spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 161

Priangan Bamboo Fest x Kriya 2026 Segera Digelar di Kota Tasikmalaya

0
Priangan Bamboo Fest fokusjabar.id
Panitia Priangan Bamboo Fest 2026, saat audiensi dan bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara, di ruangan kerjanya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Priangan Timur kembali akan menggelar Priangan Bamboo Fest x Kriya 2026.

Festival kerajinan bambu terbesar di wilayah Priangan Timur tersebut rencananya akan di mulai tanggal 14 hingga 18 Oktober 2026 di Gedung Pusat Promosi Industri dan Kerajinan (PPIK), Jalan Letnan Mashudi Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Hipmi Kota Tasikmalaya Serukan Jaga Kondusivitas Agar Dunia Usaha Makin Melesat

Sebagai langkah awal persiapan, panitia bersama pengurus HIMKI Priangan Timur dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Tasikmalaya, Sofian Zaenal Mutaqien melakukan audiensi (Koordinasi) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya.

Mereka di terima Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara. Pertemuan tersebut membahas poin-poin penting terkait rundown acara Priangan Bamboo Fest 2026.

Ketua Panitia sekaligus Pembina HIMKI Priangan Timur, Abdul Benyamin mengatakan, Bamboo Fest bukan sekadar pameran. Ajang ini di hadirkan membuka ruang pemasaran yang lebih luas bagi para pengrajin bambu dan anyaman sekaligus menjadi jembatan mempertemukan pelaku UMKM dengan calon investor.

Ia menuturkan, gelaran Bamboo Fest x Kriya 2026 akan memberikan ruang pemasaran bagi para pengrajin bambu dan anyaman lainnya.

Selain itu juga ingin menyerap investor agar industri kerajinan bambu di Tasikmalaya bisa semakin berkembang juga mampu naik kelas.

“Wilayah Priangan Timur selama ini di kenal sebagai salah satu pusat penghasil kerajinan bambu terbesar di Jawa Barat. Mulai dari mebel, perabot rumah tangga, dekorasi hingga produk fashion berbahan dasar bambu banyak di hasilkan oleh para pengrajin lokal Tasikmalaya,” ungkap Abdul Benyamin.

Ia mengaku, potensi besar itu belum sepenuhnya di manfaatkan secara maksimal. Banyak pengrajin yang masih kesulitan menembus pasar yang lebih luas karena keterbatasan promosi dan permodalan. Sehingga perlu di fasilitasi agar mereka mampu membuka pemasaran seluas-luasnya.

“Melalui Bamboo Fest 2026, kami ingin mengangkat kembali pamor dan kedikdayaan para pengrajin bambu Tasikmalaya hingga pasar global. Produk dan kualitasnya sudah bagus, tinggal bagaimana kita kemas, kita promosikan dan kita hubungkan dengan pasar dan investor,” ujarnya.

BACA JUGA:

Dicky Chandra: Jadikan Semangat Kemerdekaan untuk Membangun Tasikmalaya

Benyamin menjelaskan, Priangan Bamboo Fest 2026 memamerkan berbagai produk kriya dan berbahan baku bambu juga mendong, pandan, lidi termasuk produk-produk kuliner.

“Perbandingannya 60 persen untuk produk bambu/kriya dan 40 persennya produk kuliner. Jadi para pengunjung tidak hanya melihat-lihat produk kriya berbahan dasar bambu, namun juga bisa sambil menikmati produk kuliner khas lokal yang berkualitas tinggi,” paparnya.

Menurut Dia, Priangan Bamboo Fest 2026 akan di hadiri investor, buyer dan pengunjung dari berbagai daerah di Priangan Timur. Termasuk dari luar Tasikmalaya (Bandung, Yogjakarta, Jakarta, Sukabumi, Cirebon). Sehingga mampu memperluas pemasaran produk dan bahkan mampu menarik investor.

“Kita targetkan kunjungan hingga dua hingga tiga ribu orang. Target transaksi selama festival di angka Rp 5 miliar lebih,” terangnya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara menyambut baik rencana Priangan Bamboo Fest yang di gagas HIMKI. Ia menilai, kegiatan ini sejalan dengan upaya Pemkot dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM berbasis potensi lokal.

“Bambu itu identitas Tasikmalaya. Kalau di kelola dengan baik, ini bisa jadi ikon daerah dan potensi ekonomi kreatif sekaligus daya tarik wisata. Tentu kami siap mendukung, baik dari sisi perizinan, promosi maupun keterlibatan OPD terkait,” imbuhnya.

Bahkan ia mendorong agar dalam bamboo festival nanti tidak hanya ada pameran produk. Tapi juga workshop, talk show bisnis dan business serta pemasaran matching antara pengrajin dengan investor serta buyer dari luar daerah.

“Gelaran Bamboo Fest 2026 di yakini mampu menarik ribuan pengunjung selama beberapa hari pelaksanaan di Gedung PPIK. Selain pameran, panitia tentu harus menyiapkan pentas seni, lomba desain produk bambu hingga demo pembuatan kerajinan langsung oleh pengrajin,” jelas Dicky Candra.

BACA JUGA:

Dorong Inklusi Keuangan Kampus, Jurusan Ekonomi Pembangunan UNSIL Tasikmalaya Gelar Edukasi Pasar Modal

Dirinya berharap, melalui festival terbesar di Priangan Timur ini, para pengrajin bisa mendapatkan kontrak, akses pasar baru dan peningkatan kapasitas usaha hingga pemasaran global.

“Saya berharap, para pengrajin industri kreatif Tasikmalaya tidak hanya sukses jualan di area festival. Tapi produknya bisa masuk ke hotel, marketplace nasional hingga pasar Internasional,” tutupnya.

(Seda)

Susi Pudjiastuti: RUU Perampasan Aset, Inisiatif Bagus tapi Rawan jadi “Pisau Bermata Dua”

0
Susi Pudjiastuti fokusjabar.id
Susi Pudjiastuti

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menanggapi wacana RUU Perampasan Aset.

Ia menilai, inisiatif tersebut bagus namun tetap menyisakan kekhawatiran jika penegakan hukum di Indonesia belum benar-benar membaik.

‎BACA JUGA:

Susi Pudjiastuti Setuju Arahan Prabowo soal Kunjungan ke NTT

‎”Tapi kan hal-hal seperti itu sebetulnya pada saat penegakan hukum masih seperti ini itu juga menyisakan kekhawatiran tersendiri,” kata Susi, Kamis (27/8/2026) malam.

‎Susi khawatir UU tersebut bisa di salahgunakan untuk kepentingan politik.

‎”Takutnya itu nanti di pakai untuk memukul lawan politik atau lawan apa. Di satu sisi ya ini sebuah inisiatif yang bagus, tapi harus betul-betul di pastikan bahwa sistem hukum di kita jauh membaik indeks dan semuanya,” ujar Susi.

‎Ia menyebut, jika aparat penegak hukum tidak benar-benar bersih, maka RUU ini bisa menjadi “pisau bermata dua.”

‎”Kalau enggak kan juga seperti pisau bermata dua. Percuma,” katanya.

‎Susi menegaskan, pekerjaan rumah utama bangsa saat ini adalah memastikan penegakan hukum yang transparan, akuntabel dan tidak diskriminatif.

‎”PR yang utama negeri kita adalah penegakan hukum yang transparan, akuntabel, adil, tidak tajam ke bawah tumpul ke atas, tidak ada diskriminasi. Perlakuan hukum semua mendapat keadilan. Itu kan intinya,” ucap Susi.

‎Ia juga mewaspadai adanya “pasal-pasal karet” yang berpotensi di salahgunakan.

‎”Yang saya takutkan ada pasal-pasal karet yang bisa di pakai, di salahgunakan untuk kepentingan politik itu saja,” katanya.

‎BACA JUGA:

Susi Pudjiastuti Soroti Tongkang Batu Bara di Pangandaran: Pengusaha Harus Ganti Rugi

‎Meski demikian, Susi tidak menolak sepenuhnya RUU Perampasan Aset. Ia menilai, aturan itu tetap di butuhkan dengan catatan pembahasan di lakukan detail per pasal.

‎”Ya harus ada yang seperti itu tetapi pasal ke pasal itu harus betul-betul di lihat,” ujarnya.

‎Susi mengaku bukan ahli hukum, namun ia menekankan pentingnya bagaimana aturan itu di terapkan di lapangan.

‎”Saya bukan ahli hukum jadi enggak bisa secara straight forward. Tapi mengambil dari pemikiran bahwa sesuatu ada itu kadang-kadang it’s up to the use and how you use it. Bagaimana Anda memakai dan menerapkannya itu yang akan jadi persoalan kita semua,” pungkasnya.

(Sajidin)

Susi Pudjiastuti Setuju Arahan Prabowo soal Kunjungan ke NTT

0
Susi Pudjiastuti fokusjabar.id
Susi Pudjiastuti

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyatakan dukungannya terhadap pemikiran Presiden Prabowo Subianto terkait kunjungan pejabat ke lokasi bencana gempa bumi NTT.

‎Menurut Susi, kunjungan sebaiknya tidak di lakukan berdekatan dengan waktu kejadian bencana karena justru bisa merepotkan.

‎BACA JUGA:

Susi Pudjiastuti Soroti Tongkang Batu Bara di Pangandaran: Pengusaha Harus Ganti Rugi

‎”Jadi bukan presiden tidak peduli datang terlambat. Tapi tahu kalau datang awal akan merepotkan wilayah bencana, pejabatnya, orangnya, semuanya,” kata Susi saat di temui di kediamannya di Pangandaran, Kamis (27/8/2026) malam.

‎Susi Pudjiastuti bercerita berdasarkan pengalamannya saat membantu penyaluran logistik ke daerah bencana. Ia menyebut, kehadiran rombongan VIP membuat distribusi bantuan terhenti.

‎”Kenapa saya bicara begitu? Karena saya merasakan, kita kan kadang-kadang membantu logistik, pengangkutan. Kalau ada VIP, pergerakan logistik itu berhenti semua,” ujarnya.

‎Karena itu, Susi menilai pejabat yang tidak memiliki urusan langsung dengan penanganan bencana tidak perlu datang di awal-awal.

‎”Jadi memang sebaiknya ya pejabat yang tidak ada urusannya dengan bencana ya enggak usah datang awal-awal,” katanya.

‎Susi mengusulkan agar kementerian masing-masing membentuk crisis center untuk memonitor penanganan bencana. Petugas atau wartawan bisa di kirim untuk membuat dokumentasi dan di laporkan ke Jakarta.

‎”Kan bisa bikin crisis center di kementerian masing-masing. Kalau yang urus bencana kan sudah ada BNPB. Pemerintah bikin, di monitor, kirim wartawan atau petugas untuk bikin video supaya terlihat di Jakarta gitu kan,” ucapnya.

‎Ia mencontohkan saat bencana lalu, Wakil Menteri Komdigi langsung mengirimkan 20 unit Starlink untuk menjaga konektivitas di lokasi bencana.

‎BACA JUGA:

Susi Pudjiastuti Sambut Kedatangan Ketua DPD Demokrat Jabar di Pangandaran, Bahas Potensi Daerah Hingga Kolaborasi

‎”Kalau tidak ada konektivitas ya bisa kirim Starlink seperti kemarin Pak Wamenkomdigi langsung kirimkan 20 yang kita bawa ke sana,” katanya.

‎Susi juga menyoroti kebiasaan penyambutan pejabat di bandara saat terjadi bencana. Menurutnya hal itu tidak pantas.

‎”Enggak lucu juga kalau orang lagi habis kena bencana harus ke airport menyambut pejabat, bikin kalung-kalung selendang apa.  Jadi kayak artis nonton korban bencana,” tuturnya.

‎Ia pun menegaskan dukungannya agar pejabat datang setelah situasi sudah tertangani.

‎”Jadi, ya benar itu sangat benar. Saya sangat mendukung pemikiran Pak Presiden. Jadi, datang 2 minggu setelahnya, setelah semua settle, semua sudah terurus gitu loh,” pungkasnya.

(Sajidin)

Susi Pudjiastuti Soroti Tongkang Batu Bara di Pangandaran: Pengusaha Harus Ganti Rugi

0
Susi Pudjiastuti batu bara fokusjabar.id
Susi Pudjiastuti

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyoroti persoalan tongkang batu bara yang beberapa waktu lalu mencemari perairan Pangandaran.

Susi Pudjiastuti berharap, kondisi laut di pesisir selatan Jawa Barat bisa kembali bersih.

‎BACA JUGA:

Susi Pudjiastuti Sambut Kedatangan Ketua DPD Demokrat Jabar di Pangandaran, Bahas Potensi Daerah Hingga Kolaborasi

‎”Ya, semoga bersih kembali, itu aja,” kata Susi saat di temui di kediamannya di Pangandaran, Kamis (27/8/2026) malam.

‎Menurut Susi, pembersihan ceceran batu bara kurang optimal. Sebab sisa-sisa batu bara yang masih ada di laut sulit di jangkau.

‎”Mau di apain? Mau di pungutin ya paling yang dari pinggir loh, yang di laut kan enggak bisa,” ujarnya.

‎Susi mendesak pihak perusahaan bertanggung jawab atas insiden tersebut. Menurutnya, seharusnya pihak perusahaan di beri sanksi tegas. Salah satunya berupa ganti rugi kepada masyarakat terdampak.

‎‎”Harus bayar kerugian agar bisa untuk bangun apa gitu masyarakat di situ,” katanya.

‎Ia menilai, ganti rugi itu penting agar masyarakat pesisir yang terdampak pencemaran bisa kembali beraktivitas dan mendapatkan manfaat langsung.

‎Sebelumya, sebuah tongkang bermuatan batu bara 8.000 ton sengaja di damparkan di Pantai Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

‎Tongkang yang di tarik Tugboat Titan 33 itu mengalami kerusakan lambung hingga air laut masuk ke badan kapal.

‎BACA JUGA:

Terkait Dugaan Penipuan, Pendamping PKH Pangandaran Angkat Suara

‎Berdasarkan pemeriksaan Sat Polairud Polres Pangandaran, pintu lambung kanan tongkang rusak saat berlayar dari Palembang menuju Cilacap. Kerusakan itu membuat air laut masuk dan tongkang menjadi miring serta tidak stabil.

‎Insiden tersebut sempat mencoreng sejumlah pantai di Pangandaran beberapa waktu lalu.

‎Pemerintah Kabupaten Pangandaran juga telah berkoordinasi dengan KSOP dan pihak terkait untuk mendata kerugian serta menindaklanjuti tanggung jawab perusahaan pemilik tongkang.

(Sajidin)

Pelatih Persib Igor Tolic Waspadai Serangan Balik Manila Digger

0
Igor TOLIC Manila Digger fokusjabr.id
foto: web

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic bicara mengenai kekuatan Manila Digger yang akan di hadapi pada play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026).

Menurut Igor Tolic, pihaknya belum mengetahui pasti kekuatan tim lawan. Meski demikian, ia bakal berusaha mendapatkan gambaran mengenai kekuatan Manila Digger dengan mempelajari rekaman pertandingan musim sebelumnya.

BACA JUGA:

Uilliam Barros Absen versus Manila Digger FC

Dari pertandingan sebelumnya, tim pelatih Persib Bandung akan mencoba memetakan profil pemain sekaligus karakter permainan yang kemungkinan masih di pertahankan.

“Tidak banyak data tentang tim lawan. Tetapi kami mencoba mengumpulkannya dari tahun lalu dan dari pertandingan sebelumnya melawan mereka,” katanya.

“Jadi setidaknya kami tahu profil pemain untuk musim ini, dan kemudian kami dapat menemukan cara untuk melangkah ke depan,” jelasnya.

Igor Tolic menyadari Manila Digger telah melakukan perubahan komposisi pemain pada musim 2026/2027. Menurutnya, beberapa pemain lama di lepas dan sejumlah wajah baru di datangkan untuk menghadapi musim ini.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia ini akan memperkirakan karakter permainan wakil Filipina tersebut tidak akan banyak berubah.

Igor Tolic mengatakan, Manila Digger kemungkinan masih mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat serta kecepatan pemain ketika melancarkan serangan balik.

“Mereka melepas beberapa pemain dan mendatangkan pemain baru. Mereka sedang bersiap menghadapi kami dan datang ke sini untuk melaju di ACL,” ujarnya.

“Kami memperkirakan tim yang serupa seperti tahun lalu. Yakni, blok pertahanan rapat, pemain kuat, cepat dan siap melakukan serangan balik,” tuturnya.

BACA JUGA:

Ramon Tanque Dicoret dari DSP Persib Bandung, Ini Kata Adhitia Putra Herawan

Pada pertemuan sebelumnya, skuad Maung Bandung berhasil mengalahkan Manila Digger dengan skor 2-1. Meski demikian, hasil itu tidak di raih dengan mudah.

Untuk itu, Igor Tolic mengingatkan anak asuhnya agar tidak mengulangi kesalahan dengan memberikan ruang kepada lawan pada awal pertandingan nanti.

“Seingat saya, tahun lalu kami menang 2-1, tapi itu tidak mudah. Mereka memiliki beberapa peluang di awal sebelum kami berhasil mencetak gol dan menang. Saya harap tahun ini kami juga bisa meraih hasil serupa,” pungkasnya.

(Arif)

Igor Tolic Ungkap Kondisi Tim Persib Bandung

0
persib bandung fokusjabar,ud
Pelatih Persib, Igor Tolic (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan melakoni pertandingan play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 menghadapi Manila Digger, Senin (31/8/2026).

Menjelang pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat tersebut, pelatih Persib Bandung, Igor Tolic membeberkan kondisi pasukannya.

BACA JUGA:

Ramon Tanque Dicoret dari DSP Persib Bandung, Ini Kata Adhitia Putra Herawan

Menurut Igor Tolic, secara keseluruhan anak asuhnya dalam kondisi bagus. Beberapa pemain yang sebelumnya mengalami cedera sudah mulai bugar dan ikut berlatih.

Saat ini, pelatih asal Kroasia ini masih memantau perkembangan anak asuhnya sebelum menentukan daftar susunan pemain untuk menghadapi Manila Digger.

“Kondisi tim oke. Beberapa pemain baru kembali dari cedera dan kami masih akan melihat siapa yang siap untuk pertandingan nanti,” kata Igor Tolic.

Pada masa persiapan menghadapi Manila Digger, Igor Tolic menilai anak asuhnya sangat antusias dan menjalankan program latihan yang di berikan dengan maksimal.

Igor Tolic menegaskan, pada pertandingan nanti skuad Maung Bandung akan berupaya memberikan penampilan terbaiknya agar target meraih kemenangan bisa tercapai dan lolos ke AFC Champions League Two 2026/2027.

“Tapi, semua orang bekerja keras, mengasah penyerangan, pertahanan, hingga set piece. Jadi kami berusaha bersiap untuk pertandingan tersebut,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Ini Dia Nomor Punggung Skuad Persib Bandung Musim 2026/27

Sebelumnya skuad Maung Bandung sudah menggelar pemusatan latihan atau training center sekitar sepekan di Bali.

Selama pemusatan latihan, Persib juga melakoni dua pertandingan dalam turnamen pramusim Dewata Challenge Series dan dalam dua laga tersebut berhasil meraih kemenangan.

Kondisi pemain Persib Bandung saat ini dalam keadaan baik dan siap tempur. Tim pelatih terus memantau kebugaran serta pemulihan pemain yang mengalami cedera ringan.

Dengan persiapan yang intensif dan semangat kebersamaan, seluruh skuad optimis menghadapi pertandingan kontra Manila Digger.

(Arif)

Susi Pudjiastuti Sambut Kedatangan Ketua DPD Demokrat Jabar di Pangandaran, Bahas Potensi Daerah Hingga Kolaborasi

0
Pangandran, FOKUSJabar.id
Poto: Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto saat bertemu Susi Pudjiastuti

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, mendatangi kediaman mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Pangandaran, Kamis (27/8/2026) malam.

Anton menghadiri pertemuan tertutup selama dua jam tersebut bersama Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ciamis, Anjar Asmara, serta jajaran rombongan. Kedua pihak menikmati suasana diskusi santai di ruang tamu yang berlanjut dengan agenda makan malam bersama.

Baca Juga: Wakil Bupati Ciamis Belum Terisi, Ketua DPD Demokrat Jabar Sebut Nama Anjar Asmara

Agenda Silaturahmi dan Persiapan Program ‘Langit Biru’

Anton menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momen silaturahmi menjelang pelaksanaan aksi sosial bertajuk ‘Langit Biru’ yang berlangsung pada Jumat (28/8/2026).

“Bu Susi adalah salah satu tokoh Jawa Barat, maka kami pas ke Pangandaran, besok ada acara Langit Biru, kita bersilaturahmi ke kediaman beliau dan alhamdulillah diterima dengan baik,” kata Anton kepada wartawan.

Gagas Kolaborasi Aksi Lingkungan di Pangandaran

Diskusi kedua tokoh ini berfokus pada pengembangan potensi wilayah Kabupaten Pangandaran. Dalam pembahasan tersebut, Anton mendapati bahwa Susi Pudjiastuti telah lama menggerakkan aksi kebersihan lingkungan pantai bersama para siswa sekolah dasar.

“Intinya kita mengenai Pangandaran, terus apa saja potensi Pangandaran dan kita punya program Langit Biru. Ternyata Bu Susi sudah melakukan dari dulu kala. Anak-anak SD dikumpulin untuk bersih-bersih laut. Hari ini SD ini, besok SD mana. Ya intinya kita mungkin akan kolaborasi. Yang sudah bagus untuk Ibu Susi lakukan akan kita lakukan lagi,” ujar Anton.

Demokrat Jabar Buka Pintu Rekrutmen, Susi Tetap Fokus Kegiatan Sosial

Di samping pembahasan program lingkungan, Anton secara terbuka menawarkan kesempatan bergabung dengan Partai Demokrat bagi kerabat maupun kolega Susi.

“Ya kita sampaikan ya, siapa tahu mungkin ada keluarganya atau mungkin ada sahabatnya atau temannya Bu Susi yang mau bergabung ke Partai Demokrat, dengan senang hati kami terima,” ucapnya.

Menanggapi kunjungan tersebut, Susi Pudjiastuti menyebut pertemuan ini sekadar ajang pertukaran sapa antar kenalan lama.

“Oh, Pak Anton dulu kan di Komisi IV. Ya, ngobrol saja,” kata Susi.

Susi pun menegaskan posisinya untuk tetap berada di luar jalur politik praktis dan memilih fokus mengurus bisnis serta aksi sosial di kampung halamannya.

“Enggak lah, enggak di politik lah. Ngobrol saja,” ujar Susi.

(Sajidin)