PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalur rawan tanjakan Jalan Raya Banjar–Pangandaran, tepatnya di Dusun Karangsari, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (24/10/2026) pagi.
Insiden pada pukul 08.15 WIB tersebut tidak menelan korban jiwa maupun luka-luka, meskipun ketiga kendaraan mengalami kerusakan materiil yang cukup parah.
Baca Juga: Duet Pengusaha Sukses Bangun Masjid di Karangpocol Pangandaran
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana membenarkan peristiwa tabrakan beruntun tersebut.
“Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kerugian hanya materiil,” ujar Yusdiana saat memberikan keterangan resmi.
Kronologi Truk Mati Mesin dan Mundur di Tanjakan
Peristiwa bermula ketika truk Mitsubishi bernomor polisi R-9707-MF yang dikemudikan Eeng Priyanto (warga Cilacap) melaju dari arah Pangandaran menuju Kalipucang.
Saat melewati trek menanjak dan menikung di area Karangsari, mesin truk mendadak mati. Kendaraan yang kehilangan daya itu gagal menahan beban berat sehingga meluncur mundur tanpa kendali.
Pada saat bersamaan, Honda Mobilio bernomor polisi Z-1286-VB kemudi Tiska Meilany serta Isuzu Panther bernomor polisi D-1533-PN milik Muridan WP melaju persis di belakang truk dalam jarak dekat.
Kondisi jalan yang sempit dan menikung membuat kedua pengemudi mobil di belakang tidak sempat menghindar. Truk menghantam bagian depan Mobilio terlebih dahulu, lalu menyeret dan menabrak Panther.
Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua minibus tersebut ringsek. Truk baru berhenti bergerak setelah menabrak pembatas jalan di sisi kiri.
Petugas Amankan Lokasi dan Evakuasi Kendaraan
Mendengar dentuman keras, warga sekitar langsung berhamburan ke lokasi untuk membantu evakuasi para pengemudi serta mengatur lalu lintas.
Personel Polsek Kalipucang dan Sat Lantas Polres Pangandaran segera mendatangi lokasi kejadian guna menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti, dan mengurai kemacetan di jalur utama wisata tersebut.
Petugas kemudian menderek ketiga kendaraan ke bahu jalan agar arus lalu lintas kembali lancar. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendata total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.
Polres Pangandaran mengingatkan seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi angkutan barang, untuk selalu mengecek kelaikan kendaraan sebelum melintas di jalur rawan.
“Pastikan kondisi rem, mesin, dan kopling dalam keadaan prima, terutama saat melintasi jalur menanjak dan menikung seperti di Kalipucang. Jaga jarak aman dan tingkatkan kewaspadaan,” kata Yusdiana.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak membawa muatan berlebih serta mematuhi aturan lalu lintas, mengingat trek Banjar–Pangandaran memiliki banyak titik tanjakan curam dan tikungan tajam.
(Sajidin)



