CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Menurutnya, anak-anak membutuhkan asupan gizi memadai dan layanan kesehatan yang baik selain pendidikan berkualitas.
Herdiat menjelaskan bahwa proses membentuk anak sehat dan cerdas membutuhkan waktu panjang. Oleh karena itu, pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua harus memberikan perhatian menyeluruh.
Baca Juga: Petugas Damkar Taklukkan Kobaran Api di Banjarsari Ciamis
“Saya punya keinginan untuk masyarakat atau anak-anaknya, di samping sehat, biar pintar-pintar, harus cerdas-cerdas,” katanya.
Herdiat Minta Sosialisasi Pola Asuh dan Gizi Lebih Masif
Herdiat menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Petugas harus mengedukasi warga mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh anak yang tepat.
Langkah ini menjadi kunci utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, upaya ini efektif mencegah risiko stunting pada anak.
“Pintar, sehat, itu tidak bisa instan. Termasuk pemenuhan gizinya. Pola asuh anaknya harus betul-betul diperhatikan,” ucapnya.
Pemkab Ciamis Cek Langsung Data Stunting ke Rumah Warga
Pemkab Ciamis menerjunkan para pembina wilayah untuk mengawasi penanganan stunting. Langkah ini membantu pemerintah daerah memperoleh gambaran riil kondisi warga di lapangan.
Herdiat kemudian menyinggung perbedaan hasil pendataan stunting antara pemerintah pusat dan daerah. Survei pemerintah pusat mencatat angka stunting Ciamis berada di kisaran 24 persen.
Namun, Pemkab Ciamis melakukan pendataan mandiri secara menyeluruh dari rumah ke rumah. Hasil pendataan langsung tersebut menunjukkan angka stunting di Ciamis hanya mencapai 4,18 persen.
“Kemarin di survei pemerintah pusat, stunting-nya di angka 24. Tapi setelah kita cek, kita tidak survei lagi, tetapi lebih ke sensus door-to-door, ternyata stunting kita hanya 4,18 persen,” ungkapnya.
(Husen Maharaja)



