spot_imgspot_img
Senin 6 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 180

IIMS 2026 Hadir di Kemayoran, Produsen Otomotif Ramaikan Pasar Awal Tahun

0
Jakarta, FOKUSJabar.id
IIMS 2026 Hadir di Kemayoran, Produsen Otomotif Ramaikan Pasar Awal Tahun, (Foto By WEB)

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Pameran otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali resmi terselenggara, (5/2/2026) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ajang ini akan berlangsung hingga 15 Februari dan menjadi salah satu agenda terbesar bagi industri otomotif nasional di awal tahun.

IIMS tahun ini hadir di tengah upaya pemulihan pasar kendaraan bermotor setelah beberapa tahun menghadapi dinamika penurunan permintaan. Kehadiran pameran ini penting untuk menghidupkan kembali antusiasme konsumen sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap pertumbuhan industri.

Baca Juga: Tahun 2025 Penjualan Kendaraan Listrik Melejit

Sebagai pameran yang selalu para pecinta otomotif nantikan, IIMS 2026 menghadirkan ratusan merek kendaraan roda empat maupun roda dua. Berbagai produsen memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan teknologi terbaru serta rancangan model-model yang sesuai kebutuhan pasar domestik.

Salah satu sorotan utama datang dari banyaknya peluncuran kendaraan baru, mulai dari segmen SUV hingga model ramah lingkungan. Tren elektrifikasi terlihat semakin kuat, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hybrid dan mobil listrik.

Kehadiran Merek Internasional

Sejumlah merek internasional, termasuk produsen asal China seperti Changan dan Zeekr, turut memperkenalkan lini produk mereka di Indonesia. Kehadiran pemain baru ini memperlihatkan persaingan yang semakin dinamis, khususnya di segmen kendaraan listrik.

Tidak hanya mobil listrik murni, beberapa produsen juga menampilkan kendaraan hybrid sebagai alternatif transisi menuju mobilitas yang lebih efisien. Toyota, misalnya, disebut memanfaatkan ajang ini untuk menampilkan pengembangan terbaru dari lini kendaraan ramah lingkungan mereka.

Bagi pengunjung, IIMS 2026 tidak hanya menawarkan kesempatan melihat kendaraan terbaru, tetapi juga pengalaman interaktif. Berbagai program hiburan, kompetisi otomotif, serta area edukasi turut disiapkan untuk memperluas daya tarik pameran.

Dari sisi penjualan, peserta pameran menghadirkan promo khusus seperti program tukar tambah dan diskon unit tertentu. Langkah ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan transaksi selama acara berlangsung.

Keberagaman produk yang dipamerkan menunjukkan bagaimana industri otomotif terus beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan konsumen, terutama dalam aspek teknologi berkendara, efisiensi energi, dan inovasi mobilitas masa depan.

Dengan kombinasi peluncuran kendaraan baru, aktivitas pendukung, serta target transaksi yang ambisius, IIMS 2026 kembali menegaskan perannya sebagai barometer perkembangan otomotif Indonesia pada awal tahun ini.

(Jingga)

HUT ke-80 Persit KCK, Prajurit dan Polri Donor Darah di Makodim 0612/Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Setetes Kasih dari Jantung Tasikmalaya: Aksi Donor Darah HUT ke-80 Persit KCK Kodim 0612

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana berbeda tampak di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya, Jumat (6/2/2026). Aktivitas baris-berbaris berganti dengan antrean prajurit TNI, anggota Polri, dan ibu-ibu Persit yang secara bergiliran mendonorkan darah.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari pengabdian kemanusiaan, bukan sekadar perayaan seremonial.

Baca Juga: Cipedes Siap Jadi Penopang Ekonomi Kota Tasikmalaya Lewat Musrenbang 2027

Aksi donor darah tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga keluarga besar Persit. Kolaborasi ini mencerminkan kuatnya sinergi lintas institusi dalam mendukung kebutuhan kemanusiaan di wilayah Tasikmalaya.

Kepala Staf Kodim 0612/Tasikmalaya, Mayor Czi Wawan M. Nurodin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran TNI bersama masyarakat, khususnya dalam membantu ketersediaan stok darah.

“Melalui momentum HUT Persit ke-80, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Kodim 0612/Tasikmalaya selalu hadir untuk rakyat. Setiap kantong darah sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan,” ujar Mayor Wawan.

Ia menambahkan, kebutuhan darah di fasilitas kesehatan terus meningkat, sementara ketersediaannya sering kali terbatas. Oleh karena itu, partisipasi berbagai pihak dalam kegiatan donor darah sangat membantu tenaga medis dan pasien.

Kegiatan ini juga menegaskan peran strategis Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendukung tugas suami sekaligus berkontribusi langsung pada kegiatan sosial dan kemanusiaan. Melalui aksi donor darah, Persit KCK Cabang XXIII turut mempererat silaturahmi antarlembaga serta membangun solidaritas dengan masyarakat.

Memasuki usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Aksi donor darah ini diharapkan dapat menginspirasi instansi lain dan warga untuk rutin berpartisipasi dalam kegiatan serupa.

(Abdul)

Pemkot Bandung Siapkan Penataan Ulang Cihampelas, Pembongkaran Teras Masih Dikaji

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Memastikan Pembongkaran Teras Cihampelas Ditargetkan Tahun 2026

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung menargetkan kepastian rencana pembongkaran Teras Cihampelas pada semester pertama tahun 2026. Saat ini, Pemkot masih menuntaskan audit teknis, kajian hukum, serta proses perizinan guna memastikan langkah tersebut tidak menimbulkan potensi kerugian negara.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan Pemkot memilih bersikap hati-hati sebelum mengambil keputusan final terkait masa depan bangunan ikonik di kawasan Cihampelas tersebut.

Baca Juga: Masa Transisi Tiga Bulan, Pemkot Bandung Resmi Kelola Kebun Binatang

“Teras Cihampelas masih dalam tahap pengajuan izin. Kami melakukan audit teknis lebih dulu karena semua harus benar-benar matang,” ujar Farhan di Pendopo Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026).

Farhan menjelaskan, berbagai tahapan administrasi saat ini berjalan secara paralel agar rencana penataan ulang kawasan Cihampelas tetap sesuai dengan ketentuan hukum.

“Kami sudah berkonsultasi dengan Kejaksaan Negeri melalui Kasi Datun. Selanjutnya, kami juga akan berkoordinasi dengan Korsupgah KPK supaya saat pembangunan dilakukan tidak ada potensi kerugian negara,” katanya.

Ia menegaskan, kepastian nasib Teras Cihampelas menjadi salah satu prioritas Pemkot Bandung tahun ini.

“Saya berharap semester pertama sudah ada kepastian,” ucapnya.

Farhan juga mengakui Teras Cihampelas belum berfungsi optimal sejak dibangun. Kawasan tersebut belum mampu menjadi pusat kegiatan UMKM sesuai tujuan awal, bahkan menghadapi persoalan keamanan.

“Tantangan pengelolaan Teras Cihampelas cukup besar. Kawasan ini tidak optimal untuk UMKM dan justru menyimpan risiko keamanan yang tinggi,” ujarnya.

Nengembalikan Ekosistem Jalan Cihampelas

Karena itu, Pemkot Bandung berencana mengembalikan wajah Jalan Cihampelas seperti semula, sebagai kawasan pejalan kaki yang nyaman, teduh, dan ramah wisatawan.

“Kami ingin mengembalikan ekosistem Jalan Cihampelas dengan pohon-pohon peneduh. Supaya terasa megah dan nyaman. Orang bisa berjalan kaki sambil menikmati suasana, bukan seperti berada di kolong jembatan,” tuturnya.

Sambil menunggu keputusan final, Pemkot Bandung mulai melakukan pembenahan di area sekitar Teras Cihampelas. Farhan menyebut perbaikan telah berjalan di bagian bawah bangunan.

“Trotoar kiri dan kanan sudah kami beautifikasi, termasuk pemasangan lampu dengan pencahayaan yang lebih baik,” katanya.

Terkait penghapusan aset Teras Cihampelas, Farhan memastikan proses tersebut masih dalam tahap kajian mendalam oleh aparat penegak hukum.

“Penelitian masih Kejaksaan Negeri dan KPK lakukan untuk memastikan tidak ada potensi kerugian negara,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga melaksanakan uji kelayakan struktur atau loading test yang berjalan bersamaan dengan proses lainnya.

“Mudah-mudahan pada semester kedua sudah bisa kita eksekusi,” kata Farhan.

Ia menambahkan, pembongkaran Teras Cihampelas sangat mungkin berlangsung tahun ini, bergantung pada hasil desain ulang dan kelengkapan perizinan.

“Bisa pembongkarannya tahun ini. Sekarang proses penelitian, desain ulang, dan perizinan berjalan bersamaan,” jelasnya.

Soal pendanaan, Farhan membuka peluang dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, anggarannya dari provinsi. Namun, kami selesaikan dulu seluruh administrasinya,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Polres Banjar Gelar Operasi Keselamatan di Perbatasan Banjar–Ciamis

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Petugas menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026

BANJAR,FOKUSJabar.id: Polres Banjar, Polda Jawa Barat, menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026 sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi gabungan ini berlangsung di Jalan Raya perbatasan Banjar–Ciamis, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel dari Polri, TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kota Banjar. Petugas menyasar seluruh jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan besar seperti truk dan bus.

Baac Juga: Kejari Banjar Kembangkan Kasus Tunjangan DPRD, Bidik 48 Anggota Dewan

Kepala Bagian Operasi Polres Banjar, Kompol Cucu Juhana, menyampaikan bahwa operasi ini menghasilkan sejumlah penindakan terhadap pelanggar lalu lintas.

“Dalam operasi hari ini, petugas menindak lima pelanggar dengan tilang manual, memberikan 20 teguran, serta menjaring 10 pelanggar melalui sistem ETLE,” ujar Cucu.

Selain penegakan hukum, petugas juga mengedepankan pendekatan edukatif dengan memberikan sosialisasi langsung kepada para pengguna jalan. Menurut Cucu, langkah tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.

“Kami terus mengingatkan pengguna jalan, baik roda dua, roda empat, maupun kendaraan besar, agar memahami aspek keselamatan. Kesadaran ini sangat penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Cucu juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Kota Banjar, agar selalu mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dan lengkapi seluruh surat-surat berkendara. Kewaspadaan dan ketelitian menjadi kunci keselamatan di jalan,” pungkasnya.

(Agus)

Kejari Banjar Kembangkan Kasus Tunjangan DPRD, Bidik 48 Anggota Dewan

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Kantor Kejaksaan Negeri Kota Banjar.

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar kembali membuka babak lanjutan pengusutan dugaan korupsi tunjangan perumahan dan kendaraan dinas anggota DPRD periode 2017–2021.

Pengembangan perkara atau jilid kedua ini menyusul vonis bersalah terhadap dua terdakwa sebelumnya. Yakni mantan Ketua DPRD Dadang Ramdhan Kalyubi dan mantan Sekretaris DPRD Rachmawati.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebanyak 48 anggota DPRD tercatat menerima kelebihan pembayaran tunjangan dengan total nilai mencapai Rp3,5 miliar. Hingga saat ini, Rp1,7 miliar di antaranya belum kembali ke kas negara.

Baca Juga: Warga Antusias, Pos Bantuan Hukum Hadir di Desa Cibeureum Kota Banjar

Kepala Seksi Intelijen Kejari Banjar, Akhmad Fakhri, menyatakan tim jaksa telah membawa perkara ini ke tahap penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Kami sudah meningkatkan penanganan ke tahap penyelidikan dan mulai menggali keterangan dari para saksi,” kata Fakhri, Rabu (10/12/2025).

Fakhri mengungkapkan, jaksa telah memeriksa enam orang saksi, termasuk dua mantan pejabat DPRD yang kini berstatus terpidana. Penyelidikan selanjutnya akan menitikberatkan pada peran pihak lain yang diduga terlibat serta upaya pengembalian kerugian negara.

“Kami akan kembali memanggil anggota dewan yang belum mengembalikan uang untuk dimintai keterangan,” tegasnya.

Sejumlah Nama Mencuat dalam Berita Acara Pelaksana Putusan Pengadilan

Temuan kelebihan bayar tersebut juga diperkuat oleh berita acara pelaksanaan putusan pengadilan. Dari daftar 48 anggota DPRD, Jojo Juarno tercatat sebagai penerima terbesar dengan nilai Rp137,7 juta. Kemudian menyusul Dadang Ramdhan Kalyubi sebesar Rp131,7 juta. Sejumlah nama lain, seperti Bambang Prayogi, Gun Gun Gunawan, dan Sudarsono, juga menerima tunjangan lebih dari Rp128 juta.

Sementara itu, kuasa hukum Dadang Ramdhan Kalyubi, Kukun Abdul Syakur Munawar, menilai kliennya tidak bisa diposisikan sebagai satu-satunya pihak yang bertanggung jawab. Ia menyebut Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Musyawarah (Bamus), Badan Anggaran (Banggar) DPRD, hingga unsur eksekutif yang menyetujui anggaran turut berperan dalam proses tersebut.

Kasus ini menyita perhatian publik. Pasalnya melibatkan hampir seluruh anggota DPRD dalam satu periode dengan nilai kerugian negara yang cukup besar. Masyarakat berharap pengusutan jilid kedua mampu menuntaskan persoalan sekaligus mengembalikan sisa uang negara sebesar Rp1,7 miliar.

(Budiana Martin)

Warga Antusias, Pos Bantuan Hukum Hadir di Desa Cibeureum Kota Banjar

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Kades Cibeureum Yayan Sukirlan (pakai iket) mendampingi warga saat konsultasi di Posbakum Desa Cibeureum Kota Banjar

BANJAR,FOKUSJabar.id: Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Panglima menggandeng Pengadilan Negeri Banjar membuka layanan konsultasi hukum gratis melalui program Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kantor desa tersebut langsung menarik perhatian warga. Selama ini, banyak masyarakat desa kesulitan memperoleh pendampingan hukum karena keterbatasan akses dan biaya.

Baca Juga: 5.433 Peserta BPJS Kesehatan PBI di Kota Banjar Dinonaktifkan, Ini Penjelasan Dinsos

Melalui Posbakum, warga dapat berkonsultasi mengenai berbagai persoalan hukum, mulai dari perkara perdata, pidana, hukum keluarga, hingga bantuan penyusunan surat dan dokumen resmi.

Perwakilan YLBH Panglima, Andi Maulana, SH, MH, menyampaikan program ini berangkat dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat desa yang sering berhadapan dengan persoalan hukum tanpa pendampingan yang memadai.

“Kami menemukan banyak warga menghadapi sengketa tanah, masalah warisan, hingga perkara pidana ringan. Mereka membutuhkan pendampingan, tetapi tidak tahu harus ke mana dan terbentur biaya,” ujar Andi.

Kepala Desa Cibeureum, Yayan Sukirlan, menyambut positif kehadiran layanan tersebut. Ia menilai Posbakum sangat membantu perangkat desa dalam melayani masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum.

“Selama ini warga sering datang ke kantor desa membawa persoalan hukum, sementara kemampuan kami tentu terbatas. Dengan adanya Posbakum, masyarakat mendapatkan solusi yang lebih tepat,” kata Yayan.

Yayan berharap layanan konsultasi dan bantuan hukum gratis ini dapat berjalan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Kami ingin program ini rutin dilaksanakan agar akses keadilan benar-benar dirasakan masyarakat desa. Harapannya, Desa Cibeureum bisa menjadi contoh bahwa layanan hukum hadir hingga ke pelosok,” tuturnya.

Antusiasme juga datang dari warga. Jajat, salah seorang masyarakat Desa Cibeureum, mengaku kehadiran Posbakum sangat membantu warga yang membutuhkan pendampingan hukum.

“Program ini seperti angin segar bagi kami. Warga merasa sangat terbantu,” ujarnya.

(Agus)

5.433 Peserta BPJS Kesehatan PBI di Kota Banjar Dinonaktifkan, Ini Penjelasan Dinsos

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Kartu BPJS Kesehatan

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemerintah menonaktifkan 5.433 peserta Jaminan Kesehatan Nasional segmen Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI) di Kota Banjar, Jawa Barat, terhitung mulai 1 Februari 2026. Sejak penonaktifan berlaku, peserta tersebut tidak lagi dapat menggunakan kartu BPJS Kesehatan untuk mengakses layanan medis.

Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar, Hani Supartini, menjelaskan kebijakan tersebut mengikuti Surat Keputusan Kementerian Sosial Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penggelapan Dana BPJS Ketenagakerjaan, BKSDM Banjar Janji Tindak Tegas

“Sebanyak 5.433 jiwa mengalami penonaktifan kepesertaan PBI-JKN oleh Kementerian Sosial,” ujar Hani, Jumat (6/2/2026).

Hani memaparkan, perubahan status terjadi karena hasil pemutakhiran data sosial ekonomi. Peserta yang sebelumnya masuk kategori tidak mampu pada desil 5 kini naik ke desil 6, sehingga pemerintah menilai mereka sudah mampu secara ekonomi dan tidak lagi berhak menerima bantuan iuran dari pemerintah pusat.

Meski demikian, Hani menegaskan kebijakan ini hanya menyasar peserta PBI-JKN yang pembiayaannya berasal dari pemerintah pusat. Adapun peserta PBI yang ditanggung Pemerintah Kota Banjar tetap aktif dengan total 49.655 jiwa.

“Di sisi lain, sebanyak 3.645 peserta dari desil 1 hingga 5 yang sebelumnya pembiayaannya dari APBD Kota Banjar kini beralih menjadi peserta PBI-JKN yang pembiayaannya oleh Kementerian Sosial,” jelasnya.

Hani juga memastikan masyarakat terdampak masih memiliki peluang untuk mengajukan pengaktifan ulang kepesertaan. Terutama bagi peserta yang mengalami sakit kronis atau kondisi kegawatdaruratan medis.

“Pengajuan reaktivasi bisa melalui Dinas Sosial dengan melampirkan surat keterangan dari fasilitas kesehatan. Kami akan memprosesnya sesuai hasil asesmen,” katanya.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kota Banjar mengimbau masyarakat yang terdampak agar segera berkoordinasi dengan Dinsos. Khususnya jika membutuhkan layanan kesehatan mendesak.

(Budiana Martin)