PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran menitipkan seorang bayi perempuan yang warga temukan di dekat selokan Desa Pasirgelis, Kecamatan Padaherang, ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Asah Asih Asuh Babakan, Minggu (8/11/2026).
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran, Rayi Pasya, memastikan kondisi bayi tersebut dalam keadaan sehat walafiat.
Baca Juga: Pacuan Kuda Porprov Jabar di Pangandaran Sepi Penonton, Pedagang Hanya Berharap Balik Modal
“Alhamdulillah, bayinya sehat,” ujar Rayi kepada FOKUSJabar.id melalui pesan WhatsApp, Minggu (8/11/2026).
Rayi menjelaskan bahwa pihaknya menempatkan bayi di LKSA sembari menunggu penyelesaian proses penyelidikan kepolisian terkait dugaan penelantaran anak tersebut.
Dinas Sosial terus memberikan pendampingan intensif agar bayi malang ini mendapatkan pengasuhan yang layak dan aman selama menghuni LKSA.
Informasi awal menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah mengendus keberadaan keluarga sang bayi. Pihak keluarga tersebut disinyalir merupakan warga lokal Desa Pasirgelis, Kecamatan Padaherang.
Meski demikian, Rayi belum membeberkan rincian identitas keluarga maupun motif penelantaran bayi ini karena masih menjadi ranah penyelidikan aparat kepolisian.
Warga Temukan Bayi Dini Hari Lewat Suara Tangisan
Sebelumnya, warga Dusun Pengasinan, Desa Pasirgelis, menggegerkan publik usai menemukan seorang bayi perempuan di dekat selokan pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Seorang warga mendengar dengki tangisan bayi saat melintasi area gelap tersebut. Warga segera menelusuri sumber suara dan mendapati sosok bayi perempuan mungil yang masih bernyawa.
Penemu bayi langsung melaporkan kejadian ini kepada jajaran Pemerintah Desa Pasirgelis. Pihak desa lantas mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Padaherang guna menjalani pemeriksaan serta penanganan medis awal.
Usai tim medis memastikan kondisi fisik bayi stabil, pihak puskesmas menyerahkan penanganan bayi kepada Dinas Sosial untuk menjalani pengasuhan sementara.
Hingga berita ini tayang, jajaran Kepolisian Sektor Padaherang masih mendalami penanganan kasus ini dan belum merilis keterangan resmi.
(Sajidin)




