spot_imgspot_img
Kamis 19 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 13

Jelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Angkot hingga Andong di Jabar Terima Kompensasi

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Gubenrur Jabar Dedi Mulyadi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mendistribusikan dana kompensasi bagi ribuan pengemudi angkutan tradisional, termasuk sopir angkot, penarik becak, hingga kusir andong. Langkah ini merupakan kompensasi atas hilangnya penghasilan mereka akibat kebijakan pembatasan operasional selama masa mudik dan balik Idulfitri 2026.

Kebijakan meliburkan angkutan tradisional di sejumlah titik krusial bertujuan untuk menertibkan arus lalu lintas dan menjamin keamanan pemudik. Melalui bantuan ini, pemerintah memastikan para pengemudi tetap memiliki pemasukan meski tidak menarik penumpang selama periode Lebaran.

Baca Juga: CIPS Dorong Regulasi Gig Economy yang Lebih Tepat Sasaran di Indonesia

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa sekitar 3.000 pengemudi di berbagai wilayah akan menerima manfaat dari program ini. Total dana yang terserap mencapai Rp6,9 miliar.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Jabar. Seluruh dana mulai mengalir malam ini dan targetnya selesai besok,” ujar Dedi usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Mapolda Jabar, Kamis, lalu (12/3/2026).

Penerima bantuan tersebar di beberapa daerah strategis seperti Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, hingga Kota Bandung. Pemerintah mengatur waktu libur para sopir secara situasional, baik sebelum hari raya untuk arus mudik maupun setelah hari raya guna mengantisipasi kepadatan arus wisata.

Inovasi Layanan Kesehatan di Tol Cipali

Selain bantuan finansial, Dedi membuat terobosan dengan mengubah mobil dinas Mercy miliknya menjadi kendaraan layanan medis darurat. Mobil tersebut akan bersiaga di Tol Cipali guna memberikan bantuan darurat. Hal ini berkaca dari kejadian warga yang terpaksa melahirkan di pinggir jalan tol.

“Kami meluncurkan mobil ini ke Tol Cipali. Jadi, jika nanti ada warga yang harus melahirkan di perjalanan, mereka bisa mendapatkan fasilitas di dalam mobil Mercy, bukan lagi di bahu jalan,” tegas Dedi.

Menutup keterangannya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengapresiasi para petugas lapangan yang tetap bekerja di hari raya. Termasuk petugas kebersihan yang menjaga keasrian lokasi salat Id. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka yang merelakan waktu bersama keluarga demi kelancaran hari kemenangan.

(Jingga Sonjaya)

Camat Tambaksari Ciamis Gandeng BJB dan BAZNas Salurkan Bantuan untuk Kaum Jompo

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Camat Tambaksari Osep Hernandi saat menyambangi kaum jompo dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta imam masjid

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Camat Tambaksari, Osep Hernandi, melakukan aksi turun ke lapangan untuk menyambangi dan bersilaturahmi dengan warga di wilayah Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini bertujuan memastikan kondisi kehidupan masyarakat setempat tetap stabil dan tanpa kendala berarti.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kecamatan Tambaksari menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Osep memprioritaskan bantuan ini bagi kaum jompo guna meringankan beban hidup mereka melalui uluran tangan pemerintah.

Baca Juga: Belajar Empati di Bulan Ramadan, Siswa SDN 4 Sindangrasa Ciamis Turun Langsung Bagikan Bantuan

“Kami memberikan bantuan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah agar kehidupan orang tua jompo sedikit terbantu,” ujar Osep, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Tambaksari dengan Bank Jabar Banten (BJB), UPZ Kecamatan, serta BAZNas Kabupaten Ciamis. Sinergi ini memperkuat jangkauan bantuan agar menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Selain menyasar kaum jompo, Osep juga memberikan santunan kepada anak yatim dan yatim piatu. Pihaknya memanfaatkan momentum tarawih keliling di enam desa untuk menyerahkan santunan tersebut, sekaligus memberikan bantuan khusus bagi para imam masjid.

Osep berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi para penerima, terutama dalam menghadapi kebutuhan menjelang hari raya Idulfitri.

“Semoga apa yang kami salurkan dapat sedikit meringankan beban warga, apalagi saat ini mereka butuh biaya tambahan untuk keperluan Idulfitri,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Si Jago Merah Kembali Mengamuk, Dua Kamar Kontrakan di Sukalaya Tasikmalaya Ludes Terbakar

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Tim Pemadam Kebakaran Damkar Kota Tasikmalaya, sedang berjibaku menjinakkan amukan si jago merah di Sukalaya Barat Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kota Tasikmalaya kembali menghadapi musibah kebakaran. Setelah menghanguskan toko kasur pada Jumat kemarin, kini si jago merah melahap dua kamar kontrakan di wilayah Sukalaya Barat No. 70, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Sabtu (14/3/2026) siang.

Saksi mata bernama Ibrahim menjadi orang pertama yang menyadari kejadian tersebut. Ia melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari lantai dua bangunan permanen itu. Dalam kondisi panik, Ibrahim segera meminta pertolongan warga dan melaporkan insiden tersebut ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Akademisi Tasikmalaya Ingatkan Bahaya Banjir Rob Akibat Tambang Pasir Ilegal

Merespons laporan warga, Tim Damkar BPBD Kota Tasikmalaya bergerak cepat menuju lokasi. Sebanyak 12 personel gabungan dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya langsung berjibaku menyemprotkan air ke titik api. Petugas mengerahkan total 3 unit armada pemadam dan beberapa unit tangki penyuplai air untuk menjinakkan api.

Komandan Regu (Danru) Unit Damkar, Supriatna, menjelaskan bahwa api membakar dua kamar di lantai dua dari total sepuluh penghuni kontrakan tersebut. Meskipun posisi api di lantai atas sempat menyulitkan petugas, keahlian personel di lapangan berhasil mencegah api merembet ke bangunan sekitar.

“Kami berupaya keras memadamkan api selama hampir satu setengah jam. Akhirnya, kami berhasil menjinakkan api sehingga tidak meluas ke area lain,” ujar Supriatna, Sabtu (14/3/2026).

Beruntung, musibah ini tidak memakan korban jiwa maupun luka. Namun, seluruh perabotan penghuni seperti kasur, lemari, hingga pakaian habis terbakar. Hingga saat ini, pihak berwajib masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian materiil.

Supriatna mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan memperhatikan keamanan saat menggunakan peralatan listrik maupun api. Ia meminta warga untuk memastikan kondisi rumah benar-benar aman sebelum berangkat bepergian.

(Seda)

Pemuda Pancasila Kota Banjar Tebar Seribu Paket Takjil di Jembatan Doboku

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Anggota Pemuda Pancasila Kota Banjar memberikan takjil kepada pengguna jalan. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Banjar menunjukkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan dengan membagikan seribu paket takjil kepada masyarakat. Aksi sosial tersebut berlangsung di kawasan Jembatan Doboku, Sabtu (14/3/2026).

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Banjar, Andi Maulana, memimpin langsung kegiatan ini bersama jajaran pengurus dan anggotanya. Mereka menyasar para pengguna jalan serta warga yang melintas di sekitar jembatan menjelang waktu berbuka puasa.

Baca Juga: Polres Banjar Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah Demi Stabilitas Pangan

Andi Maulana menjelaskan bahwa aksi berbagi ini merupakan inisiatif kolektif seluruh anggota organisasi. Menurutnya, Pemuda Pancasila ingin memanfaatkan momentum penuh berkah ini untuk mempererat kebersamaan dan menunjukkan kepedulian nyata kepada warga.

“Kegiatan ini merupakan gagasan bersama para pengurus. Ramadhan menjadi waktu yang luar biasa bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ungkap Andi.

Panitia menyiapkan sekitar seribu paket makanan berbuka untuk membantu warga yang masih berada di perjalanan. Andi berharap pemberian kecil ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Dasep, salah seorang pengguna jalan, memberikan apresiasi positif terhadap aksi tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dan berharap organisasi kemasyarakatan (ormas) lain melakukan hal serupa. Menurutnya, masyarakat harus merasakan kehadiran ormas melalui tindakan-tindakan yang positif dan bermanfaat bagi publik.

(Agus Purwadi)

Akademisi Tasikmalaya Ingatkan Bahaya Banjir Rob Akibat Tambang Pasir Ilegal

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Akademisi sekaligus Pengamat sosial, Asep M Tamam

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Aktivitas penambangan pasir cor ilegal di pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya kini memicu kekhawatiran serius dari kalangan akademisi. Akademisi sekaligus Pengamat sosial, Asep M Tamam, menilai pengerukan pasir secara liar di kawasan Harim Laut Cikalong dan Karangnunggal mengancam keberlanjutan lingkungan pesisir.

Meski alat berat seperti ekskavator dan mesin penyedot pasir sudah meninggalkan lokasi berkat tindakan pemerintah kecamatan, Asep tetap meminta semua pihak mewaspadai dampak kerusakan yang tersisa.

Baca Juga: Anggaran Triliunan Tapi Berkutu, Aktivis Tasikmalaya Desak BGN Tutup SPPG Manggungjaya 2

“Kita tidak boleh menyepelekan kerusakan lingkungan di pesisir. Jika praktik ini berlanjut secara sembunyi-sembunyi, masyarakat pesisir akan menghadapi ancaman banjir rob yang lebih nyata,” ujar Asep, Sabtu (14/3/2026).

Asep menegaskan bahwa merusak alam melanggar hukum negara sekaligus bertentangan dengan nilai agama. Ia mengutip ajaran Al-Qur’an yang melarang manusia berbuat kerusakan di muka bumi setelah Tuhan memperbaikinya. Ia menyayangkan perilaku oknum yang kerap berdalih melakukan perbaikan padahal justru sedang menghancurkan ekosistem.

Dalam pandangannya, eksploitasi alam yang berlebihan menjadi pemicu utama berbagai bencana besar di Indonesia. Oleh karena itu, ia melayangkan apresiasi tinggi kepada Camat Cikalong, Dedi Mulyana, yang berani menghentikan operasional alat berat di lokasi tambang ilegal tersebut.

Namun, Asep juga memperingatkan adanya pola manipulasi ekonomi oleh para perusak lingkungan. Menurutnya, pelaku sering kali memanfaatkan keuntungan besar untuk memberi bantuan kepada warga sekitar demi mendapatkan dukungan.

“Kondisi ini membuat masyarakat cenderung membela perusak alam saat aparat mencoba menertibkan mereka,” ungkapnya.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah provinsi, hingga aparat penegak hukum untuk mengawal ketat kawasan pesisir selatan.

Asep menekankan bahwa keindahan dan kekayaan alam Tasikmalaya harus tetap terjaga bagi generasi mendatang, bukan hancur demi keuntungan sesaat.

(Farhan Kamil)

Anggaran Triliunan Tapi Berkutu, Aktivis Tasikmalaya Desak BGN Tutup SPPG Manggungjaya 2

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ketua Tasikmalaya Progressive Society, Dadi Abidarda

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggungjaya 2 Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya kini memicu sorotan hebat. Pasalnya, menu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Pasanggrahan kedapatan mengandung kutu.

Kejadian ini langsung memantik reaksi keras dari berbagai pihak di Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Fraksi PDI Perjuangan Sarankan BGN Tutup SPPG Manggungjaya 2 Tasikmalaya

Sebelumnya Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Romli, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) agar segera menghentikan sementara operasional dapur tersebut. Menurutnya, BGN perlu melakukan suspend (pembekuan) segera demi membenahi manajemen internal mereka.

Langkah tegas ini bertujuan untuk memastikan standar kualitas makanan tetap terjaga bagi para siswa.

Dukungan serupa datang dari Ketua Tasikmalaya Progressive Society, Dadi Abidarda. Ia sepakat dengan pandangan legislatif dan menuntut sanksi nyata atau penutupan dapur yang tidak higienis tersebut.

“Intinya kita mendukung sikap ketua dewan sama ketua fraksi PDIP bahwa dapur yg seperti itu ditutup atau minimal diberi sanksi,” tegas Dadi, Sabtu (14/3/2026).

Meski BGN memegang otoritas penuh atas izin operasional, Dadi menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh agar pengelola bekerja secara profesional.

“Penyelenggara gizi untuk generasi penerus bangsa ini bukan hal yang main-main. Karena menyangkut masa depan bangsa, kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengawal program ini agar berjalan dengan baik sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Semua pihak berharap program bernilai triliunan rupiah ini tetap berjalan sesuai regulasi tanpa mengabaikan aspek kebersihan.

Rekomendasi pembekuan sementara ini murni bertujuan agar pengelola memperbaiki sistem kerja mereka demi kesuksesan program nasional tersebut.

(Irfansyah)

Besok, Perguruan Tarung Derajat Tasikmalaya Raya akan Gelar Baksos

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Ketua Dewan Guru Tarung Derajat Tasikmalaya Raya, GH. Noves Narayana.(Istimewa)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Perguruan Tarung Derajat Tasikmalaya Raya akan menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos). Dengan berbagi menu takjil berbuka puasa di bulan suci ramadan 1447 Hijriah tahun 2026.

Kegiatan bakti sosial (Baksos) di prakarsai oleh Perguruan Tarung Derajat Tasikmalaya Raya. Yang akan di laksanakan di alun-alun Kota Tasimalaya, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang.

Berbagi takjil di bulan ramadan 1447 Hijriah, rencananya akan di hadiri oleh anggota Tarung Derajat se-Tasikmalaya Raya. Beserta unsur pengurus Pengcab juga Satuan Latihan (Satlat).

Baca Juga: Fraksi PDI Perjuangan Sarankan BGN Tutup SPPG Manggungjaya 2 Tasikmalaya

Ketua Dewan Guru Tarung Derajat Tasikmalaya Raya, GH. Noves Narayana mengajak kepada seluruh anggota Tarung Derajat untuk hadir pada acara bakti sosial (Baksos) berbagi takjil kepada masyarakat.

BOX! Ki Ghanna mengajak semuanya keluarga besar Tarung Derajat Tasikmalaya Raya untuk hadir pada acara kegiatan bakti sosial. Yaitu dengan berbagi takjil yang akan dilaksanakan di alun-alun Kota Tasikmalaya,” ungkap GH. Noves Narayana, Sabtu (14/3/2026).

Acara berbagi takjil Perguruan Tarung Derajat Tasikmalaya Raya, lanjut GH. Noves Narayana, akan di laksanakan pada Minggu (15/3/2026), pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.

“Setelah membagikan takjil, di lanjutkan dengan acara buka puasa bersama di bulan suci ramadan 1447 Hijriah. Mari hadiri dengan menggunakan atribut Tarung Derajat, Terimakasih, BOX!,” ucap Ketua Dewan Guru Tarung Derajat Tasikmalaya Raya.

Sang Guru Achmad Drajat

Sementara, Ketua Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya, Yudi Yogaswara menyampaikan bahwa puluhan anggotanya. Akan menghadiri acara bakti sosial (Baksos) berbagi takjil yang akan di laksanakan di Alun-alun Kota Tasikmalaya.

“InsyaAllah, Tarung Derajat Satlat Dokar Kota Tasikmalaya, mayoritas anggota akan menghadiri acara bakti sosial yang di prakarsai oleh perguruan,” tuturnya.

Baca Juga: BI Tasikmalaya Siapkan Rp2,5 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026

Olahraga seni bela diri Tarung Derajat lahir di Bandung pada 18 Juli 1972. Dengan pendirinya yaitu Sang Guru Achmad Drajat atau yang lebih di kenal dengan panggilan AA BOXER.

Tarung Derajat lahir dari pengalaman keras pertarungan jalanan, olahraga seni bela diri yang awalnya di kenal dengan BOXER. Selalu menekankan pada kecepatan, kekuatan, dan ketepatan.

Dengan Motto utama Tarung Derajat yaitu, “Aku Ramah Bukan Berarti Takut, Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk”. Dan semboyan tersebut menekankan terhadap penguasaan diri, kekuatan, keberanian, dan kerendahan hati dalam menghindari keangkuhan.

(Nanang Yudi)