spot_imgspot_img
Sabtu 4 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 171

Seruan Tumbangkan “Partai Gajah” Menggema di Muswil IX DPW PPP Jateng

0
Muswil IX PPP Jateng fokusjabar.id
Muswil IX PPP Jateng (foto: web)

SEMARANG, FOKUSJabar.id: Seruan menumbangkan partai berlambang Gajah menggema di acara Musyawarah Wilayah (Muswil) IX Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026).

Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono hadir dalam Muswil IX di Hotel Patra Semarang.

BACA JUGA:

DPC PPP Kota Cirebon Setuju Uu Ruzhanul Ulum jadi Plt Ketua DPW Jabar

Mengutip republika.co.id, Ketua Panitia Muswil IX DPW PPP Jateng, Yusuf Cahyono menyentil bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 bakal di ikuti partai berlambang gajah.

“Gajah itu pernah di gunakan Raja Abrahah untuk menyerang Ka’bah. Sehingga pada Pemilu 2029 yang akan mengantarkan Partai Gajah tumbang adalah Partai Ka’bah,” singkat Yusuf.

Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono menyatakan, partainya sudah lebih dahulu terbentuk dan mempunyai segmen pemilih.

“Saya tidak khawatir partai gajah akan menjadi pesaing PPP,” kata Mardiono.

Meski begitu, pihaknya tetap memperhitungkan setiap partai yang berkontestasi di Pemilu 2029.

“Semua lawan itu harus kita hitung berat. Itulah dalam filosofi perang. Politik juga perang karena merebutkan sesuatu,” ungkap Ketum PPP.

Untuk itu, Dia meminta kader di Jateng khususnya tetap solid dan tak lagi memperpanjang masalah perbedaan internal agar bisa bersaing dalam Pemilu 2029.

BACA JUGA:

Menjelang Muswil PPP Jabar, KH Asep Serukan Kedewasaan dan Soliditas Partai

Menurut Mardiono, PPP memiliki target kembali lolos ke DPR RI pada Pemilu 2029. Karenanya, perlu konsolidasi partai yang kuat.

“Pemilu 2029 itu 60-70 persen pemilih adalah generasi Z dan milenial. Oleh karena itu, kita harus turun ke lapangan dan  berkomunikasi dengan masyarakat,” pungkas Mardiono.

(Bambang Fouristian)

BKC Garut Gelar Kejurdo 2026, Ini Kata Ketua KONI

0
BKC Garut fokusjabar.id
Atlet Kejurdo BKC Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Subhan Rohmansyah usai membuka Kejuaraan Karate Antar Dojo (Kejurdo) Bandung Karate Club (BKC) di GOR Bela Diri Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (7/2/2026) kemarin.

Menurut Dia, kejuaraan tersebut merupakan pondasi penting dalam peta jalan (roadmap) prestasi atlet Garut hingga lima tahun ke depan.

BACA JUGA:

PBPI Jabar Gelar Turnamen Padel Resmi Perdana

Agenda besar yang bakal di hadapi KONI Garut. Yakni, Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) 2027, Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2028, Popkab 2029 dan menjadi tuan rumah Porprov Jabar 2030.

“Sebagai calon tuan rumah Porprov 2030, kita tidak hanya ingin sukses dalam penyelenggaraan. Namun juga sukses dalam prestasi. Kita memiliki waktu 5 tahun untuk bersiap. Kami akan terus berkolaborasi bersama BKC untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik,” ungkap Subhan.

Ketua Pelaksana Harian Pusat BKC, Andri Rahadian Arsanata mengapresiasi loyalitas Ridzki Ridznurdin yang kini memasuki periode ke-3 memimpin BKC Garut.

Dia mengatakan, tolok ukur utama dari organisasi olahraga adalah kompetisi dan prestasi yang berkelanjutan.

Andri mengungkapkan, BKC memiliki agenda yang sangat padat di berbagai tingkatan. Salah satu agenda monumental yang sedang di persiapkan adalah perayaan “Sawidak Tahun” (60 Tahun) BKC yang jatuh pada 16 Juni 2026.

BACA JUGA:

KONI Jabar Apresiasi Respons Cepat Gubernur Tangani Atlet Rugby Garut

Dengan terselenggaranya Kejurdo, BKC Garut diharapkan terus menjadi lumbung atlet karate berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

“Kami berharap BKC Garut terus menjadi lumbung atlet karate berprestasi,” pingkasnya.

(Bambang Fouristian)

Karnaval Budaya Satu Abad NU Meriahkan Jantung Kota Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Ribuan Warga NU Kota Tasikmalaya, Lakukan Pawai Karnaval di Taman Kota Sambut Harlah 100 Tahun NU (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) dari 10 kecamatan se-Kota Tasikmalaya tumpah ruah ke jalan untuk memeriahkan peringatan Hari Lahir (Harlah) NU ke-100 tahun 2026, Sabtu (6/2/2026).

Massa memadati ruas Jalan Dr. Sukarjo hingga sepanjang Jalan HZ Mustafa, kawasan Cihideung, dalam balutan pawai karnaval budaya yang sarat makna persatuan dan kebersamaan. Sejak pagi, arus jalan berubah menjadi lautan putih yang berpadu dengan ragam warna budaya lokal.

Baca Juga: Indo Boxing Lagga Inau Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda di Kota Tasikmalaya

Karnaval tampil semarak dengan berbagai kreasi peserta. Atribut budaya daerah, bendera pesantren, payung geulis, hingga arak-arakan hasil bumi menghiasi perayaan satu abad Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara secara langsung melepas karnaval bersama Ketua PCNU Kota Tasikmalaya Dudu Rohman, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya Agus Bukhori, Ketua MUI, para pimpinan pondok pesantren, serta sejumlah pejabat dan tokoh penting lainnya.

Ia menilai, keterlibatan ribuan warga NU menjadi bukti kuatnya semangat persatuan dan solidaritas umat di Kota Tasikmalaya. Ia menyebut karnaval budaya ini sebagai refleksi nilai gotong royong yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Peserta karnaval datang dari berbagai usia, mulai anak-anak, orang dewasa hingga lansia. Ini menunjukkan semangat dan kecintaan warga NU terhadap organisasinya begitu luar biasa,” ujarnya.

Antusiasme Warga NU Tasikmalaya

Ia mengaku turut merasakan kebahagiaan dalam perayaan tersebut. Meski kondisi kesehatannya tidak sepenuhnya prima, antusiasme warga NU membuatnya tetap bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan.

Lebih lanjut, Ia menegaskan usia satu abad menjadi tonggak penting perjalanan NU dalam mencerdaskan umat. Kemudian membangun peradaban yang berakhlak mulia.

“NU memiliki peran besar dalam merawat keutuhan NKRI, memperkuat kehidupan keagamaan, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kontribusi NU juga tampak nyata dalam sektor ekonomi dan pendidikan. Ratusan pondok pesantren warga NU kelola menjadi kekuatan strategis dalam penguatan ekonomi umat sekaligus pembentukan karakter generasi muda.

“Kehadiran pesantren dengan puluhan ribu santri menjadi motor penggerak ekonomi dan pendidikan. Inilah yang menjadikan Tasikmalaya layak menyandang predikat Kota Santri dan Mutiara Priangan Timur,” pungkasnya.

(Seda)

Pengemudi GrabCar Dibacok OTK di Sekitar Stasiun Banjar

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Pengemudi GrabCar di Banjar Dibacok Orang Tak Dikenal.

BANJAR,FOKUSJabar.id: Aksi kekerasan kembali terjadi di sekitar Stasiun Kereta Api Banjar. Seorang pengemudi GrabCar bernama Herliyadi mengalami luka serius setelah diserang senjata tajam oleh orang tak dikenal, Sabtu (7/2/2026).

Peristiwa itu terjadi saat Herliyadi beristirahat di sebuah warung kopi di kawasan segitiga stasiun. Tanpa sebab yang jelas, seorang pria mendekatinya dan melontarkan tuduhan bahwa Herliyadi “melihat-lihat” ke arahnya.

Baca Juga: PGRI Banjar Dorong Perlindungan Hukum Guru dari Kriminalisasi

Herliyadi membantah tuduhan tersebut. Ia mengaku tidak mengenal pelaku dan tidak melakukan hal seperti yang dituduhkan. Situasi memanas ketika pelaku meminta uang dengan alasan untuk membeli rokok.

Penolakan Herliyadi justru memicu ancaman. Pelaku mengaku sebagai sosok yang berbahaya, kemudian secara tiba-tiba mengeluarkan sebilah golok dan menyerang korban.

“Dia langsung ngeluarin golok,” ujar Herliyadi saat memberikan keterangan.

Pelaku tidak datang seorang diri. Ia bersama seorang rekannya yang menunggu di atas sepeda motor. Keduanya diduga berada dalam pengaruh alkohol dan sempat melontarkan ancaman tambahan sebelum menyerang.

Akibat kejadian itu, Herliyadi mengalami luka bacok di bagian pelipis. Kondisi tersebut kemudian memaksanya menjalani perawatan intensif dan rencana tindakan operasi. Ia mengaku masih merasakan nyeri hebat akibat luka tersebut.

Pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan kejadian. Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Heru Samsul Bahri, memastikan aparat telah mengamankan pelaku.

“Pelaku sudah kami amankan di Polres Banjar dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tegas AKP Heru.

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian guna mengungkap motif serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

(Budiana Martin)

Indo Boxing Lagga Inau Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda di Kota Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Atlet Bela diri Indo Boxing Lagga Inau Tasikmalaya, saat melakoni pertandingan dalam event eksibisi uji maslat (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Event olahraga adu fisik bertajuk Indo Boxing Lagga Inau sukses digelar di kawasan objek wisata Pasir Pataya, Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, yang hadir bersama Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, Ketua Indo Boxing Lagga Tasikmalaya Rana Nur Alamsyah, serta para pimpinan akademi boxing se-Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Pasanggiri Jaipongan Jadi Ajang Regenerasi Seni Sunda di Tasikmalaya

Ia secara langsung menyaksikan jalannya pertandingan dan mengapresiasi kemampuan para atlet Indoboxing Lagga yang mampu menunjukkan teknik, mental, dan sportivitas tinggi di atas ring.

Menurutnya, event yang terselenggara oleh Indo Boxing Lagga Inau menjadi bukti bahwa Kota Tasikmalaya tidak hanya terkenal sebagai Kota Santri. Namun juga layak menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala olahraga, seni, budaya, musik, hingga keagamaan.

“Event olahraga seperti ini menunjukkan bahwa Tasikmalaya punya potensi besar untuk menggelar beragam kegiatan positif. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga pembinaan generasi muda,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya menyediakan ruang dan wadah kreasi bagi anak-anak muda agar dapat menyalurkan bakat dan minat mereka ke arah yang positif. Sekaligus mencegah munculnya perilaku negatif seperti tawuran dan geng motor.

“Kegiatan semacam ini harus rutin terselenggara. Minimnya ruang berekspresi bisa memicu kenakalan remaja. Anak-anak muda butuh ruang untuk pembuktian diri sesuai bakatnya masing-masing,” katanya.

Aktivitas Pemuda yang Membangun Karakter

Ia juga menekankan, generasi muda membutuhkan pengakuan dan penghargaan. Sehingga peran pemerintah dan komunitas olahraga sangat penting dalam mengarahkan mereka pada aktivitas yang membangun karakter.

Sementara itu, Ketua Indo Boxing Lagga Inau, Rana Nur Alamsyah, menjelaskan eksibisi uji mental tersebut merupakan ajang evaluasi bagi anggota Indo Boxing yang telah menjalani latihan selama enam bulan.

“Eksibisi ini menjadi ujian awal bagi para atlet pemula sebelum mengarahkan mereka menjadi atlet berprestasi,” jelas Rana.

Dalam kegiatan tersebut, dipertandingkan sebanyak 64 partai. Termasuk lima partai utama kelas profesional yang mempertemukan atlet-atlet juara tingkat Regional Jawa Barat.

Rana mengungkapkan, sebagian besar atlet Indo Boxing Lagga Inau berasal dari latar belakang anak-anak jalanan yang sebelumnya kerap terlibat perkelahian. Mereka kemudian direkrut dan dibina secara serius di sasana Indo Boxing.

“Di sini mereka tidak hanya berlatih bertarung, tetapi juga mendapat bekal pendidikan keagamaan. Kemudian juga pembekalan nilai-nilai sosial agar menjadi atlet yang berkarakter dan berjiwa sosial,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sejauh ini sejumlah atlet Indo Boxing Lagga Inau telah menorehkan prestasi membanggakan. Baik prestasi di tingkat Jawa Barat maupun nasional.

“Kami terus mendorong mereka untuk disiplin dan konsisten berlatih agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi. Kemudian dapat mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.

(Seda)

Laga Penuh Drama di Sriwedari, PSGC Ciamis Pastikan Promosi Liga 2

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
LIGA 2 PSGC Ciamis menjadi tim terakhir yang meraih tiket promosi ke Championship. Setelah menang, Surce : Instagram Nusaliga

CIAMIS,FOKUSJabar.id: PSGC Ciamis memastikan satu tiket promosi ke Liga 2 Indonesia musim depan setelah melewati duel penuh drama melawan Persiba Bantul. Laskar Singacala menang lewat adu penalti dengan skor 4-2 pada laga play off promosi yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026).

Sejak peluit awal berbunyi, PSGC Ciamis langsung tampil agresif. Anak asuh Heri Kiswanto menekan lini pertahanan Persiba Bantul dan berupaya menguasai permainan. Namun, rapatnya barisan belakang Persiba membuat peluang PSGC belum membuahkan hasil di menit-menit awal.

Baca Juga: Akademi Persib Putri U-15 Imbang Dengan Goal Aksis

Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan gol pada menit ke-23. Berawal dari tendangan sudut, Shahih Elang Rishandy berdiri tanpa pengawalan dan menanduk bola ke gawang Persiba Bantul. PSGC unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Persiba Bantul meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Susanto mencoba memanfaatkan skema umpan panjang untuk membongkar pertahanan PSGC, namun disiplin lini belakang Laskar Singacala mampu meredam setiap ancaman.

Persiba akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-40. Melalui situasi serupa, Fachrizal memanfaatkan sepak pojok dengan sundulan keras yang menggetarkan gawang PSGC. Skor berubah menjadi 1-1.

Laga semakin terbuka. Jual beli serangan terjadi hingga menit akhir babak pertama. PSGC Ciamis kembali unggul tepat sebelum turun minum. Sidang Iskus lolos dari jebakan offside dan sukses menuntaskan peluang setelah menerima umpan dari sisi kiri. Gol tersebut membawa PSGC memimpin 2-1 hingga jeda.

Tempo Tinggi dan Duel Sengit

Memasuki babak kedua, Persiba Bantul langsung mengambil inisiatif menyerang. Tekanan demi tekanan diarahkan ke pertahanan PSGC, namun penjaga gawang M. Ridho tampil solid di bawah mistar.

PSGC Ciamis beberapa kali mencoba keluar melalui serangan balik cepat. Peluang emas sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir belum menemui sasaran.

Kerja keras Persiba Bantul akhirnya berbuah hasil pada menit ke-72. Sandi Samosir menyambut tendangan pojok dengan sundulan keras yang gagal dihalau kiper PSGC. Gol tersebut membuat skor kembali imbang 2-2.

Sisa waktu babak kedua diwarnai tempo tinggi dan duel sengit. Kedua tim sama-sama menekan demi mencetak gol penentu, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-2. Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan waktu.

Pada extra time, PSGC Ciamis dan Persiba Bantul kembali saling menyerang. Meski intensitas permainan tetap tinggi, solidnya lini pertahanan kedua tim membuat tidak ada gol tercipta hingga babak tambahan berakhir.

Penentuan pemenang akhirnya dilakukan melalui adu penalti. Dalam momen krusial tersebut, dua penendang Persiba Bantul gagal menjalankan tugasnya. Sebaliknya, seluruh algojo PSGC Ciamis tampil tenang dan sukses mengeksekusi penalti.

Adu penalti berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan PSGC Ciamis. Hasil ini memastikan Laskar Singacala promosi ke Liga 2 Indonesia musim depan sekaligus menutup perjuangan panjang mereka dengan manis.

Comeback BTS 2026, Musik dan Budaya Menyatu di Jantung Kota Seoul

0
Comeback BTS 2026, Seoul Jadi Panggung Seni dan Musik
Comeback BTS 2026, Seoul Jadi Panggung Seni dan Musik

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Musim semi 2026 akan menjadi momen istimewa bagi Kota Seoul. Grup K-pop global BTS menghadirkan comeback yang tak sekadar merilis album, tetapi juga mengubah ruang-ruang publik ibu kota Korea Selatan menjadi panggung budaya interaktif berskala dunia.

Melalui proyek bertajuk “BTS The City Arirang Seoul”, BTS berkolaborasi dengan Pemerintah Metropolitan Seoul untuk menyajikan pengalaman seni dan musik yang menyatu dengan lanskap kota. Program ini berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 20 Maret hingga 12 April 2026.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Keuangan Jeffrey Epstein dari Epstein Files

Dalam periode tersebut, berbagai landmark ikonik Seoul berfungsi sebagai medium ekspresi kreatif. BTS dan pemerintah kota menghadirkan perpaduan musik modern dengan nilai budaya tradisional. Sekaligus mengajak warga dan pengunjung melihat Seoul sebagai ruang seni yang hidup dan dinamis.

Pada hari perilisan album Arirang, beberapa ikon kota seperti Sungnyemun Gate dan N Seoul Tower akan menampilkan visual kreatif berskala besar. Tayangan ini menggabungkan unsur tradisi Korea dengan sentuhan modern khas BTS, menciptakan pengalaman budaya yang dapat dinikmati langsung oleh publik.

Tak hanya landmark utama, kawasan pusat kota juga akan berubah menjadi galeri seni terbuka. Jalanan, dinding, hingga tangga kota akan dihiasi karya visual yang terinspirasi dari lirik lagu dan elemen musik BTS. Hal itu memungkinkan masyarakat berinteraksi langsung dengan karya seni di ruang publik.

Puncak rangkaian acara menghadirkan “BTS Comeback Live: Arirang” di Gwanghwamun Square. Pemilihan lokasi ini menegaskan nilai simbolis acara, mengingat kawasan tersebut memiliki sejarah panjang dan berada di jantung Kota Seoul.

Agenda Interaktif di Berbagai Titik Kota

Selain pertunjukan utama, BTS juga menyiapkan sejumlah agenda interaktif di berbagai titik kota, termasuk Yeouido Han River Park. Pengunjung dapat menikmati seni, musik, dan suasana kota dengan konsep santai namun tetap imersif.

Melalui proyek ini, BTS menegaskan perannya bukan hanya sebagai musisi pop global. Namun juga sebagai duta budaya yang menghubungkan musik dengan identitas kota dan warisan Korea. Pemanfaatan ruang publik menjadi bukti bagaimana seni modern mampu berdialog dengan sejarah dan tradisi.

“The City Arirang Seoul” menampilkan wajah baru hiburan global, di mana konser musik berkembang menjadi pengalaman budaya menyeluruh. Proyek ini juga memperlihatkan potensi kolaborasi antara industri kreatif dan pemerintah kota dalam membangun daya tarik pariwisata berbasis budaya.

Rangkaian acara ini diperkirakan menarik puluhan ribu pengunjung dari dalam dan luar negeri. Dengan konsep inovatif dan berskala besar, BTS kembali menghadirkan standar baru dalam dunia hiburan. Sekaligus memperkuat posisi Seoul sebagai kota budaya global.

(Jingga)