PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa penanganan krisis air bersih di Kabupaten Pangandaran menuntut kerja sama kolaboratif.
Erwan menyampaikan penegasan tersebut usai menghadiri Rapat Paripurna Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Minggu (25/10/2026).
Baca Juga: Pemkab Pangandaran Segera Bangun Jalan di 30 Desa Lewat Program Desa Mantap
“Ya, kita bukan bantuan. Kita semua berkolaborasi bersama menyelesaikan permasalahan air ini. Mari kita kolaborasi apa yang bisa kami bantu dari provinsi,” ujar Erwan, Minggu (25/10/2026).
Erwan meminta Pemkab Pangandaran untuk segera mendata seluruh potensi sumber mata air di wilayahnya. Langkah ini penting agar kedua pihak bisa menjaga ketersediaan air secara menyeluruh.
“Saya minta diinventarisir dulu semua mata air yang ada di Kabupaten Pangandaran ini. Terus bagaimana nanti kita menjaganya bersama-sama,” katanya.
Kondisi Kekeringan Masih Terkendali
Erwan menilai dampak kekeringan di Pangandaran berdasarkan laporan resmi provinsi sejauh ini masih dalam batas aman.
“Tidak begitu parah. Masih bisa terkendali dengan baik. Cuma ini kan dalam perkiraankemarau cukup panjang. Kita khawatir akan kekurangan air bersih nanti,” ucapnya.
Erwan menambahkan, skema kolaborasi tidak hanya berfokus pada penanganan krisis air bersih semata.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mendampingi Pemkab Pangandaran dalam mewujudkan tata kelola anggaran daerah yang lebih baik dan efisien.
“Bukan masalah air saja, nanti kita bersama-sama bagaimana mewujudkan anggaran ini lebih baik lagi. Insyaallah bisa terselesaikan dengan baik,” pungkas Erwan.
(Sajidin)



