spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 145

Persib Bandung Lolos ke ACL Two, Ini Kata Igor Tolic

0
persib bandung ACL Two fokusjabar.id
Pelatih Persib, Igor Tolic. (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil melangkah ke fase grup AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 setelah meraih kemenangan atas Manila Digger pada babak play-off.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026), skuad Maung Bandung berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0.

BACA JUGA:

Marc Klok Optimistis Persib Lolos ACL 2

Gol tunggal kemenangan pada pertandingan play-off sekaligus mengantarkan skuad Maung Bandung ke fase grup ACL Two 2026/2027 di cetak oleh Mariano Peralta.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic bersyukur anak asuhnya bisa meraih kemenangan dan lolos ke fase grup AFC Champions League Two 2026/2027.

Selain itu, pelatih asal Kroasia ini mengapresiasi kerja keras yang di tampilkan anak asuhnya.

Dia menyebut, tidak mudah bagi Persib meraih kemenangan. Apalagi, sepanjang laga tim tamu bisa memberikan perlawanan.

“Ini pertandingan yang ketat dan saya harus memberi selamat kepada para pemain,” kata Igor Tolic.

“Mereka melakukan tugasnya dengan sangat baik. Kami layak menang dan melangkah ke ACL Two,” Igor Tolic menambahkan.

Setelah lolos ke fase grup AFC Champions League Two 2026/2027, skuad Maung Bandung akan bertemu dengan FC Seoul (Korea Selatan), The Cong (Vietnam) dan Melbourne Victory (Australia).

Terkait lawan yang akan di hadapi pada fase grup, Igor Tolic belum mau membahasnya. Ia memilih untuk menitik beratkan fokusnya kepada laga terdekat skuad Maung Bandung.

BACA JUGA:

3 Pemain Absen, Persib Bandung Pede Hadapi Manila Digger

Seperti di ketahui, laga terdekat Persib yakni pertandingan pembuka di kompetisi Super League dengan menjamu PSM Makassar, Minggu 6 September mendatang.

“Kami step by step. Laga terdekat adalah melawan Makassar,” pingkasnya.

(Arif)

140 KPM PKH Kota Tasikmalaya Siap Lepas dari Bansos, Didorong Buka Usaha

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Sejumlah KPM PKH Graduasi di Kota Tasikmalaya, mendaoatkan pelatihan kewirausahaan dari Dinsos Kota Tasikmalaya di Aula Bappelitbangda (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya secara resmi membuka program Pelatihan Kewirausahaan bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) yang siap mandiri atau graduasi. Kegiatan pembukaan ini berlangsung di Aula Utama Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Senin (31/8/2026).

Program pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong penerima bantuan sosial agar “naik kelas” secara ekonomi dan melepas ketergantungan pada bansos.

Baca Juga: 44 Santri OHAN Hafidz Tasikmalaya Selesai Dibina, 26 Orang Hafal 30 Juz

Plt. Asisten I Pemerintah Kota Tasikmalaya Ade Hendar membakar semangat para peserta saat membuka acara secara resmi. Ia menyebut pelatihan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari program unggulan Pemkot Tasikmalaya, yakni Pembiakan Ekonomi Lokal Kewilayahan (Tasik PELAK).

“PKM yang sudah siap graduasi ini, sudah lima tahun menerima PKH dan bantuan lainnya. Kini sudah kami nilai mampu dan mandiri, sehingga tidak lagi menerima bantuan. Tugas kita sekarang adalah membekali mereka agar tetap mandiri melalui kewirausahaan,” ungkap Ade Hendar.

Strategi Pengelompokan Usaha Sesuai Minat

Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Rahman membeberkan bahwa sebanyak 140 KPM pada tahun 2026 telah memenuhi syarat graduasi dan menyatakan kesiapan mereka untuk merintis usaha.

Panitia membagi para peserta ke dalam beberapa kelompok usaha spesifik sesuai minat serta bakat masing-masing agar materi pelatihan terserap secara optimal.

“Harapan dari program pelatihan ini, yakni mereka semua bisa membuka sektor usaha sendiri sesuai bakat dan kemampuannya, selain itu mereka juga bisa mengelola keuangan keluarga, dan menjadi contoh bagi KPM lain,” tutur Rahman, Senin (31/8/2026).

Data Dinsos mencatat saat ini sekitar 61 ribu warga Kota Tasikmalaya masih menerima PKH. Sementara penerima bantuan beras menembus angka 60 ribu KPM. Angka graduasi sendiri terus bergerak dinamis menyelaraskan laporan berkala dari para pendamping PKH di lapangan.

“Dengan pelatihan kewirausahaan ini, kita menargetkan, KPM graduasi tidak hanya lepas dari penerima bantuan sosial. Tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi keluarga,” harapnya.

Panduan dan Alur Pengajuan Perubahan Desil Bansos

Di samping memfokuskan program graduasi, Pemerintah juga memberi penjelasan terkait maraknya keluhan warga soal kenaikan status desil yang memicu terhentinya bantuan sosial dari Pusat.

Rahman mengimbau warga prasejahtera yang merasa masih layak menerima bantuan tetapi mendapati status desilnya melonjak untuk segera mengajukan pembaharuan data. Warga bisa mengurusnya melalui aplikasi Cek Bansos, mendatangi operator SIK-NG di kelurahan, atau berkunjung ke Mall Pelayanan Publik.

Ia menegaskan bahwa proses verifikasi status desil membutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan. Karena melibatkan peninjauan berlapis dari kelurahan, Dinsos, Kemensos, hingga pengecekan lapangan (ground check) oleh BPS.

“Masyarakat harus bisa memahami alur proses pengajuan perubahan desil, agar tidak salah informasi. Pemerintah, tetap berkomitmen menyalurkan bantuan sosial harus tepat sasaran kepada warga yang benar-benar sangat membutuhkan,” tegas Rahman.

(Seda)

44 Santri OHAN Hafidz Tasikmalaya Selesai Dibina, 26 Orang Hafal 30 Juz

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Sekretaris Daerah Asep Goparulloh, dan Plt. Asisten I Pemkot Tasikmalaya Ade Hendar serta Kabag Kesra Asep Dudi, saat sosialisasi Program OHAN Hafidz di Aula Utama Balekota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sebanyak 44 santri peserta Program One Kelurahan One Hafidz (OHAN Hafidz) angkatan pertama tahun 2025-2026 resmi menyelesaikan masa pembinaan. Para santri yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Kota Tasikmalaya ini bersiap mengikuti prosesi wisuda pada awal September mendatang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menghadirkan Program OHAN Hafidz sebagai wujud nyata penguatan identitas Kota Santri melalui pendidikan Al-Quran.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Razia HP Anggota Secara Mendadak, Ini Hasil Pemeriksaannya

Para peserta menimba ilmu dan memperdalam hafalan di empat lembaga pembinaan, yakni Ponpes Nurul Hidayah Purbaratu (14 orang), Ponpes Sulalatul Huda Cihideung (14 orang), Ponpes Al Hasanah Kawalu (13 orang), dan Tahfidzul Qur’an Nurul Iman Indihiang (6 orang).

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Tasikmalaya H. Asep Dudi mengapresiasi tinggi capaian para santri setelah menjalani pembinaan selama satu tahun penuh.

“Alhamdulillah dari 44 peserta, sebanyak 26 orang sudah berhasil hafal 30 juz, lalu 5 orang hafal 20 sampai 29 juz, dan 13 orang hafal 11 sampai 19 juz,” ungkap Asep Dudi, Senin (31/8/2026).

Dukungan Puluhan Tenaga Pembina Profesional

Asep menjelaskan bahwa keberhasilan ini bersumber dari dedikasi 20 tenaga pembina yang mendampingi para santri secara konsisten. Tim pembina tersebut terdiri atas 12 guru tahfidz dan 8 guru tahsin yang rutin memandu, menyemak bacaan (tasmi’), serta menguji hafalan (murojaah).

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Tasikmalaya akan memusatkan prosesi wisuda angkatan pertama ini di halaman Masjid Agung Kota Tasikmalaya pada awal September 2026.

Program Prioritas Wujudkan Tasik Religius

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Asep Goparulloh menegaskan bahwa Program OHAN Hafidz menjadi pilar penting dalam mewujudkan program strategis Tasik Religius.

Ia menyebut para peserta sebagai aset daerah yang memegang peran vital dalam menjaga keharmonisan serta marwah Tasikmalaya sebagai Kota Santri. Menurutnya, pemerintah berkomitmen memperkuat pembinaan generasi Qur’ani dari segi kuantitas maupun kualitas akhlak.

Sekda berharap keberhasilan 26 santri yang mengkhatamkan 30 juz ini memicu antusiasme lembaga keagamaan untuk menyukseskan gelombang berikutnya.

“Keberhasilan peserta OHAN Hafidz angkatan pertama, diantaranya 26 orang yang telah khatam 30 juz, Pemerintah berharap, ini menjadi motivasi bagi pondok pesantren maupun lembaga dan pihak lainnya untuk ikut serta dalam program OHAN Hafidz pada gelombang berikutnya,” ujar Sekda.

Mengabdi dan Menjadi Teladan di Masyarakat

Asep Goparulloh mengajak para orang tua, pimpinan pesantren, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal kelanjutan program bernilai positif ini.

Ia menekankan bahwa para alumni pembinaan ini akan kembali ke tengah lingkungan tempat tinggal mereka untuk menyebarkan kebaikan.

“Santri penghafal Al-Quran ini nantinya akan diwisuda, mereka akan kembali ditengah-tengah masyarakat. Kemudian mereka akan mengamalkan ilmu hafalan Al-Quran yang telah dimiliki di tengah-tengah masyarakat. Sehingga kelak menjadi teladan bagi masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

(Seda)

Pabrik Cokelat di Cimahi Dikeluhkan Warga, PT CAPP Beri Klarifikasi

0
CIMAHI, FOKUSJabar.id
Foto: Perwakilan Pabrik Cokelat (PT CAPP), Pantober (tengah), memberikan klarifikasi terkait sejumlah aduan warga di kawasan Melong. (Arif)

CIMAHI,FOKUSJabar.id: Perwakilan Pabrik Cokelat (PT CAPP) Pantober memberikan klarifikasi resmi menanggapi aduan warga kawasan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Pihak perusahaan menyampaikan penjelasan tersebut usai mengikuti rapat dengar pendapat bersama DPRD Kota Cimahi dan perwakilan masyarakat RW 28.

Sebelumnya, warga sekitar mengeluhkan dampak operasional pabrik cokelat yang berdiri tepat di samping area permukiman mereka.

Baca Juga: Persib Resmi Pinjamkan Dion Markx ke Persita, Ini Alasan di Balik Keputusan Maung Bandung

Pantober menegaskan bahwa jajaran manajemen sebenarnya telah menyelesaikan berbagai persoalan tersebut melalui dialog terdahulu.

“Kita sudah melakukan audiensi di DPRD. Saya perwakilan dari CAPP. Jadi, apa yang dituduhkan masyarakat sebetulnya tidak tepat gitu ya. Tadi yang masalah pembangunan itu sebetulnya perusahaan Sarana,” kata Pantober, Senin (31/8/2026).

Buka Ruang Komunikasi Terbuka Bagi Warga

Pantober menjelaskan bahwa perusahaan aktif membangun komunikasi dengan warga sekitar melalui beragam kegiatan. Namun, ia menilai dialog tersebut belum membuahkan titik temu terkait tuntutan warga.

Ia juga menyayangkan langkah sebagian warga yang kembali mengungkit isu lama ke publik.

“Dan yang mereka tuduhkan sebetulnya tidak terbukti. Jadi sejauh ini sebetulnya narasi-narasi tersebut ya hanya yang sudah lewat yang mereka bawa yang dibahas kembali hari ini gitu sebetulnya. Itu aja sih,” ujarnya.

Meskipun belum memahami seluruh keinginan warga, PT CAPP memastikan tetap membuka pintu musyawarah bagi masyarakat RW 28.

“Sebetulnya kita komunikasi terbuka. Silakan aja kalau misalnya ada komunikasi ke kita, secara baik disampaikan, kita pasti menerima. Kita tidak menutup ‘Oh, kita tidak akan berkomunikasi dengan RW 28’, enggak sih. Asal semuanya sesuai dengan ketentuannyalah gitu ya, ini komunikasi,” ucapnya.

Bantu Dana Artesis untuk Fasilitas Lingkungan

Kuasa Hukum PT CAPP Stefanus Gultom menyikapi dinamika ini dengan menyebut bentuk musyawarah yang warga harapkan masih tergolong rancu.

“Sebetulnya masih rancu. Jadi terkait-terkait titik temu dengan masyarakat itu, khususnya dengan RW 28, masih rancu perihal kemauan atau kira-kira musyawarah seperti apa yang harus dilakukan PT dengan RW 28,” katanya.

Stefanus menegaskan bahwa perusahaan terus menunjukkan iktikad baik kepada warga sekitar. Sebagai bukti kepedulian sosial, PT CAPP telah menyalurkan bantuan dana untuk pembangunan sumur artesis bagi warga RW 28.

“Sejauh ini sebetulnya sudah berusaha ya tadi yang sudah kita sampaikan dengan bukti bahwa kita sudah membangun komunikasi dengan RW 28, ada bantuan dari kita terhadap RW 28 untuk artesis gitu, bantuan dananya,” ujarnya.

(Arif)

427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi

0
BEKASI, FOKUSjabar.id
Sumber Gambar: Pemkab Bekasi Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Bekasi, yang diikuti sebanyak 427 siswa jenjang pendidikan SD hingga SMA. Bertempat di Kawasan Deltamas, Cikarang Pusat. Senin, (31/08/2026).

BEKASI,FOKUSJabar.id: Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja meresmikan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi, Senin (31/8/2026). Ia berharap kehadiran lembaga pendidikan gratis ini mampu menghapus kendala ekonomi bagi anak-anak yang ingin mengejar cita-cita.

Asep memimpin prosesi pembukaan di Aula Sekolah Rakyat, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat.

Baca Juga: Stadion Merpati Depok Ditutup Sementara, Disiapkan Jadi Venue Porprov XV Jabar 2026

Sejumlah pejabat penting menghadiri acara tersebut, termasuk Anggota Komisi VIII DPR RI Wardatul Asriah, unsur Forkopimda, jajaran Sekda, para asisten daerah, hingga Kepala STPL Kemensos RI.

Asep menegaskan bahwa seluruh anak bangsa berhak menikmati fasilitas pendidikan yang layak tanpa terhalang status sosial.

“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depannya hanya karena kondisi ekonomi atau keterbatasan yang dihadapinya,” ujar Asep.

Membangun Harapan Baru Bagi Keluarga Kurang Mampu

Asep menyambut positif inisiatif pemerintah pusat yang merancang program khusus ini bagi keluarga prasejahtera. Ia memosisikan Sekolah Rakyat sebagai tempat menempa mental serta keterampilan para siswa.

“Sekolah ini bukan sekadar tempat untuk belajar. Sekolah Rakyat adalah tempat untuk membangun harapan dan mempersiapkan masa depan,” katanya.

Ia membakar semangat para peserta didik baru agar tekun menimba ilmu serta menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati guru, sayangi teman dan jangan pernah berhenti memiliki cita-cita. Dari sekolah ini saya yakin akan lahir generasi-generasi hebat yang kelak mampu membawa perubahan bagi keluarganya, bagi daerahnya dan juga bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Asep pun mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian seperti Kementerian Sosial, Kementerian PU, DPR RI, hingga Pemerintah Kota Bekasi yang mewujudkan sarana ini.

Menampung 427 Siswa dari Kelompok Desil Prasejahtera

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Alamsyah membeberkan bahwa sebanyak 427 siswa gabungan dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi mulai mengikuti MPLS.

Program strategis ini memprioritaskan anak-anak rentan, mulai dari warga yang belum pernah mengecap pendidikan hingga anak-anak putus sekolah. Dinas Sosial menjaring peserta dari keluarga kelompok desil 1 dan desil 2 melalui verifikasi ketat bersama pendamping PKH serta pilar sosial di desa.

“Tujuan utamanya tentunya meningkatkan akses pendidikan untuk anak-anak kita, terutama anak-anak yang belum sekolah atau yang putus sekolah, pernah sekolah kemudian tidak bisa melanjutkan,” kata Alamsyah.

Ia menambahkan, konsep sekolah berasrama ini bertujuan mencetak siswa menjadi penggerak perubahan ekonomi keluarga.

“Harapannya anak-anak kita setelah itu bisa menjadi agen perubahan untuk meningkatkan derajat ekonomi dan derajat kesehatan keluarga,” ujarnya.

Transformasi Kilat Lahan Sawah Menjadi Sekolah

Alamsyah mengungkapkan fakta menarik di balik pembangunan fisik Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 ini. Tim konstruksi berhasil merampungkan area sekolah hanya dalam kurun waktu delapan bulan di atas lahan bekas pesawahan.

“Delapan bulan yang lalu ini masih sawah yang diolah dan ditanami padi. Alhamdulillah karena kolaborasi bersama seluruh stakeholder, dari perencanaan kemudian hasil advokasi, akhirnya bisa hadir di Kabupaten Bekasi,” ungkap Alamsyah.

Saat ini, sebanyak 237 siswa asal Kabupaten Bekasi telah mengisi kuota sekolah, terdiri dari 57 murid SD, 90 siswa SMP, serta 90 pelajar SMA. Petugas terus memverifikasi data lapangan demi memenuhi sisa kuota yang tersedia.

Alamsyah mengapresiasi PT Brantas Abipraya bersama KSO dan Kementerian PU yang merampungkan proyek ini tepat waktu.

“Sekolah Rakyat ini satu sekolah, seribu mimpi dan sejuta prestasi,” pungkasnya.

(Jingga Sonjaya)

Stadion Merpati Depok Ditutup Sementara, Disiapkan Jadi Venue Porprov XV Jabar 2026

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Stadion Merpati di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Depok menutup sementara Stadion Merpati mulai Senin (31/8/2026). Langkah ini memuluskan proses perbaikan fasilitas olahraga tersebut demi menyambut perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Pengelola memfokuskan renovasi ini untuk memastikan Stadion Merpati siap menjadi salah satu arena pertandingan utama dalam ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi.

Baca Juga: Polres Ciamis Beri Bantuan Peralatan Usaha untuk Warga, Ada Showcase hingga Kompor Gas

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok Eko Herwiyanto membeberkan langsung alasan penutupan stadion tersebut.

“Mulai tanggal 31 Agustus besok, Stadion Merpati akan kita tutup, akan kita selenggarakan perbaikan. Karena ini merupakan salah satu venue Porprov XV tahun 2026,” ujar Eko Herwiyanto di Stadion Merpati.

Menjadi Rumah Bagi Tim Sepak Bola Putri Kota Depok

Dalam ajang Porprov XV Jabar 2026, Stadion Merpati memegang peran vital. Panitia mendaulat stadion ini sebagai tempat laga cabang olahraga sepak bola putri.

Tim sepak bola putri Kota Depok bakal berlaga mengarungi kompetisi di kandang sendiri. Kesiapan sarana pendukung menjadi faktor penentu sebelum laga resmi bergulir.

Eko memaparkan bahwa persiapan matang ini bertujuan memberi kenyamanan maksimal bagi para atlet yang berlaga kelak.

Dukungan Warga Bakar Semangat Atlet

Eko meminta pengertian serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat selama pengerjaan renovasi berlangsung. Ia berharap proses pembenahan stadion berjalan lancar tanpa kendala.

Selain memohon dukungan fasilitas, ia juga mengajak warga Depok menyatukan suara untuk menyemangati para atlet lokal.

“Mohon doa restu, tim sepak bola putri Kota Depok akan bertanding di stadion ini pada Porprov XV tahun 2026,” ungkap Eko.

Ia meyakini bahwa antusiasme warga dapat menyuntikkan energi tambahan bagi skuad sepak bola putri Depok untuk merengkuh prestasi tertinggi.

“Mudah-mudahan support dan dukungan sekalian akan membakar semangat atlet-atlet sepak bola putri Kota Depok untuk mendulang prestasi yang setinggi-tingginya,” pungkasnya.

(Jingga Sonjaya)

Polres Ciamis Beri Bantuan Peralatan Usaha untuk Warga, Ada Showcase hingga Kompor Gas

0
CIAMIS,FOKUSJabar.id
Ketpot: Kapolres Ciamis AKBP. Eko Iskandar saat memberikan bantuan peralatan usaha kepada keluarga Apip Gopur warga Desa Cisadap

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Jajaran Polres Ciamis Polda Jawa Barat bersama Ketua Pengurus Cabang Bhayangkari menggelar aksi bakti sosial dengan menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada warga. Penyerahan bantuan ini menyasar Apip Gopur Rohim, warga Dusun Cibodas, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis.

Pemberian modal sarana ini menjadi wujud kepedulian nyata jajaran kepolisian dalam merayakan Hari Bakti Bhayangkari ke-74.

Baca Juga: 352 Botol Miras Disita Polres Ciamis Sepanjang Agustus, 300 Botol Sudah Dimusnahkan

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar turun langsung menyerahkan perlengkapan tersebut kepada penerima manfaat.

“Tadi pihak kami telah memberikan bantuan peralatan usaha untuk keluarga Bapak Apip,” kata AKBP Eko Iskandar, Senin (31/8/2026).

Dukungan untuk Usaha Dagang Rumahan

Eko memaparkan bahwa jajarannya menyerahkan bantuan ini demi menopang keberlangsungan usaha rumahan milik keluarga Apip.

Pihaknya menyalurkan sejumlah peralatan penting untuk menunjang aktivitas jualan harian, seperti showcase (lemari pendingin), kompor gas, hingga ketel air.

“Mudah-mudahan saja bantuan yang kami berikan ini bisa bermanfaat bagi keluarga Pak Apip Gopur,” katanya.

Ungkapan Haru dan Doa dari Penerima Bantuan

Bantuan perlengkapan usaha tersebut menyulut rasa haru dari pihak penerima. Apip Gopur mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran Polres Ciamis serta Bhayangkari.

“Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas bantuan ini dan semoga Bapak Kapolres beserta Ibu dan jajaran selalu sehat dan banyak rizki yang melimpah,” ucapnya.

(Husen Maharaja)