, Anak Asal Ciamis Dirawat Intensif di RSHS Bandung

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ilustrasi WEB

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seorang anak asal Dusun Girimulya, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung setelah terkena peluru nyasar yang bersarang di bagian dadanya.

Korban bernama Putra Pratama mengalami luka tembak saat mengikuti aktivitas berburu tupai beberapa waktu lalu. Informasi dari aparat desa menyebutkan, proyektil tersebut berasal dari peluru nyasar yang mengenai tubuh korban secara tidak sengaja.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Sayuran di Pasar Manis Ciamis Mulai Naik

Staf Kecamatan Pamarican, Aditya, menjelaskan peluru nyasar itu menembus dada korban dan berada sangat dekat dengan organ vital. Kondisi tersebut mendorong keluarga dan warga setempat untuk segera membawa Putra ke RSHS Bandung agar mendapat penanganan medis lanjutan.

“Peluru berada di area berisiko dan hampir mengenai jantung, sehingga tim medis memutuskan merujuk korban ke RSHS Bandung,” kata Aditya.

Saat ini, tim dokter terus memantau kondisi korban dan menyiapkan tindakan medis guna mengangkat proyektil yang masih bersarang. Pihak keluarga berharap proses medis berjalan lancar sehingga Putra dapat kembali pulih dan beraktivitas normal seperti sebelumnya.

(Husen Maharaja)

Wali Kota Tasikmalaya Sebut Rakornas Ajang Menyatukan Persepsi

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Rakornas 2026 di SICC Bogor, dibuka langsung Presiden Prabowo Subianto yang dihadiri para Kepala daerah dari seluruh Indonesia (ist Prokopim)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar. id : Para Kepala daerah dari seluruh Indonesia. Salah satunya, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan hadir di acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor Jawa Barat. 

Kehadiran Viman Alfarizi Ramadhan untuk berkomitmen membangun sinergi dengan program-program pemerintah pusat dan daerah sebagai langkah strategis untuk keberlangsungan percepatan roda pembangunan di Kota Tasikmalaya.

Rakornas akbar yang di hadiri para Kepala daerah (Gubernur, Wali Kota dan Bupati) dari seluruh Indonesia tersebut, secara resmi di buka langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta di hadiri para Menteri di Kabinet Merah Putih. 

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Berjalan Selaras Dengan Visi Pemerintah Pusat

Rakornas menjadi forum strategis untuk memperkuat keselarasan arah kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Sekaligus memastikan implementasi program prioritas nasional berjalan efektif hingga ke level tingkat daerah

Dalam pemaparan saat membuka Rakornas 2026, Prabowo Subianto menegaskan, sinergi pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci utama untuk mendorong lompatan pembangunan nasional. Sehingga pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, Namun saling menguatkan dan saling menopang satu sama lainnya.

Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan, Pemkot menyambut baik dorongan Presiden terhadap pentingnya memperkuat sinergi, kolaborasi dan konsistensi kinerja dengan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dia mengaku, Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara pusat dan daerah. Dengan begitu, kebijakan dan regulasi yang di rumuskan benar-benar mampu berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Khususnya di daerah.

BACA JUGA: Pejabat Luar Daerah Perkuat Jabatan Strategis Pemkab Tasikmalaya

“Dari Rakornas tersebut menegaskan, pembangunan harus di jalankan secara kolaboratif dan inklusif. Pemerintah pusat memberikan arah kebijakan pembangunan dan pemerintah daerah memastikan pelaksanaannya tepat sasaran, berbasis data serta berdasarkan kebutuhan riil di masyarakat,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan kepada FOKSJabar, Selasa (3/2/2026).

Ia menuturkan, dari rakornas kita perlu mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang selaras. Hal itu untuk mendorong peningkatan kualitas SDM dan penguatan sektor ekonomi sebagai fondasi utama pembangunan yang berkelanjutan.

“Kita di daerah di dorong untuk melaksanakan pembangunan dengan tidak hanya menjalankan program secara administratif. Namun harus bisa memastikan kualitas eksekusi dan keberlanjutan manfaat dan dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya.

Rakornas Media untuk Memperkuat

Viman menuturkan, rakornas menjadi media untuk memperkuat pola koordinasi dalam setiap pelaksanaan agenda pembangunan nasional. Sehingga program-program prioritas pembangunan nasional dapat berjalan dengan selaras sesuai kondisi dan potensi di masing-masing daerah. 

“Kami hadir dalam Rakornas sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan kualitas pelayanan publik menuju pembangunan yang berkelanjutan yang dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat,” paparnya.

“Kita di daerah harus benar-benar mampu memahami tugas dan fungsi sebagai pemimpin daerah sekaligus sebagai pelayanan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Penuh Semangat, Training Center Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya

Terpenting dari forum Rakornas adalah tindak lanjut dari hasilnya. Dan kita inginkan setiap kebijakan yang di sepakati di tingkat pusat mampu di implementasikan menjadi langkah konkret di daerah dengan kinerja yang terukur. Sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.

Ia pun menegaskan, kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk terus membangun sinergi dan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan lainnya guna mendorong percepatan pembangunan berkelanjutan yang berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Rakornas ajang untuk menyatukan persepsi, gagasan dan ide-ide cemerlang untuk mendorong kemajuan pembangunan nasional dan daerah untuk menuju Indonesia emas 2045,” pungkasnya.

(Seda)

Jelang Ramadan Harga Sayuran di Pasar Manis Ciamis Mulai Naik

0
pasar manis ciamis@fokusjabar.id
Henhen salah seorang pedagang sayuran di Pasar Manis Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Komoditas sayuran di Pasar Manis Ciamis dalam dua hari terakhir terus mengalami kenaikan harga.

Harga komoditas sayuran yang naik paling signifikan terjadi pada Cabai rawit merah Domba, yaitu Rp 100.000/kg sebelumnya Rp60.000/kg.

Selain Cabai rawit Domba, harga Cabe merah besar turut naik menjadi Rp 80.000/kg sebelumnya Rp.60.000/kg.

Baca Juga: Ikah Warga Sukamanah Ciamis Tewas Tertimbun Longsor

Tidak hanya Cabai, Tomat merah kecil juga mengalami kenaikan, menjadi Rp 16.000/kilogram sebelumnya Rp.12.000/kg.

Sementara, harga Tomat besar awalnya Rp 10.000/kg naik senilai Rp 14.000/kg.

“Menjelang munggahan ramadan, harga-harga sudah mulai naik,” kata Henhen salah seorang pedagang sayuran di Pasar Manis Ciamis. Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Bupati Ciamis Siap Sinergi dengan Pemerintah Pusat Menuju Indonesia Emas 2045

Henhen menyampaikan, bahwa kenaikan harga diprediksi akan terus naik, apalagi menghadapi datangnya bulan ramadan.

“Biasanya menjelang bulan Ramadhan, harga sayuran semakin tinggi karena memang banyak di butuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.

(Husen Maharaja) 

Polemik Limbah, DLHK Pangandaran Akan Panggil Ratusan Pengelola Hotel

0
pangandaran@fokusjabar.id
Kondisi limbah di pantai barat Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Pangandaran akan memanggil ratusan pengelola hotel menyusul adanya polemik limbah di Pantai Barat Pangandaran.

‎Kepala DLHK Kabupaten Pangandaran, Irwansyah mengatakan akan memanggil 150 hotel, rumah makan, dan penginapan untuk diberikan arahan.

‎Menurut Irwansyah, seluruh hotel di Pangandaran wajib memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Namun, fakta di lapangan masih ada hotel yang belum memiliki IPAL.

Baca juga: Dugaan Limbah Dibuang ke laut, PHRI Pangandaran Buka Suara

‎”Sesuai aturan, mereka tidak boleh membuang limbahnya ke saluran air drainase yang selama ini menjadi permasalahan di pantai,” kata Irwansyah Selasa, (3/2/2026).

‎Dalam rencana pertemuan nanti, pihaknya akan menghadirkan anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dan pihak terkait untuk ikut menyampaikan hal penting tersebut.

‎‎”Agar, kedepannya mereka patuh mengikuti aturan. Mereka seluruhnya harus memiliki IPAL dan tidak boleh membuang limbahnya ke saluran air drainase. Apalagi langsung ke pantai, ini sangat menggangu para wisatawan,” ucap Irwansyah.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Dapur Pono Kartono Asal Pangandaran

‎Diketahui sebelumnya, kondisi bau tidak sedap tercium dari saluran pembuangan limbah di sekitar kawasan Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat.

‎Saluran yang di duga merupakan instalasi pembuangan air limbah (IPAL) hotel dan rumah warga itu mengalir langsung ke laut, tepat di area wisatawan berenang.

‎Saluran yang lebarnya sekitar dua meter itu mengeluarkan air berwarna hijau kehitaman pekat dan di penuhi sampah.

(Sajidin)

Bupati Tasikmalaya Lantik 14 Pejabat, Ajak Birokrasi Bergerak Lebih Kolaboratif

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Suasana pelantikan pejabat Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang dipimpin Bupati Cecep Nurul Yakin di Oproom Setda

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali mengukuhkan jajaran aparatur sipil negara melalui pelantikan 14 pejabat, di Oproom Setda, Selasa (3/2/2026). 

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin sebut, momen tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat roda pemerintahan dan pelayanan publik.

Bupati Cecep menyampaikan, pelantikan itu merupakan bagian dari proses penataan birokrasi yang berkelanjutan. Pengisian jabatan di lakukan melalui mekanisme yang terukur, transparan, dan berbasis kinerja.

Baca Juga: Pejabat Luar Daerah Perkuat Jabatan Strategis Pemkab Tasikmalaya

“Kami mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang mengandung tanggung jawab besar. Para pejabat di harapkan menjalankan tugas dengan integritas, ketulusan, dan komitmen melayani masyarakat,” kata Cecep Nurul Yakin.

Ia menekankan, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin beragam. Hal ini menjadi peluang bagi aparatur untuk menghadirkan pendekatan kerja yang lebih responsif dan solutif.

Bupati juga mengajak pejabat yang baru di lantik untuk membangun kerja sama lintas sektor. 

“Kolaborasi di nilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang inklusif dan harmonis,” ujar Cecep.

Lebih lanjut ia menegaskan, dalam menghadapi dinamika zaman, aparatur di dorong untuk terus berinovasi dan mengembangkan cara kerja yang adaptif. 

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Berjalan Selaras Dengan Visi Pemerintah Pusat

“Budaya kerja yang terbuka terhadap gagasan baru di harapkan mampu memperkuat ketahanan organisasi,” ucapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya ini berharap, agar para pejabat menjadikan momentum pelantikan ini sebagai awal pengabdian yang penuh makna.

“Kami mengajak seluruh jajaran untuk melangkah bersama demi kemajuan Kabupaten Tasikmalaya,” kata Cecep Nurul Yakin.

(Farhan)