spot_imgspot_img
Senin 6 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 186

Beckham Gelar E7AM Football Challenge Series 1

0
E7AM Football Challenge fokusjabar.id
Bechkam Putra Nugraha (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha kembali menggelar E7AM Football Challenge Series 1 – Road to Championship 2026.

E7AM Football Challenge ini merupakan turnamen sepakbola usia dini yang akan di gelar di Lapangan Soegiri Infini Arena Pusdikpom, Cimahi, pada Minggu, 8 Februari 2026.

BACA JUGA:

Pemain Anyar Persib Bandung Berpeluang Tampil kontra Malut

Festival sepakbola usia dini ini di ikuti oleh 48 tim SSB dari seluruh wilayah Jawa Barat. Mereka terbagi dalam empat kelompok umur U-8, U-9, U-10 dan U-11.

“Sebenarnya kegiatan seperti ini sudah saya lakukan pada bulan Desember akhir tahun lalu. Alhamdulillah, pesertanya juga cukup banyak,” kata Beckham saat meet and greet di Lapangan Mini Soccer Cozy Infini, Kota Bandung, Kamis (5/2/2026).

Beckham mengatakan, turnamen ini merupakan salah satu bentuk kecintaannya terhadap sepakbola sekaligus untuk pembinaan.

Selain itu, dengan di gelarnya turnamen ini di harapkan ke depannya akan muncul pesepakbola potensial lainnya dari Jawa Barat.

“Saya pikir ini adalah bentuk kecintaan saya terhadap sepakbola. Karena pembinaan memang harus terus di lakukan,” ujarnya.

“Kita juga mencoba mencari penerus, khususnya di Bandung. Dengan adanya kegiatan ini, semoga bisa membantu adik-adik agar berkembang ke depannya,” harapnya.

Turnamen E7AM Football Challenge Series 1 dikemas dalam konsep Sports Family Festival, yang menggabungkan kompetisi, edukasi, serta kampanye sosial.

BACA JUGA:

Bek Anyar Persib Bandung Dion Markx Pilih Nomor 44

Selain pertandingan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaksi antara pemain, pelatih, dan keluarga dalam mendukung proses pembinaan sepakbola usia dini.

Melalui penyelenggaraan turnamen ini, E7AM Apparel menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan sepakbola usia dini yang berorientasi pada nilai sportivitas dan fair play.

Kegiatan ini di harapkan dapat menjadi salah satu model kompetisi komunitas yang mendorong terciptanya ekosistem sepakbola yang sehat dan berintegritas.

“Harapannya bisa di kota-kota lain, khususnya di Jawa Barat. Saya ingin bisa berkeliling, bukan hanya di Cimahi atau Bandung. Nanti juga akan ke kota-kota lainnya,” pungkasnya.

(Arif)

Isu Limbah Laut Mencuat, DLHK Pangandaran Perketat Pengawasan Usaha Wisata

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: kegiatan sosialisasi permen lhk no. 14 tahun 2014

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Pangandaran memanggil para pelaku usaha di kawasan wisata Pangandaran, mulai dari hotel, restoran, rumah makan, penginapan, hingga pengelola WC umum di sekitar pantai. Langkah ini bertujuan memperkuat kepatuhan terhadap aturan pengelolaan lingkungan hidup.

DLHK menggelar pemanggilan tersebut sebagai respons atas maraknya isu dugaan pembuangan limbah ke laut Pangandaran. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah memberikan pemahaman langsung terkait Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan dan sanksi di bidang lingkungan hidup.

Baca Juga: Indahnya Mentari Pagi di Laut Pangandaran

Kepala DLHK Pangandaran, Irwansyah, menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha wajib mengelola limbah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 yang mewajibkan setiap usaha memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Setiap pelaku usaha wajib memiliki IPAL. Pengelolaan limbah tidak boleh sembarangan, apalagi sampai mencemari lingkungan,” ujar Irwansyah, Kamis (5/2/2026).

Ia menekankan bahwa IPAL yang digunakan harus memenuhi standar teknis dan ketentuan yang berlaku. DLHK menaruh perhatian serius terhadap praktik pembuangan limbah yang langsung mengalir ke laut melalui saluran air.

“Hal utama yang kami soroti, pelaku usaha tidak boleh lagi membuang limbah ke saluran air yang bermuara langsung ke laut,” tegasnya.

Kewajiban Ganti Rugi Atas Kerusakan Lingkungan

Irwansyah menjelaskan, aturan tersebut memuat sanksi berjenjang bagi pelanggar. Sanksi awal berupa administrasi, teguran tertulis, hingga pencabutan izin usaha. Jika pelanggaran berlanjut dan menimbulkan dampak lingkungan, pelaku usaha dapat dikenai sanksi perdata berupa kewajiban ganti rugi atas kerusakan lingkungan.

“Untuk sanksi terberat, ada ancaman pidana dengan hukuman minimal tiga tahun dan maksimal sepuluh tahun penjara,” jelasnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, DLHK mengundang sekitar 150 pelaku usaha hotel. Namun, tingkat kehadiran masih rendah. Dari jumlah undangan tersebut, hanya sekitar 47 pelaku usaha yang hadir.

DLHK berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha demi menjaga kelestarian lingkungan serta keberlanjutan kawasan wisata Pangandaran.

(Sajidin)

Kasus Dugaan Penggelapan Dana BPJS Ketenagakerjaan, BKSDM Banjar Janji Tindak Tegas

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Kasus Dugaan Penggelapan Dana BPJS Ketenagakerjaan, BKSDM Banjar Janji Tindak Tegas, FOTO (ILUSTRASI)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Dugaan penggelapan dana santunan BPJS Ketenagakerjaan menyeret seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial E di Kota Banjar.

Kasus ini mencuat setelah keluarga Rahmat Ramdani (24), korban kecelakaan kerja, hanya menerima sebagian kecil dari dana jaminan kematian yang seharusnya mereka terima.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Banjar, Egi Ginanjar, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa proses masih berjalan di dinas terkait dan belum masuk secara resmi ke BKSDM.

Baca Juga: BPN Kota Banjar Targetkan 1.000 Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

“Kasus ini masih di proses di dinas teknis. Jika nanti hasilnya sudah jelas, tentu kami akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Tahap awal akan di lakukan pembinaan,” ujar Egi, Kamis (5/2/2026).

Keluarga Korban Merasa Ditipu

Eti, ibu almarhum Rahmat, mengaku sangat kecewa. Di tengah duka kehilangan putra sulungnya. Ia justru menghadapi persoalan baru yang membuat keluarganya merasa tertipu.

Ia menceritakan bahwa sejak berangkat ke Bali untuk mengurus pemulangan jenazah, kartu ATM dan buku tabungan miliknya di pegang oleh seorang oknum berinisial I.

Setelah kembali ke Banjar, Eti didampingi I, Ketua RT dan E dari Dinas Tenaga Kerja untuk mengurus klaim jaminan kematian ke BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, dana yang di terima jauh dari perkiraan. Eti hanya menerima santunan sebesar Rp54,5 juta.

“Sebelumnya Pak E menyampaikan bahwa santunan bisa lebih dari Rp100 juta. Tapi saat saya di panggil ke rumahnya, katanya hanya Rp54 jutaan. Saya diberi pilihan, kalau tidak di terima uang akan di kembalikan ke kas negara. Karena tidak paham, saya akhirnya menerima saja,” ungkap Eti.

Santunan Seharusnya Rp187 Juta

Kecurigaan keluarga dan warga akhirnya terjawab setelah tokoh masyarakat bersama Ketua RW menelusuri langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Dari data resmi, santunan jaminan kematian yang seharusnya di terima keluarga Rahmat mencapai Rp187 juta.

Temuan tersebut kemudian di laporkan kepada Wali Kota Banjar dan di tindaklanjuti oleh Inspektorat. Melalui musyawarah, para pihak sepakat agar dana santunan di kembalikan kepada keluarga korban dalam batas waktu tertentu.

“Sebagian dana sudah kembali. Ketua RT menyerahkan Rp11 juta, E mengembalikan Rp45 juta, tetapi Rp76 juta hingga kini masih belum I kembalikan,” kata Eti.

Ia berharap sisa dana tersebut segera kembali agar bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikan anak-anaknya.

“Kami memilih menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Tapi saya berharap uang itu bisa segera kembali karena sangat kami butuhkan,” tegasnya.

(Budiana Martin)

Persib Bandung Rekrut Sergio Castel Hingga Akhir Musim

0
Sergio Castel fokusjabar.id
Sergio Castel (foto: Instagram)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Jelang di tutupnya bursa transfer paruh musim 2025/2026, Persib Bandung resmi merekrut penyerang asal Spanyol, Sergio Castel.

Pengumuman Sergio Castel sebagai pemain anyar Persib Bandung di lakukan lewat tayangan live streaming melalui akun YouTube Persib, Kamis (5/2/2026).

BACA JUGA:

Bek Anyar Persib Bandung Dion Markx Pilih Nomor 44

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengatakan, pihaknya mengikat Sergio Castel hingga akhir musim 2025/2026.

Menurut Dia, striker kelahiran Las Rozas, 22 Februari 1995 ini di datangkan dari klub Divisi I Siprus, Apollon Limassol FC atas rekomendasi Bojan Hodak.

“Wilujeng sumping Sergio Castel. Persib dan Bobotoh menyambut gembira kedatangan Anda di Bandung,” kata Adhitia.

Dia berharap, kehadirannya mampu menambah opsi sekaligus kedalaman skuad di lini depan. Di mana Persib akan menghadapi padatnya kompetisi domestik dan Asia.

“Kami berharap Sergio dapat memberikan kontribusi maksimal selama setengah musim ke depan untuk membantu Persib mempertahankan gelar juara Super League dan melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League Two,” jelasnya.

Sebelum gabung Persib, Castel memiliki rekam jejak yang cukup panjang di sepakbola Eropa. Bersama Apollon Limassol, Dia mencatatkan 11 penampilan dan mencetak 3 gol.

Sebelumnya, dia juga sempat memperkuat Anorthosis Famagusta dengan torehan 12 gol dari 32 penampilan.

Sedangkan saat bermain di Spanyol, Castel di kenal sebagai penyerang yang konsisten di level Segunda Division. Dia pernah membela UD San Sebastian de los Reyes (2017-2019) dengan catatan 15 gol dari 51 laga.

BACA JUGA:

Ini Kesan Layvin Kurzawa saat Dikenalkan Persib Bandung

Kemudian UD Ibiza (2021-2023) dengan 16 gol dari 69 penampilan serta Malaga CF pada musim 2024/2025.

Adhitia berharap, pengalaman bermain di berbagai liga Eropa tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi Persib. Baik di Super League maupun di AFC Champions League Two 2025/2026.

Dengan karakter permainan yang matang dan pemahaman taktik yang baik, Sergio Castel di harapkan mampu beradaptasi cepat dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Persib musim ini.

“Wilujeng sumping di Bandung, Sergio. Saatnya menulis cerita baru bersama Maung Bandung,” tegasnya.

(Arif)

BPN Kota Banjar Targetkan 1.000 Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Kepala BPN Kota Banjar, Ruminah

BANJAR,FOKUSJabar.id: Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Banjar menargetkan penerbitan 1.000 Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun anggaran 2026. Program ini terfokus untuk mempercepat kepastian hukum kepemilikan lahan bagi masyarakat.

Kepala BPN Kota Banjar, Ruminah, menyampaikan bahwa percepatan PTSL tahun ini menyasar 19 desa dan kelurahan yang telah memenuhi kesiapan administrasi. Penentuan lokasi tersebut bertujuan agar proses sertifikasi berjalan efektif dan tepat waktu.

Baca Juga: Korban Peluru Nyasar Siswa SMKN 4 Banjar Dirawat di RSHS

“Percepatan PTSL kami arahkan ke 19 desa dan kelurahan yang dokumen pemberkasannya sudah siap,” ujar Ruminah, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, target bidang tanah pada 2026 meningkat berbanding dengan tahun sebelumnya. BPN Kota Banjar akan melakukan pendataan dan pengukuran terhadap tanah-tanah yang belum bersertifikat agar masyarakat memperoleh perlindungan hukum yang jelas atas aset mereka.

“Target percepatan PTSL ini kami harapkan bisa selesai pada bulan Juli,” katanya.

Ruminah menegaskan, seluruh tahapan pelayanan di Kantor Pertanahan, mulai dari pengukuran hingga penerbitan sertifikat, tidak ada pungutan biaya. Meski demikian, pemohon tetap bertanggung jawab untuk menyiapkan dan melengkapi dokumen persyaratan.

“Proses di kantor pertanahan sepenuhnya gratis. Namun, pemohon wajib memastikan kelengkapan berkasnya,” pungkasnya.

(Budiana Martin)

Cuaca Ekstrem Rusak Sejumlah Rumah di Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Rumah warga yang ambruk dan personel BPBD saat memberikan bantuan logistik kedaruratan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ciamis menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat ambruk dan kebakaran. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat beberapa kejadian tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Ciamis dan Kecamatan Cikoneng.

Di Kecamatan Ciamis, dua rumah warga mengalami kerusakan cukup parah. Rumah milik Mamat Selamet di Lingkungan Desa Kolot, yang dihuni dua jiwa, ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk. Peristiwa serupa menimpa rumah Ade Atiyah, warga Dusun Selaawi, Desa Imbanagara Raya, yang sebagian strukturnya runtuh karena faktor usia bangunan.

Baca Juga: Gerakan Pramuka Kwartir Pamarican Ciamis Gelar Orientasi Mabigus

Selain kerusakan akibat ambruk, BPBD Kabupaten Ciamis juga mencatat satu rumah warga mengalami kerusakan akibat kebakaran. Seluruh kejadian tersebut menambah daftar dampak bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kerusakan rumah akibat struktur lapuk juga terjadi di Kecamatan Cikoneng. Rumah milik Hapid, warga Dusun Majaganda, Desa Gegempalan, dengan penghuni tiga jiwa, mengalami ambrol pada bagian dapur dan kamar mandi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama menjadi pemicu utama ambruknya bangunan warga. Kondisi bangunan yang telah termakan usia memperparah dampak cuaca ekstrem tersebut.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, bangunan tidak mampu menahan curah hujan yang tinggi dan kondisinya memang sudah lapuk,” ujar Ani, Kamis (5/2/2026).

Setelah menerima laporan kejadian, BPBD Kabupaten Ciamis langsung bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada para korban. Pemberian bantuan ini kepada pemilik rumah yang mengalami ambruk maupun yang terdampak kebakaran.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, kami telah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan untuk membantu warga yang rumahnya ambruk maupun yang hangus terbakar,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Bupati Garut Tekankan Skala Prioritas Pembangunan Berbasis Kualitas Hidup

0
Prioritas Pembangunan Garut FOKUSJabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Monitoring Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2027, di Aula PGRI Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Rabu (4/2/2026).

GARUT,FOKUSJabar.id: Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengarahkan perencanaan pembangunan daerah agar fokus pada skala prioritas yang benar-benar meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan RKPD 2027 di Aula PGRI Cibalong, Rabu (4/2/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Garut, para kepala SKPD, unsur Forkopimcam dari Kecamatan Cibalong, Cikelet, dan Pameungpeuk, serta tokoh masyarakat setempat hadir dalam forum strategis ini. Kehadiran lintas unsur tersebut menegaskan pentingnya sinkronisasi antara aspirasi warga dan kebijakan daerah.

Baca Juga: Sakit Parah Tanpa BPJS, Atlet Rugby Garut Mendapat Perhatian KONI

Dalam arahannya, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa penggunaan anggaran daerah harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya program, melainkan dari dampaknya terhadap kesejahteraan warga.

“Tujuan pembangunan itu sederhana, masyarakat harus sehat, berumur panjang, dan produktif. Ukurannya jelas, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Tiga hal ini tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia,” ujar Abdusy.

Ia juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjaga amanah konstitusi dengan menjalankan program yang sejalan dengan kebutuhan publik. Menurutnya, konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan menjadi kunci untuk mewujudkan Garut yang maju dan berkelanjutan.

10 Usulan Prioritas Kecamatan Cibalong

Camat Cibalong Galih Mawariz Suryana menyampaikan hasil penjaringan aspirasi dari 11 desa melalui pra-musrenbang. Dari proses tersebut, kecamatan menetapkan 10 usulan prioritas yang diajukan untuk tahun anggaran 2027.

Pada sektor infrastruktur, usulan mencakup rekonstruksi Jalan Cimadang–Bakong. Kemudian pembangunan jalan beton Cidawolong dan perbaikan Jalan Cadas Bodas di Desa Mekarmukti. Serta peningkatan jalan penghubung antar desa di wilayah Simpang, Najaten, dan Sancang.

Di sektor ketahanan pangan dan pertanian, kecamatan mengusulkan pembangunan serta rehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Karyamukti, Mekarwangi, dan Mekarsari. Sementara di bidang lingkungan dan sosial, usulan meliputi pengadaan mesin pengolahan sampah di Desa Sancang, perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Desa Najaten, serta pembangunan tanggul sungai di Desa Karyamukti.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan lapangan voli di Desa Simpang untuk mendukung aktivitas olahraga dan sosial warga.

“Kami berharap seluruh usulan prioritas ini dapat terakomodasi dalam perencanaan daerah. Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di 11 desa wilayah Cibalong,” ujar Galih.

(Y.A. Supianto)