spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 108

Kepala BPOKK DPD Jabar: Kader Partai Demokrat “Mati 1 Tumbuh 1000”

0
BPOKK Demokrat DPD Jabar fokusjabar.id
Ketua DPD dan Kepala BPOKK DPD Demokrat Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pernyataan “satu kader mati, tumbuh seribu” kembali di gaungkan Partai Demokrat Jawa Barat (Jabar) sebagai bentuk semangat juang dan konsolidasi menghadapi isu yang berkembang terkait kepindahan tiga orang kader ke partai lain.

Hal itu di sampaikan Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demoktat DPD Jawa Barat (Jabar), Ahmad Bajuri.

Dia menyebut, kepergian mereka bukan akhir dari segalanya. Justru melahirkan 1000 kader baru yang lebih militan, solid dan lebih siap memenangkan Demokrat di Jabar.

BACA JUGA:

Wakil Bupati Ciamis Belum Terisi, Ketua DPD Demokrat Jabar Sebut Nama Anjar Asmara

Istilah “mati 1 tumbuh 1000” bukan hal baru di Demokrat. Ini merujuk pada semangat pantang menyerah. Setiap ujian, konflik atau kehilangan justru jadi bahan bakar untuk kaderisasi.

Pernyataan mantan Ketua DPRD Garut ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil konsolidasi ke-27 DPC Kabupaten/Kota (Januari-Agustus 2026), Bajuri menyebut, banyak  kader partai lain yang bergabung ke partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Hasil konsolidasi kami ke 27 DPC Kabupaten/Kota selama enam bulan ternyata banyak kader partai lain yang gabung ke Demokrat,” kata mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi DPRD Kaupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), Selasa (8/9/2026).

“Dalam  beberapa bulan terakhir ini, Kami banyak menerima kader baru dari berbagai warna partai, pensiunan ASN, TNI, pengusaha, mantan Bupati/Wakil Bupati dan Caleg dari partai lain,” Bajuri menambahkan.

Penerima Penganugerahan dan Penghargaan Galunggung Award 2026 ini menyebut, kader baru yang bergabung karena melihat perkembangan partai Demokrat dan sosok Ketua Umum (AHY) dan Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Anton Sukartono Suratto.

“Mereka gabung karena pilihan hati serta melihat sosok Mas AHY dan Kang Anton,” kata Kepala BPOKK DPD Partai Demokrat Jabar.

BACA JUGA:

Ketua DPD Demokrat Jabar Bangun Optimisme Kader Garut

Selain itu, kaderisasi serta karier politik di Demokrat jelas. Banyak anak muda di kasih panggung lewat Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) dan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu).

“Demokrat di kenal dengan politik santun. Ini jadi alasan banyak politisi pindah ke partai berlambang mercy,” ungkapnya.

Menurut Bajuri, kader yang sempat pindah haluan, kini sebagian sudah kembali lagi ke rumah besar Partai Demokrat karena melihat dua figur (AHY dan Anton Sukartono Suratto).

Bagaimana tidak, saat Anton menjadi Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bogor, Dia mampu membangun kantor yang refresentatif, semua kader solid dan memiliki gaya kepemimpinan yang unik. Sehingga kekeluargaan di antara kader terbangun.

“Kekeluargaan di Demokrat bukan hanya slogan, tapi hasil dari proses. Yakni saling percaya, saling berkorban dan saling menjaga. Kalau kekeluargaan sudah terbangun, organisasi jadi kuat,” pungkas Ahmad Bajuri.

Banyaknya kader baru gabung. Itu bukti bahwa Demokrat masih relevan dan di percaya.Ini bukan sekadar “tambah jumlah”. Tapi ini soal optimisme. Artinya masih banyak orang yang percaya Demokrat bisa jadi rumah perjuangan dan kendaraan politik yang bersih, santun dan solutif.

(Bambang Fouristian)

Dua Suporter Tunarungu Hadir di Launching PSGC Ciamis, Buktikan Cinta Sepak Bola Tanpa Batas

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Dua Suporter Tunarungu Bubun dan Algiat Hadir di Launching PSGC Ciamis, Buktikan Cinta Sepak Bola Tanpa Batas

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Peluncuran tim dan jersey PSGC Ciamis di Bumi Galuh Satria–DOI Hotel Cijeungjing, Selasa (8/9/2026), menghadirkan momen hangat. Dua suporter penyandang disabilitas tunarungu hadir langsung untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan Tatar Galuh. Kehadiran mereka membuktikan bahwa kecintaan pada sepak bola menembus segala keterbatasan fisik.

Kedua suporter tersebut terlihat sangat bersemangat saat berfoto bersama para pemain dan jajaran manajemen idola mereka.

Baca Juga: Di Acara PSGC Ciamis, Deputi CEO PERSIB Jelaskan Kesiapan GBLA

Ungkapan Bangga dan Harapan Lolos ke Liga 1

Salah satu suporter tunarungu asal Ciamis, Bubun, menyampaikan rasa bangganya usai mengikuti seluruh rangkaian acara launching. Ia mengaku sempat merasa kecewa saat PSGC masih berjuang di kasta Liga 3 beberapa tahun lalu. Namun, keberhasilan tim menembus Liga 2 musim ini kembali membakar semangat dukungannya.

Melalui juru bicara, Bubun menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya siap mendukung perjuangan PSGC di Pegadaian Championship.

Cinta Warna Ungu dan Doa untuk Laskar Singacala

Bubun menambahkan bahwa status sebagai putra daerah Ciamis memperkuat alasannya untuk terus mencintai warna kebanggaan ungu. Ia pun mengajak seluruh elemen suporter agar terus menyatukan doa serta dorongan moral bagi para pemain. Langkah ini sangat penting agar skuad PSGC mampu tampil maksimal di setiap laga.

Ia berharap kerja keras seluruh tim dapat membawa Laskar Singacala meraih tiket promosi ke Liga 1.

PSGC Ciamis Siap Mengarungi Pegadaian Championship 2026/2027

Dukungan tulus dari kelompok disabilitas ini menjadi amunisi tambahan bagi PSGC Ciamis menjelang bergulirnya kompetisi. Manajemen optimistis sinergi erat antara tim dan seluruh lapisan masyarakat akan melipatgandakan semangat juang pemain di lapangan.

Kini, PSGC Ciamis bersiap melakoni laga perdana dengan membawa harapan besar dari seluruh masyarakat Tatar Galuh.

(IrfansyahRiza)

Sebaran Abu Vulkanik Krakatau, Warga Pangandaran Keluhkan Perih Mata

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Padna keluhkan perih mata akibat sebaran abu vulkanik gunung anak krakatau.(Sajidin/fokusjabar.id)

‎PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Padna (37), warga Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengeluhkan kedua matanya perih dan memerah setelah berkendara menggunakan sepeda motor.

‎Sebagai pengendara roda dua yang cukup aktif, Padna khawatir keluhan tersebut berkaitan dengan paparan partikel abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

‎Padna mengatakan, rasa perih yang dialaminya terasa berbeda dari sakit mata yang biasa dirasakan. Kedua matanya juga tampak memerah.

Baca Juga: Polres Pangandaran Perketat Kendaraan ODOL

‎”Setelah berkendara mata terasa perih. Kedua mata juga memerah. Rasanya berbeda dari biasanya,” kata Padna Selasa, (8/9/2026).

‎Meski demikian, Padna belum mengetahui secara pasti penyebab keluhan tersebut. Ia hanya menduga partikel debu atau abu yang terbawa udara dapat masuk ke mata saat dirinya berkendara.

‎Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran telah melakukan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan dampak abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat.

Dinkes Pangandaran Sosialisasikan Kewaspadaan

‎Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, dr. Liza Octa Ferostina mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan langkah kewaspadaan kepada puskesmas-puskesmas di wilayah Pangandaran.

‎”Sudah menyosialisasikan ke puskesmas-puskesmas, memasang poster-poster untuk kewaspadaan, menggunakan masker dan lain-lain, menjaga kebersihan,” ujar Liza.

‎Menurut Liza, edukasi kepada masyarakat juga dilakukan melalui berbagai media, termasuk media sosial dan pesan WhatsApp.

‎Selain penggunaan masker, masyarakat diimbau menutup pintu dan jendela rumah ketika terdapat abu di udara. Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan tubuh setelah beraktivitas di luar rumah.

‎”Langkah pertama menyebarkan poster lewat Instagram dan WhatsApp. Terus kita sudah bersosialisasi ke kepala puskesmas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat menggunakan masker, menutup pintu ketika ada abu, kemudian menjaga kebersihan, cuci tangan, cuci kaki apabila dari luar,” katanya.

‎Liza menjelaskan, paparan abu vulkanik dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan, terutama apabila partikel abu terhirup atau mengenai bagian tubuh secara langsung.

‎Beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain batuk, sakit atau iritasi pada mata, serta gatal-gatal pada kulit.

‎”Biasanya batuk, terus sakit mata, gatal-gatal di kulit. Itu seperti itu biasanya,” kata Liza.

Laporan Dinkes Pangandaran

‎Meski demikian, hingga saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran belum menerima laporan adanya warga yang terdampak abu vulkanik di wilayah tersebut.

Baca Juga: Bapenda Pangandaran Gelar Operasi Gabungan Selama 3 Hari

‎”Belum ada laporan. Mudah-mudahan jangan sampai,” ujarnya.

‎Liza mengatakan, pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi dan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan tanpa panik.

‎Dinkes juga terus berkoordinasi dengan puskesmas untuk menyampaikan informasi serta edukasi kepada masyarakat apabila kondisi di lapangan berubah.

‎”Memang kita sudah mitigasi seperti itu,” katanya.

(Sajidin)

Di Acara PSGC Ciamis, Deputi CEO PERSIB Jelaskan Kesiapan GBLA

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menghadiri launching PSGC Ciamis, Selasa (8/9/2026). Acara tersebut berlangsung di Bumi Galuh Satria–DOI Hotel & Resto Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Pada kesempatan itu, Adhitia turut membeberkan perkembangan pembenahan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Si Jalak Harupat.

Ia menegaskan bahwa manajemen tidak bisa memakai stadion secara mendadak karena harus memenuhi sejumlah prosedur.

Baca Juga: Filosofi “Ngarawat Galuh Jeng Kawanina” Jadi Roh Perjuangan PSGC Ciamis Jelang Liga 2

GBLA Siap Optimal Oktober Mendatang

Adhitia memperkirakan Stadion GBLA baru bisa beroperasi secara optimal pada Oktober mendatang. Proses pemulihan rumput butuh waktu karena cuaca kemarau panjang sempat melanda Bandung beberapa bulan terakhir. Oleh karena itu, pihak pengelola harus memulihkan kondisi lapangan secara bertahap.

Ia mengaku rutin memantau pengerjaan stadion hingga larut malam demi memastikan seluruh proses berjalan lancar.

Opsi Stadion Si Jalak Harupat dan Kebutuhan Dua Venue

Mengenai Stadion Si Jalak Harupat, Adhitia menyebut stadion tersebut tetap masuk ke dalam opsi venue pertandingan. Namun, PERSIB wajib mendaftarkan dua stadion yang lolos verifikasi, yaitu Si Jalak Harupat dan GBLA. Kedua stadion tersebut harus mengantongi status siap pakai untuk menggelar laga resmi.

Manajemen memproyeksikan GBLA sebagai markas utama PERSIB, termasuk untuk laga bergengsi tingkat Asia, AFC Champions League (ACL).

Imbauan Bos PERSIB Agar Bobotoh Bersabar

Adhitia mengimbau seluruh Bobotoh agar bersabar dan terus memberikan dukungan moral. Ia mengibaratkan pembenahan stadion ini seperti proses kehamilan yang membutuhkan waktu matang agar hasilnya maksimal. Menurutnya, memaksakan pemakaian stadion terlalu dini justru berisiko merusak kualitas lapangan.

Ia mengklaim progres perbaikan rumput di lapangan kini sudah menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.

Sinergi PERSIB dan PSGC Ciamis di Pegadaian Championship

Kehadiran Adhitia di Ciamis sekaligus menegaskan kemitraan strategis antara PERSIB Bandung dan PSGC Ciamis. Kerja sama ini menempatkan PSGC sebagai tim satelit PERSIB untuk mematangkan pemain muda di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.

Sinergi ini bertujuan memperkuat tata kelola klub sekaligus membangun ekosistem sepak bola Jawa Barat yang lebih berprestasi.

(Mia)

Filosofi “Ngarawat Galuh Jeng Kawanina” Jadi Roh Perjuangan PSGC Ciamis Jelang Liga 2

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Manajemen PSGC Ciamis resmi meluncurkan tim dan jersey terbaru untuk kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027, Selasa (8/9/2026). Peluncuran di Bumi Galuh Satria–DOI Hotel & Resto Cijeungjing ini mengusung tema utama “Ngarawat Galuh Jeng Kawanina”. Slogan tersebut menjadi landasan moral seluruh jajaran klub dalam mengarungi persaingan musim ini.

Melalui tema ini, PSGC menegaskan komitmen untuk menjaga kehormatan daerah lewat perjuangan di atas lapangan hijau.

Baca Juga: PSGC Ciamis Rilis Skuad dan Jersey Terbaru Jelang Liga 2

Makna Memelihara Galuh dengan Keberanian

CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, menjelaskan bahwa “Ngarawat Galuh Jeng Kawanina” bermakna memelihara nilai Galuh dengan keberanian. Nilai tersebut mencerminkan karakter asli masyarakat Ciamis yang memiliki semangat juang tinggi dan pantang menyerah. Oleh karena itu, seluruh elemen tim wajib memegang teguh prinsip gotong royong serta rela berkorban.

Herdiat menambahkan bahwa orang Galuh harus selalu optimistis dan pantang mundur saat menghadapi tantangan kompetisi.

Cakra Rahayu dan Warna Jersey Penegas Identitas Galuh

Semangat Ngarawat Galuh turut memancar kuat melalui desain lima jersey resmi buatan apparel Zestien:

  • Jersey Home: Mengusung warna kebanggaan ungu berpadu putih yang melambangkan identitas masyarakat Ciamis.
  • Jersey Away: Menggunakan warna putih bersih yang memberikan karakter tegas dan berani di luar kandang.
  • Jersey Third: Menampilkan perpaduan warna hitam dan biru yang sarat energi.
  • Jersey Kiper: Menghadirkan warna oranye energik untuk laga kandang dan warna biru elegan untuk laga tandang.

Seluruh jersey menyematkan ornamen Cakra Rahayu sebagai benang merah desain. Terlebih Motif sejarah ini menghubungkan nilai luhur Kerajaan Galuh dengan semangat modernitas sepak bola. Selain itu, manajemen merilis Official Edition agar para pendukung dapat mengenakan identitas kebanggaan ini.

Menjaga Identitas Galuh Lewat Target Promosi Liga 1

Semangat keberanian tersebut kini menjadi pijakan utama PSGC untuk menembus papan atas kompetisi. Herdiat memasang target realistis agar tim mampu melangkah ke posisi empat besar. Bahkan, manajemen mematok mimpi besar untuk menembus laga final demi meraih tiket promosi ke Liga 1.

Pihaknya optimistis keberanian dan kerja keras 29 pemain akan membawa nama harum Ciamis di tingkat nasional.

(Irfansyah)

PSGC Ciamis Rilis Skuad dan Jersey Terbaru Jelang Liga 2

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
PSGC Ciamis Rilis Skuad dan Jersey Terbaru Jelang Liga 2, FOTO (MIA)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Manajemen PSGC Ciamis resmi memperkenalkan komposisi pemain dan jersey terbaru untuk kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Mereka mengusung slogan “Ngaraksa Galuh Jeung Kawanina!” dalam acara peluncuran di DOI Hotel Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (8/9/2026). Acara ini menegaskan kembali identitas serta kebanggaan masyarakat Ciamis menjelang laga perdana pada 12 September mendatang.

Slogan tersebut membawa pesan kuat untuk merawat nilai-nilai leluhur Galuh melalui perjuangan di lapangan hijau.

Baca Juga: Terkendala Izin, Persija vs Persib Bandung Terancam Gagal Merumput di Jakarta

CEO Tekankan Disiplin dan Sinergi Sponsor

CEO PSGC Herdiat Sunarya menyebut peluncuran tim ini sebagai momentum krusial bagi klub. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran tim bekerja secara profesional dan menjaga kebersamaan. Langkah ini sangat penting untuk menghadapi persaingan ketat musim ini.

Selain itu, Herdiat menyampaikan apresiasi kepada RSOP Ciamis sebagai sponsor utama. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Zestien yang konsisten menyediakan apparel resmi tim.

Kerja Sama Strategis Jadi Tim Satelit PERSIB

Acara ini makin spesial dengan kehadiran Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan. Kehadiran manajemen PERSIB menandai kerja sama strategis yang menempatkan PSGC sebagai tim satelit. Selanjutnya kolaborasi ini bertujuan mengembangkan talenta muda serta memperkuat ekosistem sepak bola Jawa Barat.

Selanjutnya, PERSIB meminjamkan beberapa pemain mudanya ke PSGC. Terlebih langkah ini memberi ruang kompetitif bagi para pemain untuk menambah menit bermain di level profesional.

Sentuhan Motif Cakra Rahayu di 5 Jersey Anyar

Pada kesempatan yang sama, Zestien merilis lima varian jersey pertandingan:

  • Jersey Home: Menggunakan warna ungu kebanggaan klub dengan aksen putih.
  • Jersey Away: Mengusung warna dominan putih dengan garis tegas berwarna ungu.
  • Jersey Third: Menampilkan warna dasar hitam yang elegan berpadu aksen biru.
  • Jersey Kiper: Menggunakan warna oranye untuk laga kandang dan warna biru untuk laga tandang.

Menariknya, seluruh jersey mengusung motif Cakra Rahayu sebagai simbol keagungan Kerajaan Galuh.

Komposisi Pemain dan Staf Pelatih

PSGC Ciamis kekuatan penuh mendaftarkan 29 pemain untuk mengarungi persaingan Liga 2:

  • Penjaga Gawang: Adinda Mustika Suryatama, Muhammad Raufa Aghastya, Yofandani Damai Pranata.
  • Lini Belakang: Iman Fathurohman, Minhyeok Kim, Muhammad Fardan Azmi Harahap, Zikri Ferdiansyah, Alvin Daffa Kurniawan, Odilo Pinutusta Puncak Gede, Surya Wardana, Muhammad Fikram, Izmir Emirullah Yandrika, Gianda Fateh Wibisono.
  • Lini Tengah: Achmad Subagja Baasith, Darrell Nathan Ang, Ichsan Kurniawan, Johan Josue Bonilla Calderon, Muhamad Bagus Cahaya Islami, Muhammad Rokhmat, Alsidoqi Muhammad Raffa Abubakar, Muhammad Darel Valentino Erlangga, Ganjar Kurniawan, Aldi Imron Rosadi, Akmal Juanda.
  • Lini Depan: Ezechiel Ndouasel, Ferdiansyah, Yandi Sofyan Munawar, Kaka Reda Depriadi, Ghani Fathir Nuralbani.

Susunan Manajemen dan Staf Pelatih

Keberhasilan skuad ini mendapat dukungan langsung dari jajaran manajemen serta tim teknis yang solid:

  • Manajemen: Dr. H. Herdiat Sunarya (CEO), Dr. Erwan Darmawan, S.STP., M.Si (Manajer).
  • Tim Kepelatihan: Heri Kiswanto (Pelatih Kepala), Eka Ramdani & Boy Jati Asmara (Asisten Pelatih), Mochamad Bagas Mahendra (Pelatih Fisik), Eddy Harto (Pelatih Kiper), Iwan Muhamad Darmawan (Asisten Pelatih Kiper).
  • Tim Pendukung: Yudiana (Sekretaris Tim), dr. Rizali Sofyan (Dokter Tim), Sholla Esa Dharma Zakariani (Fisioterapis), R. Ega Anggara Al Kautsar (Security Officer), Dicky Adithia Nugraha (Video Analis), Maman & Sutisna/Ochen (Masseur), Arip Budiman & Nanang Sudaryanto (Kitman), Yuyu Kadarisman (Driver), Rifat Fauzi Ramdani (Administrator), Sigit Ginanjar (Finance).

(Rilis)

Polres Pangandaran Perketat Kendaraan ODOL

0
Polres Pangandaran ODOL fokusjabar.id
foto: ilustrasi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran Polda Jabar bakal memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang mengalami kelebihan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL).

‎Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Polres Pangandaran, Ipda Maret Daniel mengatakan, penanganan kendaraan ODOL menjadi salah satu sasaran penindakan.

BACA JUGA:

Bapenda Pangandaran Gelar Operasi Gabungan Selama 3 Hari

‎

Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para pengusaha angkutan terkait aturan batas dimensi dan muatan kendaraan.

“Kami nanti akan ada sosialisasi ke pihak pengusaha,” katanya saat operasi gabungan, Selasa (8/9/2026).

Meski demikian, sosialisasi bukan berarti kendaraan yang kedapatan membawa muatan melebihi batas akan di biarkan. Polisi tetap akan melakukan tindakan terhadap kendaraan yang melanggar ketentuan.

“Selama ini mungkin ODOL kami tetap melakukan tindakan apabila melebihi batas muatan,” ujarnya.

Menurut Maret, langkah tersebut di lakukan untuk meningkatkan kepatuhan pengusaha angkutan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

‎BACA JUGA:

Bukit Paliken Pangandaran Terbakar, Api Meluas Lebih dari 10 Hektare hingga Dua Desa

Pengawasan terhadap kendaraan ODOL menjadi bagian dari operasi gabungan yang juga menyasar kepatuhan pajak kendaraan serta sejumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Pangandaran.

(Sajidin)