spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 187

Ditinggal saat Bakar Sampah! Gudang Barang Bekas di Banjarsari Ciamis Hangus Terbakar, Jalanan Sempat Macet

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Gudang barang bekas di Desa Ratawangi Ciamis yang terbakar

CIAMIS,FOKUSjabar.id: Si jago merah melahap sebuah bangunan gudang penyimpanan barang bekas milik Nur Homsim (46) di Dusun Cangkring, Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Beruntung, musibah kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, pemilik bangunan menelan kerugian materi yang menembus angka sekitar Rp10 juta.

Baca Juga: Sumur Warga Mengering! Polres Ciamis Turunkan Tangki 4.000 Liter Air Bersih ke Lingkungan Cimandala

Peristiwa ini juga sempat memicu kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Banyak pengendara sengaja melambatkan laju kendaraan mereka karena penasaran ingin melihat kobaran api.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, mengonfirmasi bahwa piket Damkar pos WMK Banjarsari menerima laporan darurat terkait kebakaran gudang rongsok tersebut.

“Tidak lama setelah mendapat laporan, personel piket pos Damkar WMK Banjarsari langsung merespon dengan mengerahkan armada Damkar ke lokasi kejadian,” kata Trisyanto, Sabtu (22/8/2026).

Penyebab Kebakaran: Pembakaran Sampah Tanpa Pengawasan

Trisyanto menjelaskan, hasil pemeriksaan petugas di lokasi menunjukkan dugaan kuat bahwa api berasal dari pembakaran sampah yang warga tinggalkan tanpa pengawasan. Api kemudian merembet cepat ke material yang mudah terbakar.

“Ada orang membakar sampah di dekat lokasi penyimpanan barang bekas lalu ditinggal pergi,” ucapnya.

Ia menuturkan, cuaca terik serta tiupan angin kencang mempercepat pembesaran kobaran api. Percikan bunga api menyambar material gudang hingga membakar seluruh isi bangunan.

“Berkat kesigapan personel dan laporan cepat dari warga, api berhasil dipadamkan dengan sempurna. Sehingga api tidak merembet ke bangunan lain yang ada di sekitarnya,” ungkap Trisyanto.

(Husen Maharaja)

Sumur Warga Mengering! Polres Ciamis Turunkan Tangki 4.000 Liter Air Bersih ke Lingkungan Cimandala

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot : Distribusi air bersih untuk warga Lingkungan Cimandala Kelurahan Benteng Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Satuan Samapta Polres Ciamis Polda Jawa Barat menunjukkan kepedulian nyata di tengah masyarakat. Petugas menyalurkan bantuan air bersih langsung kepada warga yang mengalami krisis air akibat musim kemarau di Lingkungan Cimandala RW 004, Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis.

Kasat Samapta Iptu Zezen Zaenal Mutaqin menyampaikan kabar penanganan ini mewakili Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskanda, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga: Jamin Makanan MBG Aman, 50 Juru Masak di Ciamis Jalani Uji Kompetensi BNSP

Petugas menggelontorkan sebanyak 4.000 liter air bersih untuk membantu konsumsi harian warga, meliputi kebutuhan minum, mandi, serta konsumsi rumah tangga lainnya.

“Bantuan yang kami berikan itu merupakan bentuk kepedulian Polres Ciamis dalam membantu meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak kekeringan,” katanya.

Zezen menegaskan bahwa jajaran Kepolisian Republik Indonesia terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik, terutama saat masyarakat menghadapi situasi darurat kekeringan.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polres Ciamis kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sedikit meringankan kesulitan yang dirasakan warga,” ucapnya.

Warga Cimandala Apresiasi Aksi Cepat Kepolisian

Aksi siaga bencana dari jajaran kepolisian ini menuai respons hangat dari masyarakat setempat. Yanti, salah seorang warga Lingkungan Cimandala, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas bantuan air bersih yang mendatangi lingkungannya.

Ia mengaku pasokan air tersebut sangat membantu warga bertahan di tengah surutnya sumber air bersih.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Ciamis yang sudah memberikan bantuan air bersih ini. Karena dalam beberapa waktu terakhir air di wilayah kami sumur-sumur sudah mengering,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

4 Karateka Jabar Raih 4 Medali Emas di Philipina

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
(FOTO: Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Torehan prestasi diraih atlet karate Jawa Barat pada kejuaraan internasional bertajuk ‘7th Manuel Veguillas Philipine Open Karate 2026’. Paga kejuaraan yang digelar di Tagaytay, Philipina, 20-22 Agustus 2026, Jabar meraih 4 medali emas dari empat atlet yang dikirim.

Medali emas pertama Nazwa Septakirani dapatkan di nomor kumite -47 kg kadet putri. Kemudian Arumy Emeraldiannisa di nomor kumite -66 kg junior putri. Menyusul Mirza Sukma meraih medali emas ketiga bagi Jabar dari nomor kumite -52 kg kadet putra. Selanjutnya medali emas keempat dari Alif Afufan Arana Kusuma di nomor kumite -63 kg kadet putra.

Baca Juga: Kembali Pimpin Taekwondo Jabar, Divie Bertekad Tingkatkan Prestasi

Pelatih tim karate Jabar, Tanri Rizky Djabar menuturkan, para atlet mampu menampilkan performa yang apik dengan menjunjung tinggi sportifitas. Keberhasilan yang para Atekt raih pun tidak terlepas dari persiapan atlet dan fasilitas dari FORKI Jabar dan KONI Jabar.

“Pelaksanaan training camp yang berlangsung di GOR Sazakawa serta sebelum bertanding dengan timnas junior dan senior Philipina sangat berpengaruh. Para atlet bisa dengan cepat menyesuaikan dengan tantangan yang mereka hadapi selama di Philipina. Terutama dengan karakter bertarung atlet-atlet di sini,” kata Tanri melalui telepon selular, Sabtu (22/8/2026).

Open turnamen karate yang berlangsung di Philipina, lanjut Tanri, merupakan rangkaian dari kegiatan seleksi tim nasional Philipina untuk kategori kadet dan junior. Namun para atlet karate Jabar tidak gentar dan mampu beradaptasi dengan gaya bertanding serta kondisi saat berlaga di matras.

“Semoga dari kejuaraan ini, yang terpenting adalah pembelajaran bagi setiap atlet. Harapannya para Atlet tidak cepat puas dengan hasil yang mereka raih karena tantangan kedepan pasti lebih berat,” tegas Tanri.

Atmosphere Kejuaraan yang Mengasah Mental Bertanding

Salah seorang atlet karate Jabar, Alif Afifan Arana Kusuma mengaku mendapat kesan yang sangat baik di Philipina. Tidak hanya menambah pengalaman bertanding di luar negeri dan mengasah mental bertanding. Ia juga dengan atmosphere kejuaraan yang berbeda dengan di Indonesia.

“Semoga hasil ini menjadi kado indah bagi FORKI Jabar. Kami pun mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak. Terutama kepada jajaran pengurus FORKI Jabar khusunya Pak Ketua Umum Gianto Hartono,” kata Alif.

(Ageng)

Satpol PP Kota Bandung Sita Ribuan Miras Ilegal, Denda Pelanggaran Perda Capai Rp176,6 Juta

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menyita sebanyak 7.217 botol minuman beralkohol (miras) dalam penindakan terhadap 37 pelanggar sepanjang Januari hingga Juli 2026. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung melancarkan aksi tegas terhadap peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, petugas menyita sebanyak 7.217 botol miras dari tangan 37 pelanggar.

Langkah ini menjadi bagian dari 145 operasi penindakan serta pemeriksaan Pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) yang bergulir selama tujuh bulan terakhir.

Baca Juga: DPMPTSP Bandung Terbitkan 6.000 Izin per Pekan, PBG dan SLF Masih Jadi Kendala

Kasatpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, menyatakan bahwa rangkaian penindakan tersebut menyumbang denda ke kas negara dan daerah dengan total mencapai Rp176,6 juta.

“Total penindakan pelanggaran Perda periode Januari sampai Juli 2026 sebanyak 145 kali penindakan atau pemeriksaan dengan pemasukan ke kas keuangan,” kata Bambang, Sabtu (22/8/2026).

Pemerintah Kota Bandung mengalokasikan denda administrasi sebesar Rp113 juta masuk ke kas daerah lewat APBD. Sementara itu, persidangan tindak pidana ringan (tipiring) memutus pidana denda sebesar Rp63,6 juta yang langsung mengalir ke kas negara.

“Total denda administrasi masuk ke kas daerah sebesar Rp113 juta dan pidana denda masuk ke kas negara melalui sidang tipiring sebesar Rp63,6 juta,” katanya.

Sasar Penebangan Pohon Ilegal Hingga PKL

Selain menggulung peredaran miras, Satpol PP Kota Bandung menyasar berbagai jenis pelanggaran hukum lainnya. Petugas menindak tujuh pelaku penebangan pohon tanpa izin. Lima pelaku membayar sanksi administrasi Rp100 juta, sedangkan dua lainnya harus menjalani sidang tipiring dengan pidana denda Rp15,5 juta.

Penertiban juga menjangkau 37 pelanggar dari kalangan PKL. Empat orang membayar denda administrasi Rp4 juta, lalu 33 pedagang menjalani sidang tipiring dengan total sanksi Rp6,1 juta.

Petugas turut menindak 62 lokasi usaha yang melanggar izin serta mengganggu ketenteraman umum. Sebanyak delapan pelaku membayar denda administrasi Rp4 juta, dan sisanya menerima pidana denda Rp6,1 juta lewat sidang.

Satu orang perusak fasilitas trotoar harus membayar denda administrasi Rp4 juta. Di samping itu, petugas menyerahkan satu pelaku tindakan asusila ke proses sidang tipiring.

Bongkar Bangunan Liar dan Amankan Ratusan PPKS

Langkah penataan kota berlanjut pada pembersihan area publik. Satpol PP Kota Bandung meratakan 664 bangunan liar dan menata PKL di sembilan titik kawasan, mulai dari Jalan Pandan Wangi, Burangrang, Pasir Koja, hingga kawasan padat Dipatiukur.

Sektor reklame tak luput dari razia. Petugas menggelar 918 kali penertiban insidentil yang menurunkan 2.225 reklame ilegal. Tim lapangan juga membongkar 19 reklame bando dari total 66 unit terdata, sementara 47 bando lainnya menunggu penyegelan resmi.

Bekerja sama dengan Dinas Sosial, Satpol PP menggelar 127 kali razia Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Petugas mengamankan 477 orang PPKS untuk menjalani pembinaan lanjutan.

Guna memperketat ruang gerak pelanggar Perda, Satpol PP memperkuat patroli rutin melalui tim Jawara Sakti, Ujang Baron, Mojang, hingga Tonsus PRC di jalur protokol dan pusat keramaian.

(Yusuf Mugni)

Heri Purwanto Juara 1 Lomba Cipta Puisi PGRI Pangandaran, Bawa Karya “Tapak Tanpa Alas”

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Heri Purwanto, Guru Seni Budaya SMKN 1 Kalipucang (kiri).

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Heri Purwanto, seorang Guru Seni Budaya dari SMKN 1 Kalipucang, sukses mengharumkan nama sekolah serta PGRI Cabang Kalipucang. Ia meraih trofi Juara 1 Lomba Cipta dan Baca Puisi dalam perhelatan “Semarak Kemerdekaan” PGRI Kabupaten Pangandaran, Sabtu (22/8/2026).

Sekretariat PGRI Kabupaten Pangandaran mengular kehadiran 20 peserta terbaik. Sebanyak 10 cabang PGRI se-Kabupaten Pangandaran masing-masing mengirimkan dua perwakilan putra dan putri.

Langkah Heri merebut gelar juara penuh tantangan dramatis. Pengurus PGRI, Umi Siti Kusbanah, memberi amanah khusus kepadanya untuk mewakili Kecamatan Kalipucang.

Namun, panitia baru menyerahkan petunjuk teknis dan tema pada Kamis malam (21/8/2026). Di saat bersamaan, Heri harus mengirim naskah paling lambat Jumat pukul 23.59 WIB.

Beban Heri kian menumpuk karena ia juga mengemban tugas sebagai Ketua Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Kwarran Kalipucang yang bergulir dari 19 hingga 25 Agustus.

“Benar-benar mepet. Tapi alhamdulillah dalam 2-3 jam puisi selesai dan terkirim,” kata Heri.

Puisi “Tapak Tanpa Alas” Nyatakan Realita Pendidikan

Mengusung tema utama “Semangat Kemerdekaan untuk Pengabdian Guru dan Masa Depan Pendidikan”, Heri melahirkan puisi menyentuh berjudul “Tapak Tanpa Alas”.

Karya tersebut memotret potret nyata fasilitas pendidikan di Indonesia. Ia menggambarkan kondisi lantai bolong, atap bocor, dan dinding retak yang kerap meredupkan cita-cita anak bangsa. Meski begitu, seorang guru terus melangkah dan mengabdi tanpa mencari alasan.

“Intinya tentang semangat mengabdi meski sarana terbatas. Tapi saya yakin setiap pembaca punya tafsir sendiri,” ujarnya.

Latihan di Dalam Mobil hingga Pakai Properti Pensil Bekas

Keterbatasan waktu memicu berbagai momen unik selama kompetisi. Heri tidak sempat mencetak naskah puisinya lewat mesin cetak. Saat maju ke panggung, ia hanya membaca salinan puisi yang ia tulis tangan di selembar kertas.

Ia bahkan memanfaatkan perjalanan di dalam mobil menuju lokasi lomba untuk mengasah artikulasi dan ekspresi. Tampil penuh percaya diri pada nomor urut 9, Heri membawa properti sederhana berupa potongan pensil dan sobekan kertas yang selaras dengan narasi puisinya.

Bagi Heri, kemenangan ini menjadi bonus atas keberaniannya menantang batas diri sendiri.

“Saya suka puisi dari SMP. 2016 mulai serius belajar diksi dan metafora. Setelah 2020 sudah lama tidak menulis. Jadi saya ingin membuktikan ke diri sendiri, saya masih bisa bikin puisi,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada keluarga, PGRI Cabang Kalipucang, PGRI Kabupaten Pangandaran, Kepala SMKN 1 Kalipucang, rekan sesama guru, serta panitia KMD yang selalu memberi sokongan moral.

“Terima kasih sudah mengakomodir hobi saya di dunia sastra. Semoga ini jadi semangat untuk terus berkarya,” pungkasnya.

(Sajidin)

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dokter Spesialis Turun Langsung Periksa Ibu Hamil di Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Sejumlah dokter spesialis, foto bersama dengan ibu hamil, di kantor Puskemas Kawalu Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya terus memperkuat kualitas layanan kesehatan bagi ibu dan anak. Salah satu langkah nyatanya terwujud lewat program pendampingan langsung oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obgyn) di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

Kepala UPTD Puskesmas Kawalu, dr. Budy Nugraha, membuka acara secara resmi sebelum tim dokter spesialis memberikan pemaparan serta arahan teknis.

Baca Juga: Ribuan Pelajar Serbu Tasikmalaya! PORSENI Madrasah Jabar 2026 Bangkit Lagi Setelah 9 Tahun

Program pendampingan ini bertujuan memperkokoh layanan kesehatan maternal di puskesmas, terutama dalam mengasah kemampuan nakes mendeteksi dini risiko serta komplikasi kehamilan.

Dalam kegiatan ini, puluhan ibu hamil mendapatkan pemeriksaan medis gratis dan konsultasi langsung dari dokter spesialis Obgyn, dr. Erni Nurrahmi Suprihatin Priatna.

Pemeriksaan gratis tersebut memantau secara mendalam kondisi kesehatan ibu dan janin. Langkah ini sekaligus memetakan potensi bahaya atau komplikasi yang memerlukan penanganan medis lanjutan.

Strategi Ampuh Pangkas Angka Kematian Ibu dan Bayi

Kepala Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya, dr. Budi Nugraha, menegaskan bahwa kehadiran dokter spesialis menjadi kunci penting untuk mendongkrak mutu pelayanan masyarakat.

Ia menyebut lewat program ini, ibu hamil bisa mengakses pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif dan merata. Di sisi lain, para tenaga kesehatan di puskesmas memperoleh wawasan baru untuk mengawasi serta menangani risiko persalinan secara tepat.

“Kegiatan pendampingan dokter spesialis ini ikut mendukung langkah deteksi dini dan rujukan yang tepat. Serta penanganan komplikasi kehamilan secara cepat dan sesuai indikasi, sehingga pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi di Kota Tasikmalaya,” ungkap dr. Budi Nugraha, Sabtu (22/8/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi ini menyasar penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA) yang masih menjadi tantangan serius di Kota Tasikmalaya.

“Pendampingan dokter spesialis akan menurunkan kematian dan dapat mendeteksi komplikasi risiko secara dini. Serta meningkatkan mutu layanan kesehatan dasar di fasilitas kesehatan di Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Cakupan Layanan: Dari Risiko Tinggi Hingga Pemantauan Gizi

Pendampingan spesialis ini menghadirkan skema pelayanan menyeluruh. Tim medis menyisir potensi risiko tinggi, menangani kasus komplikasi, hingga memantau pemenuhan gizi ibu hamil dan anak secara berkala.

“Dokter spesialis ini akan melakukan pemantauan dan mengobservasi masalah pada ibu hamil dan tumbuh kembang bayi. Dan jika ada pemburukan kondisi darurat pada ibu bersalin dan bayi baru lahir, segera melakukan penanganan yang tepat dan benar,” pungkasnya.

(Seda)

Jamin Makanan MBG Aman, 50 Juru Masak di Ciamis Jalani Uji Kompetensi BNSP

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Juru masak SPPG di Ciamis saat mengikuti pelatihan dan uji kompetensi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ciamis terus memperkuat kualitas layanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 50 orang juru masak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) langsung menjalani uji kompetensi (ujikom) usai menyelesaikan sesi pelatihan teknis.

Tim penguji profesional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mendampingi dan menguji langsung para peserta tersebut. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, mengonfirmasi kabar ini, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga: Sumur Ciasihan Kampung Adat Kuta Ciamis, Mata Air Abadi yang Dipercaya Penuh Karomah

Dase menegaskan bahwa uji kompetensi bagi puluhan juru masak bertujuan untuk meningkatkan keahlian mereka agar sesuai dengan standar pengolahan makanan bergizi gratis.

“Kewajiban yang harus dapur MBG tempuh saat ini adalah juru masaknya harus berkompeten,” tegas Dase.

Dase menjelaskan, para peserta yang lulus uji kompetensi kini mengantongi kesiapan penuh untuk menjalankan tugas di dapur SPPG masing-masing.

“Peserta pelatihan dan uji kompetensi ini merupakan juru masak di SPPG yang ada di Ciamis,” ucapnya.

Targetkan Seluruh Juru Masak Dapur MBG Mengantongi Sertifikat

Saat ini Kabupaten Ciamis mengoperasikan sekitar 200 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Pemerintah daerah menargetkan seluruh juru masak yang bertugas di ratusan dapur tersebut wajib mengantongi sertifikat resmi.

Langkah ini menjadi jaminan mutlak agar sajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat selalu memenuhi standar mutu, kebersihan, dan kandungan gizi.

“Sampai saat ini sudah 100 juru masak yang telah mengikuti pelatihan dan telah bersertifikat. Sisanya juga akan mendapat pelatihan sampai semuanya bersertifikat,” ungkap Dase.

(Husen Magaraja)