spot_img
Senin 2 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 15

Cuaca Ekstrem Bikin Ikan Laut Langka, Pasar Manis Ciamis Kehabisan Stok

0
CIamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Ajat salahseorang padagang ikan laut segar di pasar ikan terladu pasar manis ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ketersediaan ikan laut segar di Pasar Ikan Terpadu Pasar Manis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kian menipis. Sejumlah jenis ikan yang biasanya mudah ditemukan kini nyaris tak terlihat di kios-kios pedagang.

Beberapa komoditas ikan laut segar yang menghilang dari pasaran di antaranya ikan Salem, Kembung, Bawal, Tuna, hingga cumi ukuran besar. Kelangkaan ini diduga kuat dipicu menurunnya hasil tangkapan nelayan akibat cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah perairan.

Baca Juga: Pemkab Ciamis Tekankan Akurasi Data untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Salah seorang pedagang ikan laut segar di Pasar Manis Ciamis, Ajat, mengungkapkan kesulitan pasokan sudah terasa sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan, untuk komoditas tertentu seperti cumi berukuran besar, pasokan hampir tak ada sama sekali.

“Cumi besar sudah hampir sebulan ini tidak ada. Saya sudah tidak menjual lagi karena memang dari bandar sulit mendapatkannya,” ujar Ajat, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, selain cumi besar, sejumlah jenis ikan lainnya juga mulai langka. Sudah sekitar sepekan terakhir sulit memperoleh Ikan Salem, Tuna, dan Bawal, meski biasanya rutin dikirim oleh bandar langganan.

“Satu minggu belakangan ini ikan Salem, Tuna, dan Bawal mulai susah. Padahal biasanya dari bandar selalu ada,” katanya.

Menurut Ajat, saat ini hanya ikan Kembung yang masih sesekali tersedia. Namun stoknya pun terbatas dan harus berebut dengan para pedagang.

“Ikan Kembung masih bisa kita dapatkan, tapi stoknya sedikit. Pedagang harus berebut supaya kebagian. Itu pun belum tahu sampai kapan bisa tersedia,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Uu Ruzhanul Ulum Plt Ketua DPW PPP Jabar, DPC PPP Kuningan Fatsun SK DPP

0
Uu Ruzhanul Ulum PPP fokusjabar.id
Ketua DPC PPP Kuningan , H. Toto Taufikurrahman Kosim

KUNINGAN, FOKUSJabar.id: Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono menetapkan Uu Ruzhanul Ulum sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat (Jabar), Senin (26/1/2026).

Seperti di ketahui, Uu Ruzhanul Ulum merupakan mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat periode 2018–2023.

BACA JUGA:

PPP Gelar Milangkala ke-53, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Menuju 2029

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang di serahkan langsung Mardiono di Jakarta.

Penunjukan Uu Ruzhanul Ulum mendapat tanggapan dari sejumlah Ketua DPC yang ada di Jawa Barat. Salah satunya, Ketua DPC PPP Kuningan, Toto Taufikurrahman Kosim.

“Sebagai kader dan pengurus di bawah DPW PPP Jabar, kami sangat menghormati keputusan DPP yang telah menunjuk Pak Uu sebagai Plt,” kata Toto.

Menurut Dia, apapun bentuk kegiatan partai tentu menjadi kepatuhan bagi kader di tingkat daerah.

“Apapun kegiatan partai, semisal Pak Uu melakukan konsolidasi dan kunjungan ke daerah, kami tentu siap menyambut dan melaksanakan perintah partai sebagai pelayan masyarakat,” ungkapnya.

Terkait Pepep Syaiful Hidayat yang posisinya diganti oleh Uu Ruzhanul Ulum, Dia merupakan kader militan.

“Baik kepada Pak Pepep maupun Pak Uu Ruzhanul Ulum kami sangat menghormatinya. Apapun perintah partai pasti kami laksanakan,” ucap Toto.

Dia menyebut, agenda partai terdekat adalah menyusun kepengurusan di tingkat DPP. Selanjutnya di ikuti tingkat daerah.

BACA JUGA: Majelis Pakar DPW PPP Jawa Barat Dukung Hasil Muktamar X PPP

“Untuk agenda terdekat partai bersifat top down. Mulai dari Muktamar. Saat ini Kita sedang menunggu jadwal Muswil (Musyawarah Wilayah) yang di pastikan menyusul dengan agenda Musda (Musyawarah Daerah) DPC PPP Kuningan,” imbuhnya.

Plt Ketua DPW PPP Jabar, Uu RuzhanulUlum mengapresiasi kepercayaan Ketum yang diberikan kepadanya.

Uu berharap, kepemimpinan baru ini dapat menjadi momentum kebangkitan PPP di Jabar. Terutama dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP PPP. Mudah-mudahan Jabar ke depan mampu bangkit dengan langkah-langkah yang akan di laksanakan oleh pengurus hari ini. Terutama menjelang agenda politik terdekat,” singkat Uu.

(Bambang Fouristian)

Menikmati Senja Dengan Pizza di Grand Palma Pangandaran

0
grand palma pangandaran@fokusjabar.id
pizza grand palma pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Papi Café dan Resto di Grand Palma Pangandaran by Horison menghadirkan menu unggulan salah satunya adalah Pizza.

Hotel bintang empat ini bukan hanya sekedar menyajikan makanan yang lezat. Tetapi juga view yang indah membuat para pengunjung betah ketika berada di lokasi tersebut.

Pizza yang di buat langsung oleh cheff terbaik dengan menggunakan keuletan tangan dan racikan khusus.

Baca Juga: Aktivis Walhi Soroti Dugaan Pencemaran Limbah Hotel di Pangandaran

Adonan yang khas dengan menggunakan bahan-bahan terbaik membuat tekstur pizza jadi lebih gurih dan menggugah selera.

Cluster GM Hotel Grand Palma Pangandaran by Horison. Raden Angga Muhamad Mudzakir mengatakan, untuk pizza nya sendiri mempunyai beragam pilihan menu.

Di antaranya, Margherita, hawaian, pepperoni, pizza di pollo, calzone, meat lover, four cheese dan royal fruits.

“Apalagi kalau di mix dengan saus buatan langsung oleh cheff pilihan terbaik. Dan di buat langsung menggunakan bahan bahan pilihan berkualitas. Pastinya akan lebih menggugah selera,” kata Raden Angga Rabu, (28/1/2026).

Menurut Raden, Pizza-pizza tersebut dipanggang langsung menggunakan tungku kayu bakar langsung dengan suhu yang sesuai standar pembakaran.

Pengolahan ini yang membuat cita rasa pizza jadi lebih crispy dan mempunyai aroma khas tersendiri. Tak hanya Pizza, Papi Café dan Resto juga menyediakan menu Main Corse.

“Seperti, Salmon de blanc, Wagyu Mushroom sauce, Wagyu sambal matah, ayam taliwang sambal matah. Chicken teriyaki, Chicken ramen, Beef bulgogi, Beef black pepper, Fish sambal matah, Salmon teriyaki,” ungkapnya.

Manjakan Lidah Pengunjung

Menurut Raden, hidangan tersebut akan memanjakan lidah para pengunjung tamu Papi Café dan Resto. Adapun tambahan menu seperti Pasta sendiri juga berbagai macam pilihan, seperti Creamy mushroom, Aglio olio.

“Papi Café juga mempunyai hidangan makanan penutup, seperti fried banana ice cream dan waffle ice cream. Yang pastinya akan menjadi hidangan makanan penutup terbaik,” kata dia.

Selain itu, Papi Café mempunyai beberapa view yang indah, seperti view Pantai barat dan Pantai timur.

Baca Juga: Harga Kambing Terjun Bebas, Peternak di Pangandaran Kian Terjepit

“Kemudian di sampingnya langsung menghadap ke cagar alam salah satu icon nya pangandaran. Papi Café ada beberapa tempat seperti indoor dan outdoorsnya Adapun area smoking dan no smoking tersedia beberapa tempat,” katanya.

Saat ini, Papi Café resmi hadir di rooftop Grand Palma Pangandaran by Horison Syariah. Yang terbuka untuk umum bisa di kunjungi oleh tamu lokal maupun tamu yang menginap.

“Papi Café buka dari jam 11.00  – 23.00 WIB. Ada juga live music yang bisa kalian nikmati di malam sabtu dan malam minggu. Yang akan menambah suasana lebih hangat,” pungkasnya.

(Sajidin)

Pemkab Ciamis Tekankan Akurasi Data untuk Penanganan Kemiskinan Ekstrem 

0
kemiskinan ekstrem pemkab ciamis@fokusjabar.id
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, ketika menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Ciamis Tahun 2027 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Riset Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Ciamis, Rabu (28/01/2026)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan pentingnya keseragaman dan keakuratan data dalam upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem agar seluruh program bantuan tepat sasaran. 

Hal tersebut di sampaikan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, usai menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Ciamis Tahun 2027 yang di gelar di Aula Badan Perencanaan Riset Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Ciamis, Rabu (28/01/2026). 

Menurutnya, masyarakat miskin ekstrem memiliki kriteria yang jelas, di antaranya tingkat pengeluaran per kapita yang sangat rendah serta keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan. 

Baca Juga: FKP RKPD 2027, Langkah Pemkab Ciamis Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

“Masyarakat miskin ekstrem itu ada kriterianya. Paling tidak dari sisi pengeluaran per orang sangat rendah dan akses terhadap kebutuhan dasar juga terbatas. Ini yang harus benar-benar di pastikan datanya,” katanya. 

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih di temukan perbedaan data kemiskinan antara kementerian, lembaga, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Perbedaan indikator serta metode pendataan tersebut kerap memunculkan variasi angka dan kategori kemiskinan. 

“Di lapangan masih ada perbedaan data kemiskinan antara kementerian, lembaga, dan BPS. Ini tentu berpengaruh terhadap ketepatan sasaran program,” jelasnya. 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah pusat saat ini mendorong integrasi data kemiskinan ke dalam satu sistem nasional atau Satu Data Indonesia, sehingga seluruh pihak menggunakan acuan yang sama. 

“Selama ini kategori miskin di Kementerian A, Kementerian B, dan BPS bisa berbeda-beda. Sekarang pemerintah sedang mengarah ke satu data nasional. Mudah-mudahan ada kesinambungan dan kesepakatan bersama,” tandasnya. 

Membantu Pemerintah Daerah

Menurutnya, integrasi data akan sangat membantu pemerintah daerah dalam merancang dan menyalurkan program bantuan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi secara lebih efektif, terutama bagi warga yang benar-benar berada dalam kondisi miskin ekstrem. 

Baca Juga: Penjelasan Sekretaris Disdik Ciamis Soal Tes Kemampuan Akademik

“Kalau datanya sudah sama dan jelas, penanganan kemiskinan ekstrem akan lebih efektif. Program pemerintah bisa benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan,” ungkapnya. 

Seperti di ketahui, Pemkab Ciamis menangani kemiskinan melalui Layanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LTPKD), yang mencakup jaminan kesehatan melalui Program Ciamis Waluya, bantuan pendidikan Ciamis Calakan, serta program pemberdayaan sosial ekonomi. 

Upaya tersebut juga di dukung pemanfaatan Dana Desa maksimal 15 persen untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), pembangunan Sekolah Rakyat berasrama, serta sinkronisasi data melalui Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

(Nank Irawan)

Kemendagri dan Pemkab Garut Gelar Seminar Nationalism Goes to School

0
seminar fokusjabar.id
Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI resmi membuka Seminar Nationalism Goes to School Tahun 2026 di Gedung Pendopo Garut, Rabu (28/1/2026)

GARUT, FOKUSJabar.id:  Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI resmi membuka Seminar Nationalism Goes to School Tahun 2026 di Gedung Pendopo Garut, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat fondasi karakter dan jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda di tengah gempuran arus digital.

Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri, Sri Handoko Taruna. Membuka langsung acara yang merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut.

Baca Juga: Pemkab Garut Siapkan Regulasi Lembaga Penyiaran Lokal

Denga mengusung tema “Berprestasi Tanpa Kehilangan Empati”, seminar ini menargetkan para pelajar sebagai pilar masa depan bangsa.

Penguatan Karakter di Era Digital

Dalam arahannya, Sri Handoko menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan (agent of change). Ia meyakini bahwa sekecil apa pun langkah yang di ambil untuk membina wawasan kebangsaan akan berdampak besar bagi kemajuan negara.

“Kami berharap para siswa mampu menjadi agen perubahan yang membagikan hal positif ke lingkungan terkecilnya. Tujuannya adalah mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis. Tetapi memiliki empati dan jiwa nasionalisme yang kuat,” ujar Handoko.

Garut Sebagai Lokus Pembinaan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyambut positif langkah Kemendagri yang memilih Kabupaten Garut sebagai lokasi pembinaan ideologi.

Menurutnya, tantangan generasi saat ini jauh lebih kompleks karena tumbuh di dunia digital yang seolah tanpa batas.

Nurdin menilai, kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi pada pelajar. Harus di barengi dengan tatanan nilai kebangsaan agar mereka tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Baca Juga: Putri Karlina Tekankan Pentingnya Skala Prioritas Pembangunan

“Di tengah kemajuan teknologi, mereka (pelajar) memiliki kemampuan koordinasi yang luar biasa. Masuknya Ditjen Polpum dalam memberikan tatanan nasionalisme ini sangat tepat agar teknologi di gunakan secara bijak,” jelas Nurdin.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap melalui seminar ini, para pelajar dapat lebih bijak dalam bersosial media. Dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Acara di tutup dengan sesi diskusi interaktif. Di mana para pelajar berkesempatan berdialog langsung dengan para pakar mengenai tantangan kebangsaan di masa kini.

(Y. A. Supianto)

Wali Kota Bandung Belum Terima Surat Panggilan Dari Kejari

0
Wali Kota Bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan Pemerintah Kota Bandung akan patuh terhadap seluruh proses hukum terkait rencana pemanggilan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung.

Farhan mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pemanggilan resmi dari Kejari. Meski begitu, ia menegaskan sikap Pemkot Bandung yang menghormati kewenangan aparat penegak hukum.

“Kita pasti patuh. Sampai sekarang belum ada surat dari Kejari, masih menunggu. Penegak hukum memiliki hak dan kewenangan untuk memanggil siapa saja yang di anggap memiliki keterkaitan dalam perkara. Itu yang harus di hormati,” kata Farhan Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemkot Bandung Tunggu Modifikasi Cuaca BNPB

Farhan memastikan, akan bersikap kooperatif jika keterangannya memang di butuhkan dalam proses penegakan hukum. 

“Yang jelas, saya akan menghormati dan kooperatif jika keterangan di butuhkan,”ucapnya.

Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Bandung Antisipasi Naiknya Debit Air Cikapundung

Sebelumnya, Kejari Kota Bandung membuka peluang memeriksa Wali Kota Bandung terkait penanganan perkara dugaan penyalahgunaan wewenang yang tengah di tangani penyidik.

Kejari menegaskan pemeriksaan di lakukan sesuai kebutuhan penyidikan dan prosedur hukum yang berlaku.

(Yusuf Mugni)

PDI Perjuangan Kota Banjar Gelar Musancab Serentak 

0
pdi perjuangan kota banjar@fokusjabar.id
Ketua DPC PDIP Kota Banjar Nana Suryana memimpin Musancab serentak di seluruh Kecamatan di Kota Banjar

BANJAR, FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Banjar secara serentak menggelar. Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di seluruh Kecamatan periode 2026 – 2031. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar Nana Suryana mengatakan, bahwa Musancab ini merupakan kekuasaan tertinggi. Dalam Partai di tingkat Kecamatan yang di hadiri oleh utusan-utusan Ranting Parpol.

Musancab lanjut dia, di lakasanakan lima Tahun sekali atau dalam periode tertentu sesuai peraturan Partai.

Baca Juga: SMAN 1 Banjar Perkenalkan Perguruan Tinggi Lewat Education Fair Campus

“Hari ini Musancab di gelar serentak di seluruh Kecamatan,” ungkap Nana Suryana, Rabu (28/1/2026).

Selain itu, Nana menjelaskan, bahwa Musancab merupakan bagian dari upaya pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Banjar. Dalam menjalankan amanat Kongres dan Rakernas PDI Perjuangan.

“Kami menjalankan ini sesuai amanat dan hari ini Musancab di Kota Banjar rampung,” tegasnya. 

Baca Juga: Lebih 20 Tahun Tak Ada Pengadaan, Mobil Damkar Banjar Terperosok Saat Bertugas

Seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan yang terpilih dalam Musancab serentak ini. Kata Nana, di harapkan menjadi penggerak utama dalam membesarkan partai.

Tidak hanya itu, Nana juga mengajak kepada seluruh pengurus DPC, PAC, Ranting dan anak Ranting. Untuk tetap solid dalam memenangkan Pemilu mendatang.

“Kita harus tetap solid untuk membesarkan PDI Perjuangan di Kota Banjar,” pungkas mantan Wakil Wali Kota Banjar ini.

(Agus)