spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 12

Pemkab Tasikmalaya Hibahkan Aset Demi Rumah Sakit

0
pemkab tasikmalaya fokusjabar.id
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi fiskal tidak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) berhenti berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Alih-alih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pemerintah daerah justru mengambil langkah strategis dengan menggandeng pihak eksternal untuk memperluas akses layanan kesehatan.

BACA JUGA:

Pinjaman Tanpa Bunga di Tasikmalaya Hajar Bank Emok

Salah satu langkah konkret di lakukan melalui kerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Pemkab Tasikmalaya menghibahkan lahan seluas 10.075 meter persegi di Kecamatan Cipatujah guna mendukung pembangunan rumah sakit.

Tak hanya itu, peluang serupa juga di manfaatkan dengan menyerahkan aset berupa tanah seluas 10.000 meter persegi di Kecamatan Kadipaten kepada organisasi PP Persis yang telah menyatakan komitmennya membangun fasilitas kesehatan.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin menyebut, langkah ini sebagai solusi percepatan pemerataan layanan kesehatan di wilayah utara dan selatan tanpa membebani keuangan daerah.

“Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjalankan RPJMD. Khususnya pada sektor infrastruktur, pendidikan dan layanan kesehatan,” kata Cecep, Kamis (30/4/2025).

Selain itu, Pemkab juga menghibahkan lahan seluas 1.307 meter persegi di Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna kepada Palang Merah Indonesia (PMI).

Seluruh hibah tersebut telah mendapatkan persetujuan DPRD melalui rapat paripurna.

BACA JUGA:

Pejabat Luar Daerah Perkuat Jabatan Strategis Pemkab Tasikmalaya

Tak berhenti pada aset tanah, pemerintah daerah juga menyerahkan satu unit kendaraan roda empat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) guna menunjang pelayanan di 39 kecamatan.

Cecep menegaskan, kendaraan yang di hibahkan bukan pengadaan baru. Namun aset lama yang sebelumnya masih tercatat sebagai milik pemerintah daerah.

Menurutnya, kebijakan hibah ini juga berdampak pada efisiensi anggaran. Setelah statusnya di alihkan, seluruh biaya perawatan, pajak hingga risiko lainnya tidak lagi menjadi tanggungan APBD.

“Dengan hibah, tanggung jawab sepenuhnya berada pada penerima. Ini bagian dari upaya kita menjaga tertib administrasi dan efisiensi anggaran,” jelasnya.

(Farhan)

Misi Balas Dendam jadi Target Pelatih Bhayangkara FC

0
bhayanghkara fc persib fokusjabar.id
Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster (foto: web)

LAMPUNG, FOKUSJabar.id: Bhayangkara FC bertekad membalas kekalahan di putaran pertama BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa barat (Jabar).

Saat itu, Bhayangkara FC harus menyerah 0 – 2 dari Persib Bandung lewat brace gol yang di buat Ramon Tanque.

BACA JUGA:

Marc Klok: Tandang ke Bhayangkara FC untuk 3 Poin

Pada pada pertandingan pekan ke-30 Super League di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster punya misi mengalahkan skuad asuhan Bojan Hodak.

Meskipun Persib di kenal sebagai tim yang tangguh, Bhayangkara FC mengaku sudah menganalisis kekuatan Thom Haye dan kawan-kawan.

“Ini adalah pertandingan besar, pertandingan penting bagi kami. Persib adalah tim terkuat di liga saat ini. Jadi, kami benar-benar harus fokus 100 persen dan siap untuk pertandingan tersebut,” kata Paul Munster.

Menurut Dia, anak asuhnya tengah dalam kondisi tak stabil setelah dua kali menelan kekalahan atas Persijap Jepara dan Persis Solo.

Meski begitu, Munster mengaku sudah mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai transisi permainan skuad Maung Bandung yang di kenal cepat.

Juru taktik asal Irlandia itu pun mengaku sudah mempelajari peta kekuatan baru Persib yang mendatangkan sejumlah penggawa baru. Selain itu, penyerang asing Persib, Ramon Tanque dan Andrew Jung pun sedang on fire di setiap laganya.

BACA JUGA:

Beckham Putra Nugraha Hadapai Tekanan Persaingan

“Kami menyadari kekuatan Persib. Kami sudah menganalisisnya dan telah melakukan banyak hal di sesi latihan. Jadi,  yang terpenting adalah para pemain bisa memahami dan siap untuk besok malam,” katanya.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengatakan, pertandingan tandang kontra Bhayangkara FC tidak mudah bagi pasukannya.

Lantaran Bhayangkara FC merupakan salah satu tim kuat. Terlebih pada putaran kedua mendatangkan beberapa pemain baru yang membuat mereka bisa naik ke papan atas klasmen.

“Pertandingan yang sulit. Bhayangkara (sekarang) berada di posisi empat,” kata Bojan Hodak.

“Saya pikir di paruh kedua musim ini mereka adalah salah satu tim terbaik. Mereka merekrut tiga penyerang baru dan setelah itu mereka menjadi sangat berbahaya. Terutama dalam serangan balik,” ujarnya.

Pada pertandingan nanti, Bhayangkara FC di pastikan bakal berusaha untuk mengamankan poin penuh. Karena mereka ingin mempertahankan posisi di papan atas klasmen.

(Bambang Fouristian)

Sekdes Rejasari Kota Banjar Ancam Tempuh Jalur PTUN

0
Rejasari kota banjar fokusjabar.id
Sekdes Rejasari indra Sukandar memberikan tanggapan saat Musdeslub. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Sekdes Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar Jawa Barat (Jabar), Indra Sukandar memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan warga yang mendesak dirinya mundur dari  jabatannya.

Indra memberikan tanggapan langsung saat Musyawarah Desa Luar Biasa (Musdeslub).

BACA JUGA:

Aksi Warga Tuntut Dua Perangkat Desa Rejasari Banjar Diberhentikan 

Dalam pernyataannya di hadapan warga, kepolisian dan jajaran Forkopimcam, Indra tidak akan memenuhi tuntutan warga. Pasalnya, tidak ada dasar hukum yang kuat terkait pelanggaran yang Dia lakukan.

Menurut Indra, mekanisme pemberhentian perangkat desa telah di atur dalam Permendes dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jabatan perangkat desa bisa lepas apabila memenuhi tiga unsur. Yakni, meninggal dunia, mencapai batas usia (pensiun) dan mengundurkan diri secara sukarela.

“Di luar tiga hal itu, saya merasa tidak melakukan pelanggaran materil yang mengharuskan saya berhenti. Saya punya hak dan kewajiban untuk mempertahankan sebagai perangkat desa,” tegas Indra.

BACA JUGA:

Musdeslub di Desa Rejasari Banjar Diwarnai Kericuhan

Indra mengaku akan mengambil langkah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jika dirinya di berhentikan dari jabatannya. Langkah tersebut di ambil demi mendapatkan keadilan.

“Saya akan menepuh jalur hukum melalui PTUN,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Musdeslub Desa Rejasari berakhir tegang dan di warnai kericuhan, Rabu (29/4/2026).

Massa yang memadati aula desa tersulut emosi akibat pernyataan Kepala Desa (Kades) Rejasari, Ahmad Afrizal Rizki yang berbelit-belit dan tidak tegas dalam mengambil keputusan.

Banjar, FOKUSJabar.id
Warga bersitegang dengan Kades Rejasari saat Musdeslun. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

Ketegangan sempat memuncak hingga warga melontarkan desakan agar Kades mengundurkan diri jika tidak mampu bersikap tegas.

Beruntung, aparat keamanan berhasil meredam situasi sehingga kericuhan tidak meluas.

BACA JUGA:

Jalan Rusak 29 Persen, DPRD Banjar Soroti Dana Opsen PKB

Inti dari tuntutan warga adalah pemberhentian dua perangkat desa. Yakni Sekdes Indra Sukandar dan Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat, Udi Muhrom.

Warga menegaskan tidak ada ruang negosiasi terkait keberadaan kedua pejabat tersebut di struktur pemerintahan desa.

(Agus Purwadi)

Mulai 2 Mei, Karnaval Binokasih Jelajahi Daerah di Jawa Barat

0
Karnaval Binokasih fokusjabar.id
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (foto: jabarprov.go.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) kembali menghadirkan inisiatif budaya. Tujuannya menguatkan identitas kedaerahan. Salah satu program yang akan di gelar dalam waktu dekat adalah Karnaval Binokasih.

Binokasih merupakan sebuah agenda budaya yang melibatkan berbagai wilayah di Jawa Barat.

BACA JUGA:

Gugur Saat Selamatkan Siswi, Pemprov Jabar Beri Penghargaan Atas Keberanian Satpam Banjaran

Kegiatan ini di inisiasi langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) sebagai upaya menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan tradisi Sunda.

Melalui konsep karnaval yang berpindah dari satu daerah ke daerah lain, acara ini di harapkan mampu menjangkau masyarakat lebih luas.

Pelaksanaan Karnaval Binokasih di jadwalkan di mulai pada awal Mei 2026. Rangkaian kegiatan akan berlangsung lintas daerah, menghadirkan perjalanan budaya yang sarat makna historis.

Karnaval ini merupakan pengembangan dari tradisi yang selama ini hidup di lingkungan Keraton Sumedang. Kini, tradisi tersebut di angkat menjadi agenda tingkat provinsi agar memiliki dampak yang lebih besar.

“Karnaval Binokasih kita mulai tanggal 2 Mei di Sumedang. Tradisi dari Keraton Sumedang itu sekarang di integrasikan dengan Pemprov supaya gaungnya lebih besar,” katanya.

Dedi Mulyadi menjelaskan, karnaval akan bergerak secara berkelanjutan dari satu wilayah ke wilayah lain sambil membawa cerita sejarah perjalanan budaya Sunda.

Setiap daerah yang di lalui memiliki nilai historis yang menjadi bagian dari narasi tersebut.

Perjalanan akan di awali pada 2 Mei di Sumedang. Kemudian di lanjutkan pada 3 Mei di Kawali, Kabupaten Ciamis.

Kawali sendiri di kenal sebagai salah satu pusat penting Kerajaan Sunda pada masa lalu.

BACA JUGA:

Atasi Macet Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate

Selanjutnya, rombongan karnaval akan singgah di Kampung Naga, Tasikmalaya yang di kenal sebagai kawasan dengan kekayaan budaya tradisional yang masih terjaga.

Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Cianjur dengan titik akhir di kawasan gedung keresidenan yang memiliki nilai sejarah sebagai ibu kota Priangan.

Rangkaian kegiatan kemudian di teruskan menuju Bogor dengan rute yang di mulai dari Batutulis hingga Kebun Raya Bogor.

Setelah jeda satu hari, karnaval akan terhubung dengan peringatan Hari Jadi Kota Depok, menampilkan kawasan heritage peninggalan Belanda sebagai bagian dari perjalanan.

Dari Depok, rombongan akan bergerak ke Karawang dengan tujuan Pesantren Syekh Quro.

Perjalanan panjang ini akan di tutup di Cirebon, dengan rute dari Bale Jayadewata menuju kawasan Kasepuhan sebagai puncak acara.

Menurut Dedi Mulyadi, penyelenggaraan karnaval ini bukan sekadar seremoni. Melainkan memiliki tujuan yang lebih dalam bagi masyarakat Jawa Barat. Khususnya dalam mengingat kembali akar sejarahnya.

“Maknanya satu, mengingatkan tentang sejarah Sunda dari Kawali sampai terbentuknya Kasultanan Cirebon,” katanya.

Selain aspek budaya, kegiatan ini juga membawa pesan penting terkait kebersihan lingkungan. Setiap daerah yang di lalui di harapkan dapat menjaga kondisi wilayahnya agar tetap bersih dan tertata.

“Daerah yang terlewati harus bersih. Setelah itu pasti ada program pembangunannya,” ujar KDM.

Dedi Mulyadi memastikan bahwa sejumlah wilayah yang menjadi rute karnaval akan mendapatkan perhatian dalam hal pembangunan.

Di antaranya meliputi renovasi Keraton Sumedang, penataan kawasan Kawali, peningkatan fasilitas wisata di Kampung Naga, hingga penguatan situs sejarah di beberapa daerah lainnya seperti Cianjur, Depok, Karawang, dan Cirebon.

Dampak dari kegiatan ini di harapkan tidak hanya terasa pada pelestarian budaya. Tetapi juga pada peningkatan kualitas infrastruktur dan lingkungan.

Penataan akan mencakup berbagai aspek. Mulai dari jalan, trotoar, hingga kawasan permukiman warga.

“Pokoknya Jawa Barat nanti yang bersih. Bukan hanya Kota Bandung,” tegasnya.

Ke depan, Karnaval Binokasih di rencanakan menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga dan mempromosikan budaya daerah.

(Jingga Sonjaya)

Pinjaman Tanpa Bunga di Tasikmalaya Hajar Bank Emok

0
Tasikmalaya pinjaman fokusjabar.id
Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Menjelang peluncuran program pinjaman tanpa bunga, denyut aktivitas pendampingan UMKM di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) kian nampak.

Pemerintah daerah tidak hanya menyiapkan skema pembiayaan, tetapi juga memastikan para pelaku usaha benar-benar siap secara administrasi.

BACA JUGA:

Kejari Kota Tasikmalaya Bedah Aturan Korupsi dan Sengketa Medis di Puskesmas

Program yang di targetkan menyasar sekitar 7.000 UMKM ini rencananya akan di luncurkan awal Mei 2026.

“Ya rencananya akan di launching oleh Pak Bupati melalui Sekda,” kata Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, Kamis (30/4/2026).

Asep mengatakan, program tersebut sebagai upaya nyata membebaskan pelaku usaha kecil dari jeratan pinjaman berbunga tinggi.

“Kami ingin pelaku UMKM bisa berkembang tanpa tekanan bunga. Ini bagian dari solusi atas maraknya praktik bank emok,” katanya.

Di balik kesiapan peluncuran itu, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya bergerak aktif mendampingi para pelaku usaha.

Setiap pekan, layanan konsultasi dan pengurusan izin usaha di buka melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

Kepala Bidang UMKM, Solahudin (Olih) menuturkan, legalitas usaha menjadi kunci utama agar pelaku UMKM dapat mengakses program tersebut.

BACA JUGA:

Viral Video Duel Siswa SMP di Tasikmnalaya, Ini Penyebabnya

“Pendampingan kami fokus pada kelengkapan administrasi. Yakni, Nomor Induk Berusaha (NIB). Tanpa itu, pelaku usaha akan sulit mendapatkan akses pembiayaan,” jelasnya.

Data menunjukkan, hingga periode 2020–2025 terdapat 144.919 UMKM di Tasikmalaya yang telah memiliki NIB.

Namun sebagian di antaranya di perkirakan sudah tidak aktif. Sehingga perlu di lakukan pembaruan data dan verifikasi.

Olih menuturkan, dalam skema program ini, dinas berperan sebagai pendamping. Sementara keputusan akhir terkait pinjaman berada di tangan lembaga keuangan daerah sebagai penyalur.

“Besaran pinjaman pun tentunya akan di sesuaikan dengan hasil penilaian kelayakan usaha,” ucap Olih.

Menurutnya, dengan kombinasi antara akses modal tanpa bunga dan pendampingan intensif, pemerintah berharap UMKM di Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan naik kelas.

“Program ini juga menjadi model intervensi pemerintah daerah dalam memperluas akses pembiayaan yang adil dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi nasional,” tutup Olih.

(Farhan)

Persib Bandung Siap Hadapi Tekanan Berat Bhayangkara FC

0
Persib Bandung Bhayangkara fokusjabar.id
Bojan Hodak (foto: Arif)

LAMPUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan melakoni pertandingan tandang Super League 2025/2026 menghadapi Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda Lampung, Kamis (30/4/2026)

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengatakan, pertandingan tandang kontra Bhayangkara FC tidak mudah bagi pasukannya.

BACA JUGA:

3 Pemain Persib Bandung Dipanggil Timnas, Ini Reaksi Marc Klok

Lantaran Bhayangkara FC merupakan salah satu tim kuat. Terlebih pada putaran kedua mendatangkan beberapa pemain baru yang membuat mereka bisa naik ke papan atas klasmen.

“Pertandingan yang sulit. Bhayangkara (sekarang) berada di posisi empat,” kata Bojan Hodak.

“Saya pikir di paruh kedua musim ini mereka adalah salah satu tim terbaik. Mereka merekrut tiga penyerang baru dan setelah itu mereka menjadi sangat berbahaya. Terutama dalam serangan balik,” ujarnya.

Pada pertandingan nanti, Bhayangkara FC dipastikan bakal berusaha untuk mengamankan poin penuh, karena mereka ingin mempertahankan posisi di papan atas klasmen.

Sedangkan skuad Maung Bandung, saat ini sedang bersaing untuk meraih gelar juara kompetisi Super League 2025/2026 dan akan berusaha untuk mengamankan poin penuh.

“Mereka berjuang untuk masuk empat besar. Dan kita berjuang untuk juara,” ujarnya.

BACA JUGA:

Frans Putros Bidik Kemenangan versus Bhayangkara FC

“Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang bagus bagi para penggemar,” ucap Bojan Hodak.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia ini menegaskan skuad Maung Bandung datang ke Lampung dengan motivasi tinggi untuk mengamankan poin penuh.

“Dan tentu saja, saya harap kita akan mendapatkan hasil positif bagi kita,” tegas Bojan Hodak.

(Arif)

Marc Klok: Tandang ke Bhayangkara FC untuk 3 Poin

0
Marc Klok Bhayangkara fokusjabar.id
Marc Klok (foto: Arif)

LAMPUNG, FOKUSJabar.id: Kapten Persib Bandung, Marc Klok mengincar tiga poin saat menghadapi Bhayangkara FC pada pertandingan tandang BRI Super League 2025/2026.

Persib akan berhadapan dengan Bhayangkara FC pada pekan ke-30 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).

BACA JUGA:

Beckham Putra Nugraha Hadapai Tekanan Persaingan

Menurut Marc Klok, Persib masih memiliki lima pertandingan lagi di Super League 2025/2026 dan seluruh laga sangat penting.

Sehingga, saat ini Marc Klok bersama rekan-rekannya fokus untuk menghadapi laga terdekat dan akan berusaha semaksimal mungkin menampilkan permainan terbaiknya guna mengamankan kemenangan.

“Semua tahu langkah ini sangat penting buat kita. Kita tahu sendiri, kita tahu kita harus menang dan kita datang ke sini untuk kemenangan,” kata Marc Klok.

Menjelang pertandingan, Marc Klok menegaskan kondisi skuad Maung Bandung dalam keadaan bugar dan siap bertanding.

“Kita sangat-sangat siap dan kita mau kasih yang semaksimal mungkin besok malam di lapangan,” ungkapnya.

Gelandang bernomor punggung 23 ini menegaskan, tidak merasa terbebani dengan persaingan di papan atas, walaupun di bayang-bayangi oleh Borneo FC.

BACA JUGA:

Frans Putros Bidik Kemenangan versus Bhayangkara FC

Menurutnya, mental bertanding timnya sudah teruji. Dan pada lima pertandingan terakhir ia bersama rekan-rekannya akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan.

“Ini sangat mudah. Lima kali main, lima kali menang. Ini mentalitas, ini mindset. Apa yang terjadi nanti kita lihat, tapi ini adalah mindset di ruang ganti,” tegasnya.

(Arif)