spot_imgspot_img
Sabtu 4 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 168

Pilihan Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100-500 Jutaan

0
Mobil Listrik Indonesia fokusjabar.id
Mobil Listrik (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Perkembangan mobil listrik di Indonesia terus bergerak cepat dalam beberapa tahun terakhir ini.

Minat masyarakat meningkat seiring hadirnya teknologi yang lebih efisien dan biaya penggunaan yang di nilai lebih hemat di banding kendaraan konvensional.

BACA JUGA:

Mobil Pintar 2025: Revolusi Teknologi dalam Dunia Otomotif

Jika dulu mobil listrik identik dengan harga tinggi. Kini pasar mulai menawarkan lebih banyak pilihan di segmen terjangkau.

Kondisi ini membuat kendaraan listrik semakin realistis untuk di pertimbangkan oleh konsumen perkotaan.

Sejumlah model baru dengan banderol di bawah Rp500 juta mulai di pasarkan di Indonesia. Khususnya pada kisaran harga OTR Jakarta.

Pilihan tersebut mencakup berbagai tipe. Mulai dari city car hingga SUV listrik.

Berikut beberapa mobil listrik yang tercatat berada di bawah Rp500 juta:

  1. Changan Lumin

Harganya sekitar Rp183 juta, berukuran ringkas dan di tujukan untuk mobilitas dalam kota.

2. BYD Atto 3 (varian bawah)

Kisaran Rp390–415 juta, menawarkan format SUV dengan kabin lebih luas.

3. MG4 EV

Berada pada rentang Rp354,9–433 juta dengan fitur modern dan teknologi keselamatan.

4. Jaecoo J5 EV

Di perkirakan mulai Rp249–299 juta dengan kapasitas baterai yang kompetitif.

5. Aion UT

Harganya sekitar Rp325–365 juta, di posisikan sebagai kendaraan harian dengan desain minimalis.

6. Wuling Air EV

Pilihan city car listrik untuk penggunaan praktis.

7. Wuling Binguo EV

Tersedia dengan harga hingga kisaran Rp400 jutaan tergantung varian.

8. Citroen e-C3

Harganya sekitar Rp377 juta dengan karakter desain yang berbeda dari pesaingnya.

9. VinFast VF e34

Di pasarkan sekitar Rp384 juta dengan fitur yang cukup lengkap.

10. Geely EX5 Pro

Harganya sekitar Rp465 juta dengan format SUV yang lebih besar.

Pelaku industri mencatat harga mobil listrik dapat bervariasi. Tergantung kebijakan pajak daerah, insentif pemerintah serta promo masing-masing pabrikan.

BACA JUGA:

GIIAS Bandung 2025, BYD Genjot Pasar Jabar dengan City Car Listrik Murah, ATTO 1

Dengan semakin banyaknya pilihan mobil listrik terjangkau, pasar EV nasional di perkirakan akan terus tumbuh.

Terutama seiring perluasan infrastruktur pengisian daya dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap transportasi berkelanjutan.

(Jingga)

Jakarta Light Festival Digelar 13 Februari 2026 di Bundaran HI

0
Jakarta Light Festival fokusjabar.id
(foto: web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Jakarta akan menghadirkan suasana baru di pusat kota melalui penyelenggaraan Jakarta Light Festival yang di jadwalkan berlangsung pada 13 Februari 2026.

Acara tersebut di siapkan sebagai salah satu agenda hiburan publik yang menggabungkan seni visual dan atmosfer budaya.

BACA JUGA:

Indonesia-Tiongkok Bersinergi Perkuat Energi Hijau dan Ketahanan Pangan Dukung Program MBG

Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat di pilih sebagai lokasi utama festival. Area tersebut di kenal sebagai ruang terbuka ikonik yang kerap menjadi titik berkumpul warga dalam berbagai kegiatan kota.

Festival cahaya ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2026. Nuansa lampion dan pencahayaan tematik akan mendominasi area pusat kota untuk memperkuat suasana perayaan.

Salah satu agenda utama yang akan di tampilkan adalah lomba dekorasi lampion antargedung di sekitar Bundaran HI.

Kompetisi ini di rancang untuk menampilkan kreativitas visual sekaligus memperindah wajah Jakarta pada momen Imlek.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memasukkan Jakarta Light Festival dalam program Jakarta Penuh Warna yang selama ini menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya di ruang publik.

Melalui festival ini, pemerintah ingin menciptakan ruang interaksi yang lebih terbuka bagi masyarakat. Warga di harapkan dapat menikmati pertunjukan cahaya sekaligus merasakan suasana kota yang lebih hidup.

Selain berfungsi sebagai hiburan, acara ini juga di pandang sebagai wadah ekspresi budaya yang mencerminkan keberagaman Jakarta sebagai kota multikultural.

BACA JUGA:

Daftar Mobil SUV Paling Diburu di Indonesia Tahun 2026 

Jakarta Light Festival turut menjadi bagian dari rangkaian acara Imlek yang lebih luas di Jakarta dengan beberapa agenda pendukung yang di siapkan di titik-titik strategis lainnya.

Dekorasi tematik di sepanjang koridor Sudirman–Thamrin serta pertunjukan budaya disebut akan melengkapi kemeriahan perayaan pada pertengahan Februari.

Dengan mengambil lokasi di jantung ibu kota, festival ini diperkirakan akan menarik perhatian warga maupun wisatawan yang ingin menikmati sisi Jakarta yang berbeda pada malam hari.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi terkait jadwal teknis, pengaturan kawasan, serta kemungkinan rekayasa lalu lintas selama festival berlangsung.

(Jingga)

BOX! Iwa Kartiwa Calon Ketua Sabuk Biru Tarung Derajat Tasikmalaya Raya

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Calon Ketua Sabuk Biru (Kasabir) Tarung Derajat Tasikmalaya Raya, Kang Iwa Kartiwa.(Dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Satuan Latihan (Satlat) Dokar merekomendasikan Iwa Kartiwa. Untuk maju sebagai calon Ketua Sabuk Biru (Kasabir) Tarung Derajat Tasikmalaya Raya.

Iwa Kartiwa merupakan seorang asisten pelatih (Aspel) Tarung Derajat dari Satuan Latihan (Satlat) Dokar Kota Tasikmalaya. Dengan tingkatan sabuk biru Kurata V (Lima).

“Kang Iwa Kartiwa sangat begitu layak untuk di rekomendasikan, sebagai calon Ketua Sabuk Biru (Kasabir). Tarung Derajat Tasikmalaya Raya,” ungkap Ketua Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya, Yudi Yogaswara, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga: Penuh Semangat, Training Center Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya

Menurutnya, Iwa Kartiwa sebagai sosok senior Sabuk Biru Kurata V (Lima). Sekaligus sebagai Asisten Pelatih Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya.

“Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya mendukung penuh kepada Kang Iwa Kartiwa dalam pencalonan Kasabir,” ucap Yudi Yogaswara.

Sosok Iwa Kartiwa, lanjut Yogaswara, sangat begitu santun dan sopan terhadap siapa pun. Tetapi juga tegas dan disiplin dalam melatih seluruh anggota Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya.

“Sangat ramah, baik dan beliau (Iwa Kartiwa-red) selalu memberikan kedisiplinan yang tinggi terhadap semua anggota Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya,” tuturnya.

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran KDB, TPS Minta DPRD Kota Tasikmalaya Terbuka

Maju sebagai calon Ketua Sabuk Biru (Kasabir) Tarung Derajat Tasikmalaya Raya. Iwa Kartiwa memiliki Visi, yaitu menuntaskan dan melanjutkan program Kasabir dengan semangat persaudaraan dan jiwa Tarung Derajat.

Juga Misi yaitu menguatkan fungsi koordinasi antara Anggota dan pelatih. Melanjutkankegiatan rutin Kasabir dalam rangka mendukung keberlanjutan program perguruan.

“Mari kita doakan dan support Kang Iwa Kartiwa maju sebagai Calon Ketua Sabuk Biru (Kasabir) Tarung Derajat Tasikmalaya Raya,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

SSB Putra Nusantara Benteng Jadi Harapan Baru Pembinaan Sepak Bola Anak Ciamis

0
Ciamis, FOKUSJaba.id
Ketpot: Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Nusantara Benteng saat akan berlatih di lapangan Ariajaya Kelurahan Benteng Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Minat orang tua untuk mengembangkan bakat sepak bola anak terus meningkat seiring menjamurnya sekolah sepak bola (SSB) di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kehadiran SSB memberi ruang bagi anak-anak untuk mengasah teknik dasar sekaligus membangun mental dan disiplin sejak usia dini.

Melalui pendidikan sepak bola yang terarah dan latihan intensif di bawah arahan pelatih profesional bersertifikat, potensi terpendam anak dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal. Salah satu wadah pembinaan yang kini hadir di Ciamis yakni Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Nusantara Benteng, yang berpusat di Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis.

Baca Juga: Joging dan Indahnya Suasana Pagi di Cihaurbeuti Ciamis

Keberadaan SSB Putra Nusantara Benteng mendapat sambutan positif dari Ketua Karang Taruna Aria Jaya Kelurahan Benteng, Asep Bubung atau yang akrab disapa Ape. Ia menilai SSB tersebut menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda berbakat di bidang sepak bola.

Menurut Asep, SSB Putra Nusantara Benteng dapat menjadi tempat menempa anak-anak usia dini. Agar mereka memiliki fondasi teknik dan karakter kuat sebagai pesepak bola masa depan.

“Alhamdulillah, sekarang di wilayah kami sudah ada sekolah sepak bola yang fokus membina anak-anak sejak dini. Ini peluang besar untuk mencetak pemain berkualitas ke depannya,” ujar Asep, Minggu (8/2/2026).

Proses Perekrutan Terbuka Luas

Ia menjelaskan, meski basecamp SSB Putra Nusantara Benteng berada di Lapangan Sepak Bola Ariajaya, Kelurahan Benteng, namun proses perekrutan siswa terbuka luas bagi anak-anak dari berbagai wilayah, tidak terbatas hanya warga setempat.

“SSB Putra Nusantara Benteng terbuka untuk anak dari mana pun. Kami ingin memberi kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat sepak bola,” jelasnya.

Asep juga mengajak para orang tua yang memiliki anak berusia 10 hingga 13 tahun untuk memanfaatkan keberadaan SSB. Tentunya ssebagai sarana pembinaan sepak bola secara profesional dan berjenjang.

“Harapannya, SSB Putra Nusantara Benteng mampu melahirkan pesepak bola yang kelak bisa berkiprah di klub-klub profesional,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Asep menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kelurahan Benteng atas dukungan penuh terhadap keberlangsungan SSB Putra Nusantara Benteng.

“Atas nama Karang Taruna dan pengelola SSB, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Lurah Benteng yang telah mendukung penuh keberadaan sekolah sepak bola ini,” pungkasnya.


(Husen Maharaja)

Cuaca Ekstrem Terjang Banyuresmi Garut, Satu Rumah Ambruk

0
garut@fokusjabar.id
im Unit Reaksi Cepat (URC) terjun ke lokasi sesaat setelah kejadian untuk melakukan asesmen darurat pasca terjadi hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, pada Minggu (8/2/2026)

GARUT, FOKUSJabar.id: Cuaca ekstrem berupa hujan deras di sertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, pada Minggu (8/2/2026).

Insiden ini mengakibatkan satu rumah warga ambruk dan satu lainnya mengalami kerusakan struktur yang membahayakan. Bencana tersebut tepatnya terjadi di Kampung Kubang, Desa Sukamukti sekitar pukul 07.30 WIB.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Abud Abdullah, mengonfirmasi bahwa tim Unit Reaksi Cepat (URC) telah di terjunkan ke lokasi sesaat setelah kejadian untuk melakukan asesmen darurat.

Baca Juga: Dikritik Masyarakat, Kades Wangunjaya Garut Bilang Begini

“Benar, kami menerima laporan adanya dampak cuaca ekstrem di Desa Sukamukti. Satu unit rumah milik Saudara Adang/Uju mengalami ambruk pada bagian dapur,” ungkap Abud Abdullah kepada FOKUSJabar.id.

Sementara, lanjut dia, satu rumah lainnya milik Maman yang di huni keluarga Nurdin mengalami keretakan serius juga dindingnya miring.

Berdasarkan data di lapangan, rumah yang ambruk di huni oleh satu jiwa, sedangkan rumah yang terancam di isi oleh dua Kepala Keluarga (KK) dengan total enam jiwa. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebagai langkah antisipasi keselamatan, para penghuni rumah yang terdampak telah di evakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Penghuni sudah kami evakuasi ke rumah kerabat terdekatnya untuk menghindari risiko bangunan ambruk susulan, terutama karena kondisi cuaca masih belum menentu,” tambah Abud.

Gotong Royong

Hingga berita ini turun, petugas BPBD bersama pemerintah desa, Ketua RW, dan masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan material bangunan yang runtuh. BPBD juga tengah menyiapkan bantuan logistik darurat untuk para penyintas.

Baca Juga: Wanaraja dan Karangpawitan Terdampak Hujan Deras di Garut

“Kami telah mengirimkan dua unit terpal untuk menutupi dinding rumah yang retak agar kerusakan tidak meluas terkena air hujan. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk melakukan kajian lebih dalam mengenai kelaikan bangunan tersebut,” jelasnya.

Selain itu, Abud, mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Garut, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami meminta warga segera melapor kepada aparat setempat atau langsung ke BPBD jika melihat adanya rekahan tanah atau kerusakan struktur bangunan akibat cuaca buruk, agar penanganan bisa di lakukan sedini mungkin,” pungkasnya.

(Y.A. Supianto)

Tak Ada Habisnya, Damkar Ciamis Evakuasi Ular Sanca

0
ciamis@fokusjabar.id
Ular Sanca yang berhasil ditangkap personel Damkar UPTD Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seekor ular Sanca (Phython Reticulaculacus) dengan ukuran cukup panjang dan besar memasuki dapur rumah milik Mimi Maryani (62). Di Dusun Majalaya Desa Imbanagara raya Kecamatan/Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Melihat ular Sanca berada di dapur, membuat pemilik rumah Mimi Maryani (62) sangat ketakutan.

Sehingga, dia segera meminta bantuan dengan menghubungi pihak Damkar UPTD Ciamis untuk mengevakuasi ular Sanca tersebut.

Baca Juga: Joging dan Indahnya Suasana Pagi di Cihaurbeuti Ciamis

Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis Rd.Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran. Trisyanto, membenarkan adanya ular sanca masuk dapur warga.

“Tadi pagi personel piket UPTD Damkar Ciamis. Telah menerima permintaan bantuan untuk mengevakuasi ular dari rumah warga,” ungkap Trisyanto, Minggu (8/2/2026).

Setelah mendapat laporan permintaan bantuan, personel Damkar UPTD Ciamis langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi ular sanca tersebut.

Baca Juga: Laga Penuh Drama di Sriwedari, PSGC Ciamis Pastikan Promosi Liga 2

“Ular Sanca masuk dapur terus merayap menuju plafon rumah,” jelasnya.

Trisyanto juga menyampaikan, bahwa personel Damkar Ciamis berhasil mengevakuasi ular sanca. Yang berada di flafon rumah warga Majalaya Desa Imbanagara raya Kecamatan/Kabupaten Ciamis

“Alhamdulilah, ular sanca tersebut bisa di evakuasi tanpa ada perlawanan,” pungkasnya.

(Husen Maharaja) 

Dugaan Pelanggaran KDB, TPS Minta DPRD Kota Tasikmalaya Terbuka

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Aktivis Ekspnen 96, Dadi Abidarda.(Dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Setelah sekian lama tak terdengar terkait kelanjutan bangunan gedung yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH). Tasik Progressive Society (TPS) meminta Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya terbuka.

“Kami kan beberapa waktu lalu sudah melakukan audien dengan Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya, dan sudah kami sampaikan segala bentuk permasalahan terkait ruang terbuka hijau,” ungkap Ketua Tasik Progressive Society, Dadi Abidarda, Minggu (8/2/2026).

Menurut informasi, kata Dadi Abidarda, bahwa pihak Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya sudah mengundang pihak pengusaha hotel beserta Dinas terkait, mengenai dugaan pelanggaran tidak adanya ruang terbuka hijau (RTH).

Baca Juga: Aktivitas Warga di Stasiun Kereta Api Rajapolah Tasikmalaya

“Komisi 3 DPRD Kota Tasimalaya sampai saat ini kok diam saja, ada apa yang sebenarnya terkait permasalahan bangunan yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH)?,” ucap Dadi Abidarda penuh tanda tanya.

Dadi menjelaskan bahwa, bangunan hotel yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH), jelas telah melanggar koefisien dasar bangunan (KDB). Seperti halnya telah di atur dalam peraturan daerah dan peraturan pemerintah.

“Dampak dari dugaan pelanggaran tersebut, tentu akan berdampak pada lingkungan sekitar di antaranya adalah terjadinya genangan air bahkan banjir,” jelasnya.

Ada Apa Komisi 3?

Dengan dugaan pelanggaran tersebut, Dadi mengaku heran, kenapa Pemerintah dan Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya malah diam tidak melakukan tindakan.

“Ini Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya tak ada lagi tindaklanjutnya, apakah dugaan pelanggaran tersebut sudah di disposisi ke pimpinan atau di komunikasikan dengan Dinas terkait. Jadi seperti menutup diri,” tegasnya.

Dadi juga menambahkan bahwa, ada beberapa bangunan Hotel di Kota Tasikmalaya di duga melanggar terkait konsep dasar bangunan gedung.

Baca Juga: SBY Pernah Berkunjung ke Sentra Kerajinan Rajapolah Tasikmalaya

“Ada beberapa bangunan Hotel yang memang di duga melanggar Koefisien Dasar Bangunan (KDB),” pungkasnya.

Sementara, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Safaat saat di konfirmasi melalui WhatAap terkait apakah telah memanggil pengusaha hotel yang di duga tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH) dan melanggar koefisien dasar bangunan (KDB)?.

Hingga berita ini publis, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Safaat belum memberikan keterangan.

(Nanang Yudi)