CIAMIS,FOKUSJabar.id: PSGC Ciamis gagal mengamankan poin saat melakoni laga tandang melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Riau, Minggu (7/11/2026) malam.
Laskar Singacala sempat memimpin laga lebih dulu melalui gol Johan Bonilla pada menit ke-40. Namun, tim tamu harus mengakui keunggulan PSPS Pekanbaru dengan skor akhir 1-2 usai melewati laga ketat hingga peluit panjang berbunyi.
Baca Juga: Porprov XV Jabar: Bupati Matangkan Persiapan Drumben Garut
PSPS Pekanbaru berhasil membalikkan keadaan serta memenangi laga lewat sumbangan gol Pramudya dan eksekusi penalti Gamaroni.
Kedua tim menyajikan permainan terbuka sejak menit awal. PSPS mengancam lebih awal lewat tendangan sudut Motta pada menit ketiga, namun barisan belakang PSGC sigap menghalau bola.
Wasit sempat meninjau Video Assistant Referee (VAR) untuk memeriksa dugaan handball Kim Min Hyeok. Hasil pemeriksaan mengonfirmasi tidak ada pelanggaran di area terlarang.
PSGC mendapat peluang emas pada menit kesembilan. Kolaborasi apik Ezechiel N’Douassel dan Bonilla membongkar pertahanan lawan, namun sepakan Ezechiel masih melambung di atas mistar gawang.
Drama VAR dan Dua Gol Balasan PSPS
PSPS terus menekan pertahanan lawan. Azis melepaskan tembakan berbahaya pada menit ke-13 dan ke-15, tetapi kiper PSGC tampil sigap mengamankan gawang.
Gol penyeimbang PSPS akhirnya tercipta pada menit ke-23. Berawal dari umpan tendangan bebas Matheus, Pramudya menyambut bola dengan sundulan terarah yang membobol gawang PSGC hingga skor berubah 1-1.
Petaka menghampiri PSGC pada menit ke-31. Wasit kembali meninjau layar VAR akibat dugaan handball Ezechiel saat menghalau bola sepak pojok. Tinjauan tersebut berbuah hadiah penalti untuk PSPS.
Gamaroni yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugas pada menit ke-34. Tembakannya ke sudut kanan gawang gagal diantisipasi kiper PSGC, mengubah skor menjadi 1-2 untuk keunggulan PSPS.
Tertinggal satu gol, PSGC mencoba membalas sebelum babak pertama usai. Tembakan bebas Bonilla pada menit ke-43 masih membentur pagar hidup. Kiper PSPS juga menepis tembakan keras pemain PSGC dari bola liar di akhir babak pertama.
Tekanan Babak Kedua Tanpa Gol Tambahan
Memasuki babak kedua, PSGC langsung mengambil inisiatif serangan. Ezechiel melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-50 serta sundulan dari sepak pojok pada menit ke-53, namun keduanya belum menemui sasaran.
PSGC menarik keluar Alvin Daffa yang mengalami cedera pada menit ke-58 dan memasukkan Kevin Muhammad.
PSPS balik mengancam lewat sundulan Gamaroni memanfaatkan umpan Azis pada menit ke-63, tetapi bola melambung tipis di atas mistar.
Kedua pelatih melakukan sejumlah penyegaran pemain pada pertengahan babak kedua. PSGC memasukkan Yandi Sofyan dan Akmal Juanda pada menit ke-73 menggantikan Aldi Imron serta Ezechiel.
Akmal mendapat peluang emas menyamakan kedudukan pada menit ke-79. Sayang, tembakan terarahnya terlalu lemah sehingga kiper PSPS dengan mudah mengamankan bola.
PSGC terus menggempur pertahanan lawan hingga memasukkan Kaka Reda dan Ichsan pada menit ke-85. Namun, pertahanan PSPS tampil solid mempertahankan keunggulan.
Skor 1-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang penanda laga usai. Hasil ini memaksa Laskar Singacala pulang tanpa raihan poin dari kandang PSPS.
(Mia)




