spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 146

Polres Tasikmalaya Razia HP Anggota Secara Mendadak, Ini Hasil Pemeriksaannya

0

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Seksi Propam Kepolisian Resort Kabupaten Tasikmalaya menggelar pemeriksaan telepon seluler (handphone) secara mendadak terhadap seluruh anggotanya. Langkah cepat ini bertujuan untuk mengendus serta mencegah potensi keterlibatan personel dalam praktik judi online.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi melalui Kasi Humas Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari menegaskan bahwa razia ini menjalankan instruksi langsung Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.

Baca Juga: Babak Baru Polemik Situ Cibeureum Tasikmalaya

“Hari ini Polres Tasikmalaya dari bagian Propam menindaklanjuti perintah dari Polda Jabar tersebut, dengan melakukan pemeriksaan mendadak handphone milik semua anggota. Takutnya ada oknum-oknum anggota yang terlibat atau ikut bermain judi online,” ungkap Aipda Triana Anggasari, Senin (31/8/2026).

Pemeriksaan Menyeluruh Tanpa Pengecualian

Petugas Propam memeriksa seluruh jajaran personel tanpa kecuali, termasuk jajaran Polwan. Langkah ini menjadi peringatan keras agar seluruh polisi menjauhi perbuatan tercela seperti judi online.

Pemeriksaan intensif tersebut membuahkan hasil bersih. Petugas tidak menemukan satu pun aplikasi terlarang terpasang di ponsel para anggota.

“Selama proses pemeriksaan, alhamdulillah, anggota Polres Tasikmalaya tidak ditemukan aplikasi-aplikasi aneh di handphone termasuk aplikasi judol,” ujar Triana.

Agenda Rutin dan Ancaman Sanksi Disiplin

Triana menjelaskan bahwa razia mendadak ini bukan aksi pertama kali, melainkan agenda pengawasan rutin. Kepolisian terus menjalankan langkah pencegahan ini demi meminimalkan risiko penyalahgunaan teknologi di kalangan internal.

Pihaknya tidak akan memberikan toleransi jika menemukan pelanggaran di lapangan. Pimpinan siap menjatuhkan sanksi disiplin tegas kepada anggota yang terbukti terlibat judi online.

“Jika ada terbukti bermain judi online, tentu sanksi internal (akan diberikan) untuk anggota jika ditemukan ikut judi online, namun kebetulan dalam pemeriksaan tadi tidak ditentukan ada yang terbukti bermain judol,” tegasnya.

Dampak Buruk Judi Online bagi Personel

Jajaran pimpinan Polres Tasikmalaya juga terus memberikan arahan moral secara berkala kepada seluruh jajaran. Pimpinan menilai aktivitas perjudian digital membawa dampak yang sangat merusak bagi kehidupan personel.

“Anggota ini terus diberi imbauan, agar tidak melakukan tindakan-tindakan negatif seperti judi online pasalnya, judi online ini sangat merusak dan merugikan, baik secara ekonomi, moral, merusak karier, hingga merusak mahligai rumah tangga,” pungkasnya.

(Seda)

Bank BJB dan Yayasan Kartika Eka Paksi Perbarui MoU Layanan Perbankan 2026

0
Bank BJB dan Yayasan Kartika Eka Paksi Perbarui MoU Layanan Perbankan 2026
Bank BJB dan Yayasan Kartika Eka Paksi Perbarui MoU Layanan Perbankan 2026

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Bank bjb resmi memperkuat sinergi strategis bersama Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) melalui penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU). Kesepakatan ini berfokus pada pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan di bjb T Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026) lalu.

Langkah strategis ini memperpanjang kemitraan erat yang telah terjalin sejak tahun 2023. Pembaruan MoU bertujuan menjaga kesinambungan kolaborasi sekaligus membuka peluang kerja sama baru di dalam ekosistem YKEP Group.

Baca Juga: Gandeng Gen Z Jadi Agen Finansial Desa, Bank BJB Gelar Kick Off Festival Duta Desa 2026 di Serang

Yayasan nirlaba yang berdiri sejak 10 Agustus 1972 ini memfokuskan kegiatannya pada bidang sosial, pendidikan, serta kesehatan demi meningkatkan kesejahteraan Keluarga Besar Angkatan Darat (KBAD) dan masyarakat umum.

Dukungan Pembiayaan Hingga Layanan Gaji Pegawai

Kemitraan antara bank bjb dan YKEP Group terus berkembang dari sekadar hubungan kelembagaan menjadi penyediaan solusi finansial yang komprehensif.

Bank bjb menyalurkan fasilitas Kredit Investasi untuk mendukung pengembangan bisnis serta operasional YKEP Group. Selain itu, bank bjb menyediakan payroll service untuk mempermudah pengelolaan serta penyaluran gaji seluruh pegawai di lingkungan yayasan.

Untuk memenuhi kebutuhan individu pegawai, bank bjb menghadirkan Kredit Guna Bhakti (KGB) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pihak bank juga melengkapi fasilitas tersebut dengan pengelolaan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

Digitalisasi Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Kolaborasi kedua pihak juga merambah ke sektor pendidikan tinggi. Bank bjb menyediakan layanan pembayaran uang kuliah mahasiswa UNJANI dan UNJAYA melalui fitur Virtual Account yang terintegrasi.

Sementara pada sektor kesehatan, bank bjb menerapkan sistem informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) di RSGM UNJANI. Penerapan teknologi ini membantu modernisasi serta kelancaran operasional rumah sakit milik yayasan.

Selain itu, kerja sama ini mencakup pengelolaan likuiditas serta penempatan dana YKEP Group untuk mengoptimalkan potensi keuangan yayasan.

Membangun Ekosistem Keuangan Berkelanjutan

Pembaruan kesepakatan ini menciptakan manfaat timbal balik yang besar bagi kedua institusi. Integrasi layanan digital banking bank bjb makin mempermudah transaksi harian di seluruh entitas YKEP.

Manajemen bank bjb berkomitmen terus menghadirkan solusi keuangan yang relevan serta inovatif bagi mitra strategisnya. Integrasi antara jaringan perbankan bjb dan ekosistem YKEP diharapkan mampu memberikan nilai tambah secara berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

(Rilis BJB)

Gandeng Gen Z Jadi Agen Finansial Desa, Bank BJB Gelar Kick Off Festival Duta Desa 2026 di Serang

0

SERANG,FOKUSJabar.id: Pemerintah bersama bank bjb mendorong pemuda desa untuk mengelola potensi lokal secara terarah dan berkelanjutan. Dorongan ini mengemuka dalam ajang Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026 di Alun-Alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (29/8/2026) lalu.

Mengusung tema “Kembali Ke Desa, Tajir Melintir”, festival ini mengajak Generasi Z mengubah pandangan mereka terhadap desa. Panitia ingin Gen Z menjadikan desa sebagai ruang berkarya, berinovasi, serta membangun bisnis lokal bernilai tinggi.

Baca Juga: Bank bjb Raih 2 Penghargaan OJK, Edukasi Literasi Keuangan Digelar di 81 Sekolah

Ajang kolaborasi ini mempertemukan kementerian, pemerintah daerah, pelaku usaha, perbankan, hingga organisasi desa.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto hadir langsung bersama Wakil Menteri Desa Riza Patria. Kepala Dinas PMD Banten Gunawan Rusminto mewakili Gubernur Banten, bersanding dengan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Manajemen bank bjb juga hadir secara penuh. Direktur Operasional bank bjb Herfinia mendampingi CEO Regional 4 bank bjb Mohammad Mufti serta Pemimpin Cabang bank bjb KCK Banten Faridha Siregar.

Peluncuran Program Gen Z Bisa

Acara berlangsung meriah dengan suguhan tarian tradisional Banten, kuis interaktif, serta diskusi publik. Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan rompi dan topi “Gen Z Bisa” secara simbolis oleh Direktur Operasional bank bjb Herfinia kepada perwakilan anak muda.

Prosesi tersebut menandai pengenalan program Gen Z Bisa dari bank bjb. Program ini mengajak generasi muda menjadi Agen Laku Pandai atau Agen bjb Bisa di wilayah perdesaan.

Melalui program ini, bank bjb memberdayakan pemuda desa agar tidak cuma menjadi nasabah pasif. Para agen muda ini bertugas mendekatkan akses perbankan serta memperluas inklusi keuangan masyarakat sekitar.

Pengalaman Nyata Agen bjb Bisa di Lapangan

Muhammad Ribkhi Aprilaganta, salah satu Agen bjb Bisa, membagikan pengalamannya melayani kebutuhan finansial warga desa. Ia mengaku masyarakat menyambut hangat kehadiran layanan perbankan yang ia jalankan.

“Awalnya warga sempat kaget, tetapi setelah mencoba membayar PBB, pajak kendaraan, hingga transfer, mereka merasakan prosesnya cepat dan praktis tanpa perlu antre. Bagi saya, selain mendapatkan penghasilan tambahan, menjadi Agen bjb Bisa juga memberikan kepuasan karena dapat membantu warga desa,” ujar Ribkhi.

Ribkhi memotivasi rekan sejawatnya untuk berani mengambil peluang dari lingkungan terdekat.

“Jangan ragu melangkah dari hal kecil. Gen Z Bisa, Bangun Desa, Bangun Indonesia. Yuk, bergerak bersama bjb Bisa,” tuturnya.

Menggali Potensi Ekonomi Desa secara Digital

Semangat “Kembali Ke Desa, Tajir Melintir” membuka mata anak muda terhadap peluang bisnis di sekitar mereka. Desa menyimpan kekayaan ekonomi melimpah, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, produk UMKM, hingga ekonomi kreatif berbasis digital.

Pemanfaatan potensi desa secara kreatif dapat menciptakan lapangan kerja baru. Bank bjb memegang peran vital dalam menyediakan akses keuangan yang terencana bagi para pelaku usaha desa tersebut.

Ke depan, bank bjb terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, komunitas, serta dunia usaha. Manajemen yakin bahwa pengelolaan desa yang optimal akan menjadikan wilayah perdesaan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

(Rilis Bank BJB)

Bank bjb Raih 2 Penghargaan OJK, Edukasi Literasi Keuangan Digelar di 81 Sekolah

0
bank bjb Raih Dua Penghargaan OJK di Puncak Hari Indonesia Menabung 2026
bank bjb Raih Dua Penghargaan OJK di Puncak Hari Indonesia Menabung 2026

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengganjar bank bjb dengan dua penghargaan bergengsi atas kontribusi besar perusahaan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Pihak OJK menyerahkan langsung penghargaan tersebut dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Nasional 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Farhan Bongkar Tata Kelola Keuangan Perumda Tirtawening, Tiga Divisi Punya Rekening Sendiri

Bank bjb sukses memboyong penghargaan untuk kategori Bank Teraktif Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS). Serta penghargaan Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif.

Pengakuan Atas Edukasi Berbasis Sekolah

Capaian ini memperkuat rekam jejak bank bjb dalam mengedukasi para pelajar di berbagai daerah. Penghargaan kategori BGTS membuktikan efektivitas pendekatan langsung ke sekolah-sekolah untuk memperluas pemahaman pengelolaan finansial sejak dini.

Sementara itu, penghargaan Program OJK PEDULI Termasif mengukuhkan peran aktif bank bjb dalam menjangkau masyarakat luas lewat berbagai inisiatif literasi keuangan.

Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna menegaskan bahwa apresiasi dari OJK ini makin memacu semangat perusahaan untuk merangkul generasi muda.

“Literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, bank bjb ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan perbankan. Namun juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran dan kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah,” ujar Ayi.

Aksi Edukasi Serentak di 81 Sekolah

Sebagai bentuk aksi nyata dalam merayakan HIM 2026 bertema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, bank bjb menggelar kegiatan edukasi secara serentak di 81 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia pada 26 Agustus 2026.

Salah satu pusat kegiatan berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung–Soreang dengan melibatkan 608 peserta dari unsur siswa, guru, hingga karyawan. Tim bank bjb menyampaikan materi perbankan, menggelar sesi tanya jawab, serta melepas mobil layanan edukasi menuju SMAN 1 Katapang dan SMKN 1 Katapang.

Pada hari yang sama, bank bjb cabang Sumedang merangkul 150 peserta di SRT 1 Kabupaten Sumedang. Pemimpin Kantor Cabang Sumedang bank bjb Asep Gunawan dan Kepala Sekolah SRT 1 Sumedang Cece Enjang Kartiwa bahkan langsung menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pembukaan Rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).

Membangun Generasi Melek Finansial

Lewat jaringan kantor yang luas serta dukungan OJK dan pemerintah daerah, bank bjb terus berkomitmen menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif.

Edukasi sejak dini ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang bijak mengelola uang. Terlebih mampu menentukan prioritas, serta rajin menabung demi masa depan.

Mengusung semangat “Menabung Hari Ini, Masa Depan Lebih Baik”, bank bjb akan terus memperkuat sinergi. Dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program keuangan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.

(Rilis BJB)

Sempat Tertindih Saat Jembatan Pongpet Pangandaran Ambruk, Begini Kondisi Terbaru Bupati Citra Pitriyami

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Usai jembatan Pongpet Pangandaran Anjlok

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kondisi kesehatan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menunjukkan perkembangan positif pasca insiden ambruknya Jembatan Gantung Pongpet. Meski begitu, sang Bupati masih merasakan tubuhnya lemas serta harus menjalani proses pemulihan akibat syok.

Ajudan Bupati, Andi, menyampaikan kabar tersebut melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (31/8/2026).

Baca Juga: Bupati Pangandaran Alami Luka Usai Jembatan Pongpet Putus

“Alhamdulillah baik, ada memar di pergelangan tangan kiri dan badan lemes, tadi sempat diinfus vitamin karena merasa lemes. Tinggal pemulihan syoknya Bu,” tulisnya.

Menjadwalkan Ulang Sejumlah Agenda Kerja

Peristiwa naas tersebut mengganggu berbagai kegiatan resmi Bupati Citra. Pihak protokol terpaksa menunda serta menjadwalkan ulang agenda kerja sang Bupati sepanjang hari ini.

“Kegiatan hari ini direschedule ada sebagian agenda yang sudah dilaksanakan tapi tidak sampai selesai diikuti oleh ibu,” ujarnya.

Detik-Detik Musibah di Lokasi Peresmian

Sebelumnya, Jembatan Gantung Pongpet Margajaya di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, anjlok saat prosesi peresmian pada Minggu (30/8/2026) sore. Bupati Citra bersama rombongan Forkopimda serta warga sedang berdiri di atas jembatan saat struktur bangunan mendadak putus.

Insiden tersebut menyebabkan beberapa orang menindih Bupati Citra hingga ia mengalami memar serta luka lecet ringan.

Kepala Bagian Prokopim Setda Pangandaran Raden Detty Marieta juga menegaskan kondisi kesehatan pimpinan daerah tersebut yang kian membaik.

“Alhamdulillah, Ibu sudah baik. Hanya memar sedikit,” katanya.

(Sajidin)

352 Botol Miras Disita Polres Ciamis Sepanjang Agustus, 300 Botol Sudah Dimusnahkan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Puluhan Botol berisi minuman keras yang berhasil disita jajaran Polres Ciamis Polda Jawa Barat

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Polres Ciamis Polda Jawa Barat menyita 352 botol minuman keras (miras) sepanjang Agustus 2026. Polisi mengamankan ratusan botol miras tersebut melalui rangkaian operasi ketat demi menekan peredaran barang terlarang di wilayah Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar menyampaikan langsung capaian penindakan hukum tersebut kepada publik.

“Untuk miras sebanyak 352 botol dari berbagai jenis, yang mana 300 botol juga telah dilaksanakan pemusnahan di Polda Jabar,” katanya, Senin (31/8/2026).

Baca Juga: Sebulan Ungkap 7 Kasus Narkoba, Polres Ciamis Sita 36,67 Gram Sabu

Sisa Barang Bukti Masih Tersimpan di Mapolres

Eko menjelaskan bahwa jajarannya masih menyita 52 botol miras sisanya di Polres Ciamis sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Ia menegaskan komitmen jajarannya dalam membasmi peredaran minuman beralkohol secara berkelanjutan.

“Kami pastikan penindakan terhadap peredaran Miras di wilayah hukum Polres Ciamis masih akan terus dilakukan,” ucapnya.

Menyiagakan Pasukan Setiap Hari

Personel Polres Ciamis menggelar operasi rutin setiap hari demi mengantisipasi penyebaran miras, narkoba, serta berbagai barang berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setiap hari kami terus melaksanakan operasi terkait dengan peredaran Miras,” jelasnya.

Gebrakan Tim Maung Galuh Bersama Ormas Islam

Selain menggelar razia rutin, Polres Ciamis juga mengaktifkan kembali Tim Maung Galuh. Tim khusus ini telah beroperasi selama sepekan untuk menyasar berbagai potensi kejahatan dan gangguan keamanan di lapangan.

Dalam menjalankan tugasnya, kepolisian merangkul elemen masyarakat serta organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kabupaten Ciamis.

“Selama satu minggu berjalan tim Maung Galuh setiap hari ada penangkapan-penangkapan pengedar miras bekerja sama dengan elemen-elemen masyarakat dan ormas-ormas Islam yang ada di Kabupaten Ciamis,” tegasnya.

(Husen Maharaja)

Farhan Bongkar Tata Kelola Keuangan Perumda Tirtawening, Tiga Divisi Punya Rekening Sendiri

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung Senin (31/8/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membongkar persoalan tata kelola keuangan di Perumda Tirtawening Kota Bandung. Ia menyoroti tiga divisi bisnis yang memiliki rekening sendiri-sendiri tanpa mencatatkan keuangannya ke rekening perusahaan induk.

Farhan menilai praktik tersebut melanggar prinsip tata kelola perusahaan daerah. Ia langsung meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening segera membereskan sistem keuangan mereka.

Baca Juga: Branding di Bandara Husein Sastranegara, Ini Target Pemkot Bandung

“Karena manajemen keuangannya agak aneh. Punya satu core business, punya tiga divisi, di mana tidak ada satu konsolidasi manajer keuangan, manajemen keuangan. Jadi masing-masing divisi bisnis punya rekening sendiri-sendiri yang tidak terkonsolidasi ke dalam rekening perusahaan induk. Kan aneh. Tidak boleh seperti itu,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (31/8/2026).

Tugas Berat untuk Manajemen Baru

Farhan menyerahkan pekerjaan rumah ini kepada Direktur Utama dan Dewan Pengawas baru Perumda Tirtawening. Ia menginstruksikan mereka untuk segera menyusun langkah pembenahan.

“Sudah memberikan tugas kepada Ketua Dewas PDAM dan Dirut PDAM agar segera melakukan pembenahan dan juga konsolidasi,” katanya.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh transaksi bisnis Perumda Tirtawening tercatat secara transparan dan terintegrasi. Perbaikan sistem ini sekaligus untuk mengejar target dividen perusahaan sebesar Rp16 miliar hingga tahun 2031.

Meski begitu, Farhan menekankan bahwa keberhasilan perusahaan tidak cuma bersandar pada dividen semata. Pemkot Bandung akan menuangkan berbagai target kinerja lain ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perusahaan.

“Walaupun kontrak kinerja untuk dividennya hanya Rp16 miliar sampai 2031, tetapi pada praktiknya nanti target-target yang ingin kami angkat lewat rencana kerja dari perusahaan, RKA,” ucapnya.

Menahan Tanda Tangan Dokumen RKA 2027

Farhan memilih menahan persetujuan RKA Perumda Tirtawening untuk tahun 2027. Ia menegaskan keinginan untuk memeriksa seluruh isi dokumen tersebut secara menyeluruh terlebih dahulu.

“RKA 2027 masih belum saya tanda tangani karena saya ingin membaca lebih detail,” jelasnya.

Ia berharap perbaikan internal ini berjalan cepat agar jajaran direksi bisa langsung mengeksekusi program kerja perusahaan.

“Menunggu semuanya selesai. Yang penting sekarang RKA mesti bahas selesai dulu. RKA 2027, setelah itu kita harus fokus langsung bekerja,” ujarnya.

Dirut Profesional Tanpa Beban Politik

Di sisi lain, Farhan memastikan pimpinan baru Perumda Tirtawening berasal dari kalangan profesional murni. Sosok pilihan ini berhasil menduduki peringkat teratas dalam seluruh tahapan uji kompetensi.

“Latar belakang Dirut profesional dan hasil uji menunjukkan dia ada di peringkat pertama. Jadi saya tidak ada beban. Lihat hasil saja,” katanya.

Saat ini, proses seleksi untuk jajaran direksi lainnya masih berjalan. Sementara itu, jajaran Dewan Pengawas sedang menunggu surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Farhan akan melantik seluruh jajaran manajemen setelah semua proses administrasi selesai. Meski begitu, Direktur Utama yang baru sudah mulai aktif bekerja sejak Senin, 31 Agustus 2026.

“Sudah mulai hari ini,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)