spot_imgspot_img
Jumat 3 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 152

Serobot Batas Negara, DPRD Kota Tasikmalaya Temukan Kejanggalan di Proyek Padel

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Yayasan Padi Nusantara Sejahtera (YPNS) membawa persoalan ini ke forum audiensi bersama Komisi I dan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Satpol PP. Pertemuan yang berlangsung di Aula Banggar DPRD

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Isu sengketa lahan kembali menghangat di Kota Tasikmalaya. Pembangunan fasilitas olahraga Padel Junjunan di Jalan Ir. H. Djuanda, Kecamatan Bungursari, memicu polemik serius setelah muncul dugaan penghilangan batas wilayah negara dalam proyek tersebut.

Yayasan Padi Nusantara Sejahtera (YPNS) membawa persoalan ini ke forum audiensi bersama Komisi I dan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Satpol PP. Pertemuan yang berlangsung di Aula Banggar DPRD, Rabu (11/02/2026), berlangsung tegang.

Baca Juga: Satgas PASTI Turun Tangan, OJK Jabar Soroti Dugaan Investasi Ilegal “MBA” di Pangandaran

Ketua Dewan Pembina YPNS, Iwan Restiawan, menegaskan bahwa batas wilayah merupakan aset negara yang tidak boleh diubah atau dihilangkan demi kepentingan apa pun.

“Batas wilayah itu hak negara. Tidak boleh ada pihak yang mengambil alih atau menghapusnya. Jika itu terjadi, maka konsekuensinya masuk pelanggaran hukum berat. Kami meminta operasional Padel segera berhenti,” tegas Iwan.

Ia juga menyoroti laporan dugaan pelanggaran yang sudah berada di unit Tipiter selama empat bulan tanpa perkembangan signifikan. YPNS kini berharap kepemimpinan Kapolres yang baru mampu mengusut persoalan tersebut secara tuntas.

Usai audiensi, anggota DPRD bersama pihak terkait langsung melakukan peninjauan lapangan. Hasil pengecekan memunculkan sejumlah temuan.

DPRD Soroti PBG yang Berdiri di Atas Dua Wilayah

Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, H. Wahid, menyampaikan bahwa tim tidak menemukan fisik saluran irigasi di lokasi proyek. Namun, jejak hulu dan hilir saluran menunjukkan keberadaan irigasi yang seharusnya melintasi area tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi I, Dodo Rosada, menyoroti aspek perizinan. Ia menemukan indikasi bahwa pihak pengelola hanya mengantongi satu Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), padahal bangunan berdiri di atas dua wilayah berbeda.

“Jika benar ada penghilangan batas wilayah, persoalannya tidak lagi sebatas administrasi atau denda perdata. Ini bisa masuk ranah pidana,” ujar Dodo.

DPRD Kota Tasikmalaya berkomitmen mengkaji persoalan ini secara menyeluruh, baik dari sisi yuridis normatif maupun fakta empiris di lapangan. Langkah tersebut bertujuan memastikan kepastian hukum sekaligus melindungi aset negara.

Kini publik menunggu sikap tegas pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menangani polemik ini. Pengambilan keputusan akan menjadi penentu arah penyelesaian, sekaligus tolok ukur komitmen dalam menjaga tata kelola ruang dan aset negara di Kota Tasikmalaya.

(Abdui)

Satgas PASTI Turun Tangan, OJK Jabar Soroti Dugaan Investasi Ilegal “MBA” di Pangandaran

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Ket foto : Satgas PASTI Otoritas Jasa Keuangan (ist)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Jawa Barat kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam penawaran investasi ilegal yang kembali marak.

Peringatan ini menyusul munculnya dugaan praktik investasi ilegal di wilayah Pangandaran oleh entitas berinisial “MBA”. Aktivitas tersebut diduga merugikan ribuan korban.

Baca Juga: Maraton Pelantikan 5 Pj Kades di Tasikmalaya, Pasirbatang Akhirnya Miliki Nahkoda Baru

Entitas “MBA” menawarkan investasi dengan janji imbal hasil tertentu tanpa mengantongi izin dari regulator sektor keuangan. Mereka menjalankan modus berkedok jasa periklanan dengan pola money game atau skema ponzi.

Menanggapi temuan tersebut, Satgas PASTI OJK Jawa Barat langsung menurunkan tim untuk melakukan penelusuran di lapangan. Satgas juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan sebelum memutuskan berinvestasi.

OJK mengingatkan masyarakat agar:

  1. Tidak mudah tergiur janji imbal hasil tinggi yang tidak masuk akal.
  2. Memastikan legalitas entitas dan produk keuangan yang ditawarkan telah mengantongi izin atau pengawasan dari otoritas berwenang.
  3. Waspada terhadap informasi yang mengatasnamakan OJK atau Satgas PASTI terkait proses pemeriksaan suatu entitas.

Untuk mencegah kerugian lebih luas, Satgas PASTI Jawa Barat memanggil pihak entitas terkait guna meminta klarifikasi mengenai legalitas usaha yang dijalankan.

2.167 Entitas Keuangan Ilegal

Satgas PASTI menegaskan, Pasal 237 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan melarang setiap pihak menghimpun, menyalurkan, atau mengelola dana masyarakat tanpa izin resmi dari OJK. Pasal 247 juga memberikan mandat kepada Satgas PASTI untuk mencegah dan menangani kegiatan usaha sektor keuangan tanpa izin.

Sepanjang 2025, Satgas PASTI menghentikan lebih dari 2.167 entitas keuangan ilegal, yang terdiri dari 2.263 pinjaman online ilegal dan 354 investasi ilegal. Banyak di antaranya menggunakan modus penipuan dengan meniru nama produk, situs, atau media sosial milik entitas resmi.

Satgas juga mencatat berbagai bentuk penipuan investasi, seperti tawaran kerja paruh waktu hingga skema money game atau ponzi yang menjanjikan keuntungan cepat.

Data menunjukkan total kerugian akibat investasi ilegal sejak 2017 hingga 2025 mencapai Rp142,22 triliun. Angka tersebut memperlihatkan besarnya dampak praktik keuangan ilegal terhadap masyarakat.

Kepala Kantor OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengapresiasi peran media dalam mengungkap dugaan investasi ilegal di Pangandaran.

“Kasus dugaan investasi ilegal ini sudah ditangani Satgas PASTI OJK Jawa Barat. Kami akan terus mengawal perkembangannya untuk melindungi masyarakat agar tidak muncul korban baru,” ujar Nofa, Rabu (11/2/2026).

Ia menegaskan, OJK terus menggencarkan edukasi dan literasi keuangan digital kepada seluruh lapisan masyarakat. OJK ingin masyarakat mampu mengenali ciri-ciri investasi ilegal, terutama yang menawarkan keuntungan tidak logis.

Nofa juga mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi dalam mengedukasi publik agar tidak mudah percaya pada tawaran investasi yang menggiurkan namun tidak memiliki izin resmi.

“Kami berharap masyarakat selalu memeriksa legalitas lembaga keuangan sebelum berinvestasi dan tidak tergoda iming-iming keuntungan tinggi yang berujung kerugian,” tegasnya.

(Seda)

Bursa Capres 2029 Mulai Menghangat, Dedi Mulyadi Masuk Radar Nasional

0
Dedi Mulyadi@fokusjabar.id
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.(Dokumen)

NASIONAL,FOKUSJabar.id: Dinamika politik menuju Pemilihan Presiden 2029 mulai mengemuka lebih cepat dari perkiraan. Sejumlah tokoh nasional hingga kepala daerah mulai masuk dalam percakapan publik sebagai figur potensial untuk kontestasi lima tahunan tersebut.

Salah satu nama yang mencuri perhatian ialah Dedi Mulyad. Basis dukungan kuat di Jawa Barat mendorong namanya masuk dalam radar kandidat yang dinilai memiliki peluang di tingkat nasional.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Turunkan Biaya Haji Lewat Pembangunan Kampung Haji

Fenomena ini menunjukkan peningkatan peran tokoh daerah dalam peta politik nasional. Publik kini tidak hanya melirik elite pusat, tetapi juga mempertimbangkan pemimpin dengan rekam jejak kuat di wilayahnya.

Indonesian Public Institute (IPI) memperkuat gambaran tersebut melalui survei terbaru terkait preferensi calon presiden 2029. Tim peneliti menggelar survei pada 30 Januari hingga 5 Februari 2026 dengan melibatkan 1.241 responden berusia 17 hingga 65 tahun di 35 provinsi.

IPI menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Hasilnya memberikan potret awal mengenai tokoh-tokoh yang mulai mendapat perhatian publik.

Dalam daftar sepuluh besar, KDM meraih elektabilitas 7,9 persen. Angka tersebut menempatkannya dalam persaingan ketat bersama sejumlah figur nasional.

Figur Nasional

Pramono Anung mencatatkan elektabilitas 7,8 persen, disusul Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan 7,5 persen. Sementara itu, Anies Baswedan mengungguli tipis dengan capaian 8,5 persen. Beberapa nama lain dari kalangan menteri dan kepala daerah turut mengisi daftar tersebut.

Peneliti IPI melihat kecenderungan publik yang mulai memberi ruang bagi pemimpin dengan kedekatan sosial dan pengalaman memimpin di daerah. Faktor rekam jejak dan interaksi langsung dengan masyarakat dinilai menjadi pertimbangan penting.

Meski demikian, peta ini masih sangat dinamis. Waktu yang panjang menuju 2029 membuka peluang pergeseran elektabilitas secara signifikan, seiring perubahan situasi politik nasional.

Hingga kini, KDM belum menyampaikan sikap resmi terkait kemungkinan maju dalam Pilpres 2029. Namun, kemunculan namanya dalam survei menunjukkan bahwa ruang kompetisi mulai terbuka bagi figur di luar lingkaran elite pusat.

Survei semacam ini biasanya menjadi indikator awal arah opini publik sekaligus memicu diskusi tentang siapa saja tokoh yang berpotensi tampil dalam panggung politik nasional mendatang.

(Jingga Sonjaya)

Maraton Pelantikan 5 Pj Kades di Tasikmalaya, Pasirbatang Akhirnya Miliki Nahkoda Baru

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Maraton Pelantikan 5 Pj Kades di Tasikmalaya, Pasirbatang Akhirnya Miliki Nahkoda Baru

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana haru bercampur lega menyelimuti warga Desa Pasirbatang, Kecamatan Manonjaya, setelah resmi dilantiknya Andi Herdiana sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Pasirbatang.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, Selasa (11/2/2026), di halaman Kantor Desa Pasirbatang. Momentum tersebut menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat yang menginginkan kepastian kepemimpinan pasca lengsernya kepala desa sebelumnya.

Akhir Penantian Warga

Sebelumnya, Desa Pasirbatang sempat mengalami kekosongan jabatan kepala desa selama beberapa bulan. Situasi tersebut terjadi setelah masyarakat melengserkan kades lama, Yudi Saparila, akibat krisis kepercayaan. Kondisi itu membuat warga mendesak pemerintah daerah agar segera menunjuk penjabat demi menjaga stabilitas pemerintahan desa.

Tokoh masyarakat Pasirbatang, Saepulrohman, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelantikan tersebut.

“Alhamdulillah, Pak Bupati sudah melantik penjabat desa di halaman kantor desa kami. Semoga ke depan Pasirbatang semakin maju dan penjabat baru ini bisa melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Lima Pj Kades Dilantik Secara Maraton

Pelantikan Andi Herdiana merupakan bagian dari agenda maraton Bupati Cecep Nurul Yakin. Dalam satu hari, sejak pagi hingga sore, Bupati berkeliling ke lima desa untuk melantik Penjabat Kepala Desa guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Lima penjabat kepala desa yang dilantik tersebut yakni:

  1. Jakaria, – Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah
  2. Ateng Dana Sasmita, – Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega
  3. Andi Herdiana, – Desa Pasirbatang, Kecamatan Manonjaya
  4. Fikri Firmansah, – Desa Parung, Kecamatan Cibalong
  5. Tito Ali Purnomo, – Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten

Pesan Bupati: Jujur dan Utamakan Pelayanan

Dalam sambutannya, Cecep menegaskan bahwa Penjabat Kepala Desa merupakan garda terdepan pemerintah daerah. Ia meminta para penjabat yang baru untuk mengedepankan integritas, transparansi, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Laksanakan dan utamakan pelayanan terhadap masyarakat. Yang paling utama adalah jujur dan terbuka dalam bekerja,” tegasnya.

Menurut Cecep, kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas tata kelola pemerintahan desa, baik dari sisi administrasi maupun pelayanan publik sehari-hari.

Pelantikan yang berlangsung di halaman kantor desa masing-masing juga menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.

Dengan hadirnya kepemimpinan baru, masyarakat Pasirbatang kini menaruh harapan besar agar roda pemerintahan kembali stabil, pembangunan desa berjalan lancar, dan suasana kondusif tetap terjaga.

(Abdul)

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Turunkan Biaya Haji Lewat Pembangunan Kampung Haji

0
Nasional, FOKUSJabar.id
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Turunkan Biaya Haji Lewat Pembangunan Kampung Haji

NASIONAL,FOKUSJabar.id: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan rencana strategis pembangunan kampung haji bagi jemaah Indonesia di Kota Suci Makkah. Program ini digagas sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia.

Rencana tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (8/2/2026), di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur.

Baca Juga: Indonesia–Australia Teken Traktat Keamanan Baru, Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut momentum tersebut sebagai kehormatan bersejarah bagi Indonesia. Pasalnya, untuk pertama kalinya Kerajaan Arab Saudi memberikan hak kepemilikan lahan di Makkah kepada Indonesia.

“Saya ingin melaporkan di hadapan para ulama dan keluarga besar NU bahwa untuk pertama kalinya Indonesia mendapat kehormatan dan hak untuk memiliki lahan di Kota Suci Makkah,” ujar Presiden.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi tonggak baru dalam hubungan bilateral Indonesia–Arab Saudi. Bahkan, ia menyebut pemerintah Saudi melakukan penyesuaian regulasi sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.

“Ini adalah pertama kali dalam sejarah Kerajaan Arab Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Makkah. Mereka bahkan mengubah undang-undang mereka khusus untuk memberikan penghormatan kepada bangsa Indonesia,” jelasnya.

Fasilitas Hunian yang Tertata

Kampung haji yang direncanakan akan dibangun secara bertahap itu diperuntukkan bagi warga negara Indonesia yang menunaikan ibadah haji maupun umrah. Kawasan tersebut akan lengkap dengaan fasilitas hunian yang tertata dan layak guna memastikan kenyamanan jemaah selama berada di Tanah Suci.

Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk menjamin kualitas hunian bagi seluruh jemaah Indonesia.

“Nanti semua jemaah terjamin mendapatkan hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak perlu ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi,” tegasnya.

Ia menargetkan dalam beberapa bulan ke depan pembangunan tahap awal sudah menghasilkan sekitar seribu kamar, dan akan terus berkembang dalam kurun waktu tiga tahun hingga kawasan tersebut dapat berfungsi optimal.

“Dalam beberapa bulan ke depan, insyaallah kita sudah akan memiliki kurang lebih seribu kamar. Selanjutnya akan terus kita kembangkan,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Presiden juga menekankan pembenahan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji, termasuk komitmen untuk menurunkan biaya haji bagi masyarakat Indonesia.

“Pelayanannya harus terbaik, dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” tandasnya.

Pembangunan kampung haji ini harapannya menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kenyamanan dan kepastian layanan bagi jemaah Indonesia, sekaligus mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi.

(Jingga Sonjaya)

Indonesia–Australia Teken Traktat Keamanan Baru, Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik

0
Nasional, FOKUSJabar.id
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Surce : Geridnra

NASIONAL,FOKUSJabar.id: Indonesia dan Australia membuka babak baru dalam hubungan bilateral setelah kedua negara menandatangani perjanjian keamanan strategis yang memperkuat koordinasi di kawasan Indo-Pasifik.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese meresmikan kesepakatan tersebut dalam pertemuan resmi di Istana Merdeka, Jakarta, pada 6 Februari 2026.

Baca Juga: Nama Tokoh Dunia di Dokumen Epstein Kembali Disorot

Kedua pemimpin menandatangani dokumen bertajuk Australia–Indonesia Treaty on Common Security, yang menjadi kerangka baru kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan.

Melalui traktat ini, Indonesia dan Australia meningkatkan mekanisme komunikasi. Sserta konsultasi apabila muncul ancaman yang berpotensi mengganggu stabilitas kedua negara maupun kawasan.

Meski pemerintah belum mempublikasikan dokumen lengkapnya, kedua pihak menyatakan perjanjian tersebut memperluas kerja sama yang selama ini telah terjalin. Ruang lingkupnya mencakup penguatan latihan militer bersama, pertukaran pendidikan pertahanan, serta koordinasi kebijakan strategis di tingkat regional.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kesepakatan ini tidak menggeser prinsip politik luar negeri bebas aktif. Jakarta memastikan setiap bentuk kerja sama tetap menghormati kedaulatan nasional dan kepentingan strategis Indonesia.

Di sisi lain, Canberra memandang Indonesia sebagai mitra kunci dalam menjaga stabilitas Indo-Pasifik. Posisi geografis Indonesia yang strategis serta perannya di Asia Tenggara menjadikan hubungan kedua negara semakin relevan dalam menghadapi dinamika kawasan.

Perjanjian ini hadir di tengah kompleksitas tantangan keamanan. Mulai dari isu maritim, perubahan konstelasi geopolitik, hingga kebutuhan menjaga keseimbangan dan perdamaian regional.

Kedua negara juga menegaskan bahwa traktat tersebut tidak diarahkan kepada negara tertentu. Indonesia dan Australia memfokuskan kerja sama ini pada penguatan stabilitas dan keamanan bersama.

Selain sektor pertahanan, hubungan bilateral RI–Australia terus berkembang di bidang ekonomi, pendidikan, serta pertukaran masyarakat. Penandatanganan traktat keamanan ini mempertegas komitmen kedua negara untuk membangun kemitraan strategis yang lebih solid di masa mendatang.

Dengan langkah tersebut, Jakarta dan Canberra menunjukkan keseriusan menjaga kawasan Indo-Pasifik tetap aman, stabil, dan terbuka bagi kerja sama yang konstruktif.

(Jingga)

Tak Terima Diklaim BPBD, Organisasi Rentan Duduki Kantor Sekda Garut

0
organisasi rentan fokusjabar.id
Audensi Organisasi Rentan dengan Sekda dan BPBD Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Organisasi Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (Rentan) mendatangi kantor Sekda Garut Jawa Barat (Jabar), Rabu (11/2/2026).

Mereka protes atas dugaan klaim BPBD Garut yang di gelar DPC Rentan, Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) dan Wanita Binangkit Indonesia (WBI) terkait mitigasi bencana di Kampung Cijaringao Desa Sukajaya Kecamatan Sukaresmi, Senin (9/2/2026) lalu.

BACA JUGA:

Darurat Longsor, Sekolah Sungai Cimanuk Gencar Sosialisasi Mitigasi Bencana

Dugaan klaim BPBD Garut tersiar di Media Sosial (Medos) Instagram dan pemberitaan di sejumlah media. Sehingga membuat pengurus DPD Rentan Jabar dan DPC Garut naik pitam.

Sekda Garut, Nurdin Yana menerima silaturahmi dan audensi pengurus Rentan. Mereka menyampikan kekesalannya atas klaim pihak BPBD.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman menyanggah klaim tersebut. Menurut Dia, dua orang anggotanya hadir ke lokasi dan memberikan dukungan.

Namun pernyataan Daris Hilman di bantah Ketua DPD Rentan Jawa Barat, Toni Sonjaya. Dia menyebut, apa yang di sampaikan pihak BPBD hanya merupakan dalih. Faktanya di daftar tamu tidak ada dari pihak BPBD Garut yang hadir.

“Jauh-jauh hari Kami sudah bersurat. Jangankan dukungan yang sifatnya berbentuk materi, Kami meminjam tenda saja tidak di realisasi,” ungkapnya.

“Parahnya lagi, postingan di medsos yang secara resmi framing acaranya seakan-akan di lakukan BPBD,” Toni menambahkan.

BACA JUGA:

KSB Jaringao Garut Gelar Mitigasi Longsor Skala Besar

Pihaknya berharap, BPBD Garut meminta maaf secara terbuka dan mengubah tayangan tersebut. Judulnya, kegiatan mitigasi bencana atas inisiasi DPC Rentan Garut, SSC dan WBI yang di bantu Dinas Kesehatan, TBI/Polri serta masyarakat Desa Sukajaya Kecamatan Bayongbong.

Sekda Garut, Nurdin Yana menyampaikan permohonan maaf atas tayangan kegiatan kemanusiaan Rentan, SSC dan WBI.

“Saya perintahkan Pak Daris (BPBD Garut) segera mengubah tayangan dan menampilkan rekan-rekan relawan selaku inisiator kegiatan penanaman pohon,” kata Nurdin Yana.

Selain itu, Sekda juga meminta BPBD Garut agar memberikan dukungan penguatan kepada lembaga relawan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, organisasi Rentan, Sekolah Sungai Cimanuk dan Wanita Binangkit Indonesia (WBI) Garut menanam 5 ribu pohon di Kampung Cijaringao Desa Sukajaya Kecamatan Sukaresmi, Senin (9/2/2026).

Penanaman 5 ribu pohon tersebut sebagai langkah nyata mitigasi bencana pascalongsor yang terjadi dua bulan lalu di wilayah tersebut.

Selain fokus pada penanganan lingkungan, acara tersebut juga di kolaborasikan dengan layanan kesehatan dan santunan sosial.

Direktur Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) Garut, Mulyono Khaddafi menegaskan, penanaman 5 ribu pohon adalah hasil rekomendasi dari sosialisasi mitigasi bencana yang di lakukan sebelumnya.

Dia menyebut, Kampung Cijaringao butuh vegetasi tanaman keras untuk mengikat tanah yang labil.

“Salah satu hasil mitigasi, lokasi longsor tersebut perlu tamanan keras untuk mengantisipasi longsor susulan,” kata Mulyono.

Mulyono mengajak seluruh masyarakat Desa Sukajaya untuk memelihara dan menjaga pohon-pohon tersebut agar tumbuh maksimal. Dengan begitu, menjadi benteng alam bagi kita semua.

(Bambang Fouristian)