spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 148

Sebulan Ungkap 7 Kasus Narkoba, Polres Ciamis Sita 36,67 Gram Sabu

0
Polres Ciamis Narkoba fokusjabar,id
AKBP Eko Iskandar saat press release di halaman Mako Polres Ciamis, Senin (31/8/2026)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Satuan Reserse Narkoba Polres Ciamis Polda Jabar mengungkap tujuh perkara narkoba selama periode Agustus 2026.

Sebanyak 11 orang tersangka di amankan dalam serangkaian pengungkapan tersebut dengan barang bukti sabu seberat 36,67 gram hingga ratusan butir psikotropika.

BACA JUGA:

Kampung Zakat Pawindan Ciamis Wujudkan Desa Sejahtera dan Berdaya

Kapolres Ciamis, AKBP Eko Iskandar mengatakan, pengungkapan tujuh perkara merupakan hasil penindakan selama satu bulan terakhir.

“Ini hanya periode bulan Agustus 2026. Dari tujuh perkara dengan jumlah tersangka sebanyak 11 orang,” ujar AKBP Eko Iskandar saat press release di halaman Mako Polres Ciamis, Senin (31/8/2026).

Selain sabu seberat 36,67 gram, polisi juga mengamankan tembakau sintetis sebanyak 15 gram dan psikotropika sebanyak 409 butir.

Polres Ciamis juga masih mengamankan 135 butir obat keras tertentu atau OKT. Sementara sebelumnya, sebanyak 16.700 butir OKT telah di lakukan pemusnahan.

Menurut AKBP Eko, salah satu pengungkapan sabu selama Agustus melibatkan satu orang tersangka dengan barang bukti sebanyak 36,67 gram.

“Untuk sabu satu orang dengan barang bukti 36,67 gram. Termasuk pengedar yang sudah masuk kelas,” katanya.

Kapolres menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan peredaran narkotika. Polisi juga tengah menangani pengungkapan kasus sabu yang di duga berkaitan dengan jaringan lintas provinsi.

BACA JUGA:

OJK Ungkap 15.226 Entitas Keuangan Ilegal Ditutup, Warga Ciamis Diminta Waspada

Namun, pengungkapan tersebut masih dalam proses. Sehingga belum seluruhnya di publikasikan kepada masyarakat.

Terkait modus peredaran sabu,  para pelaku umumnya menggunakan sistem tempel. Dengan cara tersebut, penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung dalam proses transaksi.

Barang narkotika terlebih dahulu di simpan di suatu tempat. Kemudian titik lokasi penyimpanan di kirimkan kepada pembeli melalui aplikasi peta atau map.

“Untuk sabu ini kebanyakan modus DM. Jadi agar penjual dan pembeli tidak saling ketemu, menggunakan map. Jadi modusnya modus tempel,” ungkapnya.

Dalam penanganan perkara narkotika, para tersangka di jerat dengan pasal sesuai dengan jenis tindak pidana yang di lakukan.

AKBP Eko menyebut, untuk perkara narkotika umumnya di kenakan Pasal 114 Ayat 1 dan Pasal 111 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Para pelaku terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

AKBP Eko menegaskan, Polres Ciamis berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba. Menurutnya, peredaran narkotika dapat memicu berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan dalam memerangi narkoba. Terutama melalui pengawasan terhadap generasi muda.

“Ini bukan hanya tugas kepolisian maupun pemerintah. Kita juga sebagai orang tua wajib melakukan pengawasan. Mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga, lingkungan masyarakat, sekolah sampai dengan pemerintah. Mari kita sama-sama,” pungkasnya.

(Mia)

Bupati Garut Buka Liga Desa Bola Voli Indoor 2026

0
bupati garut bola voli fokusjabar.id
Bupati Garut Buka Liga Desa Bola Voli Indoor 2026

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin membuka Kompetisi Bola Voli Indoor Liga Desa Piala Bupati 2026 di GOR Cikuray RAA Adiwidjaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (31/8/2026).

Turnamen ini di ikuti perwakilan dari 42 kecamatan se-Kabupaten Garut. Terdapat 42 tim putra dan 42 tim putri yang mengikuti kompetisi tersebut.

BACA JUGA:

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun ASN

Bupati Garut mengatakan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga. Tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat desa melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Sehingga yang kita dorong bagaimana kita menumbuhkan ekonomi. Salah satunya yaitu belanja rumah tangga dengan memperbanyak event-event termasuk olahraga,” kata Syakur.

Menurutnya, turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat dari berbagai desa untuk saling mengenal sekaligus memperkenalkan potensi desa masing-masing.

“Di antara warga Garut itu bisa saling mengenal terkait desa-desanya. Nah, ini yang menjadi atensi kita untuk lebih mengenalkan potensi desa masing-masing,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Neni Nurliana mengatakan, kompetisi berlangsung selama 10 hari Mulai 31 Agustus hingga 9 September 2026.

BACA JUGA:

PM Gatra: Pemekaran Kabupaten Garut Tingkatkan Kesejahteraan

Untuk kategori putra, kompetisi di ikuti tim dari 42 kecamatan, sedangkan kategori putri di ikuti tim dari 38 kecamatan.

“Kami berharap, momentum tersebut dapat semakin membangkitkan semangat masyarakat untuk berolahraga serta mendorong peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Garut,” kata Neni.

Neni mengatakan ,Liga Desa Voli Indoor Piala Bupati Garut 2026 merupakan penyelenggaraan pertama. Kegiatan ini di harapkan menjadi wadah pembinaan dan penjaringan atlet bola voli dari tingkat desa.

“Kami berharap, kegiatan ini tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini saja. Tetapi dapat menjadi agenda olahraga yang di laksanakan secara rutin setiap tahun,” katanya.

“Melalui ajang ini, kami memberi ruang kepada atlet tingkat desa untuk berkompetisi, meningkatkan kemampuan, membangun sportivitas, sekaligus menjadi dari proses pembinaan dan penjaringan bibit-bibit atlet bola voli potensial di Kabupaten Garut,” Neni menambahkan.

Neni juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Garut, KONI, PBVSI, para camat, pemerintah desa, atlet dan pelatih atas dukungan terhadap pelaksanaan kompetisi tersebut.

(Bambang Fouristian)

Kampung Zakat Pawindan Ciamis Wujudkan Desa Sejahtera dan Berdaya

0
Kampung Zakat Pawindan fokusjabar.id
Peresmian Kampung Zakat Desa Pawindan

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Desa Pawindan Kecamatan/Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) resmi menjadi Kampung Zakat ke-15. Launching program tersebut menjadi langkah memperkuat pengelolaan zakat, infak dan sedekah melalui sinergi Baznas, Kementerian Agama, Pemerintah Desa dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) setempat.

Mengusung tema “Bersama Zakat Wujudkan Desa Sejahtera dan Berdaya,” launching Kampung Zakat berlangsung di halaman Kantor BUMDes Pawindan, Blok Taman Sairama, Dusun Pasir Peuteuy, Senin (31/8/2026).

BACA JUGA:

Legislator Demokrat Ciamis Puji Kekompakan Warga Pasirpeuteuy, HUT RI ke-81 Digelar Meriah

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengapresiasi hadirnya Kampung Zakat Desa Pawindan. Menurutnya, zakat, infak dan sedekah memiliki peran penting dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khususnya di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Ia berharap, keberadaan Kampung Zakat tidak sekadar menjadi simbol. Tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Yang menjadi motivasi saya adalah masyarakat yang begitu luar biasa. Gotong royong dan peran sertanya sangat luar biasa,” ujar Herdiat.

Herdiat juga menitipkan perhatian terhadap sejumlah persoalan sosial. Terutama anak yatim piatu dan penanganan stunting.

“Kita masih memiliki banyak program yang harus di bantu. Yang pertama saya titipkan anak yatim piatu, yang kedua kita tuntaskan stunting,” katanya.

Menurut Herdiat, percepatan penanganan stunting penting di lakukan untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045.

BACA JUGA:

Kebakaran Lahan Ilalang Gegerkan Warga Buniseuri Ciamis, Api Nyaris Dekati Permukiman

Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Lili Miftah mengatakan, Desa Pawindan merupakan Kampung Zakat ke-15. Ia berharap, gerakan tersebut dapat terus berkembang dan mendorong desa-desa lainnya untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak dan sedekah.

Menurutnya, yang terpenting dalam gerakan tersebut adalah membangun keikhlasan masyarakat untuk berbagi sesuai kemampuan.

“Yang kami bangun adalah keikhlasan masyarakat. Tidak ada paksaan dalam berinfak, Rp1.000 atau Rp2.000 pun sesuai kemampuan, yang terpenting ikhlas,” ujarnya.

Lili menegaskan, pengelolaan zakat, infak dan sedekah harus di lakukan secara amanah sesuai ketentuan syariah dan regulasi pemerintah.

Dengan pengelolaan yang baik, dana yang di himpun dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Ketua UPZ Desa Pawindan, KH Aep Muqoddas mengatakan, Kampung Zakat bukan sekadar kegiatan seremonial maupun nama sebuah program.

Program tersebut merupakan ikhtiar bersama dalam membantu pemerintah menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

UPZ Desa Pawindan menyiapkan lima program unggulan. Yaitu, Pawindan Sejahtera, Pawindan Peduli, Pawindan Agamis, Pawindan Cerdas dan Pawindan Sehat.

“Program ini tidak akan terwujud tanpa sinergi dan dukungan semua pihak. Kami mohon dukungan pemerintah desa, para tokoh dan seluruh warga Pawindan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Ciamis atas arahan, bimbingan dan motivasi yang di berikan hingga UPZ Desa Pawindan dapat melaksanakan launching Kampung Zakat.

Melalui Kampung Zakat, potensi zakat, infak dan sedekah di Desa Pawindan di harapkan dapat di kelola secara optimal dan tepat sasaran. Sehingga menjadi salah satu kekuatan bersama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.

Dalam launching tersebut, Bupati bersama Kapolres Ciamis, jajaran Kemenag, Ketua Baznas, Ketua UPZ dan Kepala Desa Pawindan turut menyerahkan bantuan melalui lima program unggulan. Yakni Pawindan Agamis, Pawindan Cerdas, Pawindan Sehat, Pawindan Sejahtera dan Pawindan Peduli.

(Mia)

Bandung Kumpulkan Bantuan Rp2 M untuk Korban Gempa NTT

0
gempa NTT fokusjabar.id
Ketua Baznas Kota Bandung Momon Imron Secara Simbolis Menyerahkan Bantuan Untuk Korban Gempa di NTT Kepada Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid di Balai Kota Bandung Senin (31/8/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari masyarakat Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) mencapai lebih dari Rp2 milyar.

Bantuan tersebut di serahkan Pemerintah Kota bersama Baznas Kota Bandung kepada Baznas RI untuk di salurkan kepada warga terdampak bencana.

BACA JUGA:

Ekek Keling Sunda Terancam Punah, DPRD Jabar Dorong Political Will 

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid mengatakan, bantuan tersebut merupakan amanat masyarakat Kota Bandung yang di himpun melalui Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Baznas setempat.

“Kami menerima amanat dari masyarakat Bandung melalui Kang Farhan dan Baznas Kota Bandung untuk di sampaikan kepada saudara-saudara kita yang mendapatkan musibah di NTT,” kata Sodik di Balai Kota Bandung, Senin (31/8/2026).

Sodik memastikan, bantuan tersebut akan segera di kirimkan ke lokasi bencana. Menurutnya, tim Baznas RI telah berada di wilayah terdampak sejak hari pertama bencana.

“Kami terima dan langsung kami akan kirim ke sana. Kenapa? Karena memang tim Baznas Pusat sudah sejak hari pertama berada di lokasi,” katanya.

Sodik menjelaskan,pihaknya telah melakukan sejumlah langkah tanggap darurat untuk membantu kebutuhan korban gempa. Bantuan yang di berikan di antaranya tenda, pelayanan kesehatan, makanan hingga kebutuhan khusus perempuan.

“Ada beberapa kegiatan yang sudah kami lakukan. Satu adalah tenda, yang kedua adalah kesehatan, yang ketiga makanan, yang keempat keperluan khusus wanita,” ucapnya.

Tak hanya bantuan tanggap darurat, pihaknya juga menyiapkan program pemulihan pascabencana.

Program tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, pemenuhan kebutuhan sekolah dan dukungan layanan kesehatan.

“Dan ada juga program pascabencana. Satu adalah infrastruktur, yang kedua keperluan sekolah, dan yang ketiga adalah keperluan kesehatan selanjutnya,” jelasnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan menjadi bagian dari mekanisme agar bantuan dari Kota Bandung dapat di terima masyarakat yang benar-benar membutuhkan di lokasi bencana.

BACA JUGA:

Perjuangan 16 Anak SDN Budiharja KBB Naik Rakit saat Sekolah

“Jadi, ini adalah sebuah model di mana Baznas Kota dan Pak Wali Kota menyerahkannya kepada kami. Kemudian di sampaikan kepada yang berhak,” ujarnya.

Sodik menyebut, total bantuan yang di terima saat ini mencapai lebih dari Rp2 miliar. Dana tersebut di sebut baru berhasil di himpun dalam waktu dua malam.

“Hari ini jumlahnya adalah Rp2 miliar lebih dan itu baru di himpun katanya dua malam oleh Pak Wali Kota,” ungkapnya.

Sodik memastikan, bantuan dari Kota Bandung untuk korban gempa NTT tidak berhenti pada penyerahan kali ini. Dukungan serupa, sebelumnya juga di berikan Kota Bandung ketika terjadi bencana di Sumatra.

“Insyaallah akan berlanjut. Dan Kota Bandung, waktu Sumatra juga seperti itu. Memberikan dukungan dan di sampaikan secara prosedur melalui Baznas Pusat,” ucapnya.

Selain bantuan yang di himpun masyarakat, terdapat pula kontribusi sebesar Rp1 miliar dari bank bjb.

“Yang Rp1 miliar itu adalah dari bjb,” katanya.

Sodik mengapresiasi kepedulian masyarakat Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung, baznas dan bank bjb terhadap korban bencana di NTT.

“Kita doakan agar masyarakat Bandung, Pak Wali, Ketua Baznas, dan bjb terus maju dan berkembang di dalam pengabdian,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun ASN

0
SK Bupati Garut fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin menyerahkan Petikan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat PNS serta Pemberhentian PNS yang memasuki Batas Usia Pensiun periode September 2026.

Dia mengatakan, penyerahan SK kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi ASN dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.

BACA JUGA:

Wanoja Gatra: NU Rumah Spiritual, Sosial dan Pemberdayaan

“Ini merupakan penghormatan dari pemerintah yang memberikan apresiasi terhadap apa yang selama ini telah di kerjakan. Tentu saja pasti ada kuran dan ada salahnya. Saya minta tolong di jadikan sebagai motivasi, inisiatif untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucap Bupati Garut saat Apel Gabungan di Lapangan Setda,Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (31/8/2026).

Kepada para PNS yang memasuki masa purna tugas, Abdusy Syakur memberikan apresiasi atas pengabdian, pengorbanan dan loyalitas yang telah di berikan selama aktif bertugas.

“Terima kasih atas semua dedikasi, pengorbana dan loyalitasnya kepada masyarakat. Mudah-mudahan menjadi amal kebaikan yang mendapatkan pahala di kemudian hari,” ungkapnya.

Selain penyerahan SK ASN, juga di lakukan penyematan Lencana Darma Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas) kepada Bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Garut.

Merespons penghargaan tersebut, Bupati Garut menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter, kemandirian dan keterampilan hidup (life skill) generasi muda di tengah arus modernisasi.

“Sehingga saya yang termasuk mendorong Pramuka untuk aktif dan juga titip ini Pak Camat, tolong Pramukanya di dorong di kecamatan masing-masing,” [esan Bupati.

BACA JUGA:

Disdukcapil Garut Musnahkan 13.849 Keping e-KTP

Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ancaman ketergantungan generasi muda pada kemudahan fasilitas teknologi yang dapat mengikis ketahanan mental.

Menurutnya, Gerakan Pramuka menjadi wadah strategis untuk membangun soft skill yang mencakup disiplin, kegigihan, loyalitas, dan integritas.

“Mandiri bukan di maknai bahwa kita harus melakukan cara-cara konvensional tradisional . Tetapi bagaimana mereka memiliki ketahanan, kemandirian, kegigihan, keseriusan, disiplin, loyalitas yang harus kita bangun. Ini adalah modal soft skill yang harus di miliki oleh anak-anak kita,” pingkasnya.

(Bambang Fouristian)

Operasi Libas Lodaya, Polres Cimahi Ringkus 31 Tersangka C3

0
Polres Cimahi fokusjabar.id
10 Hari Operasi Libas Lodaya, Polres Cimahi Ringkus 31 Tersangka Kasus C3. (foto: Arif)

CIMAHI, FOKUSJabar.id: Polres Cimahi Polda Jabar berhasil mengungkap sebanyak 37 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Wakapolres Cimahi, Kompol Zulkarnaen mengatakan, sebanyak 37 kasus tersebut di ungkap dalam kurun waktu selama 10 hari melalui Operasi Libas Lodaya 2026 dari tanggal 18 sampai dengan 27 Agustus 2026.

BACA JUGA:

10 Hari, Polres Cimahi Bongkar 47 Kasus Narkoba dan Sita 506 Ribu Butir Obat Keras

“Operasi Libas ini merupakan operasi kewilayahan yang serentak di laksanakan seluruh jajaran Polda Jawa Barat selama kurang lebih 10 hari,” katanya di Mapolres Cimahi, Senin (31/8/2026).

“Alhamdulillah, Polres Cimahi berhasil meungkap sekitar 37 laporan polisi dengan 31 tersangka yang melibatkan kasus C3 (curat, curas, maupun curanmor),” ujarnya.

Sebanyak 31 tersangka tersebut empat di antaranya merupakan tersangka curas. Kemudian 19 curat dan delapan tersangka curanmor.

Selain itu, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya belasan kendaraan bermotor hingga senjata tajam.

“Untuk tersangka saat ini sudah di amankan di Rutan Polres Cimahi. Di mana modus yang terjadi adalah dengan curas rata-rata melakukan dengan kekerasan senjata tajam,” jelasnya.

BACA JUGA:

Kapolres Cimahi Baru AKBP Moh. Faruk Rozi Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers

Zulkarnaen menegaskan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat sepakat tidak mentolerir adanya kejahatan, gangguan kantibmas.

“Jadi kami serius melakukan upaya penegakan hukum. Tadi juga sudah di sampaikan oleh Ibu Kajari bahwa setiap laporan polisi yang terkait C3 akan di proses secara tegas dan tidak ada kata ampun,” tegasnya.

Para tersangka di jerat dengan pasal berbeda sesuai tindak pidana yang di lakukan.

Untuk kasus pencurian dengan pemberatan, pelaku di kenakan Pasal 477 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sedangkan untuk pelaku dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, polisi menerapkan Pasal 479 ayat 1 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

(Arif)

Komunitas ISTC Gelar Karnaval Sepatu Roda Kostum Unik

0
komunitas ISTC fokusjabar.id
Anak-anak komunitas ISTC, saat berselancar sepatu roda di jalanan aspal untuk menyemarakkan Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 RI di Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Semarak Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) tidak pernah padam. Salah satunya di gelar komunitas Inline Skate Tasikmalaya Club (ISTC).

Mereka turun ke jalan dengan sepatu roda warna warni dengan mengenakan kostum unik dan menarik. Alhasil menjadi pusat perhatian para pengguna jalan.

BACA JUGA:

Teater Bolon Tasikmalaya Rayakan 30 Tahun, Sajak Sunda hingga Wayang Golek Semarakkan Kota

Aksinya bukan baris berbaris atau perlombaan tradisional agustusan di lapangan. Puluhan anak-anak ISTC memilih karnaval roda berkeliling kota.

Mereka meluncur kompak dan rapih sambil melambaikan tangan ke warga yang sedang menyaksikan berselancar roda di jalanan.

Ada sesuatu yang membuat karnaval roda berjalan ini terlihat spesial. Yakni dari kostum yang mereka pakai.

Para pesepatu roda itu mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan ada yang dandan seperti peri, putri salju, dokter, pilot, polisi, chef dan pramugari.

Saat melintas di jalanan beraspal, sorak sorai warga mengiringi setiap putaran roda. Anak-anak tampak percaya diri dan semangat, meski harus melintas di jalanan kota yang padat kendaraan dan pejalan kaki.

Ketua Komunitas ISTC, Nurul Aripin mengungkapkan, kegiatan ini sengaja di kemas berbeda untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Temanya kostum budaya dan profesi. Untuk budaya, kami ingin anak-anak lebih mengenal kekayaan Indonesia,  jangan sampai mereka lupa dengan baju adat dan keberagaman budaya Indonesia. Sementara kostum profesi untuk mengasah cita-cita mereka sejak dini,” ungkap Nurul Aripin.

Melalui kegiatan ini anak-anak tidak hanya berolahraga. Tapi juga belajar menghargai budaya, berani tampil dan belajar bahwa kemerdekaan bisa di rayakan dengan cara kreatif dan inovatif.

Humas ISTC, Andia Reshi menambahkan, karnaval roda ini menjadi penutup rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI yang di gelar.

“Kami sengaja gelar di akhir Agustus. Harapannya bisa jadi momen yang berkesan untuk anak-anak. Sambil main skate, mereka juga di kenalkan pada keberagaman budaya bangsa,” ungkapnya.

Ia mengaku, antusiasme anggota  begitu luar biasa. Bahkan para orang tua pun ikut mendukung dengan menyiapkan kostum dan mendampingi anak-anak saat berselancar di atas aspal jalanan.

“Lihat mereka (anak-anak), senang seperti ini. Kami jadi termotivasi untuk terus bikin kegiatan positif. Semoga ini bisa jadi motivasi mereka untuk terus semangat belajar, semangat berlatih skate dan semangat mencintai Indonesia,” ungkapnya.

“Kita ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bisa di rayakan oleh siapa pun dengan cara kreatif. Namun yang penting tetap menanamkan cinta tanah air, nasionalisme, kreativitas dan kebanggaan terhadap budaya sendiri,” kata Andia Reshi.

BACA JUGA:

Komisi I DPRD Tasikmalaya Soroti Selisih Rp4,6 M dalam Dokumen APBD Perubahan

Dinda (8), peserta asal Ciamis yang kini duduk di bangku kelas 2 mengaku senang bisa mengikuti karnaval sepatu roda.

“Saya merasa senang bisa mengikuti karnaval ini. Saya menggunakan kostum Peri yang di desain Ibu untuk di pakai hari ini” katanya.

Sementara Wawan orang tua Dinda menjelaskan, sejak usia lima tahun, buah hatinya sudah menyukai sepatu roda, hingga mau masuk komunitas sepatu roda.

“Awalnya sempat khawatir karena takut jatuh. Tapi setelah belajar, Alhamdulillah sudah bisa dan lancar berselancar di jalanan” jelanya.

Sepanjang rute, anak-anak ISTC membagikan senyum dan semangat kemerdekaan.

Aksi mereka bukan hanya hiburan, tapi juga edukasi bergerak sambil berolahraga.

Warga yang sedang melihat pun banyak yang mengabadikan momen spesial itu lewat ponsel mereka.

(Seda)