spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 154

Hendak Salat Subuh, Mahasiswa di Ciamis Kaget Motor Yamaha Aerox Hilang Dicuri

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Polisi saat olah TKP kejadian pencurian sepeda motor di Lingkungan Desa Kolot Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Nasib naas menimpa Rivaldo Juliansyah (27), seorang mahasiswa asal Lingkungan Desa Kolot, Kelurahan Ciamis. Ia menelan kerugian materi hingga Rp 18 juta setelah pencuri menggasak sepeda motor Yamaha Aerox miliknya dari dalam rumah.

Aksi kejahatan ini menyasar motor warna perak biru berpelat nomor Z 5935 TAA. Saat kejadian, kendaraan tersebut sebenarnya terparkir di ruang dalam rumah korban.

Baca Juga: Kwarcab Ciamis Bekali 20 Pramuka Penegak Kemampuan Keprotokolan dan MC

Kapolsek Ciamis Kompol Alan Dahlan membenarkan adanya peristiwa pencurian kendaraan bermotor ini. Pihaknya menerima laporan kehilangan dari korban pada Sabtu pagi.

“Laporan hilangnya sepeda motor itu tadi sekitar pukul 04.30 WIB,” kata Kompol Alan Dahlan, Sabtu (29/8/2026).

Maling Merusak Gerbang Sebelum Beraksi

Alan menjelaskan kronologi singkat aksi nekat sang pencuri. Pelaku terlebih dahulu merusak pintu gerbang rumah korban agar bisa menerobos masuk.

Setelah berhasil menjebol pagar, maling langsung menyusup ke dalam ruangan rumah. Pelaku kemudian membawa lari motor Aerox tersebut tanpa menyisakan jejak.

Korban baru menyadari aksi pencurian ini saat hendak menunaikan ibadah subuh. Ketika melangkah keluar ruangan, ia mendapati tempat parkir motornya sudah kosong.

“Saat korban akan pergi ke Masjid motor sudah tidak ada pada tempat nya,” ucap Alan.

Polisi Gelar Olah TKP dan Buru Pelaku

Rivaldo yang kaget melihat motornya hilang langsung memberi tahu warga sekitar. Tak lama kemudian, ia melaporkan musibah ini ke Markas Polsek Ciamis.

Petugas kepolisian merespons cepat laporan tersebut. Tim penyidik segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti-bukti awal.

“Korban pun telah melaporkan kejadian itu kepada Polsek Ciamis dan kamu pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ucapnya.

Saat ini aparat Kepolisian Sektor Ciamis terus menggali petunjuk guna membongkar identitas pelaku. Polisi berjanji menuntaskan kasus pencurian ini secepatnya.

“Doa kan secepatnya kejadian pencurian ini bisa terungkap dan pelaku nya tertangkap,” ungkap Alan.

(Husen Maharaja)

BGN Hapus 80 Sekolah Elite dari Daftar Penerima MBG

0
program mbg BGN SPPG fokusjabar.id
Kepala BGN, Sudaryono

NASIONAL, FOKUSJabar.id: Badan Gizi Nasional (BGN) kembali melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Termasuk meninjau ulang kelompok yang selama ini tercatat sebagai penerima manfaat. Dari proses tersebut, sekitar 80 sekolah swasta yang masuk kategori elite diputuskan tidak lagi memperoleh alokasi MBG.

Kebijakan itu disampaikan Kepala BGN Sudaryono, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. Menurut BGN, sekolah-sekolah tersebut dinilai memiliki kemampuan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan makan para siswanya tanpa mengandalkan dukungan program pemerintah.

Baca Juga: BGN Kembalikan Uang Negara Rp311 Milyar dari SPPG Fiktif

Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan penerima manfaat MBG agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran. BGN tidak hanya memeriksa status sekolah, tetapi juga melakukan penyisiran terhadap data penerima dan penyaluran dana di berbagai daerah untuk menemukan potensi tumpang tindih maupun penggunaan anggaran yang tidak semestinya.

Sudaryono menyebut sekolah swasta yang dinilai mampu menjadi salah satu kelompok yang dikeluarkan dari penerima.

“Beberapa sekolah swasta yang memang swasta elite kan, yang saya kira tidak membutuhkan MBG. Beberapa sudah ada 80-an sekolah itu se-Indonesia, yang kemudian sekolah swasta khususnya, kita exclude untuk tidak terima MBG,” kata Sudaryono.

Sejumlah Nama Sekolah Muncul

Dengan pernyataan tersebut, jumlah sekolah yang dikecualikan lebih tepat disebut sekitar 80 atau 80-an sekolah karena BGN tidak menyebut angka tepat 80 sekolah.

Sejumlah nama sekolah muncul dalam penjelasan BGN sebagai contoh lembaga pendidikan yang tidak mendapatkan alokasi MBG, di antaranya Jakarta Intercultural School (JIS), Cikal, SMA Taruna Nusantara, Kemala Bhayangkari, dan Taruna Bhayangkara.

Kendati demikian, BGN belum menyampaikan daftar resmi lengkap seluruh sekolah yang termasuk dalam sekitar 80 sekolah tersebut kepada publik.

Pengecualian juga berkaitan dengan karakteristik sekolah berasrama. Pada sekolah dengan sistem pendidikan seperti itu, kebutuhan konsumsi siswa pada umumnya sudah menjadi bagian dari pengelolaan sekolah.

Taruna Nusantara menjadi salah satu contoh yang disebut Sudaryono ketika menjelaskan alasan tersebut.

“Sekolah-sekolah berasrama kan ada banyak. Seperti sekolah saya dulu SMA Taruna Nusantara, tidak kemudian mendapatkan MBG, karena itu sudah menjadi bagian dari kegiatan mereka sendiri-sendiri,’ jelasnya.

Pertimbangan Kemampuan Sekolah

Selain pertimbangan kemampuan sekolah, keputusan untuk mengurangi penerima juga berkaitan dengan kebutuhan anggaran pemerintah. Setiap tambahan penerima MBG berarti terdapat konsekuensi terhadap dana yang harus disiapkan negara.

“Salah satunya kita ingin, dapat dan enggak dapat kan pasti ada urusannya sama uang, kalau dapat berarti nambah uang, kalau enggak dapat kurangi uang.” jelasnya.

Karena itu, penyisiran penerima menjadi salah satu langkah yang dilakukan BGN dalam mengendalikan penggunaan anggaran program.

Evaluasi BGN kemudian menemukan persoalan lain pada basis data penerima. Sekitar 6 juta data disebut terindikasi mengalami pencatatan ganda.

Kondisi tersebut dapat terjadi ketika satu anak tercatat dalam lebih dari satu lembaga pendidikan, misalnya sebagai siswa di sekolah formal sekaligus sebagai santri di pesantren. Sudaryono mengatakan,

“Jadi ada double-double itu semua kita sisir, itu ada sekitar 6 jutaan. Angka tersebut merujuk pada data yang terindikasi ganda dan tidak serta-merta berarti enam juta orang benar-benar menerima makanan dua kali,” ujarnya.

Pembenahan juga dilakukan terhadap dapur yang menjalankan layanan MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam proses pemeriksaan, BGN menemukan 414 dapur yang tercatat telah memperoleh alokasi dana meskipun belum menjalankan operasional.

Sekitar Rp311 Miliar

Dana yang telah disalurkan untuk dapur-dapur tersebut kemudian ditarik kembali dan dikembalikan ke kas negara dengan nilai sekitar Rp311 miliar. “Termasuk ada beberapa dapur, belum beroperasi tapi sudah dikirimi duit, itu sudah kita ambil kita kembalikan ke kas negara sekitar Rp311 miliar, insya Allah manageable.”

Rangkaian evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memperbaiki tata kelola MBG, mulai dari validasi penerima hingga pengawasan penyaluran anggaran. Lembaga tersebut sebelumnya juga mengembangkan integrasi data penerima dengan basis data pendidikan.

Baca Juga: BGN Masih Moratorium, Sudaryono: Pemilik SPPG Harap Sabar

Proses validasi melibatkan sekolah dan pemerintah daerah dengan tujuan mengurangi kemungkinan adanya data penerima yang tumpang tindih dan memastikan bantuan diberikan kepada kelompok yang sesuai sasaran.

Penataan penerima juga berlangsung ketika pemerintah melakukan rasionalisasi terhadap anggaran MBG tahun 2026. Pagu yang sebelumnya berada di angka Rp268 triliun kemudian menjadi sekitar Rp229 triliun setelah dilakukan efisiensi.

Dalam perkembangan terbaru, realisasi anggaran MBG dilaporkan sekitar Rp117 triliun hingga Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat validasi penerima, penghapusan data ganda, serta penarikan kembali dana dari dapur yang belum beroperasi menjadi bagian penting dalam pengelolaan program.

Validasi Data dan Evaluasi

Di sisi lain, masyarakat dapat ikut memantau pelaksanaan MBG melalui Radar MBG yang disediakan BGN. Platform tersebut memuat informasi mengenai sekolah penerima, menu makanan, kandungan gizi, foto makanan, serta SPPG yang melayani wilayah tertentu.

Radar MBG diluncurkan pada Kamis, 13 Agustus 2026, sebagai sarana keterbukaan informasi terkait pelaksanaan program. Melalui sistem tersebut, masyarakat juga dapat mengecek status alokasi MBG pada sekolah tertentu.

Dengan adanya penyisiran tersebut, BGN menegaskan bahwa pelaksanaan MBG terus disesuaikan berdasarkan hasil validasi data dan evaluasi di lapangan.

Sekolah yang dinilai memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan konsumsi siswanya secara mandiri dapat dikeluarkan dari daftar penerima, sementara data yang terindikasi ganda dan penyaluran dana yang tidak sesuai operasional turut diperiksa.

Langkah ini diarahkan agar anggaran MBG dapat digunakan secara lebih terukur dan diberikan kepada kelompok yang memang menjadi sasaran program. (Berbagai Sumber)

(Jingga Sonjaya) 

Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Ciamis Beri Penghargaan kepada Pengurus

0
Ciamis@fokusjabar.id
Kwarcab Ciamis Beri Penghargaan kepada Pengurus.(fokusjabar.id/Mia)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis menutup rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65. Dengan menggelar resepsi tingkat Kwartir Cabang Kabupaten Ciamis Tahun 2026 di halaman Gedung Pramuka Ciamis, Sabtu (29/8/2026).

Dalam resepsi tersebut, Kwarcab Ciamis memberikan penghargaan kepada 29 orang yang telah memberikan pengabdian dan kontribusi terhadap Gerakan Pramuka.

Satu orang di antaranya menerima Bintang Melati, Wawan AS Arifin yang merupakan penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka. Selain itu, Kwarcab Ciamis juga memberikan Lencana Darma Bakti dan Lencana Karya Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas).

Baca Juga: Kwarcab Ciamis Bekali 20 Pramuka Penegak Kemampuan Keprotokolan dan MC

Sementara sebanyak 21 orang lainnya menerima Lencana Pancawarsa dari Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat atas pengabdian mereka dalam Gerakan Pramuka.

Resepsi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman Triyadi, Sekretaris Mabicab Ciamis, Dian Budiana, jajaran Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab).

Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), tokoh dan sesepuh Pramuka, pelatih, andalan. Serta seluruh aktivis Gerakan Pramuka yang selama ini menghidupkan kepramukaan di Kabupaten Ciamis.

Penutup Seluruh Rangkaian Kegiatan

Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Ciamis, Nanang Permana mengatakan resepsi tersebut. Menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ke-65 yang telah dilaksanakan sepanjang Agustus.

“Ini adalah penutupan acara rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65. Kita jadikan sebagai ajang silaturahmi bagi seluruh unsur yang selama ini terlibat dan berkontribusi. Dalam perkembangan Gerakan Pramuka di Ciamis,” ujar Nanang.

Lebih dari sekadar seremoni, Nanang menegaskan resepsi Hari Pramuka menjadi momentum untuk mengingat kembali. Proses pendidikan yang telah membentuk para anggota Pramuka.

Menurutnya, melalui seragam coklat, setiap anggota Pramuka pernah dibina untuk bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berbakti kepada negeri, serta mengamalkan Pancasila.

Mewakili Ketua Mabicab Ciamis yang juga menjabat sebagai Bupati Ciamis, Sekretaris Mabicab Ciamis, Dian Budiana, menyampaikan pesannya. 

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Kwarcab Ciamis dan seluruh pihak. Yang telah melaksanakan berbagai agenda penting dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65,” ujarnya.

Hari Pramuka Banyak Hikmah

Ia mengatakan, resepsi menjadi puncak sekaligus akhir dari rangkaian kegiatan. Namun, peringatan Hari Pramuka juga menyimpan banyak hikmah yang dapat dipetik dan diterapkan dalam kehidupan.

Hikmah pertama, kata Dian, adalah pentingnya senantiasa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebagaimana tercantum dalam poin pertama Dasa Dharma Pramuka.

“Setiap kegiatan Pramuka dimulai dan ditutup dengan doa. Itu mengajarkan kepada kita semua, andalkan Tuhan dulu, baru usaha,” katanya.

Selain nilai ketakwaan, Dian juga menyoroti hikmah kebangsaan dan cinta tanah air yang tertuang dalam nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka. Termasuk cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.

Ia menilai kecintaan terhadap Indonesia dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Seperti menjaga lingkungan, mengikuti kegiatan kerja bakti, serta menanam dan merawat pohon.

“Pramuka mengajarkan kita cinta Indonesia dari hal yang kecil, termasuk cinta lingkungan, cinta kerja bakti, dan juga menanam pohon,” ujarnya.

Kepramukaan Harus Tertanam Pada Generasi Muda

Dian berharap nilai-nilai kepramukaan terus tertanam kuat pada generasi muda Ciamis.

Resepsi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat pengabdian, persatuan, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengamalan Dasa Dharma dalam kehidupan.

Baca Juga: Polres Ciamis Bekuk Pengedar Minuman Keras

Dalam resepsi tersebut, terdapat sejumlah agenda penting. Salah satunya tausiyah yang disampaikan KH Aminuddin Ketua MUI Tasikmalaya.

Selain itu Kwarcab Ciamis juga menyerahkan dana hibah sebesar Rp12,5 juta kepada setiap Kwartir Ranting. Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan dan pembinaan kepramukaan di tingkat kecamatan.

Nanang menambahkan, resepsi juga dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng serta penampilan dari adik-adik Pramuka Penggalang yang sudah mengikuti Jamnas di Cibubur.

(Mia)

Wakil Bupati Kepincut Partai Demokrat, Begini Respon PSI Pangandaran

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Wakil bupati Pangandaran Ino Darsono saat di wawancarai wartawan.(fokusjabar.id/Sajidin)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ketertarikan Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono terhadap Partai Demokrat menjadi sorotan. Terlebih, belum lama ini Ino diketahui bertolak ke Solo, Jawa Tengah, untuk menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

‎Di tengah isu kedekatan Ino dengan Partai Demokrat, PSI Pangandaran memilih tidak berspekulasi. 

‎Ketua DPD PSI Pangandaran Ir. Yayan Sugiyantoro menyebut komunikasi politik dengan berbagai pihak merupakan hal yang wajar.

Baca Juga: Wakil Bupati Pangandaran Kepincut Partai Demokrat?

‎”Ya, biasa saja. Dalam politik kan komunikasi dengan siapa pun itu hal yang wajar. Apalagi beliau seorang Wabup,” ujar Yayan kepada fokusjabar.id melalui pesan WhatsApp Sabtu, (28/8/2026).

‎Menurutnya, soal apakah Ino Darsono benar-benar memiliki ketertarikan untuk bergabung dengan Partai Demokrat, hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Ino untuk menjelaskan.

‎”Soal kemudian ada yang menafsirkan Pak Wabup tertarik ke Demokrat atau bagaimana, sebaiknya ditanyakan langsung ke Pak Wabup. Saya tidak mau mendahului beliau,” katanya.

‎Ia menegaskan, PSI Pangandaran saat ini masih fokus menjalankan agenda dan kerja-kerja politik partai.

‎”Saat ini, PSI Pangandaran tetap fokus bekerja dan menjalankan agenda partai,” ujarnya.

‎Di sisi lain, terkait posisi Ino Darsono dalam struktur kepengurusan PSI Pangandaran, ia mengakui nama Ino memang belum tercantum dalam Surat Keputusan (SK) kepengurusan.

Baca Juga: Pemilu 2029, Partai Demokrat Pangandaran Optimis Pecah Telur

‎”Ya, memang belum masuk dalam SK kepengurusan PSI Pangandaran. Gak ada masalah, semua ada prosesnya,” katanya.

‎Sementara itu, isu ketertarikan Ino Darsono terhadap Demokrat mencuat setelah dirinya secara terbuka menyampaikan ketertarikan terhadap partai berlambang mercy tersebut dalam sebuah kegiatan Demokrat di Pangandaran.

‎Kini, langkah politik Ino menjadi perhatian, terlebih setelah pertemuannya dengan Jokowi di Solo bersama jajaran PSI. Dinamika tersebut membuat arah politik Wakil Bupati Pangandaran itu semakin menarik untuk dicermati menjelang Pemilu 2029.

(Sajidin)

ASN dan Wartawan Bandung Bagikan Sembako di Cimenyan

0
Bandung@fokusjabar.id
Sebanyak 70 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bandung dan pewarta mengikuti Fun Fishing Journalist X ASN dalam rangka memperebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026 Sabtu (29/8/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 70 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bandung dan pewarta mengikuti Fun Fishing Journalist X ASN dalam rangka memperebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026 Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Saung Balong Golden Hut, Kampung Pamoyanan, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, tersebut menjadi ajang rekreasi sekaligus mempererat silaturahmi antara ASN dan wartawan.

Tak hanya diisi dengan kegiatan memancing, Fun Fishing Journalist X ASN juga dirangkai dengan kegiatan sosial. Panitia menyalurkan 50 paket sembako kepada warga dhuafa dan lanjut usia (lansia) di RW 01 dan RW 03 Kampung Pamoyanan.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-20, Mulia Boga Raya Perkuat Kemitraan Strategis Bersama Bel S.A

Selain sembako, panitia turut menyerahkan sejumlah pohon produktif kepada warga sekitar untuk ditanam dan dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Anggota Komisi tiga DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan informal seperti ini penting untuk membangun hubungan emosional antara ASN dan pewarta.

“Dalam mempererat silaturahmi, bukan dalam ruang-ruang formal. Ini ruang informal. Hubungan emosional seperti ini harus dibuat dan harus didesain,” kata Rendiana.

Ia menyebut kegiatan yang diikuti sekitar 40 ASN dan 30 pewarta tersebut menjadi bentuk kolaborasi positif yang perlu terus didukung.

Berbagai Aktivitas Positif

Menurut Rendiana, sinergitas antara pemerintah dan media tidak harus selalu dibangun melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat diperkuat lewat berbagai aktivitas positif di luar rutinitas pekerjaan.

“Luar biasa. Terima kasih kepada teman-teman jurnalis yang sudah menginisiasi dan juga menjadi panitia dalam kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pewarta Balai Kota Bandung (PBB), Prima Putra Perdana atau Boim, mengatakan Fun Fishing Journalist X ASN merupakan bentuk kolaborasi antara Pewarta Balai Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung yang telah berlangsung selama empat tahun terakhir.

“Alhamdulillah, hari ini telah berlangsung kolaborasi yang sudah menjadi tradisi sejak empat tahun ke belakang antara Pewarta Balai Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung. Semoga kolaborasi dua entitas ini melalui kegiatan-kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk masyarakat bisa terus berlangsung,” ucapnya.

Ketua Pelaksana Fun Fishing Journalist X ASN, Evy Damayanti, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemkot Bandung dan kalangan wartawan.

Dari total 70 peserta, sebanyak 40 orang merupakan ASN yang mewakili hampir seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bandung. Sementara 30 peserta lainnya merupakan wartawan dari berbagai desk, mulai dari desk Pemkot Bandung, pengadilan, ekonomi, hingga desk lainnya.

“Selain mancing, acara hari ini juga memberikan 50 bantuan sembako dan pohon produktif berbagai jenis kepada warga dhuafa, lansia, dan warga sekitar,” katanya.

BKPSDM Kota Bandung

Dalam perlombaan tersebut, Didi dari BKPSDM Kota Bandung berhasil meraih juara kategori ikan terbanyak. Ia mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa kembali digelar.

“Alhamdulillah, senang. Semoga acara seperti ini ke depannya terlaksana lagi. Ini sudah luar biasa dari panitia. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang telah menyelenggarakan acara ini,” ucapnya.

Baca Juga: Antisipasi Kekeringan Sawah, Pemkot Bandung Siapkan 30 Pompa Air

Salah seorang warga Kampung Pamoyanan, Rina, turut menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima bantuan sembako.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti, terutama bagi warga lanjut usia dan dhuafa di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, mendapatkan bantuan sembako. Terima kasih bantuannya buat para lansia dan dhuafa. Terima kasih, sangat membantu sekali,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Kwarcab Ciamis Bekali 20 Pramuka Penegak Kemampuan Keprotokolan dan MC

0
Ciamis@fokusjabar.id
20 anggota Pramuka Penegak mengikuti pelatihan tata keprotokolan.(fokusjabar.id/Mia)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 20 anggota Pramuka Penegak mengikuti pelatihan tata keprotokolan yang diselenggarakan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis. Selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 29-30 Agustus 2026.

Pelatihan ini menjadi langkah Kwarcab Ciamis dalam menyiapkan anggota Pramuka yang memiliki kemampuan di bidang keprotokolan. Mulai dari mengatur tata acara, tata tempat, tata penghormatan. Hingga keterampilan berbicara di depan umum dan menjadi Master of Ceremony (MC).

Ketua Gerakan Pramuka Ciamis, Nanang Permana, secara langsung membuka kegiatan tersebut. Pembukaan juga dihadiri Sekretaris Kwarcab Ciamis Candra Utama. Serta Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Humas dan Media Informasi Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, Jujang.

Baca Juga: Polres Ciamis Bekuk Pengedar Minuman Keras

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah pemateri yang berasal dari berbagai instansi. Di antaranya Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Ciamis, Kodim 0613 Ciamis.

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemerintah Kabupaten Ciamis, serta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis.

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Humas dan Media Informasi Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, Jujang mengatakan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan dan pembinaan. Untuk meningkatkan kompetensi anggota Pramuka dalam menjalankan tugas pada kegiatan-kegiatan resmi.

Menurutnya, pemahaman mengenai keprotokolan diperlukan agar setiap kegiatan dapat terselenggara dengan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dalam mengatur tata acara, tata tempat, dan tata penghormatan secara profesional,” ujar Jujang.

Selain pembahasan mengenai tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai regulasi keprotokolan. Materi public speaking dan teknik dasar menjadi MC turut diberikan untuk menunjang kemampuan komunikasi para peserta.

Protokolan Harus Miliki Sikap Humanis

Dengan pembekalan tersebut, peserta diharapkan mampu menjalankan tugas dalam setiap kegiatan resmi secara teratur dan profesional. Tanpa meninggalkan nilai kesopanan serta penghormatan kepada tamu maupun pejabat yang hadir.

Jujang menambahkan, tugas seorang petugas protokol bukan hanya berkaitan dengan penerapan aturan. Sikap dalam memberikan pelayanan juga menjadi bagian penting yang harus dimiliki.

“Petugas keprotokolan harus memiliki sikap humanis, ramah, dan selalu memberikan pelayanan dengan senyum kepada setiap tamu,” katanya.

Baca Juga: Budaya Korve Ciamis Raih 3 Terbaik Regional Jawa-Bali

Menurut Jujang, seluruh peserta pelatihan nantinya dipersiapkan untuk mengambil peran sebagai petugas keprotokolan di lingkungan Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis. Karena itu, pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan profesionalitas mereka saat menjalankan tugas.

“Mereka yang mengikuti pelatihan ini akan menjadi petugas keprotokolan di Gerakan Pramuka Ciamis. Mudah-mudahan dengan pelatihan ini, mereka lebih matang dan profesional dalam melaksanakan tugasnya,” ungkap Jujang.

Jujang yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ciamis berharap pelatihan ini. Dapat melahirkan kader Pramuka yang memiliki kemampuan teknis, komunikasi yang baik, serta sikap pelayanan yang santun dalam menjalankan tugas keprotokolan.

(Mia)

Pemilu 2029, Partai Demokrat Pangandaran Optimis Pecah Telur

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Ketua DPC Partai Demokrat Pangandaran, Tarsuli.(fokusjabar.id/Sajidin)

‎PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: DPC Partai Demokrat Kabupaten Pangandaran memasang target meraih dua kursi DPRD pada Pemilu 2029. Target tersebut sebagai upaya partai untuk ‘pecah telur’ di Kabupaten Pangandaran.

‎Ketua DPC Partai Demokrat Pangandaran, Tarsuli, mengatakan pihaknya optimistis tantangan itu dapat direalisasikan pada Pemilu 2029 mendatang.

‎”Untuk 2029 kami di Pangandaran mudah-mudahan menghasilkan pecah telur di Pangandaran. Targetnya minimal dua kursi,” kata Tarsuli Sabtu, (29/8/2026).

Baca Juga: Mahasiswa KKN Unigal Pacu Ekonomi Warga Masawah Pangandaran Lewat Tanaman Hias

‎Tarsuli menegaskan target tersebut bukan sekadar harapan. Dia optimistis Partai Demokrat mampu mencetak dua kursi di DPRD Kabupaten Pangandaran pada Pemilu 2029.

‎”Insyaallah optimis, mungkin 2029 kami di Pangandaran bisa mencetak minimal dua,” katanya.

‎Selain mengejar target elektoral, Tarsuli mengatakan Partai Demokrat Pangandaran juga ingin ikut mendorong pembangunan daerah. 

‎Menurutnya, partai akan tetap bergandengan tangan dengan pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Pangandaran.

‎”Juga ikut mendorong dan membantu jalannya pemerintahan di Pangandaran. Kita tetap bergandengan tangan untuk membangun Pangandaran,” tuturnya.

‎Dia berharap langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Pangandaran yang semakin maju.

‎”Untuk suksesnya, untuk kebersamaannya Kabupaten Pangandaran, sesuai dengan semboyan yang dikatakan Ibu Bupati, Pangandaran itu melesat, melaju dengan cepat,” pungkasnya.

‎Sebelumnya, Target itu di sampaikan langsung Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto saat menghadiri kegiatan ‘Gerakan Langit Biru’ di Pantai Batuhiu, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Wakil Bupati Pangandaran Kepincut Partai Demokrat?

‎Seperti di ketahui, partai berlambang mercy ini pernah memiliki 1 kursi di DPRD Pangandaran periode 2014-2019. Namun pada Pemilu 2019 dan 2024, Demokrat Pangandaran tidak mendapatkan kursi sama sekali.

‎Anton mengaku optimis Demokrat Pangandaran akan kembali duduk di legislatif pada 2029.

‎”Insyaallah untuk Kabupaten Pangandaran, akan pecah telor di tahun 2029 nanti. Doakan saja,” ucap Anton kepada wartawan.

(Sajidin)