spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 189

Dari Garut Selatan Pemuda Bersatu Desa Tegalega Dukung Kondusivitas Nasional

0
pemuda bersatu desa Tegalega fokusjabar.id
Pemuda Bersatu Desa Tegalega Gatut Selatan

GARUT, FOKUSJabar.id: Di tengah dinamika situasi nasional saat ini, organisasi Pemuda Bersatu Desa Tegalega di wilayah Garut Selatan Jawa Barat (Jabar) menyatakan sikap mendukung penuh upaya menjaga kondusivitas Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan denyut nadi Indonesia.

Pernyataan sikap tersebut menyusul banyaknya video visual yang beredar di Media Sosial (Medsos) yang isinya menarasikan sebagai bentuk pelecehan, penghinaan atau rekayasa terhadap Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA:

Pemkab Garut-Kota Sue Machi Jepang Jajaki Kerja Sama Ekspor Kopi

Video visual yang beredar merupakan konten disinformasi atau manipulasi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Atas nama pemuda, pelajar, mahasiswa dan masyarakat Desa Tegalega Garut Selatan, pihaknya mendukung upaya menjaga kondusivitas nasional. Bagaimana tidak, stabilitas Jakarta adalah cerminan stabilitas Indonesia.

“Menjaga Jakarta berarti menjaga Indonesia. Kami menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian dan tindakan anarkis yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” tegas Ketua Pemuda Bersatu Desa Tegalega, Bina Wangi Anggar, Sabtu (22/8/2026).

Untuk itu, Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat. Khususnya warga Kabupaten Garut bersama-sama menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi berita hoaks dan menyalurkan aspirasi melalui jalur konstitusional yang damai.

“Kondusifitas nasional adalah tanggung jawab kita bersama. Dari Garut Selatan untuk Indonesia, mari kita jaga negeri ini dengan kepala dingin dan semangat gotong royong,” katanya.

Dia menyebut, video manipulasi AI (Deepfake) yang beredar adalah rekaman suara atau video wajah Presiden Prabowo yang di edit sedemikian rupa untuk penipuan giveaway, promosi palsu atau disinformasi kebijakan negara.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu verifikasi ulang setiap video viral yang mencatut nama atau wajah pejabat tinggi negara.

“Pastikan kebenaran video yang beredar melalui kanal Komdigi atau lembaga cek fakta terpercaya untuk memastikan keaslian sebuah video yang beredar,” pesannya.

Selain itu, batasi penyebaran atau tidak meneruskan (membagikan ulang) video yang belum jelas kebenarannya. Dengan begitu tidak memperluas disinformasi di ruang publik.

BACA JUGA:

Bupati Garut-Delegasi Korea Selatan Bahas Kerja Sama Pertanian

Di tengah dinamika nasional saat ini, menjaga persatuan menjadi kunci agar situasi tetap kondusif. Perbedaan adalah kekayaan bangsa, bukan pemicu perpecahan.

Mari kita bijak dalam menerima informasi, menghargai perbedaan dan mengedepankan dialog. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita pastikan Indonesia tetap aman, damai dan maju bersama.

Jangan biarkan hoaks dan provokasi memecah kita. Jaga persatuan di lingkungan masing-masing. Kondusifnya negeri ini di mulai dari kita. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Indonesia.

(Bambang Fouristian)

Kembali Pimpin Taekwondo Jabar, Divie Bertekad Tingkatkan Prestasi

0
Taekwondo jabar fokusjabar.id
Pelaksanaan Musorprov X Taekwondo Jabar tahun 2026 di Maja House, Jalan Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (21/8/2026) malam. (FOTO: Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Divie menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi Taekwondo Jawa Barat (Jabar).

Hal tersebut dia ungkapkan usai kembali di percaya memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat masa bakti 2026-2030.

BACA JUGA:

FORKI Jabar Kirim 4 Atlet ke Kejuaraan Internasional di Philipina

Sebagai incumbent, Divie menjadi calon tunggal ketua umum pada gelaran Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) X Taekwondo Indonesia Jawa Barat tahun 2026 yang di gelar di Maja House, Jalan Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (21/8/2026) malam.

Divie secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengprov TI Jabar masa bakti 2026-2030.

“Saya tidak akan pernah berpikir untuk kemajuan taekwondo Jabar. Kita akan terus berupaya memperbaiki kualitas. Mulai dari tingkat dasar untuk mencapai puncak prestasi. Ini menjadi suatu keharusan,” kata Divie.

Konsolidasi internal dengan membentuk kepengurusan yang lebih solid akan menjadi langkah pertama yang di lakukan sebagai Ketua Umum TI Jabar di periode keduanya.

Termasuk melakukan koordinasi serta konsolidasi dengan setiap pengcab TI kota/kabupaten di Jabar.

Divie menilai, masih ada beberapa sektor yang harus di perbaiki dan di tingkatkan. Baik dari sisi keorganisasian maupun dalam hal pembinaan prestasi.

“Masih ada beberapa kota dan kabupaten yang dari sisi prestasi belum muncul atau terlihat. Itu salah satu pekerjaan rumah kita. Apakah ada masalah di organisasi atau proses pembinaan karena dua hal itu saling berkaitan. Kita akan dorong terus pengcab-pengcab ini lebih maju,” Divie menerangkan.

Untuk agenda kegiatan terdekat yakni Porprov XV Jabar yang akan di gelar November 2026. Divie berharap bisa melahirkan atlet-atlet taekwondo potensial baru.

Mereka di harapkan bisa mendukung untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi taekwondo Jabar di level nasional serta mengharumkan nama Indonesia di level internasional.

BACA JUGA:

Bangun Ekosistem Futsal Indonesia menuju Dunia, Proton FC Gandeng Imane Thailand

“Sesuai dengan amanat pembina kita yakni Pak Benny Gautama, tujuan utamanya itu adalah prestasi. Jadi semua pihak harus bersama-sama bekerja keras mencapai tujuan tersebut. Di kepengurusan sekarang, kita awali dengan Porprov XV Jabar lalu mempersiapkan atlet terbaik untuk babak kualifikasi PON XXII tahun 2027,” kata Divie.

Pelaksanaan Musorprov X Taekwondo Jabar tahun 2026 di buka secara resmi oleh Ketua Bidang Organisasi Andi Astribhaskoro Emir mewakili Ketua Umum PB TI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.

Selain di hadiri perwakilan 27 pengcab TI kota/kabupaten, gelaran musorprov pun di hadiri langsung perwakilan Dispora Jabar yakni Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Sandi Arisma serta Ketua Umum KONI Jabar M. Budiana.

Ketua Bidang Organisasi, Andi Astribhaskoro Emir berharap, taekwondo Jabar bisa terus meningkatkan prestasi yang sudah di capai.

Tidak hanya untuk tingkat nasional, juga mendukung peningkatan prestasi taekwondo Indonesia pada berbagai event internasional.

“Jawa Barat itu merupakan salah satu penyokong utama prestasi taekwondo nasional. Terus pertahankan prestasi tersebut sekaligus berupaya meningkatkannya,” kata Emir.

Hal senada di ungkapkan Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana. Sebagai cabang olahraga unggulan di Jabar, taekwondo bisa terus berupaya meningkatkan prestasinya dan tidak terlena dengan yang sudah di capai.

BACA JUGA:

Kepala Dispora Jabar Buka West Java Open Taekwondo Championship 2026

“Taekwondo itu merupakan cabor hattrick juara umum pada PON 2026, 2021 dan 2024. Selalu menjadi andalan Jabar di setiap PON, selain dayung, menembak dan cabor lainnya. Tapi yang harus di ingat adalah jangan terlena dan melakukan kesalahan sendiri akibat dari hal tersebut. Pertahankan yang sudah di capai, perbaiki dan evaluasi yang menjadi kekurangan, organisasi semakin solid serta pembinaan semakin di tingkatkan,” kata Budiana.

(ageng)

Pemain dan Ofisial Timnas Argentina Disanksi FIFA

0
FIFA sanksi timnas Argentina fokusjabar.id
foto: ilustrasi

ZURICH, FOKUSJabar.id: Federation Internationale de Football Association (FIFA) memberikan sanksi untuk pemain dan ofisial Timnas Argentina imbas dari keributan seusai pertandingan final Piala Dunia 2026 menghadapi Spanyol, Juli lalu.

Mengutip republika.co.id, FIFA memberikan sanksi berupa larangan bermain dan denda kepada pemain Argentina. Yakni, Leandro Paredes, Nahuel Molina, Thiago Almada serta Pablo Martin Paez Gavira.

BACA JUGA:

Piala Dunia 2026: Argentina Singkirkan Inggris dan Tantang Spanyol di Final

Paredes di hukum larangan bermain 10 pertandingan dengan denda 90.000 dolar AS, Molina larangan bermain tujuh laga di tambah denda 90.000 dolar AS.

Almada larangan bermain satu pertandingan dengan denda 30.000 dolar AS dan Gavira mendapatkan satu pertandingan larangan bermain dengan denda 30.000 dolar AS.

Sementara itu, asisten pelatih Timnas Argentina, Roberto Ayala juga mendapatkan sanksi larangan mendampingi tim dan denda dari FIFA sebesar 30.000 dolar AS.

Sesuai dengan Pasal 69 ayat 2 huruf a) dan ayat 3 FDC (Kode Disiplin FIFA), sanksi larangan bertanding tersebut berlaku untuk pertandingan-pertandingan berikutnya yang di jalani oleh tim perwakilan yang bersangkutan.

BACA JUGA:

Citra Pitriyami Dukung Argentina, Yuk Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-alun Parigi‎

FIFA juga memberikan denda kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebesar 321.000 dolar AS atau sekira Rp5,6 miliar karena melakukan pelanggaran terhadap beberapa pasal selama gelaran Piala Dunia 2026.

AFA terbukti melakukan pelanggaran Pasal 13 ayat 2 c (Penggunaan acara olahraga untuk demonstrasi yang bersifat non-olahraga), Pasal 14 ayat 5 (Pelanggaran disiplin tim).

Selanjutnya Pasal 15 (Diskriminasi dan pelecehan rasis) terkait nyanyian dan gestur diskriminatif oleh pendukungnya serta Pasal 17 (Ketertiban dan keamanan pertandingan) dari FDC.

BACA JUGA:

Argentina jadi Tim Favorit Kepala Dispora Garut di Piala Dunia

Akibat pelanggaran terkait Pasal 15 FDC, AFA di perintahkan untuk memainkan dua pertandingan kandang berikutnya dengan jumlah penonton terbatas (50 persen).

Komite Disiplin FIFA selanjutnya menetapkan bahwa 100.000 dolar AS dari total denda 321.000 harus di investasikan dalam rencana untuk memerangi diskriminasi dan pelaksanaan sebagian sanksi (satu dari dua pertandingan dan denda sebesar 100.000) di tangguhkan, dengan berlakunya masa percobaan.

Selanjutnya para pihak telah di beritahu mengenai ketentuan dalam keputusan Komite Disiplin FIFA dan di berikan waktu sepuluh hari untuk mengajukan permintaan atas keputusan yang di sertai alasan hukum.

(Bambang Fouristian)

Sandy Walsh Latihan Perdana Bersama Persib Bandung

0
Sandy Walsh fokusjabar.id
Sandy Walsh

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain anyar Persib Bandung berlabel timnas Indonesia, Sandy Walsh sudah ikut berlatih dengan tim besutan Igor Tolic di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (21/8/2026) kemarin.

Sandy Walsh mengaku antusias menjalani sesi latihan perdananya bersama Pangeran Biru.

BACA JUGA:

Bobotoh Bisa Miliki Jersey Terbaru Persib Lewat PO, Ini Pilihan Paketnya

Pemain serba bisa berusia 31 tahun itu langsung menikmati atmosfer latihan serta sambutan hangat dari rekan-rekan Persib Bandung.

Sandy sebelumnya telah mengikuti rangkaian pemusatan latihan di Bali. Setelah kembali ke Bandung, ia akhirnya mendapat kesempatan menjalani latihan bersama.

Baginya, kembali berada di lapangan bersama rekan-rekan setim menghadirkan perasaan yang sangat menyenangkan.

“Pertama-tama tentu saja perasaan yang menyenangkan bisa berada di sini, di Bandung, di lapangan latihan. Sangat senang bisa berada di lapangan bersama para pemain lainnya untuk pertama kali. Jadi secara keseluruhan perasaannya menyenangkan,” kata Sandy di kutip persib.co.id, Sabtu (22/8/2026).

Proses adaptasi Sandy bersama Maung Bndung pun berjalan relatif cepat. Selain sudah mengenal lebih dari separuh skuad, pemain kelahiran Belgia tersebut memiliki sejumlah rekan di Tim Nasional Indonesia yang kini menjadi bagian dari Persib.

Nama-nama seperti Thom Haye, Marc Klok, Beckham Putra Nugraha dan Eliano Reijnders membuatnya tidak benar-benar merasa sebagai orang baru di dalam tim.

Ia juga sudah mengenal beberapa pemain lain karena pernah bermain bersama maupun menghadapi mereka dalam kompetisi sebelumnya.

“Sudah mengenal mereka sejak lama. Tapi saya juga punya Gakuto (Notsuda) dan Gabi (Mutombo) dari Liga Thailand. Saya juga sudah mengenal mereka sebelumnya dan saya menonton pertandingan Persib musim lalu,” ujarnya.

BACA JUGA:

Igor Tolic: Persib Bandung Belum Sempurna

Pengalaman tersebut membuat Sandy memiliki gambaran mengenai karakter permainan Persib sebelum bergabung secara langsung.

“Jadi, para pemain yang sudah berada di sini yang belum saya kenal, saya sedikit tahu gaya bermain mereka, dan sangat bagus untuk bisa saling mengenal dan mulai bekerja bersama,” ungkapnya.

Kehadiran Sandy menjadi tambahan penting bagi tim kebanggaan Bobotoh yang tengah mempersiapkan diri menghadapi musim 2026/2027.

Kemampuannya bermain di sejumlah posisi memberikan opsi tambahan bagi tim pelatih dalam menghadapi agenda kompetisi yang padat.

Ia menyadari pentingnya menjaga kondisi fisik setelah sebelumnya menjalani tugas bersama Timnas Indonesia.

Ia menegaskan tidak ingin terburu-buru dalam meningkatkan intensitas latihan.

Menurutnya, proses membangun kondisi fisik harus di lakukan secara bertahap. Denga begitu, tubuh benar-benar siap menghadapi rangkaian pertandingan  musim ini.

(Bambang Fouristian)

OJK Tasikmalaya Ungkap Marak Penipuan Scam Love

0
OJK Tasikmalaya fokusjabar.id
foto: Seda

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Lembaga Pengawas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menemukan peningkatan kasus penipuan online di wilayah Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar).

Modus yang paling banyak di laporkan adalah scam love atau penipuan berkedok percintaan.

BACA JUGA:

OJK Tasikmalaya Edukasi Mahasiswa Baru Unpad soal Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Kasus ini telah menimpa salah seorang warga Kota Tasikmalaya. Dia perempuan berusia 62 tahun mengalami penipuan digital percintaan dengan kerugian materil hingga ratusan juta rupiah.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati mengatakan, pihaknya beberapa bulan lalu menerima pengaduan dari seorang ibu berusia 60 tahunan yang menjadi korban.

“Ibu tersebut mentransfer uang hingga ratusan juta rupiah kepada pelaku. Awalnya karena percaya dengan janji-janji manis untuk membangun hubungan asmara dan siap menikah,” ungkap Nofa Hermawati.

Ia pun membeberkan, pola yang kerap di gunakan para pelaku kejahatan siber tersebut, biasanya si pelaku berpura-pura bekerja di perusahaan besar dengan penghasilan tinggi.

Setelah menjalin komunikasi intens dan membangun kedekatan emosional dengan korbannya, pelaku mulai mempropaganda teman scam love-nya dengan meminta transfer sejumlah uang dengan berbagai alasan pribadi.

“Alasannya pribadinya macam-macam. Mulai dari untuk biaya perjalanan, urusan bisnis, pajak barang, sampai kebutuhan mendadak. Targetnya orang yang kesepian dan gampang percaya,” ujarnya.

Ia menegaskan, kasus ibu tersebut bukan satu-satunya. OJK Tasikmalaya juga masih menerima laporan lain dengan kasus yang sama. Korbannya beragam, mulai dari kalangan lansia hingga pekerja bahkan mahasiswa.

“Ini sudah masuk kategori kejahatan terorganisir. Pelaku tidak hanya satu orang dan biasanya beroperasi dari luar kota bahkan luar negeri,” tambahnya.

BACA JUGA:

OJK Tasikmalaya Bongkar Modus Penipuan Titip Limit Paylater, Puluhan Korban Rugi Lebih dari Rp500 Juta

Nofa menjelaskan, selain modus penipuan, juga menyoroti kebiasaan masyarakat yang tanpa sadar membuka celah bagi pelaku. Salah satunya membocorkan data pribadi di media sosial.

“Contoh sederhana, menulis tanggal lahir lengkap di kue ulang tahun lalu di unggah. Atau menandai ibu kandung di Facebook dan Instagram, menuliskan alamat untuk pengiriman paket. Data-data itu bisa di pakai pelaku untuk melakukan aksi kejahatan di dunia digital,” paparnya.

Menurut Nofa, pelaku sering memanfaatkan informasi dari media sosial untuk membuat profil palsu yang meyakinkan. Semakin lengkap data yang di umbar, semakin mudah pelaku melancarkan aksinya.

Untuk menekan korban baru, OJK Tasikmalaya mengimbau masyarakat melakukan 3 hal. Yakni, jangan mudah percaya kenalan online yang tiba-tiba mengaku dari perusahaan bonafid dan menjanjikan pernikahan.

Jangan transfer ke rekening tak di kenal. Apalagi dengan alasan mendesak dan berulang kali. Hindari mengunggah KTP, tanggal lahir, nama ibu kandung dan informasi sensitif lainnya di media sosial.

“Kami imbau masyarakat Kota Tasikmalaya untuk lebih cerdas digital. Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan ke OJK 157, kepolisian atau bank terkait agar bisa segera di antisipasi hingga pemblokiran,” pungkasnya.

(Seda)

BMKG: Gempa Susulan di Flores Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu

0
BMKG Gempa NTT fokusjabar.id
Titik gempa bumi susulan NTT (foto: bmkg.go.id)

FLORES, FOKUSJabar.id: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ribuan gempa susulan yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah peristiwa berkekuatan M7,7.

Hingga Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, jumlah gempa susulan yang terdeteksi telah mencapai 4.258 kejadian.

BACA JUGA:

Duka Gempa NTT Warnai HUT ke-81 RI, 68 Orang Meninggal dan 213 Luka

Dari ribuan aktivitas tersebut, 118 gempa di laporkan di rasakan oleh masyarakat. Sedangkan 31 kejadian lainnya memiliki kekuatan di atas magnitudo 5,0.

BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan tersebut belum akan segera berakhir. Rangkaian aftershock di prediksi masih dapat terjadi dalam rentang tiga-empat minggu ke depan karena pola aktivitas gempa pada fase awal masih menunjukkan dinamika yang cukup kompleks.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menjelaskan bahwa jumlah gempa susulan dalam beberapa hari pertama masih tergolong tinggi.

Kondisi tersebut membuat pola penurunan aktivitas gempa belum terlihat secara konsisten.

“Aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan. Jumlah gempa per 24 jam tercatat 704 kejadian pada hari pertama, meningkat menjadi 746 pada hari kedua. Kemudian berkisar 668, 649 dan 627 kejadian pada hari ketiga hingga kelima. Dan naik lagi menjadi 802 kejadian pada hari keenam,” kata Wijayanto.

Sejumlah gempa susulan dengan kekuatan cukup signifikan juga tercatat dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pemantauan BMKG, guncangan berkekuatan M5,6 terjadi pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 23.17 WIB.

Sehari setelahnya, dua gempa susulan berkekuatan M5,8 kembali terjadi. Gempa pertama tercatat pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB. Kemudian di susul kejadian serupa pada pukul 09.47 WIB.

Guncangan-guncangan tersebut di rasakan cukup kuat oleh masyarakat dengan intensitas mencapai IV hingga VI MMI.

Selain menimbulkan guncangan, aktivitas gempa susulan juga di laporkan menyebabkan kerusakan tambahan pada sejumlah struktur bangunan dan jembatan yang sebelumnya telah terdampak gempa utama serta memicu tanah longsor di beberapa lokasi.

Hasil relokasi yang di lakukan BMKG menunjukkan bahwa persebaran gempa susulan tidak berlangsung secara merata di satu kawasan.

Aktivitas tersebut justru membentuk beberapa klaster atau kelompok sumber gempa yang berbeda.

Klaster utama berada di sekitar wilayah sumber gempa M7,7 di bagian utara Nagekeo. Persebarannya mengikuti arah struktur Flores Back-arc Thrust.

Selain klaster utama tersebut, BMKG juga menemukan kelompok gempa susulan lain di sisi barat zona sumber gempa utama. Tepatnya di bagian utara Kabupaten Manggarai.

BACA JUGA:

Gandeng Baznas Kota Bandung, Farhan Siapkan Skema Penyaluran Bantuan Bencana Gempa NTT

Perubahan aktivitas juga terlihat dari pola seismisitas harian. Pada hari pertama hingga hari keempat setelah gempa utama terjadi, aktivitas gempa tercatat tersebar relatif merata pada seluruh klaster. Mulai dari wilayah timur hingga barat.

Memasuki hari kelima dan keenam, konsentrasi aktivitas gempa mulai mengalami perubahan.

Aktivitas seismik lebih banyak terpusat pada klaster bagian barat. Sementara aktivitas pada klaster di wilayah timur secara perlahan menunjukkan penurunan.

Untuk mengikuti perkembangan kondisi tersebut, BMKG terus menjalankan sistem pemantauan gempa secara real-time selama 24 jam setiap hari.

Pemantauan di lakukan secara berkelanjutan selama tujuh hari dalam sepekan untuk memastikan perubahan aktivitas seismik dapat segera teridentifikasi.

Dalam proses tersebut, petugas BMKG tidak hanya menghitung jumlah kejadian gempa. Analisis juga mencakup kekuatan gempa, persebaran sumber, arah pergerakan aktivitas seismik hingga karakteristik sumber gempa.

Informasi dari hasil pemantauan tersebut di gunakan untuk memberikan pembaruan kepada masyarakat dan instansi terkait secara akurat dan tepat waktu.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya BMKG dalam memastikan perkembangan kondisi gempa dapat di ketahui publik berdasarkan data resmi.

Di tengah aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung, BMKG meminta masyarakat di wilayah terdampak agar tidak panik dan tetap mengikuti informasi dari sumber resmi.

Warga juga di minta tidak mudah percaya terhadap isu yang belum dapat di pastikan kebenarannya.

Masyarakat yang berada di kawasan terdampak juga di ingatkan untuk menjauhi bangunan yang mengalami retak maupun kerusakan akibat gempa.

Kewaspadaan tetap di perlukan karena gempa susulan masih berpotensi terjadi selama beberapa pekan ke depan.

“Untuk memastikan keterbukaan informasi, BMKG mempublikasikan pembaruan data aktivitas gempa bumi susulan secara rutin dua kali sehari. Yaitu setiap pukul 05.00 WIB dan 17.00 WIB.

Informasi resmi ini dapat di akses publik secara luas melalui kanal media sosial resmi BMKG seperti di Instagram, Facebook dan WhatsApp Channel,” pungkasnya.

(Jingga Sonjaya)

Sekolah Rakyat Jasinga Bogor Dibuka, 270 Siswa Ikuti MPLS Tahun Ajaran 2026/2027

0
Sekolah Rakyat Jasinga Bogor fokusjabar.id
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Bogor di Jasinga (foto: bogorkab.go.id(

BOGOR, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi memulai operasional Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Bogor yang berada di Jasinga.

Pembukaan di tandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Jumat, 21 Agustus 2026.

BACA JUGA:

Pemkab Bogor Berencana Kembangkan Menara Masjid Raya Nurul Wathon untuk Wisatawan

Sekolah Rakyat Permanen Jasinga di siapkan sebagai fasilitas pendidikan dengan daya tampung hingga 1.000 siswa. Sekolah ini membuka jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA.

Pada tahun pertama pelaksanaannya, menerima 270 peserta didik. Mereka menjadi angkatan perdana yang mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kampus permanen Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor.

Pembukaan MPLS di lakukan atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Mewakili Bupati Bogor, Sekda, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa momentum tersebut memiliki arti lebih luas daripada sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

Sekda menyampaikan, hari ini bukan sekadar di mulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

“Hari ini kita membuka harapan baru sekaligus memberikan kesempatan yang lebih besar bagi anak-anak Kabupaten Bogor untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Ajat.

Untuk Tahun Ajaran 2026/2027, komposisi peserta didik yang di terima terdiri atas 30 siswa SD, 120 siswa SMP dan 120 siswa SMA. Jumlah tersebut menjadi awal dari pemanfaatan kapasitas sekolah yang nantinya dapat menampung hingga 1.000 siswa.

“Untuk Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Permanen Jasinga menerima 270 siswa yang terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 120 siswa SMP dan 120 siswa SMA,” ungkapnya.

Sekolah Rakyat Permanen Jasinga menerapkan sistem pendidikan berasrama atau boarding school. Melalui konsep tersebut, peserta didik tidak hanya mendapatkan layanan pendidikan, tetapi juga berbagai kebutuhan utama selama mengikuti program yang di tanggung oleh negara.

Fasilitas yang di sediakan bagi siswa mencakup pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, seragam serta perlengkapan belajar.

Penyediaan berbagai kebutuhan tersebut di harapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung siswa untuk menjalani proses belajar secara lebih optimal sekaligus mengembangkan potensi dan karakter.

BACA JUGA:

Evaluasi Kinerja 2026, Bupati Bogor Rudy Susmanto Tancap Gas Susun Program Prioritas 2027

Program Sekolah Rakyat secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga yang berada dalam kondisi sosial dan ekonomi terbatas.

Kelompok sasaran utamanya merupakan keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Terutama Desil 1 dan 2.

“Sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga yang terdaftar dalam DTKS. Khususnya Desil 1 dan 2 yang berisiko putus sekolah atau menghadapi hambatan sosial ekonomi,” terang Ajat.

Menurut Ajat, pendidikan memiliki peran penting dalam pembangunan SDM di Kabupaten Bogor. Karena itu, penyediaan akses pendidikan yang lebih luas di nilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memberikan peluang kepada masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup.

“Kita ingin memastikan bahwa kemiskinan tidak menjadi warisan antargenerasi. Pendidikan adalah jalan terbaik untuk memutus rantai tersebut,” tegasnya.

Sekolah Rakyat Permanen Jasinga sendiri bukan merupakan program yang berdiri secara tiba-tiba. Kehadirannya menjadi kelanjutan dari pelaksanaan Sekolah Rakyat rintisan yang telah berjalan di Kabupaten Bogor sejak 2025.

Sebelum kampus permanen di Jasinga beroperasi, program rintisan tersebut telah di laksanakan di sejumlah lokasi. Untuk jenjang SMP, kegiatan berlangsung di Sentra Terpadu Inten Soeweno, sedangkan pendidikan jenjang SMA sebelumnya di laksanakan di Sentra Galih Pakuan.

Pelaksanaan MPLS selama dua hari, yakni pada 20–21 Agustus 2026 menjadi penanda di mulainya operasional Sekolah Rakyat Permanen Jasinga.

Momentum tersebut sekaligus menunjukkan hadirnya fasilitas pendidikan berasrama dengan kapasitas hingga 1.000 siswa di wilayah Kabupaten Bogor.

Selain mengembangkan Sekolah Rakyat Permanen Jasinga, Pemkab Bogor juga masih mengoptimalkan sejumlah lokasi sekolah rakyat rintisan yang tersebar di beberapa titik.

Lokasi tersebut antara lain BNN Lido, Tagana Training Center, Pusbang Aparatur SDM Perhubungan, serta Perpustakaan Digital Kementerian Pertanian.

“Selain Jasinga, Pemkab Bogor juga terus mengoptimalkan sejumlah lokasi sekolah rakyat rintisan di beberapa titik. Di antaranya, BNN Lido, Tagana Training Center, Pusbang Aparatur SDM Perhubungan, serta Perpustakaan Digital Kementerian Pertanian,” pungkasnya.

Pemkab Bogor berharap keberadaan Sekolah Rakyat Permanen Jasinga dapat memberikan ruang pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Selain memperoleh pembelajaran, para siswa di harapkan dapat mengembangkan kemampuan, membentuk karakter dan mempersiapkan diri agar mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun bangsa.

(Jingga Sonjaya)