spot_imgspot_img
Kamis 2 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 132

Harga Daging Ayam Broiler di Ciamis Bikin Emak-emak Menangis

0
Harga daging ayam Broiler fokusjabar.id
Harga daging ayam Broiler di Pasar Manis Ciamis naik

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Harga daging ayam Broiler segar di pasar manis Ciamis Jawa Barat (Jabar) bikin menangis emak-emak. Bagaimana tidak, kini sudah berada di angka Rp44 ribu per kg.

Sebelumnya harga daging ayam broiler berada di angka Rp37 ribu per kg.

BACA JUGA:

Harga Cabai Merah Domba dan Lokal di Pasar Manis Ciamis Melonjak

Pemicu kenaikan harga daging ayam broiler di Pasar Manis Ciamis karena permintaan masyarakat menjelang Ramadan meningkat untuk Munggahan.

“Saat ini harga Daging Ayam Broiler Rp44 ribu per kg,” kata pedagang ayam, Dede.

Menurut Dia, harga faging ayam di prediksi bakal terus mengalami kenaikan.

“Sepertinya harga daging ayam akan terus naik saat mendekati bulan puasa. Kemungkinan nanti bisa mencapai Rp50 ribu per kg,” ucapnya.

Seorang ibu rumah tangga, Diana (27) mengeluhkan kenaikan sejumlah komoditas. Salah satunya, daging ayam broiler.

“Saya tidak bisa berbuat banyak dengan kenaikan harga sejumlah bahan pokok saat ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Tekan Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, GPM Ciamis Jadi Solusi Hemat Belanja

Diana berharap, pemerintah segera melakukan intervensi pasar agar harga kebutuhan pokok tidak terus melambung.

“Harapan Saya ada tindakan dari Pemerintah terkait lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat,” singkat Diana.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, harga cabai rawit merah domba di Pasar Manis Ciamis mengalami kenaikan dari Rp90 ribu menjadi Rp120 ribu per kg.

Selain itu, cabai merah lokal juga mengalami kenaikan dari Rp 50 ribu menjadi Rp80 ribu per kg.

Harga bawang merah juga naik dari 38 ribu menjadi Rp45 ribu per kg.

“Kenaikan harga ketiga komoditas tersebut sudah terjadi dalam beberapa hari ini,” kata pedagang di Pasar Manis Ciamis, Koko, Minggu (15/2/2026).

Menurut Dia, permintaan pasar melonjak menjadi pemicu naiknya harga cabai dan bawang merah.

“Menjelang bulan Ramadan, permintaan komoditas selalu meningkat. Terlebihstok dari bandar cukup sedikit,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Kota Bekasi Protes Hasil Musda Perbasi Jabar tahun 2026

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Musda DPD Perbasi Jawa Barat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Perbasi Jawa Barat tahun 2026 memicu polemik di internal organisasi. Sejumlah pengurus cabang (pengcab) kota dan kabupaten menyampaikan keberatan atas proses yang berlangsung dalam forum tersebut, termasuk Pengcab Kota Bekasi.

Musda yang berlangsung di Karsa Land, Sabtu (14/2/2026), menetapkan Epriyanto Kasmuri sebagai Ketua Umum periode 2026–2030. Epriyanto maju sebagai calon tunggal dan meraih dukungan aklamasi dari 15 pengcab Perbasi kota dan kabupaten.

Baca Juga: Musda Diwarnai Walkout, Epriyanto Kembali Pimpin Perbasi Jabar

Namun, Sekretaris Umum Pengcab Perbasi Kota Bekasi, Agus Irianto, menilai panitia dan pengurus provinsi tidak menjalankan tahapan sesuai ketentuan organisasi.

“Sejak awal kami melihat banyak persoalan administrasi. Mulai dari pembentukan tim penjaringan, penetapan persyaratan calon, sampai pelaksanaan musda,” ujar Agus saat dihubungi, Minggu (15/2/2026).

Agus merujuk pada AD/ART dan peraturan organisasi yang mengatur sosialisasi tim penjaringan serta persyaratan pencalonan minimal dua bulan sebelum musda. Ia menyebut pengcab baru menerima informasi terkait tim dan syarat pencalonan pada awal Februari 2026, atau sekitar dua minggu sebelum pelaksanaan.

Ia juga mempertanyakan mekanisme penetapan personel tim penjaringan. Menurutnya, pengurus provinsi tidak membahas hal tersebut melalui rapat pleno sebagaimana mestinya. Agus mengaku memperoleh informasi bahwa beberapa unsur pimpinan di tingkat provinsi bahkan tidak mengetahui keputusan tersebut.

Kritik Terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ)

Selain tahapan pencalonan, Agus menyoroti agenda laporan pertanggungjawaban (LPJ). Ia menyebut pengurus provinsi periode 2021–2025 hanya menyampaikan laporan satu tahun, bukan laporan penuh satu masa bakti.

“Forum musda seharusnya menerima LPJ satu periode. Namun yang disampaikan hanya satu tahun. Ini menimbulkan tanda tanya besar,” tegasnya.

Agus juga mengkritik jalannya persidangan. Ia menilai pimpinan sidang tidak memberi ruang yang cukup bagi peserta untuk menyampaikan pendapat maupun interupsi. Situasi itu, menurutnya, memicu kekecewaan hingga sejumlah peserta memilih walkout.

Terkait kehadiran perwakilan Kota Bekasi yang mengikuti sidang hingga akhir, Agus menegaskan bahwa pihak tersebut tidak memegang mandat resmi suara pengcab.

“Saya sebagai sekretaris umum yang memiliki mandat suara dalam musda, bukan saudara Ade Syaiful Anwar. Jadi yang bersangkutan tidak mewakili suara resmi Pengcab Perbasi Kota Bekasi,” ujarnya.

Polemik ini menandai dinamika internal organisasi pasca-penetapan ketua umum. Sejumlah pengcab berharap pengurus terpilih segera membuka ruang komunikasi guna meredam ketegangan dan menjaga soliditas pembinaan bola basket di Jawa Barat.

(Ageng)

Polres Pangandaran Periksa 22 Saksi Terkait Dugaan Investasi Bodong MBA

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran bersama Polda Jawa Barat melalui Ditreskrimsus terus menelusuri dugaan praktik investasi bodong berkedok aplikasi MBA (MBAstak Limited Company) yang beredar di Kabupaten Pangandaran.

Lonjakan laporan warga menunjukkan besarnya dampak kasus ini. Hingga saat ini, penyidik menerima 2.390 pengaduan. Sebanyak 1.996 warga mendatangi langsung posko pengaduan di Mapolres Pangandaran, sementara 394 lainnya melapor melalui hotline 082-133-118-110.

Baca Juga: Waduh! Ada Dua Kasus Bencana Longsor di Pangandaran

Penyidik memanfaatkan laporan tersebut untuk memetakan pola penyebaran aplikasi MBA sekaligus mengumpulkan data awal sebagai bahan penyelidikan.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kasi Humas Aiptu Yusdiana menyampaikan bahwa tim penyidik telah memeriksa 22 saksi. Pemeriksaan itu mencakup berbagai pihak yang diduga mengetahui alur distribusi dan promosi aplikasi di tengah masyarakat.

“Kami sudah memeriksa 22 saksi, termasuk salah satu anggota DPRD Pangandaran berinisial D,” ujar Yusdiana, Minggu (15/2/2026).

Dari hasil klarifikasi, anggota DPRD tersebut mengaku memperoleh informasi mengenai aplikasi MBA dari seseorang berinisial N asal Tasikmalaya. Penyidik kini mendalami rantai penyebaran informasi tersebut untuk mengungkap pihak-pihak yang berperan aktif dalam promosi.

Selain langkah pemeriksaan saksi, Ditreskrimsus Polda Jabar juga berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan guna meneliti aspek legalitas serta menelusuri jejak transaksi digital yang berkaitan dengan aplikasi tersebut.

Yusdiana menegaskan tim masih mencocokkan seluruh keterangan saksi dengan data yang terkumpul. Bertujuan agar penyidik memperoleh gambaran utuh sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Polres Pangandaran juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur investasi berbasis aplikasi yang menjanjikan keuntungan cepat tanpa izin resmi dan kejelasan legalitas.

“Warga yang merasakan rugi atau memiliki informasi tambahan segera melapor melalui nomor aduan untuk membantu proses penyelidikan,” tegasnya.

Melalui proses ini, Polres Pangandaran menegaskan komitmen untuk bekerja secara profesional dan proporsional. Kemudian juga bekerja secara akuntabel demi menghadirkan kepastian hukum yang adil bagi seluruh pihak.

(Sajidin)

Sambut Ramadan, Warga Ciamis Hidupkan Kembali Tradisi Penuh Makna

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Acara munggahan menjelang bulan suci ramadhan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, warga Kabupaten Ciamis mulai menghidupkan tradisi munggahan. Mereka membersihkan makam keluarga, mempererat silaturahmi, hingga menggelar makan bersama sebagai bentuk rasa syukur menyambut bulan penuh berkah.

Suasana kebersamaan terasa hangat di berbagai sudut kampung. Aroma nasi liwet yang mengepul dari dapur-dapur warga menjadi simbol keakraban. Hidangan sederhana itu menghadirkan tawa, cerita, dan doa dalam satu hamparan tikar.

Baca Juga: Dominasi Tanpa Ampun! Dua Klub Ciamis Sikat Final Kejurda Jabar U-14

Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis, Banjar, dan Pangandaran juga ikut meramaikan tradisi tersebut. Mereka berkumpul di sekretariat PWI untuk menggelar liwetan bersama.

“Hari ini kami bersama teman-teman mengadakan munggahan di sekretariat PWI,” ujar Wakil Ketua PWI Ciamis Jujang, Minggu (15/2/2026).

Tak hanya kalangan wartawan, warga Desa Pawindan pun menggelar kegiatan serupa. Di Dusun Pasirpeuteuy, keluarga besar Wawan memanfaatkan momentum ini untuk berkumpul dan mempererat hubungan kekeluargaan.

“Alhamdulillah menjelang Ramadan ini kami sekeluarga bisa berkumpul bersama,” kata Wawan.

Ia menuturkan, keluarganya rutin menggelar munggahan setiap tahun. Meski tidak ada anggota keluarga yang merantau ke luar kota, kesibukan sehari-hari kerap membuat mereka jarang bertemu lengkap.

“Walaupun tidak ada yang di luar kota, kami tetap tidak bisa bertemu setiap hari. Semua punya kesibukan masing-masing,” jelasnya.

Menurut Wawan, tradisi munggahan memberi ruang bagi keluarga untuk berhenti sejenak dari rutinitas, lalu duduk bersama dalam suasana penuh kehangatan.

Melalui tradisi ini, warga Ciamis tidak sekadar menyambut Ramadan secara seremonial, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, saling memaafkan, dan mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat.

(Husen Maharaja)

Dominasi Tanpa Ampun! Dua Klub Ciamis Sikat Final Kejurda Jabar U-14

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Dominasi Tanpa Ampun! Dua Klub Ciamis Sikat Final Kejurda Jabar U-14

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan taringnya di pentas bola voli Jawa Barat. Dua klub asal Tatar Galuh menguasai partai puncak Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-14 Tahun 2026 di GOR Adiarsa Sport Hall, Minggu (15/02/2026).

Laga final menghadirkan “All Ciamis Final” yang mempertemukan Gaspool Volley Ball Academy dengan Yamira Squad. Duel sesama wakil Ciamis itu berlangsung sengit sebelum akhirnya Gaspool memastikan gelar juara pertama.

Baca Juga: Harga Cabai Merah Domba dan Lokal di Pasar Manis Ciamis Melonjak

Gaspool yang bermarkas di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, melangkah ke final setelah menyingkirkan sejumlah tim kuat dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat. Di sisi lain, Yamira Squad asal Panjalu juga menunjukkan konsistensi permainan hingga menembus partai puncak. Pertemuan keduanya menegaskan dominasi Ciamis di kelompok usia 14 tahun.

Hadiah untuk Warga Tatar Galuh

Pelatih Gaspool, Isep Gunawan, mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang tampil disiplin dan fokus menjalankan strategi. Ia menilai mental bertanding anak asuhnya berkembang pesat sepanjang turnamen.

“Alhamdulillah, hari ini Gaspool meraih juara pertama Kejurda Jabar U-14. Kami persembahkan gelar ini untuk masyarakat Kabupaten Ciamis. Anak-anak bermain penuh semangat dan menjalankan instruksi dengan baik,” ujar Isep.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus klub, Pemerintah Kabupaten Ciamis, serta seluruh masyarakat Tatar Galuh yang terus memberikan dukungan. Menurutnya, gelar ini bukan sekadar trofi, tetapi hasil dari proses pembinaan jangka panjang.

Isep berharap prestasi tersebut membuka jalan menuju level yang lebih tinggi dan memperkuat fondasi pembinaan usia dini di Ciamis.

Dukungan Penuh PBVSI dan KONI

Ketua Harian PBVSI Kabupaten Ciamis, Dr. H. Taufik Gumelar, menyampaikan kebanggaannya atas capaian dua klub Ciamis di tingkat provinsi. Ia menilai keberhasilan Gaspool dan Yamira Squad menjadi bukti nyata kualitas pembinaan bola voli di daerah.

Ia juga meneruskan pesan Ketua Umum PBVSI Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, agar seluruh insan voli di Ciamis menjaga dan meningkatkan prestasi tersebut.

“Prestasi ini harus terus berkembang. Kami ingin suatu hari nanti lahir klub bola voli asal Ciamis yang mampu bersaing di level profesional seperti Proliga,” tegasnya.

Ketua KONI Kabupaten Ciamis, Endang Sutrisna, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan dua klub Ciamis menembus final menjadi indikator kuat keberhasilan sistem pembinaan berjenjang.

“Kami bangga melihat dua klub terbaik Ciamis tampil di final. Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus berlatih dan menatap Kejurnas sebagai wakil Jawa Barat,” ujarnya.

Dominasi di Kejurda U-14 semakin mengukuhkan posisi Ciamis sebagai salah satu lumbung atlet bola voli potensial di Jawa Barat. Dari level usia dini, Ciamis terus membangun tradisi juara yang kini mulai menunjukkan hasil nyata.

(Nank Irawan)

SPPG Sindanggalih 10 Karangpawitan Garut Beroperasi

0
SPPG Sindanggalih fokusjabar.id
Peresmian SPPG Sindanggalih 10

GARUT, FOKUSJabar.id: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindanggalih Karangpawitan Kabupaten Garut di bawah naungan Yayasan Rafifa Putra Gunawan segera beroperasi.

Hal tersebut di awali dengan peresmian yang berlangsung di Kampung Nagrog, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Minggu (15/2/2026).

BACA JUGA:

PIM Indonesia Fokus Keikhlasan dan Pendidikan

Camat Karangpawitan, Anas Aolia Malik menyambut baik kehadiran SPPG Sindanggalih 10.

Pihaknya berharap, kehadirannya dapat menjadi motor penggerak dalam menyiapkan generasi muda Garut menghadapi Indonesia Emas 2045.

“Harapan kami sama dengan keinginan pimpinan kebijakan dari tingkat atas. Bahwa ini pemerataan dalam rangka meningkatkan gizi masyarakat menyongsong Indonesia Emas 2045. Mudah-mudahan anak-anak bisa terpenuhi standar gizinya dan kelak mereka akan menjadi penerus bangsa,” kata Dia.

Kepala Bidang Konsumsi dan Pengembangan SDM Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Adji Sumarwan mengapresiasi inisiatif sektor swasta dalam mendukung program pemerintah.

Dia mencatat, realisasi pembangunan SPPG di Kabupaten Garut telah melampaui target.

“Target pembangunan SPPG di Jawa Barat itu 4.600. Sekarang telah terlampaui sekitar 4.700. Dan di Kabupaten Garut sendiri targetnya 396, kini sudah 411. Jadi realisasinya sudah hampir 111 persen,” ungkapnya.

Meski begitu, masih banyak anak SD, SMP, SMA, madrasah, ibu hamil, ibu menyusui, balita yang belum terlayani.

BACA JUGA:

Tak Terima Perlakuan Oknum Dokter Puskesmas Cisewu, Keluarga Pasien Segera Lapor Bupati Garut

Adji memberikan catatan penting terkait operasional. Terutama mengenai aspek higienitas dan keamanan pangan.

Pihaknya menekankan bahwa kualitas makanan harus di jaga ketat. Termasuk aturan waktu konsumsi yang tidak boleh lebih dari 4 jam setelah matang.

Hal itu untuk menghindari kontaminasi mikroorganisme.

“Yang perlu di perhatikan ketika sudah beroperasi adalah kontinuitasnya tidak menurun. Baik mutu maupun jumlahnya,” kata Dia.

(Bambang Fouristian)

PIM Indonesia Fokus Keikhlasan dan Pendidikan

0
PIM Indonesia fokusjabar.id
Pelantikan Pelita Intan Muda National Forum Tahun 2026

‎GARUT, FOKUSJabar.id: Pelita Intan Muda (PIM) Indonesia resmi melantik Badan Pengurus Pusat (BPP) dan Badan Pengurus Cabang (BPC) National Forum Tahun 2026 di Gedung Art Center, Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Minggu (15/2/2026).

‎Pelantikan tersebut menjadi babak baru bagi organisasi yang kini telah bertransformasi menjadi gerakan nasional dengan ribuan relawan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

BACA JUGA:

Listrik Sering Padam di Cisompet, Ormas GAS Segera Serbu Perhutani KPH Garut

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin mengapresiasi terhadap kiprah PIM Indonesia.

Dia menilai, PIM memiliki karakteristik unik dalam merangkul masyarakat untuk bergerak menuju perubahan yang lebih baik.

‎Nurrodhin mengingatkan adanya tantangan besar, Khususnya terkait kelompok rentan pada kategori Desil 1-5 yang masih memerlukan perhatian serius. Terutama di sektor ekonomi dan pendidikan.

‎Ketua Dewan Penasehat Pelita Intan Muda, Cecep M Ginanjar menekankan, fondasi utama organisasi ini adalah keikhlasan.

Pihaknya mengapresiasi para pengurus dan relawan yang telah memberikan waktu dan tenaganya tanpa pamrih.

‎Ketua Yayasan Pelita Intan Muda Indonesia, Ziad Ahmad Yunani mengajak seluruh pengurus untuk merenungi kembali makna “Pelita.”

Dia menegaskan, visi PIM menciptakan kebahagiaan dan menebarkan goresan sejuta senyuman bagi mereka yang membutuhkan.

BACA JUGA:

Tak Terima Perlakuan Oknum Dokter Puskesmas Cisewu, Keluarga Pasien Segera Lapor Bupati Garut

‎Ziad memaparkan pencapaian luar biasa organisasi dalam kurun waktu enam tahun terakhir.

Berawal dari gerakan lokal, kini Pelita Intan Muda telah tumbuh menjadi kekuatan sosial yang masif dengan jumlah relawan lebih dari 6.600 orang yang tersebar di berbagai cabang di seluruh Indonesia.

Dia mengucapan selamat kepada seluruh pengurus BPP dan BPC yang baru dilantik.

Ziad berharap, mereka dapat mengemban amanah untuk terus mengabdi kepada bangsa melalui aksi-aksi sosial yang berdampak nyata.

(Bambang Fouristian)