spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 186

Kepala BPS Beri Penjelasan Soal Status Desil 9 dan 10

0
Kepala BPS fokusjabar.id
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menanggapi oal ramainya warga yang memprotes status Desil 9 dan 10 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Amalia menegaskan, status desil tidak bisa di tentukan hanya dengan melihat gaji atau penghasilan bulanan. Menurutnya, desil merupakan peringkat relatif kondisi sosial ekonomi keluarga, bukan ukuran absolut mengenai kaya atau miskinnya sebuah rumah tangga.

BACA JUGA:

Dari Garut Selatan Pemuda Bersatu Desa Tegalega Dukung Kondusivitas Nasional

“Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga di bandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, angka desil perlu di pahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” kata Amalia di kutip kontan.co.id, Minggu (23/8/2026).

Amalia menegaskan, keluarga dalam desil yang sama bisa memiliki kondisi ekonomi yang berbeda. Termasuk dari sisi pendapatan, pengeluaran maupun kekayaan.

Sebab penentuan desil bukan menggunakan batas nominal tertentu, melainkan menggabungkan berbagai karakteristik sosial ekonomi.

Dalam praktiknya, keluarga di urutkan berdasarkan kondisi sosial ekonominya, kemudian di bagi menjadi 10 kelompok dengan jumlah sekitar 10 persen keluarga pada masing-masing kelompok.

Desil 1 berada pada posisi kesejahteraan relatif paling rendah. Sedangkan Desil 10 berada pada posisi paling tinggi.

Oleh karena itu, tidak ada angka gaji tertentu yang otomatis membuat sebuah keluarga masuk Desil 9 atau 10.

BPS menggunakan sejumlah indikator secara bersamaan. Mulai dari kondisi rumah, sumber air minum, bahan bakar memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan hingga disabilitas.

Seluruh variabel tersebut kemudian di olah menggunakan metode statistik Proxy Means Test (PMT) untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan berdasarkan karakteristik yang dapat di amati.

“Karena menggunakan kombinasi berbagai karakteristik, satu kondisi atau satu indikator saja tidak dengan sendirinya menentukan posisi desil suatu keluarga,” kata Amalia.

Posisi desil juga dapat berubah ketika kondisi sosial ekonomi keluarga berubah atau posisi relatifnya bergeser di bandingkan keluarga lainnya.

BACA JUGA:

Kepala BGN Sudaryono Optimalkan Anggaran Rp240 Trilyun

Kepala BPS menjelaskan, untuk menjaga agar DTSEN tetap mencerminkan kondisi terbaru, pihaknya melakukan pemutakhiran menggunakan data administrasi, hasil sensus dan survei, pembaruan dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, ground check serta informasi dari masyarakat.

Per 10 Juli 2026, DTSEN versi 3 Tahun 2026 mencakup 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga.

DTSEN di bangun dengan mengintegrasikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

Data tersebut kemudian di perkaya dengan berbagai data administrasi dan disinkronkan dengan data kependudukan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Data tersebut kini menjadi rujukan pemerintah dalam perencanaan, penetapan sasaran dan evaluasi berbagai program.

Menurutnya, desil bukan daftar otomatis penerima program pemerintah. Penggunaannya tetap bergantung pada tujuan dan ketentuan masing-masing program.

Bagi masyarakat yang merasa datanya tidak sesuai, pengajuan pembaruan dapat di lakukan melalui Cek Bansos, SIKS-NG melalui operator desa/kelurahan atau Cek DTSEN.

Meski demikian, pengajuan tersebut tidak otomatis mengubah desil. Informasi yang di sampaikan masyarakat akan menjadi bahan pemutakhiran dan penghitungan kembali berdasarkan data serta metode yang berlaku.

(Bambang Fouristian)

Ekonomi Masyarakat Kalimantan Lumpuh Akibat Regulasi Izin Tambang

0
izin tambang kalimantan fokusjabar.id
foto: ilustrasi

SAMARINDA, FOKUSJabar.id: Tokoh masyarakat Kutai Kartanegara, Hasbi mengatakan, dampak ketidakpastian regulasi dan perizinan pertambangan di Kalimantan dan wilayah lainnya makin parah di rasakan warga.

Menurutnya, tak hanya pekerja tambang yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), aktivitas tambang yang lambat bahkan terhenti membuat ekonomi masyarakat lumpuh.

BACA JUGA:

Bupati Pangandaran Siap Tuntut Kompensasi Jika Tumpahan Batu Bara Tongkang Nautika 22 Rugikan Warga

Hasbi menyebut, keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan penghentian Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara di Kalimantan dan wilayah lainnya sejak Januari 2022 mulai di rasakan dampak buruknya oleh masyarakat.

Masyarakat yang menyandarkan hidupnya pada tambang tak bisa melakukan aktivitas ekonomi begitu IUP tak di keluarkan pemerintah.

“Kalau pertambangan terganggu, masyarakat juga ikut merasakan,” kata Hasbi di kutip jpnn.com, Minggu (23/8/2026).

Padahal, sektor pertambangan batu bara menjadi pilar utama yang menopang pertumbuhan ekonomi di Kalimantan.

Sebagian besar PDRB dan penyerapan terbesar lapangan kerja berasal dari sektor ini. Sejak izin tambang di cabut, praktis aktivitas ekonomi masyarakat ambruk.

Forum Komunikasi IUP-IKN (Ibu Kota Nusantara) sebelumnya menyatakan, sekitar 15.080 pekerja tambang di wilayah lingkar IKN berpotensi terdampak apabila ketidakpastian perpanjangan IUP terus berlangsung.

Hingga semester pertama saja, sekitar 1.070 pekerja telah terdampak sejak awal 2026.

Jika turut memperhitungkan anggota keluarga yang menjadi tanggungan pekerja, jumlah masyarakat yang berpotensi terkena dampak di perkirakan mencapai 50-60 ribu jiwa.

Di sejumlah wilayah, dampak perlambatan aktivitas tambang mulai terlihat pada sektor ekonomi pendukung. Usaha warung makan, laundry, bengkel, katering hingga transportasi di sebut ikut mengalami penurunan aktivitas ketika produksi tambang di kurangi.

Hasbi mengatakan, persoalan utama krisis tambang batu bara adalah pada ketidakpastian proses perizinan.

Pemerintah tidak hanya mencabut IUP, tapi juga menambahkan mekanisme perizinan baru setelah wilayah konsesi masuk dalam kawasan yang berkaitan dengan IKN.

BACA JUGA:

Bupati Pangandaran Laporkan Kapal Tongkang Batu Bara Karam ke Kemenhub RI

Salah satu pekerja tambang, Rudi mengtakan, situasi ini sempat membuat para pekerja tambang menggunakan simbol bendera putih untuk menggambarkan kondisi ketidakpastian keberlanjutan pekerjaan.

“Kami sudah tidak kuat lagi. Harus menunggu sampai berapa lama sampai pemerintah mulai melihat bahwa ancaman PHK ini nyata. Yang di pertaruhkan bukan hanya keberlangsungan perusahaan. Tetapi kehidupan puluhan ribu masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas tambang.”

“Kalau tambang berhenti, dapur masyarakat juga ikut berhenti,”singkatnya.

(Bambang Fouristian)

Mario Jozic Ungkap Kesiapan Kiper Persib Bandung

0
Mario Jozic kiper persib fokusjabar.id
foto: ilustrasi

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menjelang laga krusial play-off AFC Champions League (ACL) Two versus wakil Filipina, Manila Digger, pelatih kiper Persib Bandung, Mario Jozic buka suara soal kesiapan anak asuhnya.

Dia memberikan garansi kesiapan seluruh penjaga gawang untuk menghadapi Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), Senin (31/8/2026).

BACA JUGA:

Saddil Ramdani: Terima Kasih Keluarga Besar Persib Bandung

Mario Jozic mengaku tidak memiliki kekhawatiran terhadap kondisi maupun performa para penjaga gawang tim kebanggaan Bobotoh.

Menurutnya, dengan waktu persiapan yang masih tersedia, ia optimistis Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana mampu berada dalam kondisi terbaik.

Selain Teja dan Fitrah, Maung Bandung juga memiliki penjaga gawang lain yaitu Rhaka Bilhuda.

“Saya pikir kami masih punya waktu menuju pertandingan yang paling penting. Jadi, saya pikir Teja dan Fitrah akan siap untuk pertandingan nanti.”

“Saya tidak terlalu khawatir dengan pertandingan maupun performa mereka,” kata Mario Jozic.

Dia menyebut, waktu persiapan yang tersisa akan di manfaatkan untuk terus meningkatkan kesiapan fisik sekaligus mental kedua kiper.

Mario ngin Teja dan Fitrah menghadapi pertandingan dengan kepercayaan diri serta tanpa tekanan berlebihan.

BACA JUGA:

Sandy Walsh Latihan Perdana Bersama Persib Bandung

Kesiapan penjaga gawang menjadi salah satu modal penting untuk mengamankan tiket menuju fase grup ACL Two.

Karena itu, Dia berharap kedua anak asuhnya dapat menjaga fokus dan memberikan penampilan terbaik ketika di percaya tampil.

“Jadi, saya tenang dan saya juga ingin keduanya tetap tenang serta memberikan yang terbaik untuk tim,” tutup Mario Jozoc.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, pelatih Persib Bandung, Igor Tolic cukup puas melihat kondisi kebugaran skuadnya.

Para pemain mulai menjalani latihan bersama sebagai bagian dari persiapan menghadapi Manila Digger pada pertandingan play-off ACL Two.

“Jadi, sekarang kami punya pramusim dalam waktu delapan hari sebelum tanggal 31 Agustus. Semua pemain sudah berlatih bersama kecuali pemain-pemain cedera yang saya pikir mereka tidak akan siap untuk pertandingan nanti,” kata Igor Tolic.

Tolic menyadari kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi timnya. Namun, ia akan berusaha menemukan solusi agar persiapan tetap berjalan maksimal dan para pemain yang tersedia berada dalam kondisi terbaik.

“Itu tidak apa-apa. Kami tentu saja harus bisa menemukan solusi masalah itu di pertandingan dan membuat semua pemain tetap sehat dan bersama-sama bisa berjuang,” ungkapnya.

(Bambang Fouristian)

Jelang kontra Manila Digger, Persib Bandung Fokus Latihan

0
persib bandung fokusjabar.id
Persib Bandung gelar latihan (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Saat ini Persib Bandung tengah fokus persiapan menghadapi pertandingan play-off AFC Champions League (ACL) Two dengan latihan di Lapangan Pendamping Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung Jawa Barat (Jabar).

Latihan di awali dengan menu angkat beban sebelum melanjutkannya di atas lapangan.

BACA JUGA:

Sandy Walsh Latihan Perdana Bersama Persib Bandung

Dua pemain absen karena Febri Hariyadi dan Gakuto Notsuda masih menjalani latihan secara terpisah.

Meski belum di perkuat seluruh pemain, pelatih Persib Bandung, Igor Tolic cukup puas melihat kondisi kebugaran skuadnya.

Para pemain mulai menjalani latihan bersama sebagai bagian dari persiapan menghadapi Manila Digger pada pertandingan play-off ACL Two.

“Jadi, sekarang kami punya pramusim dalam waktu delapan hari sebelum tanggal 31 Agustus. Semua pemain sudah berlatih bersama kecuali pemain-pemain cedera yang saya pikir mereka tidak akan siap untuk pertandingan nanti,” kata Igor Tolic.

Tolic menyadari kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi timnya. Namun, ia akan berusaha menemukan solusi agar persiapan tetap berjalan maksimal dan para pemain yang tersedia berada dalam kondisi terbaik.

“Itu tidak apa-apa. Kami tentu saja harus bisa menemukan solusi masalah itu di pertandingan dan membuat semua pemain tetap sehat dan bersama-sama bisa berjuang,” ungkapnya.

Di tengah persiapan tersebut, Persib Bandung juga mendapatkan kabar positif dengan kembalinya penyerang asal Brasil, Rosembergne Da Silva (Berguinho) ke dalam latihan bersama tim.

BACA JUGA:

Marc Klok Fokus Bawa Persib Tatap Laga Kualifikasi ACL 2

Berguinho sebelumnya harus menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera pada Piala Presiden 2026. Sesi latihan kemarin menjadi kesempatan pertamanya untuk kembali berlatih penuh bersama rekan-rekannya.

“Berguinho cedera di Piala Presiden. Ini untuk pertama kalinya dia berlatih bersama tim. Tapi kita akan lihat saja nanti dalam 3-4 hari ke depan, akan seperti apa situasinya,” pungkas Igor Tolic.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Dorong Sinergi Pembangunan dan Pemanfaatan AI

0
Bupati Garut fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJaar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin menghadiri acara Pelantikan Rektor Institut Teknologi Garut (ITG) periode 2026–2031 di Ballroom Al Musaddadiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (22/8/2026).

Syakur mengapresiasi kontribusi historis Yayasan Al Musaddadiyah yang di nilai konsisten mendukung pembangunan daerah.

BACA JUGA:

Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Klinik Utama Armina

Bupati Garut optimistis, peran lembaga pendidikan ini akan semakin strategis di masa depan. Terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mempermudah pekerjaan publik maupun pemerintahan.

“Alhamdulillah kita bisa mendapatkan kehormatan itu. Banyak alumni-alumni ITG yang sudah berkiprah di Pemerintah Kabupaten Garut,” imbuhnya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin erat antara ITG dan Pemkab Garut.

Bupati juga berharap, kepemimpinan rektor yang baru dapat semakin memperkuat serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi tersebut bagi kemajuan daerah.

Rektor ITG 2026–2031, Hilmi Aulawi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak yayasan, senat, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni serta para mitra atas kepercayaan yang di berikan.

Menurutnya, amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk tanggung jawab besar.

Menghadapi dinamika lima tahun ke depan, Hilmi menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang telah mengubah lanskap peradaban dunia dan memunculkan berbagai profesi baru.

Kondisi ini menuntut pembelajaran mahasiswa yang lebih personal, fleksibel, kontekstual dan melekat pada persoalan nyata.

“Oleh sebab itu, kita harus mampu memanfaatkan AI sebagai nilai plus dalam transformasi pembelajaran, penelitian, pelayanan akademik, pengambilan keputusan dan inovasi dengan tetap menjaga integritas akademik, etika serta nilai kemanusiaan,” tegas Hilmi.

BACA JUGA:

Dari Garut Selatan Pemuda Bersatu Desa Tegalega Dukung Kondusivitas Nasional

Bupati menambahkan, orientasi perguruan tinggi kini terus berkembang. Yakni dari teaching university beralih ke research university, di dorong menjadi entrepreneur university dan kini menguat menuju impactful university.

Menurutnya, tahapan ini merupakan perluasan peran perguruan tinggi.

“Maka dari itu, ITG harus tetap unggul dalam pembelajaran, produktif dalam penelitian, mampu melahirkan inovasi dan kewirausahaan sekaligus memastikan seluruh pengetahuan yang di hasilakan bisa memberikan dampak secara nyata,” tutupnya.

(Bambang Fouristian)

Lepas Penat Pelayanan, Nakes Purbaratu Kota Tasikmalaya dan Prajurit TNI Bikin Heboh Lomba Kemakmuran HUT RI

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kemeriahan Lomba Kostum Terunik dan yel-yel, dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia di Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Tenaga kesehatan (nakes) dan staf administrasi Puskesmas (PKM) Purbaratu Kota Tasikmalaya menunjukkan semangat membara dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah kesibukan melayani masyarakat, para dokter, bidan, perawat, dan pegawai administrasi antusias mengikuti rangkaian lomba unik.

Panitia menggelar acara semarak kemerdekaan ini di halaman RSUD Tipe D Purbaratu. Meski mengemas acara secara sederhana, kemeriahan dan kekompakan seluruh peserta terpancar kuat sepanjang kegiatan.

Baca Juga: Kemeriahan Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Kelurahan Awipari Tasikmalaya Menyedot Ribuan Peserta

Suasana semakin riuh saat prajurit TNI-AD Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YPT) 335 Macan Sukapura Tasikmalaya ikut melebur dalam perlombaan. Kehadiran para prajurit mempererat tali silaturahmi antara nakes, TNI, dan warga sekitar.

Panitia menyajikan berbagai lomba tradisional hiburan seperti yel-yel, lari sarung, tiup bola plastik, makan pisang, makan biskuit, hingga estafet air. Tiga dewan juri profesional hadir menilai aksi kocak lima tim yang bertanding: Tim Garuda, Gagak, Elang, Rajawali, dan Cendrawasih.

Suntikan Semangat untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

Kepala PKM Purbaratu, H. Abdul Basit, menegaskan bahwa perayaan ini mengusung misi besar untuk merekatkan solidaritas internal dan menyegarkan kembali motivasi kerja para pegawai.

“Bukan hanya kegiatan lomba-lomba, tapi dari peringatan ini, bisa menjadi pengingat bahwa semangat para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini tidak pernah loyo dan kendor, mereka terus berjuang demi meraih kemerdekaan yang saat ini sedang kita rasakan bersama,” ungkap Abdul Basit, Sabtu (22/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi bersama jajaran prajurit TNI menambah warna baru pada peringatan kemerdekaan tahun ini.

“Perlombaan ini sebagai penyemangat bagi seluruh tenaga kesehatan sekaligus ajang silaturrahmi dan hiburan. Mungkin kita sehari-hari disibukkan dengan aktivitas pelayanan masyarakat, jadi perlu momen kebersamaan dan canda gurau seperti ini,” ujarnya.

Abdul Basit berharap semangat gotong royong dalam perlombaan ini terus terbawa saat memberikan pelayanan medis harian.

“Dulu para pejuang merebut kemerdekaan dengan penuh semangat kebersamaan dan kucuran keringat. Nah, semangat yang sama itu yang ingin kami tanamkan kepada para pegawai dan nakes, agar lebih ikhlas dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.

Lepas Penat Tugas Medis Harian

Kegiatan ini membawa kesan manis bagi para nakes yang sehari-hari menghadapi ketegangan di ruang pemeriksaan. Salah seorang nakes, Lena Noviana, mengaku lega bisa tertawa lepas bersama rekan-rekannya.

“Biasanya tegang terus di ruang periksa. Hari ini bisa ketawa bareng, kompak bareng. Rasanya lega. Besok-besok balik kerja lagi jadi lebih semangat,” ucapnya sambil tertawa.

Panitia juga menyajikan aneka jajanan kuliner seperti bakso siomay dan minuman segar yang bisa peserta nikmati secara gratis.

Melalui momen kebersamaan ini, Abdul Basit berharap kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Purbaratu kian meningkat dan makin humanis.

“Pelayanan kesehatan itu butuh hati. Kalau hatinya senang, kompak, maka pelayanannya juga akan lebih baik. Itu pesan yang ingin kami ambil dari peringatan kemerdekaan tahun ini,” pungkasnya.

(Seda)

Kemeriahan Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Kelurahan Awipari Tasikmalaya Menyedot Ribuan Peserta

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Kemeriahan Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Kelurahan Awipari Tasikmalaya Menyedot Ribuan Peserta

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ribuan warga Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, memadati jalanan utama pada Sabtu pagi (22/8/2026). Warga dari berbagai usia antusias mengikuti jalan sehat kolosal untuk memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gelombang peserta mengenakan pakaian dan atribut bernuansa merah putih sejak fajar. Anak-anak, remaja, ibu-ibu, hingga kalangan lansia menyusuri rute jalan sehat sejauh kurang lebih lima kilometer. Antusiasme peserta bahkan sempat membuat arus lalu lintas lokal tersendat sesaat.

Baca Juga: Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dokter Spesialis Turun Langsung Periksa Ibu Hamil di Tasikmalaya

Dilepas Anggota DPRD dan Lurah Awipari

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya sekaligus putri daerah Awipari, Hj. Ai Ellah Rohilah, melepas langsung para peserta di garis start. Lurah Awipari Apep Junaedi, S.Sos, bersama jajaran perangkat kelurahan, Babinsa, serta para ketua RT dan RW turut mendampingi warga di sepanjang rute.

Lurah Awipari Apep Junaedi menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga yang hadir memeriahkan agenda tahunan ini.

“Alhamdulillah, kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 ini dapat terlaksana dengan meriah dan penuh kekompakan. Saya sangat mengapresiasi antusiasme seluruh warga yang ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa semangat persatuan dan gotong royong masih berakar sangat kuat di Kelurahan Awipari,” ungkap Apep Junaedi di sela-sela kegiatan.

Apep menambahkan bahwa momentum kemerdekaan harus menjadi sarana merawat nasionalisme dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa berkumpul bersama, bersilaturahmi, sekaligus menjaga kesehatan. Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif, salah satunya dengan menjaga kebersamaan dan membangun wilayah Kelurahan Awipari secara bersama-sama menuju masyarakat yang semakin maju, sehat, kompak, dan sejahtera,” tambahnya.

Senada dengan Lurah, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Hj. Ai Ellah Rohilah, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas tingginya partisipasi masyarakat Awipari.

“Kami mengucapkan selamat HUT Republik Indonesia ke-81. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat nasionalisme, dan meningkatkan rasa syukur kita atas kemerdekaan yang diraih para pahlawan,” ujar Hj. Ai Ellah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, aparat keamanan, dan lembaga kelurahan yang menjaga kelancaran acara hingga selesai dengan aman dan tertib.

Banjir Doorprize Hingga Panggung Hiburan Rakyat

Peserta langsung memadati halaman Kantor Kelurahan Awipari usai menempuh rute lima kilometer untuk mengikuti pengundian kupon doorprize. Panitia menyediakan berbagai macam hadiah, mulai dari perabotan rumah tangga hingga hadiah utama berupa sepeda listrik dan mesin cuci.

Panitia membagi pengundian hadiah ke dalam dua sesi. Sisa hadiah utama sengaja diundi pada malam hari bersamaan dengan panggung hiburan rakyat dan pertunjukan musik lokal untuk menghibur warga hingga malam.

(Abdul Latif)