spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 119

Tina Wiryawati Dorong Laskar Gerindra jadi Penghubung Aspirasi Warga

0
Tina Wiryawati laskar gerindra fokusjabar.id
Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Tina Wiryawati

BANJAR, FOKUSJabar.id: Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra, Tina Wiryawati menyoroti persoalan di masyarakat sering kali tidak muncul di ruang rapat.

Hal tersebut menjadi perhatiannya. Karena itu, Dia mendorong Laskar Gerindra agar tidak berhenti sebagai organisasi dengan kegiatan internal. Tetapi aktif turun menemui masyarakat dan ikut mengawal berbagai program pemerintah.

BACA JUGA:

Hari Pelanggan, Perumdam Tirta Anon Tawarkan Promo

Pesan tersebut di sampaikan Tina saat menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laskar Gerindra di Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Minggu (6/9/2026).

Menurut Tina, monev menjadi penting setelah anggota Laskar Gerindra sebelumnya mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) di Sumedang.

Dari kegiatan tersebut, anggota Laskar di harapkan memiliki pemahaman mengenai peran mereka ketika kembali ke lingkungan masyarakat.

“Laskar Gerindra ini di bentuk untuk kembali mendampingi masyarakat dengan program-program pemerintah. Kami di akar rumput terus memonitor bagaimana program pemerintah. Apakah ada kendala, masukan, atau apa yang perlu di lakukan,” kata Tina.

Bukan Sekadar Seragam

Bagi Tina, keberadaan Laskar Gerindra akan memiliki arti jika anggotanya mengetahui persoalan yang benar-benar di hadapi masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan agar aktivitas Laskar tidak berhenti pada pertemuan, kegiatan seremonial atau sekadar mengenakan atribut organisasi.

“Tidak hanya sekadar kumpul-kumpul, seremonial, pakai seragam, sudah. Jadi harus terus bergerak,” ujarnya.

Tina mengatakan, Laskar dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan wakil rakyat. Informasi yang di peroleh dari warga dapat menjadi bahan untuk di inventarisasi, di koordinasikan, dan jika di perlukan di teruskan kepada pihak yang berwenang.

Menurut dia, pola tersebut penting agar persoalan yang muncul di tingkat bawah tidak berhenti sebagai keluhan.

Persoalan Pupuk hingga Koperasi Desa

Tina mencontohkan persoalan distribusi pupuk yang masih membutuhkan perhatian. Menurutnya, kebijakan efisiensi yang di lakukan pemerintah perlu di ikuti dengan pembenahan data di lapangan.

“Misalnya bagaimana distribusi pupuk di akar rumput. Pemerintah sudah melakukan efisiensi, tetapi di akar rumput masih ada yang perlu di perbaiki. Ternyata ada data yang masih harus di perbaiki,” katanya.

Ia juga menceritakan adanya keluhan masyarakat mengenai keterlambatan pembayaran dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

BACA JUGA:

Prabowo Beri 200 Becak Listrik untuk Warga Banjar, Pengayuh Lansia Jadi Prioritas

Informasi tersebut, kemudian di koordinasikan dengan pihak terkait untuk mengetahui penyebab persoalan dan mencari jalan keluarnya.

“Kalau ada kendala di akar rumput, kami inventarisasi apa saja masalahnya. Kalau tidak bisa selesai, paling tidak di carikan jalan keluarnya,” ujar Tina.

Dalam konteks KDMP, Tina juga menyebut anggota Laskar yang telah mengikuti diklat dan monev di harapkan memahami kondisi serta peran yang dapat di lakukan di wilayah masing-masing.

Keterlibatan masyarakat setempat menjadi penting karena program koperasi desa juga bersentuhan langsung dengan warga di tingkat desa.

Tina menegaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan merupakan salah satu bagian dari tugas DPRD Jawa Barat. Namun, pengawasan tidak selalu harus di mulai dari ruang rapat.

Mendengar langsung persoalan masyarakat dapat membantu legislatif memperoleh gambaran mengenai kondisi yang terjadi di lapangan.

Untuk Kota Banjar, dalam kegiatan tersebut belum ada persoalan khusus yang di sampaikan masyarakat. Namun, sejumlah masukan dari peserta tetap menjadi bagian dari evaluasi.

Ia berharap, pola turun langsung ke masyarakat dapat terus di lakukan. Baik oleh wakil rakyat maupun unsur masyarakat yang terlibat dalam Laskar Gerindra.

“Kalau kami sebagai wakil rakyat sering bertemu dengan masyarakat, turun langsung, akan banyak sekali mendapatkan aspirasi yang sekiranya bisa kami antisipasi atau carikan solusinya,” pungkas Tina

(Agus Purwadi)

Lawan PSM Makassar, 3 Pemain Persib Dipastikan Absen

0
pemain persib bandung fokusjabar.id
Pelatih Persib, Igor Tolic (kiri). (Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic memastikan tiga pemainnya belum bisa tampil pada pertandingan perdana kompetisi Super League 2026/2027.

Pada pertandingan perdana, skuad Maung Bandung di jadwalkan akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (6/9/2026) malam.

BACA JUGA:

Laga Pembuka, Marc Klok Bidik 3 Poin kontra PSM Makassar

Menurut Igor Tolic, pada pertandingan menghadapi PSM Makassar tiga pemain di pastikan belum siap untuk bertanding.

Ketiga pemain tersebut, Gakuto Notsuda, Luciano Guaycochea dan Sandy Walsh.

Igor Tolic menjelaskan, ketiganya saat ini masih menjalani proses pemulihan dan belum siap untuk tampil.

Dia mengatakan, pihaknya terus berupaya menyelesaikan persoalan yang di alami ketiga pemain tersebut agar bisa segera kembali memperkuat Persib.

“Ya, mereka tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan nanti malam. Kami sedang mencoba menyelesaikan masalahnya,” kata Igor Tolic.

“Beberapa masalah berasal dari sebelumnya, dan beberapa masalah baru muncul, tetapi kami bekerja keras untuk menyelesaikan ini,” ujar Igor menambahkan.

Pelatih asal Kroasia tersebut kembali menegaskan ketiganya belum siap untuk diturunkan menghadapi PSM.

BACA JUGA:

Persib Bandung Hadapi PSM di Laga Pembuka, Igor Tolic Ungkap Kesiapan Maung Bandung

Selain itu, Igor Tolic memastikan absennya ketiga pemain tersebut tidak membuat khawatir. Lantaran, skuad Maung Bandung masih memiliki pemain lain yang siap untuk bertanding.

“Jadi, saya berharap mereka bisa segera bergabung dengan kami, tetapi untuk pertandingan besok mereka belum siap tampil,” jelasnya.

(Arif)

155 Warga Ciamis Terima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo

0
becak listrik prabowo fokusjabar.id
Penyerahan 160 becak listik bantuan Presiden (foto: Mia)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sebanyak 155 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di serahkan kepada para Abang Becak di Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar)

Penyerahan bantuan becak listrik berlangsung di Aula PKK Kabupaten Ciamis, Minggu (6/9/2026).

BACA JUGA:

Ezechiel Cetak Gol, PSGC Ciamis Ditahan Imbang Persiba, Eka Ramdani Soroti Konsentrasi Pemain

Bantuan becak listrik itu di salurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang didirikan oleh Prabowo Subianto.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian untuk membantu meringankan beban para pengayuh becak sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan mengatakan, kehadirannya di Ciamis merupakan amanah dari yayasan untuk menyerahkan langsung bantuan.

“Kami di tunjuk oleh yayasan untuk menyerahkan 160 unit becak listrik kepada pengayuh becak di Kabupaten Ciamis. Kehadiran kami di sini adalah untuk berbuat baik dan memberikan kebaikan bagi warga,” ujarnya.

Firman menjelaskan, program bantuan becak listrik bukan hanya di laksanakan di Kabupaten Ciamis. Bantuan serupa juga telah di salurkan di sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan beberapa kabupaten lainnya.

Menurutnya, gagasan bantuan tersebut merupakan ide langsung Prabowo Subianto yang telah muncul jauh sebelum menjabat sebagai Presiden RI.

BACA JUGA:

Atlet Cilik Asal Pamarican Ciamis Juara 1 Pencak Silat Kota Banjar Challenge II 2026

Prabowo melihat langsung kehidupan masyarakat yang harus mengandalkan tenaga fisik dengan mengayuh becak setiap hari untuk mencari nafkah.

“Beliau melihat masyarakat kita yang mengayuh becak. Tujuan utamanya adalah bagaimana meringankan beban bapak-bapak yang selama ini menggunakan becak manual. Sehingga bisa lebih ringan dalam bekerja dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh becak listrik di berikan secara gratis kepada para penerima. Satu unit becak listrik memiliki nilai sekitar Rp22 juta dan telah di lengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang.

Firman meminta, para penerima untuk menjaga dan merawat bantuan tersebut dengan baik.

Becak listrik yang telah di berikan juga tidak boleh di jual, di gadaikan maupun di pindahtangankan kepada pihak lain.

“Semua ini gratis. Satu becak nilainya sekitar Rp22 juta. Kami berharap bantuan ini di jaga dan di gunakan dengan amanah. Jangan sampai di jual,” tegasnya.

Selain menyerahkan becak listrik, pihak yayasan juga menyiapkan fasilitas pengisian daya baterai. Para pengayuh becak dapat mengisi daya secara gratis di tempat yang telah di sediakan.

Dengan waktu pengisian sekitar satu hingga tiga jam, becak listrik tersebut dapat di gunakan untuk menunjang aktivitas para pengayuh sebelum kembali melakukan pengisian daya.

BACA JUGA:

Belajar dari Persib, Panpel PSGC Ciamis Siapkan Sistem Tiket Online-Offline untuk Laga Kandang Liga 2

Firman mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ciamis yang telah mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut.

Ia berharap, bantuan yang berangkat dari niat kebaikan itu benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran atas kegiatan yang di laksanakan hari ini. Ini semua merupakan niat kebaikan dan kami berharap dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat,” katanya.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan bantuan yang di berikan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis.

Herdiat berpesan agar seluruh penerima dapat memanfaatkan becak listrik tersebut sebagai sarana untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan keluarga.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut di rawat dengan sebaik-baiknya serta tidak di salahgunakan.

“Bapak-bapak kami sarankan agar dapat memelihara dan merawat becak ini sebagai sumber usaha. Tadi sudah di sampaikan bahwa becak ini tidak boleh di jual, di gadaikan atau di pindahtangankan. Itu harus betul-betul di taati,” ujar Herdiat.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi para pengayuh becak karena dapat membantu meringankan pekerjaan yang sebelumnya sepenuhnya mengandalkan tenaga untuk mengayuh becak manual.

“Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk membantu kesejahteraan keluarga bapak semua. Utamakan juga keselamatan dan tetap tertib dalam berlalu lintas,” pesannya.

Herdiat juga menitipkan salam hormat dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ia berharap, Presiden senantiasa di berikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanah memimpin bangsa Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan hormat kami kepada Bapak Presiden. Semoga beliau selalu sehat, panjang umur dan dapat mengemban amanah memimpin bangsa ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

BACA JUGA:

RSUD Ciamis Dapat CT Scan 64 Slice dari Kemenkes, Layanan Kesehatan Makin Canggih

Penyerahan bantuan 160 unit becak listrik tersebut di tandai dengan kegiatan test drive.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melepas para pengayuh becak dengan titik start dari depan Aula PKK Kabupaten Ciamis.

Kegiatan itu sekaligus menjadi awal pemanfaatan bantuan becak listrik bagi para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis. Harapannya mampu memberikan kemudahan dalam bekerja serta membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

(Mia)

Aktivasi Garut Plaza Wujudkan Pusat Perdagangan dan UMKM

0
aktivasi garut plaza fokusjabar.id
Kegiatan aktovasi Garut Plaza

GARUT, FOKUSJabar.id: Kegiatan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza resmi di laksanakan, Minggu (6/9/2026). Tujuannya, menghidupkan kembali aktivitas perdagangan sekaligus memperkuat peran sebagai pusat ekonomi, UMKM dan ruang interaksi masyarakat.

Acara tersebut di hadiri Asisten Daerah II Kabupaten Garut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag), Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP).

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Peningkatan Pelayanan KPU

Kepala Bagian Perekonomian, Plt Camat Garut Kota, Kabid IKP dan Aptika Diskominfo serta Lurah Ciwalen.

Asisten Daerah II Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza.

Pihaknya berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangkitkan kembali aktivitas perdagangan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Garut.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, para pedagang, pelaku UMKM, pengelola dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan pusat perdagangan yang hidup, produktif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

BACA JUGA:

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun ASN

Kegiatan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza di isi dengan berbagai kegiatan masyarakat. Mulai dari Jalan Sehat, Bazar UMKM, Pesta Rakyat hingga rangkaian program aktivasi Garut Plaza.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Garut, Aries Nuramdan mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah bersama untuk membangkitkan kembali aktivitas Garut Plaza sebagai salah satu pusat perdagangan yang memiliki potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui kegiatan aktivasi dan rebranding ini, kami berharap Garut Plaza kembali menjadi ruang yang hidup, ramai, produktif serta mampu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pedagang dan pelaku UMKM lokal untuk berkembang,” ujarnya.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Garut dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya revitalisasi aktivitas perdagangan dan penguatan ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Buka Liga Desa Bola Voli Indoor 2026

Selain menjadi wadah promosi bagi produk-produk UMKM lokal, kegiatan ini juga di harapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat serta menciptakan suasana baru yang lebih menarik, modern dan tetap berpihak kepada para pedagang lokal.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pedagang, pelaku UMKM, pengelola dan masyarakat, Garut Plaza di harapkan dapat kembali menjadi salah satu ikon pusat perdagangan dan ekonomi masyarakat.

(Bambang Fouristian)

Kemenhut Fokus Pengendalian Karhutla di 6 Provinsi

0
Kemenhut Karhutla fokusjabar.id
foto: ilustrasi

JAKARTA FOKUSJabar.id: Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama tim gabungan terus memperkuat pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di enam provinsi.

Kemenhut tetap meningkatkan kewaspadaan karena hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi masih terdeteksi di sejumlah wilayah.

BACA JUGA:

Jepang Kerahkan JS Kunisaki ke Indonesia, Bawa 3 Helikopter CH-47 untuk Karhutla

Pada enam provinsi prioritas pengendalian karhutla tersebut, sebaran hotspot high confidence tercatat ada 252 titik di Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan 165 titik, Kalimantan Barat 124 titik, Jambi 14 titik, Riau 13 titik dan Kalimantan Selatan terdapat 4 titik.

“Data tersebut menunjukkan perhatian operasi saat ini. Terutama di arahkan pada Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat yang mencatat hotspot high confidence tertinggi,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas) dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, di kutip IDN Time, Minggu (6/9/2026).

Kementerian Kehutanan bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, hingga Pemda terus melakukan patroli, groundcheck, pemadaman darat, penyekatan penjalaran api, pendinginan serta mencegah penyalaan kembali.

Selain operasi darat, pemerintah mengerahkan 53 unit armada udara untuk mendukung pengendalian karhutla di enam provinsi prioritas.

Dari jumlah tersebut, 19 armada di gunakan untuk patroli udara dan mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC). Sementara 34 armada lainnya di kerahkan untuk operasi water bombing.

OMC juga terus di upayakan pada wilayah dan waktu yang memenuhi kondisi meteorologis.

Perkembangan positif terpantau di Kalimantan Barat. Di mana pada Kamis (4/9/2026) lalu, hujan turun di sebagian wilayah dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Turunnya hujan membantu pembasahan lahan dan mendukung upaya pengendalian karhutla, meskipun kondisi tersebut belum berarti seluruh wilayah telah terbebas dari risiko kebakaran,” ungkapnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan udara kabur pada pagi hari dengan jarak pandang kurang dari 5 kilometer sekitar pukul 05.00 WIB dan kurang dari 6 kilometer sekitar pukul 08.00 WIB.

Kondisi di prakirakan membaik pada siang hingga sore hari.

Perkembangan tersebut menunjukkan, kondisi asap dan jarak pandang dapat berubah dalam waktu relatif cepat mengikuti aktivitas kebakaran, curah hujan, arah dan kecepatan angin, kelembapan serta dinamika atmosfer.

BACA JUGA:

Titik Panas Karhutla Naik, Lonjakan di Kalteng dan Kalbar

Karena itu, hotspot, kondisi api di lapangan, kualitas udara, cuaca, sebaran asap dan jarak pandang terus di pantau secara terpadu sebagai dasar penentuan prioritas operasi.

“Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.”

“Masyarakat di wilayah terdampak asap juga di minta terus mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan kondisi cuaca serta menyesuaikan aktivitas apabila kondisi lingkungan memburuk,” kata dia.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, penanganan karhutla di sejumlah daerah mulai teratasi dan termitigasi.

Dia berharap, persoalan tersebut dapat di selesaikan dalam 1-2 minggu ke depan.

Prabowo mengatakan, berbagai upaya untuk menangani karhutla yang terjadi di tengah ancaman El Nino, meliputi puluhan helikopter, belasan pesawat, serta berbagai teknik penanganan di lapangan.

BACA JUGA:

Kepala BGN Sudaryono Soroti Pungli SPPG, Proses Secara Hukum

Kepala Negara juga menyebut, pemerintah telah mengerahkan ratusan bor air, ratusan pompa air dan ribuan personel untuk menangani karhutla.

(Bambang Fouristian)

Persib vs PSM Makassar, Darije Kalezic: Ajang Pembuktian

0
persib psm makassar fokusjabar.id
Pelatih Persib dan PSM Makassar

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pada laga pembuka Super League 2026/2027, PSM Makassar langsung di hadapkan dengan ujian berat. Bagaimana tidak, anak asuh Darije Kalezic bertandang ke kandang juara bertahan, Persib Bandung.

Laga tersebut di gelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (6/9/2026) malam.

BACA JUGA:

Persib Bandung Hadapi PSM di Laga Pembuka, Igor Tolic Ungkap Kesiapan Maung Bandung

​Menurut Darije Kalezic, duel tersebut sebagai ajang pembuktian sesungguhnya bagi skuad Juku Eja setelah melakukan perombakan besar-besaran selama masa persiapan.

“Nanti malam akan menjadi pertandingan pertama. Ini adalah tes yang sesungguhnya. Kami sangat menantikan laga ini,” tegas Darije.

​Selain perombakan skuad, tim juga telah menjalani persiapan panjang selama beberapa bulan.

Berbagai pembenahan di lakukan secara bertahap demi menciptakan fondasi yang lebih kokoh sekaligus mengembalikan kestabilan tim.

Hal ini di lakukan setelah melihat kondisi PSM Makassar yang kesulitan di Super League dan nyaris terdegradasi.

​“Musim lalu banyak hal yang tidak berjalan baik. Itu perlu di perbaiki. Kami harus lebih baik ke depannya, membangun fondasi yang kuat,” ungkapnya.

​Oleh karena itu, pelatih asal Bosnia tersebut memilih pendekatan bertahap dalam membangun kembali PSM.

Langkah ini di ambil guna meningkatkan performa tim di lapangan sekaligus mengembalikan kultur dan citra positif klub.

​“Kami ingin mengambil langkah demi langkah untuk melakukan perbaikan serta mengembalikan kultur dan citra dari PSM itu sendiri,” tegasnya.

Di sisi lain, Persib Bandung bersiap melakoni laga perdana kompetisi Super League 2026/2027 kontra PSM Makassar.

Pelatih Persib, Igor Tolic menegaskan, anak asuhnya menyambut laga pembuka ini dengan antusiasme tinggi.

Pihaknya telah merancang persiapan matang demi meraih hasil optimal di hadapan pendukung sendiri.

BACA JUGA:

Sandy Walsh Incar Gelar ke-4 Persib Bandung

Igor Tolic mengaku telah membedah peta kekuatan tim tamu secara mendalam. Ia menilai PSM Makassar memiliki skema permainan yang jelas.

“Beberapa pemain baru yang bagus dan pelatih yang bagus. Mereka masih membangun tim. Begitu juga dengan kami,” ucapnya.

Igor Tolic berharap, laga dapat berjalan menarik dan adu taktik di lapangan berbuah kemenangan manis bagi Persib Bandung sebagai modal penting mengarungi musim baru.

“Jadi, saya berharap ini akan menjadi pertandingan yang bagus. Kami siap untuk segalanya,” tegasnya.

(Bambang Fouristian)

Soal Keracunan MBG, Zulkifli Hasan Minta Waktu 2 Bulan

0
Zulkifli Hasan keracunan mbg fokusjabar.id
Zulkifli Hasan (foto: ilustrasi)

BANDAR LAMPUNG, FOKUSJabar.id: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di benahi dalam dua bulan ke depan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kedisiplinan dalam proses distribusi makanan. Dengan begitu tidak ada lagi kasus keracunan dalam progam MBG.

BACA JUGA:

Kepala BGN: Pengadaan Harus Berbasis Kebutuhan dan Manfaat

“Kami kasih waktu dua bulan untuk menyelesaikannya,” kata Zulkifli Hasan di kutip republika.co.id, Minggu (6/9/2026).

Menurut Dia, persoalan dalam pelaksanaan MBG tidak selalu berkaitan dengan kondisi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kelalaian setelah makanan selesai di masak juga dapat memicu masalah. Termasuk risiko keracunan.

Makanan yang sudah selesai di masak seharusnya segera di kirim kepada penerima. Namun jika terjadi keterlambatan hingga beberapa jam, makanan tersebut berisiko tidak lagi aman di konsumsi.

Zulhas menilai, persoalan tersebut merupakan kesalahan manusia yang harus di tangani secara tegas. Ia meminta, tidak ada toleransi bagi pihak yang lalai menjalankan prosedur MBG.

“Itu kan murni kesalahan manusia karena lalai atau sengaja. Saya minta di kenai tindak tegas. Tidak boleh ada toleransi,” tegasnya.

Pemerintah juga menemukan persoalan dalam proses distribusi makanan. Salah satunya, penempatan makanan yang tidak di lakukan sesuai ketentuan.

“Ada juga misalnya distribusi menaruhnya sembarangan. Ini kan menyangkut banyak kebiasaan kita, karena ini kan menyangkut 60 juta orang. Ini yang kami lagi tertibkan,” kata dia.

Zulhas mengatakan, kondisi SPPG yang telah di periksa sebenarnya di nilai baik. Namun, persoalan dapat muncul ketika makanan yang sudah selesai di masak tidak segera di kirim.

Karena itu, Dia meminta SPPG yang terbukti lalai di ganti. Tidak hanya SPPG, pihak lain yang terlibat dan terbukti tidak disiplin juga di minta di beri sanksi.

BACA JUGA:

664 Orang Terdampak Keracunan MBG di Sidoarjo, BGN Beri Sanksi SPPG

Zulhas menekankan keselamatan penerima MBG. Terutama anak-anak, tidak boleh di pertaruhkan.

Menurut dia, satu kasus keracunan saja sudah cukup menjadi alasan untuk melakukan evaluasi dan memberikan sanksi kepada pihak yang terbukti lalai.

Terkait proses hukum, sanksi akan di sesuaikan dengan hasil pemeriksaan. Ia membedakan tindakan berdasarkan bentuk kesalahan yang di lakukan.

Berdasarkan data terbaru Badan Gizi Nasional (BGN), sebanyak 22 santri masih menjalani perawatan di sembilan rumah sakit di Sidoarjo setelah mengalami dugaan keracunan program MBG.

Sebagian besar dari 748 santri yang terdampak telah membaik dan kembali ke pondok.

Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono mengatakan, BGN telah menangguhkan operasional SPPG Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin sejak Rabu (2/9/2026).

Menurut Trenggono, penghentian sementara operasional SPPG di lakukan untuk keperluan investigasi dan evaluasi.

Pemeriksaan di fokuskan pada dugaan kelalaian dan ketidakpatuhan petugas terhadap SOP.

BGN juga telah mencopot kepala dapur SPPG Kali Tengah. Pemeriksaan terhadap penerapan prosedur akan di lakukan untuk mengetahui penyebab dugaan keracunan tersebut.

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (Mas Dar) menegaskan, insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi sama (Rp 6 juta per hari).

Menurut Sudaryono, besaran insentif akan di sesuaikan dengan jumlah porsi yang di produksi.

“Insentif SPPG sekarang tidak sama. Itu tidak adil,” kata Mas Dar.

Besaran insentif akan di tentukan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Termasuk jumlah porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di produksi setiap hari.

BACA JUGA:

566 Santri Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo, 88 Masih Dirawat

“Itu kan aturan di buat oleh pimpinan sebelum saya. Ada dapur bikin 3.000 porsi, ada yang 2.000 porsi, ada yang dapur 2.500 porsi. Di bayar semua Rp 6 juta. Itu tidak adil,” ucapnya.

Kepala BGN menyebut, perubahan skema tersebut merupakan evaluasi terhadap kebijakan sebelumnya yang memberikan insentif dengan besaran sama kepada setiap SPPG.

(Bambang Fouristian)