spot_imgspot_img
Jumat 3 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 145

Dandim 0612/Tasikmalaya Usung Visi Sinergi Ulama-TNI

0
Dandim 0612/Tasikmalaya fokusjabar.id
Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Imvan Ibrahim gelar Munggahan dan santunan jelang Ramadhan (foto: Dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Mengusung visi kolaboratif sejak hari pertama menjabat, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menempatkan silaturahmi dengan ulama sebagai fondasi kepemimpinannya.

Visi tersebut di wujudkan dalam kegiatan Munggahan dan Silaturahmi Akbar di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya, Jumat (13/02/2026).

BACA JUGA:

69 Lurah Kota Tasikmalaya Konsolidasi, Sinkronkan Program hingga PBB

Hadir dalam acara tersebut, alim ulama, tokoh agama, masyarakat Tasikmalaya Raya dan insan pers.

Tidak hanya mempererat silaturahmi, kegiatan di rangkaikan dengan aksi sosial Jumat Berkah. Bersama Gandara Grup, Kodim 0612/Tasikmalya menyalurkan santunan dan ratusan paket sembako bagi anak yatim serta penyandang disabilitas.

Terharu Bertugas di Kota Santri

Letkol Imvan mengungkapkan, penugasannya di Tasikmalaya merupakan doa yang terkabul.

“Saya pernah berdoa agar bisa memimpin di wilayah yang banyak ulamanya. Tasikmalaya di kenal sebagai Kota Santri dan gudangnya ulama. Ini amanah besar yang harus saya jaga,” tuturnya.

Menurutnya, kekuatan Tasikmalaya terletak pada nilai religius yang mengakar kuat di tengah masyarakat.

Karena itu, ia ingin TNI hadir bukan hanya sebagai aparat pertahanan. Tetapi juga mitra strategis masyarakat.

Analogi Sederhana Penuh Makna

Dia menyampaikan analogi tentang pentingnya kebersamaan.

“Harus seperti dua tangan yang saling membantu. Kalau satu mengalami kesulitan, yang lain otomatis hadir membantu,” ujarnya.

Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi, menyambut baik pendekatan tersebut. Ia menyatakan kesiapan ulama untuk terus bersinergi menjaga stabilitas dan ketenteraman wilayah.

Dukungan serupa datang dari Presiden Gandara Grup, H. Cahya Gandara. Ia menilai langkah cepat Dandim merangkul ulama merupakan strategi tepat untuk menjaga harmoni sosial di Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Jelang Imlek dan Ramadan, Polres Tasikmalaya Kota Perkuat Sinergi Lintas Elemen

Melalui kolaborasi umara, ulama, dan dunia usaha, suasana menjelang Ramadhan di Tasikmalaya diharapkan semakin teduh dan penuh keberkahan.

“Momentum munggahan ini menjadi simbol kuat bahwa kebersamaan adalah kunci membangun daerah,” ucap Gandara.

(Farhan)

Menjaga Suara yang Tak Lekang Waktu: Radio Antik Hidup Kembali dalam Bandung Kota Cerita

0
suara radio fokusjabar.id
Pameran Radio Antik

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Suara statis halus sesekali terdengar dari sebuah radio tua berbahan kayu, seakan membawa pengunjung kembali ke masa ketika berita dan hiburan mengalir melalui gelombang udara.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang serba cepat, puluhan radio antik hadir dalam sebuah pameran yang mengajak masyarakat menyusuri jejak sejarah penyiaran.

BACA JUGA:

Ramadan 2026, Pemkot Bandung Perketat Patroli Hiburan Malam dan Tertibkan PMKS

Pameran radio antik ini menjadi bagian dari program Pemerintah Kota Bandung, Bandung Kota Cerita, yang kini memasuki pelaksanaan keempat sejak pertama kali di gelar pada triwulan ke empat tahun 2025.

Bertepatan dengan peringatan Hari Radio Dunia, tema literasi radio di pilih sebagai upaya menghadirkan ruang refleksi sekaligus edukasi tentang perjalanan media yang pernah menjadi pusat komunikasi masyarakat.

Sekitar 50 koleksi radio di pamerkan dengan rentang produksi mulai dari tahun 1901 hingga 1956. Setiap perangkat bukan sekadar benda koleksi, melainkan saksi perkembangan zaman.

Ada radio produksi Eropa dari Jerman dan Belanda, berdampingan dengan radio merek Ralin (Radio dan Listrik Negara) yang merekam jejak industri dalam negeri.

Bagi sebagian pengunjung, pengalaman ini terasa personal. Bentuk klasik dengan tombol analog dan speaker besar mengingatkan pada masa ketika keluarga berkumpul mendengarkan siaran berita atau sandiwara radio.

Radio bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga ruang kebersamaan.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Dewi Kaniasari menilai, kegiatan ini sebagai langkah menghadirkan dialog antara kearsipan pemerintah, komunitas radio serta pelaku industri penyiaran.

BACA JUGA:

Duraking Airforce Run 2026 Suguhkan Pengalaman Lari Rasa Militer

Melalui kolaborasi dengan komunitas radio antik, museum dan kolektor, pameran ini di harapkan mampu memperkuat literasi masyarakat sekaligus menjaga ingatan kolektif tentang sejarah media.

Menariknya, beberapa radio antik juga tersedia untuk di jual. Harga yang di tawarkan bervariasi. Bahkan mencapai puluhan juta rupiah. Tergantung kondisi fisik serta nilai historis yang melekat pada setiap unit.

Pameran berlangsung hingga hari Minggu dan di buka gratis untuk umum mulai pukul 10.00-20.00 WIB.

Di tengah dominasi layar digital, kehadiran radio-radio lawas ini menjadi pengingat bahwa suara pernah menjadi penghubung utama antarmanusia. Sederhana namun penuh makna.

(LIN)

Bupati Garut Pimpin Gerakan Ngariksa Hate di Jalan Ibrahim Adjie

0
Bupati Garut fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin memimpin aksi kebersihan massal bertajuk “Gerakan Ngariksa Hate,” di Jalan Ibrahim Adji Kecamatan Tarogong Kaler, Jumat (13/2/2026).

Gerakan Ngariksa Hate bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 dan menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

BACA JUGA:‎

Bupati Garut Mapag Gumiwang Ci Garut dan Ziarah Leluhur

‎Aksi gotong royong tersebut di ikuti unsur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) serta TNI-Polri.

Bupati Garut fokusjabar.id
Bupati dan unsur DPRD

‎Bupati Garut menegaskan, kegiatan bersih-bersih bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Namun sebagai wujud nyata pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara nasional.

‎”Kegiatan hari ini menjadi momentum penting ke depan atas Pak Presiden RI yang meminta menjaga kebersihan lingkungan,” kata Syakur.‎

Garut yang pernah meraih predikat sebagai kota terbersih di Indonesia menjadi pengingat pentingnya menjaga konsistensi kebersihan lingkungan.

Bupati Garut menginstruksikan Sekda untuk segera menerbitkan Surat Edaran (SE) yang di tujukan kepada seluruh instansi perkantoran, sekolah hingga Puskesmas agar lebih aktif menjaga kebersihan secara berkelanjutan.

‎”Saya mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk selalu peduli terhadap lingkungan. Caranya, menjaga serta memelihara,” ungkap Syakur.

BACA JUGA:

Bupati Garut Pantau Bapokting di Pasar Guntur Ciawitali

‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim menyampaikan, kegiatan tersebut di laksanakan berdasarkan imbauan Bupati Garut Nomor 400.14.1.1/637/UM tentang gerakan kebersihan gotong royong secara serentak.

‎Jujun menegaskan, tujuan utama peringatan HPSN 2026 yang di rangkaikan dengan HJG ke-213 adalah memperkuat ikatan antara manusia dan alam.

Sebanyak 300 peserta dari berbagai unsur terlibat dalam aksi kebersihan di Jalan Ibrahim Adjie.

(Bambang Fouristian)

Bupati Ciamis Soroti Akuntabilitas Keuangan di Kecamatan Purwadadi

0
Bupati Ciamis Keuangan Purwadadi fokusjabar.id
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Dalam upaya memperkuat kualitas pemerintahan desa, Bupati Ciamis Jawa Barat (Jabar), Herdiat Sunarya  gelar kegiatan pembinaan dan pengawasan. Salah satunya di wilayah kecamatan Purwadadi, Kamis (12/2/2026) kemarin.

Menurut Herdiat, halitu dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menjalankan pemerintahan.

BACA JUGA:

Bupati Ciamis Soroti Peluang Besar Pertanian Desa untuk Ketahanan Pangan

Dia menegaskan, pengelolaan anggaran desa harus di lakukan secara tertib dan sesuai ketentuan. Pasalnya, administrasi keuangan yang baik menjadi pelindung aparatur desa dari persoalan hukum. Sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Pengelolaan keuangan desa harus di rencanakan dengan baik dan sesuai prosedur. Jangan sampai ada penggunaan anggaran yang tidak bisa di pertanggungjawabkan,” tegas Bupati Ciamis.

Herdiat meminta setiap program desa di susun secara matang, terukur serta mengacu pada aturan yang berlaku.

Bupati juga menyoroti penataan aset desa. Aset berupa tanah, bangunan maupun barang bergerak harus di data serta di catat secara administratif.

“Aset desa itu milik masyarakat. Jadi wajib di jaga dan  di tata dengan benar. Administrasinya harus lengkap agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” pesannya.

Bupati mengimbau pemerintah desa meningkatkan koordinasi dengan Inspektorat agar setiap kebijakan dapat di konsultasikan sejak awal. Termasuk dalam proses pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

“Semua harus hati-hati dan mengikuti aturan. Jangan sampai perangkat desa bermasalah hukum karena kelalaian administrasi,” tegasnya.

Herdiat menambahkan, kepala desa perlu terus melakukan pembinaan kepada perangkatnya. Dengan begitu, berjalan optimal serta pelayanan publik semakin baik.

Dia mengajak pemerintah desa mendukung program prioritas pemerintahpusat. Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat serta layanan cek kesehatan gratis melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat.

Bupati juga menyinggung persoalan lingkungan. Terutama penanganan sampah. Ia mendorong aparatur desa terus mengedukasi masyarakat agar terbiasa memilah sampah dari rumah tangga.

“Kita harus mulai dari lingkungan sendiri. Peran masyarakat dan gotong royong sangat menentukan keberhasilan pengelolaan sampah,” katanya.

Di bidang pertanian, wilayah Lakbok dan Purwadadi memiliki peran strategis sebagai sentra produksi padi di Kabupaten Ciamis.

Karenanya, Da berharap kawasan tersebut tetap menjadi penopang ketahanan pangan daerah.

Namun Dia mengingatkan adanya indikasi penurunan kualitas tanah akibat penggunaan bahan kimia berlebih. Karena itu, petani di anjurkan mulai memanfaatkan pupuk organik.

“Kalau ingin lahan tetap subur dalam jangka panjang, penggunaan pupuk organik perlu di tingkatkan,” pungkasnya.

(Mia)

Bupati Ciamis Ingatkan Bahaya Potong BPNT

0
ciamis fokusjabar.id
Bupati Ciamis,Herdiat Sunarya

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kegiatan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) berakhir, Kamis (12/2/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut melibatkan 36 desa. Pesertanya Kades, perangkat desa, BPD dan unsur Forkopimcam.

BACA JUGA:

Cuaca Ekstrem Mengancam, Bupati Ciamis Minta Desa Perkuat Mitigasi Bencana

Melalui agenda pembinaan ini, pemerintah daerah menekankan penguatan tata kelola pemerintahan desa sekaligus pencegahan pelanggaran administrasi maupun hukum.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menegaskan larangan keras terhadap praktik pemotongan bantuan sosial. Khususnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Herdiat menyebut, pemerintah menerima laporan adanya pengurangan bantuan yang menjadi hak penerima manfaat.

“Jangan sampai ada yang memotong hak fakir miskin dengan alasan apa pun. Meskipun niatnya membantu warga lain. Itu tetap salah dan berbahaya,” tegasnya.

Menurut Bupati Ciamis, laporan tersebut telah di verifikasi dan terbukti terjadi di salah satu wilayah.

Untuk itu, Dia mengingatkan aparatur desa agar tidak mengulangi perbuatan serupa karena berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum dan merugikan masyarakat.

Bupati juga menyoroti masih adanya kepala desa yang tersandung persoalan hukum.

“Banyak kasus berawal dari kelalaian administrasi. Termasuk pengelolaan dokumen penting. Seperti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang tidak di jaga dengan baik hingga di manfaatkan pihak tertentu,” tegasnya.

BACA JUGA:

Pengurus PPI 2025-2030 Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati Ciamis

Herdiat juga menekankan pentingnya sinergi antara kepala desa, perangkat desa dan BPD sebagaimana diamanatkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Pemerintahan desa harus berjalan solid dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Bupati.

Ia juga mengingatkan pengelolaan APBDes harus di rencanakan secara matang, terprogram, terukur serta transparan.

Aset desa bergerak maupun tidak bergerak wajib di jaga dan tidak boleh di salahgunakan apalagi di gadaikan.

“Saya tidak ingin ada kepala desa yang berurusan dengan aparat penegak hukum. Jaga amanah jabatan ini dengan baik,” tegas Herdiat.

Bupati meminta aparatur desa meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem. Mengingat Kabupaten Ciamis termasuk wilayah rawan bencana.

“Aparatur wajib aktif menyosialisasikan kesiapsiagaan kepada masyarakat,” katanya.

Pihaknya berharap, aparatur desa semakin memahami tanggung jawabnya, menjaga integritas serta mengutamakan kepentingan warga dalam setiap kebijakan.

(Mia)

Pencam Taraju Tasikmalaya Gerak Cepat Benahi Limbah MBG, SPPG Wajib Penuhi Standar

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Kabid LH Farhan (ujung kiri) didampingi Camat Taraju (batik) tinjau IPAL SPPG Taraju 2

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya bergerak cepat merespons keluhan warga terkait limbah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aparat kecamatan langsung mengumpulkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam forum evaluasi dan pembinaan, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan berlangsung di dapur SPPG Cibuntu dan menghadirkan Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dinas PUTRPRKPLH Kabupaten Tasikmalaya, Farhan. Ia memberikan arahan teknis terkait sistem pengelolaan limbah agar sesuai standar lingkungan.

Baca Juga: 69 Lurah Kota Tasikmalaya Konsolidasi, Sinkronkan Program hingga PBB

Camat Taraju, Dedi Herniwan, menegaskan komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan seluruh dapur MBG menjalankan pengelolaan limbah secara tertib dan bertanggung jawab.

“Kami ingin setiap dapur MBG di Taraju memiliki sistem pengolahan limbah yang memadai. Kenyamanan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas Dedi.

Sebagai langkah konkret, SPPG Taraju 2 langsung melakukan pembenahan. Pengelola menambah saluran pipa sepanjang kurang lebih 15 meter dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menuju titik pembuangan yang lebih aman. Selain itu, mereka menyiapkan pemasangan grease trap untuk memisahkan kandungan minyak dan lemak dari air limbah sebelum dialirkan.

Farhan menyampaikan bahwa tim Lingkungan Hidup bersama pihak kecamatan telah meninjau lokasi secara langsung. Ia juga meminta seluruh pengelola SPPG melengkapi fasilitas IPAL serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar dapur produksi.

“Program MBG harus memberi manfaat gizi tanpa memunculkan persoalan lingkungan. Karena itu, setiap SPPG wajib memenuhi standar pengelolaan limbah,” ujarnya.

Melalui langkah evaluasi dan pembenahan ini, Kecamatan Taraju berupaya memastikan program MBG berjalan optimal sekaligus tetap menjaga kualitas lingkungan dan kenyamanan warga.

(Farhan)

69 Lurah Kota Tasikmalaya Konsolidasi, Sinkronkan Program hingga PBB

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara, saat bersama para Lurah se-Kota Tasikmalaya dalam acara Rakor Forum Lurah (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Forum Lurah Kota Tasikmalaya mengumpulkan 69 lurah dari seluruh wilayah kota dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan yang digelar di Aula Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kamis (12/2/2026).

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara hadir langsung bersama Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Evi Silviany, Camat Bungursari Sodik Sunandi, serta Kabag Pemerintahan Setda Kota Tasikmalaya Nanang Iskandar Zulkarnaen.

Baca Juga: Jelang Imlek dan Ramadan, Polres Tasikmalaya Kota Perkuat Sinergi Lintas Elemen

Ia menilai rakor tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat soliditas dan komunikasi antarlevel pemerintahan, khususnya di tingkat kelurahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Tentunya agar program yang turun ke tingkat kelurahan tidak menimbulkan kebingungan maupun kekecewaan di tengah warga.

“Kita perlu membangun koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Dengan begitu, setiap kebijakan yang berjalan bisa berjalan efektif dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya

Menurutnya, lurah memegang peran strategis karena berinteraksi langsung dengan warga setiap hari. Berbagai persoalan sosial, administrasi, hingga pelayanan publik pertama kali muncul di tingkat kelurahan.

“Lurah berada di garis terdepan pelayanan. Mereka menghadapi langsung dinamika di lapangan, sehingga perlu dukungan dan penguatan agar mampu menjalankan tugas secara optimal,” katanya.

Ruang Diskusi Strategis

Senada dengan itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Evi Silviany menyebut Forum Lurah bukan sekadar agenda rutin. Namun juga menjadi ruang diskusi strategis untuk mendorong kemajuan wilayah.

Ia menilai lurah berperan sebagai ujung tombak sekaligus representasi pemerintah kota di tengah masyarakat. Karena itu, ia mendorong para lurah untuk memberi teladan dan menggerakkan partisipasi warga dalam pembangunan.

“Kami berharap para lurah mampu menjadi contoh dalam menjalankan program pemerintah sekaligus mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan,” ujar Evi.

Ketua Forum Lurah Kota Tasikmalaya, Mulyono, menjelaskan bahwa rakor bulanan menjadi sarana silaturahmi sekaligus forum evaluasi program. Dalam pertemuan kali ini, para lurah membahas capaian dan strategi peningkatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Serta pembenahan data bantuan sosial agar lebih akurat dan tepat sasaran.

Ia berharap forum tersebut mampu memperkuat kolaborasi antar-lurah melalui pertukaran pengalaman dan solusi atas persoalan di masing-masing wilayah.

“Melalui forum ini, kami saling berbagi pengalaman dan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” kata Mulyono.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran unsur pimpinan daerah dan legislatif yang menurutnya menunjukkan komitmen sinergi antarlevel pemerintahan.

Forum Lurah, lanjutnya, akan terus berperan sebagai ruang koordinasi dan penguatan kapasitas demi menghadirkan pelayanan yang responsif. Serta menghadirkna program yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

(Seda)