spot_imgspot_img
Sabtu 4 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 167

Baru Bebas Penjara, Residivis Kembali Berulah Bacok Driver GrabCar di Banjar

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Pelaku Pembacokan Driver GrabCar saat digelandang personel Polres Banjar . (Foto: Budiana Martin).

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kepolisian Resor Banjar bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan terhadap seorang pengemudi GrabCar yang terjadi di Jalan Letjen Suwarto, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Insiden tersebut berlangsung di kawasan dekat Stasiun Kereta Api Banjar, Sabtu (7/2/2026).

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengungkapkan bahwa korban bernama Herliyadi mengalami luka sobek di pipi kiri akibat serangan senjata tajam. Tim medis segera memberikan penanganan, dan saat ini korban menjalani rawat jalan dengan kondisi yang terus membaik.

Baca Juga: Pengemudi GrabCar Dibacok OTK di Sekitar Stasiun Banjar

Polisi mengidentifikasi pelaku berinisial MRA (22), seorang pengangguran yang pernah terjerat kasus serupa. MRA baru bebas dari lembaga pemasyarakatan pada September 2025 setelah menjalani hukuman atas perkara penganiayaan.

Didi menjelaskan, peristiwa ini bermula saat pelaku berupaya memeras warga di sekitar simpang tiga dekat stasiun. Karena korban menolak memberikan uang, pelaku langsung melakukan pembacokan lalu kabur dari lokasi.

Berbekal laporan masyarakat dan keterangan sejumlah pengemudi ojek online di sekitar tempat kejadian, Satreskrim Polres Banjar berhasil melacak dan menangkap pelaku hanya tiga jam setelah aksi tersebut terjadi. Polisi turut mengamankan sebilah golok yang pelaku gunakan saat melakukan penganiayaan.

Atas perbuatannya, penyidik menjerat MRA dengan Pasal 466 ayat (1) dan (2) KUHP tentang penganiayaan serta Pasal 482 KUHP terkait pemerasan. Ancaman hukuman maksimal mencapai sembilan tahun penjara.

Polres Banjar menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah, khususnya di kawasan publik yang memiliki aktivitas tinggi seperti area stasiun.

(Budiana Martin)

SMAN 11 Tasikmalaya Berdiri Megah, Akses Jalan Justru Tertutup Masalah

0
Tasikmlaya, FOKUSJabar.id
SMAN 11 Tasikmalaya Berdiri Megah, Akses Jalan Justru Tertutup Masalah

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Keberadaan SMAN 11 Tasikmalaya semestinya membawa harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Sayangnya, harapan itu tersendat oleh persoalan mendasar yang hingga kini belum terjawab: akses jalan menuju sekolah.

Gedung sekolah telah berdiri dan peresmian sudah terlaksana. Namun, hingga menjelang tahun ajaran baru, jalur masuk menuju SMAN 11 masih belum tersedia secara layak. Kondisi ini memantik kekecewaan warga yang tergabung dalam Aliansi Bungursari.

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran KDB, TPS Minta DPRD Kota Tasikmalaya Terbuka

Aliansi tersebut menyoroti komitmen penghibah lahan yang sebelumnya menyatakan kesiapan menyediakan akses jalan. Ketua Aliansi Bungursari, Asep Devo, menilai janji itu tidak pernah terwujud.

“Sejak awal pembangunan, kami mendengar langsung komitmen penghibah lahan dalam audiensi di KCD XII. Mereka menjanjikan akses jalan, baik secara lisan maupun tertulis. Kenyataannya, sampai hari ini tidak ada realisasi sama sekali,” ujar Asep, yang juga menjabat sebagai Ketua PAC PDIP Bungursari.

Aliansi Bungursari bahkan telah mengirimkan surat resmi sebagai bentuk penagihan komitmen. Namun, hingga kini mereka belum menerima jawaban yang jelas.

Menurut Asep, persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai konflik teknis semata. Ia menegaskan bahwa akses jalan berkaitan langsung dengan hak siswa dan guru untuk memperoleh lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Tanpa Akses yang Memadai

Tanpa akses memadai, distribusi fasilitas sekolah terhambat. Risiko keselamatan siswa meningkat, sementara ketidakpastian akses berpotensi mengganggu stabilitas psikologis dalam kegiatan belajar mengajar.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan SMAN 11 Tasikmalaya, Nanang Nurjamil, menjelaskan bahwa penyelesaian masalah akses jalan berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami sudah mengajukan anggaran pembebasan lahan dan peningkatan infrastruktur jalan ke Pemprov Jawa Barat. Sekarang prosesnya tinggal menunggu eksekusi,” kata Nanang saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (7/2/2026).

Hingga saat ini, belum ada kepastian waktu pembangunan jalan menuju SMAN 11 Tasikmalaya. Aliansi Bungursari menyatakan akan terus mengawal persoalan ini sampai pemerintah dan pihak terkait memberikan solusi nyata.

Masyarakat berharap SMAN 11 tidak hanya berdiri megah sebagai bangunan fisik, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat pendidikan yang mudah diakses. Tanpa jalan, sekolah berisiko kehilangan perannya sebagai gerbang masa depan generasi muda.

(Abdul)

Bupati Garut Soroti Penghapusan 70 Ribu Peserta PBI

0
Bupati Garut PBI fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin memberikan atensi serius terhadap dinamika jaminan kesehatan dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dua isu utama yang menjadi sorotan adalah pencoretan puluhan ribu warga dari kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta kesiapan pelayanan publik menjelang bulan suci Ramadan.

BACA JUGA:

Dikritik Masyarakat, Kades Wangunjaya Garut Bilang Begini

Bupati Garut mengaku khawatir terkait kebijakan pemerintah pusat yang mencoret sekitar 70 ribu warga dari daftar PBI jaminan kesehatan pada akhir Januari lalu.

Menurutnya, jumlah tersebut sangat signifikan dan berpotensi memicu gejolak di lapangan.

“Ini bukan jumlah yang sedikit. Saya minta Dinas Kesehatan hingga Puskesmas untuk tetap siaga melayani masyarakat. Karena kesehatan adalah pelayanan dasar,” tegas Syakur, Senin (9/2/2026).

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk mendapatkan rincian data warga yang terdampak.

Meski terjadi pengurangan, Syakur menjelaskan bahwa Pemkab tetap konsisten melakukan pengajuan kembali secara kumulatif.

“Di balik pengurangan ini, kita terus berikhtiar mengajukan data baru secara konsisten. Secara kumulatif trennya sebenarnya positif, namun kita harus tetap merespons dinamika yang ada di masyarakat dengan cepat,” kata Bupati Garut.

Berkaitan menghadapi bulan Ramadan, Bupati Garut mengingatkan para ASN agar tetap menjaga profesionalitas. Ia menekankan bahwa ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan publik.

Beberapa poin penekanan Bupati terkait kinerja Ramadan antara lain, Disiplin, dengan tetap menjaga jam kerja dan tanggung jawab meskipun sedang berpuasa.

Selain itu, spirit ibadah, hendaknya menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari amal ibadah kepada Allah SWT.

BACA JUGA:

Wanaraja dan Karangpawitan Terdampak Hujan Deras di Garut

“Jangan sampai bulan puasa membuat kita malas atau tidak serius. Justru ini adalah momentum yang baik untuk meningkatkan pengabdian,” jelasnya.

Syakur juga memberikan apresiasi atas perbaikan kinerja jajarannya. Namun, dia mengingatkan agar seluruh instansi tidak cepat berpuas diri mengingat tantangan pembangunan di Kabupaten Garut masih sangat besar.

(Y.A. Supianto)

Dugaan Hotel Langgar KDB, Begini Sikap Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Eti Guspitawati.(Dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Dugaan bangunan gedung yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH) dan dugaan melanggar koefisien dasar bangunan (KDB). Bahwa Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya sudah memanggil pengusaha hotel.

“Kita sudah memanggil para pengusaha hotel itu,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya. Eti Guspitawati kepada FOKUSJabar.id, Senin (9/2/2026).

Dan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, lanjut Eti, pihaknya sudah membuat dan melayangkan rekomendasi ke Dinas teknis untuk di tindaklanjuti.

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran KDB, TPS Minta DPRD Kota Tasikmalaya Terbuka

“Kita (Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya-red) sudah bikin rekomendasi ke dinas teknis, dan mereka yang menindaklanjuti. Kita juga sama lagi menunggu hasil dari tindaklanjut tersebut,” ucap Politisi PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, bangunan gedung yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH). Tasik Progressive Society (TPS) meminta Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya terbuka.

“Kami kan beberapa waktu lalu sudah melakukan audien dengan Komisi 3 DPRD Kota Tasikmalaya. Dan sudah kami sampaikan segala bentuk permasalahan terkait ruang terbuka hijau,” ungkap Ketua Tasik Progressive Society, Dadi Abidarda, Minggu (8/2/2026).

Menurut informasi, kata Dadi Abidarda, bahwa pihak Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya sudah mengundang pihak pengusaha hotel. Beserta Dinas terkait, mengenai dugaan pelanggaran tidak adanya ruang terbuka hijau (RTH).

“Komisi III DPRD Kota Tasimalaya sampai saat ini kok diam saja. Ada apa yang sebenarnya terkait permasalahan bangunan yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH)?,” ucap Dadi Abidarda penuh tanda tanya.

Ruang Terbuka Hijau

Dadi menjelaskan bahwa, bangunan hotel yang tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH), jelas telah melanggar koefisien dasar bangunan (KDB). Seperti halnya telah di atur dalam peraturan daerah dan peraturan pemerintah.

Baca Juga: BOX! Iwa Kartiwa Calon Ketua Sabuk Biru Tarung Derajat Tasikmalaya Raya

“Dampak dari dugaan pelanggaran tersebut, tentu akan berdampak pada lingkungan sekitar di antaranya adalah terjadinya genangan air bahkan banjir,” jelasnya.

Dadi juga menambahkan bahwa, ada beberapa bangunan Hotel di Kota Tasikmalaya di duga melanggar terkait konsep dasar bangunan gedung.

“Ada beberapa bangunan Hotel yang memang di duga melanggar Koefisien Dasar Bangunan (KDB),” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

Setelah Menikah, Febri Hariyadi Dipinjamkan ke Persis Solo

0
febri hariyadi fokusjabar.id
Febri Hariyadi (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung menyetujui permohonan Persis Solo meminjam gelandang serang, Febri Hariyadi pada putaran kedua Super League musim 2025/2026.

Berdasarkan kesepakatan Persib-Persis Solo, pemain sayap bernomor punggung 13 tersebut akan membela Persis Solo hingga akhir musim kompetisi.

BACA JUGA:

Sudah Gantung Sarung Tangan, I Made Wirawan Masuk Daftar Pemain Persib Bandung

Keputusan tersebut di ambil sebagai bagian dari langkah strategis dalam menjaga ritme perkembangan pemain.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan mengatakan, peminjaman Febri merupakan hasil diskusi menyeluruh antara manajemen dan tim pelatih.

Pertimbangannya, selain kebutuhan tim juga untuk kondisi performa pemain.

“Kami selalu berkomitmen pada pengembangan pemain. Kami menilai, peminjaman ke Persis Solo akan memberi Febri kesempatan bermain yang lebih konsisten,” kata Adhitia.

“Harapannya, saat kembali ke Persib Bandung, Febri sudah berada di level performa terbaiknya,” Dia menambahkan.

Pada musim ini, Febri Hariyadi baru bermain delapan penampilan dengan total 136 menit bermain.

Jumlah tersebut tentu belum ideal bagi pemain yang telah menjadi bagian dari Persib Bandung sejak 2016.

Febri Hariyadi di kenal sebagai pemain yang memiliki kecepatan serta karakter menyerang yang kuat.

Adhitia menambahkan, keputusan ini juga merupakan hasil komunikasi langsung dengan pelatih Bojan Hodak.

Dari hasil evaluasi bersama, Febri di nilai butuh jam terbang lebih banyak agar kembali menemukan ritme permainan terbaiknya.

BACA JUGA:

Sergio Castel Ingin Lampaui 2 Kompatriot Spanyol di Persib Bandung

“Berdasarkan komunikasi dengan coach Bojan, Febri memang membutuhkan menit bermain yang lebih banyak. Kami berharap kesempatan itu bisa ia maksimalkan bersama Persis Solo,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Febri Hariyadi Menikah dengan Marsha Hamrah

0
Febri Hariyadi fokusjabar.id
Pernikahan Febri Hariyadi (foto: persib.co.id)

KBB, FOKUSJabar.id: Gelandang serang Persib Bandung, Febri Hariyadi (Bow) resmi melepas masa lajang setelah menikahi Marsha Hamrah di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (8/2/2026).

Mengutip persib.co.id, akad nikah dan resepsi Febri Hariyadi di hadiri keluarga, kerabat dekat serta sejumlah tokoh penting.

BACA JUGA:

Sergio Castel Ingin Lampaui 2 Kompatriot Spanyol di Persib Bandung

Salah satunya, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Umuh Muchtar.

Manajer Persib Bandung ini di percaya menjadi saksi dalam akad nikah Febri Hariyadi-Marsha Hamrah.

Kehadiran Umuh menguatkan restu Persib Bandung untuk langkah-langkah baru Febri Hariyadi.

Febri menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar babak baru dalam hidupnya berjalan selaras dengan prestasi di lapangan hijau.

“Semoga lebih di lancarkan dalam kehidupan dan juga karier,” kata Bow.

Harapan yang sama di sampaikan Marsha. Dia juga berharap, karier suaminya bisa lancar dan sukses.

“Semoga ke depannya aspek kesehatan, karier dan rezeki senantiasa di mudahkan. Minta doa terbaik juga untuk kami karena ini awal dari kehidupan kami,” ungkap Marsha.

BACA JUGA:

Saddil Ramdani Bersyukur Persib Menang atas Malut United

Meskipun sudah terbang ke Thailand untuk memainkan pertandingan babak 16 Besar AFC Champions League Two kontra Ratchaburi FC, ucapan selamat mengalir dari pemain dan pelatih melalui video di lokasi pernikahan.

“Sukses juga buat Persib menjalani sisa kompetisi Super League 2025/2026 dan berprestasi di AFC Champions Legaue,” Febri menambahkan.

(Bambang Fouristian)

Kaum Hawa Wajib Tahu 3 Zat Gizi yang Berperan Besar bagi Tubuh

0
kaum hawa fokusjabar.id
Ilustrasi (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kebutuhan gizi kaum Hawa memiliki karakteristik tersendiri di banding kelompok lainnya. Faktor seperti perubahan hormon, menstruasi hingga kehamilan membuat tubuh perempuan memerlukan perhatian lebih dalam pemenuhan nutrisi harian.

Dalam praktiknya, kaum Hawa juga lebih rentan mengalami kekurangan zat tertentu yang berhubungan dengan produksi darah, fungsi saraf serta kesehatan reproduksi.

BACA JUGA:

9 Manfaat Belut untuk Kesehatan

Kondisi tersebut  dapat berdampak pada energi dan daya tahan tubuh.

Sejumlah pakar kesehatan menekankan pentingnya mencukupi beberapa zat gizi utama yang berperan besar dalam menjaga kebugaran perempuan.

Tiga nutrien yang kerap menjadi sorotan adalah zat besi, vitamin B12 dan folat.

Berikut tiga zat gizi penting tersebut:

  1. Zat Besi (Iron)

Mineral esensial untuk pembentukan hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Kekurangan zat besi sering terjadi pada perempuan usia subur dan dapat memicu anemia dengan gejala mudah lelah, pusing serta penurunan stamina.

Zat besi dapat di peroleh dari sumber hewani. Seperti daging merah, ayam dan ikan.

Selain itu dari bahan nabati. Yakni, bayam, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Penyerapan zat besi juga dapat meningkat bila di kombinasikan dengan makanan kaya vitamin C dalam menu sehari-hari. . Misalnya jeruk atau tomat.

2. Vitamin B12

Nutrisi penting untuk menjaga sistem saraf tetap sehat, membantu pembentukan sel darah merah serta mendukung fungsi otak.

Kekurangan vitamin ini dapat di tandai dengan kesemutan, lelah berkepanjangan hingga gangguan konsentrasi.

BACA JUGA:

Vitamin B12 banyak di temukan dalam produk hewani. Seperti telur, susu, daging, ikan serta olahan susu lainnya.

Perempuan yang membatasi konsumsi hewani perlu memperhatikan kecukupan asupannya.

3. Folat (Vitamin B9)

Nutrien yang berperan dalam pembentukan DNA dan regenerasi sel. Folat sangat penting terutama bagi perempuan yang merencanakan kehamilan karena membantu mendukung perkembangan awal janin.

Sumber folat dapat diperoleh dari sayuran hijau gelap, lentil, alpukat serta buah jeruk yang mudah di temukan dalam pola makan sehari-hari.

BACA JUGA:

Dinkes Bandung: Sertifikat Higiene Bukan Jaminan Makanan Aman 100 Persen

Para ahli menjelaskan, ketiga nutrisi tersebut saling berkaitan dalam mendukung produksi sel darah yang sehat serta menjaga metabolisme tubuh perempuan.

Pemenuhan kebutuhan zat gizi ini sebaiknya di lakukan melalui pola makan seimbang dan bervariasi. Bukan hanya mengandalkan suplemen tanpa pengawasan.

Jika perempuan berada dalam kondisi khusus. Seperti hamil atau memiliki masalah kesehatan tertentu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan kebutuhan nutrisi yang lebih tepat.

Dengan perhatian terhadap asupan zat besi, vitamin B12 dan folat, perempuan dapat menjaga kesehatan jangka panjang sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari secara optimal.

(Jingga)