spot_imgspot_img
Jumat 3 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 150

Bluebird Luncurkan 50 Unit Taksi Listrik di Kota Bandung

0
bandung@fokusjabar.id
Bluebird Group resmi meluncurkan layanan taksi listrik pertama di Kota Bandung dengan menghadirkan 50 unit armada e-Bluebird berbasis kendaraan listrik BYD e6

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bluebird Group resmi meluncurkan layanan taksi listrik pertama di Kota Bandung. Dengan menghadirkan 50 unit armada e-Bluebird berbasis kendaraan listrik BYD e6.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan transportasi ramah lingkungan sekaligus memperkuat kesiapan layanan menjelang periode Ramadan dan Lebaran.

Kehadiran armada listrik tersebut di nilai relevan dengan karakter mobilitas masyarakat Bandung. Yang di dominasi aktivitas sosial, kuliner, dan gaya hidup.

Baca Juga: Satgas PASTI Turun Tangan, OJK Jabar Soroti Dugaan Investasi Ilegal “MBA” di Pangandaran

Selama bulan Ramadan dan masa libur Lebaran, pola perjalanan warga biasanya meningkat. Untuk keperluan berbuka puasa bersama, silaturahmi, hingga perjalanan keluarga.

Untuk memudahkan akses, layanan e-Bluebird dapat di pesan melalui call center maupun aplikasi MyBluebird. Armada taksi listrik juga di siagakan di berbagai titik strategis.

Antara lain di Stasiun Bandung, Stasiun KCJB Padalarang dan Tegalluar, Mal Paris Van Java (PVJ), Paskal 23. Trans Studio Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, serta pool Cititrans Adiipati Ukur.

Seluruh armada di operasikan dengan standar layanan Bluebird, di dukung pengemudi profesional. Dan kendaraan terawat guna memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi pelanggan.

General Manager Bluebird Group Bandung Ken Edithya menyampaikan, kehadiran e-Bluebird sebagai langkah penting dalam transformasi layanan transportasi di Kota Bandung.

“Kami ingin menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin dinamis, khususnya dalam mendukung aktivitas masyarakat Bandung. Selama bulan Ramadan,” ungkap Ken usai Peluncuran Taksi Listrik Bluebird di Malaka Hotel Kota Bandung, Kamis (12/2/2026).

Dengan layanan ini, lanjut Ken, tujuannya supaya masyarakat bisa lebih tenang bepergian tanpa khawatir soal kemacetan dan keterbatasan parkir.

Ken berharap, dengan taksi listrik dapat menjadi pilihan utama warga untuk berbagai kebutuhan perjalanan harian dengan akses yang semakin mudah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Agus Didik Suseno, menyambut positif inovasi tersebut.

Menurutnya, kehadiran taksi listrik sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Armada ini menjadi bagian dari solusi mobilitas yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri sangat penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik secara bertahap dan terukur,” kata Agus.

Kenyamanan Wisatawan

Sementara itu, Ketua Tim Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Bandung, Andika Indra menilai, bahwa mobilitas yang andal. Berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan wisatawan di Kota Bandung.

“Kehadiran taksi listrik Bluebird mendukung Bandung sebagai destinasi wisata modern. Akses transportasi yang nyaman dan berkelanjutan sangat penting, terutama saat lonjakan kunjungan di musim liburan dan Ramadan,”katanya.

Selain meluncurkan armada listrik, Bluebird juga memperkuat kesiapan operasional selama Ramadan. Dan Lebaran melalui berbagai layanan, yakni Bluebird, Goldenbird, Bigbird, dan Cititrans dengan total lebih dari 700 armada.

Baca Juga: Wings Air Resmi Buka Rute Bandung–Yogyakarta

Selama periode Ramadan, layanan Bluebird banyak di manfaatkan untuk perjalanan berbuka puasa, ziarah, dan silaturahmi. Sementara Goldenbird dan Cititrans melayani kebutuhan perjalanan antar kota, serta Bigbird untuk rombongan keluarga maupun komunitas.

Memasuki periode Lebaran, arus balik di perkirakan menjadi puncak permintaan layanan. Pada 2025, Kota Bandung mencatatkan pertumbuhan transaksi Bluebird tertinggi di bandingkan kota lain. Dengan kenaikan 37 persen di bandingkan periode sebelum Ramadan.

Melalui kehadiran e-Bluebird dan kesiapan layanan yang lebih menyeluruh, Bluebird Group menegaskan komitmennya dalam mendukung. Mobilitas berkelanjutan sekaligus memastikan kelancaran perjalanan masyarakat Bandung selama Ramadan dan Lebaran.

(Yusuf Mugni)

Ketua GPI Soroti Kinerja Kejari Kota Banjar Terkait Dugaan Korupsi

0
banjar@fokusjabar.id
Anggota DPRD Kota Banjar saat rapat paripurna

BANJAR, FOKUSJabar.id: Ketua Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Banjar Aan Setiana menyoroti kinerja Kejaksaan Negeri Kota Banjar dalam penanganan kasus korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 yang saat ini sudah naik ke tahap penyidikan. 

Menurut Aan, naiknya status dari penyelidikan ke penyidikan jangan hanya dijadikan alat oleh Kejari untuk menakut nakuti. Karena, buktinya sampai hari ini Kejaksaan belum mengumumkan siapa yang menjadi tersangka dalam dugaan korupsi tersebut..

“Jangan di jadikan alat, apalagi untuk meraup keuntungan dari dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 ini,” ungkap Aan Setiana, Kamis (12/2/2026). 

Baca Juga: Setahun Kepemimpinan Sudarsono–Supriana, Aliansi Pemuda Nilai Banjar “Stagnan”

Citra baik Kejaksaan, lanjut dia, jangan sampai tercoreng karena para oknum yang memanfaatkan dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 ini.

Dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar, Aan menyampaikan, bahwa seperti kasus estafet yang sengaja tidak di selesaikan langsung pada era kepemimpinan sebelumnya.

“Awas, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 ini,” ujarnya. 

Dalam kasus tersebut, Aan berharap, pihak Kejari Kota Banjar, untuk transparan. Karena, masyarakat saat ini menunggu juga terus memantau  kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2.

“Kejari Kota Banjar tentu harus transparan, karena kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 ini. Sedang jadi sorotan masyarakat,” tegasnya.

Pengembalian Kerugian Negara

Dan yang lebih menarik dari kasus tersebut, Aan menegaskan yaitu terkait soal pengembalian kerugian negara sebesar Rp3,5 miliar. Dari total kerugian itu nominal yang sudah di kembalikan baru Rp1,7 miliar.

Baca Juga: DPRD Banjar Dorong Tirta Anom Sediakan Air Siap Minum di Ruang Publik

“Dengan demikian sehingga masih ada kerugian negara yang sampai saat ini belum dikembalikan sebesar 1,8 miliar. Dari kasus jilid 2 ini yang menariknya itu soal belum baliknya semua kerugian negara,” tuturnya.

Jika dalam kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 tersebut, Aan menambahkan, yaitu Kejari fokus terhadap pengembalian uang kerugian negara. Sudah di pastikan jumlah tersangka akan bertambah.

“Pasalnya dari keseluruhan 48 anggota DPRD yang menikmati uang tunjangan baru sebagian yang sudah mengembalikan. Jika fokusnya ke pengembalian keuangan, tersangkanya pasti akan banyak,” pungkasnya.

(Agus Purwadi)

Diskominfo Pangandaran Cerdaskan SDM Desa Lewat Digital

0
pangandaran@fokusjabar.id
Suasana program jemput bola bertajuk "Kominfo Saba Desa" di Desa Babakan

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran menggelar program jemput bola bertajuk “Kominfo Saba Desa”.

‎Program ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di tingkat pemerintahan desa. Sekaligus menggali potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna.

‎‎Sebelumya Diskominfo mengaku telah melaksanakan kegiatan tersebut. Di Desa Selasari dan Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran pada Selasa, 10 Februari 2026 kemarin.

Baca Juga: Perdana, Casabadia Villas Pangandaran Hadirkan Buka Puasa Casabadia Tropical Delight

‎Fokus materi yang disampaikan meliputi tiga pilar utama kebutuhan desa saat ini yaitu, optimalisasi pengelolaan media sosial untuk branding desa.

Implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) untuk efisiensi administrasi, serta pelatihan teknis live streaming untuk publikasi kegiatan desa.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari, menjelaskan bahwa Kominfo Saba Desa lahir dari semangat silaturahmi. Dan berbagi pengetahuan (knowledge sharing) antara pemerintah kabupaten dan desa.

‎”Kegiatan ini merupakan inisiatif untuk mendekatkan pelayanan kami langsung ke desa,” ujar Tonton Guntari melalui keterangan resminya. Kepada FOKUSJabar.id pada Kamis, (12/2/2026),

‎Meski di laksanakan dengan semangat gotong royong dan efisiensi anggaran, Namun Tonton mengatakan bahwa. Tujuannya sangat jelas, yaitu ingin wawasan perangkat desa mengenai teknologi digital semakin terbuka. 

‎”Sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan transparan,” ucapnya.

Desa Menyambut Antusias

‎‎Menurut Tonton, Pihak Desa sangat menyambut antusias program ini. Dia menilai bahwa penguasaan teknologi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan bagi instansi pemerintahan di era modern.

“Digitalisasi ini sudah menjadi sebuah tuntutan yang harus kami kuasai,” katanya.

Baca Juga: Grand Palma Pangandaran Hadirkan 150 Menu Istimewa untuk Buka Puasa Tahun Ini

‎Oleh karena itu, Kehadirannya sangat membantu para pihak desa, terutama dalam hal teknis seperti live streaming. Dan Tanda Tangan Elektronik yang memang sedang kami butuhkan untuk meningkatkan kinerja desa.

‎Melalui sesi ini, Diskominfo berharap seluruh desa mampu mengelola informasinya secara mandiri dan profesional. Serta siap beradaptasi dengan sistem pemerintahan berbasiselektronik (SPBE). 

‎”Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program Saba Desa ini ke desa-desa lain di wilayah Kabupaten Pangandaran secara bertahap,” pungkasnya.

(Sajidin)

Berani Kejar Jambret, Mahasiswi Ini Dapat Penghargaan Kapolresta Yogyakarta

0
Mahasiswi yogyakarta fokusjabar.id
Mahasiswi yogyakarta dapat piagam penghargaan dari Polisi (foto: web)

YOGYAKARTA, FOKUSJabar.id: Keberanian seorang mahasiswi di Jogja menuai apresiasi dari banyak pihak. Terutama dari kepolisian setempat.

Mahasiswi asal Kendal, Jawa Timur tersebut berhasil mengggagalkan aksi penjambretan setelah mengejar dan menabrak pelaku yang kabur menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA:

Ketua DPRD Kota Surabaya Tutup Usia, PDI Perjuangan Berduka

Atas aksi heroiknya tersebut, Polresta Yogyakarta memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

Melansir detiknews, peristiwa itu terjadi di Jalan Menteri Supeno, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Senin (9/2/2026) lalu sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Eviana dan temannya Ayunda tiba-tiba di jambret pelaku berinisial WY (38) alias Koko alias Siheng yang mengincar HandPhone milik korban yang di simpan di dasbor motor.

Tanpa ragu, Eviana dan Ayunda mengejar pelaku menggunakan sepeda motor hingga akhirnya berhasil menabrak motor jambret tersebut yang terjatuh di dekat SD Muhammadiyah Pakel.

“Terus saya kejar. Waktu sampai di perempatan Jalan Pakel Baru, saya pepet dan motornya agak kesenggol. Nekat mengejar spontan saja. Karena barang berharga di curi,” tegas Eviana.

Upaya mengejar pelaku jambret yang di lakukan wanita berusia 21 tahun tersebut tidak sia-sia. Meski saat terjatuh pelaku sempat kabur dan meninggalkan motornya, Eviana berteriak “maling” hingga membuat warga di sekitar lokasi ikut mengejar jambret.

BACA JUGA:

Omzet Produk Kerajinan Jabar di Inacraft 2026 Rp450 Juta

Sebagai bentuk penghargaan, Kapolresta Yogyakarta memberikan piagam apresiasi kepada mahasiswi jurusan teknik sipil,  Universitas Teknologi Yogyakarta itu.

Penghargaan tersebut di harapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk tidak takut melawan kejahatan. Namun dengan cara yang aman dan bijak.

“Mereka Inisiatif untuk melawan kejahatan itu. Memiliki keberanian itu sangat luar biasa, apalagi mereka berdua (Eviana dan Ayunda) adalah perempuan. Kita sangat apresiasi,” ungkap Kombes Pol Eva Guna Pandia.

“Saya jamin tidak ada (pidana). Kita mengapresiasi mereka membela, benar kita apresiasi,” Dia menambahkan.

Kapolresta Yogyakarta meminta masyarakat tidak takut dan khawatir ketika membantu mengamankan wilayahnya dari tindak kriminal. Dia bilang, hal itu merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

(Cita Amalia)

Hujan Deras di Ciamis Picu Bencana Longsor

0
hujan deras ciamis fokusjabar.id
Jalur jalan yang tertimpa tebing longsor di wilayah Kecamatan Cidolog

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Hujan deras dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir ini menyebabkan bencana longsor di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Longsor di Kabupaten Ciamis berdampak pada beberapa bangunan rumah warga mengalami kerusakan.

BACA JUGA:

Cuaca Ekstrem Mengancam, Bupati Ciamis Minta Desa Perkuat Mitigasi Bencana

Longsor juga menyebabkan bangunan SDN terancam terseret dari tebing yang mengalami longsor.

Berdasarkan data dari BPBD Ciamis, sebuah rumah milik warga ambruk. Penyebabnya, kondisi struktur bangunan sudah lapuk. Sehinga tidak kuat menahan guyuran hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat bencana tersebut. Hanya saja para pemilik rumah mengalami kerugian materi.

“Kejadian longsor di wilayah Desa Jelegong Kecamatan Cidolog mengakibatkan arus lalu lintas penghubung Dusun Jelegong-Karangsari  lumpuh total,” kata Ani, Kamis (12/2/2026).

Menurut Dia, kejadian longsor selanjutnya terjadi di wilayah Dusun Kertaharja Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga. Di sana, Tembok Penahan Tanah (TPT) TPU ambrol.

Matrial TPT mengancam sebuah bangunan sekolah yang lokasinya sekitar 15 meter dari titik longsor.

“Jarak dengan bangunan SDN 2 Bangunharja menyisakan 15 meter dari titik longso tebing itu,” ucapnya.

BACA JUGA:

Damkar Banjarsari Ciamis Bersihkan Tanah di Jalan Pamarican

Ani menyebut, para korban terdampak bencana alam sudah di berikan bantuan logistik kedaruratan oleh Pemkab Ciamis melalui BPBD.

“Pemilik rumah yang terkena musibah sudah diberi bantuan logistik kedaruratan,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Bupati Garut Perintahkan Kades Transparan dan Ikuti Arahan Pusat

0
Bupati Garut transparan fokusjabar,id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai berkunjung ke Desa Sukalaksana. Giat tersebut di pusatkan di Desa Ciburial Kecamatan Samarang, Rabu (11/2/2026) kemarin.

Menurut Bupati Garut, kunjungan tersebut di lakukan untuk memonitor perkembangan desa sekaligus menjadi momen perpisahan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD), Wawan Nurdin yang memasuki masa purna bakti.

BACA JUGA:

Tak Terima Diklaim BPBD, Organisasi Rentan Duduki Kantor Sekda Garut

Dia mengapresiasi pengabdian Wawan Nurdin yang telah bertugas selama 37 tahun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.‎

‎”Saya tahu percis, Beliau mulai berkiprah dari bawah. Sehingga punya modal yang kuat ketika menjadi Kepala DPMD,” kata Bupati Garut.‎

‎Syakur juga memberikan arahan kepada perangkat desa terkait tantangan yang di hadapi kepala desa saat ini.

Dia menilai, dinamika masyarakat yang semakin terbuka dan kritis menuntut tata kelola pemerintahan desa yang semakin akuntabel.

‎”Oleh sebab itu, laksanakan seperti yang kita bisa laksanakan. Di mata saya kepala desa sangat kompak dan kekompakan ini menjadikan banyak hal yang bisa dikerjakan bersama,” katanya.

“Laksanakan semua tugas dengan baik sesuai ketentuan dan arahan pemerintahan pusat. Mulai dari Simpedes hingga pengelola keuangan yang akuntable,” Bupati menambahkan.

‎Wakil Ketua DPRD Garut, Ayi Suryana mengapresiasi Desa Sukalaksana. Dia menilai telah berhasil bertransformasi menjadi salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Garut.

BACA JUGA:

UPT Puskesmas Cilawu Garut Raih Predikat WBK

“Kami juga apresiasi atas peran pembinaan Pak Kadis (Wawan Nurdin) dalam membimbing para kepala desa selama ini,” singkat Ayi Suryana.

(Y.A. Supianto)

Epriyanto Daftar Lagi Ketum Perbasi Jabar, Ini Target PON 2028

0
Perbasi jabar fokusjabar.id
Epriyanto Kasmuri

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Epriyanto Kasmuri menyatakan kesiapan untuk kembali memimpin kepengurusan provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat (Jabar) 2026–2030.

Petahana melakukan pendaftaran sebagai calon Ketua Umum Perbasi Jabar masa bakti 2026–2030 setelah menyerahkan persyaratan pencalonan di sekretariat Perbasi Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung.

BACA JUGA:

Perbasi Jabar Butuh Sosok Pemimpin ‘Gila Basket’

Hadir tanpa di dampingi pengusungnya, Ketua Umum Perbasi Jabar masa bakti 2021-2025 ini di terima langsung petugas penerima pendaftaran, Deana Muharama Setiawan.

Epriyanto menyerahkan persyaratan yang sudah di isi lengkap, surat dukungan dari pengcab Perbasi kota/kabupaten serta bukti transfer biaya pendaftaran sebesar Rp150 juta.

“Untuk surat dukungan, saya serahkan sesuai batas minimal. Yakni 9 daerah termasuk bukti transfer biaya pendaftaran Rp150 juta,” katanya.

“Saya daftar sendiri tanpa di hadiri pengcab Perbasi kota/kabupaten pendukung. Ini sebagai bentuk kemandirian,” kata Epriyanto.

Menurut Dia, organisasi cabang olahraga harus mampu berdiri mandiri. Artinya, saat ini tidak bisa sepenuhnya bergantung pada dana hibah pemerintah.

Untuk itu, dia bertekad membawa bola basket Jabar sebagai mitra strategis dalam industri olahraga yang profesional dan berkelanjutan.

“Target ke depan menyempurnakan program-program yang belum maksimal. Saya akan optimalkan lagi kepengurusan sesuai  kompetensidi bidangnya masing-masing,” kata Dia.

BACA JUGA:

PBPI Jabar Diminta Tingkatkan Pembinaan Prestasi

Dari sisi pembinaan prestasi, Epriyanto menargetkan untuk lebih meningkatkan prestasi bola basket Jabar di level nasional. Salah satunya, meraih minimal dua medali emas pada gelaran PON XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya mulai ambil peran di Perbasi Jabar pada masa bakti 2021-2025. Saat itu kondisi minus dan langsung di hadapkan pada persiapan babak kualifikasi PON XX,” ungkapnya.

“Sudah ada peningkatan prestasi dari PON XX tahun 2021 di Papua dan PON XXI tahun 2024 di Aceh, meski belum sampai pada titik optimal yakni medali emas. Dan untuk PON XXII tahun 2028 di NTB, saya menargetkan minimal dua emas dari 4 nomor yang di pertandingkan,” Epriyanto menambahkan.

Selain pembenahan dari sisi organisasi dan pembinaan prestasi, Epriyanto berencana melakukan terobosan dalam hal pendidikan dan kesehatan atlet.

Dia menegaskan pentingnya keseimbangan antara prestasi dan pendidikan dalam pembinaan olahraga yang juga di dukung oleh kesehatan para atletnya.

“Saya berencana menggandeng perguruan tinggi untuk memberikan beasiswa kepada atlet-atlet berprestasi. Salah satu rencana kerja sama yang akan di jalin adalah dengan Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB). Sehingga para atlet tidak hanya unggul dalam prestasi olahraga tapi juga memiliki pendidikan yang mumpuni sebagai bekal masa depan,” ujarnya.

Dari sisi aspek kesehatan atlet, Epriyanto mengaku akan menjalin kerja sama dengan Primaya Hospital serta BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan jaminan kesehatan, para atlet di harapkan dapat bertanding secara maksimal tanpa rasa khawatir terhadap risiko cedera maupun perlindungan pascakarier.

“Jika kembali di percaya, kita akan perbaiki dan evaluasi seluruh bidang untuk mencapai target utama di PON 2028 dengan meraih medali emas. Ini bukan hanya tentang melanjutkan kepemimpinan, tetapi tentang menyempurnakan dan menguatkan fondasi bola basket Jabar agar lebih profesional, mandiri dan berprestasi,” Epriyanto menegaskan.

(ageng)