spot_imgspot_img
Kamis 19 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 12

OJK Tasikmalaya Gandeng Media Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Berantas Investasi Ilegal

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kepala Ojk Tasikmalaya Nofa Hermawati bersama jajarannya, saat acara bincang-bincang santai bersama insan-insan Media di Aula Kantor Ojk (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkokoh sinergi dengan insan media di wilayah Priangan Timur. Langkah ini bertujuan menjaga kemitraan melalui diskusi hangat sekaligus buka puasa bersama di Kantor OJK Tasikmalaya, Jalan H.Z. Mustofa, Sabtu (14/3/2026).

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, memimpin langsung dialog santai tersebut. Ia memberikan berbagai wawasan bermanfaat, mulai dari tips mengatur anggaran keluarga selama Ramadan, strategi pengendalian pengeluaran, hingga keunggulan produk keuangan syariah.

Baca Juga: Si Jago Merah Kembali Mengamuk, Dua Kamar Kontrakan di Sukalaya Tasikmalaya Ludes Terbakar

Nofa menekankan pentingnya mendongkrak literasi dan inklusi keuangan syariah, mengingat aktivitas transaksi masyarakat biasanya melonjak selama bulan suci. Ia mendorong awak media agar lebih masif mengedukasi publik terkait nilai-nilai ekonomi syariah secara berkelanjutan.

“Kami bersinergi untuk memacu pertumbuhan ekonomi syariah. Fokus kami adalah memperkuat ekosistem sektor keuangan, baik perbankan, pasar modal, maupun industri keuangan non-bank,” tegas Nofa Hermawati.

Selain membahas ekonomi syariah, pertemuan ini juga menyoroti maraknya aktivitas keuangan ilegal. Nofa mengakui bahwa meski OJK telah melakukan pengawasan ketat, praktik investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal masih kerap menjerat warga. Ia mencontohkan kasus investasi ilegal di Pangandaran yang baru-baru ini merugikan ribuan orang sebagai peringatan bagi semua pihak.

Guna melindungi masyarakat, OJK melalui Satgas PASTI telah mengambil tindakan tegas. Per Maret 2026, otoritas ini resmi menghentikan operasional lebih dari 951 entitas ilegal yang berpotensi membahayakan keuangan masyarakat.

Nofa pun mengimbau publik agar selalu waspada terhadap tawaran investasi dengan imbal hasil yang tidak logis.

“Masyarakat harus berhati-hati terhadap pinjol dan investasi bodong yang kian merajalela, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan,” pungkasnya.

(Seda)

Antisipasi Longsor dan Banjir, BPBD Jabar Dirikan 82 Posko Mudik Idulfitri

0
BPBD Jabar Posko fokusjabar.id
BPBD Jabar dirikan Posko (foto: jabarprov.go.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana selama arus mudik Idulfitri 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) menyiapkan puluhan posko siaga di berbagai wilayah.

Posko tersebut akan di tempatkan di sejumlah titik strategis untuk mendukung keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

BACA JUGA:

483 Kusir Delman dan Abang Becak di Garut Terima Kompensasi Gubernur Jabar

Langkah ini di lakukan BPBD Jabar bersama BPBD kabupaten/kota. Kehadiran posko di harapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi bencana atau kondisi darurat selama periode mudik Lebaran.

Selain sebagai pusat koordinasi penanganan bencana, posko juga akan di fungsikan sebagai tempat singgah bagi pemudik.

Dengan demikian, masyarakat dapat beristirahat sejenak sekaligus memperoleh informasi terkait kondisi cuaca maupun potensi bencana di jalur perjalanan.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Teten Ali menyampaikan, secara keseluruhan akan ada 82 titik Posko Mudik Idulfitri yang tersebar di berbagai daerah.

Posko tersebut terdiri dari posko utama dan posko pendukung yang memiliki fungsi berbeda.

Posko utama di tempatkan di kantor BPBD kabupaten dan kota. Sementara itu, posko pendukung akan di bangun di sejumlah lokasi yang memiliki potensi bencana. Seperti jalur rawan longsor, kawasan yang sering terdampak banjir serta destinasi wisata alam yang berisiko.

BACA JUGA:

Jelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Angkot hingga Andong di Jabar Terima Kompensasi

Jumlah posko pendukung di tiap daerah tidak sama karena di sesuaikan dengan tingkat kerawanan bencana di wilayah masing-masing.

Beberapa daerah bahkan menyiapkan lebih banyak posko sebagai langkah antisipasi.

Kabupaten Tasikmalaya dan Pangandaran menjadi wilayah dengan jumlah posko pendukung terbanyak (lima titik). Sementara daerah lainnya menyiapkan antara satu-empat posko pendukung.

Menurut Teten, setiap posko akan di lengkapi dengan personel serta peralatan penanggulangan bencana.

Petugas BPBD juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat kesiapsiagaan di lapangan.

“Selain memberikan layanan penanganan bencana, BPBD juga menyediakan tempat istirahat di Posko Mudik Idulfitri,” ucap Teten.

Posko Mudik Idulfitri di jadwalkan mulai beroperasi pada 14-28 Maret 2026. Selama periode tersebut, petugas akan siaga untuk memantau kondisi wilayah sekaligus memberikan bantuan apabila terjadi situasi darurat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca saat Idulfitri 2026 di dominasi awan tebal dan potensi hujan lebat.

Jawa Barat bahkan di perkirakan mengalami curah hujan yang cukup tinggi selama periode tersebut.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan cuaca selama perjalanan mudik melalui berbagai layanan informasi resmi.

Seperti System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM) untuk penerbangan, Indonesia Weather Information for Shipping (INA-WIS) untuk pelayaran, serta Digital Weather for Traffic (DWT) untuk transportasi darat.

(Jingga Sonjaya)

483 Kusir Delman dan Abang Becak di Garut Terima Kompensasi Gubernur Jabar

0
Gubernur jabar fokusjabar.id
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

GARUT, FOKUSJabar.id: Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Garut, Sabtu (14/3/2026).

Kunker tersebut dalam rangka meninjau kesiapan jalur mudik sekaligus menyerahkan Kompensasi Bantuan Gubernur kepada pengemudi kendaraan tidak bermotor.

BACA JUGA:

Putri Karlina Sidak Pasar Andir Soal Stok LPG 3 Kg

Kunker Menhub di pusatkan di Mapolres Garut, Jalan Jend Sudirman, Kecamatan Karangpawitan.

Langkah tersebut di laksanakan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional dan provinsi yang kerap mengalami penyumbatan akibat aktivitas kendaraan tradisional saat puncak arus mudik Lebaran.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menjelaskan, selama masa puncak mudik, operasional delman dan becak di jalur utama di liburkan sementara.

Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi sebesar Rp200 ribu per hari bagi setiap pengemudi.

Tercatat 483 kendaraan tradisional (477 delman dan 6 becak) yang biasa beroperasi di ruas jalan nasional dan provinsi wilayah Garut mendapatkan bantuan tersebut.

“Tujuan kegiatan ini untuk memudahkan tugas Kementerian Perhubungan dan Mabes Polri. Sehingga jalur yang berpotensi menimbulan kamacetan bisa melintas dengan lancar,” kata KDM/

“Kami berharap, kegiatan ini memberikan dampak ekonomi karena ada uang yang berputar di masyarakat. Sekaligus memberikan dampak kebahagiaan bagi mereka,” Dedy Mulyadi menambahkan.

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi mengapresiasi inisiatif Gubernur Jawa Barat. Menurut Dia, program tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas pemudik. Namun juga memberikan nilai tambah bagi para pelaku transportasi tradisional.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Ramffest jadi Agenda Rutin Tahunan

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menegaskan, wilayahnya siap menyambut lonjakan pemudik. Melalui koordinasi intensif bersama Kapolres seluruh instansi telah menjalankan fungsinya. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga penyiapan fasilitas kesehatan.

“Jalur mudik sudah sepenuhnya bisa di lewati. Bahkan jalur alternatif yang berlubang telah selesai di perbaiki,” ungkapnya.

“Kami juga sudah menyiapkan Pos Terpadu di empat titik utama. Yakni,Pameungpeuk, Cisewu, Garut Kota dan Malangbong,” tegas Bupati Garut.

Gubernur jabar fokusjabar.id
Bupati Garut,Abdusy Syakur Amin

Syakur menambahkan, momentum mudik ini harus di manfaatkan sebagai ajang promosi daerah.

“Ini kesempatan langka. Warga Garut yang akan memberikan penilaian terhadap kondisi Garut sekarang. Ini harus di manfaatkan sebaik mungkin supaya mereka memberikan kesan (impression) yang baik. Sehingga ke depan mereka mengajak temannya untuk berkunjung ke Garut,” katanya.

(Bambang Fouristian)

Bikin Resah, Polsek Langkaplancar Pangandaran Amankan Kendaraan Knalpot Brong 

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Penampakan Kendaraan Knalpot Brong di Pangandaran (Istimewa).

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Jajaran Polsek Langkaplancar Polres Pangandaran menindak tegas sebuah kendaraan yang meresahkan warga di Dusun Singkup, Desa Bojongkondang. Sebelumnya, aksi motor tersebut sempat viral di media sosial karena menggunakan knalpot brong yang memicu kebisingan.

Petugas mengamankan kendaraan tersebut saat melanggar aturan dalam kegiatan patroli rawan sore. Operasi ini bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama aktivitas ngabuburit berlangsung.

Baca Juga: Anggota DPRD Pangandaran Desak Dapur MBG Segera Lengkapi IPAL dan Sertifikat Sanitasi

Patroli yang mulai pada pukul 16.30 WIB ini menyisir wilayah hukum Polsek Langkaplancar. Personel kepolisian bersinergi dengan unsur TNI serta masyarakat setempat dalam menjalankan pengawasan lapangan.

“Kami memberikan teguran sekaligus pembinaan kepada pemilik kendaraan yang menggunakan knalpot brong karena mengganggu ketenangan warga,” ungkap KSPKT Polsek Langkaplancar, Aipda Novan, Sabtu (14/3/2026).

Selain Aipda Novan, sejumlah petugas turut terjun langsung, antara lain Bhabinkamtibmas Brigpol Selmi Kardiana, Sertu Ronius dari Koramil 2507 Langkaplancar, serta anggota Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM).

Langkah preventif ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi warga, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat menjelang waktu berbuka puasa. Selama operasi, situasi di lokasi terpantau tertib dan terkendali. Kehadiran aparat pun menuai respons positif dari penduduk yang merasa lebih nyaman dengan adanya pengawasan rutin tersebut.

Polsek Langkaplancar berharap penertiban kendaraan yang melanggar aturan ini mampu menjaga kekhusyukan dan kenyamanan situasi kamtibmas selama bulan Ramadan.

(Sajidin)

Wali Kota Bandung Desak Pengusutan Tuntas Kematian Siswa SMAN 5 di Cihampelas

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang siswa SMAN 5 Bandung di Jalan Cihampelas, Jumat (13/3/2026) malam. Farhan mendesak pihak berwenang segera mengungkap kronologi kejadian secara jelas dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Meskipun dugaan sementara mengarah pada kecelakaan, Farhan meminta penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kematian remaja tersebut. Sebagai sesama orang tua, ia mengaku merasakan empati yang besar atas luka berat yang menimpa keluarga korban.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Angkot hingga Andong di Jabar Terima Kompensasi

“Sebagai seorang ayah, saya memahami betapa menyakitkan kehilangan putra berusia 16 tahun. Saya ikut merasakan duka luar biasa yang dialami orang tua korban,” ungkap Farhan di Balai Kota Bandung, Sabtu (14/3/2026).

Perketat Pengawasan Kelompok Remaja

Menyikapi peristiwa ini, Pemerintah Kota Bandung akan mempererat kolaborasi dengan Polrestabes Bandung untuk membina para pelajar. Fokus utama mereka adalah memantau kelompok-kelompok remaja yang sering berkumpul di warung atau tempat nongkrong di sekitar lingkungan sekolah.

Farhan mengungkapkan bahwa timnya tengah mengidentifikasi beberapa kelompok pelajar yang kerap menamakan diri sebagai “kelompok tongkrongan” tertentu. Ia menilai fenomena ini cukup mengkhawatirkan karena hasil patroli sebelumnya bahkan menemukan pelajar yang mengonsumsi minuman keras hingga obat-obatan terlarang saat nongkrong larut malam.

“Tanpa informasi dari kepala sekolah, pemerintah dan kepolisian tidak bisa melakukan pencegahan secara maksimal. Oleh karena itu, kami akan mengajak para kepala sekolah untuk memperkuat komunikasi terkait dinamika pelajar ini,” tegasnya.

Ke depannya, Pemkot Bandung dan Polrestabes Bandung akan memperketat pengawasan aktivitas siswa di luar jam sekolah. Farhan berharap kejadian memilukan ini menjadi pengingat bagi semua pihak, termasuk orang tua dan sekolah, agar lebih peduli terhadap aktivitas remaja demi mencegah terulangnya tragedi serupa di Kota Bandung.

(Yusuf Mugni)

Jelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Angkot hingga Andong di Jabar Terima Kompensasi

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Gubenrur Jabar Dedi Mulyadi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mendistribusikan dana kompensasi bagi ribuan pengemudi angkutan tradisional, termasuk sopir angkot, penarik becak, hingga kusir andong. Langkah ini merupakan kompensasi atas hilangnya penghasilan mereka akibat kebijakan pembatasan operasional selama masa mudik dan balik Idulfitri 2026.

Kebijakan meliburkan angkutan tradisional di sejumlah titik krusial bertujuan untuk menertibkan arus lalu lintas dan menjamin keamanan pemudik. Melalui bantuan ini, pemerintah memastikan para pengemudi tetap memiliki pemasukan meski tidak menarik penumpang selama periode Lebaran.

Baca Juga: CIPS Dorong Regulasi Gig Economy yang Lebih Tepat Sasaran di Indonesia

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa sekitar 3.000 pengemudi di berbagai wilayah akan menerima manfaat dari program ini. Total dana yang terserap mencapai Rp6,9 miliar.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Jabar. Seluruh dana mulai mengalir malam ini dan targetnya selesai besok,” ujar Dedi usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Mapolda Jabar, Kamis, lalu (12/3/2026).

Penerima bantuan tersebar di beberapa daerah strategis seperti Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, hingga Kota Bandung. Pemerintah mengatur waktu libur para sopir secara situasional, baik sebelum hari raya untuk arus mudik maupun setelah hari raya guna mengantisipasi kepadatan arus wisata.

Inovasi Layanan Kesehatan di Tol Cipali

Selain bantuan finansial, Dedi membuat terobosan dengan mengubah mobil dinas Mercy miliknya menjadi kendaraan layanan medis darurat. Mobil tersebut akan bersiaga di Tol Cipali guna memberikan bantuan darurat. Hal ini berkaca dari kejadian warga yang terpaksa melahirkan di pinggir jalan tol.

“Kami meluncurkan mobil ini ke Tol Cipali. Jadi, jika nanti ada warga yang harus melahirkan di perjalanan, mereka bisa mendapatkan fasilitas di dalam mobil Mercy, bukan lagi di bahu jalan,” tegas Dedi.

Menutup keterangannya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengapresiasi para petugas lapangan yang tetap bekerja di hari raya. Termasuk petugas kebersihan yang menjaga keasrian lokasi salat Id. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka yang merelakan waktu bersama keluarga demi kelancaran hari kemenangan.

(Jingga Sonjaya)

Camat Tambaksari Ciamis Gandeng BJB dan BAZNas Salurkan Bantuan untuk Kaum Jompo

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Camat Tambaksari Osep Hernandi saat menyambangi kaum jompo dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta imam masjid

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Camat Tambaksari, Osep Hernandi, melakukan aksi turun ke lapangan untuk menyambangi dan bersilaturahmi dengan warga di wilayah Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini bertujuan memastikan kondisi kehidupan masyarakat setempat tetap stabil dan tanpa kendala berarti.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kecamatan Tambaksari menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Osep memprioritaskan bantuan ini bagi kaum jompo guna meringankan beban hidup mereka melalui uluran tangan pemerintah.

Baca Juga: Belajar Empati di Bulan Ramadan, Siswa SDN 4 Sindangrasa Ciamis Turun Langsung Bagikan Bantuan

“Kami memberikan bantuan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah agar kehidupan orang tua jompo sedikit terbantu,” ujar Osep, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Tambaksari dengan Bank Jabar Banten (BJB), UPZ Kecamatan, serta BAZNas Kabupaten Ciamis. Sinergi ini memperkuat jangkauan bantuan agar menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Selain menyasar kaum jompo, Osep juga memberikan santunan kepada anak yatim dan yatim piatu. Pihaknya memanfaatkan momentum tarawih keliling di enam desa untuk menyerahkan santunan tersebut, sekaligus memberikan bantuan khusus bagi para imam masjid.

Osep berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi para penerima, terutama dalam menghadapi kebutuhan menjelang hari raya Idulfitri.

“Semoga apa yang kami salurkan dapat sedikit meringankan beban warga, apalagi saat ini mereka butuh biaya tambahan untuk keperluan Idulfitri,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)