spot_imgspot_img
Minggu 8 November 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Maruarar Sirait Janjikan Tambahan Pesanan 3 Juta Genteng Jatiwangi Majalengka pada 2027

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Industri genteng Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, mendapat peluang pasar yang makin cerah melalui Program Gentengisasi Nasional. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menjanjikan tambahan pesanan 3 juta keping genteng untuk tahun 2027, Minggu (8/11/2026).

Maruarar menyampaikan janji manis tersebut saat menghadiri acara peluncuran distribusi 2,4 juta keping genteng Jatiwangi di Lapangan Pasar Lama Majalengka, Minggu (8/11/2026).

Baca Juga: Kearifan Lokal Masuk Proyek Pemerintah, Dedi Mulyadi Bidik Ekonomi Rakyat

Menurut Maruarar, pemerintah memberikan pesanan tambahan ini demi menjamin kepastian pasar bagi para pelaku industri genteng rakyat sekaligus memacu kapasitas produksi mereka.

“Hari ini kita luncurkan 2,4 juta dalam proses berapa hari kemudian, 600 truk. Tahun depan saya sampaikan di tempat ini, kami akan pesan lagi tahun 2027, 3 juta keping dari Majalengka,” tegas Maruarar.

Maruarar mengimbau para pelaku UMKM genteng agar memanfaatkan momentum ini dengan memperketat mutu produksi. Pemerintah menekankan pentingnya kualitas produk sesuai standar di samping mengejar target kuantitas.

Pemerintah Prioritaskan UMKM Lokal ketimbang Pabrik Besar

Maruarar mengakui upaya membangkitkan kembali industri genteng rakyat membutuhkan kerja keras. Jumlah perajin genteng di Majalengka mengalami penurunan drastis selama beberapa tahun terakhir.

“Kami jelaskan Pak Bupati, dari 600 tinggal 300, tinggal 200, sekarang cuma 34. Tolong bimbing yang 34 itu, tolong jaga kualitas,” ujarnya.

Ia membeberkan bahwa pemerintah sebenarnya bisa dengan mudah memesan genteng langsung dari pabrik-pabrik berskala besar. Namun, kementeriannya sengaja menggandeng UMKM, koperasi lokal, pemerintah daerah, hingga para sopir truk agar perputaran uang menjangkau masyarakat bawah.

“Kami ingin mereka maju. Kemudian kami ingin mereka berproses. Kami tahu ini prosesnya tidak mudah,” ungkap Maruarar.

Pesan Presiden Prabowo: Jangan Takut Memulai

Maruarar juga mengakui proses pengiriman 2,4 juta genteng belum sepenuhnya rampung saat seremoni peluncuran. Meski begitu, pemerintah memilih langsung mengeksekusi program sembari terus membenahi kekurangan di lapangan.

“Kata Presiden Prabowo, Kita mulai, jangan takut memulai sesuatu yang baik bagi rakyat kita,” tuturnya mengutip pesan Presiden.

Ia menyemangati para perajin agar menjaga amanah besar ini dengan mempertahankan kualitas mutu serta menggenjot volume produksi.

“Jangan mundur dari titik ini,” tegas Maruarar.

(Jilly Ortega)

spot_img

Berita Terbaru