CIAMIS, FOKUSJabar.id: Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis mulai membidik pengembangan pendidikan hingga jenjang doktoral. Tak hanya berencana membuka program S3, kampus tersebut juga memiliki target besar untuk bertransformasi menjadi Universitas Nahdlatul Ulama.
Rencana tersebut menjadi bagian dari arah pengembangan INU Ciamis dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan berkualitas.
BACA JUGA:
Wisuda Perdana, INU Ciamis Cetak 106 Sarjana
Rektor INU Ciamis, Kusoy Fadiliah mengungkapkan, cita-cita menjadi universitas merupakan salah satu target yang ingin diwujudkan ke depan.
Menurutnya, pengembangan perguruan tinggi harus dilakukan secara bertahap. Mulai dari penguatan program akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga penyediaan fasilitas penunjang pendidikan.
Saat ini, INU Ciamis telah memiliki delapan program studi jenjang sarjana (S1) dengan sekitar 750 mahasiswa. Selain itu, tersedia dua program studi magister (S2) yang menampung kurang lebih 110 mahasiswa.
Capaian tersebut menjadi modal bagi kampus untuk terus memperluas layanan pendidikan. Termasuk mempersiapkan pembukaan jenjang doktoral.
Kusoy mengakui, membangun dan mengembangkan perguruan tinggi membutuhkan perjuangan panjang.
Tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kesiapan sistem akademik, tenaga pengajar, tata kelola serta kepercayaan masyarakat.
“Kita memulai perjuangan ini dari nol. Namun, kita tidak pernah berniat menjadikan nol sebagai batas akhir. Apa yang kita saksikan hari ini merupakan hasil dari keyakinan, doa, kerja keras dan kebersamaan banyak pihak,” katanya seusai wisuda perdana INU Ciamis di Gedung KH. Irfan Hielmy, Islamic Center Ciamis, Minggu (1/11/2026).
Selain pengembangan jenjang pendidikan, INU Ciamis juga berupaya memperkuat identitas kampus yang menggabungkan tradisi keilmuan Islam dengan pengetahuan modern.
Kusoy menilai, perguruan tinggi harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai bidang akademik. Tetapi juga memiliki karakter keagamaan, etika dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
BACA JUGA:
PPI Ciamis Jaring 1.743 Calon Paskibra, Siapkan Kader Tembus Seleksi Nasional
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Ciamis yang telah memfasilitasi kehadiran Kampus II INU Ciamis di Bojonghuni, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis.
Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, menjadi bagian penting dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih tinggi.
Rencana pengembangan tersebut disampaikan bertepatan dengan wisuda perdana INU Ciamis yang meluluskan 106 sarjana.
Momentum ini sekaligus menjadi pijakan bagi kampus untuk melanjutkan pengembangan institusi menuju jenjang yang lebih tinggi.
(Mia)



