spot_imgspot_img
Sabtu 4 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 169

Tak Ada Habisnya, Damkar Ciamis Evakuasi Ular Sanca

0
ciamis@fokusjabar.id
Ular Sanca yang berhasil ditangkap personel Damkar UPTD Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seekor ular Sanca (Phython Reticulaculacus) dengan ukuran cukup panjang dan besar memasuki dapur rumah milik Mimi Maryani (62). Di Dusun Majalaya Desa Imbanagara raya Kecamatan/Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Melihat ular Sanca berada di dapur, membuat pemilik rumah Mimi Maryani (62) sangat ketakutan.

Sehingga, dia segera meminta bantuan dengan menghubungi pihak Damkar UPTD Ciamis untuk mengevakuasi ular Sanca tersebut.

Baca Juga: Joging dan Indahnya Suasana Pagi di Cihaurbeuti Ciamis

Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis Rd.Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran. Trisyanto, membenarkan adanya ular sanca masuk dapur warga.

“Tadi pagi personel piket UPTD Damkar Ciamis. Telah menerima permintaan bantuan untuk mengevakuasi ular dari rumah warga,” ungkap Trisyanto, Minggu (8/2/2026).

Setelah mendapat laporan permintaan bantuan, personel Damkar UPTD Ciamis langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi ular sanca tersebut.

Baca Juga: Laga Penuh Drama di Sriwedari, PSGC Ciamis Pastikan Promosi Liga 2

“Ular Sanca masuk dapur terus merayap menuju plafon rumah,” jelasnya.

Trisyanto juga menyampaikan, bahwa personel Damkar Ciamis berhasil mengevakuasi ular sanca. Yang berada di flafon rumah warga Majalaya Desa Imbanagara raya Kecamatan/Kabupaten Ciamis

“Alhamdulilah, ular sanca tersebut bisa di evakuasi tanpa ada perlawanan,” pungkasnya.

(Husen Maharaja) 

Dugaan Pelanggaran KDB, TPS Minta DPRD Kota Tasikmalaya Terbuka

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Aktivis Ekspnen 96, Dadi Abidarda.(Dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Setelah sekian lama tak terdengar terkait kelanjutan bangunan gedung yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH). Tasik Progressive Society (TPS) meminta Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya terbuka.

“Kami kan beberapa waktu lalu sudah melakukan audien dengan Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya, dan sudah kami sampaikan segala bentuk permasalahan terkait ruang terbuka hijau,” ungkap Ketua Tasik Progressive Society, Dadi Abidarda, Minggu (8/2/2026).

Menurut informasi, kata Dadi Abidarda, bahwa pihak Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya sudah mengundang pihak pengusaha hotel beserta Dinas terkait, mengenai dugaan pelanggaran tidak adanya ruang terbuka hijau (RTH).

Baca Juga: Aktivitas Warga di Stasiun Kereta Api Rajapolah Tasikmalaya

“Komisi 3 DPRD Kota Tasimalaya sampai saat ini kok diam saja, ada apa yang sebenarnya terkait permasalahan bangunan yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH)?,” ucap Dadi Abidarda penuh tanda tanya.

Dadi menjelaskan bahwa, bangunan hotel yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH), jelas telah melanggar koefisien dasar bangunan (KDB). Seperti halnya telah di atur dalam peraturan daerah dan peraturan pemerintah.

“Dampak dari dugaan pelanggaran tersebut, tentu akan berdampak pada lingkungan sekitar di antaranya adalah terjadinya genangan air bahkan banjir,” jelasnya.

Ada Apa Komisi 3?

Dengan dugaan pelanggaran tersebut, Dadi mengaku heran, kenapa Pemerintah dan Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya malah diam tidak melakukan tindakan.

“Ini Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya tak ada lagi tindaklanjutnya, apakah dugaan pelanggaran tersebut sudah di disposisi ke pimpinan atau di komunikasikan dengan Dinas terkait. Jadi seperti menutup diri,” tegasnya.

Dadi juga menambahkan bahwa, ada beberapa bangunan Hotel di Kota Tasikmalaya di duga melanggar terkait konsep dasar bangunan gedung.

Baca Juga: SBY Pernah Berkunjung ke Sentra Kerajinan Rajapolah Tasikmalaya

“Ada beberapa bangunan Hotel yang memang di duga melanggar Koefisien Dasar Bangunan (KDB),” pungkasnya.

Sementara, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Safaat saat di konfirmasi melalui WhatAap terkait apakah telah memanggil pengusaha hotel yang di duga tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH) dan melanggar koefisien dasar bangunan (KDB)?.

Hingga berita ini publis, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Safaat belum memberikan keterangan.

(Nanang Yudi)

Sudah Gantung Sarung Tangan, I Made Wirawan Masuk Daftar Pemain Persib Bandung

0
I Made Wirawan Fokusjabar.id
I Made Wirawan. Ilustrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: I Made Wirawan kembali di rekrut menjadi kiper Persib Bandung. Di mana sebelumya Dia sudah gantung sarung tangan dan menjadi staf pelatih.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak angkat bicara soal alasan I Made Wirawan kembali menjadi kiper tim kebanggaan Bobotoh untuk mengarungi Super League 2025/2026.

BACA JUGA:

Saddil Ramdani Bersyukur Persib Menang atas Malut United

Nama pemain berusia 44 tahun ini tercatat dalam daftar pemain Persib Bandung setelah bursa transfer paruh musim di tutup.

Menurut Bojan Hodak, saat ini Pangeran Biru memiliki tiga penjaga gawang. Yakni, Teja Paku Alam, Muhammad Rhaka Syafaka Bilhuda dan Fitrah Maulana.

Namun, tiga kiper tersebut belum cukup untuk di daftarkan ke I.League. Sehingga perlu satu orang lagi penjaga gawang.

Untuk itu, I Made Wirawan di masukan untuk mengisi slot penjaga gawang Maung Bandung.

“Persib tak memiliki pilihan lagi selain mendaftarkan I Made Wirawan untuk memenuhi kuota,” tegas Bojan Hodak.

Meski begitu, pelatih berkepala pelontos ini berharap Made tidak dimainkan. Alasannya, ada dua pemain muda yang juga di nilai siap bermain.

“Jadi karena ini adalah momen akhir untuk mendaftarkan penjaga gawang. Dan tidak mudah menemukan kiper yang bagus di pasaran. Jadi kami mendaftarkan Made,” terang Hodak.

“Made akan menjadi kiper keempat kami. Dia masih cukup bagus. Tapi kami harap dia tidak perlu memainkan satu pertandingan pun,” Hodak menambahkan.

BACA JUGA:

Bojan Hodak Apresiasi Kerja Keras Pemain Persib Bandung

Dia menjelaskan, nama I Made Wirawan masuk dalam daftar penjaga gawang Persib karena mencoret Adam Przybek.

“Adam kami coret karena tidak boleh mendaftarkan 11 pemain asing,” ungkapnya.

Meski demikian, Adam Przybek akan tetap di daftarkan untuk menghadapi AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

“Ya, untuk kompetisi liga kami tetap mendaftarkan 11 pemain asing. Adam Przybek hanya akan di daftarkan untuk Champions League,” kata Bojan Hodak.

Hodak menyebut, Adam di nilai masih di butuhkan untuk tampil di ACL 2. Karenanya, Dia masih ada di skuad.

“Saat ini dia bermain dengan performa yang fantastis. Jadi kami tidak ingin menggantinya,” pungkas Bojan Hodak.

(Bambang Fouristian)

Petugas Gabungan Sita 100 Botol Miras di Tempat Karaoke

0
petugas gabungan fokusjabar.id
petugas gabungan saat razia di room karaoke

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Petugas gabungan di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar) razia tempat hiburan malam dan pedagang Minuman Keras (Miras), Sabtu (7/2/2026) malam hingga Minggu (8/2/2026) dini hari.

‎Petugas gabungan yang terdiri dari Polri, Subdenpom dan SatPol PP menyisir pedagang miras serta masuk ke ruangan tempat hiburan malam.

BACA JUGA:‎

Karang Taruna Desa Sindawangi Pangandaran Sulap Sampah MBG Jadi Rupiah

‎Di tempat karaoke, petugas gabungan menemukan sejumlah pria sedang asyik bersama seorang perempuan mengenakan rok pendek (LC) dan beberapa botol minuman keras.

Kabag Ops Polres Pangandaran, Kompol Subagja mengatakan, kegiatan tersebut merupakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang Operasi Ketupat Lodaya 2026.

‎”Sasaran utama kegiatan ini, pedagang Miras dan tempat-tempat hiburan malam,” kata Subagja.‎

Pihaknya berhasil menyita sekitar 100 botol miras dari berbagai merk di tempat hiburan.

‎”Kita lakukan razia dalam rangka menyambut bulan ramadhan. Dengan begitu, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pangandaran aman dan tertib,” ungkapnya.

‎Dia mengimbau para pedagang Miras dan tempat-tempat hiburan malam untuk tidak membuka pada bulan ramadhan sampai idul Fitri nanti.

‎”Bulan ramadhan nanti, setiap malam Minggu akan melakukan operasi untuk mendeteksi apakah masih ada yang tetap buka dan menjual miras. Jika nanti di temukan, kita amankan pemilik miras dan di lakukan pembinaan,” pungkasnya.

(Sajidin)

Aktivitas Warga di Stasiun Kereta Api Rajapolah Tasikmalaya

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Aktivitas warga di Stasiun Kereta Api Rajapolah Tasikmalaya.(Nanang Yudi/fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Saat Minggu pagi, Stasiun Kereta Api Rajapolah. Menjadi salah satu tempat tujuan bagi warga setelah maupun sebelum melakukan aktivitas berolahraga.

Stasiun Kereta Api Rajapolah lokasinya berada di wilayah Desa Manggungjaya Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Dan sekitar 30 meter aksesnya dari jalan nasional.

Keberadaannya sangat strategis, maka Stasiun Kereta Api Rajapolah juga menjadi tempat warga untuk nongkrong dan istrirahat ketika sudah melakukan aktivitas olahraga.

Baca Juga: SBY Pernah Berkunjung ke Sentra Kerajinan Rajapolah Tasikmalaya

“Sejak dulu Stasiun Kereta Api Rajapolah ramai setiap hari minggu, karena warga melakukan aktivitas berolahraga,” ungkap Beril warga Kecamatan Rajapolah, Minggu (8/2/2026).

Menurutnya, ruang publik yang strategis lokasinya untuk nongkrong dan aktivitas olahraga masyarakat antara lain Stasiun Kereta Api Rajapolah.

“Banyak pelajar juga yang berolahraga pada saat libur tiba, di Stasiun Kereta Api Rajapolah. Kita bisa beli sarapan seperti bubur ayam dan kupat tahu,” jelasnya.

Jalan di sekitar lokasi Stasiun Kereta Api Rajapolah, lanjut dia, suasananya tidak terlalu ramai oleh kendaraan. Itu, menjadi dasar banyak warga untuk melakukan olahraga atau nongkrong.

“Kendaraannya tidak begitu ramai, jadi nyaman untuk aktivitas olahraga. Dan kita bisa joging memutar hingga Cihaurbeuti Ciamis. Dan Stasiun Kereta Api Rajapolah akhir dari joging,” tuturnya.

Wakil Ketua DPR RI

Belum lama ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bidang Industri dan Pembangunan, Saan Mustofa mendorong Kereta Api jalur selatan untuk bisa berhenti di Stasiun Rajapolah.

Baca Juga: Longsor di Jalur Tasikmalaya–Garut, Lalu Lintas Lumpuh

“Keberadaan stasiun Rajapolah sangat strategis berdekatan dengan wilayah Kabupaten Garut dan Kabupaten Ciamis. Jadi dapat memudahkan akses transportasi masyarakat lintas daerah,” ungkap Saan Mustofa saat berkunjung ke Stasiun Rajapolah Tasikmalaya, Jumat (6/2/2026).

Saan mengatakan, bahwa, Rajapolah sebagai sentra UMKM dan ekonomi kreatif yang jelas memiliki nilai historis. Selain itu, sektor pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya dengan kaya sumber daya alam.

“Dengan Kereta Api bisa berhenti di Stasiun Rajapolah, tentu saya berharap geliat UMKM dan ekonomi kreatif di Rajapolah dapat kembali hidup dan berkembang,” tegas politisi Partai NasDem ini.

(Nanang Yudi)

Dikritik Masyarakat, Kades Wangunjaya Garut Bilang Begini

0
Desa Wangunjaya Garut fokusjabar.id
Kades Wangunjaya, Dadang Sutisna

GARUT, FOKUSJabar.id: Beberapa waktu yang lalu, sejumlah masyarakat Desa Wangunjaya Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) menyampaikan aspirasi  terkait tata kelola keuangan dan program pembangunan.

Selain itu, mereka juga berharap pelaksanaan pembangunan Desa Wangunjaya tahun 2026 dan 2027 melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat.

BACA JUGA:

Wanaraja dan Karangpawitan Terdampak Hujan Deras di Garut

Kepala Desa Wangunjaya, Dadang Sutisna membenarkan adanya aspirasi dari sebagian warga. Mereka bertanya tentang proses pelaksanaan pembangunan desa Tahun Anggaran 2025.

Dia menilai positif semua aspirasi yang di sampaikan masyarakat. Menurutnya, harapan dan tujuan mereka merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian terhadap kemajuan Desa Wangunjaya.

“Masyarakat ingin ada kegiatan pembangunan yang signifikan di tahun 2026-2027,” kata Dadang.

Kepala Desa Wangunjaya mengaku, dalam merealisasikan APBDes 2025 terdapat sejumlah kendala teknis. Meski demikian, semua program sudah terlaksana.

“Alhamdulillah, semua kegiatan APBDes 2025 sudah di realisasikan,” unhkapnya.

Pihaknya berkomitment dan fokus pada berbagai program pembangunan desa dan pelayanan masyarakat dengan segala keterbatasan.

“Kami bersama lembaga desa bekerja keras dan berusaha maksimal melaksanakan proses pembagunan APBDes,” imbuhnya.

“Kami hargai semua aspirasi maupun kritik warga untuk kemajuan Desa Wangunjaya,” Dadang menambahkan.

Dia juga mengpresiasi dan memberikan penghargaan kepada perangkat desa, Ketua RT/RW, Kader PKK, Posyandu, pengelola BUMDes, MUI, pemuda, lembaga desadan warga yang pro aktif serta bekerja sama dalam membantu tugas Pemdes.

BACA JUGA:

Buah Cinta SPPG Sukaluyu 2 Garut Siap Manjakan 1.500 Penerima Manfaat MBG

Menurutnya, semua masukan warga sebagai pendorong pembangunan desa dan bahan evaluasi untuk proses pembangunan yang lebih baik.

Dadang Sutisna memastikan, tata kelola pemerintahan dan keuangan selalu di awasi oleh lembaga berkompeten. Baik secara internal maupun eksternal.

Dia menyebut, kegiatan pembangunan jalan dan BUMDes telah di audit oleh Inspektorat

Dadang mengajak masyarakat agar menjaga kerukunan, keamanan, ketertiban serta kebersihan lingkungan.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima berbagai informasi yang beredar di media sosial.

“Kita harus mencerna secara arif dan bijaksana ketika menerima informasi dari medsos. Hindari konten-konten tendensius, propokatif serta konten negatif demi kebaikan semua. Mari bersama-sama membangun desa Wangunjaya,” tutup Dadang Sutisna.

(Bambang Fouristian)

Joging dan Indahnya Suasana Pagi di Cihaurbeuti Ciamis

0
ciamis@fokusjabar.id
Joging di Cihaurbeuti dengan view Gunung Sawal.(Nanang Yudi/fokusjabar.id)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Cihaurbeuti yang merupakan sebuah Kecamatan yang berada Kabupaten Ciamis. Merupakan tempat favorit masyarakat dalam melakukan aktivitas berolahraga pagi seperti joging dan lari saat week end.

Dengan suasana udara yang sejuk dan asri, menjadi daya tarik bagi masyarakat Cihaurbeuti dan sekitarnya. Dalam melakukan aktivitas berolahraga di waktu akhir pekan.

Dengan view Gunung Sawal menambah keasrian suasana pagi di saat week end. Pesawahan yang terbentang serta tanaman padi seakan memanjakan mata dalam mengarungi suasana pagi yang cerah.

Baca Juga: Laga Penuh Drama di Sriwedari, PSGC Ciamis Pastikan Promosi Liga 2

Udara yang segar seperti menyampaikan pesan, bahwa alam akan selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh ummat manusia di setiap waktu.

Asalkan, alam tidak di rusak tetapi harus di rawat oleh seluruh ummat manusia. Dan jangan sampai pesawahan dan pegunungan berubah alih fungsinya.

“Setiap hari minggu pagi, Cihaurbeuti memang menjadi tujuan warga. Untuk melakukan olahraga seperti joging dan lari,” ungkap Huda warga Kecamatan Cihaurbeuti, Minggu (8/2/2026).

Menurutnya, Cihaurbeuti masih banyak pesawahan sehingga membuat manja mata yang memandang. Tidak hanya itu, gunung sawal menjadi view terindah dengan hiasan awan dan kabut di kala pagi tiba.

“Olahraga tidak harus mahal, dengan jalan kaki sambil menikmati suasana pesawahan yang asri, sejuk. Juga udaranya yang masih alami dan segar, tentu membuat tenang jiwa dan pikiran,” tuturnya.

Pesawahan dan Sungai Citanduy

Dengan suasana pesawahan dan sungai Citanduy yang membentang membelah antara Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya. Membawa keindahan tersendiri bagi Cihaurbeuti.

Baca Juga: Pramuka Penegak Pamarican Ciamis Konsolidasi Organisasi Lewat Sidparran 2026

“Jadi banyak juga warga dari Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya yang melakukan aktivitas berolahraga ke Cihaurbeuti. Karena memang perbatasan,” ucapnya.

Karena perbatasan, lanjut dia, jadi ketika joging atau lari, banyak warga dari Cihaurbeuti juga dengan track ke Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.

“Posisi jalurnya jalannya kan berputar, mengelilingi antara Kecamatan rajapolah kabupaten Tasikmalaya dan Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, bentuk jalannya melingkar,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)