spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 144

Lepas Tim Kabaddi Menuju Kejurnas, Ini Pesan Ketum KONI Jabar

0
kabaddi Jabar fokusjabar.id
Tim Kabaddi Menuju Kejurnas

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana menitipkan nama baik daerah sebagai provinsi juara. Hal tersebut di ungkapkan saat melepas tim kabaddi Jabar untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tahun 2026 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta, 1-3 September 2026.

“Jawa Barat sudah di kenal sebagai provinsi terbaik dalam pembinaan olahraga prestasi. Karena itu, saya titip nama baik Jabar, nama baik FOKSI Jabar dan nama baik KONI Jabar pada saat kejurnas nanti,” kata Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana saat melepas tim kabaddi Jabar di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (1/9/2026).

BACA JUGA:

PSGC Ciamis Siapkan 2 Laga Uji Coba Sebelum Kompetisi Liga 2

Sebagai cabang olahraga full body contact, Budiana mengingatkan atlet untuk mengatur manajemen emosi. Pengelolaan emosi yang baik di yakini mampu mengoptimalkan teknik maupun strategi yang di latih pada saat bertanding menghadapi lawan di atas matras.

“Kalau pengelolaan emosinya tidak paten, akan sulit mengeluarkan kemampuan terbaik yang sudah di ajarkan saat berlatih,” dia menambahkan.

Meski cabang olahraga yang baru di resmikan sebagai anggota KONI Jabar di tahun 2025, Kabaddi berkembang cukup baik di Tanah Pasundan.

Hal ini berkat kepedulian dari Ketua Umum FOKSI Jabar Uung Tanuwidjaya beserta jajaran pengurus untuk melakukan pembinaan prestasi dan pengembangan organisasi.

“Jawab kepedulian Pak Uung dan semua jajaran pengurus FOKSI Jabar ini dengan prestasi yang di raih di kejurnas,” kata Budiana.

Secara khusus, Budiana mengingatkan para atlet untuk tampil semaksimal mungkin pada Kejurnas Kabaddi tahun 2026. Pasalnya, keikutsertaan Jabar pada kejurnas kabaddi tahun 2026 merupakan yang pertama.

“Adik-adik atlet ini harus bangga menjadi atlet Kabaddi Jabar karena sebagai pionir. Karena itu, catatkan sejarah tidak hanya sebagai pionir tapi mampu memberikan prestasi maksimal. Dan pembuktiannya pada saat kejurnas nanti,” kata Budiana.

Ketua Umum FOKSI Jabar, Uung Tanuwidjaya menuturkan, Jabar menurunkan 20 atlet untuk mengikuti kejurnas Kabaddi tahun 2026. Terdiri dari 10 atlet putra dan 10 atlet putri yang akan di dampingi 4 orang pelatih dan 3 orang ofisial tim.

BACA JUGA:

11 Atlet Jabar Lolos ke Timnas Silat Indonesia untuk Kejuaraan Dunia

“Atlet-atlet yang di siapkan untuk kejurnas ini merupakan hasil seleksi yang kita lakukan jauh-jauh hari. Mereka sudah mempersiapkan diri menghadapi kejurnas ini dengan mengikuti pemusatan latihan selama satu pekan untuk pemantapan teknik dan fisik,” kata Uung.

Kejurnas Kabaddi tahun 2026 akan mempertandingan dua nomor di kategori antarprovinsi. Yakni nomor standar style dan super five di kelompok putra dan putri.

Selain itu, akan juga di pertandingkan kategori antarperguruan tinggi. Yakni di nomor super five dan three star di kelompok putra dan putri.

“Kita akan mengikuti semua nomor di kategori antarprovinsi yakni standar dan super five putra maupun putri. Sedangkan di kategori antarperguruan tinggi, Jabar di wakili Universitas Darul Ma’arif (UDM) Indramayu yang turun di nomor super five putra dan three star putra. Semoga kita bisa meraih hasil maksimal. Baik di kategori antarprovinsi maupun perguruan tinggi, dengan membawa pulang medali emas,” harap Uung.

Pada kategori antarprovinsi, tim Jabar akan bersaing dengan Bali, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung dan tuan rumah DKI Jakarta di nomor standar syle.

Sedangkan di nomor super five, akan bersaing dengan Bali, Banten, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung dan tuan rumah DKI Jakarta.

(ageng)

Pemain Korea Segera Perkuat PSGC Ciamis

0
PSGC Ciamis korea fokusjabar.id
Eka Ramdani

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pemain asing asal Korea Selatan yang di persiapkan untuk memperkuat PSGC Ciamis selangkah lagi bergabung dalam sesi latihan bersama tim.

Pemain tersebut telah tiba dan menjalani tes kesehatan dengan hasil yang secara keseluruhan di nyatakan baik.

BACA JUGA:

Ezechiel N’Douassel Debut Latihan Bersama PSGC Ciamis

Asisten Pelatih PSGC Ciamis, Eka Ramdani mengatakan, pemain asal Korea Selatan itu belum langsung mengikuti latihan karena masih menunggu proses finalisasi kontrak dengan manajemen.

Menurutnya, terdapat beberapa poin dalam kontrak yang sebelumnya belum di selesaikan. Kini, proses tersebut tinggal menunggu penandatanganan.

“Kemarin tuh ada beberapa pasal di kontraknya yang belum clear. Jadi tinggal nunggu tanda tangan kontrak aja,” ujar Eka.

Eka menjelaskan, pemain asing baru akan mengikuti latihan setelah seluruh proses kontrak rampung. Ia berharap, penyelesaian administrasi tersebut dapat segera di lakukan. Sehingga sang pemain bisa langsung bergabung dengan skuad PSGC.

“Asing kan seperti biasa lah, dia kontrak baru dia mau latihan. Mudah-mudahan malam ini sudah bisa,” katanya.

Jika proses penandatanganan kontrak selesai, pemain asal Korea Selatan tersebut di proyeksikan segera mengikuti latihan bersama pemain PSGC Ciamis lainnya.

Kehadirannya di harapkan dapat menambah kekuatan skuad PSGC yang saat ini terus mematangkan persiapan melalui evaluasi dan sejumlah agenda pertandingan uji coba.

BACA JUGA:

Pulang dari Brasil, Darrel Nathan Ang Pilih PSGC Ciamis untuk Petualangan Baru

Tim pelatih pun terus membenahi beberapa kekurangan yang terlihat dalam pertandingan sebelumnya. Khususnya pada aspek komunikasi, kemampuan membaca permainan dan antisipasi pemain.

Dengan segera bergabungnya pemain asing asal Korea Selatan tersebut, PSGC di harapkan memiliki tambahan kekuatan untuk menghadapi persaingan pada kompetisi mendatang.

(Mia)

PSGC Ciamis Siapkan 2 Laga Uji Coba Sebelum Kompetisi Liga 2

0
PSGC Ciamis fokusjabar.id
PSGC Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: PSGC Ciamis terus mematangkan persiapan tim dengan menjadwalkan dua pertandingan uji coba. Agenda tersebut di siapkan sebagai bagian dari evaluasi tim sekaligus memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain.

Asisten Pelatih PSGC Ciamis, Eka Ramdani mengatakan, laga uji coba pertama rencananya akan di gelar pada Rabu di Ciamis melawan Pemprov Bandung.

BACA JUGA:

PSGC Ciamis Datangkan Pemain Kosta Rika, Johan Bonilla Siap Jadi Pengatur Serangan

Pertandingan tersebut akan di manfaatkan untuk memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain yang belum mendapatkan kesempatan tampil pada pertandingan sebelumnya.

“Kemarin kan ada beberapa pemain juga yang tidak mendapatkan menit bermain. Mungkin hari Rabu kita rencana ada uji coba sama Prop Bandung di sini. Itu buat pemain-pemain yang kemarin tidak mendapatkan menit bermain,” ujar Eka.

Selanjutnya, PSGC juga merencanakan pertandingan uji coba melawan Persiba Balikpapan pada 5 September 2026 di Yogyakarta.

Menurut Eka, komunikasi antara jajaran pelatih kedua tim terkait rencana pertandingan tersebut telah mencapai kesepakatan. Namun, pelaksanaan laga masih menunggu penyelesaian koordinasi di tingkat manajemen.

“Kalau komunikasi kita antarpelatih sih sudah fix, tinggal manajemen,” katanya.

Persiba Balikpapan saat ini di ketahui tengah berada di Yogyakarta. Tim tersebut sebelumnya juga telah menjalani pertandingan melawan Sumsel.

Meski demikian, Eka mengaku belum mengetahui secara pasti lapangan yang akan di gunakan untuk pertandingan uji coba tersebut.

BACA JUGA:

PSGC Ciamis: Pemain Lokal Dapat Tempat di Liga 2

“Kita belum tahu lapangannya yang gimana, dan di mana,” ungkapnya.

Selain mengagendakan pertandingan uji coba, tim pelatih PSGC juga terus melakukan evaluasi terhadap penampilan pemain.

Eka menilai, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu di benahi. Terutama komunikasi, kemampuan membaca permainan serta antisipasi terhadap serangan lawan.

Ia menyebut, dua gol yang terjadi pada pertandingan sebelumnya menjadi bagian dari catatan evaluasi tim karena di nilai berkaitan dengan kesalahan individu dan kurangnya antisipasi pemain.

Dengan dua agenda uji coba tersebut, PSGC berharap dapat terus meningkatkan kesiapan tim serta memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk menunjukkan kemampuan sebelum menghadapi kompetisi.

(Mia)

11 Atlet Jabar Lolos ke Timnas Silat Indonesia untuk Kejuaraan Dunia

0
atlet silat jabar fokusjabar.id
Pelaksanaan seleknas pencak silat 2026

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Jawa Barat (Jabar) menunjukkan dominasinya pada pelaksanaan seleksi nasional tim nasional pencak silat Indonesia untuk 21st World Pencak Silat Championship (WPSC) & 6th Junior World Pencak Silat Championship (JWPSC) 2026 di Tashkent Uzbekistan.

Pada seleknas yang di gelar di Padepokan Pencak Silat Nasional, TMII Jakarta, 29-30 Agustus 2026, Jabar berhasil menempatkan 11 orang pesilatnya di 7 nomor.

BACA JUGA:

Persiapan Porprov XV Jabar Sudah 80 Persen

11 atlet silat Jabar yang masuk dalam komposisi timnas yakni Rusli M. Ropi di nomor tunggal putra serta Meisya Zaharanie di nomor tunggal putri.

Lalu di kategori ganda putra yakni Ikbal Aji M dan Hadiyan Maulana serta regu putra atas nama Sendiagi Putra dan M Rizki.

Di kategori regu putri, tiga atlet Jabar berhasil menjadi penggawa timnas pencak silat Indonesia atas nama Meisya Zaharanie, Elih Halimatul, dan Alanis Restu F.

Lalu di nomor tunggal bebas atas Risya Gunawan dan di nomor tanding kelas I putra atas nama Safril Sidiq.

“Untuk seleknas 2026, kita mengirimkan 21 pesilat yang mengikuti 8 nomor dari 25 nomor yang di pertandingkan. Kita berhasil meloloskan 11 atlet di tujuh nomor pertandingan, sekaligus menjadi provinsi terbanyak yang meloloskan atletnya,” kata Manajer Tim Seleknas Pencak Silat Jabar, B Wahyudi.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti jika kepengurusan IPSI Jabar di bawah kepemimpinan H. Phinera Wijaya masih menjadi yang terbaik sekaligus barometer pembinaan prestasi di Indonesia.

Gelaran seleknas tersebut dapat di jadikan peta kekuatan provinsi yang akan bertanding pada PON XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur.

“Ini akan menjadi tugas berat IPSI Jabar untuk terus melakukan pembinaan yang sistematis, terukur serta berkesinambungan. Hasil dari seleknas ini akan menjadi bagian kekuatan setiap provinsi yang akan berlaga pada babak kualififikasi PON XXII untuk bisa meloloskan atlet serta nomor sebanyak-banyaknya,” kata Wakil Sekretaris Umum IPSI Jabar tersebut.

Keberhasilan yang di capai pesilat Jabar di ajang seleknas menjadi bukti dari kerja keras, disiplin dan latihan terpadu yang di lakukan. Pengprov IPSI Jabar sudah melakukan pengkondisian atlet di Padepokan IPSI Jabar, sebelum turun berlaga pada seleknas tersebut.

BACA JUGA:

Bupati Garut Buka Liga Desa Bola Voli Indoor 2026

“Rata-rata atlet yang kami turunkan di seleknas itu merupakan pendatang baru di kategori dewasa serta kolaborasi antara pelatih senior dengan pelatih muda seperti Eka Yulianto, Anggi Faisal, Asep Yuldan Sani, Pujo Janoko, dan Cece Hermawan. Alhamdulillah, upaya yang di lakukan berbuah manis dengan meloloskan 11 atlet ke timnas,” Wahyudi menegaskan.

(ageng)

Musorprov KONI Jabar Desember 2026, Siapa Balon Ketum?

0
Musorprov koni jabar fokusjabar.id
Ketua KONI Jabar,Budiana

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jabar kemungkinan besar akan di gelar pada pertengahan Desember 2026.

Hal tersebut terungkap pada saat pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jabar tahun 2026 di Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera Kota Bandung, Minggu (30/8/2026).

BACA JUGA: Bupati Garut Buka Liga Desa Bola Voli Indoor 2026

Selain melaporkan progres persiapan Porprov XV Jabar, rakerprov KONI Jabar 2026 pun membahas agenda terkait musorprov. Rencananya, pelaksanaan yang salah satu agendanya pemilihan Ketua masa bakti 2026-2030.

“Inshaallah, rencana pelaksanaan Musorprov akan kita laksanakan di pertengahan Desember 2026. Kami ingin menyelesaikan semua administrasi. Termasuk laporan pelaksanaan Porprov XV Jabar yang akan di laksanakan pada November 2026,” kata Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana.

Selain rencana pelaksanaan, rakerprov tahun 2026 pun menghasilkan penetapan persyaratan bagi bakal calon Ketua Umum KONI Jabar masa bakti 2026-2030. Baik persyaratan umum sesuai dengan AD/ART KONI maupun persyaratan khusus.

Ketetapan lain yang di putuskan yakni terkait Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua. Berdasarkan keputusan bersama seluruh anggota KONI Jabar, TPP akan di isi oleh tujuh orang.

“Yakni dua orang perwakilan pengurus KONI Jabar sebelumnya, dua orang perwakilan KONI Kota dan kabupaten, dua orang perwakilan cabang olahraga serta satu orang perwakilan badan fungsional. Untuk penetapan personelnya, sesuai kesepakatan bersama, akan menjadi hak prerogatif Ketua Umum KONI Jabar,” Budiana menjelaskan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jabar, Herry Antasari berharap, pelaksanaan musorprov KONI Jabar bisa berjalan dengan lancar dan kondusif.

Dengan demikian bisa mendukung pembinaan prestasi olahraga serta pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat semakin istimewa.

“Jadi terkait musorprov ini, kita ikuti saja sesuai aturan. Terkait bakal calon (Ketua Umum) di harapkan bisa tetap menjaga kondusifitas serta kesinambungan pembangunan olahraga prestasi di Jabar. Saya pikir tokoh-tokoh di Jabar ini kan banyak, dan Pak Ketua KONI Jabar (M. Budiana) selama ini juga sudah mengawal pembinaan olahraga dengan baik. Kalau terkait bakal calon dari Pak Gubernur (Dedi Mulyadi), itu ranahnya beliau,” Herry menegaskan.

BACA JUGA:

Berikut Susunan Pemain Persebaya Surabaya Musim 2026/27

Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno mengatakan, KONI Jabar memiliki hal untuk menetapkan jadwal pelaksanaan musorprov.

Hal ini sesuai dengan aturan jika KONI Provinsi memiliki hak untuk meminta perpanjangan masa bakti maksimal enam bulan.

“Yang pasti KONI Provinsi punya hak untuk meminta perpanjangan masa bakti dan kalau di Jabar mungkin untuk penyelesaian administrasi Porprov Jabar yang selesai di akhir November 2026. Tapi untuk (jadwal) ini kan di serahkan sepenuhnya kepada KONI Provinsi serta induk cabang olahraga provinsi dan anggotanya,” kata Suwarno.

Terkait kandidat, Suwarno memastikan jika Ketua Umum KONI Jabar masa bakti 2026-2030 memiliki tugas yang tidak mudah. Salah satunya terkait dengan kesinambungan prestasi yang sudah di raih Jabar sebagai pemegang hattrick juara umum PON (2016, 2021, dan 2025).

“Siapapun ketua umum dan pengurusnya nanti, mestinya tidak mudah untuk mempertahankan prestasi dan kesinambungan pembinaan ini menjadi kunci. Tuntutannya, bagaimana organisasi nanti bisa tetap berjalan, solid, dan menjaga kesinambungan pembinaan prestasi. Itu yang paling pokok,” kata Suwarno.

(ageng)

Persiapan Porprov XV Jabar Sudah 80 Persen

0
Porprov Jabar XV fokusjabar.id
Persiapan Porprov Jabar XV

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat (Jabar) melaporkan progres persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV pada pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) tahun 2026.

Hingga saat ini, persiapan  multievent olahraga empat tahunan di Provinsi Jabar sudah mencapai 80 persen.

BACA JUGA:

Duel Sengit Beda Generasi! Duet Veteran Hartono & Sang Idola Eko Yuli, Rebut Juara 2 Padel Cup Bandung

Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana mengatakan, progres persiapan Porprov XV Jabar sudah berjalan sesuai jadwal.

Tiga tuan rumah utama (Kota Bekasi, Kota Bogor dan Kota Depok) serta tuan rumah penyangga dan pendukung sudah siap menggelar pertandingan.

“Kurang dari tiga bulan menjelang pelaksanaan, progres persiapan Porprov XV Jabar ini sudah mencapai 80 persen. KONI Jabar sebagai Panwasrah (panitia pengawas dan pengarah) terus berkoordinasi dengan tuan rumah utama, penyangga hingga pendukung,” kata Budiana kepada wartawan.

Salah satu keputusan terkait Porprov XV Jabar yang di ambil saat Rakerprov tahun 2026 yakni proses registrasi atlet yang sudah di tutup pada Minggu (30/8/2026) tepat pukul 23.59 WIB.

Dengan demikian, setiap kontingen kota/kabupaten sudah tidak lagi bisa melakukan registrasi atlet maupun melakukan perubahan dan atau penambahan.

“Berdasarkan data dari Pulahta (pusat pengolahan data) KONI Jabar, jumlah atlet yang terdaftar mencapai 16 ribu lebih. Ini melebihi jumlah atlet yang mengikuti PON XX tahun 2021 di Papua maupun PON XXI tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Jadi bisa kita katakan kalau Porprov XV Jabar merupakan multi event olahraga terbesar di Indonesia,” Budiana menuturkan.

Dengan di tutupnya registrasi atlet, Panwasrah pun akan melakukan penetapan jumlah nomor yang bisa di pertandingkan. Pasalnya, berdasarkan peraturan Porprov XV Jabar, nomor yang bisa di pertandingkan minimal di ikuti oleh tiga kontingen peserta kota/kabupaten.

“Jadi kalau kurang dari tiga kota/kabupaten yang mendaftar, maka nomor tersebut di pastikan di coret dan tidak di pertandingkan di Porprov XV Jabar. Panwasrah melalui Bidang Pertandingan akan melakukan verifikasi ulang terkait jumlah peserta dan atlet di setiap nomor selama tiga hari. Selanjutnya akan di laksanakan DRM (Delegation Registration Meeting) sebagai tahap akhir persiapan,” kata Budiana.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, Herry Antasari menambahkan, pihaknya bersama KONI selalu memantau progres persiapan Porprov XV Jabar.

Alasannya, Porprov XV Jabar menjadi pintu awal untuk menyeleksi atlet-atlet potensial sebagai persiapan menghadapi babak kualifikasi PON XXII di tahun 2027 serta mempertahankan supremasi prestasi di PON XXII tahun 2028.

BACA JUGA:

Persib Resmi Pinjamkan Dion Markx ke Persita, Ini Alasan di Balik Keputusan Maung Bandung

“Secara khusus, Pak Gubernur (Dedi Mulyadi) sudah berpesan agar Porprov XV Jabar ini sukses terlaksana dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial untuk PON XXII. Pengiriman kontingen oleh kota dan kabupaten sebagai peserta harus maksimal,” kata Herry.

Salah satu upaya nyata Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yakni dengan menyalurkan tambahan dana pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahun 2026.

Tambahan dana tersebut di alokasikan di Dispora Jabar sebagai belanja langsung untuk pembayaran honor.

“Artinya ada kekuatan tambahan dalam rangka memperkuat persiapan dan juga penyelenggaraan Porprov XV Jabar yang akan di mulai pada November 2026,” Herry menegaskan.

Sementara KONI Pusat pun mengapresiasi khusus terhadap pelaksanaan multi event olahraga empat tahunan di Tanah Pasundan.

Melalui Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi, Mayjen TNI (Purn.) Suwarno, KONI Pusat menilai jika Porprov Jabar merupakan agenda yang sangat penting.

“Porprov Jabar ini akan menyaring atlet-atlet terbaik dari kota dan kabupaten untuk persiapan menuju PON 2028. Apalagi Jabar merupakan juara bertahan. Sehingga persiapan untuk PON 2028 bisa di lakukan dengan baik. Apalagi tuan rumah NTT dan NTB memiliki kekhususan tersendiri dari sisi geografis,” kata Suwarno.

(ageng)

Bawa Persib ke ACL 2, Mariano Peralta: Saya Beruntung

0
Mariano Peralta persib fokusjabar.id
Pemain Persib Bandung, Mariano Peralta. (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Mariano Peralta menjadi pencetak gol penentu lolosnya Persib Bandung ke AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027, setelah menaklukkan Manila Digger di play-off.

Pada laga play-off yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026), Mariano Peralta sebelum waktu normal usai, berhasil mencetak gol.

BACA JUGA:

Persib Resmi Pinjamkan Dion Markx ke Persita, Ini Alasan di Balik Keputusan Maung Bandung

Gol tunggal yang di cetaknya membuat skuad Maung Bandung berhasil meraih kemenangan atas Manila Digger dengan skor tipis 1-0 sekaligus memastikan tiket ke fase grup AFC Champions League Two 2026/2027.

Mantan pemain Borneo FC ini memilih merendah. Menurutnya, ia hanya beruntung bisa mencetak skor untuk skuad Maung Bandung.

Apalagi, Mariano Peralta menilai pertandingan play-off AFC Champions League Two 2026/2027 ini tidak mudah, lantaran Manila Digger bermain penuh motivasi.

“Sebagaimana yang pelatih katakan, laga ini sangat ketat. Saya hanya beruntung mencetak gol dan membawa tim kami menang dan lolos,” ujar Peralta.

Setelah lolos ke fase grup, skuad Maung Bandung bakal berhadapan dengan tim FC Seoul dari Korea Selatan, The Cong Vietnam dan Melbourne Victory dari Australia di Grup E.

Terkait lawan yang akan di hadapi di di babak penyisihan nanti, Mariano Peralta menilai mereka adalah tim bagus. Sebab, ACL Two memang di huni oleh tim-tim kuat di kancah Asia.

“Mereka tim bagus. Tapi kami akan berjuang maksimal untuk dapat menang dan lolos ke babak berikutnya,” ucap penyerang asal Argentina ini.

BACA JUGA:

Marc Klok Optimistis Persib Lolos ACL 2

Setelah menghadapi Manila Digger, skuad Maung Bandung akan langsung fokus mempersiapkan diri untuk laga perdana kompetisi Super League 2026/2027.

Laga pembuka skuad Maung Bandung di kompetisi Super League 2026/2027 menjamu PSM Makassar, Minggu 6 September mendatang.

(Arif)