spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 139

29 Pemain Persija Jakarta Musim 2026/27

0
Persija Jakarta 2026 fokusjabar.id
Persija Jakarta

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Persija Jakarta mengumumkan 29 pemain yang akan di terjunkan pada Super League 2026/2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026).

Tidak ada nama Van Basty Sousa dalam susunan pemain Persija Jakarta. Nasib gelandang asal Brasil itu sebelumnya di pertanyakan karena tak terlihat dalam pemusatan latihan.

BACA JUGA:

Perlakuan Khusus I League kepada Persib Bandung dan Borneo FC

Pelatih Persija, Shin Tae Yong (STY) mengaku masih mempertimbangkan Sousa untuk di sertakan dalam skuad musim ini.

“Untuk Sousa, saat ini kami masih sangat mempertimbangkan. Negitulah gambarannya,” kata STY.

Dengan tak adanya nama Sousa, skuad Macan Kemayoran musim ini untuk sementara di perkuat delapan pemain asing. Yakni, Kerim Memija, Denis Kolinger, Radovan Pankov, Kyohei Yoshino, Fabio Calonego, Stjepan Loncar, Alexander Jeremejeff dan Kwon Chang Hoon.

Nama-nama pemain lokal musim lalu masih menjadi andalan musim ini. Di antaranya, Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Dony Tri Pamungkas, hingga Witan Sulaeman.

Berikut daftar skuad Persija Jakarta untuk musim 2026/27:

Kiper

Aqil Savik, Andritany Ardhiyasa, Nadeo Argawinata, Hafizh Rizkianur

Belakang

Ilham Rio Fahmi, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dia Syayid, Kerim Memija, Shayne Pattynama, Pratama Arhan, Denis Kolinger, Fajar Fathurrahman, Radovan Pankov, Farhan Saipullo.

Tengah

Kyohei Yoshino, Fabio Calonego, Stjepan Loncar, Figo Dennis

BACA JUGA:

Berikut Susunan Pemain Persebaya Surabaya Musim 2026/27

Depan

Rayhan Hannan, Witan Sulaeman, Victor Dethan, Arlyansyah Abdulmanan, Agi Firmansyah, Alexander Jeremejeff, Nathan Fariel, Kwon Chang Hoon, Eksel Runtukahu, Dony Tri Pamungkas.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, skuad Persebaya Surabaya musim ini di isi kombinasi pemain senior, talenta muda serta jajaran staf dengan spesialisasi kepelatihan, analisis, fisik dan sports science.

Komposisi Persebaya Surabaya musim ini terdiri dari 5 penjaga gawang, 10 bek, 11 gelandang dan 6 striker yang di perkenalkan.

Sejumlah nama penting tetap menjadi bagian skuad. Termasuk Francisco Rivera, Rachmat Irianto, Yuran Fernandes, Ramadhan Sananta hingga Reza Arya Pratama

Di posisi kiper, Persebaya Surabaya memiliki M. Reza Arya dengan nomor punggung 30, Kenzo Albar (27), Ilham Al Arif (1), Lutfi Masrohan (24) serta Ernando Ari Sutaryadi (21).

(Bambang Fouristian)

Jadwal dan Calon Lawan Persib Bandung di ACL 2

0
persib bandung acl 2 fokusjabar.id
Jadwal Persib Bandung ACL Two

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil menyingkirkan Manila Digger pada babak pendahuluan AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), Senin (31/8/2026).

Kemenangan (1-0) atas wakil Filipina tersebut memastikan tiket menuju fase grup.

BACA JUGA:

Perlakuan Khusus I League kepada Persib Bandung dan Borneo FC

Berdasarkan hasil drawing menempatkan Persib Bandung (Indonesia) berada di Grup E Zona Timur bersama FC Seoul (Korea Selatan), The Cong-Viettel FC (Vietnam) dan Melbourne Victory (Australia).

Dengan format kandang dan tandang, Pangeran Biru akan menjalani enam pertandingan untuk memperebutkan dua posisi teratas sebagai tiket menuju babak 16 besar.

Yang jadi lawan pertama Maung Bandung adalah FC Seoul, klub yang bermarkas di Stadion Piala Dunia Seoul.

FC Seoul merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Korea Selatan.

Pada musim 2026, mereka tampil impresif dan tengah memimpin klasemen K League 1.

Kemenangan telak 5-2 atas Gwangju FC pada 30 Agustus 2026 semakin mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen.

Tim ini di tangani Kim Gi-dong, pelatih yang sebelumnya sukses membawa Pohang Steelers tampil kompetitif di level domestik dan Asia.

FC Seoul mendapatkan tiket ke ACL Two 2026/2027 setelah mengakhiri K League 1 2025 di posisi keenam.

Persib akan lebih dulu bertandang ke markas FC Seoul pada 16 September 2026.

Lawan kedua The Cong-Viettel FC, klub asal Hanoi, Vietnam yang memiliki sejarah panjang dan identitas unik.

Klub ini merupakan penerus dari klub legendaris The Cong dan memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan militer Vietnam.

Identitas tersebut melahirkan julukan “Doi Bong ao Linh” yang berarti “tim sepak bola militer.”

BACA JUGA:

Bawa Persib ke ACL 2, Mariano Peralta: Saya Beruntung

The Cong-Viettel memastikan tempat di ACL Two setelah finis sebagai runner-up V.League 1 2025/2026.

Mereka kini di tangani pelatih asal Bulgaria, Velizar Popov yang memiliki pengalaman menangani sejumlah klub di Asia Tenggara.

Persib akan lebih dahulu menjadi tuan rumah pada 14 Oktober 2026. Setelah itu, kedua tim kembali bertemu di Hanoi pada 2 Desember 2026.

Selanjutnya lawan ketiga adalah Melbourne Victory, salah satu klub besar Australia yang berkompetisi di A-League Men.

Klub asal Melbourne tersebut di kenal dengan julukan “The Boys in Blue.”

Musim 2026/2027 menjadi era baru bagi Melbourne Victory setelah menunjuk Giovanni Savarese sebagai pelatih kepala. Pelatih asal Venezuela itu di kontrak selama dua musim.

Sebelumnya, Savarese memiliki pengalaman panjang menangani klub-klub di Amerika Serikat.

ACL Two 2026/2027 juga menjadi pengalaman pertama Melbourne Victory tampil di kompetisi tersebut.

PERSIB akan menghadapi Melbourne Victory di Bandung pada 28 Oktober 2026. Sepekan kemudian, tepatnya 4 November 2026, giliran Pangeran Biru bertandang ke Australia.

(Bambang Fouristian)

DPR Ungkap Alasan Draf RUU Perampasan Aset Belum Dibuka ke Publik

0
RUU Perampasan aset fokusjabar.id
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI masih belum membuka draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset kepada masyarakat hingga Selasa, 1 September 2026.

Dokumen tersebut masih berada dalam proses penyempurnaan sebelum memasuki tahapan tim perumus (timus) dan tim sinkronisasi (timsin).

BACA JUGA:

DPR Resmi Setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, draf belum dapat di publikasikan karena proses penyusunannya belum selesai.

Menurutnya, membuka dokumen yang belum melalui tahapan tersebut berpotensi membuat masyarakat memahami substansi RUU secara keliru.

“Justru bahaya kalau belum timus-timsin sudah di buka, malah jadi misinterpretasi nantinya,” kata Cucun di kompleks parlemen, Jakarta.

Cucun menjelaskan, DPR berencana membuka draf RUU Perampasan Aset kepada publik ketika pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dan naskah akademik juga di lakukan.

Ia menilai, langkah tersebut di perlukan karena RUU Perampasan Aset merupakan rancangan regulasi baru yang masih membutuhkan penyempurnaan pada sejumlah bagian.

Kendati draf belum tersedia untuk publik, pembahasan RUU tetap berlangsung di lingkungan DPR.

Komisi III terus mendalami substansi rancangan aturan tersebut. Termasuk melalui forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan berbagai pihak untuk memperoleh masukan sebelum pembahasan masuk ke tahapan berikutnya.

Salah satu persoalan yang ikut di bahas adalah mengenai lembaga yang nantinya bertugas mengelola aset hasil sitaan maupun rampasan negara.

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun mempertanyakan apakah pengelolaan aset tetap di lakukan oleh lembaga penegak hukum yang sudah ada atau membutuhkan lembaga khusus.

“Apakah tetap seperti sekarang yang ada Kejaksaan atau lembaga baru?” kata Adang.

BACA JUGA:

Main Judol, 13 Pejabat Kementan Dicopot Andi Amran Sulaiman

Selain persoalan kelembagaan, materi RUU juga mencakup sejumlah jenis tindak pidana.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menyebut, terdapat 13 jenis tindak pidana yang di usulkan masuk dalam cakupan RUU Perampasan Aset. Termasuk korupsi, narkotika dan psikotropika, terorisme, penyelundupan manusia serta penyelundupan senjata, amunisi dan bahan berbahaya.

Cakupan lainnya meliputi tindak pidana di bidang kehutanan dan lingkungan hidup, perpajakan, perbankan, perasuransian, pertambangan, kelautan dan perikanan.

Tindak pidana perdagangan orang juga termasuk dalam daftar yang di usulkan.

Pada Selasa, 1 September 2026, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan aset yang berasal dari tindak pidana korupsi tetap menjadi bagian dari objek yang di atur.

“Pokoknya itu kalau tindak pidana koruptor, ya itu aset yang di rampas,” kata Dasco.

Dia mengatakan, ketentuan mengenai korupsi sebenarnya telah tercantum dalam draf sebelumnya. Namun, materi tersebut perlu di selaraskan dengan perkembangan hukum terbaru setelah Indonesia mengesahkan KUHP dan KUHAP yang baru.

“Itu kan (draf) di keluarkan sebelum KUHP dan KUHAP di sahkan yang baru. Sehingga nanti kita akan sesuaikan,” ujarnya.

Penyempurnaan RUU juga tetap di arahkan untuk mengakomodasi masukan dari berbagai pihak.

Dasco menyebut, proses tersebut melibatkan pandangan para pakar dan pihak lain yang di nilai relevan dalam pembahasan.

“Penyempurnaan terus di lakukan. Terutama memasukkan dari para pakar dan lain-lain,” katanya.

Di tengah proses tersebut, DPR masih mempertahankan target agar RUU Perampasan Aset dapat di selesaikan pada Desember 2026.

Pimpinan DPR sebelumnya menetapkan batas waktu pengesahan paling lambat 15 Desember 2026.

Target itu di sampaikan setelah DPR menerima aspirasi masyarakat dan melakukan pembahasan mengenai percepatan penyelesaian regulasi tersebut.

BACA JUGA:

Jepang Kerahkan JS Kunisaki ke Indonesia, Bawa 3 Helikopter CH-47 untuk Karhutla

Partisipasi publik juga tetap menjadi bagian dari proses pembahasan.

Komisi III sebelumnya menyatakan akan memperbanyak RDPU dengan melibatkan akademisi, praktisi hukum, organisasi masyarakat, mahasiswa, hingga kelompok profesi.

Forum tersebut di gunakan untuk menghimpun pandangan masyarakat sekaligus memperkaya materi RUU sebelum proses legislasi berlanjut.

RUU Perampasan Aset belum di publikasikan karena masih dalam tahap penyempurnaan.

DPR menyatakan, publikasi akan di lakukan setelah tahapan penyusunan yang di perlukan selesai. Sementara pembahasan substansi dan penyerapan aspirasi masyarakat terus berjalan dengan target penyelesaian pada 15 Desember 2026.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

Warga Bandung Geger, Jasad Perempuan Muda Ditemukan Terbungkus Kardus

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Mayat Perempuan Terbungkus Kardus Ditemukan di Karangcipayung, Diduga Korban Pembunuhan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Warga RW 05, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung mendadak geger pada Selasa siang (1/9/2026). Penemuan mayat seorang perempuan yang terbungkus di dalam kardus memicu kepanikan warga sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurnia beserta jajaran segera mendatangi lokasi untuk mengamankan area kejadian. Berdasarkan identifikasi awal pihak kepolisian, korban merupakan seorang wanita muda dalam perkiraan berusia sekitar 21 tahun.

Baca Juga: Harga Pangan Naik, Pemkot Bandung Gelar Bazar Murah hingga Salurkan Bantuan

“Pada hari Selasa, tanggal (1/9/2026), sekitar pukul 11.00-an di RW 05 Kelurahan Babakan, Kecamatan Karangcipayung, telah ditemukan mayat yang terbungkus kardus,” ujar petugas.

Polisi Duga Korban Aksi Pembunuhan

Petugas langsung menyisir lokasi dan mengumpulkan berbagai bukti penting melalui olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari indikasi awal di lapangan, kepolisian mengarah pada dugaan kuat aksi pembunuhan.

Meski demikian, tim penyidik terus bekerja keras untuk mengungkap tabir di balik peristiwa tragis ini. Polisi kini memfokuskan pencarian untuk menentukan titik awal lokasi kejahatan serta merangkai kronologi lengkap peristiwa tersebut.

“Dari hasil penyelidikan awal dan olah TKP, diduga ini merupakan hasil dari pembunuhan. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan dari titik awal TKP,” katanya.

Saat ini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan para saksi guna mengejar pelaku dan menuntaskan kasus tersebut.

(Alpin Septian)

7.520 Anak Tidak Sekolah di Tasikmalaya, Pemkot Berhasil Kembalikan 2.764 Anak ke Bangku Belajar

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus mempercepat penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Pihaknya turun langsung ke lapangan guna memastikan verifikasi data berjalan akurat serta memberikan penanganan yang komprehensif.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tasikmalaya Rojab Riswan Taufik memimpin langsung pemetaan di Kecamatan Bungursari, Selasa (1/9/2026). Forum tersebut menghadirkan unsur kecamatan, kelurahan, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, hingga pemerhati pendidikan.

Baca Juga: Wali Kota Tasikmalaya Sidak Dapur MBG, Pastikan Makanan untuk Anak dan Ibu Hamil Aman dan Bergizi

Saat ini Kota Tasikmalaya mencatat 7.520 kasus ATS. Angka tersebut menempatkan daerah ini pada urutan ke-22 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang fokus menangani masalah pendidikan.

“Alhamdulillah dalam kurun waktu satu bulan terakhir ini, dari 7.520 sudah 4.470 ATS yang telah terverifikasi. Sisanya 3.050 masih dalam proses verifikasi lanjutan,” ungkap Viman Alfarizi di Kecamatan Bungursari, Selasa (1/9/2026).

Tim di lapangan berhasil mengembalikan 2.764 anak ke meja belajar, baik melalui jalur sekolah formal maupun program kesetaraan.

Progres Verifikasi Tiap Kecamatan dan Target Tenggat Waktu

Wali Kota menetapkan target rampung untuk seluruh proses verifikasi di setiap kecamatan pada Oktober 2026. Ia menginstruksikan jajaran Dinas Pendidikan untuk bergerak cepat agar tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus sekolah.

Progres pendataan menunjukkan hasil bervariasi di tiap wilayah:

  • Kecamatan Bungursari: Mencatat capaian tercepat, memperlihatkan 177 anak terverifikasi dari total 185 ATS.
  • Kecamatan Cihideung: Masih tertinggal dengan baru menyelesaikan 24 anak dari total 276 ATS.
  • Kecamatan Kawalu: Menyimpan angka ATS tertinggi yaitu 309 anak, dengan 175 anak sudah terverifikasi dan siap kembali bersekolah.

“Perbedaan capaian ini jadi evaluasi kita bersama. Yang sudah bagus harus bisa dipertahankan, yang masih rendah harus dibantu dan dipercepat,” pintanya.

Kolaborasi Lintas Sektor Demi Generasi Berkualitas

Wali Kota menugaskan jajaran kecamatan hingga kelurahan untuk menyisir data sampai tingkat terbawah. Ia menekankan pentingnya data yang valid, bebas tumpang tindih, dan berorientasi pada solusi nyata.

Penanganan ATS membutuhkan sinergi lintas sektor, melibatkan kelurahan, puskesmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan, hingga lembaga pendidikan.

“Saya optimis, dengan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, bulan Oktober ini data ATS di masing-masing kecamatan sudah terverifikasi dengan jelas dan tepat, sehingga angka anak tidak sekolah di Kota Tasikmalaya bisa ditekan signifikan, dan bahkan tidak ada, sehingga target Tasikmalaya sebagai kota layak anak dan berkeadilan pendidikan bisa segera terwujud,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pembangunan infrastruktur itu memang penting, tapi yang paling peningkatan kualitas pendidikan demi menghasilkan sumberdaya manusia yang cerdas dan berkualitas,” tandasnya.

(Seda)

Wali Kota Tasikmalaya Sidak Dapur MBG, Pastikan Makanan untuk Anak dan Ibu Hamil Aman dan Bergizi

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi, bersama sejumlah pejabat terkait, saat melakukan sidak di salah satu Dapur SPPG di wilayah Indihiang Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus mengawal kelancaran program Makan Bergizi Gratis Tasikmalaya gagasan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh sajian bagi anak sekolah dan warga memenuhi standar kesehatan tinggi.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga: Pemuda Tasikmalaya Raya Mahesa Tembus Final Putra Putri Batik Nusantara 2026, Wakili Jawa Barat

Sidak ini bertujuan menguji alur pengolahan bahan makanan, kebersihan area dapur, hingga rantai distribusi program Makan Bergizi Gratis Tasikmalaya agar berjalan sesuai petunjuk teknis pemerintah pusat dan daerah.

Dalam inspeksi tersebut, Wali Kota Viman memboyong Kepala Dinas Kesehatan dr. Asep Hendra, Kadis DKP3 Elly Suminar, Kadis DPPKBPPPA Nanang Suhara, serta tim pengawas SPPG. Rombongan meninjau langsung ruang produksi, tempat penyimpanan bahan pangan, dapur pengolahan, hingga fasilitas pencucian alat.

Viman menyisir setiap sudut fasilitas dapur SPPG guna memeriksa dokumen izin operasional, standar sanitasi, alur kerja, hingga kelengkapan gizi pada menu masakan.

“Yang kita jaga adalah kualitas dan keamanan pangan. Dapur SPPG ini harus memenuhi standar higienis, gizinya harus terpenuhi, dan distribusinya tepat sasaran. Jangan sampai ada yang terlewat,” ungkap Viman Alfarizi, Selasa (1/9/2026).

Viman berbincang hangat dengan para juru masak dan relawan. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi tim SPPG yang saban hari mengolah ribuan porsi makanan sehat untuk pelajar, balita, ibu hamil, serta warga rentan di Kota Tasikmalaya.

Respon Positif Penerima Manfaat dan Komitmen Pengawasan

Usai mengecek dapur, Wali Kota menyambangi kediaman warga penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis Tasikmalaya. Salah seorang ibu hamil, Nurul (33), mengaku memetik manfaat besar dari bantuan paket makanan bernutrisi ini.

“Alhamdulillah sangat membantu saya Pak. Setiap hari bisa dapat makanan bergizi. Biasanya suka bingung mau masak apa, apalagi kondisi hamil seperti ini harus cukup gizi. Dengan MBG ini saya jadi lebih tenang,” ujar Nurul saat berbincang dengan Wali Kota Viman Alfarizi.

Warga penerima lainnya, Mirna (30), menyuarakan nada kepuasan yang sama. Ia menilai sajian menu harian sangat bervariasi, berdaya gizi tinggi, serta mengusung cita rasa yang lezat.

“Saya suka makannya, dan rasanya pun juga enak. Program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi bagi keluarga saya, tapi juga mampu membantu dalam pemenuhan gizi harian saya,” ujar Mirna.

Viman menegaskan bahwa Pemkot Tasikmalaya akan mengagendakan sidak berkala ke seluruh fasilitas dapur SPPG. Langkah preventif ini penting guna menjaga akuntabilitas, transparansi, serta menepis risiko gangguan kesehatan seperti keracunan makanan.

“Program MBG dari Presiden Prabowo ini, menjadi investasi untuk masa depan. Anak-anak kita harus dapat makanan yang sehat dan bergizi, agar tumbuh sehat dan cerdas. Ibu hamil dan balita juga harus terpenuhi gizinya agar lahir generasi muda Tasikmalaya yang kuat dan sehat,” harapnya.

Strategi Menekan Angka Stunting di Tasikmalaya

Viman menginstruksikan dinas teknis untuk menggelar pengawasan rutin, mengevaluasi variasi menu, serta memberikan pelatihan berkelanjutan bagi para pengelola dapur. Petugas wajib mengurai kendala lapangan dengan cepat agar proses penyaluran makanan berjalan mulus tanpa hambatan.

“Kita menargetkan, cakupan penerima MBG ini bisa terus bertambah secara bertahap. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pengelola SPPG, dan masyarakat, kita optimis program ini bisa menjadi solusi nyata dalam menekan stunting dan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.

(Seda)

Pemuda Tasikmalaya Raya Mahesa Tembus Final Putra Putri Batik Nusantara 2026, Wakili Jawa Barat

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Finalis Putra Batik Nusantara Raya Mahesa, foto bersama Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara dan Wakil Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya Rani Permayani (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemuda asal Kota Tasikmalaya kembali mengharumkan nama daerah di kancah pelestarian budaya nasional. Raya Mahesa sukses menembus babak final ajang Putra Putri Batik Nusantara 2026 sebagai utusan resmi Provinsi Jawa Barat.

Capaian membanggakan ini menegaskan bahwa generasi muda Tasikmalaya mengantongi potensi besar dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya bangsa.

Baca Juga: PGRI Jabar Kecam Keras Tindakan Oknum Wartawan di SDN 2 Sukaraja Sukabumi

Juara I Putra Duta Dekranasda Jawa Barat 2025 tersebut mengantongi rekam jejak mentereng di berbagai ajang kompetisi bisnis hingga pembuatan konten.

Kini, ia bersiap melangkah ke panggung nasional guna membawa panji Provinsi Jawa Barat dalam ajang Putra Putri Batik Nusantara 2026.

Raya ingin menggemakan pesona batik daerah karena ia melihat masyarakat masih menaruh minat tinggi terhadap busana tradisional ini. Minat tersebut terbukti dari maraknya penggunaan kain batik pada acara formal maupun corak seni di berbagai ruang publik.

“Menurut saya batik masih masyarakat minati. Tapi cara melestarikannya yang belum maksimal. Makanya salah satu misi kami sebagai Putra Putri Batik Nusantara yang mewakili Jawa Barat di tingkat nasional adalah mengenalkan dan membumikan batik agar, semakin di cintai dan diminati masyarakat terutama generasi muda,” ungkap Raya, saat bersilaturahmi bersama Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara di Balekota Tasikmalaya, Selasa (1/9/2026).

Strategi Membumikan Batik bagi Generasi Muda

Guna mendekatkan batik ke anak muda, Raya bersama tim menggagas program edukasi melalui siniar (podcast). Saluran tersebut mengupas tuntas proses pembuatan batik, filosofi mendalam di balik motif, hingga trik memadukan busana batik bergaya modern.

Raya memuji komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya. Pemda kerap menggelar pameran busana dan menerapkan kewajiban berpakaian batik bagi para ASN.

“Saya rasa, Pemerintah daerah sudah sangat mendukung pelestarian budaya batik pasalnya, dengan dukungan dan kebijakan keberpihakan pemerintah terhadap batik, budaya lokal ini akan terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap pengelola acara dapat mengemas pameran batik lewat konsep yang lebih segar agar memikat perhatian kaum milenial.

“Kalau kemasannya lebih modern dan dengan corak yang kekinian, pasti anak muda lebih tertarik menggunakan dan bangga dengan pakaian batik,” paparnya.

Penyelenggara akan menggelar babak final Putra Putri Batik Nusantara 2026 pada 28 September 2026. Raya terus mematangkan penguasaan materi, merancang kostum terbaik, serta menggalang dukungan sponsor.

Ia juga menggelar audiensi bersama Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, guna memohon doa restu serta arahan sebelum bertolak ke Jakarta.

Pemkot Tasikmalaya Beri Dukungan Penuh

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Raya melaju ke ajang Putra Putri Batik Nusantara 2026.

Ia menyebut Raya sebagai pemuda berbakat yang konsisten mengukir prestasi. Dua tahun lalu Raya menyandang gelar Jajaka Kota Tasikmalaya. Kemudian berlanjut meraih gelar Duta Dekranasda Jawa Barat 2025 bersama pasangannya, Salzha.

“Kini ia bekerja di Jakarta dan tetap membawa nama kota Tasikmalaya sebagai perwakilan Jawa Barat di ajang pemilihan Duta Batik Nusantara tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan kita semua,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Raya bersama Batik Agnesa bakal menggarap acara “Canting Melukis Batik” di Kota Tasikmalaya. Tentunya demi mengenalkan seni membatik secara langsung kepada warga.

Wakil Wali Kota Dicky bersama Wakil Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya Hj. Rani Permayani memberikan deretan masukan berharga agar Raya tampil memukau di Jakarta.

“Semoga Raya bisa unjuk kemampuan dengan maksimal, dan mampu menjadi yang terbaik. Hingga menjadikan Kota Tasikmhalaya semakin banyak anak-anak muda yang berbakat dan berprestasi dalam segala bidang,” harapnya.

(Seda)