spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 109

Bapenda Pangandaran Gelar Operasi Gabungan Selama 3 Hari

0
Bapenda Pangandaran fokusjabar.id
Suasana operasi gabungan di jalur Emplak, Kalipucang

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Bapenda Provinsi Jawa Barat, Kepolisian, Polisi Militer, Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan gelar operasi gabungan di sejumlah titik.

‎Operasi tersebut menyasar kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekaligus pemeriksaan kelengkapan dan kepatuhan berlalu lintas.

‎BACA JUGA:

Kereta Api Banjar-Cijulang Pangandaran Aktif Kembali?

‎Kepala Bidang Pajak Daerah Lainnya (PJDL) Bapenda Kabupaten Pangandaran, Jumsa mengatakan, kegiatan tersebut selama tiga hari, Selasa-Kamis (8-10/9/2026).‎

‎Jumsa menyebut, salah satu sasaran utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan penerimaan dari opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

‎Menurutnya, target penerimaan opsen PKB dan BBNKB tahun ini mencapai Rp 21,7 miliar. Hingga hari pertama operasi, realisasi penerimaan telah mencapai sekitar 64 persen.

‎”Target kami opsen PKB dan BBNKB Rp 21,7 miliar. Hari pertama baru 64 persen,” ujarnya.

‎Selain penindakan, operasi tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan.

‎Jumsa mengatakan, masyarakat yang kendaraannya belum membayar pajak di berikan kemudahan untuk melakukan pembayaran di lokasi operasi melalui pos pelayanan yang di sediakan.

‎”Alhamdulillah hari ini masyarakat sudah mulai sadar. Yang tidak bayar bisa melakukan pembayaran di lokasi. Hari ini banyak yang bayar dan dengan adanya operasi ini banyak terbantu masyarakat yang tidak membayar langsung ke Samsat, bisa di layani di pos pelayanan,” katanya.

‎Bagi wajib pajak yang belum dapat melakukan pembayaran saat pemeriksaan, petugas memberikan kesempatan melalui surat pernyataan untuk melakukan pembayaran dalam waktu satu hingga dua minggu.

‎BACA JUGA:

Harhubnas Jabar “Merenah Ngumbara” Digelar di Pangandaran

‎”Para wajib pajak buat surat pernyataan untuk membayar. Bisa di sanggupi satu-dua minggu,” jelasnya.

‎Salah satu warga, Pawit Sutrisno asal Jawa Tengah yang melintas di Kalipucang mengaku terbantu dengan adanya pos pelayanan di lokasi razia Pertigaan arah Karapyak, Kalipucang.

‎”Tujuan saya memang mau perpanjang STNK karena sekitar satu minggu lagi masa aktif habis. Kebetulan pas lewat ada razia di sini. Pelayanannya bisa cetak langsung STNK, jadi sekalian aja. Kita enggak usah jauh-jauh ke Samsat Pangandaran,” ujarnya.

(Sajidin)

Terkendala Izin, Persija vs Persib Bandung Terancam Gagal Merumput di Jakarta

0
Persija Jakarta Persib fokusjabar.id
foto ilustrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Laga panas Persija Jakarta versus Persib Bandung di jadwalkan merimput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada pekan kedua Super League 2026/2027, Sabtu (12/9/2026).

Namun pertandingan tersebut di kabarkan belum mengantongi izin resmi dari Polda Metro Jaya.

BACA JUGA:

Kalah 3-1 dari Persib Bandung, Ini Kata Pelatih PSM Makassar

Ketua Panpel Persija Jakarta, Albin Laurent menyatakan siap menggelar El Clasico. Tetapi surat izin resmi dari Polda Metro Jaya belum di terbitkan.

Menurutnya, persiapan pertandingan secara kepanitiaan sudah di lakukan. Namun, pihaknya masih menunggu keputusan kepolisian.

“Kalau untuk pertandingan Persija-Persib tanggal 12 secara kepanitian siap melaksanakan di Jakarta,” kata Albin di kutip JawaPos, Selasa (8/9/2026).

“Kami harus menunggu surat izin Polda Metro Jaya. Sampai update hari Senin, Polda sedang mengadakan rapat untuk penerbitan atau keputusan terkait pertandingan tanggal 12 September Persija-Persib,” lanjutnya.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus menyampaikan bahwa Mabes Polri telah memberikan lampu hijau untuk pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di SUGBK.

Namun, hingga Senin (7/9), Panpel Persija belum menerima surat izin resmi dari Polda Metro Jaya.

Kondisi tersebut membuat status pertandingan di Jakarta masih belum sepenuhnya aman.

BACA JUGA:

NCFS 2026 Dorong Budaya Riset dan Literasi Keolahragaan untuk Kemajuan Sepak Bola Indonesia

Albin menjelaskan, kemungkinan persetujuan secara prinsip dari Mabes Polri memang sudah ada. Namun, izin penyelenggaraan di wilayah Jakarta tetap membutuhkan keputusan dari Polda Metro Jaya.

“Mungkin secara lisan dan izin prinsip dari Mabes Polri sudah keluar. Tapi ini kan izin wilayah yang harus di putuskan oleh Polda Metro. Jadi kita menunggu,” terang Albin.

Panpel Persija berharap, pertandingan tetap dapat di gelar di Jakarta. Harapan tersebut cukup besar karena Macan Kemayoran sudah lama tidak menjamu Persib Bandung di ibu kota.

“Ya berharap, sangat berharap bisa main di Jakarta setelah sekian lama tidak pernah bermain di Jakarta melawan Persib,” ungkapnya.

Persija memang sudah cukup lama tidak memainkan laga kandang melawan Persib di Jakarta. Pertemuan terakhir kedua tim di SUGBK terjadi pada 10 Juli 2019.

Saat itu, Persija dan Persib bermain imbang 1-1. Setelah pertandingan tersebut, persoalan izin keamanan membuat Persija kerap harus menjadi tim musafir ketika menjamu rivalnya tersebut.

Musim lalu, Persija bahkan harus memainkan laga kandang melawan Persib di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kini, Macan Kemayoran kembali berharap bisa menjamu Persib di SUGBK. Namun, kepastian lokasi pertandingan masih menunggu keputusan resmi Polda Metro Jaya.

(Bambang Fouristian)

Ciamis Cerdas: Baznas dan UPZ Darussalam Siapkan Beasiswa untuk 10 Mahasiswa

0
Baznas Ciamis beasiswa fokusjabar.id
Baznas dan UPZ Darussalam Siapkan Beasiswa untuk 10 Mahasiswa

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali memperkuat program Ciamis Cerdas dengan menggandeng Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Darussalam untuk membantu biaya pendidikan mahasiswa.

Pada 2026, kolaborasi tersebut menargetkan 10 mahasiswa sebagai penerima beasiswa.

BACA JUGA:

Yayasan Borosngora Tegaskan Makna Tradisi Nyangku, Bukan Menyembah Leluhur

Program ini menjadi tahun kedua Baznas Ciamis dan UPZ Darussalam menyalurkan bantuan pendidikan melalui skema tersebut.

Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Lili Miftah mengatakan, program Ciamis Cerdas menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF) untuk meningkatkan kualitas SDM.

Pihaknya tidak ingin dana zakat hanya berhenti pada bantuan konsumtif. Baznas juga mendorong pemanfaatannya untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.

“Goal akhirnya dari zakat, infak, sedekah, wakaf adalah bagaimana menghadirkan keadilan sosial, keadilan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan keberkahan dari Allah,” ujar Lili.

Lili juga mendorong UPZ di desa maupun lembaga pendidikan agar semakin aktif menjalankan fungsi penghimpunan dan pendayagunaan zakat.

Khusus UPZ yang telah di tetapkan sebagai Kampung Zakat, pihaknya mendorong penyaluran beasiswa minimal kepada dua orang penerima manfaat di setiap desa.

Langkah tersebut bertujuan memperluas manfaat zakat hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

Menurut Lili, semakin tinggi kesadaran masyarakat membayar zakat dan berinfak, semakin besar pula dana yang dapat di kelola untuk membantu masyarakat. Termasuk mahasiswa yang menghadapi kendala ekonomi.

“Harapannya dari Ciamis Cerdas ini, dengan dana yang terkumpul dari rukun Islam yang ketiga, kita dapat membuktikan bahwa konsep Allah dapat menyelamatkan umat,” tegasnya.

BACA JUGA:

Adat Nyangku Ciamis Digelar Meriah, Ribuan Warga Saksikan Arak-arakan Pusaka Prabu Borosngora

Ketua UPZ Darussalam, Ahmad Agung (Abah) mengapresiasi kepercayaan Baznas Ciamis dalam program beasiswa tahun ini.

“Di tahun ini, InsyaAllah kita berkesempatan mendapat kuota 10 orang untuk beasiswa di lingkungan Darussalam,” kata Abah.

Antusiasme mahasiswa mengikuti program tersebut cukup tinggi. UPZ Darussalam mencatat 27 orang mendaftar hanya dalam satu hari.

Namun, sesuai kuota yang di berikan, UPZ Darussalam bersama Baznas melakukan seleksi hingga menetapkan 10 mahasiswa sebagai penerima beasiswa.

Abah menilai, sinergi antara lembaga zakat dan lembaga pendidikan menjadi kunci agar program beasiswa memberikan dampak lebih luas.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam mencetak lulusan. Tetapi juga dapat membantu memperkuat ekosistem penghimpunan dan pendayagunaan zakat.

“Baznas masih mempercayai Darussalam untuk menyediakan SDM dalam rangka penguatan dan penambahan yang bertitel sarjana,” ujarnya.

Beasiswa Tak Hanya untuk Mahasiswa Baru

UPZ Darussalam juga membuka peluang untuk mengembangkan cakupan program Ciamis Cerdas pada tahun-tahun berikutnya.

Abah berharap, program tersebut tidak hanya menyasar mahasiswa baru tetapi juga mahasiswa tingkat akhir. Khususnya semester 6 hingga 8 yang membutuhkan dukungan biaya agar dapat menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, bantuan bagi mahasiswa tingkat akhir penting karena kendala biaya pada tahap akhir perkuliahan dapat menghambat mahasiswa menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana.

Semangat “Dari Ciamis untuk orang Ciamis” pun menjadi salah satu landasan dalam mendorong pengelolaan zakat yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui program Ciamis Cerdas, Baznas Kabupaten Ciamis dan UPZ Darussalam tidak hanya menyalurkan bantuan pendidikan.

Keduanya juga mendorong pemanfaatan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) untuk membangun sumber daya manusia melalui akses pendidikan.

Dengan kuota 10 mahasiswa pada 2026, program tersebut di harapkan dapat membantu lebih banyak mahasiswa menyelesaikan pendidikan sekaligus memperkuat kontribusi zakat dalam meningkatkan kualitas SDM.

(Mia)

Husein, Halim dan Soekarno Hatta Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

0
abu vulkanik anak krakatau fokusjabar.id
Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali dapat melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali dapat melayani penerbangan setelah sempat di tutup akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) dari AirNav Indonesia, status resumed operations Bandara Soekarno-Hatta berlaku pada 8 September 2026 mulai pukul 00.30 WIB.

BACA JUGA:

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekolah Daring di 6 Wilayah Jabar dan Penerbangan Terganggu

Kemudian, Bandara Halim Perdanakusuma kembali beroperasi pada pukul 00.40 WIB, di susul Bandara Husein Sastranegara pada pukul 00.42 WIB.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim mengatakan, ketiga bandara telah memenuhi kesiapan untuk kembali melayani penerbangan. Baik dari sisi udara maupun sisi darat.

“Fasilitas sisi udara (air side) dan sisi darat (land side) ketiga bandara siap kembali melayani penerbangan. Seluruh personel operasi dan layanan bandara juga di pastikan siap,” kata Arie, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, prosedur pembukaan kembali bandara telah di lakukan. Termasuk pembersihan abu vulkanik di seluruh area sisi udara. Mulai dari apron, taxiway, hingga runway.

“Di samping itu juga di lakukan uji kekesatan di runway, yang menunjukkan fasilitas tersebut memenuhi standar dan persyaratan untuk melayani operasional penerbangan,” katanya.

General Manager Bandara Soekarno Hatta, Heru Karyadi mengatakan, pembukaan kembali operasional di lakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.

Salah satu langkah yang di terapkan yakni Air Traffic Flow Management (ATFM) untuk mengendalikan arus lalu lintas penerbangan pada fase awal pemulihan.

BACA JUGA:

Masker Mulai Langka di Bandung Imbas Abu Vulkanik, Farhan Cek Stok dan Antisipasi Harga Melonjak

“Pada fase awal recovery, pengendalian penerbangan di lakukan secara bertahap dan terukur melalui penerapan ATFM. Pengaturan ini di perlukan agar arus keberangkatan dan kedatangan dapat kembali berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus memungkinkan kapasitas operasional bandara di pulihkan secara bertahap,” kata Heru.

Heru menjelaskan, pengaturan arus penerbangan juga mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan.

Termasuk di antaranya kebutuhan untuk mempercepat keberangkatan pesawat yang sebelumnya terdampak serta mengembalikan kapasitas apron secara bertahap.

Bandara Soekarno-Hatta juga telah berkoordinasi dengan seluruh operator transportasi publik untuk memastikan ketersediaan armada dalam mendukung mobilitas penumpang dari dan menuju bandara.

Meski tiga bandara telah kembali beroperasi, calon penumpang tetap di imbau memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.

Hal itu di lakukan karena masih di mungkinkan adanya penyesuaian jadwal penerbangan sebagai bagian dari proses pemulihan operasional.

Informasi terkait layanan bandara-bandara InJourney Airports juga dapat di peroleh melalui Contact Center InJourney Airports 172.

(Yusuf Mugni)

GOBBB Desak Sekda Bandung Barat Ade Zakir Dicopot

0
sekda bandung barat fokusjabar.id
Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Ormas Bandung Barat Bersatu (GOBBB) mendesak Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mencopot Sekretaris Daerah (Sekda)

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.id: Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Ormas Bandung Barat Bersatu (GOBBB) mendesak Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mencopot Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Zakir.

Desakan tersebut di sampaikan saat GOBBB menggelar aksi unjuk rasa di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Senin (7/9/2026) kemarin.

BACA JUGA:

Masker Mulai Langka di Bandung Imbas Abu Vulkanik, Farhan Cek Stok dan Antisipasi Harga Melonjak

Massa menilai, kinerja dan kepemimpinan Ade Zakir sebagai Sekda perlu di evaluasi secara menyeluruh.

Mereka menyoroti sejumlah persoalan. Mulai dari tata kelola pemerintahan, netralitas birokrasi, pengelolaan anggaran hingga proses rotasi dan mutasi jabatan ASN.

Koordinator GOBBB, Didin mengatakan, pencopotan Sekda Bandung Barat menjadi salah satu tuntutan utama dalam aksi tersebut.

“Kami mendesak Bupati untuk segera mencopot dan mengganti Sekda Kabupaten Bandung Barat atas apa yang kami nilai sebagai kegagalan dalam memimpin birokrasi, persoalan netralitas serta kepemimpinan sebagai Ketua Tim Penilai Kinerja,” kata Didin dalam keterangannya yang di terima Selasa (8/9/2026).

Menurut Didin, desakan tersebut bukan tanpa alasan. Massa kembali menyoroti polemik pengelolaan anggaran. Salah satunya terkait dana penanganan stunting senilai Rp5,4 miliar yang sebelumnya di kaitkan dengan nama Sekda Ade Zakir dalam laporan masyarakat ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

GOBBB menilai, polemik tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai akuntabilitas pengelolaan anggaran di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Meski sebelumnya Pemkab Bandung Barat menyebut persoalan tersebut berkaitan dengan miskomunikasi dan menyatakan siap di lakukan audit, GOBBB tetap meminta evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pemerintahan.

BACA JUGA:

Siswa di Bandung Wajib Pakai Masker Imbas Abu Vulkanik, Farhan Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka

Selain persoalan anggaran, massa juga menyoroti polemik rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

GOBBB menyinggung adanya tudingan terkait dugaan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Termasuk isu jual beli jabatan dalam proses penempatan ASN.

Massa meminta proses rotasi maupun promosi jabatan di lakukan secara transparan dan berdasarkan kompetensi serta sistem merit.

“Kami melihat ada persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan. Karena itu, evaluasi terhadap Sekda menjadi tuntutan utama kami,” ujar Rudi Iriyanto alias Jack.

GOBBB juga menyoroti persoalan komunikasi publik dan efektivitas birokrasi.

Mereka menilai masih terdapat kesenjangan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Termasuk dalam penyusunan dan implementasi kebijakan anggaran.

Menurut massa, sejumlah persoalan tersebut menjadi alasan perlunya Bupati melakukan evaluasi terhadap Sekda Ade Zakir. Termasuk mempertimbangkan pencopotan dari jabatannya.

BAC JUGA:

GOBBB turut menyampaikan sejumlah tuntutan lain. Di antaranya, evaluasi terhadap sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), peningkatan dan realisasi insentif RT/RW, serta evaluasi terhadap kebijakan pemerintahan dan pengelolaan anggaran.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail datang langsung menemui massa aksi.

Jeje bahkan naik ke atas kendaraan komando dan berdiri bersama Koordinator GOBBB serta Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi.

Jeje menerima seluruh aspirasi yang di sampaikan massa. Namun, dia meminta waktu untuk memperdalam setiap tuntutan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Saya terima seluruh masukan. Izinkan saya memperdalam tuntutan dari teman-teman,” kata Jeje.

Jeje menegaskan, dirinya bersama Wakil Bupati Bandung Barat memiliki komitmen untuk melakukan pembenahan di berbagai sektor pemerintahan.

“Saya hadir di sini dari awal dengan Pak Wakil Bupati mempunyai tujuan untuk membenahi Bandung Barat. Mulai dari infrastruktur, pemerintahan hingga SDM,” katanya.

Karena itu, Jeje meminta waktu untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang di sampaikan masyarakat.

“Maka izinkan saya untuk melakukan pembenahan. Apa yang belum baik, mari kita perbaiki,” ucapnya.

Jeje juga mengapresiasi aksi GOBBB yang berlangsung aman dan tertib. Menurutnya, masukan dari organisasi masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pembenahan pemerintahan daerah.

Terkait kritik bahwa kepala daerah di nilai tidak mengetahui persoalan birokrasi di lingkungan Pemkab Bandung Barat, Jeje menegaskan dirinya tidak ingin muncul anggapan tersebut.

BACA JUGA:

Halau Abu Vulkanik, Armada Pemadam Kebakaran Basahi Jalan Utama dan Jalur Wisata Bandung

“Saya tidak mau ada bahasa, Bupati teu nyaho nanaon,” ucapnya.

Jeje memastikan seluruh aspirasi yang di sampaikan GOBBB. Termasuk tuntutan terhadap Sekda Ade Zakir, akan di kaji sebelum pemerintah daerah menentukan langkah.

“Jangan sungkan-sungkan sampaikan kepada saya bilamana ada aspirasi. Saya tidak susah untuk di temui. Saya akan mengkaji apa yang di sampaikan teman-teman,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Kim Cedera, Heri Kiswanto Siapkan Opsi di Lini Belakang

0
Heri Kiswanto fokusjabar.id
Laga Uji coba PSGC Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Cedera yang di alami Kim menjadi salah satu perhatian Pelatih Kepala PSGC Ciamis, Heri Kiswanto menjelang laga perdana tim pada 12 September 2026.

Heri menyebut, kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap komposisi lini belakang. Terlebih waktu persiapan tim terbilang singkat.

BACA JUGA:

Heri Kiswanto: Persiapan PSGC Ciamis Makin Positif Jelang Laga Perdana

“Tapi yang jelas, kemarin si Kim cedera itu juga menjadikan sedikit problem di barisan belakang,” ujar Heri Kisawanto.

Heri memperkirakan Kim masih belum bisa tampil pada pertandingan awal. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tetap bergantung pada hasil pemeriksaan tim medis.

“Kayaknya belum bisa. Untuk pertandingan awal itu kayaknya tidak mungkin,” katanya.

“Kalau melihat secara kasat mata saya, tapi kalau dokter kan lain,” sambung Heri.

Sebagai langkah antisipasi, tim pelatih telah mencoba beberapa pemain untuk mengisi posisi yang di tinggalkan Kim.

Iman, Imran dan fikri menjadi sejumlah opsi yang telah di coba dalam latihan.

“Kemarin itu di coba lagi sama Iman, Imran, sama fikri,” ucap Heri.

Selain itu, Heri juga menyebut faris sebagai salah satu opsi yang bisa dimainkan di sisi kanan. Namun, pemain tersebut juga memiliki kemungkinan untuk ditempatkan sebagai gelandang.

BACA JUGA:

Yayasan Borosngora Tegaskan Makna Tradisi Nyangku, Bukan Menyembah Leluhur

Heri menegaskan dirinya bersama jajaran pelatih terus berdiskusi untuk menentukan komposisi pemain yang paling siap menghadapi pertandingan perdana.

“Inginnya yang regulasi yang betul-betul siap. Karena ini berpengaruh,” tuturnya.

Dengan absennya Kim yang berpotensi terjadi pada laga awal, Heri berharap opsi yang disiapkan mampu menjaga keseimbangan tim dan membuat para pemain tetap tampil tenang di pertandingan.

(Mia)

Heri Kiswanto: Persiapan PSGC Ciamis Makin Positif Jelang Laga Perdana

0
Heri Kiswanto psgc ciamis fokusjabar.id
Heri Kiswanto



CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pelatih Kepala PSGC Ciamis, Heri Kiswanto menyebut persiapan tim jelang laga perdana Liga 2 Musim 2026/2027 pada 12 September 2026 mulai menunjukkan perkembangan positif.

Hal itu di sampaikan Heri setelah memimpin latihan di Stadion Galuh. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera di benahi sebelum pertandingan perdana.

BACA JUGA:

1.600 Atlet Ramaikan WJSC 2026 di Garut, Perenang Muda Ini Pecahkan Rekor 10 Tahun

“Lumayan ada perkembangan. Walaupun masih banyak PR-nya. Tentu itu tugas bersama,” ujar Heri.

Dengan waktu persiapan yang cukup singkat, Heri menekankan pentingnya menghadirkan pemain yang benar-benar siap bergabung dan langsung beradaptasi dengan tim.

“Yang didatangkan dengan waktu yang singkat ini, sudah bisa masuk dengan tim. Karena tidak ada lagi waktu. Kita harus yang betul-betul pemain yang siap lah,” katanya.

Heri berharap pada pertandingan 12 September nanti seluruh pemain yang tersedia bisa tampil maksimal. Ia pun terus mematangkan komposisi tim melalui sesi latihan dan evaluasi dari pertandingan sebelumnya.

Menurutnya, penampilan tim pada laga sebelumnya sudah cukup baik, meski masih ditemukan beberapa kelengahan yang harus diperbaiki.

“Ya, kemarin sudah agak lumayan. Cuma mungkin kemarin tuh ada kelengahan aja,” ucapnya.

BACA JUGA:

RSOP Ciamis Serahkan Yamaha MX King untuk Dukung Atlet IMI Hadapi Porprov Jabar 2026

Heri memastikan evaluasi tersebut menjadi bagian dari persiapan tim agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada laga perdana.

“Mudah-mudahan bisa siap lah,” pungkasnya.

(Mia)