spot_imgspot_img
Rabu 1 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 117

Syarat Rumah Makan di Kota Banjar Bisa Buka Saat Ramadan

0
Rumah makan Kota Banjar fokusjabar.id
Rumah makan (foto: web)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Wali Kota Banjar Jawa Barat (Jabar) menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadan 1447 H/2026.

Aturan tersebut menegaskan bahwa usaha kuliner seperti rumah makan dan restoran boleh beroperasi. Syaratnya, tidak boleh melayani makan di tempat pada siang hari.

BACA JUGA:

Retribusi Parkir Banjar Naik, Dishub Optimistis Capai Target 100 Persen

Kepala Satpol PP Kota Banjar, Irwan Adhiawan menjelaskan, kebijakan tersebut bukan untuk menutup usaha kuliner. Namun sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang sedang berpuasa.

“Bileh menjual makanan. Namun dengan catatan tidak boleh makan di tempat. Makanan harus dibawa pulang,” katanya, Kamis (19/2/2026).

Selain itu, pemerintah juga menegaskan larangan bagi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) untuk melakukan sweeping terhadap warung makan.

Menurutnya, jika menemukan pelanggaran, masyarakat segera berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Tidak boleh melakukan sweeping. Apabila menemukan hal tersebut bisa segera koordinasi,” tegas Irwan.

Surat edaran tersebut turut mengimbau masyarakat menjaga suasana aman dan tertib selama Ramadan.

BACA JUGA:

Disdukcapil Banjar Sesuaikan Jam Layanan Adminduk

Pemerintah meminta warga menghindari praktik perjudian, konsumsi minuman keras, narkoba hingga tindakan asusila.

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat desa, terdapat ketentuan tambahan berupa kewajiban melaksanakan tadarus Al-Quran selama 15 menit sebelum memulai aktivitas di kantor.

“Kepada umat Islam untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan ibadah, tadarus Al-Quran serta memperbanyak sedekah,” pungkas Irwan.

(Budiana Martin)

Rentetan Bencana Akibat Cuaca Ekstrem Catatan BPBD Ciamis

0
BPBD CIamis cuaca ekstrem fokusjabar.id
Personel BPBD Ciamis saat melaksanakan asesmen

CIAMIS, FOKUSJabar.id: BPBD Ciamis Jawa Barat (Jabar) mencatat sejumlah bencana alam akibat hujan deras di sertai angin kencang (cuaca ekstrem).

Selain menyebabkan bencana longsor, cuaca ekstrem juga menyebabkan rumah ambruk, tertimpa pohon dan atap genting terbang di sapu angin kencang.

BACA JUGA:

Bawang Merah Naik Rp44 Ribu per Kg, Warga Ciamis Resah Sambut Ramadan

Menurut data yang di terima BPBD Ciamis, tempat tinggal Selamet Riyadi yang di huni iga jiwa di Dusun Sukamaju Desa/Kecamatan Banjarsari ambruk.

BPBD Ciamis melaporkan tidak ada korban hiawa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi sudah jelas di alami korban.

Selanjutnya, Tebing Sungai Cikuwurung di Dusun Batukurung Desa Kawasen Kecamatan Banjarsari longsor. Bencana tersebut mengancam Makam Keramat Dalem Kawasen.

Sementara di wilayah Desa Sidaharja Kecamatan Lakbok, puluhan rumah (bagian atap/genting) terbang di sapu angin kencang. Di antaranya ada juga yang tertimpa pohon tumbang.

“Semua laporan kejadian itu Kami terima hari ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD Ciamis,  Ani Supiani, Kamis (19/2/2026).

BACA JUGA:

Lapas Ciamis Turun Langsung Bantu Korban Banjir Pamarican, Libatkan 11 Warga Binaan

Menurut Ani, pihaknya langsung melakukan asesmen ke seluruh korban terdampak cuaca ekatrem.

“Pemilik rumah yang terkena musibah sudah diberikan bantuan logistik kedaruratan dan sejumlah rumah yang mengalami kerusakan sedang dilakukan perbaikan,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

HJG ke-213, Ini Pesan Gubernur Jabar

0
Gubernur Jabar HJG fokusjabar.id
Gubernur Jabar bersama Bupati Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menghadiri Rapat Paripurna DPRD Garut dalam rangkaian acara peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213, Rabu (18/2/2026) kemarin.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyambut hangat kehadiran Gubernur Jabar. Menurutnya, kehadiran KDM merupakan wujud nyata dukungan Pemprov terhadap pembangunan di Kabupaten.

BACA JUGA:

3 Kebersihan di Bulan Ramadan jadi Pesan Krusial Bupati Garut

“Kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten serta partisipasi aktif masyarakat yang sudah mendorong serta melahirkan pembangunan nyata yang membentuk karakter ‘Panca Waluya.’ Yakni, masyarakat yang Cageur (sehat), Bageur (Baik), Bener (Benar), Pinter (Pintar) serta Singer (cekatan),” ungkap Bupati Garut.

Syakur menegaskan, HJG ke-213 bukan sekadar seremonial penambahan usia. Melainkan momentum refleksi atas jejak perjuangan leluhur dan pengabdian lintas generasi.

Tahun ini, Pemkab Garut mengusung tema “Garut Gumiwang, Tanjeur, Dangiang.”

Tema tersebut memiliki filosofi dan harapan yang sangat luas bagi masa depan Garut.

  • Gumiwang (bercahaya)

Harapan agar Garut bersinar di segala sektor pembangunan. Mulai dari infrastruktur, ekonomi, sosial hingga tata kelola pemerintahan yang baik.

  • Tanjeur (Kokoh)

Penegasan bahwa kemajuan Garut harus tetap berdiri tegak di atas fondasi kebudayaan, tradisi dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat.

  • Dangiang (Berwibawa)

Komitmen untuk merawat dan melestarikan nilai-nilai moral, etika serta integritas demi menciptakan masyarakat yang berbudi pekerti luhur dan penuh tanggung jawab.

“Untuk itu kemajuan dalam pembangunan tidak bisa merujuk pada kegiatan untuk kemajuan fisik. Harus ada proses panjang yang mengarah pada meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, daya saing dan memiliki karakter,” tegas Bupati.

BACA JUGA:

HJG ke-213 Tonjolkan Budaya Sunda, Syakur Amin: Garut Hebat dan Berkelanjutan

Gubernur Jabar, Dedy Mulyadi berharap, peringatan HJG ke-213 menjadi jalan untuk terus merawat adat istiadat dan tradisi sebagai fondasi pembangunan yang lebih baik ke depannya.

“Semoga kita semua bisa Gumiwang, Tanjeur, Dangiang. Bahagia selalu dalam ulang tahun Kabupaten Garut. Dan semoga Garut senantiasa menjadi pemikat hati Jawa Barat yang istimewa,” singkat Gubernur Jabar.

Ketua DPRD Garut, Aris Munandar mengapresiasi para pemimpin Garut dari masa ke masa yang telah menorehkan kontribusi nyata bagi daerah.

Dia mengingatkan, DPRD sebagai representasi rakyat dan mitra strategis pemerintah memikul tanggung jawab besar.

“Ini adalah amanah yang begitu besar. Sehingga butuh komitmen, integritas dan usaha nyata dalam memperjuangkan suara, harapan serta aspirasi rakyat,” imbuhnya.

“Wilujeng milangkala Kabupaten Garut nu ka-213. Semoga Allah SWT memberi kesehatan dan keberkahan dalam mengabdikan diri untuk kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Garut,” pungkas Aris.

(Bambang Fouristian)

3 Kebersihan di Bulan Ramadan jadi Pesan Krusial Bupati Garut

0
Bupati Garut Kebersihan fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin salat Tarawih pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung, Kecamatan Garut Kota, Rabu (18/2/2026).

Syakur memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan khidmat sekaligus arahan strategis bagi jajaran aparatur pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA:

Kenangan Indah Garut Tempo Doeloe

Bupati Garut mmeinta maaf atas segala kekurangan Pemkab dalam melayani masyarakat selama ini.

Pihaknhya mengajak seluruh jamaah untuk mengisi bulan suci ini dengan peningkatan kualitas ibadah.

“Dalam kesempatan ini, saya pribadi beserta jajaran Pemkab meminta maaf atas segala kekurangan dalam melayani masyarakat,” kata Syakur.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan waktu yang di berikan Allah SWT dengan memperbanyak tadarus dan ibadah lainnya secara khusus.

Bupati Garut juga menyampaikan poin krusial terkait produktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia menjelaskan, jam kerja telah di sesuaikan menjadi pukul 06.30 WIB.

Penyesuaian jam kerja di lakukan agar setelah salat subuh dan tadarus, pegawai di lingkungan Pemkab Garut bisa langsung berangkat ke kantor.

Bupati berpesan, agar ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan penurunan produktivitas atau etos kerja dalam melayani masyarakat.

“Jadi jangan jadi alasan kalau bulan puasa produktivitas dan etos kerja jadi berkurang,” ungkapnya.

Bupati Garut juga menitipkan pesan mengenai ketertiban dan kenyamanan lingkungan kepada masyarakat.

Ia menggarisbawahi tiga aspek kebersihan yang harus dijaga selama Ramadan. Yaitu kebersihan fisik, kebersihan hati dan kebersihan lingkungan.

BACA JUGA:

HJG ke-213 Tonjolkan Budaya Sunda, Syakur Amin: Garut Hebat dan Berkelanjutan

Bupati Garut berharap, Ramadan 2026 mampu meningkatkan disiplin serta kesalehan sosial masyarakat Garut.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan suasana religius ini membawa dampak positif bagi pembangunan daerah secara keseluruhan.

(Bambang Fouristian)

Tarawih Pertama Ramadan, Masjid Agung Tasikmalaya Dipenuhi Jamaah

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Ribuan umat muslim menunaikan salat tarawih Perdana di Masjid Agung Kota Tasikmalaya dengan khusyuk dan penuh hikmat (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ribuan umat Muslim memadati Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (18/2/2026) malam untuk menunaikan salat tarawih perdana Ramadan 1447 Hijriah. Sejak usai Magrib, jamaah mulai berdatangan dari berbagai penjuru kota.

Dengan mengenakan busana muslim dan membawa sajadah, warga berbondong-bondong memasuki masjid yang berdiri di jantung Kota Tasikmalaya tersebut. Suasana religius terasa kuat ketika saf demi saf mulai terisi penuh oleh jamaah dari berbagai usia.

Baca Juga: Cipta Kondisi Ramadan Aman, Polres Tasikmalaya Kota Turunkan Tim Galunggung

Masjid kebanggaan warga Kota Santri itu kembali menjadi pusat ibadah utama pada malam pertama Ramadan. Jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib, dimulai dari salat Isya berjamaah hingga tarawih yang dipimpin Ketua DKM Masjid Agung Tasikmalaya, Aminuddin Bustomi.

Sebelum pelaksanaan tarawih, Aminuddin menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) yang berisi pesan-pesan keutamaan Ramadan. Ia mengingatkan jamaah tentang kemuliaan bulan suci yang menghadirkan limpahan pahala bagi setiap amal kebaikan.

“Amalan sunnah di bulan Ramadan nilainya setara dengan amalan wajib. Sementara amalan wajib akan Allah lipatgandakan pahalanya hingga puluhan bahkan ratusan kali,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga menegaskan bahwa puasa wajib setiap Muslim jalankan sebagai sarana meningkatkan ketakwaan. Menurutnya, ibadah puasa melatih kesabaran, pengendalian diri, kejujuran, empati sosial, hingga menumbuhkan rasa syukur dan kesederhanaan.

“Puasa membentuk pribadi yang disiplin dan bertakwa kepada Allah SWT,” paparnya.

Sepanjang pelaksanaan tarawih, jamaah mengikuti setiap rakaat dengan khusyuk. Suasana hening dan penuh kekhidmatan menyelimuti ruang utama masjid hingga rangkaian ibadah selesai.

Malam pertama Ramadan di Kota Tasikmalaya pun berlangsung damai, menandai awal bulan suci yang harapannya membawa keberkahan bagi seluruh umat.

(Seda)

HJG ke-213 Tonjolkan Budaya Sunda, Syakur Amin: Garut Hebat dan Berkelanjutan

0
HJG ke-213 fokusjabar.id
HJG ke-213 tonjolkan budaya sunda

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 di Lapangan Otista, Rabu (18/2/2026).

Upacara tersebut menjadi puncak peringatan HJG ke-213. Tema yang diusung, “Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang.”

BACA JUGA:

Kenangan Indah Garut Tempo Doeloe

Upacara HJG ke-213 tampil beda dengan balutan kental budaya Sunda. Rangkaian acara di awali dengan prosesi adat Mapag Papayung Agung yang di iringi Seni Reog dan Angklung Buncis dari Gabungan Masyarakat Adat Kabupaten Garut.

Kemeriahan semakin memuncak dengan penampilan Tari Rampak Rayak-Rayak yang di bawakan secara kolosal oleh 213 penari.

Tak hanya itu, lagu-lagu bertema daerah juga mewarnai acara tersebut.

Bupati Garut menegaskan, esensi terdalam dari peringatan HJG ke-213 adalah rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang di rasakan warga Garut.

“Sementara itu kita pun menyadari masih banyak hal yang harus di tingkatkan. Garut terus melakukan upaya untuk mengurangi berbagai disperitas.Terutama pada aspek perekonomian, pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur,” ucapnya.

Menurut SyakurAmin, momentum HJG 2026 bukan sekadar seremoni. Melainkan sarana untuk mengaktualisasikan visi “Garut Hebat dan Berkelanjutan.”

Visi ini merupakan representasi cita-cita Syakur-Putri untuk membangun daerah yang berdaya saing, berkeadilan wilayah dan tetap berpijak pada nilai-nilai tradisi.

BACA JUGA:

Pemkab Garut Dukung Kegiatan Pagelaran Seni HJG ke-213

Ada yang istimewa pada peringatan tahun ini. Syakur menerangkan, Pemkab Garut menghadirkan kembali ruh budaya Sunda melalui berbagai ornamen dan prosesi sejarah.

Seperti “Mapag Hurip Gumiwang Cigarut” yaitu penelusuran jejak sejarah asal-usul Garut hingga “Napak Darma Lingga Buana” yaitu prosesi simbolis di titik nol kilometer Garut sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur.

“Ini simbol penguatan identitas penghormatan terhadap asal-usul serta pengingat tanggung jawab kita bersama dalam melanjutkan pembangunan Garut ke masa depan,” katanya.

Pemkab Garut mengirimkan pesan kuat tentang semangat kolektif untuk membuat Garut kembali bersinar dan gemilang.

Syakur Amin mengajak seluruh komponen pemerintah dan masyarakat untuk bersatu padu.

“Kami memiliki harapan tinggi kepada jajaran pemerintahan dan seluruh komponen masyarakat untuk secara bersama-sama menjadikan momentum HJG ke-213 ini sebagai sarana untuk mengembangkan kebersamaan,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Kalah Agregat, Persib Bandung Gagal Tembus 8 Besar ACL 2

0
persib bandung fokusjabar.id
Persib gagal ke babak 8 besar (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung gagal melangkah ke babak 8 besar AFC Champions League Two 2025/2026 setelah hanya menang 1-0 atas Ratchaburi FC.

Pertandingan leg kedua babak 16 Besar tersebut di gelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Rabu (18/2/2026).

BACA JUGA:

Persib Bandung versus Ratchaburi FC, Ini Janji Bojan Hodak

Gol tunggal Persib Bandung di cetak Andrew Jung pada menit 39. Thom Haye dan kawan-kawan gagal melaju karena kalah agregat 1-3.

Unggul 1-0 dengan sepuluh pemain di babak pertama, Persib Bandung menarik Adam Alis dan Alfeandra Dewangga. Mereka di ganti Beckham Putra Nugraha dan Layvin Kurzawa.

Maung Bandung langsung menggebrak melalui tandukan Barba yang menerima umpan dari Haye melalui sepak pojok. Sayang, arah bola masih melenceng dari gawang Ratchaburi FC.

Pergantian pemain kembali terjadi. Andrew Jung dan Berguinho di tarik keluar digantikan oleh Ramon ‘Tanque’ de Andrade Souza dan Sergio Castel.

Kurzawa mendapat peluang di mulut gawang di menit 75 lewat sebuah sontekan. Tapi Kampon mampu menepis bola keluar lapangan.

Meski tampil dengan sepuluh pemain, anak asuh Bijan Hodak masih terus berusaha menambah keunggulan.

Pergantian terakhir di lakukan Bojan Hodak. Luciano Guaycochea masuk menggantikan Thom Haye.

persib bandung fokusjabar.id
Persib gagal ke babak 8 besar (foto: persib.co.id)

Penyegaran dilakukan Maung Bandung demi bisa kembali mencetak gol.

Matricardi tiba-tiba berada di lini depan dan lepaskan tembakan voli di menit 87. Tapi bola masih melambung di atas mistar.

BACA JUGA:

Frans Putros Optimistis Persib Bandung Lolos 8 Besar

Usaha juga diberikan oleh Barba lewat tembakan jarak jauh tapi arahnya masih melenceng.

Pertandingan memasuki tambahan waktu lima menit. Pangeran Biru memanfaatkan sepak pojok. Tapi eksekusi dari Beckham tak maksimal.

Maung Bandung sempat mendapat ancaman tapi Teja mampu melakukan penyelamatan. Pertandingan pun berakhir, PERSIB menang 1-0.

(Bambang Fouristian)