spot_imgspot_img
Rabu 1 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 118

Cipta Kondisi Ramadan Aman, Polres Tasikmalaya Kota Turunkan Tim Galunggung

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, Polres Tasikmalaya Kota meningkatkan intensitas patroli di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya. Langkah ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci.

Kapolres Tasikmalaya Kota, Andi Purwanto, menegaskan pihaknya akan mengerahkan personel bersama Tim Galunggung untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Baca Juga: Yayasan Padma Tasikmlaya Ubah Bekas Galian C Jadi Paru-Paru Kota

“Kami tingkatkan patroli rutin untuk mencegah gangguan kamtibmas, khususnya selama Ramadan. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Andi usai Rapat Koordinasi Cipta Kondisi di Balekota Tasikmalaya, Rabu (18/2/2026).

Ia menekankan, Ramadan harus menghadirkan suasana yang sejuk agar warga dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Karena itu, kepolisian memperkuat pengawasan di titik-titik rawan.

Polres Tasikmalaya Kota memprioritaskan pencegahan aksi geng motor, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran minuman keras, serta berbagai bentuk kriminalitas lain yang berpotensi meresahkan masyarakat.

“Kami tidak ingin ada gangguan yang mengurangi kekhusyukan ibadah. Semua potensi gangguan akan kami antisipasi dan tertibkan,” tegasnya.

Andi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, stabilitas wilayah tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi warga.

“Kami mohon dukungan semua pihak agar Ramadan tahun ini berlangsung aman dan membawa keberkahan bagi kita bersama,” pungkasnya.

Dengan patroli yang diperkuat dan kolaborasi bersama masyarakat, kepolisian berharap Kota Tasikmalaya tetap kondusif sepanjang Ramadan 1447 H.

(Seda)

Bawang Merah Naik Rp44 Ribu per Kg, Warga Ciamis Resah Sambut Ramadan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Seorang pembeli Bawang Merah yang naik harga nya

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Harga bawang merah di lapak Jalan Mr Iwa Kusumasoemantri, Kabupaten Ciamis, melonjak menjelang Ramadan yang mulai Kamis (19/2/2026). Kenaikan terjadi sehari sebelum umat Muslim menjalankan puasa pertama.

Atin, salah seorang pedagang bawang merah, menjual komoditas tersebut di harga Rp44.000 per kilogram. Beberapa hari sebelumnya, harga masih berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Ayam di Pasar Manis Ciamis Tembus Rp48 Ribu per Kg

“Saya jual sekarang Rp44.000 per kilo. Harga dari bandar sudah naik duluan,” ujar Atin, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan harga terjadi karena distributor atau bandar besar lebih dulu menaikkan harga jual. Meningkatnya permintaan menjelang Ramadan ikut mendorong harga di tingkat eceran.

“Kalau dari bandar naik dan pembeli juga ramai, saya terpaksa menyesuaikan. Saya tidak mungkin jual di bawah harga modal,” katanya.

Atin menegaskan, kenaikan tersebut bukan karena ingin mengambil keuntungan berlebih saat permintaan tinggi. Ia justru merasa serba salah menghadapi fluktuasi harga yang cepat.

“Saya juga bingung harus bagaimana dengan kondisi seperti ini,” tambahnya.

Di sisi lain, warga mulai merasakan dampak langsung dari kenaikan harga kebutuhan dapur. Sumiati, warga Kelurahan Kertasari, mengaku kewalahan menghadapi lonjakan harga bawang merah dan daging ayam broiler secara bersamaan.

“Menjelang sahur pertama harga sudah mahal. Kami sebagai ibu rumah tangga harus memutar uang belanja yang penghasilan suami juga pas-pasan,” keluhnya.

Kenaikan harga komoditas dapur menjelang Ramadan hampir selalu terjadi setiap tahun. Namun, lonjakan yang berdekatan pada beberapa bahan pokok sekaligus membuat beban rumah tangga semakin berat, terutama bagi keluarga dengan pendapatan terbatas.

(Husen Maharaja)

Jelang Ramadan, Harga Ayam di Pasar Manis Ciamis Tembus Rp48 Ribu per Kg

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Penjual daging ayam di pasar manis ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Harga daging ayam broiler di Pasar Manis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melonjak tajam menjelang Ramadan. Dalam beberapa hari terakhir, harga bergerak cepat dari kisaran Rp37.000 per kilogram hingga menyentuh Rp48.000 per kilogram.

Kenaikan yang terjadi hampir setiap hari ini membuat pedagang olahan ayam harus memutar otak. Mereka menyesuaikan ulang modal belanja agar tetap bisa berjualan tanpa merugi.

Baca Juga: PPO dan Formagat Satukan Pemuda Bersihkan Irigasi Ciancang Ciamis

Toni, penjual bubur ayam keliling, mengaku kebingungan menyiasati kondisi tersebut. Ia biasanya mengandalkan topping ayam melimpah untuk menarik pembeli, terutama menjelang Ramadan.

“Saya bingung harus bagaimana menjual bubur ayam kalau harga bahan bakunya terus naik. Sekarang topping terpaksa saya kurangi,” ujar Toni.

Menurutnya, pada momen menjelang Ramadan tahun-tahun sebelumnya, pembeli justru meningkat karena harga ayam relatif stabil. Kini, pelanggan mulai mengeluhkan porsi topping yang berkurang.

Sementara itu, pantauan di tingkat peternak menunjukkan selisih harga yang cukup lebar antara kandang dan pasar. Harga ayam broiler di kandang berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, sedangkan di pasar mencapai Rp48.000 per kilogram. Selisihnya menembus sekitar Rp13.000 per kilogram.

Asih, salah seorang peternak ayam broiler di Ciamis, menyebut pihaknya menjual ayam segar langsung dari kandang di harga Rp35.000 per kilogram.

“Kami jual di kandang sekitar Rp35.000 per kilo,” jelasnya.

Perbedaan harga tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan pedagang dan konsumen mengenai rantai distribusi yang menyebabkan lonjakan signifikan di tingkat pasar. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam menjelang Ramadan cenderung meningkat, sehingga tekanan harga semakin terasa.

Jika tren kenaikan berlanjut, bukan hanya pedagang kecil yang terdampak, tetapi juga daya beli masyarakat yang bersiap menyambut bulan suci.

(Husen Maharaja)

PPO dan Formagat Satukan Pemuda Bersihkan Irigasi Ciancang Ciamis

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Kegiatan bersih bersih Dawuan Ciancang CIamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia diwarnai aksi nyata di Dusun Timbangwindu, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Persatuan Pesantren Ortodok (PPO) bersama Forum Mahasiswa Galuh Tabayun (Formagat) menggerakkan warga dan pemuda membersihkan irigasi Dawuan Ciancang.

Ketua Formagat, Injalul Khoir yang akrab dengan sapaan Joy, menegaskan bahwa gerakan tersebut melampaui kegiatan bersih-bersih biasa. Ia menilai aksi itu memperkuat kesadaran ekologis sekaligus merawat budaya gotong royong yang mengakar di masyarakat desa.

Baca Juga: Lapas Ciamis Turun Langsung Bantu Korban Banjir Pamarican, Libatkan 11 Warga Binaan

“Kami ingin memperluas kesadaran lingkungan berbasis budaya kolektif. Desa memiliki kekuatan sosial yang luar biasa jika gotong royong terus kita rawat,” ujar Joy.

Menurutnya, ekologi dan budaya harus berjalan beriringan sebagai fondasi peradaban yang sehat dan berkelanjutan. Ia menyebut kegiatan lapangan seperti ini menjadi ruang belajar terbuka bagi generasi muda tentang pentingnya sungai, mata air, serta vegetasi bagi kehidupan masyarakat.

Joy juga mengapresiasi inisiatif PPO yang konsisten mengangkat isu lingkungan berbasis akar rumput. Ia memastikan Formagat siap mendampingi berbagai gerakan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Peradaban tidak akan tumbuh besar jika melupakan grass root. Kami ingin hadir dan bergerak bersama masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ekolog PPO, Andi Ali Fikri, memanfaatkan momentum gotong royong sebagai sarana edukasi. Ia menjelaskan bahwa kawasan Ciancang memiliki tujuh mata air aktif yang menopang kebutuhan pertanian, rumah tangga, hingga keseimbangan ekosistem desa.

“Tujuh mata air ini menjadi sumber kehidupan warga. Jika sungai rusak dan daya resap tanah menurun, debit mata air akan melemah,” ungkap Andi.

Melalui aksi tersebut, PPO dan Formagat tidak hanya membersihkan saluran irigasi, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga air berarti menjaga masa depan desa. Kolaborasi pesantren dan mahasiswa ini harapannya terus berlanjut sebagai gerakan berkelanjutan dalam merawat ekologi Ciamis.

(Husen Maharja)

Kelola Keuangan Lebih Terarah dengan bjb Tandamata Rencana

0
Kelola Keuangan Lebih Terarah dengan bjb Tandamata Rencana
Kelola Keuangan Lebih Terarah dengan bjb Tandamata Rencana

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Setiap impian selalu berawal dari sebuah harapan yang tumbuh dalam hati. Harapan untuk hidup yang lebih baik, lebih tenang, dan lebih terencana menjadi motivasi bagi banyak orang untuk terus melangkah. Namun, dalam perjalanan mewujudkan impian, dibutuhkan kedisiplinan dan perencanaan matang. Tanpa arah jelas, impian sering kali hanya menjadi angan yang sulit diwujudkan.

Karena itu, kesadaran untuk menyiapkan dana sejak dini menjadi langkah awal penting. Melalui kebiasaan menabung, setiap individu dapat mempersiapkan berbagai kebutuhan dengan lebih percaya diri. Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi membangun kebiasaan positif yang berdampak jangka panjang. Kebiasaan ini menjadi fondasi utama dalam pengelolaan keuangan yang sehat.

Sebagai lembaga keuangan terpercaya, bank bjb terus berkomitmen mendampingi masyarakat dalam merencanakan masa depan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai produk dan layanan inovatif.

Salah satu produk unggulan yang ditawarkan adalah bjb Tandamata Rencana. Produk ini dirancang khusus untuk membantu nasabah mewujudkan berbagai impian dengan cara yang lebih terstruktur.

Melalui bjb Tandamata Rencana, nasabah dapat merencanakan tujuan finansial secara lebih jelas. Mulai dari impian memiliki barang idaman, perjalanan wisata, hingga persiapan ibadah umroh.  Tidak hanya itu, produk ini juga mendukung perencanaan pendidikan anak dan persiapan masa pensiun. Semua kebutuhan masa depan dapat disiapkan sejak hari ini dengan lebih terarah.

Kemudahan menjadi salah satu keunggulan utama bjb Tandamata Rencana. Nasabah dapat mulai menabung dengan nominal yang sangat terjangkau. Setoran awal yang ringan memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk memulai langkah finansialnya. Bahkan dengan dana terbatas, perencanaan tetap dapat dijalankan secara konsisten.

Fitur autodebit yang fleksibel semakin memudahkan nasabah dalam menabung. Setoran dapat dilakukan secara harian, mingguan, maupun bulanan sesuai kebutuhan. Dengan sistem ini, menabung menjadi lebih disiplin tanpa harus khawatir lupa menyisihkan dana. Proses berjalan otomatis dan teratur setiap periode.

Kelebihan lainnya adalah kebebasan dari biaya penalti. Nasabah tetap dapat mencairkan dana sesuai kebutuhan tanpa merasa terbebani. Fleksibilitas ini memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam mengelola keuangan. Dana tetap dapat digunakan saat dibutuhkan tanpa mengganggu perencanaan jangka panjang.

Didukung layanan mobile banking melalui DIGI bank bjb, aktivitas perbankan menjadi semakin praktis. Pembukaan rekening dan transaksi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.  Kemudahan akses ini memperkuat komitmen bank bjb dalam menghadirkan layanan modern yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Setiap rencana besar selalu dimulai dari keputusan kecil hari ini. Keputusan untuk mulai menabung menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih terjamin.  bjb Tandamata Rencana hadir sebagai mitra dalam setiap proses tersebut. Produk ini akan menemani perjalanan nasabah dalam membangun impian secara bertahap. bank bjb terus mengajak masyarakat untuk mulai merencanakan masa depan sejak sekarang. 

bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Informasi lebih lanjut mengenai bjb Tandamata Rencana dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb.

Yayasan Padma Tasikmlaya Ubah Bekas Galian C Jadi Paru-Paru Kota

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Yayasan Padma Tasikmlaya Ubah Bekas Galian C Jadi Paru-Paru Kota

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Lahan bekas galian pasir (Galian C) di Kampung Situsari, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, mulai menunjukkan wajah baru. Area yang sebelumnya gersang akibat aktivitas tambang kini memasuki tahap penghijauan melalui gerakan Go Green yang digagas Yayasan Padma, Rabu (18/02/2026).

Gerakan ini mempertemukan berbagai pihak dalam satu misi pemulihan lingkungan. Yayasan Padma menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kecamatan Bungursari, serta elemen masyarakat untuk merehabilitasi lahan seluas lebih dari satu hektare tersebut.

Baca Juga: Ini Strategi DLH Kota Tasikmalaya Hadapi Lonjakan Sampah Ramadhan dan Lebaran 2026

Tanggung Jawab Moral terhadap Alam

Ketua Yayasan Padma, Ujang Amin, menegaskan bahwa aksi penanaman pohon lahir dari kesadaran menjaga keseimbangan ekosistem. Menurutnya, manusia tidak bisa memisahkan diri dari alam.

“Kami ingin lahan sisa galian ini kembali produktif dan memberi manfaat. Kita bagian dari alam, maka kita juga wajib merawatnya,” ujar Ujang.

Ia menyebut pihaknya telah memetakan sejumlah titik strategis di Bungursari untuk program konservasi lanjutan, terutama kawasan yang memiliki potensi sumber mata air. Yayasan Padma menargetkan kawasan tersebut menjadi titik sentral penghijauan berkelanjutan.

Tegaskan Komitmen Reklamasi

Camat Bungursari, Sodik, menekankan pentingnya tanggung jawab pelaku usaha tambang terhadap dampak lingkungan. Ia meminta para pengusaha menjalankan komitmen reklamasi pasca tambang, termasuk melakukan penanaman kembali serta memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak akibat aktivitas operasional.

“Kami ingin ada keseriusan dalam memulihkan lingkungan, bukan hanya mengambil hasil bumi lalu meninggalkan dampaknya,” tegas Sodik.

Target 1.000 Pohon untuk Perkuat Struktur Tanah

DLH Kota Tasikmalaya mendukung penuh gerakan tersebut. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH, Feri Arif Maulana, menilai penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sangat penting, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.

Ia menyampaikan rencana penanaman akan mencapai sekitar 1.000 pohon, menyesuaikan kebutuhan dan daya dukung lahan. Tahap awal fokus pada penanaman pohon keras untuk memperkuat struktur tanah dan mencegah longsor. Selanjutnya, tim akan menambahkan pohon buah sebagai nilai tambah ekonomi dan ekologis.

Program ini juga melibatkan Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dan Perhutani. Sehingga gerakan penghijauan berjalan selaras dengan kebijakan lingkungan tingkat provinsi.

“Pohon menjadi benteng alami bagi masyarakat. Dengan penghijauan, kita berupaya menekan risiko bencana sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan,” ujar Feri.

Gerakan di Situsari menjadi contoh bahwa kolaborasi antara yayasan, pemerintah, dan masyarakat mampu memulihkan lahan kritis. Langkah ini harapannya memicu gerakan serupa di wilayah lain Kota Tasikmalaya. Sehingga lahan eks tambang tidak lagi menjadi sumber kerusakan, melainkan berubah menjadi paru-paru kota yang asri.

(Abdul)

Ini Strategi DLH Kota Tasikmalaya Hadapi Lonjakan Sampah Ramadhan dan Lebaran 2026

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Ferry Arif Maulana

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga kebersihan kota. Lonjakan aktivitas masyarakat selama bulan puasa hingga Lebaran berpotensi meningkatkan volume sampah secara signifikan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Ferry Arif Maulana, memprediksi volume sampah akan naik sekitar 5 hingga 10 persen dibanding hari biasa. Ia menyebut peningkatan tersebut sebagai pola tahunan yang selalu terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Baca Juga: Sambut Ramadan 2026, Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Aksi Bersih Masjid

“Kami sudah memetakan titik rawan lonjakan sampah. Pusat keramaian seperti kawasan Dadaha dan Pasar Cikurubuk menjadi prioritas pengawasan agar TPS tidak overload,” ujar Ferry, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, tradisi ngabuburit, buka puasa bersama, hingga munculnya pasar tumpah dadakan mendorong peningkatan timbulan sampah, terutama di area publik dan pasar tradisional.

Selain pusat keramaian, DLH juga mengantisipasi dampak arus mudik dan arus balik Lebaran. Mobilitas masyarakat di jalur protokol biasanya memicu penumpukan sampah di titik-titik perlintasan dan area singgah.

Terapkan Sistem Lembur dan Tambah Durasi Operasional

Untuk merespons kondisi tersebut, DLH menerapkan sistem kerja lembur bagi petugas kebersihan. Personel akan bekerja di luar jam reguler guna menyisir lokasi strategis yang berpotensi mengalami penumpukan sampah.

DLH juga menambah durasi operasional armada pengangkut sampah. Frekuensi pengangkutan diperpanjang agar sampah tidak menumpuk terlalu lama di TPS.

Ferry memastikan armada yang tersedia dalam kondisi siap operasi. Tahun lalu, DLH melakukan peremajaan sejumlah unit truk kontainer guna mendukung pelayanan kebersihan yang lebih optimal.

“Kami maksimalkan semua sumber daya yang ada supaya pelayanan tetap berjalan lancar,” tegasnya.

Dorong Kesadaran Warga Lewat Gerakan “Sampah Jadi Sumber Sedekah”

Selain mengandalkan kekuatan teknis, DLH menekankan pentingnya partisipasi masyarakat. Ferry mengajak warga untuk mulai memilah sampah dari rumah dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai atau lahan kosong.

Ia mengusung semangat “Sampah Jadi Sumber Sedekah” sebagai gerakan kolektif selama Ramadan. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk atau ekoenzim, sedangkan sampah anorganik bisa disalurkan melalui bank sampah.

Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Kolaborasi antara warga dan pemerintah menjadi kunci mewujudkan kota yang bersih dan nyaman selama Ramadan.

“Ramadan harus menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Mari jadikan kebersihan sebagai bagian dari ibadah,” pungkas Ferry.

(Abdul)