spot_imgspot_img
Kamis 2 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 137

PJU Padam di Jalur Cisepet–Jelat, Warga Ciamis Khawatirkan Keselamatan Pengendara

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Lampu PJU yang padam di jalur Cisepet- Jelat Kecamatan Baregbeg Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah warga dan pengguna jalan mengeluhkan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam atau tidak berfungsi di jalur Pemda Ciamis Cisepet–Jelat. Titik lampu padam berada di Blok Cisagu, Dusun Nanggewer, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.

Kondisi tersebut membuat ruas jalan gelap gulita saat malam hari. Warga menilai situasi ini membahayakan keselamatan pengendara, terutama karena lokasi berada di tikungan tajam.

Baca Juga: Bupati Ciamis Soroti Akuntabilitas Keuangan di Kecamatan Purwadadi

Ade (32), warga Desa Jelat, menyebut lampu jalan di wilayah itu sudah lama padam tanpa penanganan.

“Kalau malam sangat gelap. Pengendara sulit melihat kondisi jalan. Kami khawatir terjadi kecelakaan atau hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jalur tersebut cukup ramai warga setempat maupun pengguna jalan dari luar desa lalui. Keberadaan penerangan, menurutnya, sangat penting untuk menunjang keamanan dan kenyamanan.

“Posisinya di tikungan tajam. Kalau tetap gelap, risiko kecelakaan cukup tinggi,” tambahnya.

Keluhan serupa datang dari Agus, seorang tukang ojek yang kerap melintas di jalur tersebut pada malam hari. Ia mengaku harus meningkatkan kewaspadaan setiap kali melewati lokasi itu.

“Kalau malam harus ekstra hati-hati. Jalan menikung dan gelap, jadi jarak pandang terbatas,” katanya.

Warga berharap instansi terkait segera turun tangan memperbaiki PJU yang padam agar arus lalu lintas kembali aman dan nyaman, khususnya pada malam hari.

Mereka menilai penerangan jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar untuk menjamin keselamatan pengguna jalan serta mencegah potensi tindak kejahatan di kawasan tersebut.

(Husen Maharaja)

Harlah ke-100, NU Kabupaten Tasikmalaya Tegaskan Arah Perjuangan Abad Kedua

0
TASIKMALAYA, FOKUSJAbar.id
Ketfot: Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd, M.Ap (tengah) berfoto bersama jajaran pengurus PCNU Kabupaten Tasikmalaya dan panitia kegiatan Harlah

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Memasuki usia 100 tahun dalam kalender Masehi, Nahdlatul Ulama melalui PCNU Kabupaten Tasikmalaya menggelar peringatan harlah secara khidmat dan penuh semangat kebangkitan, Sabtu (14/2/2026).

Pondok Pesantren Darussalam menjadi saksi berkumpulnya sekitar 10 ribu jamaah dari berbagai elemen Nahdliyin. Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU hingga lembaga-lembaga di bawah naungan PCNU memadati kawasan pesantren sejak pagi hari. Nuansa putih dan hijau mendominasi area acara, memperlihatkan soliditas dan semangat kebersamaan warga NU.

Baca Juga: Tokoh Pendidikan Muhammadiyah Tasikmalaya Tutup Usia Saat Hadiri Pelantikan

Panitia merangkai resepsi harlah dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 2026 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah organisasi di abad keduanya.

Seratus Tahun Bukan Sekadar Perayaan

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya, KH Atam Rustam, menegaskan bahwa usia satu abad tidak boleh berhenti pada seremoni.

“Seratus tahun bukan sekadar angka. Momentum ini mengajak kita bangkit dan bergerak lebih masif demi kemaslahatan umat,” tegasnya di hadapan ribuan jamaah.

Ia mengingatkan bahwa kekuatan NU tidak hanya terletak pada jumlah pengikut, tetapi pada kualitas gerakan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. KH Atam juga mengapresiasi para kader dan anggota legislatif yang konsisten mendukung penguatan organisasi di berbagai wilayah.

Dalam pidatonya, ia mendorong para ustaz dan ustazah di kampung-kampung untuk terus memperkokoh akidah Ahlussunnah Wal Jamaah di tengah tantangan zaman dan dinamika pemikiran keagamaan.

Dorong Pembangunan Gedung NU

Momentum harlah juga membuka ruang dialog antara PCNU dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. KH Atam kembali menyinggung hibah tanah untuk pembangunan kantor NU yang telah diumumkan pada masa bupati sebelumnya.

Ia berharap kepemimpinan saat ini merealisasikan pembangunan gedung tersebut agar seluruh badan otonom dan lembaga NU memiliki pusat aktivitas yang representatif.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, yang hadir bersama unsur Forkopimda, menyatakan komitmennya melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis sebelumnya.

“Program baik yang sudah berjalan akan kami lanjutkan. Pembangunan yang memberi manfaat bagi organisasi keagamaan tentu akan kami dukung,” ujarnya.

Bupati juga memaparkan progres pembangunan infrastruktur daerah, termasuk perbaikan jalan, sebagai fondasi penguatan Tasikmalaya religius dan produktif.

Harlah Bernuansa Aksi Sosial

Ketua Panitia, KH Dadang Romansyah, menegaskan bahwa peringatan harlah tidak berhenti pada seremoni. Panitia menggelar santunan untuk anak yatim dan lansia, donor darah massal, serta menyediakan ribuan porsi makanan dan minuman gratis bagi jamaah.

Setelah resepsi, forum Muskercab 2026 langsung membahas evaluasi program sebelumnya dan menyusun langkah strategis melalui Bahtsul Masail, Komisi Program Kerja, dan Komisi Rekomendasi.

Dengan lebih dari 1.000 pesantren yang tersebar di Kabupaten Tasikmalaya, NU memegang peran sentral dalam membangun peradaban keumatan. Mayoritas masyarakat yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah menjadi modal sosial besar untuk mencetak generasi berakhlakul karimah sekaligus profesional.

Melalui momentum seabad ini, NU Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmen membangun masyarakat religius menuju cita-cita baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur sebuah visi yang tidak hanya hidup dalam wacana, tetapi diperjuangkan melalui gerakan nyata.

(Farhan Kamil)

Tokoh Pendidikan Muhammadiyah Tasikmalaya Tutup Usia Saat Hadiri Pelantikan

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Dr. Oni Sahroni, foto bersama pengurus Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya usai pelantikan, sebelum ia meninggal dunia saat sambutan (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Semangat dan keceriaan mewarnai pelantikan Pengurus Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Periode 2026–2029 di Grand Metro Hotel, Sabtu (14/2/2026). Namun suasana hangat itu berubah drastis menjadi haru ketika Dr. Oni Sahroni tiba-tiba jatuh saat menyampaikan sambutan.

Dr. Oni Sahroni, Ketua Majelis Pembinaan Kader & Sumber Daya Insani PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya sekaligus dosen tetap di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, maju ke podium untuk memberikan pesan kepada pengurus yang baru dilantik. Ia membuka sambutan dengan beberapa kalimat pengantar. Tidak lama kemudian, suaranya melemah dan terhenti. Tubuhnya kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh di atas panggung.

Baca Juga: Mengenang Dr. Oni Syahroni, Sang Pejuang Pendidikan dari Tasikmalaya

Panitia bersama sejumlah tamu undangan segera memberikan pertolongan. Mereka kemudian membawa Dr. Oni ke RS TMC Tasikmalaya yang berjarak tidak jauh dari lokasi acara.

Tim medis langsung melakukan pemeriksaan dan penanganan awal setibanya di rumah sakit. Namun dokter menyatakan Dr. Oni telah meninggal dunia sebelum tiba di fasilitas kesehatan tersebut.

Doa dan Duka Mendalam

Kabar berpulangnya tokoh Muhammadiyah Kota Tasikmalaya itu membuat seluruh hadirin terdiam. Para peserta pelantikan menundukkan kepala dan memanjatkan doa bersama untuk almarhum.

Wakil Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, Rama Pratama Putra, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kami sangat berduka atas wafatnya Pak Oni Sahroni. Beliau menjadi panutan bagi kami. Semoga Allah menerima amal ibadahnya, mengampuni dosanya, serta memberi kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Rama menuturkan, almarhum aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan organisasi Muhammadiyah. Ia bahkan menunjukkan semangat tinggi dengan menghadiri pelantikan tersebut dan sempat menyampaikan pesan langsung kepada para kader muda.

Menurutnya, Dr. Oni memiliki peran besar dalam membina kader serta mendorong kemajuan organisasi Muhammadiyah di Kota Tasikmalaya. Kepergiannya meninggalkan ruang kosong yang sulit tergantikan.

Rama juga menyebutkan bahwa almarhum memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan gangguan jantung yang kerap ia keluhkan. Usai rangkaian pelantikan, para pengurus dan kader berencana melayat ke kediaman almarhum di kawasan Perumahan Bumi Cisalak, Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Sosok Cendekia dan Pembina Umat

Dr. Oni Sahroni dikenal sebagai akademisi sekaligus pembina kader yang konsisten mendorong kemajuan pendidikan dan penguatan nilai keislaman di lingkungan Muhammadiyah. Ia meninggalkan seorang istri dan empat anak.

Kepergiannya tidak hanya menghadirkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya dan dunia pendidikan di daerah tersebut.

Pelantikan yang semula menjadi momentum regenerasi kepemimpinan berubah menjadi hari penuh kehilangan sekaligus menjadi pengingat tentang dedikasi terakhir seorang tokoh yang berpulang di tengah pengabdiannya.

(Seda)

Listrik Sering Padam di Cisompet, Ormas GAS Segera Serbu Perhutani KPH Garut

0
Listrik Cisompet Garut fokusjabar.id
Ilustrasi jaringan listrik tertimpa pohon tumbang (foto: web)

GARUT, FOKUSJabar.id: Masyarakat Desa Dusun Cikole Desa Neglasari dan Kampung Cigoleah Desa Margamulya Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) mengeluhkan listrik PT PLN (Persero) sering padam.

Tokoh Dusun Cikole, Dian Rodiana membenarkan kondisi tersebut. Menurut Dia, banyak sejumlah alat elektronik warga mengalami kerusakan akibat listrik padam mendadak.

BACA JUGA:

Bupati Garut Tabur Bunga di Makam Bupati ke-20 Momon Gandasasmita

“Hampir setiap hari listrik padam.  Alhasil, banyak peralatan elektronik rusak,” kata Dian.

Hal senada di sampaikan Ketua BPD Margamulya, Endan di dampingi Sekjen Ormas Gerakan Anak Sunda (GAS), Mulyono Khaddafi.

“Sedikitnya 450 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Di antara mereka banyak perelatan elektronik miliknya rusak akibat listrik padam mendadak,” singkat Endan.

Sekjen Ormas GAS, Mulyono Khaddafi menyebut, berdasarkan keterangan pihak PT PLN bahwa penyebab listrik kerap padam karena tertimpa pohon Pinus milik Perhutani BKPH Cisompet. Tepatnya di blok Margamulya dari Kampung Cibaur hingga Cikarikil.

Dia menegaskan, semua wajib menaati UU No30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan. Di mana, pemerintah wajib menjamin ketersediaan energi listrik sampai ke masyarakat.

Listrik Cisompet Garut fokusjabar.id
Sekjen Ormas GAS, Mulyono Khaddafi

“Semua wajib menaati UU No30 tahun 2009. Tak terkecuali Perhutani yang dengan sengaja menanam pohon Pinus di bawah dan dekat saluran kabel listrik,” tegas Mulyono kepada FOKUSJabar, Sabtu (14/2/2026).

Dia menyebut, pasal 30 memberikan wewenang kepada pemegang izin usaha penyedia tenaga listrik untuk memotong dan atau menebang tanaman yang menghalangi jaringan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Ziarah ke Makam Bupati ke-22 H. Dede Satibi

Pihaknya juga menyayangkan pihak Perhutani yang di tugaskan oleh negara untuk turut menyejahterakan rakyat. Ini malah membuat warga menderita dengan seringnya padam listrik karena tertimpa pohon atau ranting Pinus patah.

Untuk itu, Ormas GAS berencana menyerbu Kantor Perhutani KPH Garut untuk meminta pertanggungjawaban sebagai pemicu seringnya padam Listrik di dua desa yang ada di Kecamatan Cisompet.

“Sebelum bulan suci Ramadan, Kami akan mendatangi kantor Perhutani KPH Garut,” pungkas Mulyono.

(Bambang Fouristian)

Sambut Tahun Baru Imlek 2577, Makin Banjar Bagikan Sembako

0
banjar@fokusjabar.id
FKUB Kota Banjar Endang Hidayat menyerahkan sembako dan angpauw kepada warga. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Menyambut tahun baru Imlek 2577, Majelis Agama Khong Hu Cu Indonesia (MAKIN) Banjar menggelar kegiatan bakti sosial (baksos). 

Sebanyak 80 paket sembako berikut angpauw diberikan kepada warga, pasapon, tukang ojek, tukang parkir, tukang becak, petugas pemakaman serta umat lain. 

Penasihat Dewan Pengurus MAKIN Kota Banjar Yayang Heryanto mengatakan, kegiatan bagi sembako dan angpauw ini merupakan suatu rangkaian tahun baru Imlek 2577.

Baca Juga: 5 Hari Operasi, P3DW Kota Banjar Menjaring 1.249 Kendaraan 

“Kami bagikan 80 paket sembako dan angpauw,” katanya Sabtu (14/2/2026)

Kata Yayang, dalam mengambut tahun baru imlek ini MAKIN Kota Banjar ingin berbagi kepasa sesama.  Selain membagikan sembako ada kegiatan lain nantinya salah satunya berbagi takjil gratis di Bulan Suci Ramadan.

Baca Juga: Warga Banjar Sambut Bulan Suci Ramadan dengan Pawai Tarhib

“Bulan Ramadhan nanti kita juga akan bagi – bagi takjil,” ungkapnya. 

FKUB Kota Banjar Endang Hidayat berharap, kerukunan umat beragama di Kota Banjar tetap terjaga. Endang meminta, semua umat di Kota Banjar terus menjaga kondusifitas dan keamanan.

“Kami berharap kerukunan antar umat beragama terus terjaga,” ucapnya.

(Agus Purwadi)

Petani ‘Karbitan’ di Sindangwangi Pangandaran Panen Raya Jagung

0
pangandaran@fokusjabar.id
Suasana panen jagung di Desa Sindangwangi Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.(Sajidin/fokusjabar.id)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Para petani muda di Desa Sindangwangi , Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran akhirnya bernapas lega setelah lolos melewati berbagai macam kendala dalam penanaman jagung.

‎Para petani karbitan yang tergabung di sebuah karang taruna bina remaja itu berhasil memanen sekitar 2 tons jagung Asia Gold di atas tanah seluas 500 bata.

‎‎Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang di gagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Polres Pangandaran Raih Juara 3 Amplifikasi Media Online Tingkat Polda Jabar

‎Petani muda Desa Sindangwangi, furkon mengungkapkan bahwa penanaman jagung di mulai pada 23 Oktober 2025. Selama proses penanaman, sejumlah kendala di hadapi, terutama serangan hama ulat grayak dan babi hutan.

‎”Kendalanya memang banyak, terutama hama ulat grayak. Padahal sudah di lakukan penyemprotan tapi masih sulit di tangani. Selain itu ada serangan babi hutan,” jelasnya.

‎Menurutnya, faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sebagian pohon jagung mengalami pembusukan.

‎”Kalau normal, dengan luas lahan satu hektare, hasil panen di perkirakan bisa mencapai 3 hingga 4 ton. Tapi dengan kondisi yang kita di hadapi saat ini, hasil panen di prediksi sekitar 2 ton lebih,” ungkapnya.

‎‎Furkon berharap, ke depan adanya peningkatan pendampingan dan penyuluhan dari pihak terkait agar hasil panen berikutnya lebih optimal.

‎‎”Kami berharap ada penyuluhan yang lebih baik dari PPL maupun pendampingan lanjutan agar penanaman berikutnya bisa lebih maksimal,” kata Furkon.

‎Kapolsek Padaherang AKP Abdurrahman, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa panen ini merupakan lanjutan dari kuartal terakhir di tahun 2025.

‎”Kegiatan sekarang adalah panen jagung kuartal terakhir di 2025. dan kuartal pertama di tahun 2026 ini kita sudah melakukan panen raya”, ujarnya.

Para Petani Muda

‎‎Abdurahman menambahkan, setelah panen ini, para petani muda bersama pihak desa akan melanjutkan penanaman pertama di kuartal 2026. Penanaman ini menurutnya, merupakan bentuk evaluasi dan perbaikan untuk ke depan.

‎”Harapannya ke depan lahan bisa ditambah agar target satu hektare bisa tercapai,” katanya.

Baca Juga: Polres Pangandaran Dalami Kasus Kematian Pria 50 Tahun di Padaherang

‎Sementara itu, Kepala Desa Sindangwangi kursin menyampaikan apresiasi kepada para petani muda. Ia mengakui hasil panen perdana ini belum maksimal karena masih tahap uji coba.

‎”Alhamdulillah sudah mulai panen walaupun kurang maksimal. Maklum ini baru pertama kali. Ini menjadi pembelajaran agar di tahun 2026 bisa lebih sukses,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan pihaknya akan berupaya mencari tambahan lahan guna memenuhi target satu hektare penanaman jagung di desa tersebut.

(Sajidin)

Menang atas Saswco Mojang, Akademi Persib Putri Kembali ke Puncak Klasemen

0
persib@fokusjabar.id
Akademi Persib Putri menghadapi Saswco Mojang. (Fokusjabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Akademi Persib Putri U-15 berhasil meraih poin penuh pada pekan ke-11 Hydroplus Soccer League 2025/2026, setelah mengalahkan Saswco Mojang.

Pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom, Sabtu (14/2/2026), Akademi Persib Putri unggul dengan skor 3-0.

Tiga gol kemenangan Akademi Persib Putri pada pertandingan tersebut dicetak oleh Annora Okalina Setyo (7′, 37′) dan Sitti Sahra Balqis (13′).

Baca Juga: Persib Tak Berkutik di Kandang Ratchaburi FC

Hasil maksimal pada pertandingan tersebut, membuat Akademi Persib Putri kembali ke puncak klasemen sementara dengan 29 poin.

Pada pekan lalu, Akademi Persib Putri harus turun ke peringkat dua setelah meraih hasil imbang dan digeser oleh Mojang Priangan.

Pelatih Akademi Persib Putri, Naftalia Nurayalza, merasa puas dengan hasil dan penampilan anak asuhnya pada pertandingan tersebut.

“Saya merasa cukup puas, sangat puas. Karena anak-anak juga main tetap 100 persen mereka mengeluarkan tenaga, energinya. Mereka bermain dengan hati,” katanya.

“Bersyukurnya di pertandingan hari ini anak-anak bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada dan menjadikan sebuah gol,” ucapnya menambahkan.

Hasil pertandingan ini, selain membuat Akademi Persib Putri kembali ke puncak, juga membuat tim melanjutkan tren positif dan tidak terkalahkan.

“Ya, tetap bersyukur. Kita tetap dari awal tidak memandang dulu kita puncak klasemen atau klasemen terbawah ataupun kita masih ada di tengah, urutan tengah. Kita tetap fokus,” ujarnya.

Baca Juga: 3 Pemain Anyar Persib Bandung Berpeluang Debut vs Ratchaburi

Pada kesempatan ini, Naftalia Nurayalza, berpesan agar pemain tetap bekerja keras dan tidak cepat puas, karena perjuangan masih panjang.

“Sebetulnya beban itu untuk kami para pelatih ya, karena yang sulit itu memang mempertahankan daripada memperjuangkan ya,” ujarnya.

“Untuk pemain kita tetap, kalau kata pemain, ilmu padi, tidak boleh angkuh, tidak boleh tinggi hati, tetap semua tim itu punya pemain-pemain atau tim yang kuat, jadi kita tidak boleh meremehkan,” tegasnya.

(Arif)