spot_imgspot_img
Jumat 3 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 149

Longsor Timbun Jalan di Mekarsari, Damkar Rancah Gerak Cepat

0
Rancah Ciamis Longsor fokusjabar.id
Personel Damkar pos wmk Rancah saat membersihkan material tanah longsor

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Tebing longsor di Dusun Samarang Desa Mekarsari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) longsor.

Meterial tebing longsor berupa tanah menutupi jalan gang di wilayah Dusun Samarang. Sehingga tidak bisa di lalui kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.

BACA JUGA:

Hujan Deras di Ciamis Picu Bencana Longsor

Karena jalan tersebut bagi masyarakat cukup vital, Damkar pos WMK Rancah membersihkan material tanah yang menggunung.

“Kejadian longsor Rabu (11/2/2026) sore kemarin saat hujan deras,” kata Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto, Kamis (12/2/2026).

Menurut Trisyanto, pihak Damkar pos WMK Rancah di mintai bantuan Pemerintahan Desa Mekarsari untuk membersihkan material tanah longsor.

“Alhamdulillah, saat ini kondisi jalan sudah kembali bisa di lalui kendaraan dan pejalan kaki,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Selama Ramadan, Pemkot Bandung Perketat Razia PMKS Juga Club Malam

0
bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Yusuf Mugni/fokusjabar.id)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) akan memperketat patroli penertiban gelandangan dan pengemis
serta memastikan penutupan tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadan 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, langkah tersebut di lakukan untuk menjaga kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah puasa.

Farhan menyebut, dalam operasi penertiban yang telah di gelar sebelumnya, petugas gabungan dari Dinas Sosial dan Satpol PP mengamankan 77 orang.

Baca Juga: Satpol PP Kota Bandung Bongkar Bangunan Tanpa PBG

Yang terindikasi sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 20 orang yang tercatat ber-KTP Kota Bandung.

“Dari berbagai daerah bahkan ada juga yang datang dari luar Jawa. Semuanya sudah kita bina, di tampung sementara lalu di kembalikan ke daerah asal masing-masing,” kata Farhan, Kamis (12/2/2026).

Ia menegaskan, patroli akan di lakukan secara berkelanjutan sepanjang Ramadan untuk memastikan ruang publik tidak di salahgunakan.

“Operasi akan terus berjalan. Bagaimanapun juga kami harus memastikan ruang publik tetap tertib, aman dan nyaman untuk masyarakat,”katanya.

Terkait arus pendatang, Farhan mengakui Pemkot tidak dapat memantau sejak awal kedatangan. Namun, apabila terjaring razia, mereka akan menjalani pembinaan sebelum di fasilitasi kembali ke daerah asal.

Baca Juga: Bluebird Luncurkan 50 Unit Taksi Listrik di Kota Bandung

“Kita bina dulu, masuk ke rumah penampungan, setelah itu baru kita fasilitasi untuk kembali ke kampung halaman masing-masing. Itu akan terus kita lakukan,” jelasnya.

Selain penertiban PMKS, Pemkot Bandung juga memastikan penutupan tempat hiburan malam selama Ramadan. Kebijakan tersebut akan di tuangkan dalam surat edaran resmi yang segera di terbitkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Penutupan tempat hiburan malam selama bulan puasa itu wajib. Sama seperti pada hari besar keagamaan lainnya. Surat edarannya segera keluar,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Bupati Garut Pantau Bapokting di Pasar Guntur Ciawitali

0
Bupati garut Bapokting fokusjabar.id
Bupati Garut di pasar Guntur Ciawitali

GARUT, FOKUSJabar.id: Jelang bulan Ramadan, Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin monitoring harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) ke Pasar Guntur Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (12/2/2026).

Syakur menyebut, tujuan kunjungan tersebut untuk mengecek ketersediaan serta keterjangkauan harga pangan. Mengingat pola konsumsi masyarakat biasanya meningkat saat momen “munggahan” hingga Lebaran.

BACA JUGA:

Bupati Garut Perintahkan Kades Transparan dan Ikuti Arahan Pusat

“Saya tugaskan Kepala Disperindag ESDM untuk terus monitoring. Usahakan tahun ini harga tidak lebih dari tahun kemarin,” tegas Syakur.

Bupati Garut juga menekankan pentingnya sinergi dengan Dinas Pertanian untuk mengumpulkan para petani champion guna menjamin ketersediaan pasokan lokal.

Bupati garut Bapokting fokusjabar.id
Bupati dan Sekda Garut di Pasar Guntur Ciawitali

Syakur menyoroti tantangan sektor pertanian Garut yang harus meningkatkan produktivitas melalui intensifikasi lahan di tengah maraknya alih fungsi lahan.

“Saya minta Dinas Pertanian mengumpulkan champion-champion untuk meminta mereka menjamin ketersediaan bapokting. Terutama yang menjadi produsen kita,” ungkapnya.

Terkait kenaikan harga beberapa komoditas, Bupati Garut menilai hal tersebut sebagai hukum ekonomi akibat perubahan pola konsumsi.

Meski begitu, Bupati Garut mengimbau agar para produsen dan pedagang tidak mengambil keuntungan secara berlebihan.

“Kita edukasi supaya jangan berlebihan. Karena ini juga jadi atensi Pak Prabowo dan Mendagri agar menjaga stabilitas harga produk bapokting,”  kata Syakur.

BACA JUGA:

Tak Terima Diklaim BPBD, Organisasi Rentan Duduki Kantor Sekda Garut

Menurut Dia, pemerintah segera  menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Karenanya, program tersebut nantinya bisa menjaga stabilitas harga pangan. Khususnya beras.

Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi mengatakan, ada kenaikan harga pada sejumlah komoditas sayuran. Seperti cabai merah, bawang merah, cabai merah keriting dan tomat.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang menghadapi kenaikan harga tersebut.

“Hari ini Pak Bupati memastikan ketersediaan stok di Pasar Guntur dan pasar yang lain semuanya aman tersedia. Jadi masyarakat harus tenang. Barangnya ada banyak, perkembangan harga walaupun ada kenaikan tapi masih stabil,” ungkap Ridwan.

Dia menyebut, Pemkab Garut berencana melakukan penataan kawasan pasar pasca-Idul Fitri.

(Bambang Fouristian)

Satpol PP Kota Bandung Bongkar Bangunan Tanpa PBG

0
bandung@fokusjabar.id
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung membongkar bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Jalan Pandanwangi, Kelurahan Cijawura, Kota Bandung Kamis (12/2/2026) (Ist)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung membongkar bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Jalan Pandanwangi, Kelurahan Cijawura, Kota Bandung Kamis (12/2/2026).

Tindakan ini menjadi penertiban pertama yang di lakukan pada 2026 setelah seluruh tahapan administrasi dan prosedur sesuai ketentuan di selesaikan.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Bandung, Yayan Ruyandi mengatakan, bangunan tersebut sebelumnya telah melalui proses penindakan oleh Dinas Ciptabintar karena tidak memiliki PBG.

Baca Juga: Bluebird Luncurkan 50 Unit Taksi Listrik di Kota Bandung

Bangunan ini tidak memiliki PBG. Karena itu di proses oleh Dinas Ciptabintar, mulai dari surat teguran pertama, kedua, dan ketiga, hingga terbit Surat Keputusan Wali Kota,”kata Yayan Kamis (12/2/2026).

Yayan menjelaskan, detelah SK Wali Kota di terbitkan, Satpol PP melanjutkan tahapan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) sebelum pembongkaran di lakukan.

“Ada surat pernyataan 7 hari kerja, kemudian surat peringatan pertama 3 hari kerja, kedua 2 hari kerja, dan ketiga 1 hari kerja. Setelah seluruh tahapan selesai, barulah di lakukan penertiban,” jelasnya.

Proses Sejumlah Titik

Selain di Cijawura, Satpol PP juga tengah memproses sejumlah titik lain yang melanggar ketentuan perizinan bangunan. Berdasarkan hasil pertemuan bersama Wali Kota dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana, terdapat delapan lokasi yang sudah masuk tahap Surat Peringatan Kedua (SP2).

Baca Juga: Satgas PASTI Turun Tangan, OJK Jabar Soroti Dugaan Investasi Ilegal “MBA” di Pangandaran

“Kurang lebih ada delapan titik yang sudah kita terbitkan SP2 dan tinggal satu tahapan lagi, yaitu SP3. Salah satunya besok akan kita laksanakan di Jalan Banda, Kecamatan Bandung Wetan,” katanya.

Oleh karna itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan perizinan bangunan demi ketertiban dan keselamatan bersama. Ia menyoroti masih banyaknya bangunan liar yang berdiri di atas saluran air dan branhang, yang berpotensi memicu banjir.

“Bangunan di atas saluran air dan branhang ini yang menjadi perhatian, karena bisa menyebabkan banjir. Penertiban seperti ini akan terus kita lakukan ke depan,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Wabup Tasikmalaya Lepas Petinju Zildan Wakili Jabar di VNW–BPI Nasional

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Wabup Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi melepas atlet tinju Zildan Muhammad Rizki yang akan bertarung mewakili Jawa Barat dalam ajang VNW–BPI 2026 di TVRI Senayan, Jakarta

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, melepas keberangkatan atlet tinju binaan Pertina Kabupaten Tasikmalaya, Zildan Muhammad Rizki, yang akan bertanding pada ajang Victoria Novianti Widjaja Boxing Promotion Indonesia (VNW–BPI) di Jakarta.

Zildan di jadwalkan bertarung pada 13 Februari 2026 pukul 19.30 WIB di Studio Auditorium Bung Karno, TVRI Senayan, Jakarta Pusat.
Mewakili Jawa Barat, ia akan menghadapi Daniel Limbong, petinju asal Sumatera Utara.

Pelepasan di lakukan bersama Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya dan jajaran Disparbudpora. Wabup Asep menegaskan, dukungan terhadap atlet berprestasi merupakan komitmen pemerintah daerah.

Baca Juga: TP-PKK Tasikmalaya Bentuk 10 Pojok Rokok, Edukasi Warga Soal Bahaya Asap Rokok

“Zildan adalah contoh nyata potensi atlet muda Tasikmalaya. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan talenta seperti ini mendapat dukungan,” kata Asep Sopari Al Ayubi, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, pembinaan olahraga memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Ia menilai keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk melahirkan atlet berprestasi di level nasional.

Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Erry Purwanto, menyebut Zildan sebelumnya meraih medali emas BK Porprov 2025 di Pelabuhan Ratu. Prestasi tersebut menjadi pintu masuk ke level nasional profesional.

Baca Juga: Camat dan Polsek Taraju Tasikmalaya Tinjau Limbah MBG, Enam SPPG Dievaluasi Kamis Besok

“Ini momentum penting bagi olahraga tinju Kabupaten Tasikmalaya. Kami berharap Zildan mampu meraih hasil maksimal,” ujarnya.

Dukungan juga di berikan Sera Sani Foundation melalui bantuan pembinaan bagi Zildan. Langkah ini di harapkan menjadi pemicu lahirnya atlet-atlet potensial lainnya dari Kabupaten Tasikmalaya.

Di bawah bimbingan pelatih Dede Chema, Zildan telah menorehkan sejumlah gelar juara tingkat Jawa Barat dan Priangan Timur. Keikutsertaannya di VNW–BPI menjadi langkah strategis menuju level profesional nasional.

(Farhan)

Bluebird Luncurkan 50 Unit Taksi Listrik di Kota Bandung

0
bandung@fokusjabar.id
Bluebird Group resmi meluncurkan layanan taksi listrik pertama di Kota Bandung dengan menghadirkan 50 unit armada e-Bluebird berbasis kendaraan listrik BYD e6

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bluebird Group resmi meluncurkan layanan taksi listrik pertama di Kota Bandung. Dengan menghadirkan 50 unit armada e-Bluebird berbasis kendaraan listrik BYD e6.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan transportasi ramah lingkungan sekaligus memperkuat kesiapan layanan menjelang periode Ramadan dan Lebaran.

Kehadiran armada listrik tersebut di nilai relevan dengan karakter mobilitas masyarakat Bandung. Yang di dominasi aktivitas sosial, kuliner, dan gaya hidup.

Baca Juga: Satgas PASTI Turun Tangan, OJK Jabar Soroti Dugaan Investasi Ilegal “MBA” di Pangandaran

Selama bulan Ramadan dan masa libur Lebaran, pola perjalanan warga biasanya meningkat. Untuk keperluan berbuka puasa bersama, silaturahmi, hingga perjalanan keluarga.

Untuk memudahkan akses, layanan e-Bluebird dapat di pesan melalui call center maupun aplikasi MyBluebird. Armada taksi listrik juga di siagakan di berbagai titik strategis.

Antara lain di Stasiun Bandung, Stasiun KCJB Padalarang dan Tegalluar, Mal Paris Van Java (PVJ), Paskal 23. Trans Studio Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, serta pool Cititrans Adiipati Ukur.

Seluruh armada di operasikan dengan standar layanan Bluebird, di dukung pengemudi profesional. Dan kendaraan terawat guna memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi pelanggan.

General Manager Bluebird Group Bandung Ken Edithya menyampaikan, kehadiran e-Bluebird sebagai langkah penting dalam transformasi layanan transportasi di Kota Bandung.

“Kami ingin menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin dinamis, khususnya dalam mendukung aktivitas masyarakat Bandung. Selama bulan Ramadan,” ungkap Ken usai Peluncuran Taksi Listrik Bluebird di Malaka Hotel Kota Bandung, Kamis (12/2/2026).

Dengan layanan ini, lanjut Ken, tujuannya supaya masyarakat bisa lebih tenang bepergian tanpa khawatir soal kemacetan dan keterbatasan parkir.

Ken berharap, dengan taksi listrik dapat menjadi pilihan utama warga untuk berbagai kebutuhan perjalanan harian dengan akses yang semakin mudah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Agus Didik Suseno, menyambut positif inovasi tersebut.

Menurutnya, kehadiran taksi listrik sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Armada ini menjadi bagian dari solusi mobilitas yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri sangat penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik secara bertahap dan terukur,” kata Agus.

Kenyamanan Wisatawan

Sementara itu, Ketua Tim Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Bandung, Andika Indra menilai, bahwa mobilitas yang andal. Berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan wisatawan di Kota Bandung.

“Kehadiran taksi listrik Bluebird mendukung Bandung sebagai destinasi wisata modern. Akses transportasi yang nyaman dan berkelanjutan sangat penting, terutama saat lonjakan kunjungan di musim liburan dan Ramadan,”katanya.

Selain meluncurkan armada listrik, Bluebird juga memperkuat kesiapan operasional selama Ramadan. Dan Lebaran melalui berbagai layanan, yakni Bluebird, Goldenbird, Bigbird, dan Cititrans dengan total lebih dari 700 armada.

Baca Juga: Wings Air Resmi Buka Rute Bandung–Yogyakarta

Selama periode Ramadan, layanan Bluebird banyak di manfaatkan untuk perjalanan berbuka puasa, ziarah, dan silaturahmi. Sementara Goldenbird dan Cititrans melayani kebutuhan perjalanan antar kota, serta Bigbird untuk rombongan keluarga maupun komunitas.

Memasuki periode Lebaran, arus balik di perkirakan menjadi puncak permintaan layanan. Pada 2025, Kota Bandung mencatatkan pertumbuhan transaksi Bluebird tertinggi di bandingkan kota lain. Dengan kenaikan 37 persen di bandingkan periode sebelum Ramadan.

Melalui kehadiran e-Bluebird dan kesiapan layanan yang lebih menyeluruh, Bluebird Group menegaskan komitmennya dalam mendukung. Mobilitas berkelanjutan sekaligus memastikan kelancaran perjalanan masyarakat Bandung selama Ramadan dan Lebaran.

(Yusuf Mugni)

Ketua GPI Soroti Kinerja Kejari Kota Banjar Terkait Dugaan Korupsi

0
banjar@fokusjabar.id
Anggota DPRD Kota Banjar saat rapat paripurna

BANJAR, FOKUSJabar.id: Ketua Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Banjar Aan Setiana menyoroti kinerja Kejaksaan Negeri Kota Banjar dalam penanganan kasus korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 yang saat ini sudah naik ke tahap penyidikan. 

Menurut Aan, naiknya status dari penyelidikan ke penyidikan jangan hanya dijadikan alat oleh Kejari untuk menakut nakuti. Karena, buktinya sampai hari ini Kejaksaan belum mengumumkan siapa yang menjadi tersangka dalam dugaan korupsi tersebut..

“Jangan di jadikan alat, apalagi untuk meraup keuntungan dari dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 ini,” ungkap Aan Setiana, Kamis (12/2/2026). 

Baca Juga: Setahun Kepemimpinan Sudarsono–Supriana, Aliansi Pemuda Nilai Banjar “Stagnan”

Citra baik Kejaksaan, lanjut dia, jangan sampai tercoreng karena para oknum yang memanfaatkan dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 ini.

Dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar, Aan menyampaikan, bahwa seperti kasus estafet yang sengaja tidak di selesaikan langsung pada era kepemimpinan sebelumnya.

“Awas, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 ini,” ujarnya. 

Dalam kasus tersebut, Aan berharap, pihak Kejari Kota Banjar, untuk transparan. Karena, masyarakat saat ini menunggu juga terus memantau  kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2.

“Kejari Kota Banjar tentu harus transparan, karena kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 ini. Sedang jadi sorotan masyarakat,” tegasnya.

Pengembalian Kerugian Negara

Dan yang lebih menarik dari kasus tersebut, Aan menegaskan yaitu terkait soal pengembalian kerugian negara sebesar Rp3,5 miliar. Dari total kerugian itu nominal yang sudah di kembalikan baru Rp1,7 miliar.

Baca Juga: DPRD Banjar Dorong Tirta Anom Sediakan Air Siap Minum di Ruang Publik

“Dengan demikian sehingga masih ada kerugian negara yang sampai saat ini belum dikembalikan sebesar 1,8 miliar. Dari kasus jilid 2 ini yang menariknya itu soal belum baliknya semua kerugian negara,” tuturnya.

Jika dalam kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Kota Banjar jilid 2 tersebut, Aan menambahkan, yaitu Kejari fokus terhadap pengembalian uang kerugian negara. Sudah di pastikan jumlah tersangka akan bertambah.

“Pasalnya dari keseluruhan 48 anggota DPRD yang menikmati uang tunjangan baru sebagian yang sudah mengembalikan. Jika fokusnya ke pengembalian keuangan, tersangkanya pasti akan banyak,” pungkasnya.

(Agus Purwadi)