spot_imgspot_img
Kamis 2 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 136

Banjar Jadi Pelopor Zona KHAS di Indonesia, BI Tasikmalaya Resmikan di Terminal Tipe A

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kepala BI Perwakilan Tasikmalaya Laura Rulida Eka Sari, bersama pejabat Pemerintah Kota Banjar, melihat-lihat produk UMKM saat peluncuran zona KHAS di terminal tipe A Banjar (ist Humas BI)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Banjar meresmikan Zona KHAS (Kuliner, Halal, Aman, dan Sehat) di halaman Terminal Tipe A Kota Banjar, Sabtu (14/2/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-23 Kota Banjar sekaligus rangkaian Marhaban Festival 2026 menyambut Ramadhan 1447 Hijriah.

Ratusan tamu undangan dan masyarakat menyambut peluncuran program tersebut dengan antusias. Zona KHAS dirancang sebagai penguatan ekosistem halal yang terintegrasi di wilayah Priangan Timur.

Baca Juga: Harlah ke-100, NU Kabupaten Tasikmalaya Tegaskan Arah Perjuangan Abad Kedua

Kepala Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri, menegaskan bahwa peluncuran Zona KHAS bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis membangun wilayah Priangan Timur sebagai Pusat Kegiatan Wilayah Provinsi (PKWP).

“Kita ingin mendorong Priangan Timur menjadi episentrum ekonomi halal yang terintegrasi, inklusif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Banjar Jadi Gateway Halal Corridor

Laura menjelaskan, Kota Banjar memiliki posisi strategis sebagai simpul transportasi yang menghubungkan Jawa Barat bagian selatan dengan Jawa Tengah. Posisi tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi dan perdagangan berbasis halal.

Zona KHAS di Banjar dirancang sebagai gateway halal corridor yang mencakup Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, hingga Pangandaran.

Ia menekankan bahwa pengembangan kawasan halal tidak berdiri sendiri. BI menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat halal value chain, terutama di sektor kuliner, fashion muslim, dan pariwisata halal.

“Kita dorong penguatan industri halal melalui fasilitasi sertifikasi halal, standar higiene sanitasi, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar domestik dan ekspor dengan dukungan pembiayaan syariah,” jelasnya.

UMKM Terminal Banjar Naik Kelas

Sepanjang 2025, BI Tasikmalaya bersama Universitas Siliwangi dan LPPOM mendampingi pelaku UMKM yang tergabung dalam Komunitas Jajanan Enak Terminal Banjar (JET-B). Pendampingan tersebut menghasilkan 29 UMKM yang mengantongi sertifikat halal dan sertifikat laik higiene sanitasi di Terminal Tipe A Banjar.

Laura menyebut Kota Banjar sebagai daerah pertama di Priangan Timur sekaligus pertama di Indonesia yang mengimplementasikan Zona KHAS.

Program ini memiliki dampak strategis, antara lain memperkuat konektivitas ekonomi halal regional, menghadirkan pusat literasi sekaligus etalase produk halal unggulan. Serta mendorong standarisasi kualitas UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Festival Ramadhan dan Aksi Sosial

Peluncuran Zona KHAS juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti tabligh akbar dan showcase UMKM binaan. Kemudian juga menggelar talkshow ekonomi syariah, senam sehat, donor darah, hingga cek kesehatan gratis.

Panitia turut menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan. Tujuannya menjaga stabilitas harga menjelang Ramadhan.

Melalui kolaborasi lintas daerah di Priangan Timur, BI Tasikmalaya dan Pemkot Banjar menargetkan kawasan ini tumbuh sebagai episentrum halal regional yang kuat secara identitas. Kemudian tangguh secara ekonomi, dan kompetitif di tingkat nasional.

(Seda)

Rakorwil III KAHMI Jabar, Konsolidasi Strategis Organisasi

0
kahmi jabar@fokusjabar.id
Rakorwil III KAHMI Jawa Barat di Kabupaten Indramayu.(Dokumen Pribadi)

INDRAMAYU, FOKUSJabar.id: Rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat. Yang di laksanakan di Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/2/2026). Merupakan bagian dari upaya konsolidasi strategis organisasi.

Hal tersebut di sampaikan Koordinator MD Kahmi Kota Tasikmalaya, Zenzen Zaenudin. Menurutnya, forum tersebut menegaskan prioritas program beasiswa pemersatu bagi karer HMI melalui perguruan tinggi.

“Jadi beasiswa bagi kader melalui perguruan tinggi yang di dirikan atau di kelola oleh Kahmi, antara lain. Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT),” ungkap Zenzen Jaenudin saat menghadiri Rakorwil KAHMi Jabar di Indramayu.

Baca Juga: Prabowo-Gibran 2029, IPO: 3 Parpol Bisa Angkat Kaki

Juga kegiatan Rakorwil MW KAHMI Jabar, lanjut Zenzen, yaitu sebagai langkah konkret. Penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi seluruh kader.

“Selain itu juga, di bahas konsolidasi kebijakan advokasi pengakuan dan penyetaraan nasib guru madrasah. Serta tenaga honorer oleh pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Dengan dukungan motivasional penuh dari unsur wilayah. Zenzen menegaskan, bahwa Rakorwil MW KAHMI Jabar juga menyoroti pentingnya pengawalan gagasan dan deklarasi pembentukan Provinsi Priangan Timur.

“Tujuan dari pembentukan Provinsi Priangan Timur yaitu supaya terwujud pemerataan pelayanan pemerintahan provinsi. Yang lebih efektif, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara, Anggota KAHMI Kota Tasikmalaya, Taufiq Rohman, dengan di laksanakan Rakorwil Jabar merupakan kejelasan sikap dan arah organisasi.

Baca Juga: Wapres Gibran Dorong Produk UKM Kuasai Etalase Ritel Modern

“Konsolidasi strategis organisai, juga mempertegas terkait prioritas beasiswa pemersatu. Dan hal ini tentunya merupakan terobosan dalam membentuk SDM kader,” ujar Taufiq Rohman. Yang juga Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Tasikmalaya ini.

Dengan demikian, Taufiq menambahkan, Rakorwil III MW KAHMI Jabar, target dan sasarannya jelas. Yaitu membangun SDM kader dalam menyongsong masa depan bangsa Indonesia.

“Dan hal tersebut tentu akan menjadi motivasi bagi seluruh kader hijau hitam. Yakin Usaha Sampai,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026

0
Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026
Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026

JAKARTA,FOKUSJabar.id: bank bjb berkomitmen mendukung penuh kelancaran aktivitas ekonomi. Khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Melalui partisipasi aktif dalam Kick Off SERAMBI 2026, bank bjb hadir untuk memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026 menjadi momentum penting dalam mempersiapkan layanan perbankan yang optimal selama periode peningkatan transaksi.

Kegiatan ini di selenggarakan sebagai bentuk sinergi antara Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, dan perbankan nasional.

Acara Kick Off SERAMBI 2026 di laksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Lobby Gedung C Bank Indonesia, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini menjadi simbol di mulainya rangkaian layanan penukaran uang dan distribusi uang layak edar kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, bank bjb di wakili langsung oleh Direktur Pengganti Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna.

Melalui program SERAMBI 2026, bank bjb mendukung upaya untuk menjaga ketersediaan uang tunai yang cukup, aman, dan layak edar.

bank bjb menyiapkan uang tunai sebesar 8 triliun untuk kebutuhan uang tunai di seluruh Kantor Cabang bank bjb se-Indonesia.

Hal ini penting mengingat kebutuhan masyarakat akan uang tunai biasanya meningkat signifikan menjelang Lebaran.

Peningkatan kebutuhan tersebut seiring dengan aktivitas belanja, pembayaran tunjangan hari raya, serta tradisi berbagi kepada keluarga dan kerabat.

Oleh karena itu, kesiapan layanan perbankan menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran transaksi.

Sebagai bagian dari program SERAMBI 2026, bank bjb juga menyediakan layanan penukaran uang di berbagai kantor cabang dan titik layanan yang telah di tentukan.

Layanan ini memudahkan masyarakat untuk memperoleh uang pecahan baru secara resmi dan aman.

Masyarakat dapat melakukan penukaran uang maksimal Rp 5.300.000,- per penukar per hari yang merupakan campuran dari berbagai denominasi di mulai dari Rp 1.000 sampai dengan Rp 50.000.

Penukaran uang tersebut dapat di akses melalui Aplikasi PINTAR yang merupakan singkatan dari Penukaran dan Tarik Uang Rupiah milik Bank Indonesia di situs https://pintar.bi.go.id;

bank bjb juga menyediakan layanan mobil kas keliling yang akan beroperasi di berbagai lokasi strategis.

Layanan ini di rancang untuk menjangkau masyarakat yang mungkin kesulitan mengakses kantor bank.

Dengan adanya mobil kas keliling, bank bjb ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat. Termasuk yang berada di daerah terpencil dapat menikmati layanan penukaran uang dengan mudah dan nyaman.

Tidak hanya fokus pada penyediaan uang tunai, bank bjb juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melakukan transaksi di lembaga resmi.

Hal ini untuk menghindari risiko peredaran uang palsu dan praktik penukaran ilegal.

Masyarakat di imbau untuk selalu menukar uang di lembaga yang di awasi oleh Bank Indonesia. Seperti bank bjb. Dengan demikian, keamanan dan keaslian uang yang di terima dapat terjamin.

Dalam mendukung transformasi digital, bank bjb juga mendorong pemanfaatan layanan mobile banking, internet banking, dan QRIS. Transaksi digital di nilai lebih efisien, aman, dan praktis. Terutama di tengah tingginya aktivitas belanja selama Ramadan dan Lebaran. 

Pemanfaatan layanan digital di harapkan dapat mengurangi ketergantungan pada uang tunai serta meminimalkan risiko kehilangan maupun penipuan. Hal ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Melalui partisipasi aktif dalam SERAMBI 2026, bank bjb turut mendukung kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem keuangan yang sehat. 

Dalam momentum Ramadan dan Idulfitri, keamanan transaksi menjadi perhatian utama. bank bjb mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan institusi perbankan.

Nasabah di harapkan tidak menggunakan jaringan Wi-Fi publik untuk transaksi perbankan serta tidak sembarangan mengakses tautan atau mengunduh aplikasi yang tidak resmi.

BACA JUGA: Sampaikan Pesan Idulfitri, Bupati Herdiat Ajak Warga Ciamis Perkuat Gotong Royong

Kesadaran terhadap keamanan digital menjadi kunci perlindungan finansial.

Selain itu, bank bjb juga memberikan layanan penukaran uang rusak atau tidak layak edar. Layanan ini bertujuan untuk menjaga kualitas uang yang beredar di masyarakat sesuai dengan standar Bank Indonesia.

Upaya ini sekaligus mendukung terciptanya sistem pembayaran yang tertib, aman, dan terpercaya.

Masyarakat pun di dorong untuk selalu menggunakan uang rupiah dalam kondisi baik.

Partisipasi bank bjb dalam SERAMBI 2026 merupakan kelanjutan dari komitmen yang telah di bangun pada tahun-tahun sebelumnya.

Program SERAMBI 2026  merupakan wujud nyata komitmen bank bjb dalam mendukung kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Melalui program ini, bank bjb ingin memastikan bahwa masyarakat dapat memenuhi kebutuhan uang tunai dengan mudah, aman, dan nyaman.

Jembatan Cirahong Ciamis Raih Status Cagar Budaya Nasional

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Warga Ciamis berfoto menikmati keindahan Jembatan Cirahong

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah menetapkan Jembatan Cirahong sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Penetapan ini mengukuhkan nilai sejarah, kekuatan arsitektur, serta peran strategis jembatan yang telah berdiri sejak 1893.

Jembatan yang membentang di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya itu menjadi salah satu infrastruktur peninggalan era kolonial yang tetap berfungsi hingga kini.

Baca Juga: Tekan Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, GPM Ciamis Jadi Solusi Hemat Belanja

Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ciamis, Dian Budiana, menyampaikan rasa bangga atas pengakuan tersebut. Menurutnya, status nasional itu menegaskan kualitas konstruksi sekaligus pentingnya peran Jembatan Cirahong dalam perjalanan sejarah daerah.

“Penetapan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ciamis. Negara mengakui nilai sejarah dan konstruksi luar biasa yang dimiliki jembatan tersebut,” ujarnya.

Bukti Kemajuan Teknik Abad ke-19

Jembatan Cirahong memiliki panjang sekitar 202 meter dengan rangka utama berbahan baja. Para insinyur membangun struktur ini pada 1893 dengan teknologi yang sangat maju untuk masanya.

Dian menilai ketahanan jembatan hingga lebih dari satu abad menunjukkan perencanaan dan perhitungan teknik yang matang.

“Kalau melihat tahun pembangunannya, ini pencapaian teknik yang luar biasa. Sampai sekarang jembatan masih kokoh dan berfungsi dengan baik,” jelasnya.

Keunikan lain terletak pada desain dua tingkat yang memadukan jalur kereta api di bagian atas dan jalur kendaraan di bagian bawah. Model ini memperkuat posisi Jembatan Cirahong sebagai infrastruktur strategis yang mendukung mobilitas lintas wilayah.

Potensi Wisata Sejarah dan Edukasi

Selain nilai historis dan teknis, Jembatan Cirahong juga menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi. Dian berharap status cagar budaya nasional mampu meningkatkan daya tarik kawasan tersebut.

Ia mendorong pemanfaatan jembatan sebagai sarana pembelajaran bagi generasi muda tentang perkembangan teknologi konstruksi di masa lalu sekaligus pentingnya pelestarian warisan budaya.

Dengan pengakuan tingkat nasional ini, Jembatan Cirahong tidak hanya berdiri sebagai penghubung dua daerah, tetapi juga sebagai simbol peradaban, kemajuan teknik, dan identitas sejarah masyarakat Ciamis serta Tasikmalaya.

(Husen Maharaja)

Tekan Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, GPM Ciamis Jadi Solusi Hemat Belanja

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Antusiasme warga saat digelar gerakan pangan murah

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pertanian mengikuti Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional 2026 untuk menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Panitia menggelar kegiatan tersebut di halaman Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor, Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Baca Juga: PJU Padam di Jalur Cisepet–Jelat, Warga Ciamis Khawatirkan Keselamatan Pengendara

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Ape Ruswanda, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dede Suhendra, menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan pasokan tetap aman sekaligus menekan potensi lonjakan harga.

“Gerakan Pangan Murah ini membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga inflasi daerah tetap terkendali menjelang HBKN,” ujar Dede.

Harga Lebih Murah dari Pasar

Panitia menyediakan berbagai komoditas utama dengan harga kompetitif. Beras medium harganya Rp62.500 per 5 kilogram, beras premium Rp70.000 per 5 kilogram, dan beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram. Gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Minyak goreng Minyak Rizki harganya Rp15.500 per liter, sedangkan Minyak Kita Rp31.000 per 2 liter. Selain itu, panitia menjual telur Rp27.000 per kilogram, daging sapi Rp107.000 per kilogram, ayam pejantan Rp25.000 per ekor, serta ayam pedaging Rp35.000 per kilogram.

Aneka sayuran tersedia mulai Rp5.000 per pak. Sejumlah pelaku UMKM juga meramaikan kegiatan dengan berbagai produk olahan pangan.

Digelar Tiga Kali

Dede menjelaskan, GPM menjadi bagian dari program nasional yang berlangsung serentak di berbagai daerah. Pemkab Ciamis menjadwalkan kegiatan ini sebanyak tiga kali dalam rangka menyambut HBKN.

“Kami akan kembali menggelar GPM pada pertengahan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Lokasinya masih kami tentukan,” jelasnya.

Pemerintah daerah berkomitmen hadir langsung di tengah masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga daya beli.

Warga Merasa Terbantu

Rohmah (51), warga Kelurahan Benteng, mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM yang terselenggara dekat rumahnya.

“Alhamdulillah, harga di sini lebih murah dari pasar. Saya bisa hemat pengeluaran, apalagi datang hanya berjalan kaki,” ungkapnya.

Melalui GPM, Pemkab Ciamis tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih ringan menjelang momentum hari besar keagamaan.

(Husen Maharaja)

PJU Padam di Jalur Cisepet–Jelat, Warga Ciamis Khawatirkan Keselamatan Pengendara

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Lampu PJU yang padam di jalur Cisepet- Jelat Kecamatan Baregbeg Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah warga dan pengguna jalan mengeluhkan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam atau tidak berfungsi di jalur Pemda Ciamis Cisepet–Jelat. Titik lampu padam berada di Blok Cisagu, Dusun Nanggewer, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.

Kondisi tersebut membuat ruas jalan gelap gulita saat malam hari. Warga menilai situasi ini membahayakan keselamatan pengendara, terutama karena lokasi berada di tikungan tajam.

Baca Juga: Bupati Ciamis Soroti Akuntabilitas Keuangan di Kecamatan Purwadadi

Ade (32), warga Desa Jelat, menyebut lampu jalan di wilayah itu sudah lama padam tanpa penanganan.

“Kalau malam sangat gelap. Pengendara sulit melihat kondisi jalan. Kami khawatir terjadi kecelakaan atau hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jalur tersebut cukup ramai warga setempat maupun pengguna jalan dari luar desa lalui. Keberadaan penerangan, menurutnya, sangat penting untuk menunjang keamanan dan kenyamanan.

“Posisinya di tikungan tajam. Kalau tetap gelap, risiko kecelakaan cukup tinggi,” tambahnya.

Keluhan serupa datang dari Agus, seorang tukang ojek yang kerap melintas di jalur tersebut pada malam hari. Ia mengaku harus meningkatkan kewaspadaan setiap kali melewati lokasi itu.

“Kalau malam harus ekstra hati-hati. Jalan menikung dan gelap, jadi jarak pandang terbatas,” katanya.

Warga berharap instansi terkait segera turun tangan memperbaiki PJU yang padam agar arus lalu lintas kembali aman dan nyaman, khususnya pada malam hari.

Mereka menilai penerangan jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar untuk menjamin keselamatan pengguna jalan serta mencegah potensi tindak kejahatan di kawasan tersebut.

(Husen Maharaja)

Harlah ke-100, NU Kabupaten Tasikmalaya Tegaskan Arah Perjuangan Abad Kedua

0
TASIKMALAYA, FOKUSJAbar.id
Ketfot: Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd, M.Ap (tengah) berfoto bersama jajaran pengurus PCNU Kabupaten Tasikmalaya dan panitia kegiatan Harlah

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Memasuki usia 100 tahun dalam kalender Masehi, Nahdlatul Ulama melalui PCNU Kabupaten Tasikmalaya menggelar peringatan harlah secara khidmat dan penuh semangat kebangkitan, Sabtu (14/2/2026).

Pondok Pesantren Darussalam menjadi saksi berkumpulnya sekitar 10 ribu jamaah dari berbagai elemen Nahdliyin. Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU hingga lembaga-lembaga di bawah naungan PCNU memadati kawasan pesantren sejak pagi hari. Nuansa putih dan hijau mendominasi area acara, memperlihatkan soliditas dan semangat kebersamaan warga NU.

Baca Juga: Tokoh Pendidikan Muhammadiyah Tasikmalaya Tutup Usia Saat Hadiri Pelantikan

Panitia merangkai resepsi harlah dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 2026 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah organisasi di abad keduanya.

Seratus Tahun Bukan Sekadar Perayaan

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya, KH Atam Rustam, menegaskan bahwa usia satu abad tidak boleh berhenti pada seremoni.

“Seratus tahun bukan sekadar angka. Momentum ini mengajak kita bangkit dan bergerak lebih masif demi kemaslahatan umat,” tegasnya di hadapan ribuan jamaah.

Ia mengingatkan bahwa kekuatan NU tidak hanya terletak pada jumlah pengikut, tetapi pada kualitas gerakan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. KH Atam juga mengapresiasi para kader dan anggota legislatif yang konsisten mendukung penguatan organisasi di berbagai wilayah.

Dalam pidatonya, ia mendorong para ustaz dan ustazah di kampung-kampung untuk terus memperkokoh akidah Ahlussunnah Wal Jamaah di tengah tantangan zaman dan dinamika pemikiran keagamaan.

Dorong Pembangunan Gedung NU

Momentum harlah juga membuka ruang dialog antara PCNU dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. KH Atam kembali menyinggung hibah tanah untuk pembangunan kantor NU yang telah diumumkan pada masa bupati sebelumnya.

Ia berharap kepemimpinan saat ini merealisasikan pembangunan gedung tersebut agar seluruh badan otonom dan lembaga NU memiliki pusat aktivitas yang representatif.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, yang hadir bersama unsur Forkopimda, menyatakan komitmennya melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis sebelumnya.

“Program baik yang sudah berjalan akan kami lanjutkan. Pembangunan yang memberi manfaat bagi organisasi keagamaan tentu akan kami dukung,” ujarnya.

Bupati juga memaparkan progres pembangunan infrastruktur daerah, termasuk perbaikan jalan, sebagai fondasi penguatan Tasikmalaya religius dan produktif.

Harlah Bernuansa Aksi Sosial

Ketua Panitia, KH Dadang Romansyah, menegaskan bahwa peringatan harlah tidak berhenti pada seremoni. Panitia menggelar santunan untuk anak yatim dan lansia, donor darah massal, serta menyediakan ribuan porsi makanan dan minuman gratis bagi jamaah.

Setelah resepsi, forum Muskercab 2026 langsung membahas evaluasi program sebelumnya dan menyusun langkah strategis melalui Bahtsul Masail, Komisi Program Kerja, dan Komisi Rekomendasi.

Dengan lebih dari 1.000 pesantren yang tersebar di Kabupaten Tasikmalaya, NU memegang peran sentral dalam membangun peradaban keumatan. Mayoritas masyarakat yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah menjadi modal sosial besar untuk mencetak generasi berakhlakul karimah sekaligus profesional.

Melalui momentum seabad ini, NU Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmen membangun masyarakat religius menuju cita-cita baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur sebuah visi yang tidak hanya hidup dalam wacana, tetapi diperjuangkan melalui gerakan nyata.

(Farhan Kamil)