spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 110

Abu Vulkanik Masih Terlihat di Sejumlah Wilayah Depok

0
abu vulkanik fokusjabar.id
Informasi sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih terpantau di Kota Depok (foto: depok.go.id)

DEPOK, FOKUSJabar.id: Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih terpantau di sejumlah wilayah Kota Depok pada Senin, 7 September 2026 pagi.

Kondisi tersebut terlihat dari adanya debu halus yang masih di temukan di area terbuka.

BACA JUGA:

Perkuat Mitigasi Bencana, Prabowo Subianto Siapkan Kapal Induk dan Drone

Sejumlah warga melaporkan adanya lapisan debu tipis yang menempel pada kendaraan serta berbagai permukaan benda yang berada di luar ruangan.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa dampak sebaran abu vulkanik masih di rasakan di sejumlah titik.

Kondisi di lapangan tersebut sejalan dengan pembaruan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Melalui akun Instagram @infobmkg, BMKG menyampaikan perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September 2026 pukul 07.00 WIB.

Dalam pembaruan tersebut, BMKG menyebut terdapat dua klaster utama sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sedang di pantau.

Kedua klaster memiliki ketinggian dan arah pergerakan yang berbeda.  Sehingga wilayah yang terdampak juga tidak sama.

Klaster pertama berada pada ketinggian hingga 15.000 kaki atau sekitar 4,5 kilometer.

Sebaran abu pada lapisan tersebut terpantau bergerak dengan arah Tenggara-Barat Laut dan melintasi sejumlah wilayah di sekitar Indonesia bagian barat.

Wilayah yang masuk dalam cakupan klaster tersebut meliputi sebagian Banten, Jawa Barat, Lampung dan Bengkulu.

Sebarannya juga mencakup Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten beserta perairan di kawasan sekitarnya.

Sementara itu, BMKG juga memantau klaster kedua dengan sebaran abu vulkanik yang mencapai ketinggian hingga 50.000 kaki.

Pada lapisan ini, pergerakan abu terpantau menuju arah barat daya-barat.

Sebaran pada klaster kedua tersebut lebih banyak mengarah ke wilayah laut. Area yang terdampak mencakup sebagian Samudra Hindia di sebelah barat-barat daya Bengkulu, Lampung dan Banten. Pergerakannya juga tercatat menjauhi wilayah Indonesia.

Perbedaan ketinggian dan arah pergerakan abu tersebut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kondisi ruang udara.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik. Terutama yang berkaitan dengan aspek keselamatan penerbangan.

BACA JUGA:

458 H Bukit Soeharto Dekat IKN Terbakar, BNPB Kerahkan Water Bombing

BMKG telah menerbitkan sebanyak 59 SIGMET atau informasi penting terkait kondisi cuaca yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Pada waktu yang sama, sejumlah bandara masih melakukan penyesuaian terhadap kegiatan operasionalnya sebagai langkah antisipasi terhadap dampak sebaran abu vulkanik.

Masyarakat di wilayah yang masih berpotensi terdampak di minta tetap meningkatkan kewaspadaan tanpa perlu panik.

Warga juga di imbau untuk terus memantau perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik melalui informasi resmi dari BMKG, Badan Geologi serta pemerintah setempat.

Dengan mengikuti pembaruan dari sumber resmi, masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas sesuai kondisi terbaru di wilayah masing-masing.

(Jingga Sonjaya)

Perkuat Mitigasi Bencana, Prabowo Subianto Siapkan Kapal Induk dan Drone

0
Prabowo Subianto bencana fokusjabar.id
foto ilustrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi bencana.

Salah satu rencana, mengubah fungsi kapal induk asal Italia yang akan masuk ke jajaran TNI Angkatan Laut agar dapat mendukung operasi helikopter dan drone.

BACA JUGA:

458 H Bukit Soeharto Dekat IKN Terbakar, BNPB Kerahkan Water Bombing

Rencana tersebut di sampaikan Prabowo saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai perkembangan penanganan bencana melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Pemerintah membahas penguatan kesiapsiagaan dan mitigasi agar penanganan bencana tidak hanya di lakukan setelah keadaan darurat terjadi.

Penguatan armada udara menjadi salah satu perhatian utama. Pemerintah berencana menyiapkan lebih banyak helikopter, pesawat untuk mendukung modifikasi cuaca serta drone yang dapat di gunakan dalam operasi pemadaman.

Kapal induk yang akan di peroleh dari Italia nantinya di proyeksikan menjadi salah satu sarana pendukung untuk mengerahkan aset udara tersebut ke wilayah yang membutuhkan.

Prabowo menjelaskan, kapal asal Italia itu tidak akan langsung di gunakan dalam bentuk aslinya.

Setelah masuk ke jajaran TNI AL, kapal tersebut akan menjalani proses rekondisi dan penyesuaian agar dapat menjalankan fungsi yang di butuhkan Indonesia.

“Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone,” kata Prabowo Subianto.

Kapal tersebut nantinya di proyeksikan mampu membawa hingga 10 helikopter kelas menengah.

Prabowo memberikan gambaran penggunaan helikopter seperti Black Hawk dan Mi-17 yang dapat membawa sekitar 4 hingga 5 ton air.

Kemampuan itu di nilai dapat di manfaatkan untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan dari udara. Terutama ketika titik api berada di lokasi yang sulit di jangkau melalui jalur darat.

“Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita,” ujar Prabowo.

Selain mengandalkan helikopter berawak, pemerintah juga di arahkan untuk mengembangkan kemampuan drone dalam penanganan kebakaran.

Drone dengan kapasitas membawa air dapat di gunakan untuk menjangkau titik api dan melakukan penyiraman dari udara.

“Kita harus mengadakan drone-drone yang bisa melempar air,” imbuhnya.

Prabowo menyinggung adanya drone yang dapat membawa sekitar 50 kilogram air. Penggunaan teknologi nirawak tersebut di harapkan dapat menjadi tambahan kemampuan pemadaman. Terutama ketika di perlukan pengerahan aset udara dalam jumlah lebih banyak.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa teknologi drone akan di tempatkan sebagai bagian dari sistem penanganan bencana, bukan hanya untuk kebutuhan pemantauan.

BACA JUGA:

Badan Geologi Ungkap Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Berakhir

Penguatan sarana penanggulangan bencana juga mencakup peralatan di darat.

Prabowo meminta pemerintah memperbanyak helikopter, pompa air, kendaraan pemadam kebakaran serta menyiapkan ekskavator berukuran kecil di desa-desa yang memiliki riwayat kebakaran hutan dan lahan.

“Lebih banyak helikopter, pompa air dan lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik. Jadi kita siap sebelum kejadian.” tegasnya.

Untuk merealisasikan kebutuhan tersebut, Menteri Sekretaris Negara di minta berkoordinasi dengan Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Strategi mitigasi juga di arahkan pada upaya mengantisipasi kondisi cuaca. Pemerintah berencana menambah pesawat yang dapat di gunakan dalam operasi modifikasi cuaca.

Prabowo meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji bahan atau zat yang di nilai paling efisien untuk mempercepat pelaksanaan modifikasi cuaca.

Seluruh kebutuhan itu akan di tempatkan dalam perencanaan yang lebih terintegrasi.

Pendekatan yang di tekankan pemerintah adalah menyiapkan kapasitas sebelum bencana terjadi, bukan menunggu keadaan memburuk terlebih dahulu.

“Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan,” ungkapnya.

Kapal yang menjadi bagian dari rencana tersebut merupakan ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk milik Italia yang di peroleh Indonesia melalui skema hibah antarpemerintah.

Kapal itu di rencanakan masuk ke jajaran TNI AL dan kemudian menggunakan nama KRI Gajah Mada.

Per Senin, 7 September 2026, kapal tersebut masih dalam perjalanan menuju Indonesia setelah di berangkatkan dari Italia pada 24 Agustus 2026.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali sebelumnya menyampaikan kapal di perkirakan tiba sekitar 15 hingga 20 September 2026.

Sebelum kapal tiba di Indonesia, TNI telah melakukan persiapan untuk meningkatkan kemampuan operasi helikopter berbasis kapal.

Pada Selasa hingga Rabu, 25-26 Agustus 2026, TNI AD, AL dan AU melaksanakan latihan terintegrasi di Surabaya.

Penerbang TNI AU berlatih prosedur, teknik serta aspek keselamatan dalam operasi helikopter dari kapal.

BACA JUGA:

Fespin ke-13, Payung Geulis Kota Tasikmalaya Tampil Mempesona di Taman Balekambang Solo

Simulasi di lakukan menggunakan helideck simulator dan replika flight deck Giuseppe Garibaldi. Kemudian di lanjutkan dengan latihan di atas KRI Makassar.

Rencana pemanfaatan kapal induk, helikopter, drone, pesawat modifikasi cuaca serta berbagai peralatan darat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.

Prabowo menilai, Indonesia membutuhkan peningkatan kapasitas mitigasi karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi.

Dengan strategi tersebut, pemerintah ingin membangun sistem yang memungkinkan berbagai aset telah tersedia dan dapat di gerakkan sebelum bencana berkembang menjadi lebih luas.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

458 H Bukit Soeharto Dekat IKN Terbakar, BNPB Kerahkan Water Bombing

0
Bukit Soeharto fokusjabar.id
Karhutla Bukit Soeharto (foto: ilustrasi)

KALIMANTAN, FOKUSJabar.id: Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian setelah terjadi di kawasan Bukit Soeharto, Kalimantan Timur yang berada dekat dengan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 7 September 2026, luas kawasan yang terbakar di lokasi tersebut mencapai 458 hektare.

BACA JUGA:

Fespin ke-13, Payung Geulis Kota Tasikmalaya Tampil Mempesona di Taman Balekambang Solo

Informasi mengenai luasan kebakaran di sampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Menurutnya, Kebakaran tersebut masih di tangani oleh tim di lapangan dengan dukungan personel darat dan pemadaman dari udara.

Suharyanto menjelaskan, lokasi kebakaran menjadi salah satu perhatian karena berada di kawasan sekitar IKN.

“Di kawasan IKN, Bukit Soeharto ada 458 hektare (terbakar). Ini sedang proses penanganan. Kami di bantu dengan satgas darat,” ungkapnya.

Upaya pengendalian kebakaran kemudian di lakukan dengan menggabungkan operasi darat dan udara.

Selain mengandalkan satgas darat, BNPB memberikan dukungan berupa helikopter water bombing untuk membantu menjangkau titik-titik yang sulit di tangani dari permukaan.

“Ini sedang proses penanganan, kami pun bantu dengan Satgas Darat dan Heli WB (water bombing),” katanya.

Perhatian pemerintah terhadap kebakaran tersebut juga di sampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Prabowo meminta agar kebakaran yang berada di sekitar IKN tidak di biarkan berkembang hingga mendekati kawasan inti.

“Yang harus di perhatikan juga kebakaran yang dekat IKN. Harus di perhatikan,” perintah Prabowo.

Presiden kemudian meminta agar sumber daya yang tersedia dapat di perkuat jika di perlukan.

Penambahan aset penanganan di tujukan untuk mengantisipasi kemungkinan api bergerak menuju zona inti IKN.

“Mungkin kita harus kerahkan aset-aset lebih untuk jangan sampai kebakaran itu sampai ke zona inti,” imbuhnya.

BACA JUGA:

BGN Setop Sementara Program MBG di Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Di tingkat lapangan, kawasan Bukit Soeharto juga menjadi perhatian Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Salah satu lokasi yang di tinjau adalah Bukit Tengkorak di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Area tersebut termasuk bagian dari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto. Peninjauan di lakukan untuk melihat langsung kondisi area yang terdampak kebakaran.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna A. Safitri menyebut, kebakaran terjadi di sejumlah titik dengan posisi api yang berpindah-pindah.

Tim OIKN juga masih melakukan pengukuran untuk mengetahui luasan area terdampak di lokasi yang mereka tinjau.

“Kebakaran terjadi di sejumlah titik dengan lokasi yang berpindah-pindah selama hampir sepekan. Kami sedang mengukur luasan area terdampak karhutla,” katanya.

Peninjauan OIKN yang di lakukan pada Sabtu, 5 September 2026 juga menemukan adanya bekas penebangan pohon berukuran besar di sejumlah area yang terdampak.

Temuan tersebut berada di kawasan Tahura Bukit Soeharto. Namun, keberadaan bekas penebangan tersebut belum dapat di jadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa seluruh kebakaran seluas 458 hektare di sebabkan oleh aktivitas penebangan atau pembukaan lahan.

“Kami melihat sendiri saat melakukan peninjauan. Ada bekas tebangan. Ada pohon-pohon besar yang di tebang kemudian area ini di laporkan sebagai area terbakar,” ujar Dia.

Temuan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari informasi yang perlu di telusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Selain temuan bekas penebangan, OIKN menyampaikan adanya proses hukum terkait dugaan pembakaran di kawasan tersebut.

Satu orang telah di laporkan kepada aparat penegak hukum dan kasusnya masih berada dalam tahap penyidikan.

“Satu orang terduga pelaku pembakaran telah di laporkan kepada aparat penegak hukum dan saat ini perkaranya berada dalam proses penyidikan,” kata Myrna.

Penanganan karhutla di Bukit Soeharto masih berlangsung. BNPB terus memberikan dukungan melalui satgas darat dan operasi water bombing.

Sedangkan pemerintah pusat meminta penguatan penanganan agar kebakaran tidak meluas menuju zona inti IKN.

Pada saat yang sama, OIKN masih melakukan pengukuran dan peninjauan terhadap kawasan yang terdampak untuk mendapatkan gambaran kondisi lapangan secara lebih menyeluruh.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

Ada 9 Pejabat yang Bergeser, Ini Daftar Mutasi Terbaru di Polres Tasikmalaya

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi, saat memimpin upacara serah terima dan mutasi para pejabat utama di jajaran Polres Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Jajaran Polres Tasikmalaya kembali merombak struktur kepemimpinannya. Sebanyak 9 pejabat utama dan Kapolsek resmi berpindah tugas berdasarkan Keputusan Kapolda Jabar Nomor KEP/1057/VIII/2026 tertanggal 22 Agustus 2026.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut di Lapangan Hitam Mapolres Tasikmalaya, Jalan Mangunreja, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: SDN Panglayungan Tasikmalaya Raih Dua Penghargaan di LOBB Ampera Waterpark Championship 2026

AKBP Ade Papa Rihi menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal lumrah dalam institusi Kepolisian Republik Indonesia guna penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Ini bentuk penyegaran organisasi, rotasi jabatan bukan hanya formalitas, tapi esensinya pengabdian harus terus meningakat. Harapannya dari mutasi ini personel dapat pengalaman luas untuk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab,” ungkap AKBP Ade Papa Rihi, Senin (7/9/2026).

Daftar Pergeseran Pejabat Utama dan Kasat Lantas Polres Tasikmalaya

Rotasi kali ini mengubah komposisi kepemimpinan pada level Perwira Menengah dan Perwira Pertama:

  • Kabag Ops: Kompol Glatiko Nagiewanto berpindah tugas menjadi Wakapolres Pangandaran. Posisi Kabag Ops Polres Tasikmalaya kini diisi oleh AKP Dr. Ikhwan.
  • Kasat Lantas: AKP Didit Permadi mendapat tugas baru sebagai Kasat Lantas Polres Cianjur. Kursi Kasat Lantas Polres Tasikmalaya kini diemban oleh AKP Trias Karso Yuliantoro.

Enam Posisi Kapolsek Mengalami Pergeseran

Roda mutasi juga menyasar sejumlah posisi kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di wilayah hukum Kabupaten Tasikmalaya:

  • Kapolsek Sukaraja: oleh Iptu Sumarso menggantikan AKP Dr. Ikhwan.
  • Kapolsek Cipatujah: oleh Iptu Agus Sukmana yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bojonggambir.
  • Kapolsek Bojonggambir: oleh Ipda Yayat Very Hidayat.
  • Kapolsek Bantarkalong: oleh Iptu Agus Kasdili sebagai PS. Kapolsek.
  • Kapolsek Salopa: oleh AKP Bebeng Subekti.

AKBP Ade Papa Rihi menginstruksikan seluruh jajaran Kapolsek baru agar segera memetakan dan menyelesaikan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing.

“Jabatan itu amanah, sehingga kita jaga amanah ini sebaik-baiknya. Jadikan tugas dan fungsi sebagai Polri di atas kepentingan pribadi dan golongan,” tegas Kapolres.

(Seda)

SDN Panglayungan Tasikmalaya Raih Dua Penghargaan di LOBB Ampera Waterpark Championship 2026

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Ket foto : Tim Pasukan Garuda Raksa Sena (PGRS) LOBB SDN Panglayungan Tasikmalaya, foto bersama dengan Kepala Sekolah dan guru pembimbing, usai meraih prestasi (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ajang Lomba Olahraga Baris-Berbaris (LOBB) Ampera Waterpark Championship 2026 Tingkat SD/MI Sederajat se-Jawa Barat menjadi panggung pembuktian bagi ratusan pelajar. Kompetisi tahunan ini bertujuan memupuk jiwa kedisiplinan, kekompakan, serta semangat juang para peserta dari berbagai penjuru Jawa Barat.

Salah satu utusan asal Kota Tasikmalaya, SDN Panglayungan Kecamatan Cipedes, menorehkan penampilan impresif. Pihak sekolah menerjunkan regu terbaik dari ekstrakurikuler baris-berbaris bernama Pasukan Garuda Raksa Sena (PGRS).

Baca Juga: Abdul Karim Klaim Raup 90 Dukungan Voter, Persaingan Ketua KADIN Kota Tasikmalaya Makin Panas

Regu Pasukan Garuda Raksa Sena SDN Panglayungan menyuguhkan variasi gerakan baris-berbaris dengan tingkat presisi tinggi di hadapan dewan juri. Kedisiplinan latihan intensif selama bertahun-tahun membuahkan hasil manis di panggung kejuaraan.

SDN Panglayungan Kota Tasikmalaya Sabet Dua Penghargaan

SDN Panglayungan membawa pulang dua gelar juara sekaligus dari ajang bergengsi tingkat Jawa Barat ini:

  • Kategori Digital: Juara 1 Kategori Media Sosial Ampera Waterpark Championship 2026.
  • Kategori Utama: Juara Harapan Utama 3 LOBB Tingkat SD/MI Sederajat se-Jawa Barat.

Kepala SDN Panglayungan, Ardiansyah Kurniawan, menyampaikan rasa bersyukur dan bangga atas kerja keras seluruh siswanya. Ardiansyah menilai raihan prestasi ini merupakan buah manis kolaborasi rapat antara sekolah, pelatih, dan pihak komite.

“Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan kebersamaan kita semua. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Komite Sekolah, para orang tua, dan seluruh keluarga besar SDN Panglayungan yang terus memberi dukungan, doa, dan motivasi,” ungkap Ardiansyah Kurniawan, Senin (7/9/2026).

Sinergi Orang Tua dan Dinas Pendidikan Angkat Potensi Siswa

Ardiansyah menggarisbawahi peran krusial para orang tua murid yang senantiasa mendampingi proses latihan, menyiapkan fasilitas logistik, hingga memberikan suntikan semangat.

Pihak Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya turut mengapresiasi keberhasilan penguatan karakter non-akademik di lingkungan SDN Panglayungan. Bahkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, menilai kompetisi baris-berbaris sangat efektif membentuk kedisiplinan serta mental kepemimpinan anak sejak dini.

“Kegiatan non-akademik seperti LOBB dan lainnya, dinilai memiliki tujuan penting untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan bagi anak-anak pelajar,” ungkap Rojab Riswan Taufik.

Raihan prestasi Pasukan Garuda Raksa Sena ini sukses melambungkan nama SDN Panglayungan. Terlebih mengharumkan Kota Tasikmalaya di peta kompetisi pelajar tingkat Provinsi Jawa Barat.

(Seda)

Abdul Karim Klaim Raup 90 Dukungan Voter, Persaingan Ketua KADIN Kota Tasikmalaya Makin Panas

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Deklarasikan dukungan dari lintas asosiasi dan organisasi pengusaha, untuk pemenangan Muhamad Abdul Karim, pada pemilihan Ketua KADIN Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Persaingan menuju pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 kian hangat. Aksi penggalangan dukungan untuk para kandidat terus menguat di tingkat pengusaha.

Lintas asosiasi dan organisasi pengusaha mengonsolidasikan dukungan untuk calon Ketua KADIN, Muhamad Abdul Karim. Tim pemenangan mengklaim telah mengantongi estimasi dukungan hingga 75 persen dari total pemilih (voter) terdaftar.

Baca Juga: 220 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Balai Kota Tasikmalaya, Besok Dibagikan

Penggalangan dukungan ini mengemuka dalam agenda deklarasi dan pertemuan lintas sektor di Kota Tasikmalaya. Sejumlah organisasi dunia usaha yang hadir meliputi Gapeksindo, Gapensi, HIPMI, IWAPI, AKLI, PHRI, serta berbagai komunitas pengusaha lokal.

Ketua Gabungan Perusahaan Kontruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Kota Tasikmalaya, Asep Budi Pramono, menilai Abdul Karim sebagai sosok muda profesional yang berpeluang besar memenangi kontestasi.

“Insyaallah Kang Abdul Karim kita dukung penuh untuk memimpin KADIN Kota Tasikmalaya. Dia pengusaha muda potensial. Kami semua dari lintas asosiasi pengusaha ada HIPMI, Gapeksindo, Gapensi, Gapsi, PHRI, Himpunan Pengusaha Kosgoro 57, serta asosiasi lainnya, siap memenangkannya,” ungkap Asep Budi, Senin (7/9/2026).

Klaim 90 Suara Masih Menunggu Verifikasi KADIN Jawa Barat

Asep membeberkan bahwa konsolidasi lintas sektor saat ini telah menghimpun sekitar 90 suara atau setara 75 persen dari total hak pilih terdaftar.

Meski demikian, pihak panitia tetap harus memproses seluruh data dukungan tersebut melalui tahapan verifikasi resmi oleh pengurus KADIN Jawa Barat.

“Untuk sementara yang sudah terkonsolidasi sekitar 90 voter. Tapi tentu ini masih harus melalui proses verifikasi yang akan dilakukan Kadin Jawa Barat,” ujarnya.

Selain menggalang suara, pertemuan deklarasi tersebut menjadi ruang diskusi untuk merumuskan program kerja strategis. Para pelaku usaha membahas isu penguatan pengusaha lokal, perluasan akses pasar, kemudahan investasi, serta sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

Visi Rumah Besar Bersama untuk Seluruh Pelaku Usaha

Kandidat Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Muhamad Abdul Karim, menegaskan komitmennya untuk menjadikan KADIN sebagai wadah inklusif bagi seluruh lini bisnis.

“KADIN harus menjadi rumah besar bersama bagi seluruh pelaku usaha. Pertemuan ini bukan hanya membangun komitmen untuk dukungan menjelang pemilihan, tetapi komitmen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi setelah proses pemilihan selesai,” ujar Abdul Karim.

Karim menekankan bahwa penyelesaian tantangan dunia usaha saat ini memerlukan kolaborasi lintas sektor yang solid. Serta komunikasi intensif bersama pemangku kebijakan.

“Komitmen dan konsolidasi yang telah terbangun hari ini, diharapkan tidak berhenti setelah proses pemilihan Ketua selesai. Dukungan lintas sektor ini, diarahkan menjadi kekuatan bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudian meningkatkan daya saing pelaku usaha di Kota Tasikmalaya, agar mampu berbicara di skala nasional maupun global,” tutur Karim.

Seluruh tim pendukung kini fokus memperkuat komunikasi dengan asosiasi lain sembari menantikan tahapan verifikasi resmi dan pelaksanaan Musyawarah Kota (MUKOTA) KADIN 2026 Kota Tasikmalaya.

(Seda)

Bukit Paliken Pangandaran Terbakar, Api Meluas Lebih dari 10 Hektare hingga Dua Desa

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: warga memadamkan api menggunakan alat seadanya

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kebakaran hebat menerjang kawasan Bukit Paliken di perbatasan Desa Karangmulya dan Desa Pasirgelis, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kobaran api bermula dari wilayah Desa Karangmulya sebelum akhirnya merembet luas menembus area Desa Pasirgelis. Tumpukan daun serta vegetasi kering memicu pergerakan api kian cepat menjalar ke berbagai titik.

Baca Juga: Kereta Api Banjar-Cijulang Pangandaran Aktif Kembali?

Kepala Desa Karangmulya, Wahyuman, membenarkan kejadian yang menghanguskan lahan di dua desa sekaligus tersebut.

“Api awalnya di Karangmulya, sekarang sudah masuk ke Pasirgelis juga. Luasnya mungkin sudah di atas 10 hektare,” ujarnya.

Medan Curam dan Jurang Menjadi Kendala Pemadaman

Tim pemadam kebakaran beserta warga menghadapi kendala besar di lapangan. Titik api berada di area perbukitan terjal yang dikelilingi jurang curam.

“Medannya jurang dan sangat curam. Dengan Damkar juga sangat kesulitan,” kata Wahyuman.

Petugas Damkar, perangkat desa, BPD, Sekretaris Kecamatan Padaherang, dan warga lokal bersiaga di lokasi. Meski demikian, kondisi alam yang berbahaya membatasi ruang gerak petugas untuk menjangkau pusat api secara langsung.

Kondisi Kemarau Pertajam Risiko Kebakaran Tahunan

Pihak berwenang belum bisa memastikan penyebab pasti munculnya titik api. Dugaan sementara menunjukkan api berasal dari bagian bawah perbukitan lalu membesar akibat terik cuaca kemarau.

“Setiap tahun kalau musim kemarau begini panas, memang mudah terbakar,” ucap Wahyuman.

Wilayah Karangmulya sendiri tergolong area langganan rawan kebakaran setiap kali musim kemarau menerpa.

Petugas Buat Sekat Bakar Demi Amankan Permukiman

Pemerintah desa dan tim penyelamat memprioritaskan keselamatan jiwa warga sekitar dari ancaman asap serta hawa panas.

“Di samping asap juga panas. Kami mengutamakan keselamatan,” tegasnya.

Tim gabungan memblokir pergerakan api dengan membuat sekat pemisah pada area vegetasi kering. Petugas juga menyiagakan armada mobil Damkar di sekitar permukiman guna mencegah api mendekati rumah warga.

(Sajidin)